منتدى نشر الفـــــــوائد
7.54K subscribers
4.31K photos
260 videos
279 files
5.62K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
.:
BOLEHKAH MENGGUNAKAN ISTILAH "THOGHUT" UNTUK PEMERINTAH NKRI YANG TIDAK MEMAKAI HUKUM ISLAM SEBAGAI UNDANG-UNDANGNYA?

🎙 Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy -hafidzahullah-

| Dauroh Ahad, 08 Syawal 1438 H/ 02 Juli 2017 di Masjid AL ATSARY Ma'had Nurul Ilmi Majalengka, JABAR

📊 (488 KB) - Durasi [00:44]


•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
بِسْــــــــــــــــــــــمِ الله

📔 BULETIN SAKU AL-ILMU 📔
( dengan stok terlengkap)

Alhamdulillah, Kabar gembira bagi para pembaca setia Buletin Saku Al-Ilmu dimanapun berada ...

Buletin Saku Al-Ilmu kali ini kembali hadir menyapa pembaca semuanya. dengan sajian terlengkap yang akan mengisi momen-momen indah anda Semua tersaji lengkap untuk para pembaca semuanya.

Nahh.. Lengkapi edisinya sekarang juga, tunggu apa lagi. Edisi terlengkap kali ini :


EDISI 1 ~ ARTI SEBUAH KEJUJURAN DAN HIKMAH & KEUTAMAAN WUDHU

EDISI 2 ~ KEWAJIBAN BERTAUHID & MENJAUHI KESYIRIKAN DAN CAHAYA BAKTI UNTUK AYAH BUNDA

EDISI 3 - KANDUNGAN SYAHADAT DAN PENGARUH TEMAN YANG BURUK

EDISI 4 ~ ADAB KETIKA SAKIT DAN ADAB MENJENGUK ORANG SAKIT

EDISI 5 ~ SHAUM RAMADHAN BERSAMA PEMERINTAH

EDISI 6 ~ HAJI KE BAITULLAH DAN BAGAIMANA MELAKUKAN MANASIK HAJI?

EDISI 7 ~ PENGAJARAN CARA WUDHU NABI DAN KEUTAMAAN SHALAT

EDISI 8 ~ TATA CARA SHALAT DAN DZIKIR DZIKIR SETELAH SHALAT 5 WAKTU

EDISI 9 ~ KEUTAMAAN DZIKIR DAN DOA HARIAN

EDISI 10 ~ DZIKIR PAGI DAN PETANG



EDISI 11 ~ ADAB KETIKA SAFAR

EDISI 12 ~ GERHANA DALAM TINJAUAN SYARIAT DAN TATA CARA SHALAT GERHANA

EDISI 13 ~ ISLAM ITU MUDAH & INDAH DAN BERILMU SEBELUM BERKATA & BERAMAL

EDISI 14 ~ UNTUKMU DUHAI SUAMI DAN UNTUKMU DUHAI ISTRI

EDISI 15 ~ BERIMAN KEPADA ALLAH DAN PEMBATAL PEMBATAL WUDHU

EDISI 16 ~ BERIMAN KEPADA MALAIKAT DAN TATA CARA TAYAMUM

EDISI 17 ~ BERIMAN KEPADA KITAB KITAB ALLAH DAN MELURUSKAN SHAFF KETIKA SHALAT

EDISI 18 ~ BERIMAN KEPADA NABI & RASUL DAN MERAIH HARAPAN DGN SHALAT ISTIKHARAH

EDISI 19 ~ BERIMAN KEPADA HARI AKHIR DAN SUJUD SYAHWI

EDISI 20 ~ BERIMAN KEPADA TAKDIR DAN TIPS MERAIH KEBAHAGIAAN



EDISI 21 ~ MANDI WAJIB DAN MANDI JANABAH

EDISI 22 ~ DUSTA PEMBUKA PINTU KEJELEKAN DAN WAKTU WAKTU MUSTAJABAH KETIKA BERDOA

EDISI 23 ~ MEWASPADAI BAHAYA PERDUKUNAN DAN ADA APA DENGAN RAMALAN BINTANG

EDISI 24 ~ CARA JITU MERAIH RESEKI BERMUTU DAN AKIBAT YANG DI RASAKAN OLEH PELAKU RIBA

EDISI 25 ~ AGAR ANAK TIDAK MENJADI TERORIS, ISIS, AL-QAEDAH DAN BERBAGAI MACAM ALIRAN KHAWARIJ LAINNYA BAHAYA LATEN BAGI ISLAM DAN UMAT ISLAM

EDISI 26 ~ TINJAUAN SINGKAT TENTANG AGAMA SYIAH DAN FATWA ULAMA TENTANG SYIAH

EDISI 27~ SAAT KITA BEROBAT DAN TUNTUTAN BERSUCI DAN SHALAT BAGI ORANG SAKIT



👍Mari, Turut andillah dalam menyebarkan ilmu Agama Islam..
Bagi yang ingin pesan Buletin Saku Al-Ilmu hubungi :

📲 0856-9483-6058
0878-5777-5558

Jazaakumullahu khoiran wa barokallahu fiikum

🌏 www.buletinsaku.com/

🌴~~~~~~~~🌱~~~~~~~~🌴
Forwarded from Salafy Indonesia
Pernyataan Berlepas Diri

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وصحبه ومن والاه. أما بعد:

Telah beredar video berisi gambar-gambar akhwat (wanita) bercadar dan seakan-akan upacara pemakaian hijab, dengan menjadikan petikan suara kajian saya (Muhammad Umar as Sewed) tentang hijab sebagai backing vokalnya, dalam akun atas nama Inochi No Hikari.

Maka saya menyatakan berlepas diri dari rekaman video tersebut dan berlepas diri pula dari metode dakwah yang dilakukan oleh pemilik akun tersebut.

Itu bukan dari kami bahkan kami yakin bukan dari salafiyyin.


Ahlussunnah salafiyyin sangat menjaga kehormatan para wanitanya. Kecil kemungkinan mereka merekam para akhwat lalu menyebarkannya dalam media sosial. Apalagi ada yg masih terbuka wajahnya.

Justru kami berpandangan bahwa termasuk menjaga hijab adalah tidak menyebarkan video-video seperti itu.

Kami mengimbau segenap salafiyyin ataupun salafiyat untuk tidak ikut menyebarkan video tersebut dan membantu menyampaikan nasihat dan pernyataan ini. Barakallahu fiikum wa jazakumullah khairan katsira.

was salamu 'alaikum wa rahmatullaahi wa barakatuh

Ttd
Ust Muhammad bin Umar As sewed.
📝 JANGAN TERTIPU DUNIA
🖊 jangan #tertipu #dunia
📝 JENGGOT, PEMBEDA ANTARA LAKI-LAKI DAN WANITA
🖊 #jenggot #pembeda antara #laki_laki dan #wanita
.:
PANDUAN MANASIK UMROH (SECARA RINGKAS)

🎙Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed حَفِظَهُ اللهُ
| Kajian Jum'at, 22 Sya'ban 1438 H ~ 19 Mei 2017 di Masjid Al-Mabrur Ma'had al-Manshuroh Banjarbaru KalSel

📨 (14 MB) - Durasi [59:36]


•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from Salafy Kendari
💐📝HIMBAUAN TERKAIT AKH ABU NAUFAL KENDARI DAN CHANNEL TELEGRAM AL-ISTIQOMAH

بسم الله الرحمن الرحيم

الحمد لله والصلاة والسلام على رسول الله وعلى آله وأصحابه أجمعين

Segenap puji hanya milik Allah semata. Tiada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah Azza Wa Jalla

Sekitar beberapa tahun yang lalu, seorang akh dari Kendari yang bernama Abu Naufal La Ode Muh Djainal Abidin menyampaikan kepada saya (Abu Utsman Kharisman) via whatsapp hendak menyebarluaskan tulisan-tulisan saya melalui channel telegram yang dia buat. Saya pun mempersilakannya. Channel tsb kemudian baru saya ketahui bernama al-Istiqomah.

Tidak dipungkiri bahwa keberadaan channel telegram al-Istiqomah tsb memberikan banyak manfaat bagi kaum muslimin, termasuk saya sendiri. Tidak jarang ada beberapa masukan dan koreksi yang sangat berharga dari berbagai pihak yang dialamatkan pada admin (Abu Naufal) kemudian diteruskan pada saya terkait tulisan dalam buku-buku yang saya tulis maupun terjemahkan. Jazaahumullaahu khayran.

Anggota grup tsb pernah mencapai 7200 orang. Suatu jumlah yang cukup besar. Tiada daya dan upaya kecuali atas pertolongan Allah Ta'ala.

Hingga kemudian ada masalah antara akh Abu Naufal ini dgn sebagian ikhwah Kendari yang juga merembet pada celaan dia terhadap sebagian asatidzah di Kendari, di antaranya ustadz Hasan bin Rosyid, Lc hafidzhahullah.

Saat terjadinya masalah itu, Abu Naufal tidak jarang menghubungi saya via telpon maupun whatsapp untuk berkonsultasi. Saya menasihatkan pada dia untuk bersabar, tetap bertaawun dalam dakwah bersama ikhwah dan asatidzah di Kendari. Kedepankan husnudzhdzhon. Jika ada hal-hal yang dirasa musykil, bisa dikonsultasikan langsung dengan para asatidzah kibar yang datang berkunjung ke Kendari.

Namun, dalam perjalanan waktu, akh Abu Naufal ini ternyata semakin menjauh dari majelis ilmu bersama para ikhwah Salafiyyin Kendari. Juga terkesan ia merasa cukup dgn faidah-faidah yang didapat dari grup WA maupun telegram yang diikutinya. Padahal dalam berbagai kesempatan kami selalu mengingatkan bahwa keberkahan dan limpahan kebaikan di majelis ilmu tidak bisa dipadankan dgn faidah-faidah yang didapatkan dari media yang lain.

Para asatidzah dan ikhwah Salafy Kendari juga telah menempuh upaya nasihat terhadapnya. Bahkan, cukup lama waktu berjalan, ia belum ditahdzir secara luas. Kalaupun diperingatkan, masih dalam majelis-majelis yg khusus. Namun, hal itu semakin membuatnya menjauh dari para ikhwah Salafy Kendari.

Saya juga menasihatkan kepadanya untuk meminta maaf kepada ikhwah dan asatidzah Kendari, setelah salah satu poin (tentang masalah mengintip) yang dia jadikan bahan celaan, telah terbahas dgn tuntas tanpa menyisakan syubhat. Tapi akh Abu Naufal ini tetap tidak mau berubah mendekat dan bertaawun kembali dgn ikhwah Salafy Kendari. Nasihat-nasihat dari ustadz maupun ikhwah Kendari tidak ditanggapi kecuali dgn celaan.

Saat muncul tahdzir Ust Hasan bin Rosyid terhadap dia, saya mengeluarkan dia dari grup WA al I'tishom (grup yang kami asuh). Ia ternyata menanggapi tahdzir itu dgn memposting 3 poin kritikan dia thd ust Hasan di grup al-Istiqomah, padahal 3 poin itu tdk mendapatkan persetujuan dari asatidzah manapun. Apalagi, salah satu poin yg disebutkan telah dibahas tuntas antara saya dengan dia tanpa menyisakan syubhat seperti yg dikemukakan di atas.

Saya pun kembali menasihati dia untuk meminta maaf secara terbuka. Terakhir, saya menasihati dia juga untuk menutup channel grup al-Istiqomah itu. Karena saya melihat keberadaan grup itu lah yg membuat dia takabbur merasa cukup terhadap majelis ilmu dan bergaul dgn ikhwah lainnya. Ia merasa bangga dgn banyaknya jumlah member dalam grup itu yang berjumlah 7000 lebih. Ia menganggap bahwa kritikan para ikhwah dan asatidzah Kendari kepada dia semata karena hasad akan jumlah member dalam channel yg diasuhnya itu. Padahal sesungguhnya tidaklah demikian.
Forwarded from Salafy Kendari
Seharusnya grup WA atau channel telegram apa pun yg berisi faidah-faidah ilmiyyah adalah pendukung terhadap keberadaan majelis-majelis ilmu. Bukan sebagai pengganti, atau bahkan menjauhkan seseorang dari majelis ilmu.

Jika keberadaan suatu channel justru menimbulkan masalah dengan menjauhkan dari majelis ilmu atau komunitas Ahlussunnah, tidak menjadi media pemersatu, tapi justru pemecah belah, penggalang dukungan untuk membela orang yang salah, di saat itulah semestinya grup itu harus ditutup/ dibubarkan. Saya melihat, keberadaan channel telegram al-Istiqomah sudah mulai mengarah ke hal itu.

Untuk itu, saya menghimbau kepada para saudara kami yang masih bergabung dalam grup itu (channel telegram al-Istiqomah) untuk keluar. Sikap yang kita lakukan ini adalah bagian dari bentuk nasihat, meski terasa pahit dan pedas dirasakan. Suatu upaya untuk menghindar dari kemudharatan yang lebih besar. Saya menyatakan berlepas diri dari postingan yang ada di channel al-Istiqomah, selama Abu Naufal Kendari belum berubah dari sikapnya tersebut.

Saya juga mengharapkan kepada akh Abu Naufal Kendari untuk meminta maaf secara terbuka, bersikap tawadhu', kembali bergabung bertaawun dgn ikhwah dan asatidzah Salafy di Kendari. Mau dengan lapang dada menerima bimbingan dan arahan mereka dalam hal-hal yang terkait dakwah Ahlussunnah di Kendari dan sekitarnya.

Demikian himbauan ini disampaikan, semoga Allah Ta'ala senantiasa memberikan taufiq, kemudahan, dan pertolongan kepada kita dalam meniti Sunnnah Nabi shollallahu alaihi wasallam.

Kraksaan Probolinggo, Sabtu, 20 Syawwal 1438 H/ 15 Juli 2017

<< Akhukum fillaah: Abu Utsman Kharisman >>

💡💡📝📝💡💡
WA al I'tishom