::
🚇 RUH RUH ITU AKAN BERKUMPUL JIKA SALING MENCOCOKI, JIKA TIDAK MAKA AKAN BERPISAH
Rasulullah ﷺ bersabda,
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوْادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ الْوَاحِدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَى
"Permisalan orang yang beriman dalam cinta kasih dan sayang mereka bagaikan satu jasad yang bila salah satu dari anggota tubuh tersebut mengeluh kesakitan maka seluruh anggota tubuh akan begadang dan merasa panas.” (HR. Muslim no. 4685)
الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
“Seorang mukmin dengan mukmin lainnya bagaikan satu bangunan yang sebagiannya mengokohkan sebagian yang lain.” (HR. Al-Bukhari no. 2266)
Apabila Allah ta'ala menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya, niscaya Allah memberikan taufiq untuk berteman dengan Ahlus Sunnah, dengan orang yang selalu menjaga diri, orang yang baik, dan baik agamanya.
Allah menyelamatkannya dari berteman dengan pengekor hawa nafsu, ahli bid’ah, dan orang-orang yang menyimpang. Karena Rasulullah ﷺ bersabda:
الرَّجُلُ عَلَى دِيْنِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang berada di atas agama temannya, maka hendaklah setiap kalian melihat siapa temannya.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, At-Tirmidzi, dll)
Seorang penyair berkata:
عَنِ الْمَرْءِ لَا تَسْأَلْ وَسَلْ عَنْ قَرِينِهِ فَكُلُّ قَرِيْنٍ بِالْمُقَارَنِ مُقْتَدِي
"Janganlah engkau bertanya tentang jati diri seseorang, tapi tanyakanlah siapa temannya Karena setiap orang akan mengikuti temannya". (lihat Muqaddimah Adab Ash-Shuhbah karya Al-Imam Abdurrahman As-Sulami)
RUH-RUH ITU IBARAT PASUKAN YANG KOKOH
Watak dan karakter yang berbeda sangat memengaruhi pergaulan sehari-hari. Perbedaan watak dan karakter menyebabkan setiap individu akan mencari yang serupa dan menolak jika tidak sama.
Yang baik akan bergabung dengan yang baik dan yang jelek akan bergabung dengan yang jelek. Hal ini telah disinyalir oleh Rasulullah dalam sebuah sabdanya:
الْأَرْوَاحُ جُنُودٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَ مِنْهَا اخْتَلَفَ
“Ruh-ruh itu ibarat sebuah pasukan yang kokoh, bila dia saling kenal maka akan bertemu, dan bila saling tidak kenal akan berpisah.”
Al-Imam Al-Baghawi Rohimahulloh di dalam Syarhus Sunnah (13/57) mengatakan: “Hadits ini disepakati ulama tentang keshahihannya, diriwayatkan oleh Muhammad (Al-Bukhari Rohimahulloh, pen.) dari ‘Aisyah Rodhiyallahu 'anha, dan diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim Rohimahulloh dari Yazid bin Al-Asham, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah Rodhiyallahu 'anhu. Abdullah bin Mas’ud Rodhiyallahu 'anhu berkata, ‘Ruh itu sebuah tentara yang dipersiapkan akan bertemu dengan yang sepadan. Sebagaimana kuda, jika dia cocok maka akan menyatu dengannya, dan bila tidak akan berpisah’.”
Di dalam hadits ini terdapat dalil bahwa ruh-ruh diciptakan sebelum jasad, dan bahwa ruh itu merupakan makhluk, ketika bersatu atau berpisah bagaikan sebuah pasukan bila bertemu dan berhadapan.
Hal ini karena Allah ta'al telah menjadikannya ada yang beruntung dan ada pula yang celaka. Setelah itu jasad yang menjadi tempat ruh akan bertemu di dunia, maka akan bertemu atau berpisah sesuai dengan keserupaan atau tidaknya, yang telah diciptakan baginya di awal penciptaannya.
Sehingga engkau melihat seseorang yang baik akan mencintai yang baik, dan orang yang jahat akan senang kepada yang serupa. Dan masing-masing dari keduanya akan lari dari lawannya.”
Al-Imam An-Nawawi Rohimahulloh dalam syarah beliau menjelaskan, “Orang yang baik akan condong kepada orang yang baik dan orang yang jahat akan condong kepada yang jahat.”
📨 Sumber:
http://asysyariah.com/memilih-teman-membentengi-keyakinan/
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 RUH RUH ITU AKAN BERKUMPUL JIKA SALING MENCOCOKI, JIKA TIDAK MAKA AKAN BERPISAH
Rasulullah ﷺ bersabda,
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوْادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ الْوَاحِدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَى
"Permisalan orang yang beriman dalam cinta kasih dan sayang mereka bagaikan satu jasad yang bila salah satu dari anggota tubuh tersebut mengeluh kesakitan maka seluruh anggota tubuh akan begadang dan merasa panas.” (HR. Muslim no. 4685)
الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
“Seorang mukmin dengan mukmin lainnya bagaikan satu bangunan yang sebagiannya mengokohkan sebagian yang lain.” (HR. Al-Bukhari no. 2266)
Apabila Allah ta'ala menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya, niscaya Allah memberikan taufiq untuk berteman dengan Ahlus Sunnah, dengan orang yang selalu menjaga diri, orang yang baik, dan baik agamanya.
Allah menyelamatkannya dari berteman dengan pengekor hawa nafsu, ahli bid’ah, dan orang-orang yang menyimpang. Karena Rasulullah ﷺ bersabda:
الرَّجُلُ عَلَى دِيْنِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang berada di atas agama temannya, maka hendaklah setiap kalian melihat siapa temannya.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, At-Tirmidzi, dll)
Seorang penyair berkata:
عَنِ الْمَرْءِ لَا تَسْأَلْ وَسَلْ عَنْ قَرِينِهِ فَكُلُّ قَرِيْنٍ بِالْمُقَارَنِ مُقْتَدِي
"Janganlah engkau bertanya tentang jati diri seseorang, tapi tanyakanlah siapa temannya Karena setiap orang akan mengikuti temannya". (lihat Muqaddimah Adab Ash-Shuhbah karya Al-Imam Abdurrahman As-Sulami)
RUH-RUH ITU IBARAT PASUKAN YANG KOKOH
Watak dan karakter yang berbeda sangat memengaruhi pergaulan sehari-hari. Perbedaan watak dan karakter menyebabkan setiap individu akan mencari yang serupa dan menolak jika tidak sama.
Yang baik akan bergabung dengan yang baik dan yang jelek akan bergabung dengan yang jelek. Hal ini telah disinyalir oleh Rasulullah dalam sebuah sabdanya:
الْأَرْوَاحُ جُنُودٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَ مِنْهَا اخْتَلَفَ
“Ruh-ruh itu ibarat sebuah pasukan yang kokoh, bila dia saling kenal maka akan bertemu, dan bila saling tidak kenal akan berpisah.”
Al-Imam Al-Baghawi Rohimahulloh di dalam Syarhus Sunnah (13/57) mengatakan: “Hadits ini disepakati ulama tentang keshahihannya, diriwayatkan oleh Muhammad (Al-Bukhari Rohimahulloh, pen.) dari ‘Aisyah Rodhiyallahu 'anha, dan diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim Rohimahulloh dari Yazid bin Al-Asham, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah Rodhiyallahu 'anhu. Abdullah bin Mas’ud Rodhiyallahu 'anhu berkata, ‘Ruh itu sebuah tentara yang dipersiapkan akan bertemu dengan yang sepadan. Sebagaimana kuda, jika dia cocok maka akan menyatu dengannya, dan bila tidak akan berpisah’.”
Di dalam hadits ini terdapat dalil bahwa ruh-ruh diciptakan sebelum jasad, dan bahwa ruh itu merupakan makhluk, ketika bersatu atau berpisah bagaikan sebuah pasukan bila bertemu dan berhadapan.
Hal ini karena Allah ta'al telah menjadikannya ada yang beruntung dan ada pula yang celaka. Setelah itu jasad yang menjadi tempat ruh akan bertemu di dunia, maka akan bertemu atau berpisah sesuai dengan keserupaan atau tidaknya, yang telah diciptakan baginya di awal penciptaannya.
Sehingga engkau melihat seseorang yang baik akan mencintai yang baik, dan orang yang jahat akan senang kepada yang serupa. Dan masing-masing dari keduanya akan lari dari lawannya.”
Al-Imam An-Nawawi Rohimahulloh dalam syarah beliau menjelaskan, “Orang yang baik akan condong kepada orang yang baik dan orang yang jahat akan condong kepada yang jahat.”
📨 Sumber:
http://asysyariah.com/memilih-teman-membentengi-keyakinan/
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
AsySyariah.com
Memilih Teman Membentengi Keyakinan
Segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala yang telah memuliakan hamba-hamba-Nya dengan menganugerahi mereka sifat ulfah (kedekatan sesama mereka) di dalam agama. Segala puji bagi-Nya yang telah memberikan taufik kepada akhlak yang paling mulia. Segala puji…
::
🚇 PERUMPANAAN RUH SEPERTI HALNYA SEEKOR BURUNG YANG AKAN BERKUMPUL DENGAN BURUNG SEJENIS
Pembaca yang budiman, ingatlah bahwa tabiat manusia, ia akan terpengaruh dengan :
(1) Kebiasaan teman dekatnya,
(2) Ahlak teman dekatnya, dan
(3) Perilaku teman dekatnya.
Karena itu Rasulullah ﷺ bersabda:
الرَّجُلُ عَلَى دِيْنِ خَلِيْلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang itu menurut agama teman dekat/sahabatnya, maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat dengan siapa ia bersahabat.”
📖 [ HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi. Dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 927 ]
Jadi jika kita semua ingin melihat keadaan seseorang maka lihat saja siapa teman nya..
SESEORANG AKAN BERPERILAKU SEPERTI KEBIASAAN TEMANNYA DAN JUGA MENURUT JALAN SERTA PERILAKU TEMANNYA
Maka hendaknya setiap kita merenungkan dan memikirkan dengan siapa kita bersahabat.
Siapa yang kita senangi agama dan akhlaknya maka kita jadikan ia sebagai teman, dan yang sebaliknya kita jauhi.
Karena yang namanya tabiat akan saling meniru dan persahabatan itu akan berpengaruh baik ataupun buruk.
📖 [ Tuhfatul Ahwadzi, kitab Az-Zuhd, bab 45 ] @Ittiba_uRasulillah
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 PERUMPANAAN RUH SEPERTI HALNYA SEEKOR BURUNG YANG AKAN BERKUMPUL DENGAN BURUNG SEJENIS
Pembaca yang budiman, ingatlah bahwa tabiat manusia, ia akan terpengaruh dengan :
(1) Kebiasaan teman dekatnya,
(2) Ahlak teman dekatnya, dan
(3) Perilaku teman dekatnya.
Karena itu Rasulullah ﷺ bersabda:
الرَّجُلُ عَلَى دِيْنِ خَلِيْلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang itu menurut agama teman dekat/sahabatnya, maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat dengan siapa ia bersahabat.”
📖 [ HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi. Dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 927 ]
Jadi jika kita semua ingin melihat keadaan seseorang maka lihat saja siapa teman nya..
SESEORANG AKAN BERPERILAKU SEPERTI KEBIASAAN TEMANNYA DAN JUGA MENURUT JALAN SERTA PERILAKU TEMANNYA
Maka hendaknya setiap kita merenungkan dan memikirkan dengan siapa kita bersahabat.
Siapa yang kita senangi agama dan akhlaknya maka kita jadikan ia sebagai teman, dan yang sebaliknya kita jauhi.
Karena yang namanya tabiat akan saling meniru dan persahabatan itu akan berpengaruh baik ataupun buruk.
📖 [ Tuhfatul Ahwadzi, kitab Az-Zuhd, bab 45 ] @Ittiba_uRasulillah
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Forwarded from Ma'had Miftah Daarissa'adah Al-Atsary Sukabumi
🕌HIMBAUAN TA'AWUN UNTUK WAKAF PEMBEBASAN TANAH & BANGUNAN SAMPING MASJID
بسم الله الرحمن الرحيم
Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah Ta'ala yang telah memberi kemudahan dalam segala urusan kebaikan.
➡ Walhamdulilah saat ini Ma'had Miftah Daarissa'adah Goalpara Sukabumi sudah berdiri sebuah Masjid di atas tanah wakaf yang sampai saat ini terus dirasakan manfaatnya.
Dan bersyukur pula kepada Allah ta'ala kemudian kepada ikhwah luar Sukabumi yang telah memberikan pinjaman dana untuk membeli dan memakai tanah berikut bangunan-nya di samping Masjid Ma'had Miftah Daarissa'adah untuk dakwah dan perihal ini in sya Allah sudah diketahui bersama.
Oleh karena itu, sudah saatnya kita berusaha untuk mengembalikan uang pinjaman Rp. 400.000.000 ( empat ratus juta ) dari pembeliannya yang seharusnya bisa segera kita selesaikan, biidznillahi ta'ala.
🔊Kami selaku panitia pembebasan tanah dan bangunan samping Masjid Ma'had Miftah Daarissa'adah Goalpara Sukabumi mengajak Antum semua untuk ikut berta'awun dalam dakwah kepada Allah Ta'ala , bershodaqoh dan berinfaq menyisihkan sebagian hartanya untuk pembebasan tanah dan bangunan samping masjid tersebut.
Semoga amalan ini termasuk dalam perkara yg sangat dianjurkan oleh Allah subhaanahu wata'aalaa, sebagaimana firman-Nya:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ . وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” [QS Al-Ma'idah: 2]
✍ Walhamdulillah, update per-Sabtu 28 Syawwal 1441 H/20 Juni 2020 M dana pembebasan yang sudah terkumpul dg perincian:
- Saldo sebelumnya Rp. 106.157.433,-
- Donasi yang masuk:
👉Tgl 01 Syawwal 1441H/24 Mei 2020 M:
1. Ikhwah TF Rp. 300.000
👉Tgl 02 Syawwal 1441H/25 Mei 2020 M:
1. Ikhwah TF Rp. 50.000
2. Ikhwah TF Rp. 500.000
👉 Tgl 04 Syawwal 1441H/27 Mei 2020M:
1. Ikhwah TF Rp. 400.500
👉Tgl 07 Syawwal 1441H/30 Mei 2020M:
1. Ikhwah TF Rp. 200.000
👉 Tgl 09 Syawwal 1441H/01 Juni 2020M:
1. Ikhwah TF Rp. 500.000
👉Tgl 10 Syawwal 1441H/02 Juni 2020 M
1. Ikhwah TF Rp. 50.000
👉Tgl 20 Syawwal 1441H/12 Juni 2020M
1. Ikhwah TF Rp. 500.000
👉Tgl 23 Syawwal 1441H/15 Juni 2020M
1. Ikhwah TF Rp. 50.100
👉Tgl 28 Syawwal 1441H/20 Juni 2020M
1. Ikhwah TF Rp. 500.000
Subtotal donasi yg masuk Rp. 3.050.600
Total donasi yang terkumpul sebesar Rp. 109.208.033.-
➡Bagi yang berkenan, infaq dapat juga disalurkan melalui rekening :
💳 Syariah Mandiri dengan nomor Rek (451) 7131-7320-79
atas Nama Didi Junaedi
📱 Bagi yang telah mentransfer, mohon konfirmasi ke nomor HP
Abdurrozzaq (SMS/WA/Telegram) 0889 0171 8928
✅Bagi para muhsinin yang berinfaq, kami ucapkan Jazakumullah khoira atas ta'awunnya, semoga barakah dan mendapat pahala yang besar dari Allah Ta'ala. Amiin...
Sukabumi, Syawwal 1441H / Juni 2020M
📝Mengetahui :
▪Al-Ustadz Abu Hannan Harits hafidzahullah.
▪️ Pengurus Ma'had Miftah Daarissa'adah Goalpara Sukabumi.
بارك الله فيكم اجمعين
Tanbih:
Min fadhlikum... untuk diposting hanya di WA & Channel telegram saja.
🚇 WA Salafy Sukabumi
بسم الله الرحمن الرحيم
Alhamdulillah kita bersyukur kepada Allah Ta'ala yang telah memberi kemudahan dalam segala urusan kebaikan.
➡ Walhamdulilah saat ini Ma'had Miftah Daarissa'adah Goalpara Sukabumi sudah berdiri sebuah Masjid di atas tanah wakaf yang sampai saat ini terus dirasakan manfaatnya.
Dan bersyukur pula kepada Allah ta'ala kemudian kepada ikhwah luar Sukabumi yang telah memberikan pinjaman dana untuk membeli dan memakai tanah berikut bangunan-nya di samping Masjid Ma'had Miftah Daarissa'adah untuk dakwah dan perihal ini in sya Allah sudah diketahui bersama.
Oleh karena itu, sudah saatnya kita berusaha untuk mengembalikan uang pinjaman Rp. 400.000.000 ( empat ratus juta ) dari pembeliannya yang seharusnya bisa segera kita selesaikan, biidznillahi ta'ala.
🔊Kami selaku panitia pembebasan tanah dan bangunan samping Masjid Ma'had Miftah Daarissa'adah Goalpara Sukabumi mengajak Antum semua untuk ikut berta'awun dalam dakwah kepada Allah Ta'ala , bershodaqoh dan berinfaq menyisihkan sebagian hartanya untuk pembebasan tanah dan bangunan samping masjid tersebut.
Semoga amalan ini termasuk dalam perkara yg sangat dianjurkan oleh Allah subhaanahu wata'aalaa, sebagaimana firman-Nya:
وَتَعَاوَنُوا عَلَى الْبِرِّ وَالتَّقْوَىٰ . وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ
“Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran.” [QS Al-Ma'idah: 2]
✍ Walhamdulillah, update per-Sabtu 28 Syawwal 1441 H/20 Juni 2020 M dana pembebasan yang sudah terkumpul dg perincian:
- Saldo sebelumnya Rp. 106.157.433,-
- Donasi yang masuk:
👉Tgl 01 Syawwal 1441H/24 Mei 2020 M:
1. Ikhwah TF Rp. 300.000
👉Tgl 02 Syawwal 1441H/25 Mei 2020 M:
1. Ikhwah TF Rp. 50.000
2. Ikhwah TF Rp. 500.000
👉 Tgl 04 Syawwal 1441H/27 Mei 2020M:
1. Ikhwah TF Rp. 400.500
👉Tgl 07 Syawwal 1441H/30 Mei 2020M:
1. Ikhwah TF Rp. 200.000
👉 Tgl 09 Syawwal 1441H/01 Juni 2020M:
1. Ikhwah TF Rp. 500.000
👉Tgl 10 Syawwal 1441H/02 Juni 2020 M
1. Ikhwah TF Rp. 50.000
👉Tgl 20 Syawwal 1441H/12 Juni 2020M
1. Ikhwah TF Rp. 500.000
👉Tgl 23 Syawwal 1441H/15 Juni 2020M
1. Ikhwah TF Rp. 50.100
👉Tgl 28 Syawwal 1441H/20 Juni 2020M
1. Ikhwah TF Rp. 500.000
Subtotal donasi yg masuk Rp. 3.050.600
Total donasi yang terkumpul sebesar Rp. 109.208.033.-
➡Bagi yang berkenan, infaq dapat juga disalurkan melalui rekening :
💳 Syariah Mandiri dengan nomor Rek (451) 7131-7320-79
atas Nama Didi Junaedi
📱 Bagi yang telah mentransfer, mohon konfirmasi ke nomor HP
Abdurrozzaq (SMS/WA/Telegram) 0889 0171 8928
✅Bagi para muhsinin yang berinfaq, kami ucapkan Jazakumullah khoira atas ta'awunnya, semoga barakah dan mendapat pahala yang besar dari Allah Ta'ala. Amiin...
