منتدى نشر الفـــــــوائد
7.55K subscribers
4.31K photos
259 videos
279 files
5.62K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
::
🚇 PERBAIKI AKIDAH SEBELUM BERIBADAH

Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan –hafizhahullah-


PERTANYAAN:
“Di sana ada yang menganggap remeh akan pentingnya akidah dan berpendapat bahwa iman saja sudah cukup.

Apakah Anda bisa menjelaskan betapa pentingnya perkara akidah bagi seorang muslim?

Dan bagaimana akidah itu akan memberi perubahan dalam hidupnya, hubungan dengan dirinya dan masyarakatnya serta yang lainnya dari orang-orang muslim?”


JAWABAN:

“Sungguh perbaikan akidah adalah landasan. Sebab syahadat bahwa laa ilaaha illallah (tidak ada sesembahan yang berhak diibadahi kecuali Allah) dan bahwa Muhammad adalah Rasul Allah adalah Rukun Islam yang pertama.

Dan para Rasul, awal yang mereka dakwahkan kepada umat yaitu pembenaran akidahnya, agar seluruh amal dan ibadah serta perilaku terbangun di atasnya.

Allah Ta’ala berfirman:

وَلَوْ أَشْرَكُواْ لَحَبِطَ عَنْهُم مَّا كَانُواْ يَعْمَلُونَ ﴿٨٨﴾

Seandainya mereka mempersekutukan Allah, niscaya lenyaplah dari mereka amalan yang telah mereka kerjakan. Q.S. Al-An’aam: 88.

Yaitu : batal amalan-amalan mereka (karena akidah syirik).

Dan Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman:

إِنَّهُ مَن يُشْرِكْ بِاللّهِ فَقَدْ حَرَّمَ اللّهُ عَلَيهِ الْجَنَّةَ وَمَأْوَاهُ النَّارُ وَمَا لِلظَّالِمِينَ مِنْ أَنصَارٍ ﴿٧٢﴾

Sesungguhnya orang yang mempersekutukan (sesuatu dengan) Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun. Q.S. Al-Maaidah: 72.

Allah Ta’ala berfirman:

وَلَقَدْ أُوحِيَ إِلَيْكَ وَإِلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكَ لَئِنْ أَشْرَكْتَ لَيَحْبَطَنَّ عَمَلُكَ وَلَتَكُونَنَّ مِنَ الْخَاسِرِينَ ﴿٦٥﴾

Dan sesungguhnya telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang sebelummu: "Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi. Q.S. Az-Zumar : 65.

Dari nash-nash ini dan yang lainnya menerangkan pentingnya tashhih(perbaikan) akidah dan hal itu adalah seruan dakwah yang paling utama.

☝🏻 Awal penegakan dakwah adalah perbaikan akidah. Nabi –shalallahu ‘alaihi wasallam- berada di Makkah kurun waktu tigabelas tahun menyeru manusia untuk meluruskan akidah, mengajak kepada tauhid(mengesakan Allah dalam peribadahan).

Dan tidak diturunkan kewajiban-kewajiban(syariat) kecuali di Madinah. Ya, demikian.

Shalat diwajibkan kepada beliau(dan umatnya) di Makkah sebelum Hijrah, adapun syariat –syariat lainnya tidak lain diwajibkan setelah Hijrah.

✍🏻 Hal ini menunjukkan bahwa:

“Tidak dituntut untuk beramal KECUALI setelah pelurusan akidah”.


Adapun orang ini yang berujar bahwa :

“Cukuplah iman tanpa perlu perhatian terhadap akidah”

💥 Ucapan ini tanaaqudh (saling bertentangan). Karena iman tidak akan menjadi iman kecuali apabila akidah lurus. Adapun jika akidahnya tidak shahih maka tidak ada iman dan tidak pula diin.”

📖 Muntaqaa Fataawa Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan, 1/ 309 – 310.

📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah

••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
::
🚇 MOHON PENJELASAN RINGKAS TENTANG HIZBUT TAHRIR (HT), PKS, FPI, IKHWANUL MUSLIMIN (IM) DAN SURURY?

🎙 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Muhammad As-Sewed حفظه الله

🗓 Kajian "PRINSIP SALAF TERHADAP PEMERINTAH" | Sabtu, 23 Rabi'ul Awwal 1440 H / 1 Desember 2018 M di Masjid Ponpes Dzun Nuuroin Surabaya

(2,41 MB) - Durasi [00:08:10]


#hasan_albanna #muwazanah #sururiyyah #takfiry #takfir

(*) Juga penjelasan fatwa Syaikh Ubaid hafizhahulloh tentang tuduhan fitnah jaringan komando.
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
.:
🚇 LARANGAN MERAYAKAN DAN MENGUCAPKAN SELAMAT TERHADAP HARI RAYA ORANG KAFIR


Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman,

وَالَّذِينَ لَا يَشْهَدُونَ الزُّورَ وَإِذَا مَرُّوا بِاللَّغْوِ مَرُّوا كِرَامًا

"Dan orang-orang yang tidak menyaksikan az-zuur, dan apabila mereka melewati (orang-orang) yang mengerjakan perbuatan yang sia-sia, mereka melewatinya dengan menjaga kehormatan dirinya." (QS. Al Furqon:72)


Ayat di atas dalam rangkaian penyebutan ciri orang-orang yang beriman.

Di antara ciri tersebut adalah, orang-orang yang beriman tidak akan menyaksikan dan menghadiri az-zuur, yaitu ucapan dan perbuatan yang diharamkan. (Tafsir as-Sa'di)

Sebagian salaf, seperti:
◾️Abul Aliyah ar Riyahi (Wafat 90 H),
◾️Thowus bin Kaisan (wafat 103 h),
◾️Muhammad bin Sirin (wafat 110 h),
◾️ar Rabi' bin Anas (wafat 139 h),
◾️dan selain mereka,

👉🏻 menafsirkan az-zuur di sini adalah HARI RAYA KAUM MUSYRIKIN. (lihat Tafsir Ibnu Katsir)

Sehingga makna ayat di atas adalah, orang-orang yang beriman tidak menghadiri dan menyaksikan hari raya kaum musyrikin.

Oleh karena itu, kaum muslimin tidak boleh menghadiri, merayakan, atau menyambut gembira hari raya orang-orang kafir baik itu hari natal, tahun baru, dan selainnya.

Terlebih, Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam telah memerintahkan umatnya untuk menyelisihi orang Yahudi, Nasrani, dan musyrikin.

Beliau shallallahu alahi wasallam juga melarang kaum muslimin menyerupai orang-orang kafir.

wallahu 'alam.

@buletinalilmu
Forwarded from Audioku
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
.:
APA TERMASUK RIBA JIKA MEMBERI HADIAH SEBAGAI BENTUK UCAPAN TERIMA KASIH KARENA TELAH DIPINJAMKAN UANG?

🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin -hafizhahullah-

🗓 Sesi TJ Dauroh "HIDUP BERKAH TANPA RIBA" | Ahad,17 Robi'ul Awwal 1440H/ 25 November 2018M di Masjid Ar-Ra'iyyah, Komplek DPRD Prov.Sumsel, Palembang

(564KB) - Durasi [00:01:40]


#jangan_neko_neko
#hiduplah_yang_sederhana
#apa_adanya

•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
::
🚇 AGAR AKIDAH DAN AMAL LURUS DAN SHAHIH
[Kewajiban Mempelajari Akidah dan Syariat secara Terperinci]

Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan –hafizhahullah-


PERTANYAAN:
Apa kewajiban yang harus diketahui seorang muslim dari agamanya, tentang akidah dan syariat?



JAWABAN:

🗒 “Wajib atas seorang muslim  untuk memahami seluruh permasalahan agamanya, akidah dan syariat, dengan mempelajari permasalahan-permasalahan akidah, apa yang wajib padanya, apa yang berlawanan dengannya, apa yang menyempurnakannya, dan apa yang mengurangi kadarnya. Sehingga akidahnya menjadi akidah yang shahih dan selamat.

🗒 Wajib pula atasnya untuk mempelajari hukum-hukum agama yang amaliyah. Sehingga ia mampu menunaikan apa yang Allah wajibkan dan meninggalkan apa yang Allah haramkan atasnya, dengan dasar ilmu.

Allah Ta’ala berfirman:

فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَاسْتَغْفِرْ لِذَنبِكَ وَلِلْمُؤْمِنِينَ وَالْمُؤْمِنَاتِ ﴿١٩﴾

__Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Ilaah (sesembahan Yang Haq) melainkan Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa) orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan.__ Q.S. Muhammad: 19.

Maka (perintah dalam ayat) dimulai dari ilmu sebelum berucap dan beramal.

Sehingga, suatu kelaziman untuk berilmu dan beramal. Ilmu tanpa amalan tidak cukup. Dan orangnya akan dimurkai. Ilmunya menjadi hujjah(argumen) yang menyerang orang tersebut. Sedangkan amalan tanpa ilmu tidak sah. Sebab hal itu adalah amalan yang sesat.

Dan Allah telah memerintahkan kepada kita untuk memohon perlindungan dari jalan orang yang dimurkai dan sesat di akhir surat Al-Fatihah, di setiap raka’at dalam shalat.”

📖 Muntaqaa Fataawa Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan, 1/ 310 - 311.

📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah

••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
::
🚇 APAKAH BISA DIJULUKI LGBT, BANCI/BENCONG APABILA SEORANG LAKI-LAKI DEWASA YANG MENCUKUR JENGGOTNYA SEHINGGA JADI MIRIP WANITA?

🎙 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Muhammad As-Sewed حفظه الله

🗓 Kajian "PRINSIP SALAF TERHADAP PEMERINTAH" | Sabtu, 23 Rabi'ul Awwal 1440 H / 1 Desember 2018 M di Masjid Ponpes Dzun Nuuroin Surabaya

(503 KB) - Durasi [00:01:26]


•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Forwarded from Audioku
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
::
🚇 PENERAPAN ADDIIN ALHAQ YANG SEBENARNYA

Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah rahimahullah berkata:

“Agama yang haq tidak lain adalah pelaksanaan ‘ubudiyah (penghambaan diri) kepada Allah dari segala sisinya. Yaitu menerapkan cinta kepada Allah dengan segala tingkatannya.

Dan sesuai kadar kesempurnaan ‘ubudiyah itu maka demikianlah akan sempurna cinta hamba kepada Rabbnya dan kecintaan Rabb kepada hamba-Nya.
Dan sesuai kadar kurangnya yang ini (‘ubudiyah) maka demikian berkurang yang ini (rasa cinta).

Setiapkali di hati ada kecintaan** kepada selain Allah maka pasti di sana ada ‘ubudiyah kepada selain Allah, sesuai kadar cintanya tersebut. Dan selama di dalam hati ada ‘ubudiyah kepada selain Allah niscaya ada cinta kepada selain Allah, sesuai kadar ‘ubudiyah-nya itu.

Setiap cinta** yang bukan untuk Allah maka batil. Dan setiap amalan yang tidak dikehendaki dengannya wajah Allah maka batil.


--------------
Sehingga dunia itu terlaknat dan terlaknat apa yang ada di dalamnya KECUALI apa-apa yang Lillah (ditujukan untuk Allah semata). Dan sesuatu itu tidak akan menjadi Lillah KECUALI apa yang Allah dan Rasul-Nya cintai, yaitu perkara yang masyru’ (disyariatkan).

🔥Maka setiap amalan yang ditujukan kepada selain Allah bukan Lillah.
🔥Dan setiap amalan yang tidak sesuai syariat Allah bukan Lillah.

Bahkan tidak terjadi (amalan itu) Lillah  KECUALI terkumpulnya dua sifat:
Amalan itu Lillah (diniatkan untuk Allah semata).
Dan amalan tersebut sesuai dengan apa yang Allah dan Rasul-Nya cintai.

Al-‘Ubuudiyah, Syaikhul Islam, hal. 135.

 

____________
**NB:

Cinta yang dimaksud dalam pembahasan ini adalah jenis cinta ibadah/ “Mahabbah ‘ibadah” . Dan disebut pula sebagai “Mahabbah Khaashshah” (cinta yang khusus).

Yaitu: tegaknya di hati seorang insan perendahan diri, ketundukan, pemuliaan, dan pengagungan kepada mahbuub (sesuatu yang dicintai) yang melazimkan untuk ia menegakkan perintahnya (mahbuub) dan menjauhi larangannya.

Jenis cinta ini tidak pantas diberikan kecuali hanya kepada Allah semata. Jika cinta ini diberikan kepada selain Allah maka terjatuh dalam kesyirikan (mahabbah syirkiyah).

[Lihat : Al-Qaulul Mufiid al-‘Utsaimin hal. 398, I’anatul Mustafiid Al-Fauzan 2/ 33.]

📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah

••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Forwarded from Audioku
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
::
🚇 ADA APA DENGAN NATAL DAN TAHUN BARU MASEHI? (Bagian 1)

Kata 'Masehi' (M) diambil dari bahasa Arab المسيح atau dengan bahasa Ibrani disebut 'Mesias'. Oleh sebagian orang Nasrani, tahun pertama masehi diyakini sebagai tahun kelahiran Yesus Kristus [istilah mereka].

Terdapat beberapa versi di kalangan sesama penganut Nasrani tentang penetapan tanggal kelahiran Kristus [penamaan mereka]. Sebagian mereka meyakini bahwa Almasih dilahirkan pada tanggal 25 Desember.

Versi lain tertanggal 20 Mei. Yang lain lagi mengatakan 20 April. Sementara Kristen Ortodoks meyakini kelahiran Yesus tepatnya pada tanggal 06 Januari 01 Masehi.

