05_URGENSI DAN KEUTAMAAN TAUHID.pdf
1.4 MB
05_URGENSI DAN KEUTAMAAN TAUHID.pdf
🔍💸📚 MENYEMBUNYIKAN AL-HAQ (KEBENARAN) UNTUK TENDENSI DUNIAWI
📬 Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah berkata,
"من مسائل الجاهلية من اليهود والنصارى والوثنيين، وغيرهم من طوائف الكفر : كتمان الحق مع العلم به، وهذا يظهر في أهل الكتاب من اليهود والنصارى أكثر؛ فإنهم يعلمون الحق، ولكنهم يكتمونه، ولا يبينونه للناس؛ من أجل مصالحهم الدنيوية، أو من أجل إرضاء الناس."
"Termasuk perilaku dan akhlak orang-orang jahiliyah dari kalangan orang-orang Yahudi, Nasrani, para penyembah berhala, dan selain mereka dari kelompok kekafiran adalah: menyembunyikan kebenaran padahal mereka mengetahui kebenaran tersebut.
Perilaku ini lebih banyak tampak pada Ahli Kitab dari kalangan Yahudi dan Nasrani. Mereka mengetahui kebenaran akan tetapi mereka menyembunyikan kebenaran tersebut dan tidak menjelaskannya kepada manusia, demi tendensi duniawi atau mencari keridhaan manusia."
📙 [Syarh Masail al-Jahiliyah, hlm. 281]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
📬 Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah berkata,
"من مسائل الجاهلية من اليهود والنصارى والوثنيين، وغيرهم من طوائف الكفر : كتمان الحق مع العلم به، وهذا يظهر في أهل الكتاب من اليهود والنصارى أكثر؛ فإنهم يعلمون الحق، ولكنهم يكتمونه، ولا يبينونه للناس؛ من أجل مصالحهم الدنيوية، أو من أجل إرضاء الناس."
"Termasuk perilaku dan akhlak orang-orang jahiliyah dari kalangan orang-orang Yahudi, Nasrani, para penyembah berhala, dan selain mereka dari kelompok kekafiran adalah: menyembunyikan kebenaran padahal mereka mengetahui kebenaran tersebut.
Perilaku ini lebih banyak tampak pada Ahli Kitab dari kalangan Yahudi dan Nasrani. Mereka mengetahui kebenaran akan tetapi mereka menyembunyikan kebenaran tersebut dan tidak menjelaskannya kepada manusia, demi tendensi duniawi atau mencari keridhaan manusia."
📙 [Syarh Masail al-Jahiliyah, hlm. 281]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
✍🏻🌅🥬 BULETIN DAKWAH VIRTUAL MANHAJUL ANBIYA
Alhamdulillah, telah hadir channel khusus BULETIN DAKWAH VIRTUAL MANHAJUL ANBIYA
📑 https://t.me/buletin_dakwah_MA/3
_Khusus menampilkan Buletin Dakwah Virtual yang diterbitkan oleh Majmu'ah Manhajul Anbiya
Channel ini dikelola oleh Tim Majmu'ah Manhajul Anbiya
✅ Barakallah fikum
🛳️ Silakan mengunduh buletin-buletin dakwah virtual dari channel tersebut sebagai bahan dakwah atau untuk disampaikan/disebarkanluaskan kepada kaum muslimin.
Alhamdulillah, telah hadir channel khusus BULETIN DAKWAH VIRTUAL MANHAJUL ANBIYA
📑 https://t.me/buletin_dakwah_MA/3
_Khusus menampilkan Buletin Dakwah Virtual yang diterbitkan oleh Majmu'ah Manhajul Anbiya
Channel ini dikelola oleh Tim Majmu'ah Manhajul Anbiya
✅ Barakallah fikum
🛳️ Silakan mengunduh buletin-buletin dakwah virtual dari channel tersebut sebagai bahan dakwah atau untuk disampaikan/disebarkanluaskan kepada kaum muslimin.
Telegram
📑 Buletin Dakwah Virtual Manhajul Anbiya
Buletin Dakwah Virtual | Wajib Mentauhidkan Allah 'Azza wa Jalla Dalam Ibadah
🌠🔥🌹MENCAMPUR ADUKKAN KEBENARAN DAN KEBATILAN
#FawaidIlmiah
📬 Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah berkata,
"من عادة الكفار وأهل الجاهلية من اليهود والنصارى وغيرهم: لبس الحق بالباطل، واللبس هو: الخلط، فهم يخلطون الحق والباطل؛ من أجل أن يروج الباطل؛ لأنه لو كان الباطل وحده ما قبله أحد، لكن إذا لبس بالحق فإن الأغرار من المؤمنين وقاصري النظر يقبلونه، ويقولون: هذا فيه حق، فيقبلونه كله."
"Merupakan adat dan tradisi orang-orang kafir dan jahiliyah dari kalangan Yahudi, Nashrani, dan selain mereka adalah mengaburkan (labs) kebenaran dengan kebatilan.
al-Labsu (mengaburkan) adalah al-Khalthu (mencampuradukkan). Maksudnya mereka mencampuradukkan antara kebenaran dengan kebatilan, dalam rangka menyebarkan kebatilan tersebut. Karena kalau kebatilan itu semata (yang ditampilkan), pastilah tidak akan ada seorang pun yang mau menerimanya. Akan tetapi apabila (kebatilan) dicampuradukkan dengan kebenaran, maka orang-orang yang mudah tertipu dari kalangan orang yang beriman, demikian pula orang-orang yang dangkal pandangannya akan mau menerimanya, dan mereka akan mengatakan, "Ini di dalamnya terdapat kebenaran". Lalu ternyata mereka pun menerima semuanya (kebenaran beserta kebatilan yang tercampur di dalamnya, pen)."
📙 [Syarh Masail al-Jahiliyah hlm. 279]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
#FawaidIlmiah
📬 Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah berkata,
"من عادة الكفار وأهل الجاهلية من اليهود والنصارى وغيرهم: لبس الحق بالباطل، واللبس هو: الخلط، فهم يخلطون الحق والباطل؛ من أجل أن يروج الباطل؛ لأنه لو كان الباطل وحده ما قبله أحد، لكن إذا لبس بالحق فإن الأغرار من المؤمنين وقاصري النظر يقبلونه، ويقولون: هذا فيه حق، فيقبلونه كله."
"Merupakan adat dan tradisi orang-orang kafir dan jahiliyah dari kalangan Yahudi, Nashrani, dan selain mereka adalah mengaburkan (labs) kebenaran dengan kebatilan.
al-Labsu (mengaburkan) adalah al-Khalthu (mencampuradukkan). Maksudnya mereka mencampuradukkan antara kebenaran dengan kebatilan, dalam rangka menyebarkan kebatilan tersebut. Karena kalau kebatilan itu semata (yang ditampilkan), pastilah tidak akan ada seorang pun yang mau menerimanya. Akan tetapi apabila (kebatilan) dicampuradukkan dengan kebenaran, maka orang-orang yang mudah tertipu dari kalangan orang yang beriman, demikian pula orang-orang yang dangkal pandangannya akan mau menerimanya, dan mereka akan mengatakan, "Ini di dalamnya terdapat kebenaran". Lalu ternyata mereka pun menerima semuanya (kebenaran beserta kebatilan yang tercampur di dalamnya, pen)."
📙 [Syarh Masail al-Jahiliyah hlm. 279]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
👍1
🏼💡📚 TUJUAN KITA ADALAH MENGIKUTI AL-HAQ (KEBENARAN)
#FawaidIlmiah
📬 Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah berkata,
"والاختلاف من طبيعة البشر، لكن الله جل وعلا أحالنا على الكتاب والسنة إذا اختلفنا ولا ندري أينا المصيب، نرجع إلى الكتاب والسنة، فما شهد له الكتاب والسنة بأنه حق أخذنا به، وما شهدا أنه غير حق تركناه؛ لأن هدفنا اتباع الحق، لا الانتصار للآراء، أو تعظيم الآباء والأجداد أو الشيوخ، ليس هذا شأن المسلمين."
📙 [شرح مسائل الجاهلية صـ ٣٨]
🏷️"Ikhtilaf (berbeda pendapat) itu merupakan tabiat manusia. Akan tetapi Allah telah mengarahkan kita (agar kembali) kepada Al-Kitab (al-Qur'an) dan As-Sunnah apabila kita berbeda pendapat dan kita tidak mengetahui siapa di antara kita yang benar.
Hendaknya kita kembali (merujuk) kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah. Mana yang dipersaksikan oleh Al-Quran dan as-Sunnah sebagai pihak yang benar, maka kita ambil. Adapun yang dipersaksikan tidak benar, maka kita tinggalkan.
Karena tujuan kita adalah mengikuti kebenaran. Bukan mau membela pendapat, atau mengagungkan ayah, nenek moyang, maupun para tokoh sesepuh. Yang demikian ini bukan sifat kaum muslimin."
📙 [ Syarh Masail al-Jahiliyah hlm. 38]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~~~~~~~~~~~~~
#FawaidIlmiah
📬 Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah berkata,
"والاختلاف من طبيعة البشر، لكن الله جل وعلا أحالنا على الكتاب والسنة إذا اختلفنا ولا ندري أينا المصيب، نرجع إلى الكتاب والسنة، فما شهد له الكتاب والسنة بأنه حق أخذنا به، وما شهدا أنه غير حق تركناه؛ لأن هدفنا اتباع الحق، لا الانتصار للآراء، أو تعظيم الآباء والأجداد أو الشيوخ، ليس هذا شأن المسلمين."
📙 [شرح مسائل الجاهلية صـ ٣٨]
🏷️"Ikhtilaf (berbeda pendapat) itu merupakan tabiat manusia. Akan tetapi Allah telah mengarahkan kita (agar kembali) kepada Al-Kitab (al-Qur'an) dan As-Sunnah apabila kita berbeda pendapat dan kita tidak mengetahui siapa di antara kita yang benar.
Hendaknya kita kembali (merujuk) kepada Al-Qur'an dan As-Sunnah. Mana yang dipersaksikan oleh Al-Quran dan as-Sunnah sebagai pihak yang benar, maka kita ambil. Adapun yang dipersaksikan tidak benar, maka kita tinggalkan.
Karena tujuan kita adalah mengikuti kebenaran. Bukan mau membela pendapat, atau mengagungkan ayah, nenek moyang, maupun para tokoh sesepuh. Yang demikian ini bukan sifat kaum muslimin."
📙 [ Syarh Masail al-Jahiliyah hlm. 38]
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
Telegram
Manhajul Anbiya
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah
Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman
Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian