منتدى نشر الفـــــــوائد
7.54K subscribers
4.31K photos
259 videos
279 files
5.62K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
::
🚇 MENGAPA TERORIS TIDAK PERNAH HABIS?
(Taushiyah Tebar Media ke-2 : Majalah Asy-Syariah Edisi Khusus Anti Terorisme)

🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahulloh

📆 Masjid Ma'had As-Salafy Jember | Selasa, 12 Jumadal Akhirah 1439 H ~ 27 Februari 2018

Durasi (39:46) = 9,3 MB
Link: http://bit.ly/2CMZexB

••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
::
🚇 DEBAT DAN HILANGNYA BAROKAH ILMU

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata:


“Dan tidak seorang pun --secara umumnya—diberi kemampuan debat kecuali diharamkan darinya barokah ilmu. Sebab kebanyakan yang suka debat menghendaki untuk menolong pendapatnya semata. Dengan sebab itu diharamkan dari barokah ilmu.

Adapun seorang yang menginginkan kebenaran maka sungguh al-haq itu hal yang mudah lagi dekat, tidak butuh banyak perdebatan. Sebab kebenaran itu terang-benderang.

Oleh karenanya kamu temui ahlul bida’, yang mereka membantah untuk membela kebid’ahan-kebid’ahan mereka, ilmu mereka tidak barokah tidak ada kebaikan di dalamnya.

Dan kamu dapati mereka  menyanggah dan mendebat yang berakhir tanpa menghasilkan sesuatu. Mereka tidak sampai kepada kebenaran. Sebab mereka tidak menghendaki kecuali untuk menolong  apa yang mereka berada di atasnya.

Sehingga setiap orang yang berdebat untuk membela pendapatnya maka keumumannya ia tidak mendapat taufiq(untuk meraih kebenaran). Dan tidak akan menemui barokah ilmu.

💡Adapun seorang yang berdebat untuk sampai kepada ilmu dan menetapkan yang benar serta membatalkan yang bathil maka yang demikian ini adalah hal yang diperintahkan berdasar firman Allah Ta’ala:

ادْعُ إِلِى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ﴿١٢٥﴾

"Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik." Q.S. An-Nahl: 125.

Tafsir Surat Al-Baqarah: 2/ 444 – 445.

📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah

••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
::
🚇 DUA AKIBAT JELEK MEMBICARAKAN ULAMA

Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin –rahimahullah- berkata:

“Membincangkan kehormatan ulama adalah kejelekan sebab terkandung di dalamnya dua mafsadah yang besar.

⬜️ Mafsadah Pertama : Ghibah.

Sesungguhnya para ulama sebagaimana manusia lainnya adalah pribadi-pribadi yang memiliki kehormatan. Apabila seseorang terjatuh dalam memperbincangkan kehormatan mereka maka ia telah menggunjing mereka. Padahal Allah telah berfirman di dalam Al-Qur’anul Karim:

وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضاً أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتاً فَكَرِهْتُمُوهُ ﴿١٢﴾

Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Q.S. Al-Hujuraat : 12.

⬜️ Perkara Kedua –dan ini lebih dahsyat- : Zuhud (meninggalkan) terhadap syariat yang ada pada mereka.

Sehingga dengannya akan hilang syariat --yang Allah karuniai kepada mereka ulama ini untuk menjaganya— disebabkan keraguan mereka (yang membincangkan kehormatan ulama) ini. Karena hal yang dimaklumi bahwa seorang ulama apabila berkurang kadarnya dalam pandangan manusia maka mereka tidak akan menerima setiap apa yang ia ucapkan. Maka akan hilang dengannya bagian yang besar dari syariat(yang ada pada mereka).”

Washoya wa Taujihaat li Thullaabil ‘Ilm, al-‘Utsaimin, hal. 70, Tahdzir Sufahaa’il Ahlaam minath tho’n fil Aimmatil A’laam, ha; 22 – 23.

📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah

••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
📹 Apakah kita boleh kadang-kadang tidak mengingat nikmat dari Allah Ta'ala?

Durasi 00:26
Forwarded from SALAFY BANDUNG
💡 Kajian Islam Ilmiah 2 Hari (Masjid Agung Cimahi & Masjid Agung Al-Ukhuwwah Kota Bandung) 13 s.d. 14 Rajab 1439 H

بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحات

Dengan mengharap ridho dan taufiq Alloh subhanahu wa ta'ala Hadir dan Ikuti:

KAJIAN ISLAM ILMIAH 2 HARI (MASJID AGUNG CIMAHI & MASJID AGUNG AL-UKHUWWAH KOTA BANDUNG) 13-14 RAJAB 1439 H

🎙Pemateri :
Al-Ustadz Abu Hamzah Yusuf al-Atsary حفظه الله تعالى
(Pengasuh Ma'had Daarul Atsar Tasikmalaya dan Penulis Majalah Islam Asy-Syari'ah)

Hari ke-1
📘Materi:
"MENIRU TREN BARAT"
(Pembahasan Kitab Iqtidha' Ash-Shirathal Mustaqim)

🕌Tempat:
MASJID AGUNG CIMAHI
Jl. Kaum No. 2, Kota Cimahi
(Samping Alun-Alun Kota Cimahi)

Waktu:
Sabtu, 13 Rajab 1439 H/
31 Maret 2018 M
13:00 s.d. 16:00 WIB

Informasi:
0852-2110-1378/ 0812-2138-2283
_______________________________________

Hari ke-2
📗Materi:
"HIJRAH MENUJU HIDAYAH"

🕌Tempat:
MASJID AGUNG AL-UKHUWWAH 
Jl. Wastukancana No. 27, Kota Bandung
(Samping Kantor Balai Kota Bandung)

⌚️Waktu:
Ahad, 14 Rajab 1439 H/
1 April 2018 M
14:00 s.d. 17:00 WIB

Informasi:
081-224-149-409/ 085-629-081-12/ 085-294-965-919
_______________________________________

🏘Penyelenggara: Majelis Ta'lim As Salafy Cimahi & Yayasan Ali bin Abi Thalib

TERBUKA UNTUK UMUM MUSLIM DAN MUSLIMAH
(Ajak serta keluarga, sahabat dan tetangga)

Bagi yang berhalangan hadir 
📡in syaa Alloh dapat disimak LIVE Streaming melalui:
📻 Radio Salafy Bandung
http://www.salafybandung.com/2018/03/kajian-islam-ilmiah-2-hari-masjid-agung_20.html
📻 Radio Rasyid:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.radiorasyid.app

Didukung Oleh:
📲 RII(Radio Islam Indonesia):
https://play.google.com/store/apps/details?id=dev.oasemedia.radioislamindonesia

Telegram: https://t.me/salafybandung

Semoga Bermanfaat
الله يبارك فيكم
Mapping Lokasi:
Masjid Agung al-Ukhuwwah Kota Bandung
https://goo.gl/maps/cnurPjL8qv22
Masjid Agung Cimahi
https://goo.gl/maps/zN1f28skPhk
:.
Ⓜ️ HUKUM SHOLAT RAGHAIB
[ Mengkhususkan bulan Rajab dengan shalat tertentu ]


Sebagian kaum muslimin mengkhususkan bulan Rajab dengan mengerjakan shalat khusus sebanyak 12 rakaat antara Maghrib dengan Isya’ di malam Jum’at pertama bulan tersebut.

Shalat tersebut dikenal dengan istilah “shalat Raghaib”.

Shalat ini tidak ada tuntunan dan anjuran dari Nabi maupun para sahabat beliau.

Bahkan istilah “shalat Raghaib” ini baru didengar oleh manusia sekian ratus tahun setelah wafatnya Nabi dan para sahabat beliau.

◾️Tokoh dari mazhab Syafi’iyah, ‘Alauddin bin al-‘Aththar rahimahullah  berkata : 

“Hadits-hadits yang teriwayatkan tentang keutamaan Rajab dan shalat padanya, seluruhnya adalah palsu dengan kesepakatan para penukil hadits dan orang-orang yang adil”.


◾️Al-Hafizh Ibnu Rajab (mazhab Hanbali) berkata : 

“Maka adapun shalat, tidaklah sahih pengkhususan shalat di bulan Rajab. Hadits-hadits yang teriwayatkan tentang keutamaan shalat Raghaib di malam Jum’at pertama bulan Rajab adalah dusta, batil dan tidak sahih. Shalat ini adalah bid’ah menurut mayoritas ulama”.

•••
www.daarulihsan.com/475/