Manhajul Anbiya
11.8K subscribers
2.09K photos
238 videos
224 files
5.52K links
الدعوة إلى الله على بصيرة
Dakwah ke Jalan Allah di atas Bashirah

Admin:
Ustadz Muhammad Baraja,
Abu Sumayyah Firman

Pembina:
Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc,
Ustadz Ahmad Alfian
Download Telegram
📩🔏 ENAM PEMBAHASAN PENTING TERKAIT BULAN SYA'BAN [ 1/2 ]
 
📌 Oleh asy-Syaikh al-'Allamah Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah
 
Amma Ba'd
Wahai kaum muslimin, kita berada di bulan Sya'ban. Kami akan menjelaskan tentangnya dalam enam pembahasan. Di dalamnya akan kami paparkan hal-hal yang wajib atas kami untk menjelaskannya. Kita memohon kepada Allah agar memberikan rizki kepada kami dan kepada Anda semua ilmu yang bermanfaat dan amal shalih.
 
1⃣ Poin pertama,
📜 Puasa Sya'ban

💭 Apakah bulan Sya'ban memiliki kekhususan untuk dilakukan padanya puasa, dibanding bulan-bulan lainnya?

Jawabannya : Iya. Sesungguhnya dulu Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam banyak berpuasa padanya (pada bulan Sya'ban, pen). Hingga beliau berpuasa pada Sya'ban seluruhnya kecuali sedikit (yakni beberapa hari saja yang tidak berpuasa).
Atas dasar ini, termasuk sunnah adalah seseorang MEMPERBANYAK PUASA PADA BULAN SYA'BAN, dalam rangka mentauladani Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam.
 
2⃣ Poin kedua :
📜 Puasa Nishfu Sya'ban (Pertengahan Sya'ban)

Yakni berpuasa pada hari PERTENGAHAN Sya'ban SECARA KHUSUS.
👉 Maka dalam masalah ini, ada beberapa hadits lemah, tidak sah dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, dan tidak boleh diamalkan. Karena segala sesuatu yang tidak sah dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam maka TIDAK BOLEH SESEORANG UNTUK BERIBADAH KEPADA ALLAH DENGANNYA.

📛 Atas dasar ini, tidak boleh dilakukan puasa pada pertengahan Sya'ban secara khusus. Karena amalan itu tidak ada dasarnya dari Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam. Sesuatu yang tidak ada dasarnya MAKA ITU BID'AH.
 
 
3⃣ Poin ketiga :
📜 Tentang Keutamaan Malam Nishfu Sya'ban.

💥 Dalam masalah ini juga ada hadits-hadits yang lemah, tidak sah dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam. Atas dasar itu, malam Nishfu (pertengahan) Sya'ban kedudukannya seperti malam pertengahan Rajab, atau pertengahan Rabi'ul Awal atau akhir, atau pertengahan Jumada, dan bulan-bulan lainnya. Tidak ada kelebihan untuk malam tersebut – yakni malam Nishfu Sya'ban – sedikitpun. KARENA HADITS-HADITS YANG ADA TENTANGNYA ADALAH LEMAH.
 
🕹 berlanjut ....

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
📩🔏 ENAM PEMBAHASAN PENTING TERKAIT BULAN SYA'BAN [ 2/2 - selesai ]
 
🕹 ... lanjutan ...
 
4⃣ Poin Keempat :
📜 Mengkhususkan Malam Nishfu Sya'ban dengan Qiyamullail.

🚧 Ini juga merupakan BID'AH. Tidak ada dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau dulu mengkhususkan malam tersebut dengan Qiyamullail.
Namun, malam tersebut kedudukannya seperti malam-malam lainnya. Apabila seseorang sudah terbiasa melaksanakan Qiyamullail, maka silakan dia melakukan Qiyamullail pada malam tersebut, melanjutkan kebiasaannya pada malam-malam lainnya. Apabila seseorang bukan kebiasaannya Qiyamullail, maka DIA TIDAK BOLEH MENGKHUSUSKAN MALAM NISHFU SYA'BAN DENGAN QIYAMULLAIL, karena itu tidak ada dasarnya dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.
Yang lebih jauh dari ini, bahwa sebagian orang mengkhusus qiyamullail pada malam ini dengan jumlah rakaat tertentu, yang tidak ada dasarnya dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.
Jadi, KITA TIDAK MENGKHUSUSKAN MALAM NISHFU SYA'BAN DENGAN QIYAMULLAIL
 
 
5⃣ Poin Kelima :
Benarkah Ada Penentuan Takdir Pada Malam Tersebut?
Maknanya : Apakah Pada malam tersebut (yakni Nishfu Sya'ban) ditentukan Takdir pada tahun tersebut?

🚫 Jawabannya : TIDAK. Malam itu bukanlah Lailatul Qadar. Adapun Lailatul Qadar ada pada bulan Ramadhan. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,
"Sesungguhnya Kami menurunkannya" yakni al-Qur`an.
"Seseungguhnya Kami menurunkannya (al-Qur`an) pada Lailatul Qadar. Apakah yang kalian tahu tentang lailatul Qadar? Lailatul Qadar itu lebih baik daripada seribu bulan." (al-Qadar : 1-3)
 
Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman juga, "Bulan Ramadhan yang diturunkan padanya al-Qur`an." (al-Baqarah : 185)
 
Atas dasar ini, Lailatul Qadar itu ada pada bulan Ramadhan. Karena malam tersebut merupakan malam yang Allah menurunkan al-Qur`an. Al-Qur'an turun pada bulan Ramadhan. Maka pastilah, bahwa Lailatul Qadar itu pada bulan Ramadhan, bukan pada bulan-bulan lainnya. Termasuk malam Nishfu Sya'ban, malam itu bukanlah malam Lailatul Qadar. Pada malam Nishfu Sya'ban tidak ada penentuan Takdir apapun yang terjadi tahun tersebut. Namun malam tersebut adalah seperti malam-malam lainnya.
 
 
6⃣ Poin Keenam :
📜 Membuat Makanan pada hari pertengahan Sya'ban.

Sebagian orang membuat makanan pada hari pertengahan Sya'ban, untuk dibagikan kepada kaum fakir, dengan mengatakan, "Ini atas makan malam dari Ibu", "Ini makan malam dari ayah", atau "Ini makan malam dari kedua orang tua".
👉 Ini juga BID'AH.
Karena itu tidak ada dasarnya dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam, tidak pula dari shahabat radhiyallahu 'anhum.

 
✏️ Inilah enam pembahasan yang aku ketahui. Mungkin saja masih ada hal-hal lain yang tidak aku ketahui, yang wajib atasku untuk menjelaskannya kepada Anda semua.

Aku memohon kepada agar menjadikan kami dan Anda semua termasuk orang-orang yang menebarkan Sunnah dan meninggalkan Bid'ah, menjadikan kami dan Anda semua para pembimbing yang mendapat hidayah, serta menjadikan kami dan Anda semua termasuk orang-orang yang bertauladan dan mengambil bimbingan dari bimbingan Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam.

🔴 Selesai

🌏 http://manhajul-anbiya.net/enam-pembahasan-penting-terkait-bulan-syaban/

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🖥 Video Kajian Islam Ilmiah

🕋📖 BAGAIMANA MENJAWAB PERTANYAAN: "APAKAH ANDA SEORANG WAHABI?"

📜 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Qomar Su'aidi ZA hafizhahullahu
📹 6,28 MB Durasi: 02:18

********
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Channel Telegram: https://bit.ly/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi: http://www.manhajul-anbiya.net

📀📥 Unduh di sini
📌🌺 KETIKA HATI TIDAK TERSENTUH OLEH AYAT-AYAT AL-QUR'AN

🔺asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah,

🌕 "Apabila engakau melihat pada dirimu, bahwa setiap kali engkau membaca al-Qur'an bertambah pula imanmu, maka itu salah satu tanda taufiq (dari Allah).
🌾 Namun apabila engkau membaca namun tidak berpengaruh pada dirimu, maka kamu harus segera mengobati dirimu.
🏨 Aku tidak mengatakan pergilah kamu ke Rumah Sakit, untuk mendapatkan satu dosis obat, cairan, atau lainnya.
👉🏻Namun engkau harus terus menerus MENGOBATI HATI. Karena hati yang tidak bisa mengambil manfaat dan nasehat dari al-Qur'an, maka itu adalah HATI YANG KERAS DAN SAKIT. Kita memohon kepada Allah perlindungan."

📜 Syarh Riyadhush Shalihin 1/545

📌قال الشيخ ابن عثيمين رحمه الله :
« إذا رأيت من نفسك أنك كلما تَلَوْتَ القرآن إزددت إيماناً، فإن هذا من علامات التوفيق .
أما إذا كنت تقرأ القرآن ولا تتأثّر به ، فعليك بمداواة نفسك ، لا أقول أن تذهب إلى المستشفى ، لتأخذ جرعة من حبوب أو مياه أو غيرها، ولكن عليك بمداواة القلب ، فإن القلب إذا لم ينتفع بالقرآن ولم يتّعظ به ، فإنه قلب قاسٍ مريض، نسأل الله العافية ».
📜شرح رياض الصالحين: [٥٤٥/١].

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🌕🌙🌒 BERSUNGGUH-SUNGGUH DALAM MENGHITUNG dan MENCERMATI hari-hari bulan SYA'BAN

........................................................

🌿 Al-Imam Abu Dawud meriwayatkan dengan sanadnya (no. 2325) dari shahabat ‘Aisyah radhiyallahu 'anha berkata :

« كَانَ رَسُولُ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَتَحَفَّظُ مِنْ هِلاَلِ شَعْبَانَ مَا لاَ يَتَحَفَّظُ مِنْ غَيْرِهِ، ثُمَّ يَصُومُ لِرُؤْيَةِ رَمَضَانَ ، فَإِنْ غُمَّ عَلَيْهِ ، عَدَّ ثَلاَثِينَ يَوْمًا ، ثُمَّ صَامَ »

"Dulu Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam senantiasa berupaya serius menghitung (hari, sejak) hilâl bulan Sya’ban, tidak sebagaimana yang beliau lakukan pada bulan-bulan lainnya. Kemudian beliau bershaum berdasarkan ru’yah (Hilal) Ramadhan. Namun apabila (al-hilal) terhalangi atas beliau, maka beliau menghitung (Sya’ban menjadi) 30 hari, kemudian (esok harinya) barulah beliau bershaum."

📚 Hadits ini diriwayatkan pula oleh al-Imam Ahmad (VI/149), Ibnu Khuzaimah (1910), Ibnu Hibbân (3444) [1]), Al-Hakim (I/423) Al-Baihaqi (IV/406). Ad-Daraquthni (2149) menyatakan bahwa sanad hadits ini hasan shahih. Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud no. 2325.

🔏 Hadits ini menunjukkan :

Bahwa Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam berupaya lebih serius menghitung hari-hari bulan Sya’ban sejak hari pertama terlihat al-hilal. Hal ini tidak sebagaimana yang beliau lakukan pada bulan-bulan yang lain. Bahkan dalam hadits lainnya Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam memerintahkan umatnya untuk melakukan hal yang sama. Dalam hadits yang diriwayatkan dari shahabat Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam bersabda :
« أَحْصُوا هِلاَلَ شَعْبَانَ لِرَمَضَانَ وَلاَ تَخْلِطُوا بِرَمَضَانَ إِلاَّ أَنْ يُوَافِقَ ذَلِكَ صِيَامًا كَانَ يَصُومُهُ أَحَدُكُمْ وَصُومُوا لِرُؤْيَتِهِ وَأَفْطِرُوا لِرُؤْيَتِهِ فَإِنْ غُمَّ عَلَيْكُمْ فَإِنَّهَا لَيْسَتْ تُغَمَّى عَلَيْكُمُ الْعِدَّةُ »

“Hitunglah bilangan bulan Sya’ban agar kalian mengetahui masuknya bulan Ramadhan. Janganlah kalian mendahului Ramadhan kecuali jika bertepatan dengan hari yang dia memang terbiasa bershaum padanya. Laksanakanlah shaum Ramadhan berdasarkan ru`yatul Hilal dan beri’idulfitrilah kalian berdasarkan ru`yatul Hilal.”
📄 [HR. Ad-Daraquthni (2174). Al-Hakim I/425 dan At-Tirmidzi dalam Sunan-nya (no. 687) meriwayatkannya secara singkat. Dihasankan oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahîhah no. 565] 

📚 Ibnu Hajar rahimahullah menjelaskan makna hadits tersebut :

“Bersungguh-sunggulah kalian dalam menghitung dan mencermati (hari-hari bulan Sya’ban), yaitu dengan kalian memperhatikan waktu-waktu terbit (al-hilal) dan melihat peredarannya. Agar kalian benar-benar di atas ilmu dalam mencari hilâl bulan Ramadhan dengan sebenarnya, sehingga sedikit pun tidak ada yang terluput dari kalian.” [2])

Kebiasaan Rasulullah shallahu 'alaihi wa sallam adalah bershaum Ramadhan berdasarkan RU'YATUL HILAL. Namun apabila al-hilal terhalangi, maka beliau menyempurnakan bulan Sya’ban menjadi 30 hari.


-----------------
[1] Shahih Ibni Hibban bitartib Ibni Bilban, Mu`assasah Ar-Risalah – Beirut.

[2] Lihat Tuhfatul Ahwadzi syarh hadits no. 687.

🌍 http://manhajul-anbiya.net/bersungguh-sunggulah-kalian-dalam-menghitung-dan-mencermati-hari-hari-bulan-syaban/

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
📌🌍🇸🇦 Segala puji hanya bagi Allah.... :
Asy-Syaikh Prof. DR. Sulaiman Abal Khail hafizhahullah ditunjuk oleh Raja sebagai Rektor Universitas Islam "Muhammad bin Su'ud" - Riyadh, dengan jabatan menteri.

‏الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحات:
تعيين معالي الدكتور سليمان أبا الخيل مديرا لجامعة الإمام محمد بن سعود الإسلامية بالرياض بمرتبة وزير.

Lihat Tweet @AAlmdkhly: https://twitter.com/AAlmdkhly/status/729053656729980930?s=09

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🗓🌙 BULAN SYA'BAN
....................................

قال الحافظ ابن رجب -رحمه الله- :

"لما كان شعبانُ كالمقدمة لرمضان، شُرعَ فيه ما يُشرَعُ في رمضان، من الصيامِ وقراءةِ القرآن؛ ليحصُل التأهُبُ لتلقي رمضان، وترتاضَ النفوسُ بذلك على طَاعةِ الرحمنِ".

لطائف المعارف فيما لمواسم العام من الوظائف : (ص ٢٥٨ )

🌕 🍂 Al-Hafizh Ibnu Rajab -rahimahullah- berkata:

🌙 Karena bulan Sya'ban itu seakan seperti pembukaan bulan Ramadhan, maka pada bulan tersebut disyariatkan amalan-amalan yang disyariatkan pada bulan Ramadhan,
👉 Seperti; puasa dan membaca al-Qur'an.

🌄 Hal ini agar siap menyambut Ramadhan dan jiwa menjadi terlatih dalam ketaatan kepada ar-Rahman.

📙 Latha-if al Ma'arif fima li mawasim al-'Am min al-Wazha-if hal.258

🌍 http://manhajul-anbiya.net/bulan-syaban/

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
📜📩 BOLEHKAH BERPUASA PADA BULAN SYA'BAN SEBULAN PENUH?
--------------------------
📬 Fatwa No. 5169

Pertanyaan :
"Aku melihat manusia terus-menerus melakukan puasa Rajab dan Sya'ban, bahkan menyambungkannya dengan puasa Ramadhan tanpa berhenti pada rentang waktu tersebut. Apakah ada hadits yang menjelaskan hal tersebut. Jika ada, bagaimana teks haditsnya?

📝 Jawab :
🚫 Tidak sah dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau berpuasa Rajab sebulan penuh.
Tidak sah pula dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau berpuasa Sya'ban sebulan penuh.
📵 Tidak sah pula amalan tersebut dari satu orang shahabat pun.

Tidak sah dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau berpuasa sebulan penuh kecuali bulan Ramadhan saja.

🌿 Telah pasti riwayat dari 'Aisyah radhiyallahu 'anha : "Dulu Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam sering berpuasa, sampai-sampai kami mengatakan 'beliau tidak pernah berbuka (berhenti dari puasa).' Beliau juga pernah lama tidak berpuasa, sampai-sampai kami mengatakan 'beliau tidak pernah berpuasa.'  Aku tidak pernah melihat Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam menyempurnakan puasa selama satu bulan penuh kecuali pada bulan Ramadhan. Aku tidak pernah melihat beliau lebih banyak berpuasa padanya (dibandingkan) pada bulan Sya'ban." HR. al-Bukhari dan Muslim.

🌍 Dari shahabat 'Abdullah bin 'Abbas radhiyallahu 'anhuma, "Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam tidak pernah sama sekali berpuasa satu bulan penuh selain pada bulan Ramadhan. Dulu beliau sering berpuasa, sampai-sampai ada yang mengatakan, "Tidak, demi Allah, beliau tidak pernah berbuka." Dulu beliau juga pernah lama tidak berpuasa, sampai-sampai ada yang mengatakan, "Tidak, demi Allah, beliau tidak pernah berpuasa." HR. al-Bukhari dan Muslim.

🌍 Jadi, berpuasa tathawwu' pada bulan Rajab sebulan penuh, demikian bulan berpuasa tathawwu' pada bulan Sya'ban sebulan penuh BERTENTANGAN dengan petunjuk dan sunnah Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam dalam pelaksanaan ibadah puasa. Maka amalan tersebut adalah amalan yang BID'AH. Telah sah dari Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam bahwa beliau bersabda, "Barangsiapa yang membuat perkara baru dalam urusan kami ini, yang bukan bagian darinya, maka itu tertolak." HR. al-Bukhari dan Muslim

Wa billahi at-Taufiq.

Wa Shallallahu 'ala Nabiyyina Muhammad, wa Aalihi wa shahbihi wa Sallam

Al-Lajnah ad-Da'imah li al-Buhuts al-'Ilmiyyah wa al-Ifta'
----------------

💺 Ketua : 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz

Wakil : 'Abdurrazzaq 'Afifi

Anggota : 'Abdullah bin Ghudayyan

Anggota : 'Abdullah bin Qu'ud

🌍 http://manhajul-anbiya.net/bolehkah-berpuasa-pada-bulan-syaban-sebulan-penuh/

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
🔴🌺 MENCINTAI ABU BAKR DAN 'UMAR radhiyallahu 'anhuma

al-Imam al-Hasan al-Bashri ditanya : "Apakah mencintai Abu Bakr dan 'Umar hukumnya sunnah (mustahab, pen)?"

🕹 Beliau menjawab, "Tidak. Namun hukumnya adalah WAJIB!"

📚 al-Laalikaai : 7/1312

📌سُئل الحسن البصري رحمه الله :


هل حب أبي بكر وعمر سُنّة ؟
قال : لا، بل فريضة.

📚المصدر : [اللالكائي ١٣١٢/٧].

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
📌🌺 TANAMKAN SEJAK DINI KEPADA PUTRA-PUTRI ANDA KECINTAAN TERHADAP ABU BAKR DAN 'UMAR radhiyallahu 'anhuma

📎 al-Imam Malik rahimahullah berkata,

🕹 "Dulu para Salaf mengajarkan kepada anak-anak mereka kecintaan kepada Abu Bakr dan 'Umar sebagaimana mengajarkan kepada mereka satu surat dari al-Qur'an."

📚 Syarh Ushul I'tiqad Ahlis Sunnah wal Jama'ah - al-Laalikaai, no. 2325

🕸┉❀🔹🔵🔹❀┉🕸


قال الإمام مالك رحمه الله :

" كان السلف يعلمون أولادهم حب أبي بكر وعمر كما يعلمونهم السورة من القرآن ".

📘شرح أصول اعتقاد أهل السنة والجماعة لللالكائي ( رقم : 2325 ).

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
👍1
🔴🐾 KOMUNIS HANYA MEMPERALAT RAKYAT KECIL, BUKAN MEMPERJUANGKANNYA

🔨 "Kaum buruh dan para petani kecil tentu tak memahami arti pertentangan kelas. Mereka adalah orang-orang polos yang tak pernah belajar beragitasi dalam sebuah pertarungan kelas. Mereka lugu.

📜 Karena keluguannya, mereka diEKSPLOITASI, digunakan sebagai ALAT POLITIK. Mereka DITARUNGKAN melawan kapitalis, melawan borjuis. Begitulah keadaan senyatanya.
👉🏻💥 Jadi, jika komunis memperjuangkan kaum miskin, buruh, petani, rakyat kecil, pedagang kaki lima, SEBENARNYA HANYA SEBUAH KEDUSTAAN. Rakyat kecil itu hanya sebagai alat untuk sebuah aksi pertentangan kelas ala mereka. Aksi politik."

~~~~~~~~~~~~
📇 dari majalah "asy-Syari'ah" no. 113/X/1437 H/2016 , "DUSTA! KOMUNIS MEMBELA KAUM TERTINDAS", oleh al-Ustadz Abulfaruq Ayip Syafrudin, halaman 30-31.

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
صوتيات_الشيخ_محمد_بن_هادي_المدخلي

كلمة بعنوان:

🕹🌙 تبصير أولي الألباب بأسباب انحراف الشباب

ألقاها ٢٩ رجب ١٤٣٧ ھ

📥📀 http://miraath.net/sounddownload.php?id=3234
📲 12.7 MB

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
📜🗓 ... SYA'BAN ADALAH BULANKU ... BENARKAH?

Hadits yang berbunyi:

"رجب شهر الله ، وشعبان شهري ، ورمضان شهر أمتي"
"Rajab adalah bulan Allah, Sya'ban adalah bulanku, dan Ramadhan adalah bulan umatku."

Adalah hadits PALSU.

🚨 Di dalam sanadnya terdapat perawi yang bernama Abu Bakr bin al-Hasan an-Naqqasy. Perawi ini muttaham (tertuduh memalsukan hadits).
🔇 Ada juga perawi yg bernama al-Kisai, ia majhul (tidak dikenal) .

📁 Hadits ini disebutkan oleh penulis kitab "Al-la'alii' fi al-Maudhu'at"

Lihat Fatwa al-Lajnah ad-Da'imah no 15677

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
📛🚱 PRINSIP-PRINSIP SYI'AH RAFIDHAH .[ 3 - 4 ]

asy-Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah,

3⃣. Mengenal dua belas imam Syi'ah, bagi Syi'ah termasuk prinsip agama. Yang tidak mengenal kedua belas imam tersebut berarti kafir.

4⃣. Imam-imam tersebut menurut Syi'ah adalah makshum (terjamin aman) dari dosa, bahkan makshum dari lalai dan lupa. Mereka meyakini bahwa para imam itu lebih utama di atas para nabi dan para rasul.

bersambung, insya Allah ...

Sumber : Channel Resmi asy-Syaikh Rabi' hafizhahullah @rabeenet

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
📛🚱 PRINSIP-PRINSIP SYI'AH RAFIDHAH [ 1 - 2 ]
( ⚠️ Ralat Terjemahan )

asy-Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah,

1⃣. Di antara prinsip Syi'ah Rafidhah : Mengkafirkan para shahabat dan mencerca mereka, ini adalah PENGHANCURAN terhadap Islam.
Islam tidak diketahui kecuali dari jalan para shahabat, oleh karena itu para shahabat menyampaikan Islam dengan sebaik-baiknya.

2⃣. Di antara prinsip Syi'ah Rafidhah, bahwa "Imamah" (kepemimpinan) bagi mereka termasuk prinsip agama. Ini merupakan sikap ekstrim dari mereka.
Prinsip-prinsip agama telah dijelaskan oleh Rasulullah — shallallahu 'alaihi wa sallam — dan tidak ada padanya masalah "Imamah".

١- من أصولهم تكفير الصحابة والطعن فيهم وهذا هدم للإسلام الذي لا يعرف إلاّ عن طريقهم , ولذا قاموا بتبليغه أحسن قيام 

٢ – ومن أصولهم أن الإمامة عندهم من أصول الدّين, وهذا غلوّ منهم , فأصول الدّين قد بيّنها رسول الله صلى الله عليه وسلم وليس فيها الإمامة

bersambung, insya Allah ...

Sumber : Channel Resmi asy-Syaikh Rabi' hafizhahullah @rabeenet

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
📛🚱 PRINSIP-PRINSIP SYI'AH RAFIDHAH .[ 5 - 6 ]

asy-Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah,

5⃣. Syi'ah meyakini bahwa para imam mereka mengetahui perkara ghaib dan mengatur semua bagian di alam ini sampai pada bagian/unsur yang paling kecil dari alam.
👉🏻 Ini termasuk kekufuran terbesar, karena mereka (Syi'ah) telah menjadikan para imam mereka sebanding dengan Allah dalam ilmu ghaib dan pengaturan alam.

6⃣. Syi'ah mengklaim secara dusta, bahwa Rasulullah — shallallahu 'alaihi wa sallam — telah mewasiatkan khilafah kepada 'Ali — radhiyallahu 'anhu — , dan mengklaim bahwa para shahabat telah merampas hak khilafah tersebut dari 'Ali.
👉🏻 Ini merupakan salah satu kedustaan yang paling dusta, dan merupakan pangkal kesesatan, kejahatan, pengkafiran dan pelaknatan mereka (Syi'ah) terhadap para shahabat.

٥ – ويعتقدون في الأئمّة أنّهم يعلمون الغيب ويتصرّفون في كلّ ذرّة من ذرّات الكون, وهذا من أعظم الكفر إذ جعلوا الأئمة أندادا لله في علم الغيب وتصريف الكون .

٦ – ويدّعون كذبا أنّ رسول الله صلّى الله عليه وسلم أوصى بالخلافة لعليّ - رضي الله عنه – ويدّعون أنّ الصحابة اغتصبوها منه, وهذه الدعوى من أكذب الكذب, وهي أصل ضلالهم وبغيهم على الصحابة وتكفيرهم لهم ولعنهم إيّاهم .

bersambung, insya Allah ...

Sumber : Channel Resmi asy-Syaikh Rabi' hafizhahullah @rabeenet

•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟 Join Telegram https://tlgrm.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~