::
————————————————————
🚇 TATACARA I'TIKAF DAN KIAT MERAIH MALAM LAILATUL QADAR (KEUTAMAAN, TANDA-TANDA & CARA UNTUK MENDAPATKANNYA)
————————————————————
🎙Al-Ustadz Muhammad Sarbini hafizhahullah
| Pembahasan hadits 567-577 Kitab Bulughul Maram karya Al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah | Daurah Jum'at sd Ahad, 3 sd 4 Rajab 1435 H (2 sd 4 Mei 2014) di Surau Nurul Hidayah, Majidee Baru, Malaysia.
◙ Bag. 1 (9,3 MB) - Durasi 39:37
◙ Bag. 2 (7,1 MB) - Durasi 30:08
📨 Link: http://bit.ly/1WYamQk
••••
💾 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
________________________________
————————————————————
🚇 TATACARA I'TIKAF DAN KIAT MERAIH MALAM LAILATUL QADAR (KEUTAMAAN, TANDA-TANDA & CARA UNTUK MENDAPATKANNYA)
————————————————————
🎙Al-Ustadz Muhammad Sarbini hafizhahullah
| Pembahasan hadits 567-577 Kitab Bulughul Maram karya Al-Hafidz Ibnu Hajar al-Asqalani rahimahullah | Daurah Jum'at sd Ahad, 3 sd 4 Rajab 1435 H (2 sd 4 Mei 2014) di Surau Nurul Hidayah, Majidee Baru, Malaysia.
◙ Bag. 1 (9,3 MB) - Durasi 39:37
◙ Bag. 2 (7,1 MB) - Durasi 30:08
📨 Link: http://bit.ly/1WYamQk
••••
💾 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
________________________________
::
🚇 I'TIKAF DAN BEBERAPA AMALAN SUNNAH DALAM SEPULUH HARI TERAKHIR RAMADHAN
Aisyah berkata, “Rasulullahﷺ jika memasuki sepuluh terakhir (Ramadhan) baginda:
1⃣ Kencangkan ikat pinggangnya (bermakna baginda lebih bersungguh-sungguh dalam ibadah atau bermakna baginda menjauhi isteri-isterinya, tidak bercumbu dengan mereka),
2⃣ Menghidupkan malamnya,
3⃣ Dan baginda membangunkan keluarganya.” (HR Bukhari & Muslim)
Imam Sufyan ats-Tsauri berkata, “Aku senangi jika sepuluh terakhir (Ramadhan), seorang muslim lebih bersungguh-sungguh dalam ibadah dan membangunkan keluarganya, mengajak anak-anaknya sholat selama mereka mampu.”
4⃣ Mandi di antara Maghrib dan Isya'
Dari hadits Aisyah riwayat Ibnu Abi Ashim, Ibnu Jarir berkata, “Ulama salaf menyukai untuk mereka mandi di setiap malam pada sepuluh terakhir (Ramadhan).”
Demikian pula Imam an-Nakhai.
5⃣ Memakai wangi-wangian sebagaimana riwayat Anas bin Malik.
6⃣ Menggunakan pakaian terbaik yang dia miliki.
7⃣ Mewangikan pakaian dan juga masjid dengan dupa (membakar gaharu) sebagaimana juga riwayat Ayub Sikhtiyani, Tsabit al-Bunani dan Humaid at-Thowil.
Ibnu Rajab berkata, “Demikian secara umum dalam ibadah seperti hari Jum'at dan 'Ied,
Firman Allah Ta'ala :
خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ
“Pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) Mesjid” (Q.S. Al-A'raf 31)
(Lathoif 207)
وفقكم الله لطاعته
Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله | @thoriqussalaf
▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 I'TIKAF DAN BEBERAPA AMALAN SUNNAH DALAM SEPULUH HARI TERAKHIR RAMADHAN
Aisyah berkata, “Rasulullahﷺ jika memasuki sepuluh terakhir (Ramadhan) baginda:
1⃣ Kencangkan ikat pinggangnya (bermakna baginda lebih bersungguh-sungguh dalam ibadah atau bermakna baginda menjauhi isteri-isterinya, tidak bercumbu dengan mereka),
2⃣ Menghidupkan malamnya,
3⃣ Dan baginda membangunkan keluarganya.” (HR Bukhari & Muslim)
Imam Sufyan ats-Tsauri berkata, “Aku senangi jika sepuluh terakhir (Ramadhan), seorang muslim lebih bersungguh-sungguh dalam ibadah dan membangunkan keluarganya, mengajak anak-anaknya sholat selama mereka mampu.”
4⃣ Mandi di antara Maghrib dan Isya'
Dari hadits Aisyah riwayat Ibnu Abi Ashim, Ibnu Jarir berkata, “Ulama salaf menyukai untuk mereka mandi di setiap malam pada sepuluh terakhir (Ramadhan).”
Demikian pula Imam an-Nakhai.
5⃣ Memakai wangi-wangian sebagaimana riwayat Anas bin Malik.
6⃣ Menggunakan pakaian terbaik yang dia miliki.
7⃣ Mewangikan pakaian dan juga masjid dengan dupa (membakar gaharu) sebagaimana juga riwayat Ayub Sikhtiyani, Tsabit al-Bunani dan Humaid at-Thowil.
Ibnu Rajab berkata, “Demikian secara umum dalam ibadah seperti hari Jum'at dan 'Ied,
Firman Allah Ta'ala :
خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ
“Pakailah pakaianmu yang indah di setiap (memasuki) Mesjid” (Q.S. Al-A'raf 31)
(Lathoif 207)
وفقكم الله لطاعته
Al-Ustadz Usamah Mahri حفظه الله | @thoriqussalaf
▫️▫️▫️▫️▫️
::
🚇 BERAPA LAMA WAKTU MINIMAL MASA I’TIKAF?
Tidak ada ketentuan khusus berapa lama minimal masa i’tikaf.
Umar bin al-Khottob pernah bernadzar di masa Jahiliyyah untuk melakukan i’tikaf semalam di Masjidil Haram. Nabi pun menyuruh Umar untuk menunaikan nadzarnya tersebut (H.R alBukhari no 1902).
Itu menunjukkan bahwa boleh untuk melakukan i’tikaf semalam saja.
Apakah boleh jika masa i’tikaf kurang dari itu?
❱ Terdapat ucapan sebagian Sahabat Nabi yang menunjukkan bahwa i’tikaf bisa dilakukan dalam beberapa saat saja.
Sahabat Nabi Ya’la bin Umayyah menyatakan:
إِنِّي لَأَمْكُثُ فِي الْمَسْجِدِ السَّاعَةَ ، وَمَا أَمْكُثُ إِلَّا لِاَعْتَكِفَ
"Sungguh saya akan berdiam di masjid (beberapa) saat, dan tidaklah aku berdiam kecuali untuk i’tikaf" (riwayat Abdurrozzaq)
Namun sebaiknya i’tikaf minimal dilakukan sehari (dari Shubuh sampai Maghrib) atau semalam (dari Maghrib sampai Shubuh).
•••
Sumber:
📗 Buku "RAMADHAN BERTABUR BERKAH" (Fiqh Puasa dan Panduan Menjalani Ramadhan Sesuai Sunnah Nabi) penulis: Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafizhahullah.
::
🚇 DUDUK DI MASJID SESAAT, APAKAH DINAMAKAN I'TIKAF?
Asy Syaikh Al 'Allamah 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah:
[ Jawaban ]
"Iya, apabila ia meniatkannya".
📚 Masa-il Al Imam Ibni Baz (1/136)
سُئل الإمام ابن باز - رحمه الله : الجلوس في المسجد ساعة يسمى اعتكافاً؟
فقال : ( نعم ، إذا نواه ).
📚 [ مسائل الإمام ابن باز (١٣٦/١)]
@alistifadah
▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 BERAPA LAMA WAKTU MINIMAL MASA I’TIKAF?
Tidak ada ketentuan khusus berapa lama minimal masa i’tikaf.
