::
🚇 HUKUM MELAKSANAKAN SHALAT WAJIB, SUNNAH, DAN RAWATIB DENGAN TAYAMMUM
🎙Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah
PERTANYAAN :
"Dalam hal tayammum, apakah boleh dengannya untuk seseorang melaksanakan shalat-shalat sunnah, rawatib, fardhu dan mencukupkan dengannya sampai terjadi hadats? Ataukah tidak boleh? "
JAWABAN :
"Ya, boleh dalam satu dari dua pendapat ulama yang paling menonjol, untuk ia shalat dengan tayammum (ketika tidak mendapati air atau tidak bisa menggunakan air) sebagaimana ia shalat dengan wudhu'.
Maka (boleh) ia shalat dengannya pada shalat fardhu dan nafilah. Dan (boleh) ia bertayammum sebelum masuk waktu.
Ini adalah mazhab Abu Hanifah dan Ahmad -dalam salah satu riwayat darinya-.
Dan tidak membatalkan tayammum tersebut kecuali:
◾️Apa-apa yang membatalkan wudhu',
◾️Dan ketika mampu menggunakan air."
📖 Jaami'ul Masaail, Ibnu Taimiyyah, 4/ 328.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 HUKUM MELAKSANAKAN SHALAT WAJIB, SUNNAH, DAN RAWATIB DENGAN TAYAMMUM
🎙Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah
PERTANYAAN :
"Dalam hal tayammum, apakah boleh dengannya untuk seseorang melaksanakan shalat-shalat sunnah, rawatib, fardhu dan mencukupkan dengannya sampai terjadi hadats? Ataukah tidak boleh? "
JAWABAN :
"Ya, boleh dalam satu dari dua pendapat ulama yang paling menonjol, untuk ia shalat dengan tayammum (ketika tidak mendapati air atau tidak bisa menggunakan air) sebagaimana ia shalat dengan wudhu'.
Maka (boleh) ia shalat dengannya pada shalat fardhu dan nafilah. Dan (boleh) ia bertayammum sebelum masuk waktu.
Ini adalah mazhab Abu Hanifah dan Ahmad -dalam salah satu riwayat darinya-.
Dan tidak membatalkan tayammum tersebut kecuali:
◾️Apa-apa yang membatalkan wudhu',
◾️Dan ketika mampu menggunakan air."
📖 Jaami'ul Masaail, Ibnu Taimiyyah, 4/ 328.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Forwarded from منتدى نشر الفـــــــوائد
.:
Ⓜ NISHFU SYA'BAN: HUKUM MENGKHUSUSKAN AMALAN SHOLAT MALAM NISFU SYA'BAN, PUASA KHUSUS PERTENGAHAN BULAN SYA'BAN
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Dauroh "Beribadah di Bulan SYA'BAN, Antara Sunnah dan Bid'ah" | Kamis, 17 Sya'ban 1439 H/03 Mei 2018 di Masjid As-Sunnah Ma'had Ibnul Qayyim, Rawajaya, Cilacap, Jawa Tengah
➰(554 KB) - Durasi [00:01:32]
#hadits_palsu #hadits_lemah
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ NISHFU SYA'BAN: HUKUM MENGKHUSUSKAN AMALAN SHOLAT MALAM NISFU SYA'BAN, PUASA KHUSUS PERTENGAHAN BULAN SYA'BAN
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Dauroh "Beribadah di Bulan SYA'BAN, Antara Sunnah dan Bid'ah" | Kamis, 17 Sya'ban 1439 H/03 Mei 2018 di Masjid As-Sunnah Ma'had Ibnul Qayyim, Rawajaya, Cilacap, Jawa Tengah
➰(554 KB) - Durasi [00:01:32]
#hadits_palsu #hadits_lemah
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Forwarded from منتدى نشر الفـــــــوائد
.:
Ⓜ HUKUM SHOLAT 100 RAKA'AT (SHALAT ALFIYAH / SHALAT ALBARO`AH) DI PERTENGAHAN BULAN SYA'BAN (NISFU SYA'BAN)
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Dauroh "Beribadah di Bulan SYA'BAN, Antara Sunnah dan Bid'ah" | Kamis, 17 Sya'ban 1439 H/03 Mei 2018 di Masjid As-Sunnah Ma'had Ibnul Qayyim, Rawajaya, Cilacap, Jawa Tengah
