Beginilah yang seharusnya dilakukan! Dengan begini medan dakwah akan bersih dari mereka para pengacau/provokator (channel-channel majhul tersebut, pen), biidznillah.
Kalau seandainya mereka (para provokator/channel majhul tersebut, pen) tidak mendapatkan kesempatan atau peluang (dukungan) dari sebagian orang niscaya mereka (para provokator/channel-channel majhul itu) tidak akan berani berbicara dan tidak akan lancang.
Maka hendaknya kalian berhenti sampai di sini - barakallahu fikum-
Insya Allah – sebagaimana telah saya katakan - jika Allah mudahkan bagi kalian untuk datang, kami akan tunjukkan ini semua.
مؤخذات موجودة و بعضها مكرر في الكتابات، فيها تكرار كثير، و فهمت من هذا التكرار التضخيم أو التهويل، و بعضها محل مأخذ، لكن لا يرتقي أن تحصل بسببه الفرقة!
و هكذا...و بعضها قد رجع عنه، و بعضها مؤاخذات عليكم، يعني على كل حال لا يسلم أحد بارك الله فيكم.
Kritikan-kritikan tersebut ada, sebagiannya bersifat berulang pada tulisan tersebut:
√ padanya terdapat pengulangan yang banyak, dan saya memahami dari pengulangan tersebut adalah upaya membesar-besarkan masalah dan upaya membuat seram permasalahan.
√ sebagiannya memang layak sebagai bahan kritik, namun tidak layak untuk terjadi perpecahan karenanya! dan demikianlah,
√ sebagiannya (al-Akh Luqman) sudah rujuk darinya,
√ sebagiannya lagi justru sebagai bahan kritik terhadap kalian (asatidzah).
Sehingga, kesimpulannya tidak ada seorang pun yang selamat dari kesalahan), barakallahu fikum.
فما هكذا يا سعد تورد الإبل؟!
"Wahai Sa'd, bukan dengan cara begitu unta-unta digiring (menuju tempat minum)."
هذا الذي أوجه إليكم في هذا اليوم المبارك ، يوم الأحد ليلة الإثنين الرابع من شهر شوال عام اثنتين وأربعين بعد أربع مائة وألف من هجرة النبي صلى الله عليه وسلم، و هو رابع أيام العيد.
وفقكم الله و سددكم و زادكم هدى و توفيقا.
Inilah yang saya nasehatkan kepada kalian, pada hari yang dibarakahi ini, hari Ahad malam Senin tanggal 4 Syawal 1442 H, hari keempat dari hari ied (Hari Raya Idul Fitri).
Semoga Allah memberikan taufiq dan ketepatan langkah kepada kalian, semoga Allah menambah hidayah dan taufiq kepada kalian.
و صلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
💐 Versi pdf
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9627
📥 Link publish di channel resmi asy-Syaikh al-Bukhari
https://t.me/dr_elbukhary/765
↘️ Link versi audio
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9625
🧾 Transkirp Nasehat asy-Syaikh al-Bukhari
http://bit.ly/3xY54cF
Kalau seandainya mereka (para provokator/channel majhul tersebut, pen) tidak mendapatkan kesempatan atau peluang (dukungan) dari sebagian orang niscaya mereka (para provokator/channel-channel majhul itu) tidak akan berani berbicara dan tidak akan lancang.
Maka hendaknya kalian berhenti sampai di sini - barakallahu fikum-
Insya Allah – sebagaimana telah saya katakan - jika Allah mudahkan bagi kalian untuk datang, kami akan tunjukkan ini semua.
مؤخذات موجودة و بعضها مكرر في الكتابات، فيها تكرار كثير، و فهمت من هذا التكرار التضخيم أو التهويل، و بعضها محل مأخذ، لكن لا يرتقي أن تحصل بسببه الفرقة!
و هكذا...و بعضها قد رجع عنه، و بعضها مؤاخذات عليكم، يعني على كل حال لا يسلم أحد بارك الله فيكم.
Kritikan-kritikan tersebut ada, sebagiannya bersifat berulang pada tulisan tersebut:
√ padanya terdapat pengulangan yang banyak, dan saya memahami dari pengulangan tersebut adalah upaya membesar-besarkan masalah dan upaya membuat seram permasalahan.
√ sebagiannya memang layak sebagai bahan kritik, namun tidak layak untuk terjadi perpecahan karenanya! dan demikianlah,
√ sebagiannya (al-Akh Luqman) sudah rujuk darinya,
√ sebagiannya lagi justru sebagai bahan kritik terhadap kalian (asatidzah).
Sehingga, kesimpulannya tidak ada seorang pun yang selamat dari kesalahan), barakallahu fikum.
فما هكذا يا سعد تورد الإبل؟!
"Wahai Sa'd, bukan dengan cara begitu unta-unta digiring (menuju tempat minum)."
هذا الذي أوجه إليكم في هذا اليوم المبارك ، يوم الأحد ليلة الإثنين الرابع من شهر شوال عام اثنتين وأربعين بعد أربع مائة وألف من هجرة النبي صلى الله عليه وسلم، و هو رابع أيام العيد.
وفقكم الله و سددكم و زادكم هدى و توفيقا.
Inilah yang saya nasehatkan kepada kalian, pada hari yang dibarakahi ini, hari Ahad malam Senin tanggal 4 Syawal 1442 H, hari keempat dari hari ied (Hari Raya Idul Fitri).
Semoga Allah memberikan taufiq dan ketepatan langkah kepada kalian, semoga Allah menambah hidayah dan taufiq kepada kalian.
و صلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
💐 Versi pdf
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9627
📥 Link publish di channel resmi asy-Syaikh al-Bukhari
https://t.me/dr_elbukhary/765
↘️ Link versi audio
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9625
🧾 Transkirp Nasehat asy-Syaikh al-Bukhari
http://bit.ly/3xY54cF
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
..
Nasehat Syaikh Abdulloh Bukhory hafizhahullah_Untuk Asatidzah dan…
Asy-Syaikh Allaamah 'Abdulloh Al Bukhory hafizhahullah
Audio nasehat asy-Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah yang disampaikan kepada Asatidzah pada 4 Syawwal 1442 H/16 Mei 2021 M
Forwarded from SABILUL ANBIYA
📚 SENANTIASA BERSAMA ULAMA KIBAR
✍🏻 Al-Allamah Asy-Syaikh Ubaid bin Abdillah Al-Jabiry hafizhahullah berkata,
📌 #poster_sabilul_anbiya
🔹 قناة سبيل الأنبياء 🔹
•
📲 Join • Save • Share ll
http://t.me/sabilulanbiya
•
🔄
✍🏻 Al-Allamah Asy-Syaikh Ubaid bin Abdillah Al-Jabiry hafizhahullah berkata,
📌 #poster_sabilul_anbiya
🔹 قناة سبيل الأنبياء 🔹
•
📲 Join • Save • Share ll
http://t.me/sabilulanbiya
•
🔄
Forwarded from Silsilatus Sholihin
بسم الله الرحمن الرحيم
والحمد لله
💫💡🌐 TA'LIM ONLINE MALAM INI
In Syaa Allah hari ini 01 Rabi'ul awwal 1443 H
⏰ Ba'da 'Isya (20.15 WIB) s/d Selesai
💺 Pemateri :
📢 Al-Ustadz Abu Khuzaimah Al-fadanjiy
حفظه اللــــــــه
📜AKIBAT MENGIKUTI HAWA NAFSU DAN AKAL YANG RUSAK
Kitab:
Al-Ushul As-Sittah Li Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab
Syarh:
Syaikh Yahya bin Ali Nahariy
(Dari Kajian Online Durus Ta'shiliyyah Santri Ma'had Minhajul Atsar Jember)
📥 Grup Telegram Dars Ma'had Silsilatush Sholihin
Gabung Ta'lim:
Hubungi Admin (Abu Yusuf Muhammad)
0823-8493-4811
LIVE STREAMING RADIO SILSILATUS SHOLIHIN
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.sholihin.silsilatus
≼≼≼۞✾ ۞✾۞✾۞✾۞✾۞≽≽≽
⏩ Channel Resmi Telegram Ma'had Silsilatush Sholihin: https://t.me/SilsilatusSholihin
🔰 Menyajikan Artikel Ilmiyyah Sesuai Sunnah dan Informasi Kajian Dakwah Salafiyyah di Sumatera Barat.
والحمد لله
💫💡🌐 TA'LIM ONLINE MALAM INI
In Syaa Allah hari ini 01 Rabi'ul awwal 1443 H
⏰ Ba'da 'Isya (20.15 WIB) s/d Selesai
💺 Pemateri :
📢 Al-Ustadz Abu Khuzaimah Al-fadanjiy
حفظه اللــــــــه
📜AKIBAT MENGIKUTI HAWA NAFSU DAN AKAL YANG RUSAK
Kitab:
Al-Ushul As-Sittah Li Syaikhul Islam Muhammad bin Abdul Wahhab
Syarh:
Syaikh Yahya bin Ali Nahariy
(Dari Kajian Online Durus Ta'shiliyyah Santri Ma'had Minhajul Atsar Jember)
📥 Grup Telegram Dars Ma'had Silsilatush Sholihin
Gabung Ta'lim:
Hubungi Admin (Abu Yusuf Muhammad)
0823-8493-4811
LIVE STREAMING RADIO SILSILATUS SHOLIHIN
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.sholihin.silsilatus
≼≼≼۞✾ ۞✾۞✾۞✾۞✾۞≽≽≽
⏩ Channel Resmi Telegram Ma'had Silsilatush Sholihin: https://t.me/SilsilatusSholihin
🔰 Menyajikan Artikel Ilmiyyah Sesuai Sunnah dan Informasi Kajian Dakwah Salafiyyah di Sumatera Barat.
Forwarded from S3 DESAIN
TA'LIM ONLINE MALAM INI
💺 Pemateri:
📢 Al-Ustadz Abu Khuzaimah Muhammad Al-fadanjiy
حفظه اللــــــــه
Materi:
📡LIVE STREAMING
RADIO SILSILATUS SHOLIHIN
Download Aplikasi di
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.sholihin.silsilatus
https://t.me/S3Desain
https://t.me/SilsilatusSholihin
🔰 Menyajikan Artikel Ilmiyyah Sesuai Sunnah dan Informasi Kajian Dakwah Salafiyyah di Sumatera Barat
💺 Pemateri:
📢 Al-Ustadz Abu Khuzaimah Muhammad Al-fadanjiy
حفظه اللــــــــه
Materi:
AKIBAT MENGIKUTI HAWA NAFSU DAN AKAL YANG RUSAK📡LIVE STREAMING
RADIO SILSILATUS SHOLIHIN
Download Aplikasi di
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.sholihin.silsilatus
https://t.me/S3Desain
https://t.me/SilsilatusSholihin
🔰 Menyajikan Artikel Ilmiyyah Sesuai Sunnah dan Informasi Kajian Dakwah Salafiyyah di Sumatera Barat
Forwarded from منتدى نشر الفـــــــوائد
BAYAN ILTIZAM
➖➖➖➖➖➖
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم.
وبعد:
Di antara kenikmatan yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala anugerahkan kepada kita adalah bimbingan dan
arahan dari ulama dan masyayikh kita. Demikian pula termasuk nikmat adalah Allah Subhanahu Wa Ta'ala
mengaruniakan kepada kita taufik untuk menyambut bimbingan yang lurus dari para ulama, terkhusus pada
masa-masa fitnah.
Dalam rangka menyambut bimbingan para ulama terkait permasalahan yang terjadi saat ini dan demi menjaga nama baik dakwah ini, maka kami berkomitmen -biidznillah, terhadap hal-hal berikut ini:
1. Meninggalkan sebab-sebab perpecahan demi menjaga bersatunya hati di atas al-haq.
2. Kami mengajak segenap ikhwah untuk saling bersaudara, membuka lembaran baru, dan mengulurkan tangan untuk ta'awun dalam kebaikan dan ketakwaan. Demikian pula kami mengulurkan tangan perdamaian kepada segenap ikhwah dengan cara saling menahan diri dan tidak saling mencela; untuk menutup pintu-pintu pertikaian dan menutup celah bagi orang-orang yang menginginkan kejelekan bagi dakwah salafiyah.
3. Bersungguh-sungguh untuk fokus dalam tarbiah dan dakwah serta membimbing umat kepada kebaikan.
4. Kepada channel-channel majhul dan yang selainnya, yang membicarakan dan berbantah-bantah tentang fitnah; kami nasihatkan untuk menghentikan, menghapus, dan menutup seluruh channel-channelnya beserta isinya.
Sejak awal hingga akhir, kami berlepas diri dari seluruh channel-channel tersebut, dari pihak mana pun. Demikian pula kami tidak memiliki kaitan dengan mereka, baik sebelum maupun setelah ini.
5. Kami juga menasihatkan kembali kepada seluruh media dan medsos secara umum; baik di status-status WhatsApp, akun-akun pribadi, grup/channel, maupun jalur pribadi melalui WhatsApp/Telegram, medsos, dan media lainnya: untuk tidak membicarakan, memprovokasi, dan membahas perselisihan yang terjadi ini, serta tidak saling berdebat atau memberi dan berbalas komentar terkait hal tersebut.
6. Kami berkomitmen dengan apa-apa yang telah dinasihatkan kepada kami oleh Syaikh kami, Al-'Allamah Abdullah bin Abdurrahim Al-Bukhari hafizhahullahu ta'ala dalam shoutiyyah beliau yang mulia dan Washaayaa al-Ulamaa' 10 Rajab 1442H/21 Februari 2021M.
Bagi pihak yang tidak melaksanakan hal-hal tersebut, maka ia bertanggung jawab penuh atas konsekuensi
dari perbuatannya.
Kami berterima kasih kepada masyayikh kami hafizhahumullah atas perhatian, bimbingan, dan arahan mereka kepada kami, anak-anaknya. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala membalas kebaikan mereka
kepada kami. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memberkahi ilmu dan kesungguhan mereka. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala senantiasa memberi kami
taufik-Nya kepada perkara yang dicintai dan diridhai-Nya.
وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
Sabtu, 28 Zulhijjah 1442H/7 Agustus 2021M
Abnaa'ukum:
Al-Akh Muhammad bin Umar as-Sewed
Al-Akh Abdushshamad bin Salim Bawazier
Al-Akh Usamah bin Faishal Mahri
Al-Akh Syafruddin
Al-Akh Abdul Jabbar
Al-Akh Afifudin
Al-Akh Qomar Zainudin Abdullah
Pdf:
http://bit.ly/3y3Q24z
بسم الله والحمد لله،
Kami menyetujui saudara-saudara kami dan kami bersepakat membuat perjanjian dengan mereka sesuai dengan apa yang sudah mereka tuliskan, serta kami berkomitmen dengan hal-hal yang mereka komitmenkan.
