TEMATIK
Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah
📀 [AUDIO KAJIAN]
📓 Pembahasan: TEMATIK
🎙Bersama: Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah
📆 Senin, 26 Ramadhan 1447/16 Maret 2026
🕌 Di Masjid Ali bin Abi Thalib
Komplek Ma'had 1 Minhajul Atsar Jember
🔗 https://t.me/ManhajulAnbiya/10813
🔖 Dars Amm
📓 Pembahasan: TEMATIK
🎙Bersama: Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah
📆 Senin, 26 Ramadhan 1447/16 Maret 2026
🕌 Di Masjid Ali bin Abi Thalib
Komplek Ma'had 1 Minhajul Atsar Jember
🔗 https://t.me/ManhajulAnbiya/10813
Forwarded from Ahlussunnah Timika
☝️ SELAMA BELUM ADA KETETAPAN RESMI, MAKA MALAM INI MASIH DALAM BULAN RAMADHAN
Ikhwati fillah rahimakumullah, insyaALLAH malam ini pemerintah kita akan mengadakan sidang isbat penentuan masuknya bulan Syawal 1447 H. Sebagaimana telah diketahui bahwasanya dalam rangka memastikan terlihat atau tidaknya hilal, pemerintah kita menunggu dari seluruh tim rukyatul hilal di seluruh negeri ini termasuk yang berada di Aceh. Hal ini sebuah tindakan yang patut diapresiasi oleh kita, tidak terburu-buru, memastikan segala sesuatu dengan cermat sampai terkumpul seluruh info dari berbagai penjuru di tanah air.
Hanya saja, bagi sebagian kaum muslimin -terkhusus di lndonesia bagian timur- hal ini menjadi sebuah keunikan tersendiri, mengingat shalat tarawih biasanya mulai dilaksanakan sekitar jam 7 - 8 malam WIT, namun hasil sidang isbat biasanya disampaikan sekitar jam 7 WIB (bahkan bisa lebih) di mana waktu lndonesia timur berada di kisaran jam 9 keatas.
LANTAS APA YANG BOLEH DILAKUKAN ?
Bolehkah bagi kaum muslimin untuk tetap melaksanakan shalat tarawih sebelum adanya keputusan pemerintah? Perlu diketahui bahwasanya selama belum ada keputusan resmi dari pemerintah maka hukumnya asalnya kita masih berada di bulan Ramadhan. Berkata Al 'Allamah lbnu Utsaimin rahimahullah:
ولكن كيف نعرف أن الليلة ليلة عيد الفطر؟ معرفة ذلك سهل إن كنا أتممنا ثلاثين يوما فغروب الشمس يوم الثلاثين هذا وقت الفطر قطعا وإن كنا لم نُتِمّ وترقّبنا الهلال ولم نره فإن الليل من رمضان حتى نتيقّن (شريط شرح زاد المستقنع كتاب الزكاة 10b)
"Namun bagaimana kita mengetahui bahwa malam ini adalah malam iedul fifri? Hal tersebut mudah untuk diketahui, apabila kita menggenapkan (bilangan bulan Ramadhan,pen) menjadi 30 hari maka terbenamnya matahari pada hari ke 30 merupakan waktu fitri (selesainya bulan Ramadhan, pen). Adapun jika kita belum menggenapkannya (yaitu masih di hari ke 29,pen) sementara kita telah melakukan pengamatan hilal namun belum terlihat maka malam tersebut masih berada di bulan Ramadhan sampai kita mendapat kepastian" ( Kaset Syarhu Zaadil Mustaqni' 10b)
Artinya, ketika kita masih berada di bulan Ramadhan, maka masih boleh bagi kita untuk melaksanakan hal-hal yang disyariatkan di bulan Ramadhan termasuk shalat tarawih. Sehingga malam ini (selepas 29 Ramadhan) masih memungkinkan bagi kita untuk melaksanakan shalat tarawih berjamaah sebelum ada keputusan resmi dari pemerintah¹.
والله أعلم بالصواب
✍ Musa bin Hadi
••-----◇▪️🍃📒🍃▪️◇-----••
📻 📡 Ahlussunnah Timika
Gabung - Ikuti - Share
📟 ▶️ Kanal Telegram: https://t.me/ahlussunnah_timika/6231
¹. Sebagaimana hal ini telah penulis tanyakan kepada Syaikh yang mulia Arafat bin Hasan Al Muhammadi hafidzahullah
Ikhwati fillah rahimakumullah, insyaALLAH malam ini pemerintah kita akan mengadakan sidang isbat penentuan masuknya bulan Syawal 1447 H. Sebagaimana telah diketahui bahwasanya dalam rangka memastikan terlihat atau tidaknya hilal, pemerintah kita menunggu dari seluruh tim rukyatul hilal di seluruh negeri ini termasuk yang berada di Aceh. Hal ini sebuah tindakan yang patut diapresiasi oleh kita, tidak terburu-buru, memastikan segala sesuatu dengan cermat sampai terkumpul seluruh info dari berbagai penjuru di tanah air.
Hanya saja, bagi sebagian kaum muslimin -terkhusus di lndonesia bagian timur- hal ini menjadi sebuah keunikan tersendiri, mengingat shalat tarawih biasanya mulai dilaksanakan sekitar jam 7 - 8 malam WIT, namun hasil sidang isbat biasanya disampaikan sekitar jam 7 WIB (bahkan bisa lebih) di mana waktu lndonesia timur berada di kisaran jam 9 keatas.
LANTAS APA YANG BOLEH DILAKUKAN ?
Bolehkah bagi kaum muslimin untuk tetap melaksanakan shalat tarawih sebelum adanya keputusan pemerintah? Perlu diketahui bahwasanya selama belum ada keputusan resmi dari pemerintah maka hukumnya asalnya kita masih berada di bulan Ramadhan. Berkata Al 'Allamah lbnu Utsaimin rahimahullah:
ولكن كيف نعرف أن الليلة ليلة عيد الفطر؟ معرفة ذلك سهل إن كنا أتممنا ثلاثين يوما فغروب الشمس يوم الثلاثين هذا وقت الفطر قطعا وإن كنا لم نُتِمّ وترقّبنا الهلال ولم نره فإن الليل من رمضان حتى نتيقّن (شريط شرح زاد المستقنع كتاب الزكاة 10b)
"Namun bagaimana kita mengetahui bahwa malam ini adalah malam iedul fifri? Hal tersebut mudah untuk diketahui, apabila kita menggenapkan (bilangan bulan Ramadhan,pen) menjadi 30 hari maka terbenamnya matahari pada hari ke 30 merupakan waktu fitri (selesainya bulan Ramadhan, pen). Adapun jika kita belum menggenapkannya (yaitu masih di hari ke 29,pen) sementara kita telah melakukan pengamatan hilal namun belum terlihat maka malam tersebut masih berada di bulan Ramadhan sampai kita mendapat kepastian" ( Kaset Syarhu Zaadil Mustaqni' 10b)
Artinya, ketika kita masih berada di bulan Ramadhan, maka masih boleh bagi kita untuk melaksanakan hal-hal yang disyariatkan di bulan Ramadhan termasuk shalat tarawih. Sehingga malam ini (selepas 29 Ramadhan) masih memungkinkan bagi kita untuk melaksanakan shalat tarawih berjamaah sebelum ada keputusan resmi dari pemerintah¹.
والله أعلم بالصواب
✍ Musa bin Hadi
••-----◇▪️🍃📒🍃▪️◇-----••
📻 📡 Ahlussunnah Timika
Gabung - Ikuti - Share
📟 ▶️ Kanal Telegram: https://t.me/ahlussunnah_timika/6231
¹. Sebagaimana hal ini telah penulis tanyakan kepada Syaikh yang mulia Arafat bin Hasan Al Muhammadi hafidzahullah
Forwarded from Ahlussunnah Timika
بســــــــــــــــــــــم الله الر حمن الر حيم
📣 HADIRILAH..!
KAJIAN ILMIAH AHLUSSUNAH KOTA TIMIKA - PAPUA TENGAH
💺Pemateri :
🎙Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi حفظه اللــــــــه
(Pembina Ma'had Minhajul Atsar Timika)
📚 Dengan Tema : MENGENAL KHALID BASALAMAH DAN YANG BERSAMANYA
🏠 Musholla IMAM AL MUZANI,
jln . Budi Utomo Lintas SP 1
(https://maps.app.goo.gl/k5EwSKewaqUcAodG9)
📆 Sabtu, 15 Syawal 1447 H/ 04 April 2026 M
🕰️ Pukul 09:30 WIT / 08:30 WITA / 07:30 WIB - Selesai
📡 Disiarkan di :
📱 Channel Telegram Ahlussunah Timika
https://t.me/ahlussunnah_timika
📻 Radio Manhajul Anbiya
http://manhajulanbiya.com/
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
📣 HADIRILAH..!
KAJIAN ILMIAH AHLUSSUNAH KOTA TIMIKA - PAPUA TENGAH
💺Pemateri :
🎙Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi حفظه اللــــــــه
(Pembina Ma'had Minhajul Atsar Timika)
📚 Dengan Tema : MENGENAL KHALID BASALAMAH DAN YANG BERSAMANYA
🏠 Musholla IMAM AL MUZANI,
jln . Budi Utomo Lintas SP 1
(https://maps.app.goo.gl/k5EwSKewaqUcAodG9)
📆 Sabtu, 15 Syawal 1447 H/ 04 April 2026 M
🕰️ Pukul 09:30 WIT / 08:30 WITA / 07:30 WIB - Selesai
📡 Disiarkan di :
📱 Channel Telegram Ahlussunah Timika
https://t.me/ahlussunnah_timika
📻 Radio Manhajul Anbiya
http://manhajulanbiya.com/
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Forwarded from SALAFY SULAWESI
🔥 Ketika Jarh Mufassar Diabaikan, dan Ta‘dil Mubham Dikedepankan
Fenomena Pembelaan Kesalahan dengan Mengabaikan Kaidah Ilmiah
(Bagian Pertama)
⚠️ Di zaman ini, di munculkan kembali syubhat yang mengkhawatirkan:
➡️ Orang yang berbicara dengan dalil dituduh keras
➡️ Orang yang menjelaskan kesalahan dituduh memecah belah
➡️ Bahkan orang yang memperingatkan dari penyimpangan dituduh sebagai tukang ghibah
Sementara di sisi lain:
➡️ Kesalahan disebarkan
➡️ Syubhat dipoles dengan kata-kata indah
➡️ Penyimpangan dibungkus dengan nama dakwah
Ini bukan lagi sekadar kekeliruan,
tetapi sudah menjadi upaya membalikkan kebenaran menjadi kebatilan, dan kebatilan seakan-akan kebenaran.
🧠 Hakikat yang Harus Dipahami
📚 Ilmu jarh wa ta’dil bukan budaya keras,
bukan pula tradisi mencela.
Ia adalah warisan kenabian untuk menjaga agama.
