منتدى نشر الفـــــــوائد
7.56K subscribers
4.31K photos
259 videos
279 files
5.62K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
::
🚇 PINTALAH HATI YANG BERBOLAK-BALIK DI ATAS KETAATAN


🎙 Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih Al-‘Utsaimin – semoga Allah merahmatinya – berkata:

“Hati itu berada di tangan Allah. Seluruh hati bani Adam di antara dua jari dari jari-jemari Ar-Rahman, yang Dia bolak-balikkan kepada apa yang ia inginkan dan sebagaimana kehendak-Nya.

Oleh sebab ini, seseorang seharusnya selalu memohon kepada Allah untuk mengokohkan dan memalingkan hatinya di atas ketaatan kepada-Nya.

Dan tidak lain permohonan untuk kokohnya hati itu dikhususkan, karena jika hati baik pasti jasad seluruhnya akan baik. Dan jika ia rusak niscaya seluruh jasad juga akan rusak.

Sebagaimana telah shahih riwayat dari Nabi – Shalallahu ‘alaihi wasallam – ketika beliau bersabda:

أَلَاإِنَّ فِي الْجَسَدِ مُضْغَةً إِذَا صَلَحَتْ صَلَحَ الْجَسَدُ كُلُّهُ وَإِذَا فَسَدَتْ فَسَدَ الْجَسَدُ كُلُّهُ

“Ketahuilah! bahwa di dalam jasad ada segumpal daging (yaitu hati) yang apabila ia baik, pasti baik seluruh jasad. Dan jika ia rusak, pasti rusak seluruh jasad.”
(Hadits Ibnu Abbas, riwayat at-Tirmidzy)

Dan sabdanya: “palingkanlah hati-hati kami di atas ketaatan kepada-Mu”, mungkin yang terlintas di benak bahwa yang lebih utama untuk dikatakan “ menuju ketaatan kepada-Mu”.

Namun, “ di atas ketaatan kepada-Mu” lebih tinggi maknanya, yaitu: membalikkan hati di atas ketaatan, sehingga tidak berbalik di atas kemaksiatan kepada Allah.
Sebab, seandainya hati itu berbolak-balik di atas ketaatan, maka ia akan berpindah dari satu ketaatan menuju ketaatan yang lain, dari shalat, menuju dzikir, kemudian sedekah, puasa, ilmu, dan lain-lainnya dari jenis ketaatan kepada Allah.

Oleh karena itu, sudah sepatutnya untuk kita memohon kepada Allah dengan doa ini:

اللَّهُمَّ مُصَرِّفَ القُلُوبِ صَرِّفْ قُلُوبنَا عَلَى طَاعَتِكَ

"Wahai Dzat Yang memalingkan hati, palingkanlah hati-hati kami di atas ketaatan kepada-Mu..!"
(Hadits Abdullah bin ‘Amr bin ‘Ash, riwayat Muslim)

📖 Syarhu Riyaadhish Shalihiin, Syaikh Al-‘Utsaimin, jil. 4 hal. 10.

📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah

••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
.:
RIZKI ITU ALLAH ﷻ YANG JAMIN: BARANGSIAPA MENINGGALKAN SESUATU KARENA ALLAH, AKAN ALLAH GANTIKAN DENGAN YANG LEBIH BAIK BAGINYA

🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri -hafizhahullah-

🗓 Dauroh "MENGENAL PRINSIP AQIDAH AHLUS SUNNAH" | Ma'had Ibnul Mubarok, Samarinda | Sabtu-Ahad, 20 - 21 Jumadal Ula 1440 H ~ 26 - 27 Januari 2019 M

(1,7MB) - Durasi [00:06:38]


لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُونَ عَلَى اللَّهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ تَغْدُو خِمَاصاً وَتَرُوحُ بِطَاناً

”Kalau saja kalian benar-benar bertawakkal pada Allah, akan Allah beri kalian kecukupan/rizki seperti burung, pergi (keluar dari sarangnya) pada pagi hari dalam keadaan lapar dan kembali sore harinya dalam keadaan penuh/kenyang.” [Riwayat Ahmad, Turmudzi, Ibnu Majah]

(*) Juga menyikapi perusahaan yang mewajibkan Asuransi BPJS

#tawakkal #berburuk_sangka_kepada_Allah #pekerjaan_haram #nafkah_anak_istri
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
::
🚇 PANGGILAN HORMAT BUAT SUAMIKU

Disebutkan di dalam kitab Ad-Daarul Mukhtar dari madzhab Hanafiyah penulis mengatakan:

"Makruh seorang istri memanggil suaminya dengan namanya"

Imam Ibnu 'Abidin رحمه الله mengatakan di dalam Hasyiyahnya:
"Dalam memanggil suami harus menggunakan lafadz yang mengandung penghormatan, seperti "Tuanku" atau yang semisalnya.

Dan dari Utsman bin 'Atho dari ayahnya mengatakan: Istri Imam Sa'id bin Musayyab berkata: "Kami tidak pernah berbicara kepada suami-suami kami kecuali seperti kalian berbicara kepada para penguasa kalian: Ashlahakalloh (semoga Alloh menjadikan kebaikan untuk anda), 'Aafaakalloh (semoga Alloh memberi keselamatan kepada anda)".

Dan Ummu Darda' apabila meriwayatkan hadits dari suaminya, Abi Darda', رضي الله عنه mengatakan: "Telah menceritakan kepadaku Tuanku ...."

Disebutkan di dalam Shohih Muslim dari jalur Tholhah bin 'Ubaidillah bin Kariz berkata: "Telah menceritakan kepadaku Ummu Darda', ia berkata: "Telah menceritakan kepadaku Tuanku bahwa beliau mendengar Rosululloh ﷺ bersabda (yang artinya):

"Siapa mendoakan kebaikan untuk saudaranya sementara saudaranya tidak ada di situ, maka malaikat yang ditugaskan kepadanya mengucapkan "Amin, dan buatmu kebaikan yang sama".

Imam Nawawi mengatakan dalam Syarah Shohih Muslim:

Perkataan Imam Muslim (Telah menceritakan kepadaku Ummu Darda', ia berkata: Telah menceritakan kepadaku Tuanku ...) yang ia maksudkan "Tuanku" adalah suaminya, yaitu Abu Darda'.

Maka dalam hadits ini terdapat keterangan bolehnya seorang istri menyebut suaminya dengan "Tuanku" dan menghormatinya"... (Sekian dari Imam Nawawi).

Semoga Alloh merahmati para wanita awal umat ini, mereka telah meninggalkan teladan kebaikan (bagi umat belakang).

📚Faedah dari tulisan Syaikh Fawaz Al Madkholy hafizhahulloh

📕 Copas dari Majmu'ah
مرحبا يا طالب العلم
الفقير الى عفو ربه ابو يحيى

🔎 FIK | @Forum_ilmiyahKarangAnyar
.:
🚇 PANGGILAN YANG MAKRUH UNTUK ISTRI


Pertanyaan:

Ustadz, bagaimana hukum memanggil istri dengan sebutan adek? Agar lebih romantis saja, jika dipanggil dengan sebutan "hai kamu" dan sebagainya terkesan tidak lembut..


Dijawab oleh Ustadz Zuhair Syarif Hafizhahullah:

Ini keterangan As Syekh Abdurrahman As Sa'di rahimahullah di dalam tafsirnya ketika menafsirkan surat Al Mujadilah: 1-3

Diantara hukum yang diambil darinya:

"Dimakruhkan bagi seorang suami memanggil istrinya dengan nama para mahramnya, seperti ya ummi, ya ukhti dan yang semisal dengannya, sebab hal itu menyerupai mahram".

Agar lebih romantis panggillah dengan "sayang" atau nama sanjungan. Rasulullah pernah memanggil Aisyah dengan: ya 'Aisy, ya Humaira.

🌍 Sumber :
WhatsApp Salafy Curup
@qowwamussunnah

______________
قال الله تعالي:

{ما هن أمتهم}

📖قال العلامة الشيخ عبد الرحمن بن ناصر السعدي رحمه الله تعالي:

📖أنه يكره للرجل أن ينادي زوجته ويسميها باسم محارمه، كقوله: ((يا أمي))، ((يا أخت)) ونحوه، لأن ذلك يشبه المحرم.
.:
DZIHAR DAN HUKUM MEMANGGIL PASANGAN (SUAMI/ISTRI) DENGAN PANGGILAN UMMI, ABI, KAKAK/MAS, ADIK, IBU/BUNDA/MAMAH, BAPAK/AYAH DLL


🎙Disampaikan Oleh:

◾️Al-Ustadz Qomar Su'aidi -hafizhahullah-
(2,9 MB) - Durasi [00:06:11]

◾️Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf -hafizhahullah-
(822 KB) - Durasi [00:01:42]

◾️Al-Ustadz Muhammad As-Sewed -hafizhahullah-
(1,4 MB) - Durasi [00:05:04]


(*) Zhihar (zhihar, dzihar, dhihar; Arab, الظهار) artinya menyamakan/menyerupakan istri dengan ibu

•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM