This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
ㅤㅤㅤㅤ ㅤTHE EIGHT GUEST. ㅤㅤ
ㅤ ㅤ
ㅤ ㅤ @LEEANOTHER FT. @DRIVEPOETS
ㅤ ㅤ @WIENTERURB @LESSUIRE
ㅤ ㅤ @ALTERSEEN @KYADOCS
ㅤ ㅤ @RONAAJELITA @JUUTONE
ㅤ ㅤㅤ ㅤ @KHFEDERAL
(n) please ignore typos and timestamps.
ㅤ ㅤ
ㅤ ㅤ @LEEANOTHER FT. @DRIVEPOETS
ㅤ ㅤ @WIENTERURB @LESSUIRE
ㅤ ㅤ @ALTERSEEN @KYADOCS
ㅤ ㅤ @RONAAJELITA @JUUTONE
ㅤ ㅤㅤ ㅤ @KHFEDERAL
(n) please ignore typos and timestamps.
LEEANOTHER: Silence Holds Power.
THE EIGHT GUEST.
Telegraph
THE EIGHT GUEST
Langit sore mulai berubah warna ketika mobil hitam yang dikendarai Juutone dan lainnya melaju pelan di jalan pegunungan yang semakin sepi. Matahari hampir tenggelam di balik bukit, dan bayangan pepohonan pinus memanjang di sepanjang jalan sempit itu. Kabut…
BAGIAN 1.
https://telegra.ph/SEVENTH-03-15-7
https://telegra.ph/SEVENTH-03-15-7
Mereka pun masuk ke dalam rumah tua itu satu persatu. Ketika KHFederal melangkah masuk terakhir, tiba tiba
BRAK.
Pintu besar itu tertutup keras di belakang mereka. KHFederal sempat ragu dan ingin meminta yang lain kembali, namun sepertinya terlambat. Mereka pun berjalan ke ruang tamu rumah itu. Ruang tamunya luas tetapi gelap, lampu gantung yang terlihat tua memancarkan cahaya kuning yang redup. Bau kayu lembap dan debu memenuhi udara disekeliling mereka.
“Di sana ada kamar.” ujar nenek tua sambil menunjuk ke arah lorong, terlihat beberapa ruangan dengan pintu yang terlihat usang.
“Terima kasih, nek,” jawab mereka dengan sopan.
Namun nenek itu tidak menjawab. Ia hanya menatap mereka beberapa detik sebelum berjalan pergi dengan langkah sangat pelan. Langkahnya terdengar seperti menyeret sesuatu di lantai.
Beberapa jam berlalu, mereka duduk di ruang tamu sambil berbicara pelan. Namun suasana rumah terasa semakin aneh, udara semakin dingin, angin di luar semakin kencang dan beberapa kali lantai kayu berbunyi sendiri seperti ada yang berjalan.
“Aku mau cek pintu depan,” kata Wienter tiba-tiba. Ia kemudian berjalan ke pintu depan dan mencoba memutar gagangnya. Ia mengernyitkan dahi ketika pintu itu tidak bergerak sama sekali.
“Hah?” ada sedikit rasa panik yang muncul, ia mencoba lagi namun tetap saja tidak ada yang berbeda. Tetap terkunci
Drivepoets langsung mencoba, ia menarik pintu itu dengan kuat. Namun hasilnya nihil pintu itu tetap tidak bergerak.
Mereka mencoba jendela disekeliling mereka satu per satu. Tidak ada yang bisa dibuka, semua terkunci rapat. Suasana berubah menjadi tegang, mereka panik.
“Guys, nenek tadi kemana?” tanya Lessuire dan mereka hanya menggeleng karena tidak tahu.
Mereka berjalan ke lorong kamar, lorong itu panjang dan gelap dan lampunya berkedip pelan. Di samping kanan dan kiri mereka berjajar delapan pintu dengan kayu yang usang.
“Kita cek satu-satu,” kata Juutone. Mereka mulai membuka pintu kamar itu satu persatu. Namun saat B masuk ke salah satu kamar,
BRAK!
Pintu langsung tertutup keras membuat mereka terkejut.
“EHHH!!!" pekik Wienter dari dalam kamar, ia mencoba membukanya lagi. Namun, tidak bisa. “Guys pintunya gak kebuka!”
Yang lain langsung mencoba membantu. Namun, tiba-tiba pintu kamar Drivepoets juga menutup sendiri. Setelahnya pintu Leeanother, lalu Alterseen dan satu persatu pintu kamar mereka tertutup dengan keras.
BRAK! BRAK! BRAK!
Dalam hitungan detik, mereka semua terpisah. Setiap orang terkunci di kamar yang berbeda. Kegelapan memenuhi lorong, hingga hanya terdengar suara gedoran pintu yang saling bersahutan. Di dalam kamar masing-masing, mereka mencoba membuka pintu dengan panik. Tidak ada yang bergerak, hingga beberapa menit kemudian ponsel Leeanother bergetar. Notifikasi grup chat mereka muncul.
LEEANOTHER: Silence Holds Power.
THE EIGHT GUEST.
TERAKHIR.
“If one has already been taken,
then who is ‘Lessuire’ in the chat
now?”
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ
“If one has already been taken,
then who is ‘Lessuire’ in the chat
now?”
ㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤㅤ ㅤ
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
@leeanother/. 𝘷𝘦𝘭𝘷𝘦𝘵 𝘴𝘢𝘭𝘶𝘵𝘦 🐾
𝟷:𝟹𝟶 / one cycle closed in controlled silence. afterlight @nooirian @MARSPIUM @winteryne @iroheaven @Wooervain @ZEROVAINE @kyanteen’s reigning hour begins. no petals &. no daylight only polished black and steady steps forward. a tribute delivered with precision, nt noise. ❦
©️ issued under the mark of @Leeanother'S
𝟷:𝟹𝟶 / one cycle closed in controlled silence. afterlight @nooirian @MARSPIUM @winteryne @iroheaven @Wooervain @ZEROVAINE @kyanteen’s reigning hour begins. no petals &. no daylight only polished black and steady steps forward. a tribute delivered with precision, nt noise. ❦
©️ issued under the mark of @Leeanother'S
Forwarded from LEEANOTHER: Silence Holds Power.
&./ Before the night.
fully settles, leave your trace.
Don’t let silence replace your presence. Make sure you fill the mensive every name still matters here.
fully settles, leave your trace.
Don’t let silence replace your presence. Make sure you fill the mensive every name still matters here.
Telegram
Leeanother'S.
︎︎ ︎︎ ︎︎ ︎︎ ︎︎ ︎︎ ︎︎ ︎︎ ︎︎ ︎︎ ︎︎︎ ︎︎ ︎︎ ︎︎ ︎︎ ︎︎
Gliding through midnight hush, fierce yet unseen like a black panther in the dark. please complete the mensive before interacting. let’s keep this space serene and untamed.
Ex. ( @Leeanother /. 07 ) على سبيل…
Gliding through midnight hush, fierce yet unseen like a black panther in the dark. please complete the mensive before interacting. let’s keep this space serene and untamed.
Ex. ( @Leeanother /. 07 ) على سبيل…
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM