Forwarded from ISLAM MUJUR
⏳ INFORMASI TERBARU HIMBAUAN TA'AWUN
📻 RADIO LINGGAMAS FM BANYUMAS (Radio Penambah Ilmu dan Penyejuk Hati)
بسم الله الرحمن الرحيم
🌷Alhamdulillah segala puji milik Allah Ta'ala, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam.
Amma Ba'du....
💎 Alhamdulillah, saat ini siaran Radio Linggamas FM sudah bisa dinikmati (siaran percobaan) oleh kaum muslimin di Frekuensi 105.3 MHz.
💰 Semoga ta'awun/ infaq yang antum berikan untuk tersampainya ilmu agama melalui media Radio ini, menjadi pemberat amal sholeh di hari nanti, dan menjadi pahala yang senantiasa terus mengalir. Aamiin.
💦 Al Afwu minkum, mohon maaf, untuk saat ini belum maksimal karena menggunakan peralatan antena rekondisi. Adapun antena yang seyogyanya dipasang untuk Linggamas FM masih terhambat karena wabah COVID-19.
🌷Kesempurnaan hanyalah milik Allah Ta'ala, kami - biidznillah- berusaha memberikan yang terbaik agar sajian dan jangkauan siaran dapat maksimal.
▶️ Program berikutnya yang hendak kami jalankan adalah :
1⃣ Pengadaan Peralatan dan Infrastruktur Radio
Dengan anggaran Rp. 505.000.000, - (Lima Ratus Lima Juta Rupiah)
🏭 Alhamdulillah, saat ini dalam tahap pembangunan studio. (gambar Terlampir)
2⃣ Mengembalikan dana Pinjaman yang kami janjikan selama 6 bulan pelunasan. Sebesar Rp. 830.000.000,- (Delapan ratus tiga puluh juta rupiah)
🛍️ Jumlah kebutuhan seluruhnya 1.335.000.000,- (Satu Milyar Tiga Ratus Tiga Puluh Lima Juta Rupiah)
✅ Alhamdulillah, sampai hari Rabu, 3 Juni 2020 telah terkumpul Rp. 200.000.000 (Dua ratus juta rupiah), dan alhamdulillah sudah kami belanjakan untuk Pengadaan peralatan dan infrastruktur radio.
💰 KEKURANGAN ANGGARAN SEBESAR Rp. 1.135.000.000,-
insyaallah dana yang masuk, akan segera kami pergunakan untuk Pengadaan peralatan dan pembangunan infrastruktur radio agar segera selesai.
🤲🏼 Untuk memenuhi kekurangan dana diatas, setelah kami memohon pertolongan kepada Allah Ta'ala, kemudian kami mengajak kepada kaum muslimin untuk berta'awun dalam program ini.
💳 Dana ta'awun untuk program pengadaan peralatan dan pembangunan infrastruktur radio dapat dikirimkan ke Bank BCA nomor rekening 0970-341536 atas nama Arifin
📱 KONFIRMASI TRANSFER :
085726133019 (Abu Zubair Arifin)
085291036367 (Abu Hasan Imam)
🌷Semoga Allah Ta'ala membalas Ta'awun antum dengan sebaik-baik balasan, dan menjadi amalan yang senantiasa mengalir pahalanya. Aamiin
🎙️ Demikian, permohonan ta'awun ini kami sampaikan. Insyaallah informasi ini kami perbaharui secara berkala.
Atas do'a, perhatian dan ta'awun dari kaum muslimin kami haturkan Jazakallahukhoiron wa Barakallahufiikum
✍🏼 Banyumas, 13 Syawal 1441 H/ 5 Juni 2020
Ttd
Team Radio
📝 Mengetahui dan disetujui penyebarannya oleh :
- Al Ustadz Muhammad Rijal, Lc
- Al Ustadz Abdurrahman Luki
- Al Ustadz Ridhwanul Barri
- Al Ustadz Maimun
- Al Ustadz Abu Ukasyah Haris
📻 RADIO LINGGAMAS FM BANYUMAS (Radio Penambah Ilmu dan Penyejuk Hati)
بسم الله الرحمن الرحيم
🌷Alhamdulillah segala puji milik Allah Ta'ala, shalawat dan salam semoga tercurah kepada Rasulullah Shalallahu 'alaihi wasallam.
Amma Ba'du....
💎 Alhamdulillah, saat ini siaran Radio Linggamas FM sudah bisa dinikmati (siaran percobaan) oleh kaum muslimin di Frekuensi 105.3 MHz.
💰 Semoga ta'awun/ infaq yang antum berikan untuk tersampainya ilmu agama melalui media Radio ini, menjadi pemberat amal sholeh di hari nanti, dan menjadi pahala yang senantiasa terus mengalir. Aamiin.
💦 Al Afwu minkum, mohon maaf, untuk saat ini belum maksimal karena menggunakan peralatan antena rekondisi. Adapun antena yang seyogyanya dipasang untuk Linggamas FM masih terhambat karena wabah COVID-19.
🌷Kesempurnaan hanyalah milik Allah Ta'ala, kami - biidznillah- berusaha memberikan yang terbaik agar sajian dan jangkauan siaran dapat maksimal.
▶️ Program berikutnya yang hendak kami jalankan adalah :
1⃣ Pengadaan Peralatan dan Infrastruktur Radio
Dengan anggaran Rp. 505.000.000, - (Lima Ratus Lima Juta Rupiah)
🏭 Alhamdulillah, saat ini dalam tahap pembangunan studio. (gambar Terlampir)
2⃣ Mengembalikan dana Pinjaman yang kami janjikan selama 6 bulan pelunasan. Sebesar Rp. 830.000.000,- (Delapan ratus tiga puluh juta rupiah)
🛍️ Jumlah kebutuhan seluruhnya 1.335.000.000,- (Satu Milyar Tiga Ratus Tiga Puluh Lima Juta Rupiah)
✅ Alhamdulillah, sampai hari Rabu, 3 Juni 2020 telah terkumpul Rp. 200.000.000 (Dua ratus juta rupiah), dan alhamdulillah sudah kami belanjakan untuk Pengadaan peralatan dan infrastruktur radio.
💰 KEKURANGAN ANGGARAN SEBESAR Rp. 1.135.000.000,-
insyaallah dana yang masuk, akan segera kami pergunakan untuk Pengadaan peralatan dan pembangunan infrastruktur radio agar segera selesai.
🤲🏼 Untuk memenuhi kekurangan dana diatas, setelah kami memohon pertolongan kepada Allah Ta'ala, kemudian kami mengajak kepada kaum muslimin untuk berta'awun dalam program ini.
💳 Dana ta'awun untuk program pengadaan peralatan dan pembangunan infrastruktur radio dapat dikirimkan ke Bank BCA nomor rekening 0970-341536 atas nama Arifin
📱 KONFIRMASI TRANSFER :
085726133019 (Abu Zubair Arifin)
085291036367 (Abu Hasan Imam)
🌷Semoga Allah Ta'ala membalas Ta'awun antum dengan sebaik-baik balasan, dan menjadi amalan yang senantiasa mengalir pahalanya. Aamiin
🎙️ Demikian, permohonan ta'awun ini kami sampaikan. Insyaallah informasi ini kami perbaharui secara berkala.
Atas do'a, perhatian dan ta'awun dari kaum muslimin kami haturkan Jazakallahukhoiron wa Barakallahufiikum
✍🏼 Banyumas, 13 Syawal 1441 H/ 5 Juni 2020
Ttd
Team Radio
📝 Mengetahui dan disetujui penyebarannya oleh :
- Al Ustadz Muhammad Rijal, Lc
- Al Ustadz Abdurrahman Luki
- Al Ustadz Ridhwanul Barri
- Al Ustadz Maimun
- Al Ustadz Abu Ukasyah Haris
::
🚇 ANCAMAN RADIKALISME TERHADAP NKRI
Ancaman terorisme radikalisme terus mengintai. Di Indonesia, terorisme radikalisme bisa muncul dilatari pemahaman:
1⃣ Khawarij
Para teroris yang menganut pemahaman ini di antaranya ISIS, al Qaidah, Jamaah Islamiyah, dan yang sejenis.
2⃣ Syiah Rafidhah
Keterlibatan kaum Syiah Rafidhah bisa ditelusuri dari dukungan Iran terhadap kaum pemberontak Hutsi di Yaman. Iran melakukan pelatihan terhadap para teroris di Bahrain bekerja sama dengan organisasi teroris Hizbullah, Lebanon.
3⃣ Komunisme
Doktrin komunisme mengarahkan penganutnya untuk bersikap militan. Berani memberontak terhadap penguasa dan menghalalkan segala cara. Di antaranya, menggunakan aksi teror radikal dalam memperjuangkan merebut kekuasaan.
4⃣ Separatisme
Di Indonesia separatisme seringkali melakukan aksi teror dan radikal kepada penduduk yang setia dengan NKRI. Separatisme dahulu muncul di Aceh dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Gerakan separatisme lainnya, seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua dan Republik Maluku Selatan (RMS) di Maluku.
5⃣ Liberalisme
Kaum liberal berkontribusi terhadap aksi terorisme radikalisme dengan membuka katup-katup kebebasan dan demokrasi. Ketika semua orang memiliki kebebasan dalam alam demokrasi, maka semua orang bebas menganut dan menyebarkan pemahaman yang diyakininya. Termasuk pemahaman terorisme radikalisme (seperti Khawarij dan Syiah Rafidhah) sekalipun. Liberalisme dan demokratisme merupakan media penyubur perkembangbiakan embrio radikalisme terorisme dari berbagai paham.
Di sisi lain, apabila dihembuskan ke tengah kaum muslimin, liberalisme akan merusak cara pandang terhadap Islam. Ketika cara pandang terhadap Islam ditaburi pola pikir liberal, maka bisa melemahkan kekuatan kaum muslimin. Kaum muslimin bisa terpecah-belah dan tidak menampakkan sikap yang satu.
Mencermati fenomena di atas, kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Hanya dengan kembali kepada Islam dengan pemahaman yang benar, sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan dijalankan oleh para sahabat radhiyallahu 'anhum, niscaya BANGSA ini akan tetap terjaga dengan izin Allah Ta'ala.
Kata al-Imam Malik rahimahullah:
لاَ يَصْلُحُ آخِرُ هَذِهِ اْلأمَّةِ إِلا بِمَا صَلُحَ بِهِ أَوَّلُهَا
“Tidak akan menjadi baik akhir umat ini kecuali dengan apa yang telah menjadikan baik (umat) di awalnya dahulu.”
Wallahu a’lam.
✍🏼 Majalah "asy-Syari'ah" edisi khusus: AWAS! KOMUNISME BANGKIT KEMBALI hlm: 34 | PKI Organisasi Teroris | Al-Ustadz Abufaruq Ayip Syafruddin | @ManhajulAnbiya
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 ANCAMAN RADIKALISME TERHADAP NKRI
Ancaman terorisme radikalisme terus mengintai. Di Indonesia, terorisme radikalisme bisa muncul dilatari pemahaman:
1⃣ Khawarij
Para teroris yang menganut pemahaman ini di antaranya ISIS, al Qaidah, Jamaah Islamiyah, dan yang sejenis.
2⃣ Syiah Rafidhah
Keterlibatan kaum Syiah Rafidhah bisa ditelusuri dari dukungan Iran terhadap kaum pemberontak Hutsi di Yaman. Iran melakukan pelatihan terhadap para teroris di Bahrain bekerja sama dengan organisasi teroris Hizbullah, Lebanon.
3⃣ Komunisme
Doktrin komunisme mengarahkan penganutnya untuk bersikap militan. Berani memberontak terhadap penguasa dan menghalalkan segala cara. Di antaranya, menggunakan aksi teror radikal dalam memperjuangkan merebut kekuasaan.
4⃣ Separatisme
Di Indonesia separatisme seringkali melakukan aksi teror dan radikal kepada penduduk yang setia dengan NKRI. Separatisme dahulu muncul di Aceh dengan Gerakan Aceh Merdeka (GAM). Gerakan separatisme lainnya, seperti Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua dan Republik Maluku Selatan (RMS) di Maluku.
5⃣ Liberalisme
Kaum liberal berkontribusi terhadap aksi terorisme radikalisme dengan membuka katup-katup kebebasan dan demokrasi. Ketika semua orang memiliki kebebasan dalam alam demokrasi, maka semua orang bebas menganut dan menyebarkan pemahaman yang diyakininya. Termasuk pemahaman terorisme radikalisme (seperti Khawarij dan Syiah Rafidhah) sekalipun. Liberalisme dan demokratisme merupakan media penyubur perkembangbiakan embrio radikalisme terorisme dari berbagai paham.
Di sisi lain, apabila dihembuskan ke tengah kaum muslimin, liberalisme akan merusak cara pandang terhadap Islam. Ketika cara pandang terhadap Islam ditaburi pola pikir liberal, maka bisa melemahkan kekuatan kaum muslimin. Kaum muslimin bisa terpecah-belah dan tidak menampakkan sikap yang satu.
Mencermati fenomena di atas, kewaspadaan harus terus ditingkatkan. Hanya dengan kembali kepada Islam dengan pemahaman yang benar, sebagaimana yang diajarkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam dan dijalankan oleh para sahabat radhiyallahu 'anhum, niscaya BANGSA ini akan tetap terjaga dengan izin Allah Ta'ala.
Kata al-Imam Malik rahimahullah:
لاَ يَصْلُحُ آخِرُ هَذِهِ اْلأمَّةِ إِلا بِمَا صَلُحَ بِهِ أَوَّلُهَا
“Tidak akan menjadi baik akhir umat ini kecuali dengan apa yang telah menjadikan baik (umat) di awalnya dahulu.”
Wallahu a’lam.
✍🏼 Majalah "asy-Syari'ah" edisi khusus: AWAS! KOMUNISME BANGKIT KEMBALI hlm: 34 | PKI Organisasi Teroris | Al-Ustadz Abufaruq Ayip Syafruddin | @ManhajulAnbiya
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 RUH RUH ITU AKAN BERKUMPUL JIKA SALING MENCOCOKI, JIKA TIDAK MAKA AKAN BERPISAH
Rasulullah ﷺ bersabda,
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوْادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ الْوَاحِدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَى
"Permisalan orang yang beriman dalam cinta kasih dan sayang mereka bagaikan satu jasad yang bila salah satu dari anggota tubuh tersebut mengeluh kesakitan maka seluruh anggota tubuh akan begadang dan merasa panas.” (HR. Muslim no. 4685)
الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
“Seorang mukmin dengan mukmin lainnya bagaikan satu bangunan yang sebagiannya mengokohkan sebagian yang lain.” (HR. Al-Bukhari no. 2266)
Apabila Allah ta'ala menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya, niscaya Allah memberikan taufiq untuk berteman dengan Ahlus Sunnah, dengan orang yang selalu menjaga diri, orang yang baik, dan baik agamanya.
Allah menyelamatkannya dari berteman dengan pengekor hawa nafsu, ahli bid’ah, dan orang-orang yang menyimpang. Karena Rasulullah ﷺ bersabda:
الرَّجُلُ عَلَى دِيْنِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang berada di atas agama temannya, maka hendaklah setiap kalian melihat siapa temannya.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, At-Tirmidzi, dll)
Seorang penyair berkata:
عَنِ الْمَرْءِ لَا تَسْأَلْ وَسَلْ عَنْ قَرِينِهِ فَكُلُّ قَرِيْنٍ بِالْمُقَارَنِ مُقْتَدِي
"Janganlah engkau bertanya tentang jati diri seseorang, tapi tanyakanlah siapa temannya Karena setiap orang akan mengikuti temannya". (lihat Muqaddimah Adab Ash-Shuhbah karya Al-Imam Abdurrahman As-Sulami)
RUH-RUH ITU IBARAT PASUKAN YANG KOKOH
Watak dan karakter yang berbeda sangat memengaruhi pergaulan sehari-hari. Perbedaan watak dan karakter menyebabkan setiap individu akan mencari yang serupa dan menolak jika tidak sama.
Yang baik akan bergabung dengan yang baik dan yang jelek akan bergabung dengan yang jelek. Hal ini telah disinyalir oleh Rasulullah dalam sebuah sabdanya:
الْأَرْوَاحُ جُنُودٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَ مِنْهَا اخْتَلَفَ
“Ruh-ruh itu ibarat sebuah pasukan yang kokoh, bila dia saling kenal maka akan bertemu, dan bila saling tidak kenal akan berpisah.”
Al-Imam Al-Baghawi Rohimahulloh di dalam Syarhus Sunnah (13/57) mengatakan: “Hadits ini disepakati ulama tentang keshahihannya, diriwayatkan oleh Muhammad (Al-Bukhari Rohimahulloh, pen.) dari ‘Aisyah Rodhiyallahu 'anha, dan diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim Rohimahulloh dari Yazid bin Al-Asham, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah Rodhiyallahu 'anhu. Abdullah bin Mas’ud Rodhiyallahu 'anhu berkata, ‘Ruh itu sebuah tentara yang dipersiapkan akan bertemu dengan yang sepadan. Sebagaimana kuda, jika dia cocok maka akan menyatu dengannya, dan bila tidak akan berpisah’.”
Di dalam hadits ini terdapat dalil bahwa ruh-ruh diciptakan sebelum jasad, dan bahwa ruh itu merupakan makhluk, ketika bersatu atau berpisah bagaikan sebuah pasukan bila bertemu dan berhadapan.
Hal ini karena Allah ta'al telah menjadikannya ada yang beruntung dan ada pula yang celaka. Setelah itu jasad yang menjadi tempat ruh akan bertemu di dunia, maka akan bertemu atau berpisah sesuai dengan keserupaan atau tidaknya, yang telah diciptakan baginya di awal penciptaannya.
Sehingga engkau melihat seseorang yang baik akan mencintai yang baik, dan orang yang jahat akan senang kepada yang serupa. Dan masing-masing dari keduanya akan lari dari lawannya.”
Al-Imam An-Nawawi Rohimahulloh dalam syarah beliau menjelaskan, “Orang yang baik akan condong kepada orang yang baik dan orang yang jahat akan condong kepada yang jahat.”
📨 Sumber:
http://asysyariah.com/memilih-teman-membentengi-keyakinan/
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 RUH RUH ITU AKAN BERKUMPUL JIKA SALING MENCOCOKI, JIKA TIDAK MAKA AKAN BERPISAH
Rasulullah ﷺ bersabda,
مَثَلُ الْمُؤْمِنِينَ فِي تَوْادِّهِمْ وَتَرَاحُمِهِمْ وَتَعَاطُفِهِمْ مَثَلُ الْجَسَدِ الْوَاحِدِ إِذَا اشْتَكَى مِنْهُ عُضْوٌ تَدَاعَى لَهُ سَائِرُ الْجَسَدِ بِالسَّهَرِ وَالْحُمَى
"Permisalan orang yang beriman dalam cinta kasih dan sayang mereka bagaikan satu jasad yang bila salah satu dari anggota tubuh tersebut mengeluh kesakitan maka seluruh anggota tubuh akan begadang dan merasa panas.” (HR. Muslim no. 4685)
الْمُؤْمِنُ لِلْمُؤْمِنِ كَالْبُنْيَانِ يَشُدُّ بَعْضُهُ بَعْضًا
“Seorang mukmin dengan mukmin lainnya bagaikan satu bangunan yang sebagiannya mengokohkan sebagian yang lain.” (HR. Al-Bukhari no. 2266)
Apabila Allah ta'ala menghendaki kebaikan bagi hamba-Nya, niscaya Allah memberikan taufiq untuk berteman dengan Ahlus Sunnah, dengan orang yang selalu menjaga diri, orang yang baik, dan baik agamanya.
Allah menyelamatkannya dari berteman dengan pengekor hawa nafsu, ahli bid’ah, dan orang-orang yang menyimpang. Karena Rasulullah ﷺ bersabda:
الرَّجُلُ عَلَى دِيْنِ خَلِيلِهِ فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang berada di atas agama temannya, maka hendaklah setiap kalian melihat siapa temannya.” (HR. Ahmad, Abu Dawud, At-Tirmidzi, dll)
Seorang penyair berkata:
عَنِ الْمَرْءِ لَا تَسْأَلْ وَسَلْ عَنْ قَرِينِهِ فَكُلُّ قَرِيْنٍ بِالْمُقَارَنِ مُقْتَدِي
"Janganlah engkau bertanya tentang jati diri seseorang, tapi tanyakanlah siapa temannya Karena setiap orang akan mengikuti temannya". (lihat Muqaddimah Adab Ash-Shuhbah karya Al-Imam Abdurrahman As-Sulami)
RUH-RUH ITU IBARAT PASUKAN YANG KOKOH
Watak dan karakter yang berbeda sangat memengaruhi pergaulan sehari-hari. Perbedaan watak dan karakter menyebabkan setiap individu akan mencari yang serupa dan menolak jika tidak sama.
Yang baik akan bergabung dengan yang baik dan yang jelek akan bergabung dengan yang jelek. Hal ini telah disinyalir oleh Rasulullah dalam sebuah sabdanya:
الْأَرْوَاحُ جُنُودٌ مُجَنَّدَةٌ فَمَا تَعَارَفَ مِنْهَا ائْتَلَفَ وَمَا تَنَاكَرَ مِنْهَا اخْتَلَفَ
“Ruh-ruh itu ibarat sebuah pasukan yang kokoh, bila dia saling kenal maka akan bertemu, dan bila saling tidak kenal akan berpisah.”
Al-Imam Al-Baghawi Rohimahulloh di dalam Syarhus Sunnah (13/57) mengatakan: “Hadits ini disepakati ulama tentang keshahihannya, diriwayatkan oleh Muhammad (Al-Bukhari Rohimahulloh, pen.) dari ‘Aisyah Rodhiyallahu 'anha, dan diriwayatkan oleh Al-Imam Muslim Rohimahulloh dari Yazid bin Al-Asham, dari Abu Shalih, dari Abu Hurairah Rodhiyallahu 'anhu. Abdullah bin Mas’ud Rodhiyallahu 'anhu berkata, ‘Ruh itu sebuah tentara yang dipersiapkan akan bertemu dengan yang sepadan. Sebagaimana kuda, jika dia cocok maka akan menyatu dengannya, dan bila tidak akan berpisah’.”
Di dalam hadits ini terdapat dalil bahwa ruh-ruh diciptakan sebelum jasad, dan bahwa ruh itu merupakan makhluk, ketika bersatu atau berpisah bagaikan sebuah pasukan bila bertemu dan berhadapan.
Hal ini karena Allah ta'al telah menjadikannya ada yang beruntung dan ada pula yang celaka. Setelah itu jasad yang menjadi tempat ruh akan bertemu di dunia, maka akan bertemu atau berpisah sesuai dengan keserupaan atau tidaknya, yang telah diciptakan baginya di awal penciptaannya.
Sehingga engkau melihat seseorang yang baik akan mencintai yang baik, dan orang yang jahat akan senang kepada yang serupa. Dan masing-masing dari keduanya akan lari dari lawannya.”
Al-Imam An-Nawawi Rohimahulloh dalam syarah beliau menjelaskan, “Orang yang baik akan condong kepada orang yang baik dan orang yang jahat akan condong kepada yang jahat.”
📨 Sumber:
http://asysyariah.com/memilih-teman-membentengi-keyakinan/
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
AsySyariah.com
Memilih Teman Membentengi Keyakinan
Segala puji bagi Allah subhanahu wa ta’ala yang telah memuliakan hamba-hamba-Nya dengan menganugerahi mereka sifat ulfah (kedekatan sesama mereka) di dalam agama. Segala puji bagi-Nya yang telah memberikan taufik kepada akhlak yang paling mulia. Segala puji…
::
🚇 PERUMPANAAN RUH SEPERTI HALNYA SEEKOR BURUNG YANG AKAN BERKUMPUL DENGAN BURUNG SEJENIS
Pembaca yang budiman, ingatlah bahwa tabiat manusia, ia akan terpengaruh dengan :
(1) Kebiasaan teman dekatnya,
(2) Ahlak teman dekatnya, dan
(3) Perilaku teman dekatnya.
Karena itu Rasulullah ﷺ bersabda:
الرَّجُلُ عَلَى دِيْنِ خَلِيْلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang itu menurut agama teman dekat/sahabatnya, maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat dengan siapa ia bersahabat.”
📖 [ HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi. Dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 927 ]
Jadi jika kita semua ingin melihat keadaan seseorang maka lihat saja siapa teman nya..
SESEORANG AKAN BERPERILAKU SEPERTI KEBIASAAN TEMANNYA DAN JUGA MENURUT JALAN SERTA PERILAKU TEMANNYA
Maka hendaknya setiap kita merenungkan dan memikirkan dengan siapa kita bersahabat.
Siapa yang kita senangi agama dan akhlaknya maka kita jadikan ia sebagai teman, dan yang sebaliknya kita jauhi.
Karena yang namanya tabiat akan saling meniru dan persahabatan itu akan berpengaruh baik ataupun buruk.
📖 [ Tuhfatul Ahwadzi, kitab Az-Zuhd, bab 45 ] @Ittiba_uRasulillah
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 PERUMPANAAN RUH SEPERTI HALNYA SEEKOR BURUNG YANG AKAN BERKUMPUL DENGAN BURUNG SEJENIS
Pembaca yang budiman, ingatlah bahwa tabiat manusia, ia akan terpengaruh dengan :
(1) Kebiasaan teman dekatnya,
(2) Ahlak teman dekatnya, dan
(3) Perilaku teman dekatnya.
Karena itu Rasulullah ﷺ bersabda:
الرَّجُلُ عَلَى دِيْنِ خَلِيْلِهِ، فَلْيَنْظُرْ أَحَدُكُمْ مَنْ يُخَالِلُ
“Seseorang itu menurut agama teman dekat/sahabatnya, maka hendaklah salah seorang dari kalian melihat dengan siapa ia bersahabat.”
📖 [ HR. Abu Dawud dan At-Tirmidzi. Dishahihkan Asy-Syaikh Al-Albani dalam Ash-Shahihah no. 927 ]
Jadi jika kita semua ingin melihat keadaan seseorang maka lihat saja siapa teman nya..
SESEORANG AKAN BERPERILAKU SEPERTI KEBIASAAN TEMANNYA DAN JUGA MENURUT JALAN SERTA PERILAKU TEMANNYA
Maka hendaknya setiap kita merenungkan dan memikirkan dengan siapa kita bersahabat.
Siapa yang kita senangi agama dan akhlaknya maka kita jadikan ia sebagai teman, dan yang sebaliknya kita jauhi.
Karena yang namanya tabiat akan saling meniru dan persahabatan itu akan berpengaruh baik ataupun buruk.
📖 [ Tuhfatul Ahwadzi, kitab Az-Zuhd, bab 45 ] @Ittiba_uRasulillah
••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com