🪶📬 AJAKAN KEPADA ASATIDZAH dan SELURUH SALAFIYYIN hafizhakumullah
🌴 Mencermati perkembangan Dakwah Salafiyyah dan problematikanya di tengah-tengah salafiyyin pasca Bayan Iltizam, khususnya setelah keluarnya nasehat dari asy-Syaikh DR. Arafat bin Hasan al-Muhammadi hafizhahullah pada Hari Jum'at, 24 Rajab 1443 H, ...
selengkapnya, unduh di
🧾 https://tinyurl.com/risalah-ajakan
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~
🌴 Mencermati perkembangan Dakwah Salafiyyah dan problematikanya di tengah-tengah salafiyyin pasca Bayan Iltizam, khususnya setelah keluarnya nasehat dari asy-Syaikh DR. Arafat bin Hasan al-Muhammadi hafizhahullah pada Hari Jum'at, 24 Rajab 1443 H, ...
selengkapnya, unduh di
🧾 https://tinyurl.com/risalah-ajakan
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
👍2
Risalah_Ajakan_Kepada_Asatidzah_dan_Seluruh_Salafiyyin.pdf
351.3 KB
Risalah_Ajakan_Kepada_Asatidzah_dan_Seluruh_Salafiyyin.pdf
🌾📀 AUDIO TERJEMAH SESI KE-3 dan KE-4
Telekonferensi Muhadharah:
📚 MENDAHULUI ULAMA atau TIDAK BERSEGERA MENYAMBUT BIMBINGAN ULAMA Adalah SALAH SATU CIRI-CIRI KELOMPOK MENYIMPANG
(Sebuah Telaah dan Pelajaran Berharga dari Fitnah Khawarij, Syiah, dan Haddadiyyah Baru)
🎙️ Fadhilatusy-Syaikh Nizar bin Hasyim al-Abbas hafizhahullah
(SUDAN)
✍🏻 _Penerjemah_
Ust. Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc hafizhahullah
📆 Jum'at, 24 Rajab 1443 H (25/02/ 2022 M)
✅ di Ma'had Minhajul Atsar Jember
~~
🔗📥Link Unduhan:
▶️ Terjemahan Muhadharah dalam Bahasa Indonesia
⏺️ SESI 3
Senin, 27 Rajab 1443 H / 28 Februari 2022 M
Bada Isya, pukul 20:00 WIB - selesai
Durasi 29:0
Ukuran 6.8 MB 32 kbps
https://bit.ly/3vw8yFc
Ukuran 13 MB 64 kbps
https://bit.ly/3prdnM7
Ukuran 26 MB 128 kbps
https://bit.ly/3sud2dv
⏺️ SESI 4 (selesai)
Selasa, 28 Rajab 1443 H / 1 Maret 2022 M
Maghrib Isya, pukul 18:15 WIB - selesai
Durasi 27:07
Ukuran 6.2 MB 32 kbps
https://bit.ly/3HFl7AI
Ukuran 12 MB 64 kbps
https://bit.ly/3hvIFgI
Ukuran 37 MB 192 kbps
https://bit.ly/3ICvt5m
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~
Telekonferensi Muhadharah:
📚 MENDAHULUI ULAMA atau TIDAK BERSEGERA MENYAMBUT BIMBINGAN ULAMA Adalah SALAH SATU CIRI-CIRI KELOMPOK MENYIMPANG
(Sebuah Telaah dan Pelajaran Berharga dari Fitnah Khawarij, Syiah, dan Haddadiyyah Baru)
🎙️ Fadhilatusy-Syaikh Nizar bin Hasyim al-Abbas hafizhahullah
(SUDAN)
✍🏻 _Penerjemah_
Ust. Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc hafizhahullah
📆 Jum'at, 24 Rajab 1443 H (25/02/ 2022 M)
✅ di Ma'had Minhajul Atsar Jember
🔗📥
▶️ Terjemahan Muhadharah dalam Bahasa Indonesia
⏺️ SESI 3
Senin, 27 Rajab 1443 H / 28 Februari 2022 M
Bada Isya, pukul 20:00 WIB - selesai
Durasi 29:0
Ukuran 6.8 MB 32 kbps
https://bit.ly/3vw8yFc
Ukuran 13 MB 64 kbps
https://bit.ly/3prdnM7
Ukuran 26 MB 128 kbps
https://bit.ly/3sud2dv
⏺️ SESI 4 (selesai)
Selasa, 28 Rajab 1443 H / 1 Maret 2022 M
Maghrib Isya, pukul 18:15 WIB - selesai
Durasi 27:07
Ukuran 6.2 MB 32 kbps
https://bit.ly/3HFl7AI
Ukuran 12 MB 64 kbps
https://bit.ly/3hvIFgI
Ukuran 37 MB 192 kbps
https://bit.ly/3ICvt5m
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
👍1
Forwarded from عرفات بن حسن المحمدي
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
#توجيهات سديدة ⇣
•
🔸↲✦ ••| ✍ الحث على الاجتماع، وذّم حبّ التصدر والزعامة .. |••✦
▪️للشيخ العلامة الناصح :
🎙 ربيع بن هادي عمير المدخلي حفظه الله
•
🔄
•
🔸↲✦ ••| ✍ الحث على الاجتماع، وذّم حبّ التصدر والزعامة .. |••✦
▪️للشيخ العلامة الناصح :
🎙 ربيع بن هادي عمير المدخلي حفظه الله
•
🔄
🌷 Terjemah
كلمة لجمع الكلمة
🔹 SEPATAH KATA UNTUK MENYATUKAN KALIMAT
Disampaikan oleh:
Fadhilatusy Syaikh DR. Arafat bin Hasan al-Muhammadi – waffaqahullah –
🌆 pada Jumat sore, 24 Rajab 1443 H (25 Februari 2022 M)
untuk ikhwah para da’i di Pulau Sumatera,
di negeri Indonesia – semoga Allah melindunginya
🪶 unduh di sini
📥 https://tinyurl.com/sepatah-kata
Sekaligus kami sampaikan REVISI transkrip bahasa Arab, unduh di link berikut:
📥 https://tinyurl.com/kalemah-jamulkalemah
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~
كلمة لجمع الكلمة
🔹 SEPATAH KATA UNTUK MENYATUKAN KALIMAT
Disampaikan oleh:
Fadhilatusy Syaikh DR. Arafat bin Hasan al-Muhammadi – waffaqahullah –
🌆 pada Jumat sore, 24 Rajab 1443 H (25 Februari 2022 M)
untuk ikhwah para da’i di Pulau Sumatera,
di negeri Indonesia – semoga Allah melindunginya
🪶 unduh di sini
📥 https://tinyurl.com/sepatah-kata
Sekaligus kami sampaikan REVISI transkrip bahasa Arab, unduh di link berikut:
📥 https://tinyurl.com/kalemah-jamulkalemah
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
👍2
تفريغ كلمة لجمع الكلمة_مصححة.pdf
236.9 KB
تفريغ كلمة لجمع الكلمة_مصححة.pdf
Sepatah Kata Untuk Menyatukan Kalimat.pdf
548.6 KB
Sepatah Kata Untuk Menyatukan Kalimat.pdf
📚🗓 SYA'BAN, BULAN YANG MANUSIA LALAI DARINYA
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا ثَابِتُ بْنُ قَيْسٍ أَبُو الْغُصْنِ شَيْخٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ قَالَ
قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَمْ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنْ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ قَالَ ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
🌙 Telah mengabarkan kepada kami 'Amr bin 'Ali dari 'Abdurrahman dia berkata; telah menceritakan kepada kami Tsabit bin Qais Abu Al-Ghushn - seorang syaikh dari penduduk Madinah - dia berkata; telah menceritakan kepadaku Abu Sa'id Al-Maqburi dia berkata; telah menceritakan kepadaku Usamah bin Zaid, dia berkata; Aku bertanya;
"Wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihat engkau berpuasa dalam satu bulan sebagaimana engkau berpuasa dari bulan Sya'ban?"
Beliau bersabda:
« Itulah bulan yang manusia lalai darinya; -ia bulan yang berada- di antara bulan Rajab dan Ramadhan, yaitu bulan yang padanya amal perbuatan diangkat kepada Rabb semesta alam. Maka aku senang amalku diangkat ketika aku sedang berpuasa. »
✍🏻 Al-Imam al-Albani rahimahullah berkata dalam Irwa'ul Ghalil (4/103), "Ini adalah sanad yang hasan, seluruh perawinya tsiqah, termasuk perawi dari asy-syaikhain (al-Bukhari dan Muslim) kecuali Tsabit bin Qais.
An-Nasa'i berkata tentangnya: "Dia tidak mengapa."
Ahmad berkata, "Tsiqah (terpercaya)."
Abu Dawud berkata, "Haditsnya tidak mengapa."
Al-Mundziri berkata dalam kitab Mukhtashar as-Sunan (3/320), "Itu adalah hadits hasan."
🌾 Al-Imam Ibnu Rajab berkata dalam Latha'if al-Ma'arif (hal. 130), "Telah jelas dengan apa yang telah kami sebutkan, sebab puasa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam pada bulan Sya'ban berbeda dengan bulan yang lain. Di dalamnya terdapat makna-makna yang lain.
Telah disebutkan dua makna di antaranya oleh Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam dalam hadits Usamah:
1⃣ Sya’ban adalah bulan yang "manusia lalai darinya; -ia bulan yang berada- di antara bulan Rajab dan Ramadhan.”
Sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam ini mengisyaratkan bahwa tatkala Sya’ban diapit oleh dua bulan yang agung; bulan haram (Rajab) dan bulan puasa (Ramadhan), maka manusia tersibukkan dengan kedua bulan ini, sehingga bulan Sya’ban terlupakan. Sementara sebagian orang mengira bahwa berpuasa pada bulan Rajab itu lebih utama daripada puasa pada bulan Sya’ban, karena Rajab adalah bulan haram. Padahal tidak demikian adanya.
Al-Imam Ibnu Wahb rahimahullah meriwayatkan, “Mu’awiyah bin Shalih telah menyampaikan hadits kepada kami dari Azhar bin Sa’d dari ayahnya, dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Pernah disebutkan kepada Rasulullah apakah manusia berpuasa di bulan Rajab?” Beliau menjawab, “Lalu di mana mereka pada bulan Sya’ban”?
2⃣ Pada lafazh “manusia lalai darinya; -ia bulan yang berada- di antara bulan Rajab dan Ramadhan.”
Ada isyarat bahwa sebagian waktu atau tempat atau pribadi yang dikenal keutamaannya, terkadang yang lainnya itu lebih utama, baik secara mutlak atau karena kekhususan padanya. Mayoritas manusia tidak mencermatinya sehingga mereka tersibukkan dengan sesuatu yang telah dikenal (masyhur), dan terlewatkan dari memperoleh keutamaan yang tidak dikenal oleh mereka.
••••••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~
أَخْبَرَنَا عَمْرُو بْنُ عَلِيٍّ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ قَالَ حَدَّثَنَا ثَابِتُ بْنُ قَيْسٍ أَبُو الْغُصْنِ شَيْخٌ مِنْ أَهْلِ الْمَدِينَةِ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو سَعِيدٍ الْمَقْبُرِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي أُسَامَةُ بْنُ زَيْدٍ قَالَ
قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَمْ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنْ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ قَالَ ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
🌙 Telah mengabarkan kepada kami 'Amr bin 'Ali dari 'Abdurrahman dia berkata; telah menceritakan kepada kami Tsabit bin Qais Abu Al-Ghushn - seorang syaikh dari penduduk Madinah - dia berkata; telah menceritakan kepadaku Abu Sa'id Al-Maqburi dia berkata; telah menceritakan kepadaku Usamah bin Zaid, dia berkata; Aku bertanya;
"Wahai Rasulullah, aku tidak pernah melihat engkau berpuasa dalam satu bulan sebagaimana engkau berpuasa dari bulan Sya'ban?"
Beliau bersabda:
« Itulah bulan yang manusia lalai darinya; -ia bulan yang berada- di antara bulan Rajab dan Ramadhan, yaitu bulan yang padanya amal perbuatan diangkat kepada Rabb semesta alam. Maka aku senang amalku diangkat ketika aku sedang berpuasa. »
✍🏻 Al-Imam al-Albani rahimahullah berkata dalam Irwa'ul Ghalil (4/103), "Ini adalah sanad yang hasan, seluruh perawinya tsiqah, termasuk perawi dari asy-syaikhain (al-Bukhari dan Muslim) kecuali Tsabit bin Qais.
An-Nasa'i berkata tentangnya: "Dia tidak mengapa."
Ahmad berkata, "Tsiqah (terpercaya)."
Abu Dawud berkata, "Haditsnya tidak mengapa."
Al-Mundziri berkata dalam kitab Mukhtashar as-Sunan (3/320), "Itu adalah hadits hasan."
🌾 Al-Imam Ibnu Rajab berkata dalam Latha'if al-Ma'arif (hal. 130), "Telah jelas dengan apa yang telah kami sebutkan, sebab puasa Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam pada bulan Sya'ban berbeda dengan bulan yang lain. Di dalamnya terdapat makna-makna yang lain.
Telah disebutkan dua makna di antaranya oleh Nabi shallallaahu 'alaihi wa sallam dalam hadits Usamah:
1⃣ Sya’ban adalah bulan yang "manusia lalai darinya; -ia bulan yang berada- di antara bulan Rajab dan Ramadhan.”
Sabda Rasulullah shallallaahu ‘alaihi wa sallam ini mengisyaratkan bahwa tatkala Sya’ban diapit oleh dua bulan yang agung; bulan haram (Rajab) dan bulan puasa (Ramadhan), maka manusia tersibukkan dengan kedua bulan ini, sehingga bulan Sya’ban terlupakan. Sementara sebagian orang mengira bahwa berpuasa pada bulan Rajab itu lebih utama daripada puasa pada bulan Sya’ban, karena Rajab adalah bulan haram. Padahal tidak demikian adanya.
Al-Imam Ibnu Wahb rahimahullah meriwayatkan, “Mu’awiyah bin Shalih telah menyampaikan hadits kepada kami dari Azhar bin Sa’d dari ayahnya, dari ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha, ia berkata, “Pernah disebutkan kepada Rasulullah apakah manusia berpuasa di bulan Rajab?” Beliau menjawab, “Lalu di mana mereka pada bulan Sya’ban”?
2⃣ Pada lafazh “manusia lalai darinya; -ia bulan yang berada- di antara bulan Rajab dan Ramadhan.”
Ada isyarat bahwa sebagian waktu atau tempat atau pribadi yang dikenal keutamaannya, terkadang yang lainnya itu lebih utama, baik secara mutlak atau karena kekhususan padanya. Mayoritas manusia tidak mencermatinya sehingga mereka tersibukkan dengan sesuatu yang telah dikenal (masyhur), dan terlewatkan dari memperoleh keutamaan yang tidak dikenal oleh mereka.
••••••••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net
👍1
🌙🌎 Bersungguh-sunggulah kalian dalam menghitung dan mencermati hari-hari bulan SYA’BAN
http://manhajul-anbiya.net/bersungguh-sunggulah-kalian-dalam-menghitung-dan-mencermati-hari-hari-bulan-syaban/
http://manhajul-anbiya.net/bersungguh-sunggulah-kalian-dalam-menghitung-dan-mencermati-hari-hari-bulan-syaban/
🌷 كلمة ختامية
فيها نصائح وتوجيهات لطلاب العلم
📎 ألقاها فضيلة الشيخ فواز بن علي المدخلي حفظه الله تعالى
في آخر دروسه في « شرح فتح رب البرية بتلخيص الحموية » للعلامة العثيمين رحمه الله
🪶 ضمن فعاليات دروس "منهاج الأثر" التأصيلية الموجهة لطلبة العلم بمعهد منهاج الأثر جمبر إندونيسيا
🌆 يوم السبت، ٢ شعبان ١٤٤٣ ه
الموافق ٥ مارس ٢٠٢٢ م
📥 رابط الصوتية
• https://tinyurl.com/kalemah-khitamiyah
المدة: ٤:٢٦
الجودة: ٣٢ ك ب ف س
الحجم: ١،١ ب م
• https://tinyurl.com/kalemah-khitamiyah64
المدة: ٤:٢٦
الجودة: ٦٤ ك ب ف س
الحجم: ٢،٢ ب م
🌾 نسأل الله أن ينفع بها الجميع
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~
فيها نصائح وتوجيهات لطلاب العلم
📎 ألقاها فضيلة الشيخ فواز بن علي المدخلي حفظه الله تعالى
في آخر دروسه في « شرح فتح رب البرية بتلخيص الحموية » للعلامة العثيمين رحمه الله
🪶 ضمن فعاليات دروس "منهاج الأثر" التأصيلية الموجهة لطلبة العلم بمعهد منهاج الأثر جمبر إندونيسيا
🌆 يوم السبت، ٢ شعبان ١٤٤٣ ه
الموافق ٥ مارس ٢٠٢٢ م
📥 رابط الصوتية
• https://tinyurl.com/kalemah-khitamiyah
المدة: ٤:٢٦
الجودة: ٣٢ ك ب ف س
الحجم: ١،١ ب م
• https://tinyurl.com/kalemah-khitamiyah64
المدة: ٤:٢٦
الجودة: ٦٤ ك ب ف س
الحجم: ٢،٢ ب م
🌾 نسأل الله أن ينفع بها الجميع
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
👍3
🌷 تفريغ كلمة ختامية
فيها نصائح وتوجيهات لطلاب العلم
📎 ألقاها فضيلة الشيخ فواز بن علي المدخلي حفظه الله تعالى
في آخر دروسه في « شرح فتح رب البرية بتلخيص الحموية » للعلامة العثيمين رحمه الله
=======
وبهذا يكون قد انتهينا من شرح هذا المتن الطيب المبارك وهو متن الحموية فنشكر الله عز وجل على ما من به علينا من هذه النعمة ألا وهي نعمة المدارسة؛ مدارسة العلم.