➰(1MB) - Durasi [00:03:44]
(*) Membaca surat Al-Ikhlas 10 kali di setiap raka'atnya
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ HUKUM SHOLAT 100 RAKA'AT (SHALAT ALFIYAH / SHALAT ALBARO`AH) DI PERTENGAHAN BULAN SYA'BAN (NISFU SYA'BAN)
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Dauroh "Beribadah di Bulan SYA'BAN, Antara Sunnah dan Bid'ah" | Kamis, 17 Sya'ban 1439 H/03 Mei 2018 di Masjid As-Sunnah Ma'had Ibnul Qayyim, Rawajaya, Cilacap, Jawa Tengah
➰(1MB) - Durasi [00:03:44]
(*) Membaca surat Al-Ikhlas 10 kali di setiap raka'atnya
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 TIGA JENIS KANDUNGAN HATI
🎙Al-Imam Ibnul Qayyim –semoga Allah merahmatinya – berkata:
"Hati itu ada tiga:
1⃣ Hati yang kosong dari iman dan segala kebaikan.
Itulah hati yang gelap yang syaithan benar-benar telah beristirahat dari melontarkan waswas kepadanya.
Sebab, ia(syaithan) telah menjadikannya rumah dan negerinya, ia menghukumi di dalamnya sesuai apa yang ia inginkan, dan ia telah menguasainya di puncak penguasaan.
2⃣ Hati yang kedua: Hati yang telah bersinar dengan cahaya iman, menyalakan lentera-lentera iman di dalamnya. NAMUN, ada kegelapan syahwat dan hembusan-hembusan hawa nafsu padanya.
Maka, syaithan datang dan pergi di sana, mencoba dan tamak (untuk menguasainya).
Sehingga, peperangan di situ silih berganti, menang dan kalah.
Dan keadaan jenis ini berbeda-beda dalam sedikit dan banyaknya (kekalahan dan kemenangan).
▫Diantara mereka ada yang waktu kemenangan atas musuhnya (syaithan) lebih banyak.
▫Dan ada yang waktu kemenangan musuhnya atasnya lebih banyak.
▪Adapula yang kadang ini dan kadang itu(seimbang).
3⃣ Hati yang ketiga: Hati yang dipenuhi iman, benar-benar telah bersinar dengan cahaya iman, terlepas syahwat darinya, dan tercabut kegelapan-kegelapan tersebut.
Maka, cahaya di hatinya telah terbit bersinar. Dengan sebab terbitnya itu, ia menyala. Seandainya rasa waswas mendekatinya, ia pasti terbakar dengannya.
Sehingga, ia laksana langit yang dijaga dengan bintang-bintang.
Jika syaithan mendekatinya(untuk mencuri berita dari langit) dilemparkan bintang itu kepadanya, hingga ia terbakar.
Padahal langit itu tidak lebih terhormat dari seorang mukmin. Penjagaan Allah kepada orang mukmin lebih sempurna daripada penjagaan langit.
Langit tempat peribadahan para malaikat, tempat menetapnya wahyu, terdapat cahaya ketaatan di dalamnya.
Adapun hati seorang mukmin tempat menetapnya tauhid, rasa cinta, ma’rifah(pengenalan kepada Allah), dan iman. Di dalamnya terdapat cahaya dari itu semua.
Sehingga, ia lebih berhak untuk dijaga dan dilindungi dari tipu daya musuh.
Tidak akan mampu dicapai (syaithan) hati yang demikian itu kecuali dengan tipu daya, kelengahan, dan menyambarnya (saat lalai)."
📖 Al-Waabilush Shayyib, Ibnul Qayyim, hal. 58 – 59.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 TIGA JENIS KANDUNGAN HATI
🎙Al-Imam Ibnul Qayyim –semoga Allah merahmatinya – berkata:
"Hati itu ada tiga:
1⃣ Hati yang kosong dari iman dan segala kebaikan.
Itulah hati yang gelap yang syaithan benar-benar telah beristirahat dari melontarkan waswas kepadanya.
Sebab, ia(syaithan) telah menjadikannya rumah dan negerinya, ia menghukumi di dalamnya sesuai apa yang ia inginkan, dan ia telah menguasainya di puncak penguasaan.
2⃣ Hati yang kedua: Hati yang telah bersinar dengan cahaya iman, menyalakan lentera-lentera iman di dalamnya. NAMUN, ada kegelapan syahwat dan hembusan-hembusan hawa nafsu padanya.
Maka, syaithan datang dan pergi di sana, mencoba dan tamak (untuk menguasainya).
Sehingga, peperangan di situ silih berganti, menang dan kalah.
Dan keadaan jenis ini berbeda-beda dalam sedikit dan banyaknya (kekalahan dan kemenangan).
▫Diantara mereka ada yang waktu kemenangan atas musuhnya (syaithan) lebih banyak.
▫Dan ada yang waktu kemenangan musuhnya atasnya lebih banyak.
▪Adapula yang kadang ini dan kadang itu(seimbang).
3⃣ Hati yang ketiga: Hati yang dipenuhi iman, benar-benar telah bersinar dengan cahaya iman, terlepas syahwat darinya, dan tercabut kegelapan-kegelapan tersebut.
Maka, cahaya di hatinya telah terbit bersinar. Dengan sebab terbitnya itu, ia menyala. Seandainya rasa waswas mendekatinya, ia pasti terbakar dengannya.
Sehingga, ia laksana langit yang dijaga dengan bintang-bintang.
Jika syaithan mendekatinya(untuk mencuri berita dari langit) dilemparkan bintang itu kepadanya, hingga ia terbakar.
Padahal langit itu tidak lebih terhormat dari seorang mukmin. Penjagaan Allah kepada orang mukmin lebih sempurna daripada penjagaan langit.
Langit tempat peribadahan para malaikat, tempat menetapnya wahyu, terdapat cahaya ketaatan di dalamnya.
Adapun hati seorang mukmin tempat menetapnya tauhid, rasa cinta, ma’rifah(pengenalan kepada Allah), dan iman. Di dalamnya terdapat cahaya dari itu semua.
Sehingga, ia lebih berhak untuk dijaga dan dilindungi dari tipu daya musuh.
Tidak akan mampu dicapai (syaithan) hati yang demikian itu kecuali dengan tipu daya, kelengahan, dan menyambarnya (saat lalai)."
📖 Al-Waabilush Shayyib, Ibnul Qayyim, hal. 58 – 59.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
.:
Ⓜ MEMINTA MAAF KEPADA ORANGTUA, SAUDARA ATAU REKAN-REKAN SEBELUM MASUK PUASA BULAN RAMADHAN
🎙 Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy -hafidzahullah-
📊 (2,5 MB) - Durasi [09:41]
| Kajian : "BERPEGANG TEGUH KEPADA SUNNAH BAGAI MEMEGANG BARA API" | Ahad, 10 Sya'ban 1438H / 07 Mei 2017 M di Masjid At-Tauhid, Kompleks Ma'had as Salafy Babakan, Kab. Cirebon
_________
(*)Juga penjelasan tentang Do'a Malaikat Jibril yang diaminkan Rosululloh ﷺ dan tentang larangan melepas, membuka hijab/pakaian selain di rumah suaminya.
#aurat #membuka_aurat
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
Ⓜ MEMINTA MAAF KEPADA ORANGTUA, SAUDARA ATAU REKAN-REKAN SEBELUM MASUK PUASA BULAN RAMADHAN
🎙 Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy -hafidzahullah-
📊 (2,5 MB) - Durasi [09:41]
| Kajian : "BERPEGANG TEGUH KEPADA SUNNAH BAGAI MEMEGANG BARA API" | Ahad, 10 Sya'ban 1438H / 07 Mei 2017 M di Masjid At-Tauhid, Kompleks Ma'had as Salafy Babakan, Kab. Cirebon
_________
(*)Juga penjelasan tentang Do'a Malaikat Jibril yang diaminkan Rosululloh ﷺ dan tentang larangan melepas, membuka hijab/pakaian selain di rumah suaminya.
#aurat #membuka_aurat
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 SMS MAAF-MAAFAN MENJELANG RAMADHAN
Oleh : Al-Ustadz Muhammad Afifuddin hafizhahullah
————————————————————
❓Apakah boleh MEMINTA MAAF kepada saudara-saudara muslim sebelum memasuki Ramadhan? Sebagaimana saat ini marak sekali, baik melalui SMS maupun media lainnya.? +6285367XXXXXX
Jawaban:
Apabila mengkhususkannya, tidak ada contoh dalam sunnah.
Fenomena yang sedang berkembang disebabkan adanya sebagian mubaligh yang salah menerjemahkan hadits mengenai do'a Jibril ‘alaihissalam yang diaminkan oleh Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam. Waffaqakumullah.
HADITS DO'A JIBRIL MENJELANG RAMADHAN
❓Apakah sahih hadits, “Menjelang Ramadhan, Jibril pernah berdo'a,
‘Ya Allah, abaikan puasa umat Muhammad apabila sebelum masuk Ramadhan tidak memohon maaf kepada orang tua, keluarga, dan orang-orang di sekitarnya,’lalu Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam mengamininya sampai tiga kali?” Jazakumullah khairan.+6281230XXXXXX
Jawaban:
Terjadi kesalahan dalam menerjemahkan hadits. Yang benar adalah,
“Celaka seseorang yang menjumpai Ramadhan dan keluar darinya dalam keadaan dosanya belum terampuni.”
Zadakumullahu ‘ilma.
📓Sumber :
http://bit.ly/1Y0dUAC
__________________
💾 Keterangan tambahan:
Lafadz hadits yang dimaksud adalah sebagai berikut,
أَنَّ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَقَى الْمِنْبَر فَقَال: “آمين، آمين، آمين” قِيْلَ لَهُ : يَا رَسَوْلَ اللهِ! مَا كُنْتَ تَصْنَعْ هَذَا؟ فَقَالَ: ” قَالَ لِيْ جِبْرِيْلُ : رَغِمَ أَنْفُ عَبْدٍ أَدْرَكَ أَبَوْيْهِ أَوْ أَحَدَهُمَا لَمْ يُدْخِلْهُ الْجَنَّةَ. قُلْتُ: آمين. ثم قال: رَغِمَ أَنْفُ عَبْدٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ لَمْ يَغْفِرْ لَهُ. فقُلْتُ : آمين. ثُمَّ قَالَ : رَغِمَ أَنْفُ امرئ ذُكِرْتَ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيْكَ، فقُلْتُ: آمين “.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam naik ke atas mimbar kemudian berkata, “Amin, amin, amin”.
Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, kenapa engkau mengatakan perkara tersebut?”
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Jibril berkata kepadaku, ‘Celaka seorang hamba yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup akan tetapi tidak memasukkan dia ke surga dan katakanlah amin!’ Maka kukatakan, ‘Amin.’”
Kemudian Jibril berkata lagi, 'Celaka seorang hamba yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!’ Maka aku katakan, ‘Amin’.
Kemudian Jibril berkata,‘Wahai Muhammad, celaka seseorang yang jika disebut namamu namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!’ Maka kukatakan, ‘Amin.’”
(HR. Al Bukhari dalam Adabul Mufrad, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Asy Syaikh Al Albani mengatakan bahwa haditsnya hasan shahih)
📇 Link: http://bit.ly/1Y0d8Du
@ForumBerbagiFaidah [FBF]
🚇 SMS MAAF-MAAFAN MENJELANG RAMADHAN
Oleh : Al-Ustadz Muhammad Afifuddin hafizhahullah
————————————————————
❓Apakah boleh MEMINTA MAAF kepada saudara-saudara muslim sebelum memasuki Ramadhan? Sebagaimana saat ini marak sekali, baik melalui SMS maupun media lainnya.? +6285367XXXXXX
Jawaban:
Apabila mengkhususkannya, tidak ada contoh dalam sunnah.
Fenomena yang sedang berkembang disebabkan adanya sebagian mubaligh yang salah menerjemahkan hadits mengenai do'a Jibril ‘alaihissalam yang diaminkan oleh Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam. Waffaqakumullah.