Umar bin al-Khottob pernah bernadzar di masa Jahiliyyah untuk melakukan i’tikaf semalam di Masjidil Haram. Nabi pun menyuruh Umar untuk menunaikan nadzarnya tersebut (H.R alBukhari no 1902).
Itu menunjukkan bahwa boleh untuk melakukan i’tikaf semalam saja.
Apakah boleh jika masa i’tikaf kurang dari itu?
❱ Terdapat ucapan sebagian Sahabat Nabi yang menunjukkan bahwa i’tikaf bisa dilakukan dalam beberapa saat saja.
Sahabat Nabi Ya’la bin Umayyah menyatakan:
إِنِّي لَأَمْكُثُ فِي الْمَسْجِدِ السَّاعَةَ ، وَمَا أَمْكُثُ إِلَّا لِاَعْتَكِفَ
"Sungguh saya akan berdiam di masjid (beberapa) saat, dan tidaklah aku berdiam kecuali untuk i’tikaf" (riwayat Abdurrozzaq)
Namun sebaiknya i’tikaf minimal dilakukan sehari (dari Shubuh sampai Maghrib) atau semalam (dari Maghrib sampai Shubuh).
•••
Sumber:
📗 Buku "RAMADHAN BERTABUR BERKAH" (Fiqh Puasa dan Panduan Menjalani Ramadhan Sesuai Sunnah Nabi) penulis: Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafizhahullah.
::
🚇 DUDUK DI MASJID SESAAT, APAKAH DINAMAKAN I'TIKAF?
Asy Syaikh Al 'Allamah 'Abdul 'Aziz bin 'Abdillah bin Baz rahimahullah:
[ Jawaban ]
"Iya, apabila ia meniatkannya".
📚 Masa-il Al Imam Ibni Baz (1/136)
سُئل الإمام ابن باز - رحمه الله : الجلوس في المسجد ساعة يسمى اعتكافاً؟
فقال : ( نعم ، إذا نواه ).
📚 [ مسائل الإمام ابن باز (١٣٦/١)]
@alistifadah
▫️▫️▫️▫️▫️
::
🚇 NASEHAT PERPISAHAN RAMADHAN
Asy-Syaikh 'Abdurrahman bin Muhammad bin Qasim rahimahullah berkata:
Wahai segenap hamba Allah..
Bulan Ramadhan sebentar lagi akan pergi meninggalkan kita, tidak lagi tersisa kecuali hanya hari-hari yang sedikit saja.
▫️Siapa dari kalian telah membaikkan amalnya, maka sempurnakanlah.
▫️Siapa dari kalian masih kurang dalam beramal, maka akhiri/tutuplah bulan ini dengan kesudahan terbaik, karena nilai amalan adalah terdapat pada penutupannya.
Manfaatkanlah sisa waktu yang masih ada..
Berpisahlah dengannya dengan ucapan perhormatan yang paling suci dan selamat.
Hati orang-orang yang bertaqwa terhadap bulan ini sangat meridukan.
Dengan kepergiannya mereka merintih merasakan kepedihan.
Jika ini merupakan bentuk kegelisahan hati orang yang telah sukses beruntung padanya, lalu bagaimana dengan orang yang merugi di sepanjang siang dan malamnya?!
Adakah manfaat dari isak tangis orang yang telah meremehkannya?!
Sungguh musibah yang menimpanya sangatlah besar.
Besar pula bela sungkawanya..
❱ Betapa sering seorang yang terpuruk keadaannya dinasehati, namun dia enggan menerima nasehat tersebut.
❱ Betapa seringnya dia diajak untuk memperbaiki diri, tetapi dia menolak tidak menyambut ajakan tersebut.
❱ Betapa seringnya dia menyaksikan orang-orang terus melanjutkan perjalanannya, sementara dia jauh tertinggal dibelakang..
❱ Betapa banyak sekelompok manusia yang melewatinya, sementara dia hanya duduk terdiam..
Hingga ketika waktu telah menghimpitnya..
Amarah (Allah) berhak atasnya..
Saat itulah, dia akan menyesali sikap meremehkannya..
Padahal saat itu, tidaklah lagi berarti rasa sebuah penyesalan..
Cercalah dirimu sendiri, jangan engkau cerca kendaraan tungganganmu..
Berakhirlah engkau dengan penuh kesedihan, tidak ada alasan lagi untukmu..
Bulan Ramadhan telah menemanimu dengan baik.
Air mata para pecinta kebaikan mengalir dengan derasnya..
Hati-hati mereka terbelah karena pedihnya rasa perpisahan..
❱ Semoga saja sisa waktu sebelum perpisahan dapat memadamkan gejolak api kerinduan..
❱ Semoga kesempatan untuk bertaubat dan melepaskan diri dari dosa dapat membenahi (hati) setiap kali dia kembali sobek terkoyak..
❱ Semoga bagi siapa yang tertinggal dari jalannya orang-orang sukses dapat menyusul mereka..
❱ Semoga para tawanan dosa dapat segera dimerdekalan..
❱ Semoga setiap hamba yang telah divonis berhak mendapatkan siksaan segera terbebaskan..
❱ Semoga semoga dan semoga sebelum tibanya waktu untuk berpisah..
Terhadap segala kebaikan yang kita harapkan terus kita tingkatkan..
Seorang yang telah remuk segera diobati, seorang yang bertaubat segera dikabulkan..
Seorang yang terjatuh dalam kesalahan segera dibebaskan darinya, seorang yang celaka segera menjadi seorang yang berbahagia..
•••
📚Sumber:
"Kitab Wazhaif Ramadhan Mulakh-khashah min Lathaif al-Ma'arif lisy-syaikh Zain ad-Din 'Abdurrahman bin Rajab al-Hanbali rahimahullah ma'a Ziyadat asy-syaikh 'Abdurrahman bin Muhammad bin Qasim rahimahullah". Hal: (234).
@ManhajulAnbiya
▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 NASEHAT PERPISAHAN RAMADHAN
Asy-Syaikh 'Abdurrahman bin Muhammad bin Qasim rahimahullah berkata:
Wahai segenap hamba Allah..
Bulan Ramadhan sebentar lagi akan pergi meninggalkan kita, tidak lagi tersisa kecuali hanya hari-hari yang sedikit saja.
▫️Siapa dari kalian telah membaikkan amalnya, maka sempurnakanlah.
▫️Siapa dari kalian masih kurang dalam beramal, maka akhiri/tutuplah bulan ini dengan kesudahan terbaik, karena nilai amalan adalah terdapat pada penutupannya.
Manfaatkanlah sisa waktu yang masih ada..
Berpisahlah dengannya dengan ucapan perhormatan yang paling suci dan selamat.
Hati orang-orang yang bertaqwa terhadap bulan ini sangat meridukan.
Dengan kepergiannya mereka merintih merasakan kepedihan.
Jika ini merupakan bentuk kegelisahan hati orang yang telah sukses beruntung padanya, lalu bagaimana dengan orang yang merugi di sepanjang siang dan malamnya?!
Adakah manfaat dari isak tangis orang yang telah meremehkannya?!
Sungguh musibah yang menimpanya sangatlah besar.
Besar pula bela sungkawanya..
❱ Betapa sering seorang yang terpuruk keadaannya dinasehati, namun dia enggan menerima nasehat tersebut.
❱ Betapa seringnya dia diajak untuk memperbaiki diri, tetapi dia menolak tidak menyambut ajakan tersebut.
❱ Betapa seringnya dia menyaksikan orang-orang terus melanjutkan perjalanannya, sementara dia jauh tertinggal dibelakang..
❱ Betapa banyak sekelompok manusia yang melewatinya, sementara dia hanya duduk terdiam..
Hingga ketika waktu telah menghimpitnya..
Amarah (Allah) berhak atasnya..
Saat itulah, dia akan menyesali sikap meremehkannya..
Padahal saat itu, tidaklah lagi berarti rasa sebuah penyesalan..
Cercalah dirimu sendiri, jangan engkau cerca kendaraan tungganganmu..
Berakhirlah engkau dengan penuh kesedihan, tidak ada alasan lagi untukmu..
Bulan Ramadhan telah menemanimu dengan baik.
Air mata para pecinta kebaikan mengalir dengan derasnya..
Hati-hati mereka terbelah karena pedihnya rasa perpisahan..
❱ Semoga saja sisa waktu sebelum perpisahan dapat memadamkan gejolak api kerinduan..
❱ Semoga kesempatan untuk bertaubat dan melepaskan diri dari dosa dapat membenahi (hati) setiap kali dia kembali sobek terkoyak..
❱ Semoga bagi siapa yang tertinggal dari jalannya orang-orang sukses dapat menyusul mereka..
❱ Semoga para tawanan dosa dapat segera dimerdekalan..
❱ Semoga setiap hamba yang telah divonis berhak mendapatkan siksaan segera terbebaskan..
❱ Semoga semoga dan semoga sebelum tibanya waktu untuk berpisah..
Terhadap segala kebaikan yang kita harapkan terus kita tingkatkan..
Seorang yang telah remuk segera diobati, seorang yang bertaubat segera dikabulkan..
Seorang yang terjatuh dalam kesalahan segera dibebaskan darinya, seorang yang celaka segera menjadi seorang yang berbahagia..
•••
📚Sumber:
"Kitab Wazhaif Ramadhan Mulakh-khashah min Lathaif al-Ma'arif lisy-syaikh Zain ad-Din 'Abdurrahman bin Rajab al-Hanbali rahimahullah ma'a Ziyadat asy-syaikh 'Abdurrahman bin Muhammad bin Qasim rahimahullah". Hal: (234).
@ManhajulAnbiya
▫️▫️▫️▫️▫️
Forwarded from منتدى نشر الفـــــــوائد
════════════════════
⚖️ FATWA ULAMA ⚖️
════════════════════
🔎 FENOMENA MEMBAYAR ZAKAT FITRAH DENGAN UANG
P e r t a n y a a n :
▪ Apakah boleh mengeluarkan zakat fitrah dalam bentuk uang?
⭕️ Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah berkata:
لا يجوز إخراج القيمة في قول أكثر أهل العلم ؛ لكونها خلاف ما نص عليه النبي - صلى الله عليه وسلم - وأصحابه رضي الله عنهم
"Tidak boleh mengeluarkan dalam bentuk uang yang senilai zakat fitrah menurut pendapat kebanyakan ulama, karena menyelisihi apa yang ditetapkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabatnya radhiallahu'anhum." [Al-Fatawa 14/32]
⭕️ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
إخراجها نقداً فلا يجزئ؛ لأنها فرضت من الطعام.
"Mengeluarkan dalam bentuk uang itu tidak sah, karena zakat itu diwajibkan dalam bentuk makanan." [Al-Fatawa 18/265]
📖 Sumber: Majmu'ah Al-Barakatu Maa Akaabirikum
P e r t a n y a a n :
▪️Apa hukum memberikan zakat fitrah menggunakan uang?
⭕️ Asy-Syaikh Rabi' bin Hadi Umair al-Madkholi hafizhahullah:
Hukum perbuatan tersebut batil dan menyelisihi Sunnah Nabi ﷺ.
👉🏼 Dahulu di zaman Nabi dan Khulafaur Rasyidin juga terdapat uang (dinar dan dirham), namun Rasulullah ﷺ mensyariatkan pembayaran zakat fitrah dengan apa yang biasa dimakan oleh manusia (bahan makanan pokok), dan yang demikian ini merupakan syi'ar Islam.
💳 Adapun pembayaran zakat menggunakan uang, maka tidak terdapat tuntunan dalam syi'ar Islam ini.
Maka semestinya kita membayar zakat sebagaimana yang telah diperintahkan oleh Rasulullah ﷺ.
📚 Sumber :
Marhaban Ya Tholibal Ilmi 464
ــــــــــــــــــــــــــــــــ
ما حكم إعطاء زكاة الفطر نقدا ؟
✍🏼 قال الشيخ ربيع بن هادي عمير المدخلي حفظه الله
حكمها أنها باطلة و مخالفة لسنة رسول الله عليه الصلاة و السلام
فالدراهم و الدنانير كانت موجودة في زمن النبي عليه الصلاة و السلام و في زمن الخلفاء الراشدين .
شرعها عليه الصلاة والسلام فيما يطعمه الناس و هذا فيه شعيرة للإسلام و إخراج النقود ليس فيه هذه الظاهرة و هذه الشعيرة .
فينبغي أن نخرجها كما أمر رسول الله عليه الصلاة والسلام .
🎁 مرحبا يا طالب العلم ص 464
@KajianIslamTemanggung
@ForumSalafy
@SalafyBaturaja
▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫
⚖️ FATWA ULAMA ⚖️
════════════════════
🔎 FENOMENA MEMBAYAR ZAKAT FITRAH DENGAN UANG
P e r t a n y a a n :
▪ Apakah boleh mengeluarkan zakat fitrah dalam bentuk uang?
⭕️ Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Abdillah bin Baz rahimahullah berkata:
لا يجوز إخراج القيمة في قول أكثر أهل العلم ؛ لكونها خلاف ما نص عليه النبي - صلى الله عليه وسلم - وأصحابه رضي الله عنهم
"Tidak boleh mengeluarkan dalam bentuk uang yang senilai zakat fitrah menurut pendapat kebanyakan ulama, karena menyelisihi apa yang ditetapkan oleh Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam dan para sahabatnya radhiallahu'anhum." [Al-Fatawa 14/32]
⭕️ Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah berkata:
إخراجها نقداً فلا يجزئ؛ لأنها فرضت من الطعام.
"Mengeluarkan dalam bentuk uang itu tidak sah, karena zakat itu diwajibkan dalam bentuk makanan." [Al-Fatawa 18/265]
📖 Sumber: Majmu'ah Al-Barakatu Maa Akaabirikum
P e r t a n y a a n :
▪️Apa hukum memberikan zakat fitrah menggunakan uang?
⭕️ Asy-Syaikh Rabi' bin Hadi Umair al-Madkholi hafizhahullah:
Hukum perbuatan tersebut batil dan menyelisihi Sunnah Nabi ﷺ.
👉🏼 Dahulu di zaman Nabi dan Khulafaur Rasyidin juga terdapat uang (dinar dan dirham), namun Rasulullah ﷺ mensyariatkan pembayaran zakat fitrah dengan apa yang biasa dimakan oleh manusia (bahan makanan pokok), dan yang demikian ini merupakan syi'ar Islam.
💳 Adapun pembayaran zakat menggunakan uang, maka tidak terdapat tuntunan dalam syi'ar Islam ini.
Maka semestinya kita membayar zakat sebagaimana yang telah diperintahkan oleh Rasulullah ﷺ.
📚 Sumber :
Marhaban Ya Tholibal Ilmi 464
ــــــــــــــــــــــــــــــــ
ما حكم إعطاء زكاة الفطر نقدا ؟
✍🏼 قال الشيخ ربيع بن هادي عمير المدخلي حفظه الله
حكمها أنها باطلة و مخالفة لسنة رسول الله عليه الصلاة و السلام
فالدراهم و الدنانير كانت موجودة في زمن النبي عليه الصلاة و السلام و في زمن الخلفاء الراشدين .
شرعها عليه الصلاة والسلام فيما يطعمه الناس و هذا فيه شعيرة للإسلام و إخراج النقود ليس فيه هذه الظاهرة و هذه الشعيرة .
فينبغي أن نخرجها كما أمر رسول الله عليه الصلاة والسلام .
🎁 مرحبا يا طالب العلم ص 464
@KajianIslamTemanggung
@ForumSalafy
@SalafyBaturaja
▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫▫
::
🚇 BOLEHKAH MENGELUARKAN ZAKAT FITRAH LEBIH AWAL DARI TANGGAL 28 RAMADHAN?
".......Waktu mengeluarkannya adalah pada pagi hari ‘Ied sebelum shalat, berdasarkan perkataan Ibnu ‘Umar radhiallahu ‘anhuma,
“Beliau ﷺ memerintahkan agar zakat ditunaikan sebelum kaum muslimin keluar untuk shalat,”
dan hadits ini marfu’.
Dalam hadits Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma “Barang siapa yang mengeluarkannya sebelum shalat, itu zakat yang diterima, dan barang siapa yang menunaikannya setelah shalat, maka hal itu (hanyalah) shadaqah.”
❱ Dibolehkan untuk mengawalkan sehari atau dua hari sebelum ‘Ied, dan TIDAK BOLEH LEBIH CEPAT DARI ITU. Karena zakat ini dinamakan ZAKAT FITRAH, disandarkan kepada al-fitr (berbuka –masuk Syawal, red).
❱ Seandainya kita katakan boleh mengeluarkannya ketika masuk bulan (Ramadhan), maka namanya ZAKAT SHIYAM.
Oleh karena itu, zakat fitr dibatasi pada hari ‘Ied sebelum shalat, dan diringankan (dimudahkan) dalam mengeluarkannya sehari atau dua hari sebelum ‘Ied.
::
🚇 HUKUM MENGELUARKAN ZAKAT FITRAH PADA 10 HARI PERTAMA RAMADHAN
Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah ditanya tentang hukum mengeluarkan zakat fitrah pada sepuluh hari pertama pada bulan Ramadhan?
Beliau rahimahullah menjawab,
Kata Zakat Fitrah berasal dari kata al-fithr (berbuka), karena dari al-fitr inilah sebab dinamakan Zakat Fitrah. Apabila berbuka dari Ramadhan merupakan sebab dari ini, maka zakat ini terkait dengannya dan tidak boleh mendahuluinya (dari berbuka-masuk Syawal-red).
Oleh sebab itu, waktu yang paling utama dalam mengeluarkannya adalah pada hari ‘Ied sebelum shalat (‘Ied).
Akan tetapi, diperbolehkan untuk mendahului (dalam mengeluarkannya) sehari atau dua hari sebelum ‘Ied karena memberi keleluasaan bagi yang memberi dan yang mengambil.
❱ Adapun zakat yang dilakukan sebelum hari-hari tersebut, menurut pendapat yang kuat dari para ulama adalah TIDAK BOLEH.
Berkaitan dengan hal ini ada dua bagian waktu:
◾️ WAKTU YANG DIPERBOLEHKAN yaitu sehari atau dua hari sebelum ‘Ied
◾️ WAKTU YANG UTAMA pada hari ‘ied sebelum shalat.
❱ Adapun mengakhirkannya hingga usai melaksanakan shalat, maka hal ini haram (terlarang) dan tidak sah sebagai zakat fitrah. Ini berdasarkan hadits ‘Abdullah Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma,
وَمَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلَاةِ فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ، وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلَاةِفَهِيَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ
“Barang siapa menunaikannya sebelum shalat, maka zakatnya diterima. Barang siapa menunaikannya setelah shalat, maka itu termasuk dari sedekah.”
Kecuali apabila orang tersebut tidak mengetahui (kapan) hari ‘Ied. Misalnya dia berada di padang pasir dan tidak mengetahui kecuali dalam keadaan terlambat atau yang semisal hal itu; maka tidak mengapa baginya untuk menunaikannya setelah shalat ‘Ied, dan itu mencukupi sebagai zakat fitrah
(Diambil dari kitab Majmu’ Fatawa li asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin juz 18 bab “Zakatul Fitr”)
•••••
Sumber: http://asysyariah.com/seputar-zakat-fitrah/
▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 BOLEHKAH MENGELUARKAN ZAKAT FITRAH LEBIH AWAL DARI TANGGAL 28 RAMADHAN?