Sukabumi, Syawwal 1441H / Juni 2020M
📝Mengetahui :
▪Al-Ustadz Abu Hannan Harits hafidzahullah.
▪️ Pengurus Ma'had Miftah Daarissa'adah Goalpara Sukabumi.
بارك الله فيكم اجمعين
Tanbih:
Min fadhlikum... untuk diposting hanya di WA & Channel telegram saja.
🚇 WA Salafy Sukabumi
::
🚇 WAHAI SAUDARAKU, JANGAN MARAH JIKA KESALAHANMU DILURUSKAN❗️
🔊 Ibnul Wazir berkata,
«والقاصد لوجه الله لا يخاف أن يُنقد عليه خَلَلٌ في كلامه، ولا يَهاب أن يُدَلَّ على بطلان قوله، بل يحب الحق من حيث أتاه، ويقبل الهدى ممَّن أهداه، بل المخاشنة بالحق والنصيحة أحبُّ إليه مِن المُداهنة على الأقوال القبيحة، وصديقك مَن أَصْدَقَكَ لا من صدَّقَك،».
[«العواصم والقواصم» لابن الوزير (١/ ٢٢٤)]
"Orang ikhlas yang mengharapkan wajah Allah tidak takut dikritik kesalahannya dalam bertutur kata dan tidak takut pula ditunjukkan kebatilan ucapannya".
Bahkan ia mencintai kebenaran darimana pun datangnya dan menerima petunjuk dari orang yang memberinya petunjuk.
Bahkan kekerasan dalam kebenaran dan nasehat lebih ia cintai dari bermanis muka atas perkataan yang buruk.
Teman sejatimu adalah Teman yang meluruskanmu dengan jujur bukan teman yang selalu membenarkanmu".
📚 Sumber :
Al-Awaashim walQawaashim Ibnul Wazir (1/223) | @KajianIslamTemanggung
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 WAHAI SAUDARAKU, JANGAN MARAH JIKA KESALAHANMU DILURUSKAN❗️
🔊 Ibnul Wazir berkata,
«والقاصد لوجه الله لا يخاف أن يُنقد عليه خَلَلٌ في كلامه، ولا يَهاب أن يُدَلَّ على بطلان قوله، بل يحب الحق من حيث أتاه، ويقبل الهدى ممَّن أهداه، بل المخاشنة بالحق والنصيحة أحبُّ إليه مِن المُداهنة على الأقوال القبيحة، وصديقك مَن أَصْدَقَكَ لا من صدَّقَك،».
[«العواصم والقواصم» لابن الوزير (١/ ٢٢٤)]
"Orang ikhlas yang mengharapkan wajah Allah tidak takut dikritik kesalahannya dalam bertutur kata dan tidak takut pula ditunjukkan kebatilan ucapannya".
Bahkan ia mencintai kebenaran darimana pun datangnya dan menerima petunjuk dari orang yang memberinya petunjuk.
Bahkan kekerasan dalam kebenaran dan nasehat lebih ia cintai dari bermanis muka atas perkataan yang buruk.
Teman sejatimu adalah Teman yang meluruskanmu dengan jujur bukan teman yang selalu membenarkanmu".
📚 Sumber :
Al-Awaashim walQawaashim Ibnul Wazir (1/223) | @KajianIslamTemanggung
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 BAGAIMANA SIFAT-SIFAT TEMAN SHALIH SEJATI?
🎙 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin –rahimahullah- berkata:
“Maka selazimnya bagi seseorang untuk berhati-hati dari teman duduk yang jelek. Sungguh ia tidak akan pernah selamat darinya selamanya. Baik ia akan “membakar bajumu” dan menimpakan kejelekan padamu. Atau kamu mendapati “aroma yang tidak enak” darinya dan mengambil sesuatu dari akhlaknya.
Oleh karenanya, wajib atas kita untuk memilih teman-teman duduk dari orang-orang shalih.
Dan kita menyeleksi pula teman duduk dari kalangan orang-orang yang memiliki hikmah, akal pandangan, dan istiqamah.
Sebab tidak setiap orang shalih dia baik dalam cara berpikir. Terkadang ia seorang yang mughaffal (banyak lalai dan tidak cerdas) tidak memahami berbagai urusan.
Maka orang ini akan memberi manfaat padamu dalam hal ibadah dan ketaatan. Namun tidak berfaidah bagimu dalam cara pandang, baiknya pengaturan (manajemen), dan arahan.
❗Seberapa banyak insan yang tersesat dengan kesesatan yang nyata akibat tidak ada arahan (yang tepat) dan hikmah.
Dan semoga sabda Rasulullah –Shalallahu ‘alaihi wasallam- “permisalan teman duduk yang shalih” meliputi keshalihan dalam diin dan yang lainnya. Semisal shalih(baik) dalam pendapat atau muru’ah(kehormatan).
Seberapa banyak orang yang secara agama lebih rendah dari yang lainnya NAMUN ia memiliki marwah, kemuliaan, dan jiwa ksatria. Apabila seseorang duduk dengannya niscaya ia mendapat manfaat dari kemuliaan-kemuliaan akhlaknya.
Sehingga apabila kita membawa makna hadits kepada yang umum: keshalihan dalam diin, akhlak, marwah, dan akalnya maka benar-benar telah mencakupi segala sesuatunya.”
📖 At-Ta’liq ‘ala Shahiihil Bukhari, Al-‘Utsaimin, 12/ 302 | @minhaajussalaf
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 BAGAIMANA SIFAT-SIFAT TEMAN SHALIH SEJATI?
🎙 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin –rahimahullah- berkata:
“Maka selazimnya bagi seseorang untuk berhati-hati dari teman duduk yang jelek. Sungguh ia tidak akan pernah selamat darinya selamanya. Baik ia akan “membakar bajumu” dan menimpakan kejelekan padamu. Atau kamu mendapati “aroma yang tidak enak” darinya dan mengambil sesuatu dari akhlaknya.
Oleh karenanya, wajib atas kita untuk memilih teman-teman duduk dari orang-orang shalih.
Dan kita menyeleksi pula teman duduk dari kalangan orang-orang yang memiliki hikmah, akal pandangan, dan istiqamah.
Sebab tidak setiap orang shalih dia baik dalam cara berpikir. Terkadang ia seorang yang mughaffal (banyak lalai dan tidak cerdas) tidak memahami berbagai urusan.
Maka orang ini akan memberi manfaat padamu dalam hal ibadah dan ketaatan. Namun tidak berfaidah bagimu dalam cara pandang, baiknya pengaturan (manajemen), dan arahan.
❗Seberapa banyak insan yang tersesat dengan kesesatan yang nyata akibat tidak ada arahan (yang tepat) dan hikmah.
Dan semoga sabda Rasulullah –Shalallahu ‘alaihi wasallam- “permisalan teman duduk yang shalih” meliputi keshalihan dalam diin dan yang lainnya. Semisal shalih(baik) dalam pendapat atau muru’ah(kehormatan).
Seberapa banyak orang yang secara agama lebih rendah dari yang lainnya NAMUN ia memiliki marwah, kemuliaan, dan jiwa ksatria. Apabila seseorang duduk dengannya niscaya ia mendapat manfaat dari kemuliaan-kemuliaan akhlaknya.
Sehingga apabila kita membawa makna hadits kepada yang umum: keshalihan dalam diin, akhlak, marwah, dan akalnya maka benar-benar telah mencakupi segala sesuatunya.”
📖 At-Ta’liq ‘ala Shahiihil Bukhari, Al-‘Utsaimin, 12/ 302 | @minhaajussalaf
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 APA SALAHMU BILA ENGKAU TIDAK DIKENAL MANUSIA?
-------------------------------------
Berkata Al Fudhoil Bin Iyaadh Rohimahullah Ta'ala :
تزينت للناس ، وتصنعت لهم ، وتهيأت لهم ، ولم تزل ترائي حتى عرفوك ، فقالوا : رجل صالح ، فقضوا لك الحوائج ، ووسعوا لك في المجلس وعظموك ، خيبة لك ، ما أسوأ حالك إن كان هذا شأنك !
إن قدرت أن لا تعرف فافعل ، وما عليك أن لا تعرف ، وما عليك إن لم يثن عليك ، وما عليك أن تكون مذموما عند الناس إذا كنت عند الله محمودا.
"Engkau memperindah dirimu untuk pujian manusia. Engkau melakukan pencitraan untuk sanjungan manusia. Engkau mempersiapkan diri untuk mereka. Dan engkau senantiasa menampakkan dirimu agar dilihat oleh mereka sampai akhirnya engkau terkenal dikalangan mereka..
Mereka berkata :
'Ini adalah orang sholeh!
Merekapun memenuhi semua kebutuhanmu. Dan mereka memperluas majlis untukmu, mereka mengagungkan dirimu.
Celaka engkau..! Sungguh jelek dirimu bila demikian keadaanmu..
Bila engkau mampu untuk tidak dikenal maka lakukanlah. Tiada mudharat bagimu bila engkau tidak dikenal. Tiada bahaya bagimu bila engkau tidak dipuji. Tiada dosa bagimu bila engkau dicela oleh manusia namun engkau terpuji disisi Allah."
📚 At-Tawwabin hal 7 karya Ibnu Qudamah rohimahulloh Ta'ala @uimusy
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 APA SALAHMU BILA ENGKAU TIDAK DIKENAL MANUSIA?
-------------------------------------
Berkata Al Fudhoil Bin Iyaadh Rohimahullah Ta'ala :
تزينت للناس ، وتصنعت لهم ، وتهيأت لهم ، ولم تزل ترائي حتى عرفوك ، فقالوا : رجل صالح ، فقضوا لك الحوائج ، ووسعوا لك في المجلس وعظموك ، خيبة لك ، ما أسوأ حالك إن كان هذا شأنك !
إن قدرت أن لا تعرف فافعل ، وما عليك أن لا تعرف ، وما عليك إن لم يثن عليك ، وما عليك أن تكون مذموما عند الناس إذا كنت عند الله محمودا.
"Engkau memperindah dirimu untuk pujian manusia. Engkau melakukan pencitraan untuk sanjungan manusia. Engkau mempersiapkan diri untuk mereka. Dan engkau senantiasa menampakkan dirimu agar dilihat oleh mereka sampai akhirnya engkau terkenal dikalangan mereka..
Mereka berkata :
'Ini adalah orang sholeh!
Merekapun memenuhi semua kebutuhanmu. Dan mereka memperluas majlis untukmu, mereka mengagungkan dirimu.
Celaka engkau..! Sungguh jelek dirimu bila demikian keadaanmu..
Bila engkau mampu untuk tidak dikenal maka lakukanlah. Tiada mudharat bagimu bila engkau tidak dikenal. Tiada bahaya bagimu bila engkau tidak dipuji. Tiada dosa bagimu bila engkau dicela oleh manusia namun engkau terpuji disisi Allah."
📚 At-Tawwabin hal 7 karya Ibnu Qudamah rohimahulloh Ta'ala @uimusy
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 SUARA BEL YANG TERLARANG
[ Pertanyaan ]
Apakah bel yang terlarang itu? Perlu diketahui, ada bel listrik yang berbunyi seperti suara burung, ada bel jam yang membedakan satu waktu dengan yang lain, dan jenis-jenis lainnya.
[ Jawab ]
Bel yang digunakan di rumah, sekolah, atau semacamnya hukumnya diperbolehkan selama tidak mengandung hal-hal yang haram, seperti kemiripan dengan lonceng kaum Nasrani, atau mengeluarkan suara yang seperti musik.
Jika demikian, ia menjadi haram karena adanya hal-hal tersebut.
Wabillahit taufiq, washallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad, wa alihi washahbihi wasallam.
Al-Lajnah ad-Daimah lil Buhuts al-‘Ilmiyah wal Ifta
Ketua : Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz | Wakil : Abdul Aziz Alu Asy-Syaikh | Anggota: Shalih bin Fauzan al-Fauzan, Bakr bin Abdullah Abu Zaid
📨 Fatawa al-Lajnah 26/284, pertanyaan keempat dari fatwa no. 18952 | https://asysyariah.com/suara-bel-yang-terlarang/
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 SUARA BEL YANG TERLARANG
[ Pertanyaan ]
Apakah bel yang terlarang itu? Perlu diketahui, ada bel listrik yang berbunyi seperti suara burung, ada bel jam yang membedakan satu waktu dengan yang lain, dan jenis-jenis lainnya.
[ Jawab ]
Bel yang digunakan di rumah, sekolah, atau semacamnya hukumnya diperbolehkan selama tidak mengandung hal-hal yang haram, seperti kemiripan dengan lonceng kaum Nasrani, atau mengeluarkan suara yang seperti musik.
Jika demikian, ia menjadi haram karena adanya hal-hal tersebut.
Wabillahit taufiq, washallallahu ‘ala nabiyyina Muhammad, wa alihi washahbihi wasallam.
Al-Lajnah ad-Daimah lil Buhuts al-‘Ilmiyah wal Ifta
Ketua : Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz | Wakil : Abdul Aziz Alu Asy-Syaikh | Anggota: Shalih bin Fauzan al-Fauzan, Bakr bin Abdullah Abu Zaid
📨 Fatawa al-Lajnah 26/284, pertanyaan keempat dari fatwa no. 18952 | https://asysyariah.com/suara-bel-yang-terlarang/
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
::
🚇 PERTENGAHAN DALAM CINTA DAN BENCI
Rasulullah ﷺ bersabda :
أَحْبِبْ حَبِيبَك هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ بَغِيضَك يَوْمًا مَا وَأَبْغِضْ بَغِيضَك هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ حَبِيبَك يَوْمًا مَا
“Cintailah kekasihmu sewajarnya saja, siapa tahu disuatu hari nanti dia akan menjadi musuhmu; dan bencilah orang yang engkau benci sewajarnya saja, siapa tahu pada suatu hari nanti dia akan menjadi kecintaanmu.” (HR. At Tirmidzi no.1997)
Berkata As Syaikh Al Albany rahimahullah :
"فقه هذا الحديث : أنَّ الإنسان يجب عليه أن يكون وسطًا في كل شيء، ﴿وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا﴾ و "خير الأمور الوسط، وحب التناهي غلط". أن يكون وسطًا في الحب وفي البغض، لا ينبغي للمسلم أن يكون حبّه مبالغًا فيه خشية أن ينقلب يومًا ما إلى ضِدِّه، والعكس بالعكس: أن لا يكون بغضه شديدًا لاحتمال أن يصير هذا البغيض يومًا ما حبيبًا."
Pemahaman dari hadits ini adalah Bahwasanya seorang insan wajib atasnya untuk bersikap pertengahan dalam segala sesuatu, sebagaimana firman Allah Ta'ala :
﴿وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا﴾
"Dan demikianlah Kami jadikan kalian sebagai umat pertengahan." (QS. Al Baqoroh :143)
Dan sebaik-baik perkara adalah (sikap) pertengahan. Sementara kecintaan tiada batas adalah kesalahan. Maka wajib bagi seorang insan untuk pertengahan dalam hal kecintaan dan kebencian.
Tidak selayaknya bagi seorang muslim, ia menjadikan cintanya dengan berlebih-lebihan karena dikhawatirkan suatu hari nanti akan berubah menjadi sebaliknya.
Demikian pula sebaliknya, janganlah kebenciannya sangat begitu besar karena bisa jadi suatu hari nanti yang ia benci tersebut berubah menjadi yang ia cintai."
Sumber : http://bayenahsalaf.com/vb/showthread.php?t=16501 | @islamy
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 PERTENGAHAN DALAM CINTA DAN BENCI
Rasulullah ﷺ bersabda :
أَحْبِبْ حَبِيبَك هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ بَغِيضَك يَوْمًا مَا وَأَبْغِضْ بَغِيضَك هَوْنًا مَا عَسَى أَنْ يَكُونَ حَبِيبَك يَوْمًا مَا
“Cintailah kekasihmu sewajarnya saja, siapa tahu disuatu hari nanti dia akan menjadi musuhmu; dan bencilah orang yang engkau benci sewajarnya saja, siapa tahu pada suatu hari nanti dia akan menjadi kecintaanmu.” (HR. At Tirmidzi no.1997)
Berkata As Syaikh Al Albany rahimahullah :
"فقه هذا الحديث : أنَّ الإنسان يجب عليه أن يكون وسطًا في كل شيء، ﴿وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا﴾ و "خير الأمور الوسط، وحب التناهي غلط". أن يكون وسطًا في الحب وفي البغض، لا ينبغي للمسلم أن يكون حبّه مبالغًا فيه خشية أن ينقلب يومًا ما إلى ضِدِّه، والعكس بالعكس: أن لا يكون بغضه شديدًا لاحتمال أن يصير هذا البغيض يومًا ما حبيبًا."
Pemahaman dari hadits ini adalah Bahwasanya seorang insan wajib atasnya untuk bersikap pertengahan dalam segala sesuatu, sebagaimana firman Allah Ta'ala :
﴿وَكَذَلِكَ جَعَلْنَاكُمْ أُمَّةً وَسَطًا﴾
"Dan demikianlah Kami jadikan kalian sebagai umat pertengahan." (QS. Al Baqoroh :143)
Dan sebaik-baik perkara adalah (sikap) pertengahan. Sementara kecintaan tiada batas adalah kesalahan. Maka wajib bagi seorang insan untuk pertengahan dalam hal kecintaan dan kebencian.
Tidak selayaknya bagi seorang muslim, ia menjadikan cintanya dengan berlebih-lebihan karena dikhawatirkan suatu hari nanti akan berubah menjadi sebaliknya.
Demikian pula sebaliknya, janganlah kebenciannya sangat begitu besar karena bisa jadi suatu hari nanti yang ia benci tersebut berubah menjadi yang ia cintai."
Sumber : http://bayenahsalaf.com/vb/showthread.php?t=16501 | @islamy
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com