منتدى نشر الفـــــــوائد
7.58K subscribers
4.3K photos
256 videos
279 files
5.61K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
Do'a Yang Penting Di Masa Fitnah..
::
📬 NASEHAT UNTUK MENJAGA UKHUWWAH

(Hati-hati Dari Pengobar Fitnah Yang Tergesa-gesa, Tidak Punya Sikap Hikmah, Kesabaran/Kelembutan, Main Hukum Sendiri dan Serampangan Membantah Kesalahan)

Asy-Syaikh Rabi' bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah

◾️◾️◾️◾️

Sekarang ini fitnah banyak, ucapan banyak, qila wa qala (ucapan yang tidak jelas sumbernya) banyak, dan semua itu termasuk perkara-perkara yang mengeraskan hati. Semoga Allah memberi taufik kepada kami dan kalian untuk beriman secara jujur dan beramal shaleh.

Dan saya wasiatkan kepada kalian -wahai ikhwah yang saya cintai:

◻️ Agar kalian saling menjalin persaudaraan diantara kalian, dan hendaknya kalian menjauhi sebab-sebab perpecahan dan perselisihan!

◻️ Engkau jangan mengobarkan masalah yang akan menyeret kepada perselisihan! Dan engkau juga jangan sampai syaithan menyeretmu kepada perselisihan dan pertikaian semata-mata karena saudaramu melakukan kesalahan!

◻️ Belajarlah untuk bersabar dan belajarlah untuk bersikap hikmah! Kalian sekarang di waktu ini sangat membutuhkan sikap tidak tergesa-gesa, sabar, hikmah, dan kelembutan.

Kita tidak mengatakan: "Diam dan basa-basilah!" Tetapi nasehati, bersabarlah, dan jangan tergesa-gesa, karena mengharapkan wajah Allah Tabaraka wa Ta'ala.

Demi Allah, urusan kalian -wahai anak-anak kami- akan menjadi lurus, kalian akan saling menyayangi dan merasa saling bersaudara diantara kalian.

Saya wasiatkan kepada kalian -wahai ikhwah sekalian- agar kalian bertakwa kepada Allah dan merasa diawasi oleh Allah, saling menjalin persaudaraan, saling menolong dalam kebaikan dan ketakwaan, dan menjauhi sebab-sebab yang akan menimbulkan fitnah dan sebab-sebab yang akan menimbulkan perselisihan.

📚 Adz-Dzari'ah Ila Bayani Maqashid Kitab Asy-Syari'ah, II/576.

🌐 http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=145872 | @forumsalafy

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Cinta Sanjungan dan Pujian..
Tidak Boleh Mengharap Keguguran Setelah Dikaruniai Kehamilan..
::
📬 KEBENARAN TIDAK DIUKUR DENGAN BANYAKNYA PENGIKUT (MAYORITAS)

Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah berkata,

“Di antara prinsip kaum jahiliah adalah menilai kebenaran dengan jumlah mayoritas dan kesalahan dengan jumlah minoritas. Menurut mereka, segala sesuatu yang diikuti kebanyakan orang berarti benar, sedangkan yang diikuti segelintir orang berarti salah. Inilah patokan yang ada pada mereka dalam menilai kebenaran dan kesalahan.

Patokan tersebut tidak benar karena Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

وَإِن تُطِعۡ أَكۡثَرَ مَن فِي ٱلۡأَرۡضِ يُضِلُّوكَ عَن سَبِيلِ ٱللَّهِۚ إِن يَتَّبِعُونَ إِلَّا ٱلظَّنَّ وَإِنۡ هُمۡ إِلَّا يَخۡرُصُونَ

“Dan jika kamu mengikuti  kebanyakan orang di bumi ini, niscaya mereka akan menyesatkanmu dari jalan Allah. Yang mereka ikuti hanyalah  persangkaan belaka dan mereka hanyalah membuat kebohongan  (terhadap Allah).” (al-An’am: 116)

Allah subhanahu wa ta’ala juga berfirman,

وَلَٰكِنَّ أَكۡثَرَ ٱلنَّاسِ لَا يَعۡلَمُونَ

“Akan tetapi, kebanyakan manusia itu tidak mengetahui.” (al-A’raf: 187)

وَمَا وَجَدۡنَا لِأَكۡثَرِهِم مِّنۡ عَهۡدٍۖ وَإِن وَجَدۡنَآ أَكۡثَرَهُمۡ لَفَٰسِقِينَ

“Dan Kami tidak mendapati  kebanyakan mereka memenuhi janji. Sebaliknya, yang Kami dapati  kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik.” (al-A’raf: 102)

dan sebagainya.” (Syarh Masail al-Jahiliyah, hlm. 60)

Maka dari itu, sedikitnya pengikut suatu dakwah, tidak lazimnya cara ibadah yang dilakukan (tidak seperti kebanyakan orang), atau penampilan yang berbeda dengan keumuman, bukanlah alasan untuk memvonis salah atau sesatnya sebuah dakwah.

Bukankah dakwah para rasul yang mulia—pada awal kemunculannya—juga tidak umum dan tidak lazim di mata kaumnya?! Bukankah tidak sedikit dari para rasul tersebut yang dimusuhi dan ditentang dakwahnya? Beberapa orang dari mereka (para rasul) hanya diikuti segelintir orang, bahkan ada yang tak memiliki seorang pengikut pun.

Namun, semua itu tidak mengurangi nilai dakwah yang mereka emban. Tidak pula hal itu menjadikan dakwah mereka divonis salah atau sesat. Allah subhanahu wa ta’ala berfirman,

وَمَآ ءَامَنَ مَعَهُۥٓ إِلَّا قَلِيلٌ

“Dan tidaklah beriman bersamanya (Nuh) kecuali sedikit.” (Hud: 40)

Rasulullah ﷺ bersabda,

عُرِضَتْ عَلَيَّ اْلأُمَمُ، فَرَأَيْتُ النَّبِيَّ وَمَعَهُ الرَّهْطُ، وَالنَّبِيَّ وَمعَهُ الرَّجُلُ وَالرَّجُلاَنِ، وَالنَّبِيَّ وَلَيْسَ مَعَهُ أَحَدٌ

“Telah ditampakkan kepadaku beberapa umat. Kemudian aku melihat seorang nabi yang hanya memiliki pengikut kurang dari sepuluh orang, seorang nabi yang hanya berpengikut satu atau dua orang, dan seorang nabi yang tidak memiliki seorang pun pengikut.” (HR. al-Bukhari no. 5705 dan 5752; dan Muslim no. 220, dari sahabat Abdullah bin Abbas radhiallahu anhuma)

Syaikh Sulaiman bin Abdullah Alusy Syaikh rahimahullah berkata,

“Hadits ini mengandung bantahan terhadap orang yang berdalil dengan hukum mayoritas dan beranggapan bahwa kebenaran itu selalu bersama jumlah yang banyak, padahal tidaklah demikian. Yang semestinya adalah mengikuti Al-Qur’an dan as-Sunnah, bersama siapa pun dan di mana pun.” (Taisir al-‘Azizil Hamid, hlm. 106)

🌏 https://asysyariah.com/meraih-hidayah-dengan-dakwah-salafiyah/

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Berbicara Agama Tanpa Ilmu..
::
📬 CARA MENYIKAPI ORANG YANG MELAKUKAN NAMIMAH (MENGADU DOMBA)

Siapa saja yang menjumpai namimah [1] dengan seseorang mengatakan kepadanya:
“Si fulan mencelamu demikian demikian.”

Maka wajib atasnya untuk melakukan 6 perkara:

1. Jangan membenarkan ucapannya, karena orang yang suka melakukan namimah dihukumi sebagai orang yang fasik sehingga beritanya tertolak.

2. Melarangnya dari perbuatan tersebut, menasehatinya, serta mencela perbutannya.

3. Membencinya karena Allah karena dia adalah orang yang dibenci di sisi Allah, dan membenci karena Allah hukumnya wajib.

4. Jangan menyangka buruk terhadap orang yang disampaikan berita tersebut darinya. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:

اجْتَنِبُوا كَثِيْرًا مِنَ الظَّنِ.

“Jauhilah kebanyakan prasangka.” (QS. Al-Hujuraat: 12)

5. Apa yang diceritakan kepadanya jangan sampai mendorongnya untuk melakukan tajassus atau tindakan memata-matai dan mencari kebenarannya. Hal ini berdasarkan firman Allah Ta’ala:

وَلَا تَجَسَّسُوْا.

“Dan janganlah kalian melakukan tindakan memata-matai.” (QS. Al-Hujuraat: 12)

6. Jangan sampai dia meridhai kelakuan yang dia melarangnya dari orang yang suka melakukannya, jadi jangan sampai dia menceritakan namimah tersebut.

Ini semua disebutkan oleh An-Nawawy rahimahullah Ta’ala dalam Syarh Shahih Muslim, maka hafalkanlah baik-baik dan jangan engkau lalaikan!

(Lihat: Syarh Muslim karya An-Nawawy penjelasan hadits no. 105 –pent)

Saya akhiri dengan salah satu mutiara dari perkataan Al-Imam Asy-Syafi’iy rahimahullah Ta’ala:

من نمَّ لكَ نمَّ بِكَ، وَمَنْ نَقَلَ إِلَيْكَ نَقَلَ عَنْكَ.

“Siapa yang melakukan namimah untuk membela dirimu, maka dia juga akan melakukan namimah dengan menjadikan dirimu sebagai korban. Dan siapa yang mengabarkan keburukan orang lain kepadamu, maka dia juga akan mengabarkan tentang keburukan dirimu kepada orang lain.”

(Lihat: Tahdziibul Asmaa’ wal Lughaat, I/56 –pent)

✍🏼 Al-Imam Al-Hasan Al-Bashry rahimahullah mengatakan yang semisal ini yaitu:

احْذَرْ مِمَّنْ نَقَلَ إِلَيْكَ حَدَيْثَ غَيْرِكَ، فَإِنَّهُ سَيَنْقُلُ إِلَى غَيْرِكَ حَدِيْثَكَ.

“Waspadailah siapa saja yang menyampaikan ucapan buruk orang lain kepadamu, karena sesungguhnya dia juga akan menyampaikan ucapanmu kepada orang lain.”


___________
Catatan Kaki:

[1] Asy-Syaikh Shalih Al-Fauzan hafizhahullah berkata: “Namimah adalah menyampaikan sebuah perkataan diantara manusia dengan tujuan mengadu domba dan merusak hubungan mereka.”

(I’aanatul Mustafiid, I/363, terbitan Muasassah Ar-Risalah –pent)

📚 Sumber: http://albaidha.net/vb/showthread.php?t=54224 | @forumsalafy

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Kenali dan Ketahuilah Kadar Dirimu.. #Mengukur
::
🚇 POKOKNYA MENYIMPANG: HARUS ADA HUJJAH DAN BUKTINYA, TIDAK CUKUP HANYA DENGAN VONIS DAN CELAAN KETIKA MENUDUH SAUDARAMU..!

🔬 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri -hafizhahullah-

📅 Dauroh "Bimbingan Ulama Kibar Dalam Menyikapi Fitnah Terkini (Ash sho'afiqah) | Ahad, 9 Rojab 1439 H/ 25 Maret 2017 di Masjid Aisyah binti Abi Bakr Ashshiddiq Brobot, Purbalingga, Jawa Tengah

◙ Durasi 0:05:15
◙ Ukuran file 1,2 MB
◙ Link: https://bit.ly/357l296

(*) Mengambil ibroh dari fitnah Musho'fiqoh yang asal menuduh tanpa bukti (serampangan / sembarangan).

#jarh_mufassar #harus_diterima
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 SEPUTAR FIQIH TENTANG FITNAH

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه. وبعد :

Telah datang dalam Hadits dari Rasulullah ﷺ, beliau bersabda :

"إِن السَّعِيْد لَمَن جُنِّب الْفِتَن، إِن السَّعِيْد لَمَن جُنِّب الْفِتَن، إِن السَّعِيْد لَمَن جُنِّب الْفِتَن -يُرَدِّدُهَا ثَلاث مَرَّات- وَلِمَن ابْتَلَى فَصَبْر فَوَاهاً".

“Orang yang paling bahagia adalah orang yang dijauhkan dari berbagai fitnah. Orang yang paling bahagia adalah orang yang dijauhkan dari berbagai fitnah. Orang yang paling bahagia adalah orang yang dijauhkan dari berbagai fitnah. (Beliau ﷺ mengulanginya 3x) Barangsiapa yang diuji dengan berbagai fitnah dan dia bersabar maka sungguh mengagumkan.”

Dalam hadits ini terdapat beberapa faedah, diantaranya :

◻️ Pertama : Wajibnya menjauhi fitnah-fitnah, dan makna ini dikuatkan dari hadits selain ini yakni :

"تعوذوا بالله من الفتن"

"Berlindunglah kalian kepada Allah dari fitnah-fitnah"

◻️ Kedua : Bahwa dijauhkannya seseorang dari berbagai fitnah adalah termasuk dari kebahagiaan.