Sebelum kelahiran Kristus [istilah mereka], tahun-tahun sebelumnya dikenal dengan istilah 'SM' (Sebelum Masehi). Dengan hitungan mundur hingga bertemu dengan tahun pertama Masehi.

Janggalnya, tidak pernah dikenal adanya tahun 0 (Nol) dalam perhitungan tahun Masehi yang menjadi penetral antara SM dan M. Ini pulalah yang membuat bingung perhitungan ilmu astronomi versi NASA [milik mereka] yang berselisih satu tahun dari hitungan kalender umum.


SEBAB NATAL DAN TAHUN BARU MASEHI BERBEDA WAKTU

Natal diadakan pada tanggal 25 Desember. Tujuh hari lebih maju dibandingkan dengan tahun baru Masehi.

Dua momen yang berbeda namun memiliki satu inti, yaitu MOMEN KELAHIRAN ISA -'alaihissalam.

Lalu bagaimana keduanya bisa berselisih waktu rentang Tujuh hari, padahal sama-sama diklaim sebagai hari kelahiran Almasih?

Kalender Julius atau  Kalender Julian telah diberlakukan sejak sebelum Masehi. Kalender ini merupakan tahun syamsiah yang dicetuskan pertama kali oleh Julius Caesar pada masa kekuasaannya. Diakui pula oleh orang-orang Nashara pada waktu itu.

Pada tahun 1582 Masehi Paus Gregorius XIII mengadakan reformasi kalender dengan metode hitungan yang sedikit berbeda dari kalender Julian. Kalender 'Gregorian' inilah yang diresmikan oleh kaum Nasrani hingga sekarang. Kecuali gereja Ortodoks yang sampai saat ini tetap berpatokan dengan kalender Julian. Itulah sebabnya mengapa Natal dan tahun baru Masehi jatuh pada tanggal yang berbeda.

Lonceng gereja menyambut detik-detik tahun baru juga berdentang sebagaimana halnya lonceng pada saat 'Misa Malam Natal'.


TENTANG NATAL

Kontroversi di tubuh Nasrani terus menjalar hingga masuk pada permasalahan ajaran Natal itu sendiri. Di dalam kitab-kitab Injil yang ada di sisi mereka tidak ada perintah untuk memperingati hari kelahiran Yesus [penamaan mereka]. Bahkan Natal pertama kali dirayakan pada tahun 221 Masehi oleh Sextus Julius Africanus, dan baru diterima secara luas pada abad ke-5.

Dalam seremonial agama Nasrani zaman sekarang, beberapa tradisi Natal dibumbui pula dengan simbol-simbol baru yang tidak pernah ada sebelumnya, seperti pohon Natal, salju, kartu Natal, bertukar hadiah antara teman dan anggota keluarga serta kisah tentang  Santa Klaus  atau Sinterklas dengan gerobak saljunya.

Di sini jelaslah bahwa acara 'Natalan', usul dan cabangnya semua hanyalah rekayasa orang kafir Nasrani zaman belakangan. Mulai dari asal muasal perayaan Natal yang tidak pernah ada sebelumnya, ditambah taracaranya yang sangat bertolak belakang dengan kehidupan Isa -'alaihissalam atau yang mereka namakan dengan Yesus Kristus.

Yesus [istilah mereka] dilahirkan di Betlehem, yakni salah satu bagian dari negeri Palestina. Dan telah diketahui bersama bahwa Betlehem adalah tempat yang gersang dan berdebu sejak zaman Isa 'alaihissalam. Tidak ada salju, tidak ada pohon Natal, tidak ada Sinterklas. Semua itu adalah kedustaan yang nyata. Kedustaan yang telah diada-adakan oleh ulama-ulama mereka yang sesat lagi menyesatkan. Allah Ta'ala telah berfirman (yang artinya):

"Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengadakannya; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuknya. Mereka tidak lain hanyalah mengikuti sangkaan-sangkaan, dan apa yang diingini oleh hawa nafsu mereka". [Surat An-Najm 23]

Bersambung..

https://alpasimiy.com/ada-apa-dengan-natal-dan-tahun-baru-masehi/
::
🚇 BILA KITA INGIN MENGENALKAN/MENGAJARKAN TAUHID (ISLAM) KEPADA ORANGTUA YANG NASRANI, MULAINYA DARI MANA?

🎙 Disampaikan oleh:
Al-Ustadz Muhammad As-Sewed حفظه الله

🗓 Kajian "MEMBELA KALIMAT TAUHID" | Sabtu, 7 Rabi'ul Akhir 1440 H / 15 Desember 2018 M di Masjid Agung Kota Cimahi

(1,6 MB) - Durasi [00:04:59]

#najasy #raja_najasy
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com