منتدى نشر الفـــــــوائد
7.55K subscribers
4.31K photos
259 videos
279 files
5.62K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
::
🚇 BACAAN MUROTTAL AL-QUR'AN SURAT AL-WAQI'AH (56)
Oleh: Emad Al-Mansary

Durasi 00:09:05 (2,63 MB)

••••
#murottal #al_mansary #emad_almansary #almansary #surat_alwaqiah #surat_waqiah
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Yuk, Bantu Saudara Kita!

💦💦💦💦💦

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menghasung setiap insan yang dipersaudarakan di atas tali iman untuk benar-benar peduli terhadap saudaranya.

Sungguh kepedulian terhadap sesama adalah tanda kesempurnaan iman seseorang.

Bagaimanapun mereka adalah saudara kita. Walau kita berbeda suku atau nasab, namun Allah Ta’alatelah berfirman,

إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ إِخْوَةٌ

“Sesungguhnya kaum mukminin adalah bersaudara.” (QS. al-Hujurat: 10)

Begitu pula, walau dipisahkan dengan daratan yang panjang, gunung yang menjulang, dan lautan yang luas, namun sungguh mereka dekat di hati.

Kebahagiaan mereka adalah kebahagiaan kita; dan duka mereka adalah duka kita. Kita ibarat satu tubuh. Jika salah satu anggota tubuh ini merasa sakit, seluruh tubuh ini juga ikut merasakan sakit.

Subhanallah…
Demikianlah Islam mendidik kita.
Apa yang menimpa mereka, saudara-saudara kita di Lombok dan Palu adalah musibah yang telah Allah tetapkan dan pasti mengandung hikmah dan pelajaran bagi kita semua.

Sekarang mereka sedang berduka dan bersedih.
Sekarang mereka sedang mengalami kesulitan dan kesusahan.
Sekarang mereka sangat membutuhkan kepedulian dan uluran tangan kita.

Yuk, kita bantu mereka agar terhibur dan merasakan betapa indah aturan Islam, betapa rahmah agama Islam.
Juga agar mereka semakin menyadari, bahwa mereka tidak sendiri. Walau mereka kehilangan saudara senasab, namun mereka tidak kehilangan saudara seiman. Alhamdulillah atas nikmat Islam dan iman.

Semoga Allah memberikan taufik kepada kita agar terpanggil hati ini untuk peduli dan benar-benar peduli terhadap saudaranya.

Sungguh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam menjanjikan pahala yang besar bagi siapa yang melepaskan kesulitan dan kesusahan saudaranya.
Beliau shallallahu ‘alaihi wa sallambersabda,

من نفس عن مؤمن كربة من كرب الدنيا ، نفس الله عنه كربة من كرب يوم القيامة

“Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan dari kesusahan yang menimpa seorang mukmin, Allah pasti akan melepaskan baginya satu kesusahan dari kesusahan di hari kiamat kelak.” (HR. Muslim)

Tentunya pahala dan keutamaan ini diraih bagi siapa yang membantu saudaranya dengan ikhlas, semata untuk mengharapkan wajah Allah dan ridha-Nya.

Ikuti update informasi dan programnya melalui:

Channel Telegram: 
https://t.me/pedulibencana

Official Website: 
https://pedulibencana.com

Twitter: 
http://twitter.com/peduli_bencana

Email: 
pedulibencana2018@gmail.com

Contact Person:
+62 878-6426-2106 (Wil. Lombok)
+62 857-5736-6967 (Wil. Palu)
+62 812-2733-7626 (Wil. Palu)
+62 852-5973-8752 (Umum)

#pedulilombok
#pedulipalu

silahkan kunjungi :

https://pedulibencana.com/akhirnya-bantuan-itu-datang/


https://pedulibencana.com/yuk-bantu-saudara-kita/

Bantu menyebarkan poster dan artikel ini seluas-luasnya

Baarokallohufiikum...
Forwarded from TIM PEDULI BENCANA
Kebutuhan di Pengungsian
.:
APAKAH FITNAH SHO'AFIQOH (MUSHO'FIQOH) ADALAH KHILAF ANTARA SYAIKH MUHAMMAD BIN HADY DENGAN SYAIKH ROBI' HAFIZHAHULLOH DALAM MENGHUKUMI SESEORANG?

🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin -hafizhahullah-

🗓 Kajian "BIMBINGAN ULAMA HARUSKAH DIIKUTI?" | Ahad, 27 al-Muharram 1440 H/ 07 Oktober 2018 M di Masjid Agung Nur Sulaiman Banyumas
(1,9 MB) - Durasi [00:06:44]


(*) Juga penjelasan:

▪️Bantahan syubhat "la yulzimuni.." (tidak mengharuskan saya untuk mengikuti_jangan memaksakan untuk menerima salahsatu pendapat).
▪️Bagaimana sikap kita apabila ulama yang dulunya kita ikuti namun belakangan ini menyimpang, seorang ulama yang dulunya mu'tabar bahkan faqih dan kibar?

•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
.:
MENJADI SUTROH BAGI ORANG YANG SHOLAT DI BELAKANGNYA, APAKAH BERDOSA JIKA MENINGGALKANNYA SEBELUM IA SELESAI SHOLAT?

🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed -hafizhahullah-

📆 Kajian "Keberkahan Ada Bersama Ulama Kibar" | Ahad, 27 AlMuharram 1440 H / 07 Oktober 2018 di Masjid Ma'had Darul Ilmi as Salafy, Lumajang

(152 KB) - Durasi [00:00:29]



•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
::
🚇 BACAAN MUROTTAL AL-QUR'AN SURAT AL-QIYAMAH
Oleh: Bandar Balila

Durasi 00:03:58 (0,95 MB)


••••
#murottal #bandar_balila #balilah #quran #surat_alqiyamah #alqiyamah
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
::
🚇 Orang Bawahan namun Istiqomah Lebih Baik dari Pemimpin di atas Kebatilan

Al-Atsram rahimahullah -salah seorang murid al-Imam Ahmad bin Hanbal rahimahullah- berkata:

"لأن يكون الرجل تابعا في الخير خير من أن يكون رأسا في الشر."

Seseorang menjadi PENGIKUT dalam kebaikan itu lebih baik daripada menjadi PIMPINAN dalam kejelekan.

📖 Al-Jami' fi Aqaaid wa Rasaaili Ahlissunnah wal Atsar, hal. 491.

📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah

••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
.:
KETIKA ADA KHILAF MU'TABAR: APAKAH KITA HARUS MEMILIH PENDAPAT YANG ROJIH (KUAT) ATAUKAH BOLEH MENGAMALKAN KEDUA PENDAPAT?

🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin -hafizhahullah-

🗓 Kajian "BIMBINGAN ULAMA HARUSKAH DIIKUTI?" | Ahad, 27 al-Muharram 1440 H/ 07 Oktober 2018 M di Masjid Agung Nur Sulaiman Banyumas
(0,94 MB) - Durasi [00:02:28]


(*) Juga tambahan faidah: ketika turun sujud mendahulukan lutut dulu/kedua tangan?

•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
::
🚇 RITUAL PENYEMBELIHAN HEWAN UNTUK SESAJI/SESAJEN ADALAH KESYIRIKAN *:


Masuk Neraka karena Seekor Lalat


Dari Thariq bin Syihab, (beliau menceritakan) bahwa Rasulullah ﷺ pernah bersabda,

“Ada seorang lelaki yang masuk surga gara-gara seekor lalat. Ada pula lelaki lain yang masuk neraka gara-gara lalat.”

Mereka (para sahabat) bertanya, “Bagaimana hal itu bisa terjadi, wahai Rasulullah?”

Beliau ﷺ menjawab, “Ada dua orang lelaki yang melewati daerah suatu kaum yang memiliki sesembahan selain Allah Ta'ala. Tidak ada seorang pun yang diperbolehkan melewati daerah itu melainkan dia harus berkorban sesuatu untuk sesembahan tersebut. Mereka mengatakan kepada salah satu di antara dua lelaki itu, ‘Berkorbanlah.’

Dia menjawab, ‘Aku tidak punya apa-apa untuk dikorbankan.’

Mereka pun mengatakan, ‘Berkorbanlah walaupun dengan seekor lalat.’

Dia pun berkorban dengan seekor lalat sehingga mereka pun memperbolehkannya lewat dan meneruskan perjalanan. Karena itulah, dia masuk neraka.

Mereka juga mengatakan kepada lelaki yang kedua, ‘Berkorbanlah.’

Dia menjawab, ‘Tidak pantas bagiku berkorban untuk sesuatu selain Allah Ta'ala.’

Mereka pun memenggal lehernya dan karena itulah dia masuk surga.” (HR. Ahmad dalam az-Zuhd [no. 15 & 16], Abu Nu’aim dalam al-Hilyah [1/203], dari Thariq bin Syihab, dari Salman al-Farisi Radhiyallahu 'anhu secara mauquf dengan sanad yang sahih)

❗️Perhatikanlah hadits di atas dengan baik!

Tradisi atau ritual penyembelihan binatang adalah ibadah sehingga harus dilaksanakan sesuai dengan aturan Allah Ta'ala, baik dalam hal tujuan, waktu, tempat, maupun niatnya.

Adalah sebuah dosa besar, bahkan dosa terbesar, saat seorang hamba menyembelih hewan untuk selain Allah Ta'ala. Entah untuk memohon bantuan makhluk gaib, harmonisasi manusia dengan alam, meredakan amarah makhluk halus, atau sebab-sebab kesyirikan lainnya.

Menyembelih hewan dalam rangka ritual adalah perbuatan yang tidak boleh dipersembahkan kepada selain Allah Ta'ala. Barang siapa melakukannya, Allah Ta'ala akan melaknatnya. Pelakunya telah melakukan kemusyrikan.

Apabila ia mati dalam keadaan tidak bertaubat, ia akan dihukum kekal di dalam neraka. Surga haram baginya. Seluruh amalnya akan musnah bagaikan debu yang beterbangan. Penyesalan dan kesedihan, itulah kesudahan yang akan dia rasakan pada hari kemudian.

Dari sini, kita bisa mengetahui bahwa tradisi atau ritual semacam ini adalah tindakan yang sangat membahayakan. Perbuatan yang mereka lakukan bukan menolak bala, tetapi justru mengundang murka Allah Ta'ala.

Contoh terbaru adalah ritual penyembelihan korban terkait dengan bencana meletusnya gunung Merapi. Paguyuban Kebatinan Tri Tunggal (PKTT) Yogyakarta menggelar ritual tolak bala pada Senin (8/11/2010) malam.

Ritual yang bernama asli Kuat Maheso Luwung Saji Rojosunya tersebut dimaksudkan agar warga Yogyakarta dan sekitarnya terhindar dari marabahaya akibat letusan Merapi. Ritual yang dipusatkan di sekitar kawasan Tugu ini diawali dengan mengarak kerbau bule.

Puncak acara diisi dengan pemotongan seekor kerbau bule dan sembilan ayam jago jurik kuning sebagai sesaji untuk makhluk-makhluk halus. Kepala kerbau dan sembilan jago jurik kuning itu rencananya akan dibawa ke lereng Merapi untuk ditanam di sana.


(*) Judul utama dari tim redaksi channel @ForumBerbagiFaidah

••••
Sumber: https://www.google.co.id/amp/asysyariah.com/tradisi-menyembelih-di-masyarakat/amp/