منتدى نشر الفـــــــوائد
7.57K subscribers
4.3K photos
257 videos
279 files
5.61K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
::
🚇 BUAH TAWAKAL KEPADA ALLAH DAN LAWANNYA

🎙Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir As-Sa'diy rahimahullah berkata :

‏« ﻭﻣﻦ ﻗﻮﻱ ﺗﻮﻛﻠﻪ ﻋﻠﻰ ﺍﻟﻠﻪ ؛ ﻛﻔﺎﻩ ﺃﻣﺮ ﺩﻳﻨﻪ ﻭﺩﻧﻴﺎﻩ . ﻭﻣﻦ ﺗﻮﻛﻞ ﻋﻠﻰ ﻧﻔﺴﻪ ﺃﻭ ﻋﻠﻰ ﻏﻴﺮﻩ ؛ ﻭﻛﻠﻪ ﺍﻟﻠﻪ ﺇﻟﻰ ﻣﺎﺗﻮﻛﻞ ﻋﻠﻴﻪ ، ﻭﺧﺬﻟﻪ ، ﻭﻟﻢ ﻳﺘﻢ ﻟﻪ ﻣﻄﻠﻮﺑﻪ. »

"Dan siapa yang kuat tawakalnya kepada Allah, niscaya Dia akan mencukupi urusan diin dan dunianya. Dan siapa yang bertawakal kepada dirinya sendiri atau yang selainnya (dari makhluk), niscaya Allah memasrahkannya kepada sesuatu yang ia bertawakal kepadanya, Dia akan menelantarkannya, dan tidak akan terpenuhi dengan sempurna apa yang ia inginkan."

📖 Ar-Riyaadhun Naadhirah, As-Sa’diy, hal. 176. | Alih Bahasa: Al Ustadz Abu Yahya al Maidany rahimahullah | @ahlussunnahsalafiyah


KEKUATAN TAWAKAL

💬 Ibnul Qoyyim rahimahullah berkata:

لو توكل العبد على الله حق توكله في إزالة جبل عن مكانه، وكان مأمورا بإزالته، لأزاله
📁 التفسير القيم: ١/٧٦

"Seandainya seorang hamba bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benarnya untuk memindahkan gunung dari tempatnya, dalam keadaan dia diperintah untuk memindahkannya, niscaya dia akan mampu memindahkannya."

📚 Tafsir Al Qoyyim: 1/76 | @salafy_cirebon


SYAFAAT HANYA BAGI YANG IKHLAS DAN TAWAKAL KEPADA ALLAH

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah -rahimahullah- berkata :

❏ كلما كان الرجل أتم إخلاصا لله كان أحق بالشفاعــة، وأما من علق قلبـہ بأحد المخلوقين يرجوه ويخافــہ فهذا من أبعــد الناس عن الشفاعة"
📔 اقتضاء الصراط المستقيم لمخالفة أصحاب الجحيم (صـ ٥٥٢)

"Setiap kali seseorang menyempurnakan keikhlasannya kepada Allah, maka ia semakin berhak mendapatkan syafa'at. Adapun orang yang menggantungkan hatinya kepada satu makhluk, lalu ia berharap dan takut kepadanya, maka inilah orang yang paling jauh dari syafa'at."

📘 Iqtidho'us Shirotil Mustaqimi Li Mukholafati Ashabil Jahim - halaman 552 | @salafy_cirebon


TAWAKAL SEBAB SESEORANG MERAIH KEBUTUHANNYA

💬 Al Imam Ibnu Rajab -rahimahullah ta'ala- berkata :

❐ والتوكل من أعظــم الأسباب التـﮯ تطلب بها الحوائج ، فإن اللـہ يكفـﮯ من توكل عليـہ ، كما قال ومن يتوكل على اللـہ فهو حسبـہ
📔 نور الاقتبـــاس【 ٢١٢ 】

"Tawakal merupakan salah satu sebab yang paling agung dalam meraih segala kebutuhan, karena sesungguhnya Allah akan memberikan kecukupan kepada siapa saja yang bertawakal kepada-Nya, sebagaimana firman Allah -ta'ala- :

وَمَن يَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ فَهُوَ حَسْبُهُ ۚ

"Barangsiapa yang bertawakal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan)nya.." (At Talaq : 3)

📚 Nurul Iqtibas (212) | @salafy_cirebon

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
::
🚇 TAWAKKAL DAN JANGAN BERGANTUNG KEPADA SEBAB SEMATA

Asy-Syaikh Shaleh bin Fauzan al-Fauzan hafidzahullahu


[ Pertanyaan ]

Menggantungkan pada sebab, apakah berdosa apabila seseorang meninggalkan untuk melakukan sebab?


[ Jawaban ]

Jangan seorang itu meninggalkan sebab, jangan pula hanya bergantung pada sebab.

Namun hendaknya seseorang melakukan sebab dan meminta pertolongan Allah 'Azza wa Jalla, harus terpenuhi dua perkara ini;
(1) Tawakal kepada Allah dan
(2) Menempuh sebab yang bermanfaat.

Tidak sebatas pada tawakal, kemudian seorang meninggalkan sebab. Demikian pula, jangan bergantung pada sebab dan meninggalkan tawakal kepada Allah Subhanahu wa ta'ala.

Namun yang seharusnya adalah menggabungkan antara keduanya.

💽 Sumber audio:
http://www.alfawzan.af.org.sa/sites/default/files/03_12.mp3

ــــــــــــــــــــــــــــــ
🔘|[ التعلق بالإسباب ]|


❍ فضيلة الشيخ العلامة/
صالح بن فوزان الفوزان حفظه الله تعالى :

❪✵❫ السُّـــ↶ــؤَال ُ:
 
 التعلق بالأسباب، وإذا ترك الإنسان هذه الأسباب، هل يأثم؟

❪✵❫ الجَــ↶ـــوَاب ُ:
 
  لا يتركها، ولايتعلق بها، وإنما يأتي بالأسباب ويستعين بالله عز وجل، فلا بد من الأمرين، التوكل على الله واتخاذ الأسباب النافعة،

 فلا يقتصر على التوكل ويترك الأسباب، ولا يعتمد على الأسباب ويترك التوكل على الله سبحانه، بل يجمع بينهما.

@ForumSalafyPurbalingga

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
::
🚇 PENGHALANG DARI KEBENARAN
Hasad, Ingin Unggul, dan Hawa Nafsu


✍🏻 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan,

"فَـإن ّالإنسَان قَـد يَعرف أَن ّالحَـقّ مَـع غَيـره ومَع هَذا يجـحَد ذلِك لحَسَـده إيّـاه أو لطلَب علُوّه عَليـْه أو لِهَوى النّفـس".

📚 [مَجمُوع الفتَاوى:١٩١/٧]

"Kadang seseorang mengetahui bahwa kebenaran ada pada pihak yang lain, namun dia mengingkari kebenaran itu, disebabkan:
◻️Hasad kepadanya,
◻️Ingin lebih unggul darinya, atau
◻️Karena hawa nafsunya."

📚 Referensi:
Majmu' Fatawa 7/191 | @majalahtashfiyah

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Rujuk dari Kesalahan Merupakan Indikasi Baiknya Niat
::
🚇 PENGHALANG DARI KEBENARAN

🎙 Al Allamah Rabi' Bin Hadi Al Madkhali hafizhahullah berkata:

❍ كثير من الناس يتعامى ويتجاهل وقد يكون الحق في متناول يديه ولكن تمنعه عقبات : منها الهوى ، ومنها الكبر ، ومنها التقليد، ومنها أشياء كثيرة وعوامل عديدة ..

☜ يكون الحق في متناول يديه وأمام عينيه فيُكتف يديه ويغمض عينيه ويعرض عن الحق فهو أيضا زائغ عن الحق مصيره إلى الهلاك والعياذ بالله .

📜 المجموع الرائق / المخرج من الفتن
(صـ23، 24)

"Kebanyakan orang berpura-pura buta dan bodoh terhadap kebenaran, padahal kebenaran terkadang pada jangkauan kedua tangannya namun terhalangi oleh berbagai penghalang, diantaranya;
◻️Hawa nafsu
◻️Al-Kibr (Kesombongan)
◻️Taklid dan
◻️Beragam perkara dan alasan.

Padahal kebenaran berada pada jangkauan kedua tangannya dan di hadapan kedua pelupuk matanya lantas dia menggenggam kedua tangannya dan memejamkan kedua matanya sembari berpaling dari kebenaran dan juga menyeleweng darinya sehingga tempat muaranya menuju kebinasaan. Na'udzubillah."

📚 Al Majmu' Ar Raiq/ Al Mahkraj Minal Fitan hal: 23, 24 | Diterjemahkan oleh: Al-Ustadz Abu Muhammad Zuhair Syarif hafizhahullah

🌍 Sumber : @rabi3_madkhali | @qowwamussunnah

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Tawadhu kepada yang Lebih Tua
::
🚇 IKAT DIRI KITA DENGAN KEBENARAN! BUKAN DENGAN TOKOH

🗒️ Berkata Asy-Syaikh Rabi' bin Hadi Al Madkhali hafizhahullah :

أئمة الهُدى يربّون الناس على التمسك بالكتاب والسنة، ونصرة الحق ورد الباطل والخطأ، فلهذا انتقد الشافعي شيخه مالكاً وانتقد الإمام أحمد شيوخه.. هذا المنهج يشكل حاجزا، قوياً وسداً منيعاً في وجه الغلو والتعصب الأعمى والتقليد الأهوج

"Para imam pembawa petunjuk mendidik manusia agar berpegang teguh pada Al Qur'an dan sunnah. Mendidik mereka agar senantiasa membela kebenaran, membantah kebatilan, dan meluruskan kesalahan.

Oleh karenanya (kita saksikan), Imam Syafi'i mengkritik gurunya sendiri, yaitu Imam Malik. Imam Ahmad juga menyampaikan kritikan pada guru-gurunya.

Dan jalan semacam ini akan membentuk sebuah penghalang kuat dan benteng kokoh dari tindakan berlebihan (ghuluw) dan fanatisme buta (ta'asshub dan taqlid) [ terhadap sosok tertentu ]."

(Dahru Iftira-at Ahli Az-Zaigh, hlm. 216-217) Melalui | @kibarolama

__________________
Silakan kagum dan cinta pada sosok, tokoh, atau ustadz tertentu. Tapi penting untuk disadari; bahwa siapa saja berpotensi jatuh dalam kesalahan.

Saat kita mendapat sebuah nasihat dari teman yang menjelaskan tentang kekeliruan sosok yang kita kagumi; janganlah tergesa-gesa menyalahkan atau mengingkari.

Ingatkan diri kita, bahwa intisari kehidupan ialah menghamba secara total pada Allah. Lihatlah masukan tadi, apakah sebuah dusta sehingga kita bisa bantah dan ingkari. Atau memang realita. Hanya pada-Nya kita mohon hidayah.

-- Jalur Masjid Agung @ Kota Raja-- Hari Ahadi, (22:33) 23 Rabi'ul Awal 1440 / 30 November 2018 |@nasehatetam

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️