منتدى نشر الفـــــــوائد
7.54K subscribers
4.31K photos
260 videos
279 files
5.63K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📛 DI BAWAH NAUNGAN MERAH

🔴 Hidup di bawah naungan merah ternyata jauh dari yang apa yang dipropagandakan oleh kader komunis. Bukannya jalan bertabur bunga, apalagi surga bagi kaum miskin dan proletar.

🚫Tengoklah Rusia era Stalin hingga Brezhnev, Jerman Timur di bawah Honecker, atau Polandia di bawah Jaruzelski. Sekira tahun 1929 Stalin menjadi kepala negara. Ia memperlakukan saingannya atau siapapun yang melawannya dengan kejam. Kebanyakan dihukum mati dengan cap musuh negara atau dijebloskan ke dalam kamp-kamp penjara. Stalin pula yang memasang Tirai Besi antara negara-negara blok Timur dan negara-negara blok Barat. Apa yang dituai? Krisis ekonomi yang berlanjut hingga era Brezhnev.

Pascajanji manis Revolusi Komunis, senyatanya kaum buruh tidak menikmati apa yang mereka perjuangkan. Yang terjadi justru antrian panjang pembagian ransum, kelangkaan sembako, hingga pembatasan pembelian bahan bakar. Alih-alih “sama rasa sama rata”, negara komunis dalam praktiknya hanya menguntungkan sebagian orang yang duduk dalam lingkaran dalam diktator komunisme.

Lalu bagaimana kondisi kaum proletar dan masyarakat bawah di negara-negara pusat dan kiblat komunisme dunia semacam China dan Rusia, pada hari ini? Sejahterakah mereka? Ataukah masih terpuruk dalam kemiskinan dan kesengsaraan? Benarkah Kuba berhasil menggratiskan biaya pendidikan dan kesehatan bagi warganya?
Klik tautan ini untuk jawabannya: http://antikomunisme.com/di-bawah-naungan-merah/

Ayo kunjungi situs www.antikomunisme.com
(Pembina: al-Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin dan Pimred: al-Ustadz Abu Nashim Mukhtar)

Sebarkan seluas-luasnya tautan dan isi website www.antikomunisme.com sebagai bentuk nyata upaya kita melindungi kaum muslimin Indonesia dari kebangkitan komunisme di Nusantara.
::
🚇BATASAN WAKTU DZIKIR PAGI DAN PETANG


Asy-Syaikh Al-Allamah Shalih bin Fauzan Al-Fauzan hafizhahullah ditanya:



Pertanyaan: Kapan batasan waktu dzikir pagi dan petang?



Jawaban: 

▪️Waktu dzikir pagi itu dari terbitnya fajar dan waktu dzikir sore itu dari tergelincirnya matahari, yakni waktu zhuhur. Ini semua adalah waktu-waktu berdzikir, di waktu kapan saja ia teringat pada waktu-waktu tersebut.

👉Sesudah tergelincir matahari, sesudah zhuhur, sesudah ashar, sesudah maghrib semuanya termasuk waktu petang. Maka jika ia teringat (membaca) dzikirnya di waktu kapan saja dari waktu petang ini, berarti ia telah melakukannya pada waktunya.

▪️Demikian juga waktu pagi, jika telah terbit fajar, jika ia membaca dzikirnya setelah terbit fajar langsung, sesudah shalat subuh, atau sesudah tinggi matahari hingga matahari berada di pertengahan langit, ini semua adalah waktu berdzikir, yakni dzikir pagi.

Sumber: http://www.alfawzan.af.org.sa/node/15872/

www.forumsalafy.net/batasan-waktu-dzikir-pagi-dan-petang/
Forwarded from SALAFY BANDUNG
🌳 Seri Rumah Belajar:
AKU CINTA BAHASA ARAB: BEPERGIAN-1

🍂 02:05 (7,3 MB)
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
::
🚇 FAIDAH DZIKIR PAGI DAN PETANG



▪️Al-Imam Ibnul Qayyim berkata,

"Dzikir pagi dan petang seperti baju besi, semakin bertambah ketebalannya maka pemiliknya semakin tidak terkenai (oleh bahaya, pen).

Bahkan kekuatan baju besi itu bisa sampai memantulkan kembali anak panah sehingga berbalik mengenai pemanahnya sendiri."


▪️Ibnu ash-Shalah rahimahullah mengatakan,

"Barangsiapa menjaga pengamalan dzikir pagi dan petang, dzikir bada shalat, dan dzikir tidur, maka dia dihitung termasuk orang-orang yang banyak berdzikir kepada Allah."


▪️ Ibnu Katsir rahimahullah berkata,

"Kenakanlah pakaian dzikir agar menjaga kalian dari kejelekan-kejelekan manusia dan jin, ... Selimutilah ruh-ruh kalian dengan istighfar, supaya menghapus dosa-dosa siang dan malam.

Apabila ada sesuatu yang kalian benci menimpa kalian, maka kalian akan ridha dan kalian akan yakin bahwa itu merupakan kebaikan yang ditaqdirkan untuk kalian oleh Rabb kalian, karena kalian telah berlindung kepada Allah."


📕 al-Wabil ash-Shayyib, 71


ــــــــــــــــــــــــــــــ
🌳فائدة في أذكار الصباح والمساء

قال ابن القيم رحمه الله :

● أذكار الصباح والمساء بمثابة الدرع كلما زادت سماكته لم يتأثر صاحبه، بل تصل قوة الدرع أن يعود السهم فيصيب من أطلقه ..

ويقول ابن الصلاح رحمه الله :
"من حافظ على أذكار الصباح والمساء،
وأذكار بعد الصلوات، وأذكار النوم،
عُدّ من الذاكرين الله كثيراً "

وقال ابن_كثير رحمه الله
البسُوا مِعطَف الأذكار لِيقِيكم شُرور الإنْس والجَان ،،، ودثّروا أرواحَكُم بالاستْغفار لتَمْحي لكُم ذُنوب اللّيل والنّهَار ،،،
وإن أصابكم ماتكرهونه فسترضون وتتيقنون بأنه خير قدره لكم ربكم لأنكم قد تحصنتم بالله،،

📕[الوابل الصيب: ٧١].

••••
@ManhajulAnbiya

💻 Situs Resmi http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
:.
Ⓜ️ OBAT BAGI YANG TERTIMPA KESEMPITAN


Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah mengatakan,

"Obatnya adalah :

1⃣ Berlindung kepada Allah

2⃣ Terus mengiba dan berdo'a

3⃣ Mempelajari do'a-do'a yang diriwayatkan (dari Nabi — Shallallahu 'alaihi wa sallam — ) dan memperhatikan untuk berdo'a pada waktu-waktu yang mustajab, seperti :
▪️Akhir malam,
▪️Waktu-waktu antara adzan dan iqomat,
▪️Ketika sujud
▪️Pada penghujung shalat

4⃣ Disertai pula dengan istighfar.

Barangsiapa yang beristighfar (memohon ampun) kemudian bertaubat kepada-Nya, maka Allah beri dia kenikmatan yang baik hingga waktu yang sudah ditentukan.

5⃣ Konsisten dengan wirid dari dzikir-dzikir pagi dan petang, serta waktu menjelang tidur.

6⃣ Sabar menghadapi berbagai hambatan dan rintangan. Karena tidak lama lagi Allah akan menguatkan dia dengan pertolongan dari-Nya, dan menuliskan iman dalam qolbunya.

7⃣ Bersemangat untuk menyempurnakan pelaksanaan kewajiban-kewajiban, berupa shalat lima waktu, baik secara batin maupun zhahir. Karena shalat adalah tiang agama.

8⃣ Hendaknya yang menjadi kebiasaannya adalah ucapan : "Laahaula walaa quwwata illa billah" karena dengan ucapan itu :
▪️Akan mampu menanggung beban berat,
▪️Menahan berbagai penderitaan, dan
▪️Meraih kedudukan yang tinggi dan tidak putus asa dari dosa."


📚 Lihat Majmu' al-Fatawa 1/214

••••
🌠@ManhajulAnbiya
💻 http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
::
🚇APAKAH ANDA ORANG YANG BERSYUKUR?


Seringkali kita mendengar istilah SYUKUR, bahkan tak jarang dari kita yang mengaku dirinya telah menjadi hamba yang bersyukur.

Namun apakah setiap orang yang mengaku, lantas dibenarkan dan diterima pengakuannya?

Disebutkan oleh al Imam as Sa'diy rahimahullah dalam tafsirnya, ketika menjelaskan firman Allah ta'ala :

وَإِذْ تَأَذَّنَ رَبُّكُمْ لَئِنْ شَكَرْتُمْ لَأَزِيدَنَّكُمْ ۖ وَلَئِنْ كَفَرْتُمْ إِنَّ عَذَابِي لَشَدِيد

"Dan tatkala Rabb kalian telah mengumumkan; apabila kalian bersyukur, maka sungguh akan kami tambah nikmat atas kalian. Namun jika kalian mengingkari, sungguh siksaku amatlah pedih." [QS.Ibrahim : 7]

Beliau rahimahullah menjelaskan :

والشكر: هو اعتراف القلب بنعم الله والثناء على الله بها وصرفها في مرضاة الله تعالى. وكفر النعمة ضد ذلك.


Syukur nikmat adalah :

اعتراف القلب بنعم الله
1⃣ Mengakui dalam hati bahwa nikmat yang ia dapatkan, datangnya dari Allah Ta'ala


والثناء على الله بها
2⃣ Memuji Allah dengan lisannya atas nikmat tersebut.


وصرفها في مرضاة الله تعالى
3⃣ Menggunakan nikmat yang telah Allah Ta'ala berikan dalam rangka ketaatan kepada-Nya.

Sedangkan kufur (mengingkari) nikmat adalah sebaliknya.

Maka seorang dikatakan menjadi orang yang bersyukur sesungguhnya, apabila terpenuhi 3 kriteria di atas.

Mudah-mudahan bermanfaat.


••••
📕Disadur dari : Kitab Tafsir as Sa'diy | @ForumSalafyPurbalingga
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM