منتدى نشر الفـــــــوائد
7.55K subscribers
4.31K photos
259 videos
279 files
5.62K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
::
🚇 HADITS TENTANG RABU WEKASAN DHOIF JIDDAN


“Dhoif Jiddan” artinya sangat lemah derajatnya, dan tidak bisa diamalkan atau diyakini.

Disebutkan sebuah riwayat hadits dari shahabat Ibnu Abbas rodhiyallahu ‘anhuma, bunyinya:

آخِرُ أَرْبَعَاءَ مِنَ الشَّهْرِ يَوْم نَحْسٍ مُسْتَمِرٍّ

”Hari Rabu terakhir dalam sebulan adalah hari sial yang (terus menerus ada) berkesinambungan.”

📚 [HR. Al-Khotib dalam kitab Tarikh Baghdad (14/406) no.7726 , disebutkan oleh As-Suyuthi dalam Al-Jami’ Ash-Shoghir no.1016 bahwasanya hadits ini diriwayatkan oleh Wakii’ dalam Al-Ghuror dan Al-Mardawaih dalam Tafsirnya]


🔰 DERAJAT HADITS

Asy-Syaikh Al-Albani rohimahullah mengatakan: Hadits ini “Dhoif Jiddan” (artinya sangat lemah derajatnya).

Beliau menambahkan, bahwa hal itu dikarenakan pada sanad (rantai pembawa) haditsnya ada seorang yang bernama Maslamah bin Ash-Sholti, Dikatakan oleh Imam Abu Hatim bahwasanya orang ini “Matrukul Hadits” – ditinggalkan haditsnya. [ Lihat Dhoif Al-Jami’ no.3 dan Adh-Dhoifah no. 1581 , Lihat pula Mizanul I’tidal ; 4/109, Adz-Dzahabi, tentang ucapan Imam Abu Hatim ]

Al-Imam Ibnul Jauzi rohimahullah (wafat th.597 H) menerangkan dalam kitabnya ”Al-Maudhu’at” (2/72-74), bahwa hadits ini datang dari tiga shahabat Abdullah bin Abbas, Jabir bin Abdillah, dan Ibnu Umar rodhiyallahu ‘anhum, namun kesemuanya itu dikategorikan oleh beliau rohimahullah sebagai hadist maudhu’ (palsu).

Wallahul Muwaffiq


📝 Dikirim oleh: Al-Ustadz Abdul Hadi Pekalongan
@warisansalaf | www.warisansalaf.com
::
🚇 BAGAIMANA CARA/ ADAB MENEGUR SAUDARA MUSLIM YANG BERBUAT KESALAHAN?

🔬 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Abdurrahman Lombok Hafizhahullah

📊 Sesi TJ Dauroh "HIJAB BUDAYA ARAB ATAU SYARIAT?" | Tanggal 10-11 Shafar 1440 H (20-21 Oktober 2018) di Masjid Hidayaturahman Palangka Raya, Kalteng

Durasi 04:13 (1,0 MB)

قُلِ الْـحـَقَّ وَلَوْ كَانَ مُرًّا

“Katakanlah kebenaran walaupun itu rasanya pahit.” (HR. Ibnu Hibban)

•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
::
🚇 PENGUAT JALINAN HUBUNGAN PALING KOKOH

Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda:

"Sungguh tali iman yang paling kokoh : kamu cinta dan benci sesuatu karena Allah." (Hadits Bara' bin Azib, riwayat Ahmad)


Setiap Jiwa Dikumpulkan dengan yang Semisalnya

{ وَإِذَا النُّفُوسُ زُوِّجَتْ }

"dan ketika ruh-ruh dikumpulkan." Q.S. At-Takwiir : 7.

Yaitu: disandingkan setiap pemilik amalan dengan yang sejenis dan semisalnya.
◾️Maka disandingkan antara dua insan yang saling cinta karena Allah di jannah(surga).
◾️Adapun yang saling mencintai dalam menaati syaithan di neraka al-jahiim.

Sehingga setiap orang kelak akan dikumpulkan bersama orang yang dicinta, mau ataupun tidak."

[Ibnul Qoyyim rahimahullah, Zaadul Ma'ad 4/ 284]

📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah

••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
::
🚇 BACAAN MUROTTAL AL-QUR'AN SURAT AT-TAKWIR (81)
Oleh: Salman al-Utaybi

Durasi 00:02:13 (823 KB)

اَلتَّكْوِيْر
At Takwir: Menggulung


إِذَا الشَّمْسُ كُوِّرَتْ ﴿التكوير:١
1. Apabila matahari digulung,

وَإِذَا النُّجُوْمُ انْكَدَرَتْ ﴿التكوير:٢
2. dan apabila bintang-bintang berjatuhan,

وَإِذَا الْجِبَالُ سُيِّرَتْ ﴿التكوير:٣
3. dan apabila gunung-gunung dihancurkan,

وَإِذَا الْعِشَارُ عُطِّلَتْ ﴿التكوير:٤
4. dan apabila unta-unta yang bunting ditinggalkan (tidak terurus),

وَإِذَا الْوُحُوْشُ حُشِرَتْ ﴿التكوير:٥
5. dan apabila binatang-binatang liar dikumpulkan,

وَإِذَا الْبِحَارُ سُجِّرَتْ ﴿التكوير:٦
6. dan apabila lautan dipanaskan,

وَإِذَا النُّفُوْسُ زُوِّجَتْ ﴿التكوير:٧
7. dan apabila ruh-ruh dipertemukan,

وَإِذَا الْمَوْءٗدَةُ سُئِلَتْ ﴿التكوير:٨
8. dan apabila bayi-bayi perempuan yang dikubur hidup-hidup ditanya,

بِأَىِّ ذَنْبٍ قُتِلَتْ ﴿التكوير:٩
9. karena dosa apa dia dibunuh?

وَإِذَا الصُّحُفُ نُشِرَتْ ﴿التكوير:١۰
10. Dan apabila lembaran-lembaran (catatan amal) telah dibuka lebar-lebar,

وَإِذَا السَّمَآءُ كُشِطَتْ ﴿التكوير:١١
11. dan apabila langit dilenyapkan,

وَإِذَا الْجَحِيْمُ سُعِّرَتْ ﴿التكوير:١٢
12. dan apabila neraka Jahim dinyalakan,

وَإِذَا الْجَنَّةُ أُزْلِفَتْ ﴿التكوير:١٣
13. dan apabila surga didekatkan,

عَلِمَتْ نَفْسٌ مَّآ أَحْضَرَتْ ﴿التكوير:١٤
14. setiap jiwa akan mengetahui apa yang telah dikerjakannya.

فَلَآ أُقْسِمُ بِالْخُنَّسِ ﴿التكوير:١٥
15. Aku bersumpah demi bintang-bintang,

الْجَوَارِ الْكُنَّسِ ﴿التكوير:١٦
16. yang beredar dan terbenam,

وَالَّيْلِ إِذَا عَسْعَسَ ﴿التكوير:١٧
17. demi malam apabila telah larut,

وَالصُّبْحِ إِذَا تَنَفَّسَ ﴿التكوير:١٨
18. dan demi subuh apabila fajar telah menyingsing.

إِنَّهٗ لَقَوْلُ رَسُوْلٍ كَرِيْمٍ ﴿التكوير:١٩
19. Sesungguhnya (Al Qur’an) itu benar-benar firman (Allah yang dibawa oleh) utusan yang mulia (Jibril),

ذِى قُوَّةٍ عِنْدَ ذِى الْعَرْشِ مَكِيْنٍ ﴿التكوير:.٢
20. yang memiliki kekuatan, memiliki kedudukan tinggi di sisi (Allah) yang memiliki ‘Arsy,

مُّطَاعٍ ثَمَّ أَمِيْنٍ ﴿التكوير:٢١
21. yang di sana (di alam malaikat) ditaati dan dipercaya.

وَمَا صَاحِبُكُمْ بِمَجْنُوْنٍ ﴿التكوير:٢٢
22. Dan temanmu (Muhammad) itu bukanlah orang gila.

وَلَقَدْ رَءَاهُ بِالْأُفُقِ الْمُبِيْنِ ﴿التكوير:٢٣
23. Dan sungguh, dia (Muhammad) telah melihatnya (Jibril) di ufuk yang terang.

وَمَا هُوَ عَلَى الْغَيْبِ بِضَنِيْنٍ ﴿التكوير:٢٤
24. Dan dia (Muhammad) bukanlah seorang yang kikir (enggan) untuk menerangkan yang gaib.

وَمَا هُوَ بِقَوْلِ شَيْطٰنٍ رَّجِيمٍ ﴿التكوير:٢٥
25. Dan (Al Qur’an) itu bukanlah perkataan setan yang terkutuk,

فَأَيْنَ تَذْهَبُوْنَ ﴿التكوير:٢٦
26. Maka ke manakah kamu akan pergi?[1]

إِنْ هُوَ إِلَّا ذِكْرٌ لِّلْعٰلَمِيْنَ ﴿التكوير:٢٧
27. (Al Qur’an) itu tidak lain adalah peringatan bagi seluruh alam,

لِمَنْ شَآءَ مِنْكُمْ أَنْ يَسْتَقِيْمَ ﴿التكوير:٢٨
28. (yaitu) bagi siapa di antara kamu yang menghendaki menempuh jalan yang lurus.

وَمَا تَشَآءُوْنَ إِلَّآ أَنْ يَشَآءَ اللهُ رَبُّ الْعٰلَمِيْنَ ﴿التكوير:٢٩
29. Dan kamu tidak dapat menghendaki (menempuh jalan itu) kecuali apabila dikehendaki Allah, Tuhan seluruh alam.

••••
#murottal #al_utaybi #alutaybi #quran #surat_attakwir #attakwir #at_tajwir
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌏 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
.:
SEGALA SESUATUNYA JADI TERLIHAT SERBA SUSAH & RUWET, SEMUA URUSAN DIDAPATI KESULITAN (PENGARUH DOSA & MAKSIAT)

🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad As-Sewed -hafizhahullah-

🗓 Teleconference Ikhwah Palu "PENGARUH DOSA DALAM JIWA" | Rabu, 29 Shafar 1440 H/ 07 Nopember 2018, di Studio Adhiya, Ma'had Dhiyaus Sunnah Cirebon

(806 KB) - Durasi [00:03:17]


(*) Murottal Al-Qur`an Q.S Ath-Thalaq (65) ayat 2-3 oleh Qori Abdurrahman Al-Ausy

•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com