وصلى الله على نبينا محمد وبارك عليه وعلى آله وسلم.
Kamis, 10 Muharam 1443H/19 Agustus 2021M
Abnaa'ukum:
Al-Akh Luqman bin Muhammad Ba'abduh
Al-Akh Ruwaifi' bin Sulaimi
Al-Akh Abu 'Amr Ahmad Alfian
Catatan:
Bayan ini telah dibaca dan disetujui penyebarannya oleh Syaikh Abdullah bin Abdurrahim al-Bukhari hafizhahullah.
➖➖➖➖➖➖
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم.
وبعد:
Di antara kenikmatan yang Allah Subhanahu Wa Ta'ala anugerahkan kepada kita adalah bimbingan dan
arahan dari ulama dan masyayikh kita. Demikian pula termasuk nikmat adalah Allah Subhanahu Wa Ta'ala
mengaruniakan kepada kita taufik untuk menyambut bimbingan yang lurus dari para ulama, terkhusus pada
masa-masa fitnah.
Dalam rangka menyambut bimbingan para ulama terkait permasalahan yang terjadi saat ini dan demi menjaga nama baik dakwah ini, maka kami berkomitmen -biidznillah, terhadap hal-hal berikut ini:
1. Meninggalkan sebab-sebab perpecahan demi menjaga bersatunya hati di atas al-haq.
2. Kami mengajak segenap ikhwah untuk saling bersaudara, membuka lembaran baru, dan mengulurkan tangan untuk ta'awun dalam kebaikan dan ketakwaan. Demikian pula kami mengulurkan tangan perdamaian kepada segenap ikhwah dengan cara saling menahan diri dan tidak saling mencela; untuk menutup pintu-pintu pertikaian dan menutup celah bagi orang-orang yang menginginkan kejelekan bagi dakwah salafiyah.
3. Bersungguh-sungguh untuk fokus dalam tarbiah dan dakwah serta membimbing umat kepada kebaikan.
4. Kepada channel-channel majhul dan yang selainnya, yang membicarakan dan berbantah-bantah tentang fitnah; kami nasihatkan untuk menghentikan, menghapus, dan menutup seluruh channel-channelnya beserta isinya.
Sejak awal hingga akhir, kami berlepas diri dari seluruh channel-channel tersebut, dari pihak mana pun. Demikian pula kami tidak memiliki kaitan dengan mereka, baik sebelum maupun setelah ini.
5. Kami juga menasihatkan kembali kepada seluruh media dan medsos secara umum; baik di status-status WhatsApp, akun-akun pribadi, grup/channel, maupun jalur pribadi melalui WhatsApp/Telegram, medsos, dan media lainnya: untuk tidak membicarakan, memprovokasi, dan membahas perselisihan yang terjadi ini, serta tidak saling berdebat atau memberi dan berbalas komentar terkait hal tersebut.
6. Kami berkomitmen dengan apa-apa yang telah dinasihatkan kepada kami oleh Syaikh kami, Al-'Allamah Abdullah bin Abdurrahim Al-Bukhari hafizhahullahu ta'ala dalam shoutiyyah beliau yang mulia dan Washaayaa al-Ulamaa' 10 Rajab 1442H/21 Februari 2021M.
Bagi pihak yang tidak melaksanakan hal-hal tersebut, maka ia bertanggung jawab penuh atas konsekuensi
dari perbuatannya.
Kami berterima kasih kepada masyayikh kami hafizhahumullah atas perhatian, bimbingan, dan arahan mereka kepada kami, anak-anaknya. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala membalas kebaikan mereka
kepada kami. Semoga Allah Subhanahu wa Ta'ala memberkahi ilmu dan kesungguhan mereka. Semoga Allah Subhanahu Wa Ta'ala senantiasa memberi kami
taufik-Nya kepada perkara yang dicintai dan diridhai-Nya.
وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
Sabtu, 28 Zulhijjah 1442H/7 Agustus 2021M
Abnaa'ukum:
Al-Akh Muhammad bin Umar as-Sewed
Al-Akh Abdushshamad bin Salim Bawazier
Al-Akh Usamah bin Faishal Mahri
Al-Akh Syafruddin
Al-Akh Abdul Jabbar
Al-Akh Afifudin
Al-Akh Qomar Zainudin Abdullah
Pdf:
http://bit.ly/3y3Q24z
بسم الله والحمد لله،
Kami menyetujui saudara-saudara kami dan kami bersepakat membuat perjanjian dengan mereka sesuai dengan apa yang sudah mereka tuliskan, serta kami berkomitmen dengan hal-hal yang mereka komitmenkan.
وصلى الله على نبينا محمد وبارك عليه وعلى آله وسلم.
Kamis, 10 Muharam 1443H/19 Agustus 2021M
Abnaa'ukum:
Al-Akh Luqman bin Muhammad Ba'abduh
Al-Akh Ruwaifi' bin Sulaimi
Al-Akh Abu 'Amr Ahmad Alfian
Catatan:
Bayan ini telah dibaca dan disetujui penyebarannya oleh Syaikh Abdullah bin Abdurrahim al-Bukhari hafizhahullah.
Forwarded from منتدى نشر الفـــــــوائد
::
📬 TRANSKRIP DAN TERJEMAH NASEHAT ASY-SYAIKH AL-'ALLAMAH ABDULLAH BIN ABDURRAHIM AL-BUKHARI - HAFIZHAHULLAH -
Untuk Asatidzah dan Thullabul Ilmi di Indonesia
4 Syawwal 1442 H/16 Mei 2021M
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9625
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم.
وبعد:
فبناء على ما وجهه الإخوة الي من قراءة حول المشكلة الحاصلة بين طلبة العلم و الإخوة هناك في إندونيسيا، و قد طلعت الأوراق المرسلة مع المذكرة و الكتيب الذي معها و رأيت أنه -بارك الله فيكم- مما قرأته يعني:
Berdasarkan apa yang telah disodorkan oleh ikhwah (asatidzah) kepadaku, untuk (saya) membaca seputar musykilah (problem dakwah) yang terjadi di tengah-tengah para thalabatul ilmi dan ikhwah di sana (yakni) di Indonesia, maka sungguh saya telah menelaah data-data yang dikirim tersebut beserta mudzakkirah (diktat) dan sebuah buku kecil yang dilampirkan bersamanya. Saya memandang - barakallahu fikum - dari data-data yang sudah saya baca tersebut:
أن الأمر لا يتحمل كل هذا الشقاق و هذا الفراق الذي جرى بينكم و سبب في إشكال بين الإخوة و طلاب العلم. فأنا أوصي الإخوة هؤلاء جميعا من كلا الفريقين :
Bahwa perkara (yang terjadi) tidak semestinya sampai menyeret kepada perpecahan dan perpisahan sebagaimana yang terjadi di antara kalian ini dan menyebabkan problem di tengah-tengah ikhwah (salafiyyin) dan para penuntut ilmu.
Maka saya berwasiat kepada seluruh ikhwah dari kedua belah pihak:
أولا: أن يتقوا الله جلا و علا في هذه الدعوة و لا يكون سببا في تشويهها و تمزيقها و تفريقها. فأهل السنة والجماعة أهل اجتماع و اتفاق على الحق، و أما أهل الأهواء فمن صفاتهم مفارقة الحق و مفارقة أهل الحق و عدم الإجتماع.
فيجب أن تتقوا الله- جل و علا - في هذه الدعوة و لا تشوهواها بمثل هذه الأفعال.
1⃣ PERTAMA:
Hendaknya mereka bertaqwa kepada Allah Jalla wa 'Ala terkait dakwah ini. Hendaknya mereka tidak menjadi sebab pencemaran nama baik dakwah, terkoyak terpecahnya dakwah ini.
Karena ahlus sunnah wal jamaah adalah ahlul ijtima wal ittifaq (orang-orang yang selalu mengedepankan persatuan dan kesatuan) di atas al-Haq (kebenaran). Adapun ahlul ahwa' (pengekor hawa nafsu), di antara ciri-ciri mereka adalah meninggalkan al-Haq dan
memisahkan diri dari ahlul haq (orang-orang yang berada di atas kebenaran), serta tidak (suka) bersatu.
Maka wajib atas kalian untuk bertaqwa kepada Allah terkait perkara dakwah ini dan jangan sekali-kali kalian mencoreng nama baiknya dengan ulah-ulah seperti ini!
ثانيا : يجب أن يرجع المخطئ عن خطئه أيا كان من أي فريق. و إن كان من أخ لقمان خطأ يجب عليه أن يرجع عنه، و إن كان منكم خطأ أيضا يجب عليكم أن ترجعوا عنه!
و مناولة هذا الأمر و النظر فيه لا يخضع لحظوظ النفس و الأمور الشخصية, إنما ميزان ذلك هو المنهج السلفي الذي عليه الإجتماع -بارك الله فيكم-.
2⃣ KEDUA:
Siapapun yang berbuat salah dari kedua belah pihak wajib untuk rujuk dari kesalahannya!
Jika al-Akh Luqman bersalah maka wajib atasnya untuk rujuk dari kesalahannya! Begitu pula jika kalian (asatidzah) yang bersalah maka wajib pula atas kalian untuk rujuk dari kesalahan tersebut!
Maka penanganan dan penilaian terhadap permasalahan ini tidak boleh tunduk kepada kepentingan dan urusan pribadi. Tidak lain timbangan yang sebenarnya terhadap permasalahan ini adalah manhaj salafy yang di atasnyalah dibangun persatuan.
ثالثا: هذه الأوراق أنا ريت فيها - يعني كما قلت - فيها بعض المآخذ و ليست بالمسببة لكل هذا الذي جرى أصلا. و بعض الذي ذكر أيضا يعني أنا لاحظت على كتابة الإخوة يعني حتى الكتابة التي كتبتموها عليها ملاحظات، تظنون أنها مأخذ على الأخ و هي حقيقة بالتأمل و التدقيق فيها مأخذ عليكم أيضا.
فما ودنا يتسع الخرق -بارك الله فيكم على الجميع- و يبقى هذا يؤاخذ هذا و هذا يؤاخذ ذاك، فاتقوا الله فيما بينكم و أصلحوا أمركم!
و بالنسبة للأخ لقمان يناصح بالتي هي أحسن بالتي هي أقوم.
و أنتم تتواصون فيما بينكم و تناصحون بعضكم، و إن يسر الله لكم مجيئا بينا هذا لكم جميعا.
3⃣ KETIGA:
Data-data (yang ada, pen) ini, saya telah melihat (membaca)nya - sebagaimana tadi telah saya katakan - padanya terdapat beberapa kritikan, namun tentu hal itu sama sekali tidak seharusnya menjadi penyebab semua (perselisihan dan perpecahan) yang telah terjadi ini.
📬 TRANSKRIP DAN TERJEMAH NASEHAT ASY-SYAIKH AL-'ALLAMAH ABDULLAH BIN ABDURRAHIM AL-BUKHARI - HAFIZHAHULLAH -
Untuk Asatidzah dan Thullabul Ilmi di Indonesia
4 Syawwal 1442 H/16 Mei 2021M
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9625
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله رب العالمين، وصلى الله وسلم وبارك على نبينا محمد وعلى آله وصحبه وسلم.
وبعد:
فبناء على ما وجهه الإخوة الي من قراءة حول المشكلة الحاصلة بين طلبة العلم و الإخوة هناك في إندونيسيا، و قد طلعت الأوراق المرسلة مع المذكرة و الكتيب الذي معها و رأيت أنه -بارك الله فيكم- مما قرأته يعني:
Berdasarkan apa yang telah disodorkan oleh ikhwah (asatidzah) kepadaku, untuk (saya) membaca seputar musykilah (problem dakwah) yang terjadi di tengah-tengah para thalabatul ilmi dan ikhwah di sana (yakni) di Indonesia, maka sungguh saya telah menelaah data-data yang dikirim tersebut beserta mudzakkirah (diktat) dan sebuah buku kecil yang dilampirkan bersamanya. Saya memandang - barakallahu fikum - dari data-data yang sudah saya baca tersebut:
أن الأمر لا يتحمل كل هذا الشقاق و هذا الفراق الذي جرى بينكم و سبب في إشكال بين الإخوة و طلاب العلم. فأنا أوصي الإخوة هؤلاء جميعا من كلا الفريقين :
Bahwa perkara (yang terjadi) tidak semestinya sampai menyeret kepada perpecahan dan perpisahan sebagaimana yang terjadi di antara kalian ini dan menyebabkan problem di tengah-tengah ikhwah (salafiyyin) dan para penuntut ilmu.
Maka saya berwasiat kepada seluruh ikhwah dari kedua belah pihak:
أولا: أن يتقوا الله جلا و علا في هذه الدعوة و لا يكون سببا في تشويهها و تمزيقها و تفريقها. فأهل السنة والجماعة أهل اجتماع و اتفاق على الحق، و أما أهل الأهواء فمن صفاتهم مفارقة الحق و مفارقة أهل الحق و عدم الإجتماع.
فيجب أن تتقوا الله- جل و علا - في هذه الدعوة و لا تشوهواها بمثل هذه الأفعال.
1⃣ PERTAMA:
Hendaknya mereka bertaqwa kepada Allah Jalla wa 'Ala terkait dakwah ini. Hendaknya mereka tidak menjadi sebab pencemaran nama baik dakwah, terkoyak terpecahnya dakwah ini.
Karena ahlus sunnah wal jamaah adalah ahlul ijtima wal ittifaq (orang-orang yang selalu mengedepankan persatuan dan kesatuan) di atas al-Haq (kebenaran). Adapun ahlul ahwa' (pengekor hawa nafsu), di antara ciri-ciri mereka adalah meninggalkan al-Haq dan
memisahkan diri dari ahlul haq (orang-orang yang berada di atas kebenaran), serta tidak (suka) bersatu.
Maka wajib atas kalian untuk bertaqwa kepada Allah terkait perkara dakwah ini dan jangan sekali-kali kalian mencoreng nama baiknya dengan ulah-ulah seperti ini!
ثانيا : يجب أن يرجع المخطئ عن خطئه أيا كان من أي فريق. و إن كان من أخ لقمان خطأ يجب عليه أن يرجع عنه، و إن كان منكم خطأ أيضا يجب عليكم أن ترجعوا عنه!
و مناولة هذا الأمر و النظر فيه لا يخضع لحظوظ النفس و الأمور الشخصية, إنما ميزان ذلك هو المنهج السلفي الذي عليه الإجتماع -بارك الله فيكم-.
2⃣ KEDUA:
Siapapun yang berbuat salah dari kedua belah pihak wajib untuk rujuk dari kesalahannya!
Jika al-Akh Luqman bersalah maka wajib atasnya untuk rujuk dari kesalahannya! Begitu pula jika kalian (asatidzah) yang bersalah maka wajib pula atas kalian untuk rujuk dari kesalahan tersebut!
Maka penanganan dan penilaian terhadap permasalahan ini tidak boleh tunduk kepada kepentingan dan urusan pribadi. Tidak lain timbangan yang sebenarnya terhadap permasalahan ini adalah manhaj salafy yang di atasnyalah dibangun persatuan.
ثالثا: هذه الأوراق أنا ريت فيها - يعني كما قلت - فيها بعض المآخذ و ليست بالمسببة لكل هذا الذي جرى أصلا. و بعض الذي ذكر أيضا يعني أنا لاحظت على كتابة الإخوة يعني حتى الكتابة التي كتبتموها عليها ملاحظات، تظنون أنها مأخذ على الأخ و هي حقيقة بالتأمل و التدقيق فيها مأخذ عليكم أيضا.
فما ودنا يتسع الخرق -بارك الله فيكم على الجميع- و يبقى هذا يؤاخذ هذا و هذا يؤاخذ ذاك، فاتقوا الله فيما بينكم و أصلحوا أمركم!
و بالنسبة للأخ لقمان يناصح بالتي هي أحسن بالتي هي أقوم.
و أنتم تتواصون فيما بينكم و تناصحون بعضكم، و إن يسر الله لكم مجيئا بينا هذا لكم جميعا.
3⃣ KETIGA:
Data-data (yang ada, pen) ini, saya telah melihat (membaca)nya - sebagaimana tadi telah saya katakan - padanya terdapat beberapa kritikan, namun tentu hal itu sama sekali tidak seharusnya menjadi penyebab semua (perselisihan dan perpecahan) yang telah terjadi ini.
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
Audio nasehat asy-Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah yang disampaikan kepada Asatidzah pada 4 Syawwal 1442 H/16 Mei 2021 M
Forwarded from منتدى نشر الفـــــــوائد
Sebagian perkara yang disebutkan (dalam data-data tersebut), yakni saya memiliki beberapa catatan atas apa yang telah ditulis oleh ikhwah (asatidzah), bahkan apa yang kalian (asatidzah) tulis pun sebenarnya ada beberapa kritikan terhadapnya. Kalian (asatidzah) mengira bahwa hal tersebut merupakan bahan kritikan terhadap al-akh (Luqman, pen), padahal hakekatnya, jika dicermati dan diperiksa dengan jeli justru itu merupakan kritikan terhadap kalian juga.
Maka kami tidak menginginkan semakin meluasnya lubang (perpecahan) ini - barakallah fikum ala al-Jami' – sehingga terus berlangsung (sikap saling mengkritik, pen); yang itu mengkritik yang ini dan yang ini mengkritik yang itu.
Maka bertaqwalah kalian kepada Allah antar sesama kalian, dan perbaikilah urusan kalian! !
Adapun yang terkait dengan al-Akh Luqman, maka hendaknya dia dinasehati dengan cara terbaik agar tercapai hasil yang lebih tepat.
Sementara kalian (asatidzah) hendaknya saling berwasiat di antara kalian dan saling menasehati satu dengan yang lainnya. Apabila Allah mudahkan bagi kalian untuk bisa
datang (berjumpa dengan kami), maka kami akan jelaskan perkara ini kepada kalian semua.
الأمر الرابع: يجب أن تتوقف كل هذه المهاترات و هذه الردود و الكلام الذي في الخفاء أو الذي في العلن!
فقد تقولون أو يقال أنا نحن لم نتكلم نحن لزمنا، قد أرسلت نصيحة مند مدة عن طريق -لما استنصح الإخوة- عن طريق الأخ عرفات فأرسلت بأن يكف الجميع عن الكلام و عن الخوض، و يبدو أن هذا لم يتحقق من كل وجه. فعندي من الوثائق أيضا ما يدل على أنه يحصل قيل و قال كلام...و تأليب و هذا غير صحيح!
ولا يمكن أن يوافق عليه الأخوة أيا كان.
فالمهم -بارك الله فيكم- يجب أن تكف هذه المهاترات كلها!
4⃣ PERKARA KEEMPAT:
Seluruh muhatarat (polemik saling mencela dan menuduh) ini wajib untuk segera berhenti! Demikian pula bantahan-bantahan dan ucapan-ucapan, baik yang
disampaikan secara tersembunyi maupun secara terang-terangan (wajib juga untuk berhenti, pen).
Bisa jadi kalian (asatidzah) mengatakan atau dikatakan: "Bahwa kami tidak berbicara, kami tetap komitmen (diam)."
Maka sungguh saya telah mengirim nasehat sejak beberapa waktu yang lalu - ketika sebagian ikhwah meminta nasehat - melalui jalur al-Akh Arafat, maka saya sampaikan agar semua pihak menahan diri dari berbagai ucapan dan komentar.
Namun yang tampak bahwa hal ini tidak terealisasi dari segala sisinya. Saya juga memiliki bukti-bukti yang menunjukkan bahwa telah terjadi adanya berbagai ucapan, komentar dan pembicaraan serta hasutan. Maka yang demikian ini tidak benar!
Bagaimanapun juga tidak mungkin ikhwah (asatidzah) dibenarkan dalam perbuatan ini, siapa pun dia.
Maka yang penting - barakallahu fiikum - wajib untuk engkau hentikan seluruh muhatarat (polemik saling mencela dan menuduh) ini!
و قد يقول قائل: "هذه المواقع و بعض المواقع ما نعرفهم"، "غوغائيين" ، أو "ما ندري عنهم ..." ، أو "ما أدري ..."
لا! هذا غير مقبول! إذا كان لا يعرف فيجب من الأخوة أن يظهر هذا للعلن و يطلب من العموم أن يكف عن الخوض في هذه القضايا و هذه الأمور، و الأمر فيها الى المشايخ و تستمروا في دعوتكم من غير مهاترات و كلام فارغ.
هكذا يجب أن يكون! هكذا تبرأ الساحة بإذن الله من هؤلاء الغوغائيين.
لو لم يجدوا مجالا أو مكانا من بعض الناس ما تكلموا ولا تجرؤوا.
فقفوا عند هذا! بارك الله فيكم.
و إن شاء الله تعالى- كما قلت- إن يسر الله لكم مجيئا، أظهرنا هذا.
Mungkin ada yang mengatakan:
“Bahwa situs-situs (channel-channel majhul, pen) tersebut, atau sebagiannya, kami tidak mengenal siapa mereka,
"mereka adalah ghaughaiyyin (para pengacau/ provokator)",
"kami tidak tahu siapa mereka", atau "saya tidak tahu,
Tidak! (Alasan) ini tidak bisa diterima! Kalau memang (channel-channel tersebut) tidak diketahui (majhul), maka wajib atas ikhwah (asatidzah) untuk menyampaikannya secara terbuka dan meminta kepada mereka semua untuk berhenti dari berbagai komentar terkait permasalahan-permasalahan ini, serta menyerahkan permasalahannya kepada para masyaikh. Hendaknya kalian melanjutkan dakwah kalian tanpa disertai muhatarat (polemik saling mencela dan menuduh) dan omong kosong.
Maka kami tidak menginginkan semakin meluasnya lubang (perpecahan) ini - barakallah fikum ala al-Jami' – sehingga terus berlangsung (sikap saling mengkritik, pen); yang itu mengkritik yang ini dan yang ini mengkritik yang itu.
Maka bertaqwalah kalian kepada Allah antar sesama kalian, dan perbaikilah urusan kalian! !
Adapun yang terkait dengan al-Akh Luqman, maka hendaknya dia dinasehati dengan cara terbaik agar tercapai hasil yang lebih tepat.
Sementara kalian (asatidzah) hendaknya saling berwasiat di antara kalian dan saling menasehati satu dengan yang lainnya. Apabila Allah mudahkan bagi kalian untuk bisa
datang (berjumpa dengan kami), maka kami akan jelaskan perkara ini kepada kalian semua.
الأمر الرابع: يجب أن تتوقف كل هذه المهاترات و هذه الردود و الكلام الذي في الخفاء أو الذي في العلن!
فقد تقولون أو يقال أنا نحن لم نتكلم نحن لزمنا، قد أرسلت نصيحة مند مدة عن طريق -لما استنصح الإخوة- عن طريق الأخ عرفات فأرسلت بأن يكف الجميع عن الكلام و عن الخوض، و يبدو أن هذا لم يتحقق من كل وجه. فعندي من الوثائق أيضا ما يدل على أنه يحصل قيل و قال كلام...و تأليب و هذا غير صحيح!
ولا يمكن أن يوافق عليه الأخوة أيا كان.
فالمهم -بارك الله فيكم- يجب أن تكف هذه المهاترات كلها!
4⃣ PERKARA KEEMPAT:
Seluruh muhatarat (polemik saling mencela dan menuduh) ini wajib untuk segera berhenti! Demikian pula bantahan-bantahan dan ucapan-ucapan, baik yang
disampaikan secara tersembunyi maupun secara terang-terangan (wajib juga untuk berhenti, pen).
Bisa jadi kalian (asatidzah) mengatakan atau dikatakan: "Bahwa kami tidak berbicara, kami tetap komitmen (diam)."
Maka sungguh saya telah mengirim nasehat sejak beberapa waktu yang lalu - ketika sebagian ikhwah meminta nasehat - melalui jalur al-Akh Arafat, maka saya sampaikan agar semua pihak menahan diri dari berbagai ucapan dan komentar.
Namun yang tampak bahwa hal ini tidak terealisasi dari segala sisinya. Saya juga memiliki bukti-bukti yang menunjukkan bahwa telah terjadi adanya berbagai ucapan, komentar dan pembicaraan serta hasutan. Maka yang demikian ini tidak benar!
Bagaimanapun juga tidak mungkin ikhwah (asatidzah) dibenarkan dalam perbuatan ini, siapa pun dia.
Maka yang penting - barakallahu fiikum - wajib untuk engkau hentikan seluruh muhatarat (polemik saling mencela dan menuduh) ini!
و قد يقول قائل: "هذه المواقع و بعض المواقع ما نعرفهم"، "غوغائيين" ، أو "ما ندري عنهم ..." ، أو "ما أدري ..."
لا! هذا غير مقبول! إذا كان لا يعرف فيجب من الأخوة أن يظهر هذا للعلن و يطلب من العموم أن يكف عن الخوض في هذه القضايا و هذه الأمور، و الأمر فيها الى المشايخ و تستمروا في دعوتكم من غير مهاترات و كلام فارغ.
هكذا يجب أن يكون! هكذا تبرأ الساحة بإذن الله من هؤلاء الغوغائيين.
لو لم يجدوا مجالا أو مكانا من بعض الناس ما تكلموا ولا تجرؤوا.
فقفوا عند هذا! بارك الله فيكم.
و إن شاء الله تعالى- كما قلت- إن يسر الله لكم مجيئا، أظهرنا هذا.
Mungkin ada yang mengatakan:
“Bahwa situs-situs (channel-channel majhul, pen) tersebut, atau sebagiannya, kami tidak mengenal siapa mereka,
"mereka adalah ghaughaiyyin (para pengacau/ provokator)",
"kami tidak tahu siapa mereka", atau "saya tidak tahu,
Tidak! (Alasan) ini tidak bisa diterima! Kalau memang (channel-channel tersebut) tidak diketahui (majhul), maka wajib atas ikhwah (asatidzah) untuk menyampaikannya secara terbuka dan meminta kepada mereka semua untuk berhenti dari berbagai komentar terkait permasalahan-permasalahan ini, serta menyerahkan permasalahannya kepada para masyaikh. Hendaknya kalian melanjutkan dakwah kalian tanpa disertai muhatarat (polemik saling mencela dan menuduh) dan omong kosong.
Forwarded from منتدى نشر الفـــــــوائد
Beginilah yang seharusnya dilakukan! Dengan begini medan dakwah akan bersih dari mereka para pengacau/provokator (channel-channel majhul tersebut, pen), biidznillah.
Kalau seandainya mereka (para provokator/channel majhul tersebut, pen) tidak mendapatkan kesempatan atau peluang (dukungan) dari sebagian orang niscaya mereka (para provokator/channel-channel majhul itu) tidak akan berani berbicara dan tidak akan lancang.
Maka hendaknya kalian berhenti sampai di sini - barakallahu fikum-
Insya Allah – sebagaimana telah saya katakan - jika Allah mudahkan bagi kalian untuk datang, kami akan tunjukkan ini semua.
مؤخذات موجودة و بعضها مكرر في الكتابات، فيها تكرار كثير، و فهمت من هذا التكرار التضخيم أو التهويل، و بعضها محل مأخذ، لكن لا يرتقي أن تحصل بسببه الفرقة!
و هكذا...و بعضها قد رجع عنه، و بعضها مؤاخذات عليكم، يعني على كل حال لا يسلم أحد بارك الله فيكم.
Kritikan-kritikan tersebut ada, sebagiannya bersifat berulang pada tulisan tersebut:
√ padanya terdapat pengulangan yang banyak, dan saya memahami dari pengulangan tersebut adalah upaya membesar-besarkan masalah dan upaya membuat seram permasalahan.
√ sebagiannya memang layak sebagai bahan kritik, namun tidak layak untuk terjadi perpecahan karenanya! dan demikianlah,
√ sebagiannya (al-Akh Luqman) sudah rujuk darinya,
√ sebagiannya lagi justru sebagai bahan kritik terhadap kalian (asatidzah).
Sehingga, kesimpulannya tidak ada seorang pun yang selamat dari kesalahan), barakallahu fikum.
فما هكذا يا سعد تورد الإبل؟!
"Wahai Sa'd, bukan dengan cara begitu unta-unta digiring (menuju tempat minum)."
هذا الذي أوجه إليكم في هذا اليوم المبارك ، يوم الأحد ليلة الإثنين الرابع من شهر شوال عام اثنتين وأربعين بعد أربع مائة وألف من هجرة النبي صلى الله عليه وسلم، و هو رابع أيام العيد.
وفقكم الله و سددكم و زادكم هدى و توفيقا.
Inilah yang saya nasehatkan kepada kalian, pada hari yang dibarakahi ini, hari Ahad malam Senin tanggal 4 Syawal 1442 H, hari keempat dari hari ied (Hari Raya Idul Fitri).
Semoga Allah memberikan taufiq dan ketepatan langkah kepada kalian, semoga Allah menambah hidayah dan taufiq kepada kalian.
و صلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
💐 Versi pdf
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9627
📥 Link publish di channel resmi asy-Syaikh al-Bukhari
https://t.me/dr_elbukhary/765
↘️ Link versi audio
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9625
🧾 Transkirp Nasehat asy-Syaikh al-Bukhari
http://bit.ly/3xY54cF
Kalau seandainya mereka (para provokator/channel majhul tersebut, pen) tidak mendapatkan kesempatan atau peluang (dukungan) dari sebagian orang niscaya mereka (para provokator/channel-channel majhul itu) tidak akan berani berbicara dan tidak akan lancang.
Maka hendaknya kalian berhenti sampai di sini - barakallahu fikum-
Insya Allah – sebagaimana telah saya katakan - jika Allah mudahkan bagi kalian untuk datang, kami akan tunjukkan ini semua.
مؤخذات موجودة و بعضها مكرر في الكتابات، فيها تكرار كثير، و فهمت من هذا التكرار التضخيم أو التهويل، و بعضها محل مأخذ، لكن لا يرتقي أن تحصل بسببه الفرقة!
و هكذا...و بعضها قد رجع عنه، و بعضها مؤاخذات عليكم، يعني على كل حال لا يسلم أحد بارك الله فيكم.
Kritikan-kritikan tersebut ada, sebagiannya bersifat berulang pada tulisan tersebut:
√ padanya terdapat pengulangan yang banyak, dan saya memahami dari pengulangan tersebut adalah upaya membesar-besarkan masalah dan upaya membuat seram permasalahan.
√ sebagiannya memang layak sebagai bahan kritik, namun tidak layak untuk terjadi perpecahan karenanya! dan demikianlah,
√ sebagiannya (al-Akh Luqman) sudah rujuk darinya,
√ sebagiannya lagi justru sebagai bahan kritik terhadap kalian (asatidzah).
Sehingga, kesimpulannya tidak ada seorang pun yang selamat dari kesalahan), barakallahu fikum.
فما هكذا يا سعد تورد الإبل؟!
"Wahai Sa'd, bukan dengan cara begitu unta-unta digiring (menuju tempat minum)."
هذا الذي أوجه إليكم في هذا اليوم المبارك ، يوم الأحد ليلة الإثنين الرابع من شهر شوال عام اثنتين وأربعين بعد أربع مائة وألف من هجرة النبي صلى الله عليه وسلم، و هو رابع أيام العيد.
وفقكم الله و سددكم و زادكم هدى و توفيقا.
Inilah yang saya nasehatkan kepada kalian, pada hari yang dibarakahi ini, hari Ahad malam Senin tanggal 4 Syawal 1442 H, hari keempat dari hari ied (Hari Raya Idul Fitri).
Semoga Allah memberikan taufiq dan ketepatan langkah kepada kalian, semoga Allah menambah hidayah dan taufiq kepada kalian.
و صلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم
💐 Versi pdf
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9627
📥 Link publish di channel resmi asy-Syaikh al-Bukhari
https://t.me/dr_elbukhary/765
↘️ Link versi audio
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/9625
🧾 Transkirp Nasehat asy-Syaikh al-Bukhari
http://bit.ly/3xY54cF
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
..
::
📬 BAHAYA SISI PEMAHAMAN MURJI’AH PADA AL-ASYA’IROH DAN AL-MATURIDIYYAH
Syaikh Muhammad Aman al-Jaami rahimahullah menyatakan:
Akidah al-Irja’ (Murji’ah) tersebar dengan tersebarnya al-Asyairoh dan al-Maturidiyyah. Karena al-Asyairoh dan al-Maturidiyyah seluruhnya termasuk Murji’ah.
Pemahaman al-Irja’ ini tersebar di kalangan kaum muslimin awam dalam keadaan mereka tidak menyadari hal itu.
Misalkan jika engkau mencela seseorang yang meninggalkan shalat atau melakukan sebagian hal-hal yang haram, dia akan mengatakan:
“Biarkan aku. Iman itu di sini, iman itu di hati”.
Iman yang di hati tidaklah memudaratkannya perbuatan meninggalkan shalat, meninggalkan seluruh hal-hal yang wajib, melakukan seluruh hal-hal yang haram, karena iman di hatinya – menurut dia -.
Ini adalah akidah al-Irja’, meskipun kaum yang mengucapkan (pemahaman) al-Irja’ ini tidak mengetahui makna al-Irja’. Namun mereka mewarisi akidah ini bersama orang-orang, bersama Ahlul Kalam.
Akidah ini (al-Irja’) telah mengalir pada mereka. Karena itu, ini adalah akidah yang berbahaya yang mengeluarkan amalan-amalan dari penamaan iman. Membuat manusia ringan dalam meninggalkan kewajiban-kewajiban maupun berbuat dosa-dosa besar dan hal-hal yang haram.
Karena itu, wajib bagi para penuntut ilmu untuk mengingatkan manusia pada makna ini, bahwasanya amalan-amalan itu masuk dalam penamaan iman (al-Aqidah Awwalan halaman 8-9)
Lafadz Asli dalam Bahasa Arab:
وعقيدة الإرجاء منتشرة حيث تنتشر الأشعرية والماتريدية، لأن الأشاعرة والماتريدية كلهم من المرجئين وهذا الإرجاء منتشر بين عوام المسلمين من حيث لا يشعرون ذلك أنك تعاتب شخصا يترك الصلاة مثلاً أو يتعاطى بعض المحرمات فيقول:"دعني الإيمان هاهنا، الإيمان في القلب" طالما الإيمان في القلب لا يضره أن يترك الصلاة وأن يترك جميع الواجبات وأن يرتكب جميع المحرمات طالما الإيمان في قلبه - في زعمه- هذه هي عقيدة الإرجاء وإن كان القوم القائلين بهذا الإرجاء لا يعلمون معنى الإرجاء ولكن توارثوا هذه العقيدة مع الناس مع أهل الكلام، سَرَتْ إليهم هذه العقيدة - عقيدة الإرجاء - لذلك هي عقيدة خطيرة تُخْرِجُ الأعمال من مسمى الإيمان وتهوِّن على الناس ترك الواجبات وارتكاب الكبائر والمحرمات، لذلك يجب على طلاب العلم تنبيه الناس إلى هذا المعنى وان الأعمال داخلة في مسمى الإيمان
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 منتدى نشر الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للاشتراك : افتح الرابط واضغط على اشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
📬 BAHAYA SISI PEMAHAMAN MURJI’AH PADA AL-ASYA’IROH DAN AL-MATURIDIYYAH
Syaikh Muhammad Aman al-Jaami rahimahullah menyatakan:
Akidah al-Irja’ (Murji’ah) tersebar dengan tersebarnya al-Asyairoh dan al-Maturidiyyah. Karena al-Asyairoh dan al-Maturidiyyah seluruhnya termasuk Murji’ah.
Pemahaman al-Irja’ ini tersebar di kalangan kaum muslimin awam dalam keadaan mereka tidak menyadari hal itu.
Misalkan jika engkau mencela seseorang yang meninggalkan shalat atau melakukan sebagian hal-hal yang haram, dia akan mengatakan:
“Biarkan aku. Iman itu di sini, iman itu di hati”.
Iman yang di hati tidaklah memudaratkannya perbuatan meninggalkan shalat, meninggalkan seluruh hal-hal yang wajib, melakukan seluruh hal-hal yang haram, karena iman di hatinya – menurut dia -.
Ini adalah akidah al-Irja’, meskipun kaum yang mengucapkan (pemahaman) al-Irja’ ini tidak mengetahui makna al-Irja’. Namun mereka mewarisi akidah ini bersama orang-orang, bersama Ahlul Kalam.
Akidah ini (al-Irja’) telah mengalir pada mereka. Karena itu, ini adalah akidah yang berbahaya yang mengeluarkan amalan-amalan dari penamaan iman. Membuat manusia ringan dalam meninggalkan kewajiban-kewajiban maupun berbuat dosa-dosa besar dan hal-hal yang haram.
Karena itu, wajib bagi para penuntut ilmu untuk mengingatkan manusia pada makna ini, bahwasanya amalan-amalan itu masuk dalam penamaan iman (al-Aqidah Awwalan halaman 8-9)
Lafadz Asli dalam Bahasa Arab:
وعقيدة الإرجاء منتشرة حيث تنتشر الأشعرية والماتريدية، لأن الأشاعرة والماتريدية كلهم من المرجئين وهذا الإرجاء منتشر بين عوام المسلمين من حيث لا يشعرون ذلك أنك تعاتب شخصا يترك الصلاة مثلاً أو يتعاطى بعض المحرمات فيقول:"دعني الإيمان هاهنا، الإيمان في القلب" طالما الإيمان في القلب لا يضره أن يترك الصلاة وأن يترك جميع الواجبات وأن يرتكب جميع المحرمات طالما الإيمان في قلبه - في زعمه- هذه هي عقيدة الإرجاء وإن كان القوم القائلين بهذا الإرجاء لا يعلمون معنى الإرجاء ولكن توارثوا هذه العقيدة مع الناس مع أهل الكلام، سَرَتْ إليهم هذه العقيدة - عقيدة الإرجاء - لذلك هي عقيدة خطيرة تُخْرِجُ الأعمال من مسمى الإيمان وتهوِّن على الناس ترك الواجبات وارتكاب الكبائر والمحرمات، لذلك يجب على طلاب العلم تنبيه الناس إلى هذا المعنى وان الأعمال داخلة في مسمى الإيمان
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 منتدى نشر الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للاشتراك : افتح الرابط واضغط على اشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
📬 QAULAN SADIDA
Allah Jalla Jalaluhu menciptakan adanya lisan pada insan, dan mengajarinya bisa berbicara dan menyampaikan penjelasan, sebagai karunia dan nikmat dari-Nya.
Lisan ibarat pedang bermata dua. Bila dipergunakan dalam kebaikan, maka seseorang akan meraih kebaikan yang berlimpah untuk dirinya dan orang lain.
Namun bila dipergunakan dalam keburukan, maka akan menjadi malapetaka bagi pemiliknya dan orang lain. Anggota tubuh yang paling berbahaya pada diri manusia adalah lisannya.
Continue reading tentang Mitigasi anggota tubuh manusia yang paling berbahaya di https://buletin-alilmu.net/audio-qaulan-sadida/ | Buletin Al Ilmu
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 منتدى نشر الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للاشتراك : افتح الرابط واضغط على اشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
📬 QAULAN SADIDA
Allah Jalla Jalaluhu menciptakan adanya lisan pada insan, dan mengajarinya bisa berbicara dan menyampaikan penjelasan, sebagai karunia dan nikmat dari-Nya.
Lisan ibarat pedang bermata dua. Bila dipergunakan dalam kebaikan, maka seseorang akan meraih kebaikan yang berlimpah untuk dirinya dan orang lain.
Namun bila dipergunakan dalam keburukan, maka akan menjadi malapetaka bagi pemiliknya dan orang lain. Anggota tubuh yang paling berbahaya pada diri manusia adalah lisannya.
Continue reading tentang Mitigasi anggota tubuh manusia yang paling berbahaya di https://buletin-alilmu.net/audio-qaulan-sadida/ | Buletin Al Ilmu
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 منتدى نشر الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للاشتراك : افتح الرابط واضغط على اشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Buletin Al Ilmu
Audio: Qaulan Sadida - Buletin Al Ilmu
Allah Jalla Jalaluhu menciptakan adanya lisan pada insan, dan mengajarinya bisa berbicara dan menyampaikan penjelasan, sebagai karunia dan nikmat dari-Nya. Lisan ibarat pedang bermata dua. Bila dipergunakan dalam kebaikan, maka seseorang akan meraih kebaikan…
::
📬 MENYINGKIRKAN GANGGUAN DARI JALAN: CABANG KEIMANAN DAN KASIH SAYANG BAGI MANUSIA
Syaikh Muhammad Amaan al-Jaamiy rahimahullah :
Menyingkirkan gangguan dari jalan adalah termasuk amalan anggota tubuh. Kalau seandainya seseorang melihat ada kulit pisang di jalan, kemudian ia mengambilnya karena perasaan sayang dan kasihan pada orang-orang lain, khawatir kulit pisang tersebut membuat seseorang jatuh atau tergelincir.
Dengan makna ini, dengan kasih sayang dan perhatian ini pada kaum muslimin, ia telah mengamalkan salah satu cabang keimanan. Ia akan diberi pahala atas hal itu.
(Sedangkan) jika ia meninggalkan hal itu, keimanannya berkurang sesuai kadar apa yang ditinggalkannya. Karena ia meninggalkan salah satu cabang keimanan (al-Aqidah Awwalan halaman 9)
Lafadz Asli dalam Bahasa Arab:
إماطة الأذى عن الطريق من أعمال الجوارح ولو رأى إنسان قشرة موز في الطريق فأخذته الرأفة والشفقة على الناس وخاف بأن تسبب هذه القشرة سقوط إنسان و انزلاق أحد بهذا المعنى وبهذه الرحمة وبهذا الاهتمام بالمسلمين، عمل بشعبة من شعب الإيمان وأثيب على ذلك فلو ترك نقص من إيمانه بقدر ما ترك لأنه ترك شعبة من شعب الإيمان
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 منتدى نشر الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للاشتراك : افتح الرابط واضغط على اشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
📬 MENYINGKIRKAN GANGGUAN DARI JALAN: CABANG KEIMANAN DAN KASIH SAYANG BAGI MANUSIA
Syaikh Muhammad Amaan al-Jaamiy rahimahullah :
Menyingkirkan gangguan dari jalan adalah termasuk amalan anggota tubuh. Kalau seandainya seseorang melihat ada kulit pisang di jalan, kemudian ia mengambilnya karena perasaan sayang dan kasihan pada orang-orang lain, khawatir kulit pisang tersebut membuat seseorang jatuh atau tergelincir.
Dengan makna ini, dengan kasih sayang dan perhatian ini pada kaum muslimin, ia telah mengamalkan salah satu cabang keimanan. Ia akan diberi pahala atas hal itu.
(Sedangkan) jika ia meninggalkan hal itu, keimanannya berkurang sesuai kadar apa yang ditinggalkannya. Karena ia meninggalkan salah satu cabang keimanan (al-Aqidah Awwalan halaman 9)
Lafadz Asli dalam Bahasa Arab:
إماطة الأذى عن الطريق من أعمال الجوارح ولو رأى إنسان قشرة موز في الطريق فأخذته الرأفة والشفقة على الناس وخاف بأن تسبب هذه القشرة سقوط إنسان و انزلاق أحد بهذا المعنى وبهذه الرحمة وبهذا الاهتمام بالمسلمين، عمل بشعبة من شعب الإيمان وأثيب على ذلك فلو ترك نقص من إيمانه بقدر ما ترك لأنه ترك شعبة من شعب الإيمان
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 منتدى نشر الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للاشتراك : افتح الرابط واضغط على اشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah
◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com