Manhajul Anbiya
11.8K subscribers
2.09K photos
238 videos
224 files
5.52K links
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah

Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman

Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Download Telegram
🚠📖 NASEHAT UNTUK PARA PENCARI ILMU

Yang Mulia asy-Syaikh Shalih bin Muhammad Al-Luhaidan hafizhahullah berkata:

📁 "Seseorang tidak akan sampai kepada Ilmu Syar'i dalam waktu sehari! Tidak bisa dalam semalam! Tidak dalam sebulan! Tidak pula dalam setahun!
🔏 Yang diperlukan tidak lain adalah kesungguhan yang berlipat ganda"

*************

🌷🔑 Faidah dipetik dari muhadharah bertajuk "Al-Hirsh 'ala Thalabil Ilmi" yang beliau sampaikan pada
📆 2 Jumadal Ula 1436 H.

----------------------------------
🅾📥📀 http://ar.miraath.net/sites/default/files/audio/al_hirsu_ala_talab_il_ilm_sh_luhaydan.mp3
(18.54 MB)

•••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya

~~~~~~~~~~~~~~~
🌈💽 Meraih Istiqomah

📚 MEMAHAMI "MAKNA ISTIQOMAH DIATAS AL-HAQ"

💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi hafizhahullahu

📅 Kajian Islam Ilmiah ll Meraih Kebahagiaan Hakiki dengan Istiqomah diatas Al-Haq ll Ma'had Darussunnah ll Jeneponto ll Sulsel ll 6-7 Jumadil Ula 1435 H ll 8-9 Maret 2014 M

🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/gOm1Nt
(957 KB) - Durasi [08:09]

*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya

📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya

📀📥 Unduh di sini
👍1
🌼🌳 HUKUM SALAM DENGAN ISYARAT TANGAN

📩 Asy-Syaikh 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah

-------------

📄📂 Pertanyaan : Apa Hukum Salam dengan Isyarat Tangan?

🔑 Jawab :
" TIDAK BOLEH salam dengan menggunakan isyarat tangan.
Yang Sunnah hanyalah salam dengan UCAPAN, baik memulai salam maupun menjawabnya.

📛 Adapun salam dengan isyarat, maka TIDAK BOLEH. Karena perbuatan itu :
menyerupai dengan sebagaian orang-orang kafir dalam hal itu.
bertentangan dengan tuntunan yang telah Allah syari'atkan.

🚩 Namun kalau dia mengisyaratkan dengan tangannya kepada orang yang diberi salam supaya dia paham kalau diberi salam, karena posisinya yang jauh, DISERTAI DENGAN UCAPAN SALAM, maka itu TIDAK MENGAPA. Karena ada periwayatan yang menunjukkan bolehnya hal tersebut. Demikian pula jika orang yang diberi salam sedang mengerjakan shalat, maka dia menjawab salam dengan isyarat, sebagaimana cara tersebut dijelaskan dalam Sunnah yang shahih dari Rasulullah Shallallahu 'alahi wa Sallam.

📚 Majmu Fatawa wa Maqalat Mutanawwi'ah (7/97)

💻 http://www.manhajul-anbiya.net/hukum-salam-dengan-isyarat-tangan/

--------------

📚 مجموع فتاوى ابن باز - (ج 7 / ص 97)

🌼 حكم السلام بالإشارة باليد

سؤال : ما حكم السلام بالإشارة باليد؟

الجواب : لا يجوز السلام بالإشارة ، وإنما السنة السلام بالكلام بدءا وردا . أما السلام بالإشارة فلا يجوز ؛ لأنه تشبه ببعض الكفرة في ذلك ؛ ولأنه خلاف ما شرعه الله ، لكن لو أشار بيده إلى المسلم عليه ليفهمه السلام لبعده مع تكلمه بالسلام فلا حرج في ذلك ؛ لأنه قد ورد ما يدل عليه ، وهكذا لو كان المسلم عليه مشغولا بالصلاة فإنه يرد بالإشارة ، كما صحت بذلك السنة عن النبي صلى الله عليه وسلم .

••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍2
🔆🔓📖 SEBAB-SEBAB YANG DAPAT MEMBANTU DALAM MENGHAFAL AL-QUR'AN
--------------------

Al-Imam Ibnu 'Utsaimin rahimahullah:

"Perkara terpenting -barakallahufikum- dalam menghafalkan Al-Qur'an atau matan-matan (ilmiyah):

1⃣ Seseorang menghafalkannya ketika ia masih kecil. Karena menghafal di masa kecil lebih cepat dan lebih kokoh.

2⃣ Kemudian dia berkonsentrasi dalam menghafalnya, artinya ia tidak sibuk dengan yang lainnya.

3⃣ Hendaknya ia senantiasa menjaga (Al-Quran atau matan) yang telah ia hafalkan. Karena sebagian orang hanya menghafal namun tidak menjaga hafalannya yang telah lalu, kemudian ia pun lupa.

Maka dari itulah Nabi shalallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan untuk menjaga (hafalan) Al-Quran dalam sabdanya:

تعاهدوا هذا القران، فو الذي نفسي بيده، لهو أشد تفلتا من الإبل في عقلها

Artinya: "Jagalah Al-Quran. Demi Dzat yang jiwaku ada di tangan-Nya, sungguh ia (hafalan Al-Quran) lebih cepat hilang dari pada unta dalam ikatannya".

Inilah Ketiga hal di antara perkara terpenting yang bisa membantu dalam menghafalkan Al-Quran.

Ketahuilah bahwasannya manusia berbeda-beda (kemampuan) dalam hal cepatnya menghafal dan cepatnya lupa dengan perbedaan yang besar.
🗻🛤 Yang terbaik di antara mereka adalah : yang cepat dalam menghafal dan tidak mudah lupa.

📚 Rujukan: Silsilah Liqa'at A-Bab Al-Maftuh, pada pertemuan ke 136.

•••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya

~~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌙📆Buletin Jum'at Edisi 07 ~ Shafar 1437 H🕌

○●○●○●○●○●○●○●○●※●○●○●○●○●○●○●○●

📲 WhatsApp / Telegram
Ikhwan : 0852-5763-8749
Akhwat : 0819-4666-6047

📟 @buletinsakualilmu
📡 Channel http://telegram.me/buletinsakualilmu
💻 http://buletin-alilmu.net
🚝🏡🗻 AGAR RUMAH MENJADI TEMPAT YANG NYAMAN dan LINGKUNGAN YANG BAIK

asy-Syaikh al-'Allamah Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah

.................................

6⃣ Berinteraksi/bergaul dengan baik.
Suami punya hak kepemimpinan. Maka cara berinteraksi/bergaul dengannya harus bertolak dari prinsip ini.

🎯 Di antara bentuk-bentuk berinteraksi/bergaul yang baik :
• Memaafkan kesalahan suami apabila berbuat salah.
• Melakukan hal-hal yang membuat ridho suami ketika marah.
• Menunjukkan bahwa dirinya mencintai sang suami dan sangat memuliakannya.
• Kata-kata yang baik dan senyuman yang tulus. Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,

(تبسمك في وجه أخيك صدقة)
"Senyumanmu di hadapan saudaramu adalah shadaqah." (HR. at-Tirmidzi)
👉🏻💐 Maka bagaimana jika senyuman itu dari isteri kepada suaminya?

• Memperhatikan perkara-perkara khusus, seperti makanan, minuman, dan pakaian dari sisi jenis dan waktunya.

Hendaknya seorang wanita/isteri mengetahui bahwa ketika dia melakukan berbagai perkara di atas, itu bukan merendahkan pribadinya atau menghinakan harga dirinya.
🚉 Bahkan itulah jalan kebahagian.
🏡🌅 Tidak ada kebahagian kecuali di bawah naungan suami yang engkau berinteraksi/bersikap baik terhadapnya. Itu adalah ketentuan Allah yang Maha Perkasa dan Maha Tahu.

Allah Ta'ala berfirman,
{الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ…} [النساء: 34]
"Kaum pria adalah pimpinan bagi kaum wanita.... " (an-Nisaa' : 34)

Nabi shallallahu alaihi wa sallam bersabda,
(لو كنت آمرًا أحدًا أن يسجد لأحد لأمرت المرأة أن تسجد لزوجها)
"Kalau seandainya aku boleh memerintahkan seseorang bersujud pada orang lain, niscaya aku perintahkan isteri untuk bersujud kepada suaminya." (HR. Abu Dawud)

🌺 Hendaknya dia (isteri) memahami tujuan-tujuan syari'at. Jangan terpesona dengan berbagai propaganda dusta. Jadikanlah syi'armu adalah "sami'na wa atha'na" (kami dengar dan kami taat).

{فَإِمَّا يَأتِيَنَّكُم مِنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلاَ يَضِلُّ وَلاَ يَشْقَى} [طه: 123]
"Apabila datang kepada kalian hidayah dari-Ku, maka barangsiapa mengikuti hidayah-Ku dia tidak akan tersesat dan tidak akan celaka." (Thaha : 123)

(bersambung)

📜 dari tulisan berjudul :
"Peran Wanita dalam Pendidikan Keluarga"

••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya

~~~~~~~~~~~~
🎑🛤 HAKEKAT ZUHD

📜 Al-Imam Ibnul Qayyim rahimahullah berkata:

🎗💰 "Bukanlah Zuhd itu kamu meninggalkan dunia dari tanganmu dalam keadaan ia bersemayam di hatimu

🔖 Namun, Zuhd adalah kau buang dunia dari hatimu walaupun ia berada dalam genggaman tanganmu".

💵🔏🔑

📚 Dinukil dari Thariq al-Hijratain (404).

•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya

~~~~~~~~~~~~~
👍2
💎📀 Silsilah audio
"Mengenal Syari'at Islam"

2⃣ 2 (DUA) KALIMAT SYAHADAT MERUPAKAN PONDASI ISLAM YANG DIBANGUN DIATAS 2 (DUA) PRINSIP POKOK, YAITU:

1. TAUHIDULLAH (HANYA BERIBADAH KEPADA ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA SAJA DAN MENOLAK SEMUA BENTUK KESYIRIKAN)

2. ITTIBA'UR RASULULLAH (HANYA MENGAMALKAN TUNTUNAN IBADAH YANG SUDAH RASULULLAH SHALLALLAHU 'ALAIHI WA SALLAM SAMPAIKAN DAN MENOLAK SEMUA BENTUK AMALAN YANG DIADA-ADAKAN DAN TIDAK ADA CONTOHNYA DARI BELIAU)

💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Muhammad Afifuddin as-Sidawy hafizhahullahu

📅 Kajian Islam Ilmiah ll Mengenal Islam lebih dalam ll Masjid Agung Nur Sulaiman ll Banyumas ll 24 Shafar 1437 H ll 6 Desember 2015 M

🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/YKjj2X
(813 KB) - Durasi [06:56]

*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya

📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya

📥💽 Unduh di sini
🌋🌃 SEJARAH RINGKAS MUNCULNYA BID'AH MAULID

🔥👉 Lihatlah, siapa yang membuat tradisi Peringatan Maulid Nabi pertama kali.... Apakah orang-orang shalihin.. Apakah generasi Salaf yang diridhai??
------------------------

🔅 Fadhilatusy Syaikh al-'Allamah Muhammad Aman al-Jami rahimahullah berkata,

📌 "Apabila kita merujuk kepada sejarah — sebatas ilmuku — ; perayaan pertama yang terjadi adalah dengan nama Maulid Nabi. Kemudian diikuti dengan nama Maulid 'Ali bin Abi Thalib, kemudian maulid Fathimah – radhiyallahu 'anhuma – kemudian maulid al-Hasan dan al-Husein radhiyallahu 'anhuma, kemudian maulid untuk para khalifah yang ada ketika itu. 6 (enam) perayaan.

📵 Kapan terjadi ini?

Pada masa Bani Fathimiyyin – yang lebih tepat mereka adalah Bani Ubaidiyyin - . Mereka (Ubadiyyun) adalah orang-orang yang hendak mengangkat diri mereka dan mengklaim bahwa diri mereka adalah Fathimiyyin, nisbah kepada Fathimah az-Zahra'. Mereka hendak menetapkan nasab palsu dan dibuat-buat itu kepada Ahlul Bait.

Di antara bentuk kepalsuaannya adalah mereka membuat perayaan-perayaan tersebut setiap tahun. Mereka merayakan 6 perayaan/hari besar tersebut, sebagai bentuk pengagungan dari mereka terhadap Ahlul Bait. Karena mereka faktanya bukanlah termasuk Ahlul Bait. Mereka menisbahkan diri dan berusaha menetapkan nasab tersebut.

••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya

~~~~~~~~~~~~~~~~~~~~
🏡💽 Silsilah audio
"Membina Keluarga Islami"

4⃣ NASEHAT BUAT PARA ORANG TUA DAN MERTUA YANG MENDAPATI PENGADUAN DAN MASALAH PADA RUMAH TANGGA ANAK MEREKA

💺 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Abu 'Abdillah Luqman bin Muhammad Ba'abduh hafizhahullahu

📅 Kajian Islam Ilmiah ll Bimbingan Rumah Tangga Islami ll Bontang ll Kaltim ll 5 Sya'ban 1436 H ll 24 Mei 2015 M

🅾 Silahkan unduh di link:
https://goo.gl/ps54vK
(402 KB) - Durasi [01:42]

*********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya

📟 Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya

📀📥 Unduh disini
🌋 SIAPAKAH YANG PERTAMA KALI MENGADAKAN PERINGATAN MAULID NABI ﷺ?

⛵️ Al-Imam Ibnu Katsir menyebutkan bahwa yang pertama kali mengadakan peringatan maulid Nabi adalah para raja kerajaan Fathimiyyah -Al'Ubaidiyyah yang dinasabkan kepada ‘Ubaidullah bin Maimun Al-Qaddah Al Yahudi- mereka berkuasa di Mesir sejak tahun 357 H hingga 567 H.
🔥 Para raja Fathimiyyah ini beragama Syi’ah Isma’iliyyah Rafidhiyyah.
📚 (Al-Bidayah wa an-Nihayah 11/172).

Demikian pula yang dinyatakan oleh Al-Miqrizi dalam kitabnya Al-Mawaa’izh wa al-I’tibar 1/490.

🔴 Asy-Syaikh Ali Mahfuzh berkata:
“Di antara pakar sejarah ada yang menilai, bahwa yang pertama kali mengadakan peringatan maulid Nabi ialah para raja kerajaan Fathimiyyah di Kairo, pada abad ke-4 H.
Mereka menyelenggarakan enam perayaan maulid, yaitu:
▪️ maulid Nabi ﷺ
▪️ maulid Imam Ali radhiyallahu ‘anhu
▪️ maulid Sayyidah Fathimah Az Zahra
▪️ maulid Al-Hasan
▪️ maulid Al-Husein
▪️ maulid raja yang sedang berkuasa.

Perayaan-perayaan tersebut terus berlangsung dengan berbagai modelnya, hingga akhirnya dilarang pada masa Raja Al Afdhal bin Amirul Juyusy.

💭 Namun kemudian dihidupkan kembali pada masa Al Hakim bin Amrullah pada tahun 524 H, setelah hampir dilupakan orang. (Al-Ibda’ Fi Mazhahir al-Ibtida’ , hal. 126)


📇 lihat selengkapnya di
http://www.manhajul-anbiya.net/peringatan-maulid-nabi-dalam-timbangan-islam/

•••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Channel Telegram https://bit.ly/ManhajulAnbiya

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1