".......Waktu mengeluarkannya adalah pada pagi hari ‘Ied sebelum shalat, berdasarkan perkataan Ibnu ‘Umar radhiallahu ‘anhuma,
“Beliau ﷺ memerintahkan agar zakat ditunaikan sebelum kaum muslimin keluar untuk shalat,”
dan hadits ini marfu’.
Dalam hadits Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma “Barang siapa yang mengeluarkannya sebelum shalat, itu zakat yang diterima, dan barang siapa yang menunaikannya setelah shalat, maka hal itu (hanyalah) shadaqah.”
❱ Dibolehkan untuk mengawalkan sehari atau dua hari sebelum ‘Ied, dan TIDAK BOLEH LEBIH CEPAT DARI ITU. Karena zakat ini dinamakan ZAKAT FITRAH, disandarkan kepada al-fitr (berbuka –masuk Syawal, red).
❱ Seandainya kita katakan boleh mengeluarkannya ketika masuk bulan (Ramadhan), maka namanya ZAKAT SHIYAM.
Oleh karena itu, zakat fitr dibatasi pada hari ‘Ied sebelum shalat, dan diringankan (dimudahkan) dalam mengeluarkannya sehari atau dua hari sebelum ‘Ied.
::
🚇 HUKUM MENGELUARKAN ZAKAT FITRAH PADA 10 HARI PERTAMA RAMADHAN
Asy-Syaikh Ibnu ‘Utsaimin rahimahullah ditanya tentang hukum mengeluarkan zakat fitrah pada sepuluh hari pertama pada bulan Ramadhan?
Beliau rahimahullah menjawab,
Kata Zakat Fitrah berasal dari kata al-fithr (berbuka), karena dari al-fitr inilah sebab dinamakan Zakat Fitrah. Apabila berbuka dari Ramadhan merupakan sebab dari ini, maka zakat ini terkait dengannya dan tidak boleh mendahuluinya (dari berbuka-masuk Syawal-red).
Oleh sebab itu, waktu yang paling utama dalam mengeluarkannya adalah pada hari ‘Ied sebelum shalat (‘Ied).
Akan tetapi, diperbolehkan untuk mendahului (dalam mengeluarkannya) sehari atau dua hari sebelum ‘Ied karena memberi keleluasaan bagi yang memberi dan yang mengambil.
❱ Adapun zakat yang dilakukan sebelum hari-hari tersebut, menurut pendapat yang kuat dari para ulama adalah TIDAK BOLEH.
Berkaitan dengan hal ini ada dua bagian waktu:
◾️ WAKTU YANG DIPERBOLEHKAN yaitu sehari atau dua hari sebelum ‘Ied
◾️ WAKTU YANG UTAMA pada hari ‘ied sebelum shalat.
❱ Adapun mengakhirkannya hingga usai melaksanakan shalat, maka hal ini haram (terlarang) dan tidak sah sebagai zakat fitrah. Ini berdasarkan hadits ‘Abdullah Ibnu Abbas radhiallahu ‘anhuma,
وَمَنْ أَدَّاهَا قَبْلَ الصَّلَاةِ فَهِيَ زَكَاةٌ مَقْبُولَةٌ، وَمَنْ أَدَّاهَا بَعْدَ الصَّلَاةِفَهِيَ صَدَقَةٌ مِنَ الصَّدَقَاتِ
“Barang siapa menunaikannya sebelum shalat, maka zakatnya diterima. Barang siapa menunaikannya setelah shalat, maka itu termasuk dari sedekah.”
Kecuali apabila orang tersebut tidak mengetahui (kapan) hari ‘Ied. Misalnya dia berada di padang pasir dan tidak mengetahui kecuali dalam keadaan terlambat atau yang semisal hal itu; maka tidak mengapa baginya untuk menunaikannya setelah shalat ‘Ied, dan itu mencukupi sebagai zakat fitrah
(Diambil dari kitab Majmu’ Fatawa li asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin juz 18 bab “Zakatul Fitr”)
•••••
Sumber: http://asysyariah.com/seputar-zakat-fitrah/
▫️▫️▫️▫️▫️