منتدى نشر الفـــــــوائد
7.54K subscribers
4.31K photos
259 videos
279 files
5.62K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
::
🚇 ORANG YANG TERLEWAT/TERLAMBAT TAKBIR-TAKBIR DALAM SHALAT ‘IED



Pertanyaan:

“Apa hukumnya bagi orang yang terlewatkan/terlambat takbir-takbir dalam shalat Ied? Apakah dia harus menggantinya? Atau dia tetap menyempurnakannya (yakni langsung mengikuti imam, pen)? “



Jawab :

“Orang yang terlewatkan/terlambat takbir-takbir tambahan pada shalat Ied, maka ia masuk mengikuti shalat imam pada rakaat tersebut dan ia TIDAK PERLU mengganti takbir-takbir yang sudah terlewatkan tadi. Karena takbir-takbir tadi adalah Sunnah yang ia terlewatkan waktunya.

Namun, jika ia tertinggal satu rakaat penuh, maka ia mengganti rakaat tersebut lengkap dengan takbir-takbir tambahan sesuai yang dibimbingkan.

Wa billahi At-Taufiq, wa shalallahu ala Nabiyina Muhammad wa Alihi wa Sahbihi wa Sallam.

Al-Lajnah Ad-Daimah li al-Buhuts wa Al-Ifta | Fatwa nomor 16428

••••
www.manhajul-anbiya.net/orang-yang-terlewatterlambat-takbir-takbir-dalam-shalat-ied/



BAGAIMANA JIKA TERLAMBAT SHOLAT IED?


Kita tentunya berusaha dan berharap tidak terlambat sholat Ied. Namun jika qoddarallah terjadi keterlambatan, maka kita mengganti kekurangan sholat kita seperti tata cara sholat yg dilakukan Imam (termasuk takbir tambahan).

Hal ini sebagaimana dijelaskan para Ulama seperti Syaikh al-Albaniy dan Syaikh Sholih al-Fauzan dalam fatwanya.

Para Ulama menjelaskan bahwa takbir tambahan itu adalah Sunnah (bukan rukun ataupun wajib). Sehingga kalaupun tidak dilakukan, sholatnya tetap sah namun terlewatkan dari keutamaan.

Orang yg tertinggal dari sholat Ied tersebut ada pilihan utk mengerjakan sendiri atau berjamaah (al-Mughniy libni Qudamah)

Wallaahu A'lam bisshowaab


••••
Al-Ustadz Abu Utsman Kharisman hafidzahullah
WA al I'tishom | @alistiqomah
:.
🚇 SUNNAH YANG DITINGGALKAN : Shalat 2 Raka'at dirumah sesudah Shalat 'ied


عن أبي سعيد الخدري قال: " كان رسول الله -صلى الله عليه وسلم- لا يُصلّي قبل العيد شيئا، فإذا رجع إلى منزله صَلّى ركعتين ".

Dari Abu Sa'id Al_Khudri رضي الله عنه ia berkata :

"Dahulu Rasulullah ﷺ TIDAK shalat sebelum ied sedikit pun, maka apabila ia KEMBALI kerumahnya ia shalat 2 rakaat".

( Hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Majah, Ahmad, Ibnu Khuzaimah, Hakim dan Assuyuuthii,Dishohihkan oleh Al Hakim serta disepakati oleh Adz Dzahabi, Dihasankan oleh Ibnu Hajar dan Al Albani -
Semoga Allah merahmati mereka dan mengampuni mereka).

🔵 Berkata Al Hakim : Ini adalah Sunnah yang berharga.

-----------------------
▫️Rasulullah ﷺ bersabda :
"Orang yang menunjukan kepada kebaikan seperti orang yang melakukannya".

▪️Rasulullah ﷺ bersabda :
"Barangsiapa yang menunjukan seseorang kepada kebaikan maka ia mendapat pahala seperti orang yang melakukannya".



ــــــــــــــــــــــــــــ
سنة مهجورة
صلاة ركعتين في البيت بعد صلاة العيد
عن أبي سعيد الخدري قال: " كان رسول الله -صلى الله عليه وسلم- لا يُصلّي قبل العيد شيئا، فإذا رجع إلى منزله صَلّى ركعتين ".

الحديث أخرجه ابن ماجه وأحمد وابن خزيمة والحاكم والسيوطي.
و صححه الحاكم ووافقه الذهبي، وحسنه ابن حجر والألباني -رحمهم الله وغفر لهم-
قال الحاكم : هذه سنة عزيزة

ــــــــــ
قال رسول الله -صلى الله عليه وسلم-: " الدال على الخير كفاعله "
وقال : " من دل على خيرٍ فله مثل أجر فاعله".

Sumber: @Alhaqquahabbuilaina
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
:.
```🚇 PUASA SUNNAH 6 HARI DI BULAN SYAWWAL BAGI YANG PUNYA HUTANG PUASA RAMADHAN```

Asy Syaikh Shalih bin Fauzan al Fauzan hafidzahullah


Pertanyaan:

Bagaimana pendapat Anda, mengenai puasa 6 hari di bulan Syawwal bagi orang yang punya hutang puasa di bulan Ramadhan?



Jawaban:

Yang lebih baik, ia bersegera untuk menunaikan hutang puasanya terlebih dahulu.

Kemudian kalau memungkinkan baginya maka berpuasa 6 hari bulan Syawal, selama masih ada waktu di bulan Syawal.

🔎Puasa 6 hari di bulan Syawal disyari'atkan, baik dilakukan di awalnya, pertengahan atau di akhirnya..

Maka hendaknya ia bersegera membayar hutang puasanya, kemudian berpuasa 6 hari di bulan Syawal, walaupun dilaksanakan di akhir bulan.

💽Unduh Audio:
http://www.alfawzan.af.org.sa/sites/default/files/04_15.mp3 | Dikutip dari: @ForumSalafyPurbalingga




```🚇HUKUM PUASA 6 HARI DI BULAN SYAWAL SEBELUM MENGQADHA```

Asy-Syaikh Al-Allamah Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah



Puasa enam hari ini adalah perkara yang tidak ada masalah padanya (sesuatu yang jelas).

Tidak mungkin disyariatkan kecuali jika seseorang telah menyempurnakan (puasa) Ramadhan. Karena dalam hadits disebutkan,

«من صام رمضان ثم أتبعه ستاً من شوال»

"Siapa saja yang berpuasa Ramadhan lalu mengiringinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal..."

Sabda beliau, " Lalu mengiringinya..." memberikan konsekuensi bahwa puasa Ramadhannya telah sempurna.

Sebagaimana tidak sah seseorang melakukan Shalat Rawatib Dzuhur Ba'diyyah sebelum Shalat Dzuhur maka demikian halnya puasa enam hari ini..

Karena puasa enam hari ini kedudukannya seperti ibadah rawatib setelah ibadah wajib, sehingga tidak sah.

ــــــــــــــــــــــــــــــ
حكم صيام الست من شوال قبل القضاء

الجواب:
الشيخ: صوم الست هذا أمر لا إشكال فيه، لا يمكن أن تكون مشروعة إلا إذا أتم الإنسان رمضان، والحديث: «من صام رمضان ثم أتبعه ستاً من شوال» وقوله: (ثم أتبعه) يقتضي أن يكون رمضان قد تم. فكما أن الإنسان لا يصح منه راتبة الظهر البعدية قبلها كذلك أيضاً أيام الست؛ لأن أيام الست بمنزلة الراتبة بعد الفريضة فلا يصح

المصدر: لقاء الباب المفتوح [150]


💽 Sumber: Liqa` al-Bab al-Maftuh 150 | Dikutip dari @KajianIslamTemanggung

__________________
🔍 مجموعــــــة توزيع الفــــوائد
💾 Channel Telegram:
👉🏽 tlgrm.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net
::
🚇 APAKAH PUASA SYAWWAL HARUS DIKERJAKAN LANGSUNG SETELAH BULAN RAMADHAN SELEPAS ‘IED?


📑 Pertanyaan keempat dari fatwa no 3475

Pertanyaan: Apakah puasa enam hari (syawwal) itu harus dikerjakan setelah ramadan setelah iedul fitri secara langsung atau boleh beberapa hari setelah ied, berurutan di bulan syawwal atau tidak?



J a w a b a n:

Tidak harus berpuasanya setelah Iedul Fitri secara langsung, bahkan boleh baginya berpuasa (syawwal ) satu hari atau beberapa hari setelah ied.

Dan boleh baginya berpuasa nya secara berturut-turut ataupun secara terpisah-pisah di bulan syawwal sesuai dengan apa yang mudah baginya, perkara ini ada kelapangan. Dan hukumnya sunnah tidak wajib.

Hanya Allahlah tempat memohon Taufik. Semoga Shalawat dan salam terlimpah kepada Nabi kita Muhammad ﷺ, keluarga beliau dan sahabat beliau.

📂 Fatawa Al-Lajnah Ad-Daa’imah.


••••
📚 Sumber: http://bit.ly/2rPOmdF | @ForumSalafy
:.
```🚇 PUASA SUNNAH 6 HARI DI BULAN SYAWWAL BAGI YANG PUNYA HUTANG PUASA RAMADHAN```

Asy Syaikh Shalih bin Fauzan al Fauzan hafidzahullah


Pertanyaan:

Bagaimana pendapat Anda, mengenai puasa 6 hari di bulan Syawwal bagi orang yang punya hutang puasa di bulan Ramadhan?



Jawaban:

Yang lebih baik, ia bersegera untuk menunaikan hutang puasanya terlebih dahulu.

Kemudian kalau memungkinkan baginya maka berpuasa 6 hari bulan Syawal, selama masih ada waktu di bulan Syawal.

🔎Puasa 6 hari di bulan Syawal disyari'atkan, baik dilakukan di awalnya, pertengahan atau di akhirnya..

Maka hendaknya ia bersegera membayar hutang puasanya, kemudian berpuasa 6 hari di bulan Syawal, walaupun dilaksanakan di akhir bulan.

💽Unduh Audio:
http://www.alfawzan.af.org.sa/sites/default/files/04_15.mp3 | Dikutip dari: @ForumSalafyPurbalingga




```🚇HUKUM PUASA 6 HARI DI BULAN SYAWAL SEBELUM MENGQADHA```

Asy-Syaikh Al-Allamah Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah



Puasa enam hari ini adalah perkara yang tidak ada masalah padanya (sesuatu yang jelas).

Tidak mungkin disyariatkan kecuali jika seseorang telah menyempurnakan (puasa) Ramadhan. Karena dalam hadits disebutkan,

«من صام رمضان ثم أتبعه ستاً من شوال»

"Siapa saja yang berpuasa Ramadhan lalu mengiringinya dengan puasa enam hari di bulan Syawal..."

Sabda beliau, " Lalu mengiringinya..." memberikan konsekuensi bahwa puasa Ramadhannya telah sempurna.

Sebagaimana tidak sah seseorang melakukan Shalat Rawatib Dzuhur Ba'diyyah sebelum Shalat Dzuhur maka demikian halnya puasa enam hari ini..

Karena puasa enam hari ini kedudukannya seperti ibadah rawatib setelah ibadah wajib, sehingga tidak sah.

ــــــــــــــــــــــــــــــ
حكم صيام الست من شوال قبل القضاء

الجواب:
الشيخ: صوم الست هذا أمر لا إشكال فيه، لا يمكن أن تكون مشروعة إلا إذا أتم الإنسان رمضان، والحديث: «من صام رمضان ثم أتبعه ستاً من شوال» وقوله: (ثم أتبعه) يقتضي أن يكون رمضان قد تم. فكما أن الإنسان لا يصح منه راتبة الظهر البعدية قبلها كذلك أيضاً أيام الست؛ لأن أيام الست بمنزلة الراتبة بعد الفريضة فلا يصح

المصدر: لقاء الباب المفتوح [150]


💽 Sumber: Liqa` al-Bab al-Maftuh 150 | Dikutip dari @KajianIslamTemanggung

__________________
🔍 مجموعــــــة توزيع الفــــوائد
💾 Channel Telegram:
👉🏽 tlgrm.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net
🚇SEKILAS INFO

Ξ ﷽ Ξ
Alhamdulillah kami telah meng-update beberapa link akun medsos alfawaaid.net ke alamat yang baru.

Adapun rinciannya adalah sebagaimana berikut:

● Channel Telegram: t.me/alfawaaidnet
● Instagram: instagram.com/alfawaaidnet
● Twitter: twitter.com/Alfawaaidnet

Akun yang lain masih menggunakan alamat yang lama sebagaimana berikut:

● Youtube: youtube.com/alfawaaidnet
● Google+: google.com/+alfawaaidnet

Ayo segera bergabung. Mari jadikan gadget yang kita miliki sebagai sarana menimba ilmu agama & berbagi faidah ilmiyah yang bermanfaat. Mudah²an Allah mencatatnya sebagai bagian dari amal shalih kita. Aameen.

Admin
AlFawaaidNet
.:

🚇 PEMERINTAH YANG TIDAK BERHUKUM DENGAN HUKUM ALLAH TA'ALA LANGSUNG DIVONIS THOGHUT?

(Oleh : Al-Ustadz Abu Utsman Kharisman hafidzahullah)


P E R T A N Y A A N :

Benarkah Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab atTamimiy * dalam fatwanya mengatakan pemerintah yang tidak berhukum dengan hukum Islam termasuk THOGHUT dan Saudi termasuk di dalamnya?



J A W A B A N:

Pertama, Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab tidaklah memahami ayat tentang tidak berhukum dengan hukum Allah seperti pemahaman Khawarij.

Beliau memberikan penjelasan sebagaimana penjelasan Ulama Ahlussunnah.

Para Ulama Ahlussunnah telah menjelaskan bahwa orang yang tidak berhukum dengan hukum Allah itu bermacam-macam keadaannya, bisa sampai pada taraf kafir, bisa juga fasiq, atau dzhalim.

Sebagaimana hal itu disebutkan secara berbeda oleh al-Quran, kadang disebut kafir, kadang disebut fasiq, dan kadang disebut dzhalim.

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْكَافِرُونَ

_"Dan barangsiapa yang tidak berhukum dengan hukum yang Allah turunkan, maka mereka ini adalah orang-orang kafir"_ (Q.S al-Maaidah ayat 44)

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الظَّالِمُونَ

_"Dan barangsiapa yang tidak berhukum dengan hukum yang Allah turunkan, maka mereka ini adalah orang-orang yang dzhalim"_ (Q.S al-Maaidah ayat 45)

وَمَنْ لَمْ يَحْكُمْ بِمَا أَنْزَلَ اللَّهُ فَأُولَئِكَ هُمُ الْفَاسِقُونَ

_"Dan barangsiapa yang tidak berhukum dengan hukum yang Allah turunkan, maka mereka ini adalah orang-orang yang fasiq"_ (Q.S al-Maaidah ayat 47)


Barangsiapa yang tidak berhukum dengan hukum Allah,
- namun ia masih meyakini bahwa hukum Allah tidak sama dan jelas lebih baik daripada seluruh hukum yang lain,
- dan ia benar-benar tidak tahu bahwa sebenarnya tidak boleh bagi seorang muslim untuk mengganti hukum Allah dengan hukum yang lain,
- atau karena ta’wil bukan karena terang-terangan menentang dalil yang tegas,

👉🏽 maka ia masih belum sampai pada taraf kekafiran.


Sedangkan jika seseorang menganggap bahwa petunjuk dan aturan dari selain Allah lebih baik dibandingkan petunjuk dan aturan dari Allah dan RasulNya, maka orang yang demikian ini kafir. Sebagaimana penjelasan Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab:

من اعتقد أن غير هدى الرسول صلى الله عليه وسلم أكمل من هديه، أوأن حكم غيره أحسن من حكمه، كالذي يفضل حكم الطواغيت على حكمه، فهو كافر

"Barangsiapa yang berkeyakinan bahwa selain petunjuk Rasul shollallahu alaihi wasallam lebih sempurna dibandingkan petunjuk Rasul atau bahwa hukum selainnya lebih baik dari hukumnya, seperti yang mendahulukan hukum thaghut dibandingkan hukum beliau, maka dia kafir" (Majmu’ah Muallafaat asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab (1/386)).


__Kedua, apakah Saudi termasuk di dalamnya, sebagai pemerintahan yang kafir?__

Jawabannya sudah jelas bukan. Justru di Saudi diterapkan hukum-hukum Islam yang dzhahir, yang sulit ditemukan di negara-negara lain.

Jika untuk negara-negara muslim yang belum menerapkan hukum Islam saja kita tidak bisa gegabah mengkafirkan mereka tanpa ilmu, apalagi Saudi yang telah menerapkan syariat Islam dalam kehidupan pemerintahan dan bernegara.


__________
Catatan dari kami :

[*] Asy-Syaikh Muhammad bin Abdil Wahhab atTamimiy rahimahullah sering dituduh oleh orang-orang Syiah dan yang membenci Dakwah Tauhid sebagai pencetus Wahaby.


••••
🌏 Sumber:
salafy.or.id/blog/2015/10/03/benarkah-syaikh-muhammad-bin-abdil-wahhab-attamimiy-dalam-fatwanya-mengatakan-pemerintah-yang-tidak-berhukum-dengan-hukum-islam-termasuk-thoghut-dan-saudi-termasuk-di-dalamnya/
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
.:
BOLEHKAH MENGGUNAKAN ISTILAH "THOGHUT" UNTUK PEMERINTAH NKRI YANG TIDAK MEMAKAI HUKUM ISLAM SEBAGAI UNDANG-UNDANGNYA?

🎙 Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy -hafidzahullah-

| Dauroh Ahad, 08 Syawal 1438 H/ 02 Juli 2017 di Masjid AL ATSARY Ma'had Nurul Ilmi Majalengka, JABAR

📊 (488 KB) - Durasi [00:44]


•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net