.:
Ⓜ KAPAN KITA AKAN BISA MERASAKAN KECINTAAN SESAMA IKHWAH AHLUSSUNAH?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad As-Sewed -hafizhahullah-
🗓 Kajian Kitab Fathul Majid Bab 20 Pertemuan 1 "SIKAP GHULUW TERHADAP KUBURAN" | Jum'at, 10 Shafar 1440 / 19 Oktober 2018 di Masjid Umar Ibnul Khotthob [ Jl. Truntum No 1, Krapyak - Pekalongan ]
➰(1,8 MB) - Durasi [00:07:03]
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ KAPAN KITA AKAN BISA MERASAKAN KECINTAAN SESAMA IKHWAH AHLUSSUNAH?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad As-Sewed -hafizhahullah-
🗓 Kajian Kitab Fathul Majid Bab 20 Pertemuan 1 "SIKAP GHULUW TERHADAP KUBURAN" | Jum'at, 10 Shafar 1440 / 19 Oktober 2018 di Masjid Umar Ibnul Khotthob [ Jl. Truntum No 1, Krapyak - Pekalongan ]
➰(1,8 MB) - Durasi [00:07:03]
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
.:
Ⓜ BOLEHKAH MENANYAKAN AIB MASA LALU SESEORANG YANG SEKARANG SUDAH BERTAUBAT/HIJRAH?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri -hafizhahullah-
🗓 Sesi TJ Kajian "PELAJARAN BERHARGA DARI SEBUAH BENCANA" | Ahad, 4 Shafar 1440 H / 14 Oktober 2018 M di Masjid Ma'had Daarul Atsar, Kawalu, Kota Tasikmalaya
➰(1,5 MB) - Durasi [00:04:20]
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ BOLEHKAH MENANYAKAN AIB MASA LALU SESEORANG YANG SEKARANG SUDAH BERTAUBAT/HIJRAH?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri -hafizhahullah-
🗓 Sesi TJ Kajian "PELAJARAN BERHARGA DARI SEBUAH BENCANA" | Ahad, 4 Shafar 1440 H / 14 Oktober 2018 M di Masjid Ma'had Daarul Atsar, Kawalu, Kota Tasikmalaya
➰(1,5 MB) - Durasi [00:04:20]
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 HUKUM UCAPAN “TIBA-TIBA, TANPA DISENGAJA, DST...”
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah
PERTANYAAN:
“Apa pandangan anda, yang mulia, tentang dua orang yang berpapasan lalu salah seorang dari keduanya berkata kepada yang lain “Kita bertemu tiba-tiba(tidak disengaja).”
JAWABAN:
“Kami melihat ucapan ini tidak mengapa padanya. Dan perkataan ini sesuatu yang sudah saling dimaklumi.
Dan aku mengira ada beberapa hadits yang mengandung ungkapan seperti ini “Kami tiba-tiba bertemu Rasulullahﷺ ” atau “Rasullah ﷺ tiba-tiba mendapati kami” atau kalimat-kalimat semisal ini. Namun saat ini aku tidak ingat hadits tertentu tentang hal yang khusus ini.
Dan “tiba-tiba” dan “tidak disengaja” pada perbuatan manusia adalah suatu perkara yang terjadi (fakta). Sebab manusia tidak mengetahui perkara gaib. Terkadang sesuatu datang padanya tanpa ia merasakan atau tanpa ada mukaddimah.
Adapun terkait perbuatan Allah maka hal ini tidak akan pernah terjadi. Karena segala sesuatu di sisi Allah adalah ma’lum (diketahui). Dan segala sesuatu di sisi-Nya adalah dengan ketentuan takdir. Maka Dia Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi, selamanya tidak terjadi padanya suatu hal yang tiba-tiba.
Namun terkait saya dan Anda mungkin kita saling bertemu tanpa ada janji, tidak dirasa, tanpa ada mukaddimah. Dan hal seperti ini disebut “tiba-tiba” maka tidak ada keberatan (larangan) padanya.
Dan adapun dinisbahkan pada perbuatan Allah maka perkara ini terlarang dan tidak boleh.”
Fataawa ‘alath Thariq fi Masaail Mutanawwi’ah, Al-‘Utsaimin, hal. 798.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 HUKUM UCAPAN “TIBA-TIBA, TANPA DISENGAJA, DST...”
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah
PERTANYAAN:
“Apa pandangan anda, yang mulia, tentang dua orang yang berpapasan lalu salah seorang dari keduanya berkata kepada yang lain “Kita bertemu tiba-tiba(tidak disengaja).”
JAWABAN:
“Kami melihat ucapan ini tidak mengapa padanya. Dan perkataan ini sesuatu yang sudah saling dimaklumi.
Dan aku mengira ada beberapa hadits yang mengandung ungkapan seperti ini “Kami tiba-tiba bertemu Rasulullahﷺ ” atau “Rasullah ﷺ tiba-tiba mendapati kami” atau kalimat-kalimat semisal ini. Namun saat ini aku tidak ingat hadits tertentu tentang hal yang khusus ini.
Dan “tiba-tiba” dan “tidak disengaja” pada perbuatan manusia adalah suatu perkara yang terjadi (fakta). Sebab manusia tidak mengetahui perkara gaib. Terkadang sesuatu datang padanya tanpa ia merasakan atau tanpa ada mukaddimah.
Adapun terkait perbuatan Allah maka hal ini tidak akan pernah terjadi. Karena segala sesuatu di sisi Allah adalah ma’lum (diketahui). Dan segala sesuatu di sisi-Nya adalah dengan ketentuan takdir. Maka Dia Yang Maha Suci lagi Maha Tinggi, selamanya tidak terjadi padanya suatu hal yang tiba-tiba.
Namun terkait saya dan Anda mungkin kita saling bertemu tanpa ada janji, tidak dirasa, tanpa ada mukaddimah. Dan hal seperti ini disebut “tiba-tiba” maka tidak ada keberatan (larangan) padanya.
Dan adapun dinisbahkan pada perbuatan Allah maka perkara ini terlarang dan tidak boleh.”
Fataawa ‘alath Thariq fi Masaail Mutanawwi’ah, Al-‘Utsaimin, hal. 798.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 BACAAN MUROTTAL AL-QUR'AN SURAT AN-NUR (24) AYAT 35
Oleh: Salman al-Utaybi
➰Durasi 00:02:08 (790 KB)
اللَّهُ نُورُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ ۚ مَثَلُ نُورِهِۦ كَمِشْكَوٰةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ ۖ الْمِصْبَاحُ فِى زُجَاجَةٍ ۖ الزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّىٌّ يُوقَدُ مِن شَجَرَةٍ مُّبٰرَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَلَا غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ زَيْتُهَا يُضِىٓءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ ۚ نُّورٌ عَلَىٰ نُورٍ ۗ يَهْدِى اللَّهُ لِنُورِهِۦ مَن يَشَآءُ ۚ وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثٰلَ لِلنَّاسِ ۗ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ ﴿النور:٣٥﴾
"Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu". (Q.S. An-Nur ayat 35)
••••
➥ #murottal #al_utaybi #alutaybi #quran #surat_annur #an_nur #nur
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 BACAAN MUROTTAL AL-QUR'AN SURAT AN-NUR (24) AYAT 35
Oleh: Salman al-Utaybi
➰Durasi 00:02:08 (790 KB)
اللَّهُ نُورُ السَّمٰوٰتِ وَالْأَرْضِ ۚ مَثَلُ نُورِهِۦ كَمِشْكَوٰةٍ فِيهَا مِصْبَاحٌ ۖ الْمِصْبَاحُ فِى زُجَاجَةٍ ۖ الزُّجَاجَةُ كَأَنَّهَا كَوْكَبٌ دُرِّىٌّ يُوقَدُ مِن شَجَرَةٍ مُّبٰرَكَةٍ زَيْتُونَةٍ لَّا شَرْقِيَّةٍ وَلَا غَرْبِيَّةٍ يَكَادُ زَيْتُهَا يُضِىٓءُ وَلَوْ لَمْ تَمْسَسْهُ نَارٌ ۚ نُّورٌ عَلَىٰ نُورٍ ۗ يَهْدِى اللَّهُ لِنُورِهِۦ مَن يَشَآءُ ۚ وَيَضْرِبُ اللَّهُ الْأَمْثٰلَ لِلنَّاسِ ۗ وَاللَّهُ بِكُلِّ شَىْءٍ عَلِيمٌ ﴿النور:٣٥﴾
"Allah (Pemberi) cahaya (kepada) langit dan bumi. Perumpamaan cahaya Allah, adalah seperti sebuah lubang yang tak tembus, yang di dalamnya ada pelita besar. Pelita itu di dalam kaca (dan) kaca itu seakan-akan bintang (yang bercahaya) seperti mutiara, yang dinyalakan dengan minyak dari pohon yang berkahnya, (yaitu) pohon zaitun yang tumbuh tidak di sebelah timur (sesuatu) dan tidak pula di sebelah barat(nya), yang minyaknya (saja) hampir-hampir menerangi, walaupun tidak disentuh api. Cahaya di atas cahaya (berlapis-lapis), Allah membimbing kepada cahaya-Nya siapa yang dia kehendaki, dan Allah memperbuat perumpamaan-perumpamaan bagi manusia, dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu". (Q.S. An-Nur ayat 35)
••••
➥ #murottal #al_utaybi #alutaybi #quran #surat_annur #an_nur #nur
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
::
🚇 HUKUM MEMBANGUNKAN ORANG YANG TIDUR KALA KHUTBAH JUM'AT
📃Penanya
Sebagian orang tertidur saat pertengahan khutbah Jum’at, apakah jika kami membangunkan mereka, perbuatan kami termasuk perbuatan yang sia-sia yang tidak ada pahala sholat Jum’at?
✉ Jawaban
Asy-Syaikh Ibnu Baaz Rohimahullohu Ta’ala mengatakan:
يستحب إيقاظهم بالفعل لا بالكلام، لأن الكلام في وقت الخطبة لا يجوز؛
Disunnahkan membangunkan orang yang tertidur tatkala pertengahan khutbah dengan perbuatan tidak dengan ucapan, karena berbicara tatkala khutbah Jum’at terlarang.
Hal yang demikian berdasarkan Sabda Rasululloh Sholallohu alaihi wasalam:
إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَنْصِتْ. وَالإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ
” jika kamu berkata diamlah pada temanmu pada hari Jum’at ketika imam berkhutbah, maka Sungguh kamu telah melakukan perbuatan yang sia-sia”
[HR. Bukhori, Muslim].
Nabi Shalallahu alaihi wasalam menyebut perbuatan yang sia-sia walaupun dia menyuruh kepada perkara kebaikan,dari itulah menunjukan wajibnya diam dan larangan berbicara tatkala khutbah berlangsung.
🌍www.binbaz.org.sa/mat/4697
••••
🖋FIK | @Forum_ilmiyahKarangAnyar
www.almaroni.blogspot.com
🚇 HUKUM MEMBANGUNKAN ORANG YANG TIDUR KALA KHUTBAH JUM'AT
📃Penanya
Sebagian orang tertidur saat pertengahan khutbah Jum’at, apakah jika kami membangunkan mereka, perbuatan kami termasuk perbuatan yang sia-sia yang tidak ada pahala sholat Jum’at?
✉ Jawaban
Asy-Syaikh Ibnu Baaz Rohimahullohu Ta’ala mengatakan:
يستحب إيقاظهم بالفعل لا بالكلام، لأن الكلام في وقت الخطبة لا يجوز؛
Disunnahkan membangunkan orang yang tertidur tatkala pertengahan khutbah dengan perbuatan tidak dengan ucapan, karena berbicara tatkala khutbah Jum’at terlarang.
Hal yang demikian berdasarkan Sabda Rasululloh Sholallohu alaihi wasalam:
إِذَا قُلْتَ لِصَاحِبِكَ يَوْمَ الْجُمُعَةِ أَنْصِتْ. وَالإِمَامُ يَخْطُبُ فَقَدْ لَغَوْتَ
” jika kamu berkata diamlah pada temanmu pada hari Jum’at ketika imam berkhutbah, maka Sungguh kamu telah melakukan perbuatan yang sia-sia”
[HR. Bukhori, Muslim].
Nabi Shalallahu alaihi wasalam menyebut perbuatan yang sia-sia walaupun dia menyuruh kepada perkara kebaikan,dari itulah menunjukan wajibnya diam dan larangan berbicara tatkala khutbah berlangsung.
🌍www.binbaz.org.sa/mat/4697
••••
🖋FIK | @Forum_ilmiyahKarangAnyar
www.almaroni.blogspot.com
.:
Ⓜ BUKOM (BUKU KOMUNIKASI) : SALAHSATU WUJUD TA'AWUN PENDIDIKAN YANG MASIH SERING DILALAIKAN OLEH SEBAGIAN ORANGTUA/WALI SANTRI
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Luqman Ba'abduh -hafizhahullah-
🗓 Taushiyah Umum "TANGGUNG-JAWAB PENDIDIKAN ANAK" | Sabtu, 12 Shafar 1440 H / 20 Oktober 2018 di Masjid as-Salam, Kompleks Ponpes al-Manshuroh Mujur.
➰(2,5 MB) - Durasi [00:09:50]
(*) Juga penjelasan tentang alasan "sibuk" dari sebagian orangtua/Walisantri sehingga tidak mengisi BUKOM.
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ BUKOM (BUKU KOMUNIKASI) : SALAHSATU WUJUD TA'AWUN PENDIDIKAN YANG MASIH SERING DILALAIKAN OLEH SEBAGIAN ORANGTUA/WALI SANTRI
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Luqman Ba'abduh -hafizhahullah-
🗓 Taushiyah Umum "TANGGUNG-JAWAB PENDIDIKAN ANAK" | Sabtu, 12 Shafar 1440 H / 20 Oktober 2018 di Masjid as-Salam, Kompleks Ponpes al-Manshuroh Mujur.
➰(2,5 MB) - Durasi [00:09:50]
(*) Juga penjelasan tentang alasan "sibuk" dari sebagian orangtua/Walisantri sehingga tidak mengisi BUKOM.
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com