أشكر المشايخ الكرام عندكم على اهتمامهم وحرصهم على إفادة إخوانهم، كذلك أشكر طلاب العلم على حضورهم. وأسأل الله عز وجل أن ينفع بهذا العلم وبهذا المتن.
وفي الختام أنصح نفسي أولا بتقوى الله عز وجل فإن تقوى الله عز وجل من أسباب الزيادة في العلم، بل هو من أهم الأسباب.
قال تعالى: (واتقوا الله ويعلمكم الله).
ثم أنصح أيضا بمراجعة هذا المتن باستمرار، وأن يركز طالب العلم على هذا المتن وعلى مراجعته دائما وعلى قراءة شروحه والرجوع إلى كتب أهل العلم وشروحاتهم أيضا الصوتية، ففيها خير وبركة.
وثالثا: الهمة في طلب العلم والحرص على الزيادة فيه.
قال تعالى: (وقل رب زدني علما).
فكلما انتهى طالب العلم من قراءة متن وفهمه ومدارسته مع زملائه وإخوانه انتقل إلى متن آخر وحرص على قراءته قراءة مركزة، ثم هكذا ينتقل إلى آخر، فتكون حياته ووقته بين طلب العلم وتعلمه.
ثم لا يغفل عن جانب آخر وهو من الجوانب المهمة: نشر العلم بين أهله ومجتمعه بقدر الاستطاعة. ففي هذا خير وبركة. وفي هذا زيادة أجر إن شاء الله.
فأسأل الله عز وجل أن يوفقني وإياكم للعلم النافع والعمل الصالح وأن يبارك في الجهود وأن ينفع بالجهود وأن يبارك في إخواننا السلفيين في مشارق الأرض ومغاربها وأن يجعلهم مباركين أينما كانوا.
فالدعوة السلفية تحتاج إلى جهود وتحتاج إلى تعاون وتآزر وتآخ ومحبة وتحتاج إلى نشاط دائم واستمرار حتى الممات، لأن الحياة قصيرة، وقد ذهب الكثير من العمر ولم يبق إلا القليل.
فنسأل الله عز وجل أن يتغمدنا وإياكم برحمته وأن يوفقنا وإياكم لمرضاته. وصلى الله وسلم على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
=======
🪶 ضمن فعاليات دروس "منهاج الأثر" التأصيلية الموجهة لطلبة العلم بمعهد منهاج الأثر جمبر إندونيسيا
🌆 يوم السبت، ٢ شعبان ١٤٤٣ ه
الموافق ٥ مارس ٢٠٢٢ م
📥 رابط الصوتية
• https://tinyurl.com/kalemah-khitamiyah
المدة: ٤:٢٦
الجودة: ٣٢ ك ب ف س
الحجم: ١،١ ب م
• https://tinyurl.com/kalemah-khitamiyah64
المدة: ٤:٢٦
الجودة: ٦٤ ك ب ف س
الحجم: ٢،٢ ب م
🌾 نسأل الله أن ينفع بها الجميع
https://tinyurl.com/khitamiyah-tafrigh
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~
فيها نصائح وتوجيهات لطلاب العلم
📎 ألقاها فضيلة الشيخ فواز بن علي المدخلي حفظه الله تعالى
في آخر دروسه في « شرح فتح رب البرية بتلخيص الحموية » للعلامة العثيمين رحمه الله
=======
وبهذا يكون قد انتهينا من شرح هذا المتن الطيب المبارك وهو متن الحموية فنشكر الله عز وجل على ما من به علينا من هذه النعمة ألا وهي نعمة المدارسة؛ مدارسة العلم.
أشكر المشايخ الكرام عندكم على اهتمامهم وحرصهم على إفادة إخوانهم، كذلك أشكر طلاب العلم على حضورهم. وأسأل الله عز وجل أن ينفع بهذا العلم وبهذا المتن.
وفي الختام أنصح نفسي أولا بتقوى الله عز وجل فإن تقوى الله عز وجل من أسباب الزيادة في العلم، بل هو من أهم الأسباب.
قال تعالى: (واتقوا الله ويعلمكم الله).
ثم أنصح أيضا بمراجعة هذا المتن باستمرار، وأن يركز طالب العلم على هذا المتن وعلى مراجعته دائما وعلى قراءة شروحه والرجوع إلى كتب أهل العلم وشروحاتهم أيضا الصوتية، ففيها خير وبركة.
وثالثا: الهمة في طلب العلم والحرص على الزيادة فيه.
قال تعالى: (وقل رب زدني علما).
فكلما انتهى طالب العلم من قراءة متن وفهمه ومدارسته مع زملائه وإخوانه انتقل إلى متن آخر وحرص على قراءته قراءة مركزة، ثم هكذا ينتقل إلى آخر، فتكون حياته ووقته بين طلب العلم وتعلمه.
ثم لا يغفل عن جانب آخر وهو من الجوانب المهمة: نشر العلم بين أهله ومجتمعه بقدر الاستطاعة. ففي هذا خير وبركة. وفي هذا زيادة أجر إن شاء الله.
فأسأل الله عز وجل أن يوفقني وإياكم للعلم النافع والعمل الصالح وأن يبارك في الجهود وأن ينفع بالجهود وأن يبارك في إخواننا السلفيين في مشارق الأرض ومغاربها وأن يجعلهم مباركين أينما كانوا.
فالدعوة السلفية تحتاج إلى جهود وتحتاج إلى تعاون وتآزر وتآخ ومحبة وتحتاج إلى نشاط دائم واستمرار حتى الممات، لأن الحياة قصيرة، وقد ذهب الكثير من العمر ولم يبق إلا القليل.
فنسأل الله عز وجل أن يتغمدنا وإياكم برحمته وأن يوفقنا وإياكم لمرضاته. وصلى الله وسلم على نبينا محمد وعلى آله وصحبه أجمعين.
=======
🪶 ضمن فعاليات دروس "منهاج الأثر" التأصيلية الموجهة لطلبة العلم بمعهد منهاج الأثر جمبر إندونيسيا
🌆 يوم السبت، ٢ شعبان ١٤٤٣ ه
الموافق ٥ مارس ٢٠٢٢ م
📥 رابط الصوتية
• https://tinyurl.com/kalemah-khitamiyah
المدة: ٤:٢٦
الجودة: ٣٢ ك ب ف س
الحجم: ١،١ ب م
• https://tinyurl.com/kalemah-khitamiyah64
المدة: ٤:٢٦
الجودة: ٦٤ ك ب ف س
الحجم: ٢،٢ ب م
🌾 نسأل الله أن ينفع بها الجميع
https://tinyurl.com/khitamiyah-tafrigh
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
👍1
🌷 KALIMAT PENUTUP
Sekaligus nasehat dan arahan untuk para penuntut ilmu
📎 Disampaikan oleh Fadhilatusy-Syaikh Fawwaz bin Ali al-Madkhali hafizhahullah
Di akhir dars beliau terhadap Syarah Fathu Rabbil Bariah bi Talkhis al-Hamawiah karya al-'Allamah Ibnu 'Utsaimin rahimahullah
📆 Sabtu, 2 Sya'ban 1443 H/5 Maret 2022
📑 Dalam rangkaian Durus Ta'shiliah untuk Thullab Takhasus Ma'had Minhajul Atsar Jember
=========
Dengan ini kita telah menyelesaikan syarah (penjelasan) terhadap matan (ilmu) yang bagus dan barakah ini, yaitu matan "Al-Hamawiyyah". Maka, patut bagi kita untuk bersyukur kepada Allah atas apa yang Dia berikan kepada kita berupa nikmat ini, yaitu nikmat belajar ilmu agama.
Aku berterimakasih dan mengapresiasi para Masyaikh yang mulia (asatidzah dan mudarrisin, pent-) yang menemani kalian atas kesungguhan serta semangat mereka dalam menyalurkan faedah ilmu kepada saudara mereka. Demikian pula aku berterima kasih kepada para pencari ilmu (para santri) atas kehadiran mereka (di majelis). Dan aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla agar memberikan manfaat terhadap ilmu dan matan ini.
Pada penutupan kali ini, aku menasehati -terutama dan pertama untuk diriku pribadi- agar bertakwa kepada Allah Azza wa Jalla. Sebab, ketakwaan kepada Allah merupakan sebab bertambahnya ilmu, bahkan merupakan sebab yang paling utama.
{وَاتَّقُوا اللَّهَ وَيُعَلِّمُكُمُ اللَّه}
“Bertakwalah kamu kepada Allah, dan Allah akan mengajarimu ilmu.” (QS. Al-Baqarah: 282)
Kemudian aku juga menasehati para santri untuk memurajaah (mengevaluasi dan mengulang) matan ini secara kontinyu. Sudah seharusnya penuntut ilmu berkonsentrasi, serius dan mengokohkan matan “Al-Hamawiyyah” ini dan selalu mengulang-ngulangnya, membaca syarah-syarahnya, dan mencari referensi lain dari karya Ahlul Ilmi serta penjelasan yang mereka paparkan. Demikian pula penjelasan yang berbentuk audio rekaman suara, sungguh padanya ada kebaikan dan barakah.
Yang ketiga: Gigih dalam mencari ilmu dan terus bersemangat untuk mencari tambahan ilmu. Allah berkata:
{وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا}
“Katakanlah (wahai Muhammad), ‘Rabbku, berilah aku tambahan ilmu.’” (QS. Thaha: 114)
Setiap kali seorang thalibul ilmi selesai membaca suatu matan, memahaminya dan mempelajarinya bersama kawan-kawannya; hendaknya ia berpindah kepada matan lainnya, dan semangat untuk membacanya dengan serius dan penuh konsentrasi. Demikianlah setiap kali selesai, ia berpindah kepada matan lainnya. Sehingga kehidupannya bertaut antara mencari ilmu dan mempelajarinya.
Juga, jangan sampai dia lalai dari sisi lainnya, yaitu sisi yang sangat penting sekali; menyebarkan ilmu di tengah-tengah keluarga dan masyarakatnya semampu yang ia miliki, dan amalan ini memiliki nilai kebajikan dan barakah, serta tambahan ganjaran insya Allah.
Aku memohon kepada Allah untuk memberikan kepada diriku dan kalian taufik untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan amal saleh. Dan memberkahi setiap kesungguhan yang dikerahkan serta memberikan manfaat pada kesungguhan tersebut.
Semoga Allah memberkahi semua saudara kita, Salafiyyun, baik yang berada di belahan bumi bagian timur maupun barat. Dan semoga Allah menjadikan mereka selalu diberkahi di manapun mereka berada.
Dakwah salafiah membutuhkan kesungguhan, membutuhkan adanya saling bekerja sama, saling mendukung, persaudaraan, saling mencintai. Dan dakwah salafiah itu selalu membutuhkan semangat tiada henti sampai datang kematian. Karena kehidupan itu singkat. Sudah banyak yang berlalu dari umur dan tidak tersisa kecuali sedikit sekali.
Aku meminta kepada Allah Azza wa Jalla agar mencurahkan rahmat-Nya untuk kami dan kalian semuanya, serta memberikan taufik-Nya kepada kita semua untuk selalu di atas keridaan-Nya.
Semoga salawat dan salam tercurahkan kepada junjungan nabi kita, Nabi Muhammad. Serta kepada keluarga dan para sahabat beliau.
=====
🔗 Link unduh file PDF: https://tinyurl.com/kalimat-penutup
Sekaligus nasehat dan arahan untuk para penuntut ilmu
📎 Disampaikan oleh Fadhilatusy-Syaikh Fawwaz bin Ali al-Madkhali hafizhahullah
Di akhir dars beliau terhadap Syarah Fathu Rabbil Bariah bi Talkhis al-Hamawiah karya al-'Allamah Ibnu 'Utsaimin rahimahullah
📆 Sabtu, 2 Sya'ban 1443 H/5 Maret 2022
📑 Dalam rangkaian Durus Ta'shiliah untuk Thullab Takhasus Ma'had Minhajul Atsar Jember
=========
Dengan ini kita telah menyelesaikan syarah (penjelasan) terhadap matan (ilmu) yang bagus dan barakah ini, yaitu matan "Al-Hamawiyyah". Maka, patut bagi kita untuk bersyukur kepada Allah atas apa yang Dia berikan kepada kita berupa nikmat ini, yaitu nikmat belajar ilmu agama.
Aku berterimakasih dan mengapresiasi para Masyaikh yang mulia (asatidzah dan mudarrisin, pent-) yang menemani kalian atas kesungguhan serta semangat mereka dalam menyalurkan faedah ilmu kepada saudara mereka. Demikian pula aku berterima kasih kepada para pencari ilmu (para santri) atas kehadiran mereka (di majelis). Dan aku memohon kepada Allah Azza wa Jalla agar memberikan manfaat terhadap ilmu dan matan ini.
Pada penutupan kali ini, aku menasehati -terutama dan pertama untuk diriku pribadi- agar bertakwa kepada Allah Azza wa Jalla. Sebab, ketakwaan kepada Allah merupakan sebab bertambahnya ilmu, bahkan merupakan sebab yang paling utama.
{وَاتَّقُوا اللَّهَ وَيُعَلِّمُكُمُ اللَّه}
“Bertakwalah kamu kepada Allah, dan Allah akan mengajarimu ilmu.” (QS. Al-Baqarah: 282)
Kemudian aku juga menasehati para santri untuk memurajaah (mengevaluasi dan mengulang) matan ini secara kontinyu. Sudah seharusnya penuntut ilmu berkonsentrasi, serius dan mengokohkan matan “Al-Hamawiyyah” ini dan selalu mengulang-ngulangnya, membaca syarah-syarahnya, dan mencari referensi lain dari karya Ahlul Ilmi serta penjelasan yang mereka paparkan. Demikian pula penjelasan yang berbentuk audio rekaman suara, sungguh padanya ada kebaikan dan barakah.
Yang ketiga: Gigih dalam mencari ilmu dan terus bersemangat untuk mencari tambahan ilmu. Allah berkata:
{وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا}
“Katakanlah (wahai Muhammad), ‘Rabbku, berilah aku tambahan ilmu.’” (QS. Thaha: 114)
Setiap kali seorang thalibul ilmi selesai membaca suatu matan, memahaminya dan mempelajarinya bersama kawan-kawannya; hendaknya ia berpindah kepada matan lainnya, dan semangat untuk membacanya dengan serius dan penuh konsentrasi. Demikianlah setiap kali selesai, ia berpindah kepada matan lainnya. Sehingga kehidupannya bertaut antara mencari ilmu dan mempelajarinya.
Juga, jangan sampai dia lalai dari sisi lainnya, yaitu sisi yang sangat penting sekali; menyebarkan ilmu di tengah-tengah keluarga dan masyarakatnya semampu yang ia miliki, dan amalan ini memiliki nilai kebajikan dan barakah, serta tambahan ganjaran insya Allah.
Aku memohon kepada Allah untuk memberikan kepada diriku dan kalian taufik untuk mendapatkan ilmu yang bermanfaat dan amal saleh. Dan memberkahi setiap kesungguhan yang dikerahkan serta memberikan manfaat pada kesungguhan tersebut.
Semoga Allah memberkahi semua saudara kita, Salafiyyun, baik yang berada di belahan bumi bagian timur maupun barat. Dan semoga Allah menjadikan mereka selalu diberkahi di manapun mereka berada.
Dakwah salafiah membutuhkan kesungguhan, membutuhkan adanya saling bekerja sama, saling mendukung, persaudaraan, saling mencintai. Dan dakwah salafiah itu selalu membutuhkan semangat tiada henti sampai datang kematian. Karena kehidupan itu singkat. Sudah banyak yang berlalu dari umur dan tidak tersisa kecuali sedikit sekali.
Aku meminta kepada Allah Azza wa Jalla agar mencurahkan rahmat-Nya untuk kami dan kalian semuanya, serta memberikan taufik-Nya kepada kita semua untuk selalu di atas keridaan-Nya.
Semoga salawat dan salam tercurahkan kepada junjungan nabi kita, Nabi Muhammad. Serta kepada keluarga dan para sahabat beliau.
=====
🔗 Link unduh file PDF: https://tinyurl.com/kalimat-penutup
👍4
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍1