.:
Ⓜ APA BOLEH MEMUJI ANAK DENGAN TEPUK TANGAN KARENA DIA TELAH BERHASIL MELAKUKAN SESUATU?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri -hafizhahullah-
🗓 Dauroh "MENGENAL PRINSIP AQIDAH AHLUS SUNNAH" | Ma'had Ibnul Mubarok, Samarinda | Sabtu-Ahad, 20 - 21 Jumadal Ula 1440 H ~ 26 - 27 Januari 2019 M
➰ (766 KB) - Durasi [00:02:25]
وَمَا كَانَ صَلَاتُهُمْ عِنْدَ الْبَيْتِ إِلَّا مُكَاءً وَتَصْدِيَةً
“Tidaklah shalat/ibadah mereka (orang Musyrikin Jahiliyah) di sisi Ka’bah melainkan dengan ‘muka-an’ (bersiul-siul) dan ’tashdiyatan’ (bertepuk tangan).” (QS. Al Anfal : 35)
#tarbiyatul_aulad #pujian #menyemangati #semangat
•••
📶 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ APA BOLEH MEMUJI ANAK DENGAN TEPUK TANGAN KARENA DIA TELAH BERHASIL MELAKUKAN SESUATU?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri -hafizhahullah-
🗓 Dauroh "MENGENAL PRINSIP AQIDAH AHLUS SUNNAH" | Ma'had Ibnul Mubarok, Samarinda | Sabtu-Ahad, 20 - 21 Jumadal Ula 1440 H ~ 26 - 27 Januari 2019 M
➰ (766 KB) - Durasi [00:02:25]
وَمَا كَانَ صَلَاتُهُمْ عِنْدَ الْبَيْتِ إِلَّا مُكَاءً وَتَصْدِيَةً
“Tidaklah shalat/ibadah mereka (orang Musyrikin Jahiliyah) di sisi Ka’bah melainkan dengan ‘muka-an’ (bersiul-siul) dan ’tashdiyatan’ (bertepuk tangan).” (QS. Al Anfal : 35)
#tarbiyatul_aulad #pujian #menyemangati #semangat
•••
📶 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
::
🚇 HUKUM SYAR’I TENTANG HARI VALENTINE
Berkata Asy Syaikh Kholid Azh Zhafiri hafizhahulloh setelah menjelaskan sejarah Valentine,
Demikianlah kisah (sejarah) hari raya mereka ini, dan bersamaan dengan itu sangat disayangkan sekali telah tertipu banyak para pemuda dan pemudi, karena kelemahan keimanan dari sebagian mereka dan juga karena ketidaktahuan dan kelalaian dari sebagian yang lain, serta tidak adanya pengarahan dan petunjuk dari para dai yang memberi nasehat, mereka telah tertipu oleh (tindakan ) mereka dan tertipu oleh acara hari raya (Valentine) ini, mereka bergegas merayakan hari raya Valentine tersebut La Haula wa la quwwata illa billahil aliyyil 'azhim.
Bentuk perayaan hari valentine ini adalah dengan memakai gaun merah, disebarnya segala yang berwarna merah, saling mengucapkan selamat, dan mengingat pasangan, serta menjadikan itu semua sebagai tanda tulusnya cinta.
Dan bagi siapa yang tidak memberi selamat pasangannya pada hari itu dan tidak memberinya hadiah maka dia tergolong tidak tulus dalam mencintai pasangannya. Hanya kepada Allah-lah kita mengadu.
Ingatlah ! hendaklah mereka mengetahui, dan hendaklah setiap muslim mengetahui, bahwa sesungguhnya MERAYAKAN HARI RAYA VALENTINE INI ADALAH DIHARAMKAN DALAM AGAMA ISLAM, tak ada perselisihan dalam perkara ini diantara para ulama yang mu’tabar (yang diakui keilmuannya).
◾️Karena jika saja perayaan Valentine ini merupakan perkara yang diada-adakan oleh kaum Muslimin maka hukumnya adalah Haram, berdasarkan perkataan Rasul ﷺ :
مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ
“Siapa yang mengada-adakan perkara baru dalam agama kami ini maka perkara tersebut tertolak”
◾️ Dan juga berdasarkan perkataan Beliau ﷺ ketika datang ke Madinah dan mendapati disana mereka bermain-main pada dua hari yang ternyata adalah hari raya Jahiliyyah :
إن الله قد أبدلكم بهما خيرًا منهما: يوم الأضحى ويوم الفطر
“Sesungguhnya Allah telah mengganti untuk kalian dengan dua hal, yang lebih baik daripada dua (hari raya ini) yaitu Idul Adha dan Idul Fitri”
◾️Seandainya hari raya ini merupakan perkara mengada-ada yang dilakukan oleh kaum muslimin, maka hukumnya adalah haram, maka bagaimana jika ini adalah bentuk mengada-ada yang dilakukan oleh kaum kafir yang sesat??
Maka perlu dikuatkan (dalam perkara ini) Akidah Al Wala' dan Al bara', dan berbagai kewajiban (terkait dengannya) dan Tahdzir (peringatan dari ) menyerupai orang-orang kafir dalam fenomena kehidupan mereka, hari raya mereka, dan keseharian mereka.
Contohnya adalah perayaan hari raya Valentine ini, ikut membantu atau hadir bersama mereka dalam merayakan hari raya ini, berdasarkan dalil-dalil yang telah lewat tentang larangan merayakan hari raya orang kafir.
Berkata Al Hafidz Adz Dzahabi rahimahullah:
فإذا كان للنصارى عيد ولليهود عيد كانوا مختصين به فلا يَشْرَكهم فيه مسلم كما لا يشاركهم في شِرْعتهم ولا قبلتهم
“Seandainya Nahsrani mempunyai hari raya dan Yahudi juga mempunyai hari raya yang khusus bagi mereka, maka tidak boleh bagi seorang muslim untuk ikut serta merayakannya, seperti halnya tidak bolehnya seorang muslim untuk ikut serta (melaksanakan) syariat mereka dan tidak juga meniru kiblat mereka ..”
📚Sumber: Saluran Telegram Asy Syaikh Kholid Adz Zhafiri
📝Ditulis Oleh: Ustadz Abu Khuzaimah Al Fadanji Hafizhahullah
Padang 4 Jumadil Awwal 1437 H, 13 Februari 2016 | @SilsilatusSholihin
🚇 HUKUM SYAR’I TENTANG HARI VALENTINE
Berkata Asy Syaikh Kholid Azh Zhafiri hafizhahulloh setelah menjelaskan sejarah Valentine,
Demikianlah kisah (sejarah) hari raya mereka ini, dan bersamaan dengan itu sangat disayangkan sekali telah tertipu banyak para pemuda dan pemudi, karena kelemahan keimanan dari sebagian mereka dan juga karena ketidaktahuan dan kelalaian dari sebagian yang lain, serta tidak adanya pengarahan dan petunjuk dari para dai yang memberi nasehat, mereka telah tertipu oleh (tindakan ) mereka dan tertipu oleh acara hari raya (Valentine) ini, mereka bergegas merayakan hari raya Valentine tersebut La Haula wa la quwwata illa billahil aliyyil 'azhim.
Bentuk perayaan hari valentine ini adalah dengan memakai gaun merah, disebarnya segala yang berwarna merah, saling mengucapkan selamat, dan mengingat pasangan, serta menjadikan itu semua sebagai tanda tulusnya cinta.
Dan bagi siapa yang tidak memberi selamat pasangannya pada hari itu dan tidak memberinya hadiah maka dia tergolong tidak tulus dalam mencintai pasangannya. Hanya kepada Allah-lah kita mengadu.
Ingatlah ! hendaklah mereka mengetahui, dan hendaklah setiap muslim mengetahui, bahwa sesungguhnya MERAYAKAN HARI RAYA VALENTINE INI ADALAH DIHARAMKAN DALAM AGAMA ISLAM, tak ada perselisihan dalam perkara ini diantara para ulama yang mu’tabar (yang diakui keilmuannya).
◾️Karena jika saja perayaan Valentine ini merupakan perkara yang diada-adakan oleh kaum Muslimin maka hukumnya adalah Haram, berdasarkan perkataan Rasul ﷺ :
مَنْ أَحْدَثَ فِي أَمْرِنَا هَذَا مَا لَيْسَ مِنْهُ فَهُوَ رَدٌّ
“Siapa yang mengada-adakan perkara baru dalam agama kami ini maka perkara tersebut tertolak”
◾️ Dan juga berdasarkan perkataan Beliau ﷺ ketika datang ke Madinah dan mendapati disana mereka bermain-main pada dua hari yang ternyata adalah hari raya Jahiliyyah :
إن الله قد أبدلكم بهما خيرًا منهما: يوم الأضحى ويوم الفطر
“Sesungguhnya Allah telah mengganti untuk kalian dengan dua hal, yang lebih baik daripada dua (hari raya ini) yaitu Idul Adha dan Idul Fitri”
◾️Seandainya hari raya ini merupakan perkara mengada-ada yang dilakukan oleh kaum muslimin, maka hukumnya adalah haram, maka bagaimana jika ini adalah bentuk mengada-ada yang dilakukan oleh kaum kafir yang sesat??
Maka perlu dikuatkan (dalam perkara ini) Akidah Al Wala' dan Al bara', dan berbagai kewajiban (terkait dengannya) dan Tahdzir (peringatan dari ) menyerupai orang-orang kafir dalam fenomena kehidupan mereka, hari raya mereka, dan keseharian mereka.
Contohnya adalah perayaan hari raya Valentine ini, ikut membantu atau hadir bersama mereka dalam merayakan hari raya ini, berdasarkan dalil-dalil yang telah lewat tentang larangan merayakan hari raya orang kafir.
Berkata Al Hafidz Adz Dzahabi rahimahullah:
فإذا كان للنصارى عيد ولليهود عيد كانوا مختصين به فلا يَشْرَكهم فيه مسلم كما لا يشاركهم في شِرْعتهم ولا قبلتهم
“Seandainya Nahsrani mempunyai hari raya dan Yahudi juga mempunyai hari raya yang khusus bagi mereka, maka tidak boleh bagi seorang muslim untuk ikut serta merayakannya, seperti halnya tidak bolehnya seorang muslim untuk ikut serta (melaksanakan) syariat mereka dan tidak juga meniru kiblat mereka ..”
📚Sumber: Saluran Telegram Asy Syaikh Kholid Adz Zhafiri
📝Ditulis Oleh: Ustadz Abu Khuzaimah Al Fadanji Hafizhahullah
Padang 4 Jumadil Awwal 1437 H, 13 Februari 2016 | @SilsilatusSholihin
::
🚇 MUSLIM KOK VALENTIN- NAN? MENYIKAPI PERAYAAN (BUKAN) HARI KASIH SAYANG
[Nasehat Agar Tidak Tasyabbuh/Menyerupai Ciri Khasnya Orang Kafir]
📊 0:43:53 (5,24 MB)
🔬Al-Ustadz Abu Nashim Mukhtar Hafizhahullah
| Kajian Spesial, Ahad, 5 Jumadil Ula 1437 H | 14 Februari 2016 di Masjid Syukur, Kentingan, Solo (Belakang kampus UNS)
••••
💾 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌏 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 MUSLIM KOK VALENTIN- NAN? MENYIKAPI PERAYAAN (BUKAN) HARI KASIH SAYANG
[Nasehat Agar Tidak Tasyabbuh/Menyerupai Ciri Khasnya Orang Kafir]
📊 0:43:53 (5,24 MB)
🔬Al-Ustadz Abu Nashim Mukhtar Hafizhahullah
| Kajian Spesial, Ahad, 5 Jumadil Ula 1437 H | 14 Februari 2016 di Masjid Syukur, Kentingan, Solo (Belakang kampus UNS)
••••
💾 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌏 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 INILAH ALASAN DILARANGNYA VALENTINE ('IEDUL HUBB)
~~~~~~~
قال الشيخ محمد صالح العثيمين رحمه الله تعالى:
احتفال بعيد الحب لايجوز لوجوه:
◾️الأول: أنه عيد بدعي لا أساس له في الشرعية
◾️الثاني: أنه يدعو إلى العشق والغرام
◾️الثالث: أنه يدعو إلى اشتعال القلب بمثل هذه الأمور التافهة المخالفة لهدي السلف الصالح رضي الله عنهم
📚مجموع فتاوى 16 /199
______________
As Syaikh Muhammad Sholih Al Utsaimin rahimahullohu ta'ala mengatakan:
Peringatan hari valentine TIDAK diperbolehkan karena beberapa sisi diantaranya:
1⃣ Bahwasanya peringatan hari valentine itu bid'ah tidak ada dalilnya dalam syari'at Islam
2⃣ Bahwasanya hari valentine menyeru kepada bersenang-senang (melampiaskan syahwat) dan kasih sayang (yang tidak syar'i_ed)
3⃣ Bahwasanya hari valentine menyeru untuk menyibukkan hati -semisal perkara di atas- yang hina yang menyelisihi petunjuk Salafush sholih radhiyallaahu 'anhum
📚 Majmu' Fatawa 16/199
✍ FIK @Forum_ilmiyahKarangAnyar
🚇 INILAH ALASAN DILARANGNYA VALENTINE ('IEDUL HUBB)
~~~~~~~
قال الشيخ محمد صالح العثيمين رحمه الله تعالى:
احتفال بعيد الحب لايجوز لوجوه:
◾️الأول: أنه عيد بدعي لا أساس له في الشرعية
◾️الثاني: أنه يدعو إلى العشق والغرام
◾️الثالث: أنه يدعو إلى اشتعال القلب بمثل هذه الأمور التافهة المخالفة لهدي السلف الصالح رضي الله عنهم
📚مجموع فتاوى 16 /199
______________
As Syaikh Muhammad Sholih Al Utsaimin rahimahullohu ta'ala mengatakan:
Peringatan hari valentine TIDAK diperbolehkan karena beberapa sisi diantaranya:
1⃣ Bahwasanya peringatan hari valentine itu bid'ah tidak ada dalilnya dalam syari'at Islam
2⃣ Bahwasanya hari valentine menyeru kepada bersenang-senang (melampiaskan syahwat) dan kasih sayang (yang tidak syar'i_ed)
3⃣ Bahwasanya hari valentine menyeru untuk menyibukkan hati -semisal perkara di atas- yang hina yang menyelisihi petunjuk Salafush sholih radhiyallaahu 'anhum
📚 Majmu' Fatawa 16/199
✍ FIK @Forum_ilmiyahKarangAnyar
::
🚇 VALENTINE, GOMBALAN BERUJUNG PETAKA
'Pink, love, the rose and chocolate' adalah penampakkan yang kerap terjadi di pertengahan Februari. Di tanggal 14 sebagian orang merayakannya dengan sebutan valentine's day.
Entah bagaimana awalnya, dari beberapa klaim sejarah yang ada, -katanya- perayaan valentine's day adalah suatu perayaan yang ditujukan untuk mengenang jasa seorang pendeta nasrani yang hidup di era romawi kuno.
Di lain cerita, bumbu kekufuran dan kesyirikan kaum paganis kuno pun kuat menyengat, semakin memperburuk keadaan hakikat perayaan ini.
Tetapi sungguh sayang disayang, kaum muslimin yang seharusnya menjauhi perayaan kasih sayang ini ternyata semakin hari semakin menjadi, terkhusus pada sebagian kaum mudanya.
Sudah jamak, mereka yang merayakan valentine's day biasanya membawa pasangannya (baca: pacar) masing-masing. Mulai dari alun-alun kota, taman-taman pinggir jalan sampai ke cafe-cafe elit, menjadi titik tujuan mereka dalam merayakannya.
Khalwat (campur baur antara lelaki dan wanita) dan alunan musik melankolis betemakan cinta berpadu, menjadikan perayaan ini sebagai perayaan full syahwat dan pelanggaran syariat. Padahal Allah Ta'ala berfirman,
《وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا》
Artinya:
"Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan jalan yang buruk." (Al Isra: 32).
Pada ayat di atas, Allah memberikan peringatan kepada hamba-hambaNya untuk menjauhi zina, dan merayakan valentine's day sudah pasti merupakan suatu yang terlarang karena disamping perayaan ini adalah perayaannya milik kaum nasrani, juga perayaan ini sejatinya akan menghantarkan pelakunya kepada ranah zina. Maka berhati-hatilah, Allah Ta’ala berfirman,
《فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ》
Artinya:
"Hendaknya orang-orang yang menentang perintah rasulullah itu takut, akan datangnya musibah atau adzab besar yang menimpa mereka” (An Nuur: 63).
❗️Jadi, jangan tertipu! Perayaan valentine's day tidaklah seromantis yang dianggap, ternyata dibalik gombalan indah valentine, ada adzab dan musibah yang mengancam. Semoga Allah melindungi kita dan kaum muslimin dari musibah dan adzab. Amin.
@SedikitFaidahSaja (SFS)
🚇 VALENTINE, GOMBALAN BERUJUNG PETAKA
'Pink, love, the rose and chocolate' adalah penampakkan yang kerap terjadi di pertengahan Februari. Di tanggal 14 sebagian orang merayakannya dengan sebutan valentine's day.
Entah bagaimana awalnya, dari beberapa klaim sejarah yang ada, -katanya- perayaan valentine's day adalah suatu perayaan yang ditujukan untuk mengenang jasa seorang pendeta nasrani yang hidup di era romawi kuno.
Di lain cerita, bumbu kekufuran dan kesyirikan kaum paganis kuno pun kuat menyengat, semakin memperburuk keadaan hakikat perayaan ini.
Tetapi sungguh sayang disayang, kaum muslimin yang seharusnya menjauhi perayaan kasih sayang ini ternyata semakin hari semakin menjadi, terkhusus pada sebagian kaum mudanya.
Sudah jamak, mereka yang merayakan valentine's day biasanya membawa pasangannya (baca: pacar) masing-masing. Mulai dari alun-alun kota, taman-taman pinggir jalan sampai ke cafe-cafe elit, menjadi titik tujuan mereka dalam merayakannya.
Khalwat (campur baur antara lelaki dan wanita) dan alunan musik melankolis betemakan cinta berpadu, menjadikan perayaan ini sebagai perayaan full syahwat dan pelanggaran syariat. Padahal Allah Ta'ala berfirman,
《وَلَا تَقْرَبُوا الزِّنَا ۖ إِنَّهُ كَانَ فَاحِشَةً وَسَاءَ سَبِيلًا》
Artinya:
"Dan janganlah kamu mendekati zina, sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji dan jalan yang buruk." (Al Isra: 32).
Pada ayat di atas, Allah memberikan peringatan kepada hamba-hambaNya untuk menjauhi zina, dan merayakan valentine's day sudah pasti merupakan suatu yang terlarang karena disamping perayaan ini adalah perayaannya milik kaum nasrani, juga perayaan ini sejatinya akan menghantarkan pelakunya kepada ranah zina. Maka berhati-hatilah, Allah Ta’ala berfirman,
《فَلْيَحْذَرِ الَّذِينَ يُخَالِفُونَ عَنْ أَمْرِهِ أَنْ تُصِيبَهُمْ فِتْنَةٌ أَوْ يُصِيبَهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ》
Artinya:
"Hendaknya orang-orang yang menentang perintah rasulullah itu takut, akan datangnya musibah atau adzab besar yang menimpa mereka” (An Nuur: 63).
❗️Jadi, jangan tertipu! Perayaan valentine's day tidaklah seromantis yang dianggap, ternyata dibalik gombalan indah valentine, ada adzab dan musibah yang mengancam. Semoga Allah melindungi kita dan kaum muslimin dari musibah dan adzab. Amin.
@SedikitFaidahSaja (SFS)