HADITS DO'A JIBRIL MENJELANG RAMADHAN
❓Apakah sahih hadits, “Menjelang Ramadhan, Jibril pernah berdo'a,
‘Ya Allah, abaikan puasa umat Muhammad apabila sebelum masuk Ramadhan tidak memohon maaf kepada orang tua, keluarga, dan orang-orang di sekitarnya,’lalu Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam mengamininya sampai tiga kali?” Jazakumullah khairan.+6281230XXXXXX
Jawaban:
Terjadi kesalahan dalam menerjemahkan hadits. Yang benar adalah,
“Celaka seseorang yang menjumpai Ramadhan dan keluar darinya dalam keadaan dosanya belum terampuni.”
Zadakumullahu ‘ilma.
📓Sumber :
http://bit.ly/1Y0dUAC
__________________
💾 Keterangan tambahan:
Lafadz hadits yang dimaksud adalah sebagai berikut,
أَنَّ النَّبِي صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ رَقَى الْمِنْبَر فَقَال: “آمين، آمين، آمين” قِيْلَ لَهُ : يَا رَسَوْلَ اللهِ! مَا كُنْتَ تَصْنَعْ هَذَا؟ فَقَالَ: ” قَالَ لِيْ جِبْرِيْلُ : رَغِمَ أَنْفُ عَبْدٍ أَدْرَكَ أَبَوْيْهِ أَوْ أَحَدَهُمَا لَمْ يُدْخِلْهُ الْجَنَّةَ. قُلْتُ: آمين. ثم قال: رَغِمَ أَنْفُ عَبْدٍ دَخَلَ عَلَيْهِ رَمَضَانُ لَمْ يَغْفِرْ لَهُ. فقُلْتُ : آمين. ثُمَّ قَالَ : رَغِمَ أَنْفُ امرئ ذُكِرْتَ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّ عَلَيْكَ، فقُلْتُ: آمين “.
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam naik ke atas mimbar kemudian berkata, “Amin, amin, amin”.
Para sahabat bertanya, “Ya Rasulullah, kenapa engkau mengatakan perkara tersebut?”
Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,“Jibril berkata kepadaku, ‘Celaka seorang hamba yang mendapatkan kedua orang tuanya atau salah seorang dari keduanya masih hidup akan tetapi tidak memasukkan dia ke surga dan katakanlah amin!’ Maka kukatakan, ‘Amin.’”
Kemudian Jibril berkata lagi, 'Celaka seorang hamba yang masuk bulan Ramadhan tetapi keluar dari bulan Ramadhan tidak diampuni dosanya oleh Allah dan katakanlah amin!’ Maka aku katakan, ‘Amin’.
Kemudian Jibril berkata,‘Wahai Muhammad, celaka seseorang yang jika disebut namamu namun dia tidak bershalawat kepadamu dan katakanlah amin!’ Maka kukatakan, ‘Amin.’”
(HR. Al Bukhari dalam Adabul Mufrad, dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu. Asy Syaikh Al Albani mengatakan bahwa haditsnya hasan shahih)
📇 Link: http://bit.ly/1Y0d8Du
@ForumBerbagiFaidah [FBF]
AsySyariah.com
Tanya Jawab Ringkas edisi 79
Cara Mengusap Kepala Wanita Saat Berwudhu Bagaimana cara mengusap kepala bagi wanita saat berwudhu? +6281233XXXXXX Tata caranya sama seperti kaum lelaki. Apabila rambutnya panjang, cukup diusap sampai tengkuk, tidak sampai ujung rambut. Tidak ada dalil khusus…
.:
Ⓜ TERLENA: KETIKA IKHWAH & USTADZ MULAI SIBUK DENGAN DUNIA SEHINGGA LUPA DENGAN TARBIYAH DAN PERJUANGAN DAKWAHNYA
🎙 Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy -hafizhahullah-
📊 (3,5 MB) - Durasi [14:54]
| Khutbah Jum'at "TERLENA...(Fenomena di Tengah-Tengah Sebagian Ikhwah)" | Jum'at 13 Sya'ban 1440H/19 April 2019M di Ma'had Riyadhul Jannah Gg AURI, Desa Bojong, Klapanunggal, Bogor
وَأَنفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ
"Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.." (Q.S. Al-Baqarah ayat 195)
____________
(*) Meminta udzur dan beralasan untuk memperbaiki taraf hidup namun akhirnya tergiur dengan kesuksesan usahanya yang omsetnya semakin besar.
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
Ⓜ TERLENA: KETIKA IKHWAH & USTADZ MULAI SIBUK DENGAN DUNIA SEHINGGA LUPA DENGAN TARBIYAH DAN PERJUANGAN DAKWAHNYA
🎙 Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy -hafizhahullah-
📊 (3,5 MB) - Durasi [14:54]
| Khutbah Jum'at "TERLENA...(Fenomena di Tengah-Tengah Sebagian Ikhwah)" | Jum'at 13 Sya'ban 1440H/19 April 2019M di Ma'had Riyadhul Jannah Gg AURI, Desa Bojong, Klapanunggal, Bogor
وَأَنفِقُوا فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَا تُلْقُوا بِأَيْدِيكُمْ إِلَى التَّهْلُكَةِ ۛ
"Dan belanjakanlah (harta bendamu) di jalan Allah, dan janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan.." (Q.S. Al-Baqarah ayat 195)
____________
(*) Meminta udzur dan beralasan untuk memperbaiki taraf hidup namun akhirnya tergiur dengan kesuksesan usahanya yang omsetnya semakin besar.
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 PENJAGA DAN PELINDUNG ISLAM
🎙Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya an-Najmiy -rahimahullah- berkata:
"Dan sungguh penjagaan Islam adalah dengan melindunginya :
◾️dari setiap penyusup(yang merongrong Islam dari dalam),
◾️dan menjelaskan hukum-hukum Islam yang benar; dengan mempelajari, mengamalkan, mengajarkan, menyebarkan di muhadharah-muhadharah, kajian-kajian, majelis-majelis pelajaran, tulisan-tulisan,
◾️dan membersihkannya dari aneka macam bid'ah dan yang lainnya(dari kebatilan).
Dan Allah 'Azza wa Jalla benar-benar telah mempersiapkan kebaikan yang banyak melalui tangan-tangan Salafiyyin di sini dan di sana (di mana pun mereka), walhamdulillah, yang menjadikan hina dan rendah tipu daya ahlul bid'ah dan orang-orang yang berhubungan dengan mereka."
📖 Ad-Duraarun Najmiyyah, An-Najmiy, hal. 143 - 144.
#semangat, sabar, dan tegar menyebarkan kebenaran.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 PENJAGA DAN PELINDUNG ISLAM
🎙Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya an-Najmiy -rahimahullah- berkata:
"Dan sungguh penjagaan Islam adalah dengan melindunginya :
◾️dari setiap penyusup(yang merongrong Islam dari dalam),
◾️dan menjelaskan hukum-hukum Islam yang benar; dengan mempelajari, mengamalkan, mengajarkan, menyebarkan di muhadharah-muhadharah, kajian-kajian, majelis-majelis pelajaran, tulisan-tulisan,
◾️dan membersihkannya dari aneka macam bid'ah dan yang lainnya(dari kebatilan).
Dan Allah 'Azza wa Jalla benar-benar telah mempersiapkan kebaikan yang banyak melalui tangan-tangan Salafiyyin di sini dan di sana (di mana pun mereka), walhamdulillah, yang menjadikan hina dan rendah tipu daya ahlul bid'ah dan orang-orang yang berhubungan dengan mereka."
📖 Ad-Duraarun Najmiyyah, An-Najmiy, hal. 143 - 144.
#semangat, sabar, dan tegar menyebarkan kebenaran.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 HUKUM MENUNDA PEMBAYARAN HUTANG PUASA HINGGA TIBA RAMADHAN TAHUN BERIKUTNYA
🅾 Pertanyaan :
Seseorang memiliki tanggungan/hutang beberapa hari puasa Ramadhan. Namun hingga datang bulan Ramadhan tahun berikutnya ternyata ia belum juga mengqodho’ (mengganti kewajiban/membayar) hutang puasanya tersebut. Bagaimana seharusnya yang ia lakukan? Apakah ia berdosa, dan apakah gugur kewajibannya?
✍ Jawab :
Sesungguhnya Allah berfirman dalam Al-Qur`anul Karim :
(( فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ , وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا أَوْ عَلى سَفَرٍ فَعِدَّةٍ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ))
“Barangsiapa diantara kalian yang mendapati bulan (Ramadhan) maka hendaklah ia berpuasa, dan barangsiapa yang sakit atau berpergian (lalu ia tidak berpuasa) maka (wajib baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya di hari yang lain.” [Al Baqorah : 185.]
Sehingga seseorang diperbolehkan untuk tidak berpuasa jika ada alasan syar’i, kemudian ia berkewajiban untuk menggantinya pada hari-hari lain, serta tidak menundanya sampai datang bulan Ramadhan berikutnya, dengan dasar ucapan ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha (istri Rasulullah), ia berkata :
كَانَ يَكُوْنُ عَلَيَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ فَمَا أَسْتَطِيْعُ أَنْ أَقْضِيَهُ إِلاَّ فِي شَعْبَانَ .
''Dahulu kami memiliki tanggungan/hutang puasa Ramadhan, dan tidaklah aku sempat mengqodho’nya (yakni terus tertunda) kecuali setelah sampai bulan Sya’ban (yakni terus tertunda hingga tiba bulan Sya’ban berikutnya)'' [HR. Al-Bukhari, Bab Kapan Menunaikan Qodho’ Puasa, no.1950]
‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha tidak sempat mengqodho’ puasanya hingga tiba bulan Sya’ban (berikutnya) karena keadaan beliau di sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam .
Adapun perkataan Aisyah : “dan tidaklah aku sempat mengqodho’nya kecuali setelah sampai bulan Sya’ban”, adalah dalil wajibnya mengqodho’ puasa Ramadhan sebelum datang bulan Ramadhan berikutnya.
☝️🏼Namun apabila qodho’nya diakhirkan/ditunda-tunda hingga datang bulan Ramadhan tahun berikutnya maka ia berkewajiban untuk beristighfar dan meminta ampun kepada Allah, serta menyesal dan mencela perbuatannya menunda-nunda qodho’ puasa.
Namun ia tetap berkewajiban mengqodho’ puasanya yang ia tinggalkan, karena kewajiban mengqodho’ tidak gugur dengan sebab diakhirkan/ditunda.
❗️Maka ia tetap wajib menggantinya walaupun setelah bulan Ramadhan tahun berikutnya, Wallahul Muwaffiq.
📑 Fatawa Arkanul Islam oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin, halaman 489, pertanyaan yang ke – 439 | Sumber: http://bit.ly/1XmyfzT
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
🚇 HUKUM MENUNDA PEMBAYARAN HUTANG PUASA HINGGA TIBA RAMADHAN TAHUN BERIKUTNYA
🅾 Pertanyaan :
Seseorang memiliki tanggungan/hutang beberapa hari puasa Ramadhan. Namun hingga datang bulan Ramadhan tahun berikutnya ternyata ia belum juga mengqodho’ (mengganti kewajiban/membayar) hutang puasanya tersebut. Bagaimana seharusnya yang ia lakukan? Apakah ia berdosa, dan apakah gugur kewajibannya?
✍ Jawab :
Sesungguhnya Allah berfirman dalam Al-Qur`anul Karim :
(( فَمَنْ شَهِدَ مِنْكُمُ الشَّهْرَ فَلْيَصُمْهُ , وَمَنْ كَانَ مَرِيْضًا أَوْ عَلى سَفَرٍ فَعِدَّةٍ مِنْ أَيَّامٍ أُخَرَ ))
“Barangsiapa diantara kalian yang mendapati bulan (Ramadhan) maka hendaklah ia berpuasa, dan barangsiapa yang sakit atau berpergian (lalu ia tidak berpuasa) maka (wajib baginya berpuasa) sebanyak hari yang ditinggalkannya di hari yang lain.” [Al Baqorah : 185.]
Sehingga seseorang diperbolehkan untuk tidak berpuasa jika ada alasan syar’i, kemudian ia berkewajiban untuk menggantinya pada hari-hari lain, serta tidak menundanya sampai datang bulan Ramadhan berikutnya, dengan dasar ucapan ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha (istri Rasulullah), ia berkata :
كَانَ يَكُوْنُ عَلَيَّ الصَّوْمُ مِنْ رَمَضَانَ فَمَا أَسْتَطِيْعُ أَنْ أَقْضِيَهُ إِلاَّ فِي شَعْبَانَ .
''Dahulu kami memiliki tanggungan/hutang puasa Ramadhan, dan tidaklah aku sempat mengqodho’nya (yakni terus tertunda) kecuali setelah sampai bulan Sya’ban (yakni terus tertunda hingga tiba bulan Sya’ban berikutnya)'' [HR. Al-Bukhari, Bab Kapan Menunaikan Qodho’ Puasa, no.1950]
‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha tidak sempat mengqodho’ puasanya hingga tiba bulan Sya’ban (berikutnya) karena keadaan beliau di sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam .
Adapun perkataan Aisyah : “dan tidaklah aku sempat mengqodho’nya kecuali setelah sampai bulan Sya’ban”, adalah dalil wajibnya mengqodho’ puasa Ramadhan sebelum datang bulan Ramadhan berikutnya.
☝️🏼Namun apabila qodho’nya diakhirkan/ditunda-tunda hingga datang bulan Ramadhan tahun berikutnya maka ia berkewajiban untuk beristighfar dan meminta ampun kepada Allah, serta menyesal dan mencela perbuatannya menunda-nunda qodho’ puasa.
Namun ia tetap berkewajiban mengqodho’ puasanya yang ia tinggalkan, karena kewajiban mengqodho’ tidak gugur dengan sebab diakhirkan/ditunda.
❗️Maka ia tetap wajib menggantinya walaupun setelah bulan Ramadhan tahun berikutnya, Wallahul Muwaffiq.
📑 Fatawa Arkanul Islam oleh Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-’Utsaimin, halaman 489, pertanyaan yang ke – 439 | Sumber: http://bit.ly/1XmyfzT
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Darus Salaf : Kajian Islam Berdasarkan Al-Qur'an dan Assunnah
Konsultasi Ramadhan : Menunda Pembayaran Hutang Puasa - Darus Salaf : Kajian Islam Berdasarkan Al-Qur'an dan Assunnah
HUKUM MENUNDA PEMBAYARAN HUTANG PUASA HINGGA TIBA RAMADHAN TAHUN BERIKUTNYA Pertanyaan : Seseorang memiliki tanggungan/hutang beberapa hari puasa Ramadhan. Namun hingga datang
.:
Ⓜ BOLEHKAH MENGAMBIL DAKWAH DARI MEDIA TELEVISI/ TV ? SUPAYA ORANG LEBIH YAKIN DAN MERASA NYAMAN
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri -hafizhahullah-
🗓 TJ Taushiyah malam : "Sejarah Kelam Ikhwanul Muslimin" | Ahad 15 Sya'ban 1437 H / 22 Mei 2016 di Masjid Aisyah binti Abi Bakr Asshidiq, Ma'had AlManshuroh Brobot Purbalingga, Jateng
➰ (1,2 MB) - Durasi [00:04:24]
#tivi #sepertiga_dunia #materialisme #albany #suara
•••
📶 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ BOLEHKAH MENGAMBIL DAKWAH DARI MEDIA TELEVISI/ TV ? SUPAYA ORANG LEBIH YAKIN DAN MERASA NYAMAN
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri -hafizhahullah-
🗓 TJ Taushiyah malam : "Sejarah Kelam Ikhwanul Muslimin" | Ahad 15 Sya'ban 1437 H / 22 Mei 2016 di Masjid Aisyah binti Abi Bakr Asshidiq, Ma'had AlManshuroh Brobot Purbalingga, Jateng
➰ (1,2 MB) - Durasi [00:04:24]
#tivi #sepertiga_dunia #materialisme #albany #suara
•••
📶 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com