◻️ Ketiga : Bahwa hadits ini terkait akan keumuman fitnah yang belum jelas akan kebenaran dari kebathilan.

◻️ Keempat : Tidak mencari fitnah-fitnah demi untuk mendapatkan pahala dari ujian, dijelaskan alasan ini dari sebuah riwayat hadits ketika Jubair bin Nufair رحمه الله berkata :

Al Miqdad bin Al Aswad رضي الله عنه datang kepada kami untuk keperluan, lalu kami berkata kepadanya : "Silahkan duduk sehingga kami memenuhi permintaanmu". kemudian ia duduk, lalu beliau berkata :

"Sungguh aneh kaum yang aku lalui, mereka mengharapkan fitnah, mereka menyangka bahwa mereka akan mendapatkan cobaan seperti yang diberikan Allah pada Rasulullah dan para sahabatnya, padahal aku pernah mendengar Rasulullah bersabda: (Artinya) “Sesungguhnya orang yang berbahagia adalah orang yang dijauhkan dari fitnah (3x)” kemudian beliau melanjutkan haditsnya..

◻️ Kelima : Bolehnya mengulang-ulangi kalimat untuk menekankan. (Rasulullah mengulangi perkataannya ان السعيد لمن جنب الفتن sampai 3x)

◻️ Keenam : Keutamaan sabar dan hasilnya yang baik.

◻️ Ketujuh : Berlindung kepada Allah terutama ketika terjadi fitnah, karena Allah yang menjauhkan hamba dari fitnah-fitnah.

◻️ Kedelapan : Merupakan perkara yang mengagumkan terhadap orang yang diselamatkan dari berbagai fitnah, itu karena banyaknya orang-orang yang binasa dan sedikitnya orang-orang yang selamat, dan kekaguman ini ditunjukkan perkataan Rasulullah ﷺ dalam sabdanya :
"فواها"
'Mengagumkan'.

👉🏽 FAEDAH : Tidaklah semua fitnah itu dijauhi, hanyalah fitnah yang dijauhi tersebut adalah yang perkaranya belum diketahui yang haq dari yang bathil.

Adapun fitnah-fitnah yang telah jelas dan terang yang diketahui padanya yang haq dari yang bathil maka wajib padanya menolong al haq dan membantah yang bathil. Berkata Asy-Syaikh 'Abdul Aziz bin Bàz rahimahullah :

"Bahwa hadits-hadits tentang fitnah dan tahdzir (peringatan) dari bahayanya menurut ahli ilmu dibawa maknanya kepada fitnah yang BELUM DIKETAHUI padanya siapa yang di atas al-Haq dan siapa yang di atas kebatilan. Fitnah seperti ini yang disyariatkan untuk setiap mukmin adalah waspada darinya.

Fitnah inilah yang dimaksud oleh Nabi ﷺ dalam sabdanya,

“Yang duduk padanya lebih baik daripada yang berdiri. Yang berdiri padanya lebih baik daripada yang berjalan. Yang berjalan lebih baik daripada yang berlari.” (Al Hadits)

Adapun fitnah, yang DIKETAHUI padanya siapa yang di atas al-Haq dan siapa yang di atas kebatilan, diketahui siapa yang zhalim dan siapa yang terzhalimi maka itu TIDAK TERMASUK dalam hadits-hadits tersebut.

Bahkan dalil syar’i dari al-Kitab dan as-Sunnah menunjukkan WAJIB MEMBELA pihak yang di atas al-Haq dan terzhalimi terhadap pihak yang memusuhi dan menzhalimi.”

[Majmù Al Fatàwà wal Maqalàt 7/363]

Wallàhu a'lam.

وصلى الله وسلم على نبينا محمد و على آله و صحبه.

Selasa pagi 28 Muharram 1437/ 10 November 2015 ditulis oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Ghalib Al 'Umariy حفظه الله @m_g_alomari | @salafymakassar
Haram Memberontak Pemerintah Walaupun Zhalim
Ghibah dan Namimah kunci pertumpahan darah..
::
📬 JANGAN SIA-SIAKAN WAKTU

قال العلامة محمد بن صالح العثيمين رحمه الله:
"الوقت هو أغلى شيء، لكن هو أرخص شيء عندنا الآن، نمضي أوقاتاً كثيرة بغير فائدة، بل نمضي أوقاتاً كثيرة فيما يضر، ولست أتحدث عن رجل واحد، بل عن عموم المسلمين اليوم، - مع الأسف الشديد- إنهم في سهو ولهو وغفلة، ليسوا جادين في أمور دينهم "

📚[ «شرح رياض الصالحين» (345/1) ]


Berkata As Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullohu ta'ala :

"Waktu adalah perkara yang paling mahal, akan tetapi sekarang waktu merupakan yang paling murah di sisi kami.

Waktu-waktu kami banyak lewat begitu saja dengan perkara yang tidak ada faedahnya bagi kami, bahkan waktu-kami lewat begitu saja dengan perkara yang berbahaya bagi kami. Aku tidak bicara pada satu orang saja bahkan kepada keumuman muslimin saat ini.

Teramat disayangkan sesungguhnya mereka dalam kelupaan, kelalaian dan perkara yang sia-sia, mereka tidak bersungguh-sungguh pada perkara agama mereka".


📚Syarh Riyadhus Salihin 1/345

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Berhati-hati dari Nammam yang melakukan Namimah (Mengadu Domba)..
::
📬 JAGALAH PERASAAN ORANG LAIN

Berkata As Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullohu ta'ala :

❝ Selayaknya bagi setiap insan untuk memperhatikan perasaan manusia, maka apabila ada seseorang yang patah hatinya bersemangatlah untuk menyembuhkannya sesuai dengan kemampuan..

Dikarenakan pada perkara ini ada keutamaan yang agung, dan setiap insan hendaknya dia menjaga (perasaan) orang lain dengan dirinya sendiri dengan artian bahwa dia memperlakukan manusia dengan apa yang dia sukai untuk mereka perlakukan kepada dirinya. ❞

📚 Syarah Bulugh Al-Marom (11/333).

ــــــــــــــــــــــــــــــــ
ﻗﺎﻝ ﺍﺑﻦ ﻋﺜﻴﻤﻴﻦ ﺭﺣﻤﻪ ﺍﻟﻠه تعالى :

ﻳﻨﺒﻐﻲ ﻟﻺﻧﺴﺎﻥ ﺃﻥ ﻳﺮﺍﻋﻲ ﻗﻠﻮﺏ
ﺍﻟﻨﺎﺱ، ﻓﺈﺫﺍ ﺍﻧﻜﺴﺮ ﻗﻠﺐ ﺷﺨﺺ ﻓﻠﻴﺤﺮﺹ ﻋﻠﻰ ﺟﺒﺮﻩ ﺑﻤﺎ ﺍﺳﺘﻄﺎﻉ؛

ﻷﻥ ﻓﻲ ﻫﺬﺍ ﻓﻀﻼ ﻋﻈﻴﻤﺎ، ﻭﺍﻹﻧﺴﺎﻥ ﻳﻨﺒﻐﻲ ﻟﻪ ﺃﻥ ﻳﺮﺍﻋﻲ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﻨﻔﺴﻪ ﺑﻤﻌﻨﻰ ﺃﻥ ﻳﻌﺎﻣﻞ ﺍﻟﻨﺎﺱ ﺑﻤﺎ ﻳﺤﺐ ﺃﻥ ﻳﻌﺎﻣﻠﻮﻩ ﺑﻪ.


[ﺷﺮﺡ ﺑﻠﻮﻍ ﺍﻟﻤﺮﺍﻡ ﺝ 11 / ﺹ333]

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 BILA ENGKAU MENJATUHKAN KEHORMATAN ULAMA DAN KAUM MUKMININ

Berkata Al 'Allamah Shalih bin Fauzan al Fauzan hafizhahullahu Ta'ala:

ومَا رأينا أَحدًا وقَـع في أعـرَاض العُلمَـاء والمُؤمنينَ ، إلّا ويفْضحُه الله سُبْحَانَهُ وَتَعَالَى، وَيلقي عليْـهِ الذّلّة والمَهانَـة، والبُغض في قُلوب المُؤمنِين، يُبغضُـونه ولا يقْبلُـونه أبــدًا ؛ هَــذا مِن الله تعَـالى

"Kami tidak pernah melihat seorangpun yang menghinakan kehormatan para ulama dan kaum mukminin kecuali pasti Allah bongkar keburukannya..

Dan Allah menimpakan padanya kerendahan dan kehinaan dan menanamkan dalam hati-hati kaum mukminin kebencian kepadanya dan mereka tidak akan menerimanya lagi, ini adalah balasan dari Allah ta'ala."

📚 Kitab Muhadharat fil Aqidah wad Da'wah 3/313. | Al-Ustadz Abu Ja'far hafizhahullah @warisansalaf

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Penuntut Ilmu Syar'ie adalah Mujahid..
::
📬 TINGGALKAN ORANG YANG SUKA MENCELA ORANG LAIN TANPA DALIL DAN BUKTI!!

Asy-Syaikh Dr. Abdullah al-Bukhary hafizhahullah berkata:

وإذا ما رأيت الرجل صفيقاً، معرضاً، سباباً، شتاماً، لا يتورع في الولوغ في أعراض الناس وأديانهم بغير حجة من الله ولا برهان، فاعلم أنه قليل الحياء، غير تقي يأمر الناس بالتقى، طبيب يداوي الناس والطبيب عليل، ‏فاعلم أن هذا كما قلت قليل الحياء، وقد يكون معدما منه، ففر منه وابتعد فإنه مجذوم، مبتلى، مريض. فقل الحمدلله الذي عافاني مما ابتلاه به وادع الله جل وعلا أن يبعدك عن مثل هذه الأخلاق الدنيئة والقبيحة.

"Jika engkau melihat seseorang kasar, congkak, suka mencela, suka mencaci, tidak hati-hati dalam membicarakan kehormatan manusia dan agama mereka tanpa hujjah dari Allah (al-Qur'an dan as-Sunnah) dan tanpa bukti, maka ketahuilah bahwa dia adalah orang yang rendah rasa malunya, orang yang tidak bertaqwa menyuruh orang lain agar bertaqwa, seperti seorang dokter mengobati orang lain padahal dia sendiri sedang sakit.

Jadi ketahuilah bahwa orang semacam ini sebagaimana yang telah saya katakan dia adalah orang yang rendah rasa malunya, dan bisa jadi dia tidak memilikinya.

Maka larilah darinya dan jauhilah dia, karena sesungguhnya dia adalah orang seperti orang yang terkena lepra, tertimpa musibah, dan sakit. Lalu ucapkanlah:

اَلحَمْدُلِلّٰهِ الَّذِي عَافَانِي مِمَّا ابْتَلاَهُ بِهٖ

'Segala puji bagi Allah yang menjaga diriku dari musibah yang menimpa dia'

dan berdoalah kepada Allah Jalla wa Ala agar menjauhkan dirimu dari akhlak yang rendah dan buruk semacam ini."

@forumsalafy

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Tetaplah Bersama Ahlul Haq Sekalipun Jumlah Mereka Sedikit..
::
📬 HATI-HATILAH JANGAN SEMBARANGAN MENJATUHKAN KEHORMATAN ORANG LAIN!!

✍🏼 Asy-Syaikh al-Allamah Dr. Rabi’ bin Hady al-Madkhaly hafizhahullah berkata:

حرمة المؤمن أعظم عند الله من حرمة الكعبة، حُرمة المؤمن ليست سهلة، لا نستهين ونستخف بأعراض الناس، إذا كان مبتدعًا ضالًّا أو كافرًا مشركًا فيه خطر على الناس بيِّن، هذا من الجهاد بشرط أن تخلص لله –تبارك وتعالى– لا لهواك، فإذا كان لهواك ولشفاء غليل حقدك، فهذا لا يصدر من قلب سليم.

"Kehormatan seorang mu'min lebih besar di sisi Allah dibandingkan kehormatan Ka'bah, jadi kehormatan seorang muslim tidak remeh, kita tidak boleh merendahkan dan meremehkan kehormatan orang lain.

Kalau dia ahli bid'ah yang sesat atau orang kafir musyrik yang membahayakan manusia maka jelaskan keadaannya, ini termasuk jihad dengan syarat engkau ikhlas karena Allah Tabaraka wa Ta'ala, bukan karena hawa nafsumu, jadi jika hal itu karena hawa nafsumu atau karena melampiaskan gejolak kedengkianmu, maka hal seperti ini tidak akan muncul dari hati yang bersih."

📚 Ashnaful Qulub, hlm.14 @forumsalafy

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️