منتدى نشر الفـــــــوائد
7.57K subscribers
4.3K photos
257 videos
279 files
5.61K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
::
🚇 BERTAWAKAL TANPA MENJALANKAN SEBAB, TERMASUK KEBODOHAN

Dari Anas bin Malik radhiyallahu anhu berkata, Rasulullah ﷺ pernah ditanya :

"Wahai Rasulullah, apakah saya mengikat ontaku, lalu saya bertawakal, atau saya biarkan saja dan saya cukup bertawakal kepada Allah? Maka Rasulullah ﷺ bersabda :

اعْقِلْهَا وَتَوَكَّلْ!

"Ikatllah ontamu dan bertawakallah !"
[Shahih Al-Jaami 1068]

Al-Munawi rahimahullah mengatakan :

"Yg demikian itu karena mengikat onta itu tidaklah bertentangan dengan tawakal, yg mana itu adalah tindakan bersandar kepada Allah, tanpa melihat kepada sebab, tapi tetap menjalankan sebabnya.

Dalam hadits ini ada penjelasan akan keutamaan sikap berhati-hati dan mengambil tindakan penjagaan."

📑 Faidhul Qaadir 2/8 |@ahlussunnahposo

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
::
🚇 4 LANDASAN TAWAKKAL

Dikatakan kepada Hatim Al Ashamm (ulama di abad ke-3 hijriah) rahimahullah, "Atas dasar apa Anda menyandarkan urusan Anda kepada tawakkal?"

Beliau mengatakan,

ﻋﻠﻰ ﺧﺼﺎﻝ ﺃﺭﺑﻌﺔ:
1️⃣ ﻋﻠﻤﺖ ﺃﻥ ﺭﺯﻗﻲ ﻻ ﻳﺄﻛﻠﻪ ﻏﻴﺮﻱ، ﻓﺎﻃﻤﺄﻧﺖ ﺑﻪ ﻧﻔﺴﻲ،
2️⃣ ﻭﻋﻠﻤﺖ ﺃﻥ ﻋﻤﻠﻲ ﻻ ﻳﻌﻤﻠﻪ ﻏﻴﺮﻱ، ﻓﺄﻧﺎ ﻣﺸﻐﻮﻝ ﺑﻪ،
3️⃣ ﻭﻋﻠﻤﺖ ﺃﻥ اﻟﻤﻮﺕ ﻳﺄﺗﻲ ﺑﻐﺘﺔ، ﻓﺄﻧﺎ ﺃﺑﺎﺩﺭﻩ،
4️⃣ ﻭﻋﻠﻤﺖ ﺃﻧﻲ ﻻ ﺃﺧﻠﻮ ﻣﻦ ﻋﻴﻦ اﻟﻠﻪ، ﻓﺄﻧﺎ ﻣﺴﺘﺢ ﻣﻨﻪ.

"Di atas empat perkara:

1. Saya tahu bahwa rezekiku tidak akan dimakan orang lain, maka jiwa saya pun tenang.

2. Saya tahu bahwa amalku tidak akan diamalkan oleh orang lain, maka saya pun sibuk mengamalkannya.

3. Saya tahu bahwa kematian datang tiba-tiba, maka saya pun bersegera sebelum dia datang.

4. Saya tahu bahwa saya tidak lepas dari pengawasan Allah, maka saya pun malu kepada-Nya.

📚 Siyar A'lam An Nubala' 11/485 | @tashfiyah



TAWAKKAL ADALAH SENJATA TERBAIK MENGHADAPI KEJAHATAN ORANG LAIN

✍🏼 Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

إن المؤمن المتوكل على الله إذا كاده الخَلْق، فإنَّ الله يكيد له وينتصر له بغير حول منه ولا قوَّة.

"Sesungguhnya seorang mu'min yang bertawakkal kepada Allah, jika hamba-hamba Allah melancarkan makar terhadapnya, maka sesungguhnya Allah akan membuatkan balasan makar untuknya dan membelanya, tanpa perlu hamba tersebut mengeluarkan daya dan kekuatan dari dirinya sendiri."

📚 I'lamul Muwaqqi'in, jilid 3 hlm. 220 | @ForumSalafy



KUNCI KEKUATAN HAKIKI ADA PADA SIKAP TAWAKKAL

✍🏼 Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

فالقوة كلُّ القوة في التوكل على ﷲ كما قال بعض السلف: (من سَرَّهُ أن يكون أقوى الناس فليتوكل على ﷲ).

"Kekuatan yang hakiki ada pada sikap tawakkal kepada Allah, sebagaimana yang dikatakan oleh sebagian ulama salaf,

«مَنْ سَرَّهُ أَنْ يَكُونَ أَقْوَى النَّاسِ، فَلْيَتَوَكَّلْ عَلَى اللَّهِ».

"Siapa yang senang untuk menjadi orang yang paling kuat, maka hendaklah dia bertawakkal kepada Allah."


📚 Zaadul Ma’ad, jilid 2 hlm. 331 | @ForumSalafy



BALASAN BAGI ORANG-ORANG YANG BERTAWAKKAL KEPADA ALLAH

✍🏼 Al-Imam Ibnu Qayyim al-Jauziyyah rahimahullah berkata:

قال بعض السلف: جعل الله تعالى لكل عمل جزاء من جنسه، وجعل جزاء التوكل عليه نفس كفايته لعبده.

"Sebagian salaf mengatakan bahwa Allah Ta’ala menjadikan setiap balasan sesuai dengan jenis amalnya, dan Dia menjadikan balasan bagi sikap tawakkal kepada-Nya berupa kecukupan dari-Nya untuk hamba-Nya."

📚 Badaiul Fawaid, jilid 2 hlm. 465 | @ForumSalafy

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️