Maka siapa yang mencelanya, hakikatnya ia sedang:
▪️Membuka pintu kebatilan
▪️Menutup pintu penjelasan
▪️Dan memberikan ruang bagi penyimpangan berkembang tanpa kontrol
💥 Realita Saat Ini
Hari ini kita melihat:
➡️ Ada yang berbicara tanpa ilmu, lalu ketika diluruskan ia berkata: "jangan saling menjatuhkan"
➡️ Ada yang menyebarkan pemikiran menyimpang, lalu ketika dibantah ia berkata: "ini hanya perbedaan pendapat"
➡️ Ada yang terang-terangan salah dalam manhaj, lalu ketika diperingatkan ia berkata: "jaga ukhuwah, jangan mencari-cari aib"
Padahal yang sedang terjadi adalah:
👉 Menjadikan slogan-slogan indah sebagai tameng untuk melindungi kebatilan
⚖️ Penting untuk Diketahui
Salaf dan Salafy tidak menimbang dengan:
▪️Logika
▪️Perasaan
▪️Jumlah pengikut
▪️Kepopuleran
Tetapi dengan:
📖 Dalil dan kebenaran
⛔ Bahaya Slogan-Slogan Palsu Zaman Ini
❌ "Jangan bicara kesalahan orang"
➡️ Jika ini diterapkan:
▪️Ahli bid’ah dan hizbiyyin bebas berbicara
▪️Penyimpangan tidak terbendung
▪️Ummat bingung tanpa bimbingan
❌ "Semua ini hanya memecah belah"
➡️ Justru yang memecah belah adalah:
▪️Kesesatan yang dibiarkan
▪️Kebatilan yang tidak diluruskan
❌"Ambil baiknya saja, tinggalkan yang buruk"
➡️ Ini adalah slogan yang sangat berbahaya
Karena:
⛔ Tidak setiap orang mampu memisahkan racun dari makanan
ketika keduanya telah tercampur.
👉 Dan Ini yang Mereka Inginkan
📍Mereka ingin kita diam,
agar kesalahan mereka tidak tersentuh.
📍Mereka ingin kita lembut,
tapi bukan kepada kebenaran, melainkan kepada kebatilan.
📍Mereka berbicara tentang ukhuwah,
tapi bukan untuk menyatukan di atas sunnah,
melainkan untuk melindungi penyimpangan.
🔰 Penegasan
▶️ Kami tidak akan diam dari kebatilan
▶️ Tidak zalim dalam membantah
▶️ Tidak membela kesalahan
▶️ Tidak menjatuhkan tanpa burhan
Sadarilah‼️
Ayyuhal ikhwah…
🔂 Agama ini tidaklah rusak karena musuh dari luar,
tetapi rusak ketika standar kebenaran dibalik dari dalam.
⚫ Ketika yang salah dilindungi,
dan yang benar diserang,
maka saat itulah fitnah menjadi gelap.
🔊 Nasehat Kami:
Katakan yang benar walau pahit,
dan bersikap adillah walau kepada yang tidak engkau sukai.
♾️ Camkanlah
Ketika orang-orang yang berada di atas kebenaran memilih diam,
maka orang-orang yang berada di atas kebatilan akan berbicara, lalu mencampuradukkan yang benar dengan yang salah hingga manusia sulit membedakannya.
🤲 Allahulmustaan
__
📲📡 Join • Save • Share ll
🔰 https://t.me/Salafy_Sulawesi
▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
Fenomena Pembelaan Kesalahan dengan Mengabaikan Kaidah Ilmiah
(Bagian Pertama)
⚠️ Di zaman ini, di munculkan kembali syubhat yang mengkhawatirkan:
➡️ Orang yang berbicara dengan dalil dituduh keras
➡️ Orang yang menjelaskan kesalahan dituduh memecah belah
➡️ Bahkan orang yang memperingatkan dari penyimpangan dituduh sebagai tukang ghibah
Sementara di sisi lain:
➡️ Kesalahan disebarkan
➡️ Syubhat dipoles dengan kata-kata indah
➡️ Penyimpangan dibungkus dengan nama dakwah
Ini bukan lagi sekadar kekeliruan,
tetapi sudah menjadi upaya membalikkan kebenaran menjadi kebatilan, dan kebatilan seakan-akan kebenaran.
🧠 Hakikat yang Harus Dipahami
📚 Ilmu jarh wa ta’dil bukan budaya keras,
bukan pula tradisi mencela.
Ia adalah warisan kenabian untuk menjaga agama.
Maka siapa yang mencelanya, hakikatnya ia sedang:
▪️Membuka pintu kebatilan
▪️Menutup pintu penjelasan
▪️Dan memberikan ruang bagi penyimpangan berkembang tanpa kontrol
💥 Realita Saat Ini
Hari ini kita melihat:
➡️ Ada yang berbicara tanpa ilmu, lalu ketika diluruskan ia berkata: "jangan saling menjatuhkan"
➡️ Ada yang menyebarkan pemikiran menyimpang, lalu ketika dibantah ia berkata: "ini hanya perbedaan pendapat"
➡️ Ada yang terang-terangan salah dalam manhaj, lalu ketika diperingatkan ia berkata: "jaga ukhuwah, jangan mencari-cari aib"
Padahal yang sedang terjadi adalah:
👉 Menjadikan slogan-slogan indah sebagai tameng untuk melindungi kebatilan
⚖️ Penting untuk Diketahui
Salaf dan Salafy tidak menimbang dengan:
▪️Logika
▪️Perasaan
▪️Jumlah pengikut
▪️Kepopuleran
Tetapi dengan:
📖 Dalil dan kebenaran
⛔ Bahaya Slogan-Slogan Palsu Zaman Ini
❌ "Jangan bicara kesalahan orang"
➡️ Jika ini diterapkan:
▪️Ahli bid’ah dan hizbiyyin bebas berbicara
▪️Penyimpangan tidak terbendung
▪️Ummat bingung tanpa bimbingan
❌ "Semua ini hanya memecah belah"
➡️ Justru yang memecah belah adalah:
▪️Kesesatan yang dibiarkan
▪️Kebatilan yang tidak diluruskan
❌"Ambil baiknya saja, tinggalkan yang buruk"
➡️ Ini adalah slogan yang sangat berbahaya
Karena:
⛔ Tidak setiap orang mampu memisahkan racun dari makanan
ketika keduanya telah tercampur.
👉 Dan Ini yang Mereka Inginkan
📍Mereka ingin kita diam,
agar kesalahan mereka tidak tersentuh.
📍Mereka ingin kita lembut,
tapi bukan kepada kebenaran, melainkan kepada kebatilan.
📍Mereka berbicara tentang ukhuwah,
tapi bukan untuk menyatukan di atas sunnah,
melainkan untuk melindungi penyimpangan.
🔰 Penegasan
▶️ Kami tidak akan diam dari kebatilan
▶️ Tidak zalim dalam membantah
▶️ Tidak membela kesalahan
▶️ Tidak menjatuhkan tanpa burhan
Sadarilah‼️
Ayyuhal ikhwah…
🔂 Agama ini tidaklah rusak karena musuh dari luar,
tetapi rusak ketika standar kebenaran dibalik dari dalam.
⚫ Ketika yang salah dilindungi,
dan yang benar diserang,
maka saat itulah fitnah menjadi gelap.
🔊 Nasehat Kami:
Katakan yang benar walau pahit,
dan bersikap adillah walau kepada yang tidak engkau sukai.
♾️ Camkanlah
Ketika orang-orang yang berada di atas kebenaran memilih diam,
maka orang-orang yang berada di atas kebatilan akan berbicara, lalu mencampuradukkan yang benar dengan yang salah hingga manusia sulit membedakannya.
🤲 Allahulmustaan
✍️ Abu Fuad Saiful
Makassar, 12 Syawwal 1447 H/1 April 2026 M
__
📲📡 Join • Save • Share ll
🔰 https://t.me/Salafy_Sulawesi
▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
Telegram
SALAFY SULAWESI
KEBENARAN BERADA PADA GENERASI PERTAMA UMAT ISLAM
Pembimbing :
Al Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله
Al Ustadz Muhammad Noer حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 salafysulawesi@gmail.com
Pembimbing :
Al Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله
Al Ustadz Muhammad Noer حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 salafysulawesi@gmail.com
Forwarded from SALAFY SULAWESI
🔥 Ketika Jarh Mufassar Diabaikan, dan Ta‘dil Mubham Dikedepankan
Fenomena Pembelaan Kesalahan dengan Mengabaikan Kaidah Ilmiah
(Bagian Kedua)
⚠️ Belum lama ini, muncul sebuah kalimat yang tampak merendah,
namun hakikatnya berbahaya:
"Kita bukan ulama, tidak boleh menilai siapa pun."
Sekilas terdengar tawadhu’.
Namun jika ditelusuri, ini bisa menjadi pintu besar bagi tersebarnya kebatilan.
🔰 Hakikat yang Harus Dijelaskan
Jika ucapan ini diterapkan secara mutlak, maka:
▪️Tidak ada yang boleh memperingatkan dari kesalahan
▪️Tidak ada yang boleh meluruskan penyimpangan
▪️Bahkan ummat akan dibiarkan bingung tanpa arahan
Lalu...
Siapa yang akan menjaga agama di tengah derasnya syubhat?
💥 Realita yang Terjadi:
Hari ini kita menyaksikan:
➡️ Ada yang jelas menyampaikan pemikiran menyimpang,
lalu ketika diluruskan, dia berkata:
"Jangan menilai, kita bukan ulama."
➡️ Ada yang berbicara agama tanpa dasar ilmu,
lalu ketika dikritik, dia menjawab:
"Siapa kamu? Ulama saja bukan."
➡️ Ada yang mencampur dan berusaha menyatukan antara sunniy dengan hizbiy,
lalu ketika diperingatkan, dia berkata:
"Jangan saling menjatuhkan,
Jangan saling menuding."
Padahal hakikatnya:
👉 kesalahan ingin dibiarkan tanpa koreksi
🔊Penegasan
Kita katakan dengan tegas,
Benar, kita tidak boleh:
▪️Berbicara tanpa ilmu,
▪️Menghukumi dengan hawa nafsu,
▪️Menjatuhkan seseorang tanpa bukti.
❌ Namun salah besar jika ucapan ini dijadikan alasan untuk menutup pintu penjelasan kebenaran.
🧠 Poin Penting
Bukan syarat menyampaikan kebenaran harus menjadi ulama,
tetapi syaratnya adalah mengetahui bahwa itu kebenaran.
Dan bukan syarat memperingatkan dari kesalahan harus menjadi imam besar,
tetapi syaratnya adalah memiliki ilmu tentang kesalahan tersebut.
⛔ Waspadalah…
Jika syubhat ini diterima:
(Jangan menilai, kita bukan ulama.)
Maka akibatnya:
▪️Penyimpangan tidak bisa disentuh
▪️Ummat kehilangan filter dalam beragama
🚦Perlu Disadari
Kaidah di atas sama sekali bukan untuk menjaga adab,
justru akan membuka pintu kerusakan dan agar penyimpangan tidak terbongkar.
🎯 Hakikatnya
👉 Mereka melarang tahdzir bukan karena suka kepada adab,
tetapi karena takut kesalahan mereka terbongkar.
👉 Mereka ingin manusia diam bukan karena tawadhu’,
tetapi agar kebatilan mereka tidak disentuh.
⚖️ Manhaj yang Benar:
▪️Tidak berbicara tanpa ilmu
▪️Tidak diam dari kebenaran
▪️Tidak menzalimi manusia
▪️Tidak membiarkan kesalahan
⚠️ Renungan
Ayyuhal ikhwah…
Jika setiap orang berkata:
"Saya bukan ulama, saya diam saja…"
Maka Bersiaplah:
▪️Kebatilan akan berbicara tanpa tandingan
▪️Penyimpangan akan menyebar tanpa bantahan
▪️Kebenaran akan tenggelam dalam diam
‼️ Kesimpulan
Diam dari kebatilan bukanlah tawadhu’,
tetapi bisa menjadi bentuk pengkhianatan terhadap kebenaran.
🤲 Allahulmustaan
__
📲📡 Join • Save • Share ll
🔰 https://t.me/Salafy_Sulawesi
▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
Fenomena Pembelaan Kesalahan dengan Mengabaikan Kaidah Ilmiah
(Bagian Kedua)
⚠️ Belum lama ini, muncul sebuah kalimat yang tampak merendah,
namun hakikatnya berbahaya:
"Kita bukan ulama, tidak boleh menilai siapa pun."
Sekilas terdengar tawadhu’.
Namun jika ditelusuri, ini bisa menjadi pintu besar bagi tersebarnya kebatilan.
🔰 Hakikat yang Harus Dijelaskan
Jika ucapan ini diterapkan secara mutlak, maka:
▪️Tidak ada yang boleh memperingatkan dari kesalahan
▪️Tidak ada yang boleh meluruskan penyimpangan
▪️Bahkan ummat akan dibiarkan bingung tanpa arahan
Lalu...
Siapa yang akan menjaga agama di tengah derasnya syubhat?
💥 Realita yang Terjadi:
Hari ini kita menyaksikan:
➡️ Ada yang jelas menyampaikan pemikiran menyimpang,
lalu ketika diluruskan, dia berkata:
"Jangan menilai, kita bukan ulama."
➡️ Ada yang berbicara agama tanpa dasar ilmu,
lalu ketika dikritik, dia menjawab:
"Siapa kamu? Ulama saja bukan."
➡️ Ada yang mencampur dan berusaha menyatukan antara sunniy dengan hizbiy,
lalu ketika diperingatkan, dia berkata:
"Jangan saling menjatuhkan,
Jangan saling menuding."
Padahal hakikatnya:
👉 kesalahan ingin dibiarkan tanpa koreksi
🔊Penegasan
Kita katakan dengan tegas,
Benar, kita tidak boleh:
▪️Berbicara tanpa ilmu,
▪️Menghukumi dengan hawa nafsu,
▪️Menjatuhkan seseorang tanpa bukti.
❌ Namun salah besar jika ucapan ini dijadikan alasan untuk menutup pintu penjelasan kebenaran.
🧠 Poin Penting
Bukan syarat menyampaikan kebenaran harus menjadi ulama,
tetapi syaratnya adalah mengetahui bahwa itu kebenaran.
Dan bukan syarat memperingatkan dari kesalahan harus menjadi imam besar,
tetapi syaratnya adalah memiliki ilmu tentang kesalahan tersebut.
⛔ Waspadalah…
Jika syubhat ini diterima:
(Jangan menilai, kita bukan ulama.)
Maka akibatnya:
▪️Penyimpangan tidak bisa disentuh
▪️Ummat kehilangan filter dalam beragama
🚦Perlu Disadari
Kaidah di atas sama sekali bukan untuk menjaga adab,
justru akan membuka pintu kerusakan dan agar penyimpangan tidak terbongkar.
🎯 Hakikatnya
👉 Mereka melarang tahdzir bukan karena suka kepada adab,
tetapi karena takut kesalahan mereka terbongkar.
👉 Mereka ingin manusia diam bukan karena tawadhu’,
tetapi agar kebatilan mereka tidak disentuh.
⚖️ Manhaj yang Benar:
▪️Tidak berbicara tanpa ilmu
▪️Tidak diam dari kebenaran
▪️Tidak menzalimi manusia
▪️Tidak membiarkan kesalahan
⚠️ Renungan
Ayyuhal ikhwah…
Jika setiap orang berkata:
"Saya bukan ulama, saya diam saja…"
Maka Bersiaplah:
▪️Kebatilan akan berbicara tanpa tandingan
▪️Penyimpangan akan menyebar tanpa bantahan
▪️Kebenaran akan tenggelam dalam diam
‼️ Kesimpulan
Diam dari kebatilan bukanlah tawadhu’,
tetapi bisa menjadi bentuk pengkhianatan terhadap kebenaran.
🤲 Allahulmustaan
✍️ Abu Fuad Saiful
Makassar, 12 Syawwal 1447 H/1 April 2026 M
__
📲📡 Join • Save • Share ll
🔰 https://t.me/Salafy_Sulawesi
▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
Telegram
SALAFY SULAWESI
KEBENARAN BERADA PADA GENERASI PERTAMA UMAT ISLAM
Pembimbing :
Al Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله
Al Ustadz Muhammad Noer حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 salafysulawesi@gmail.com
Pembimbing :
Al Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله
Al Ustadz Muhammad Noer حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 salafysulawesi@gmail.com
Forwarded from Ahlussunnah Tasikmalaya
🔰 ﷽ 🔰
DENGAN MENGHARAP RIDHO ALLAH SEMATA, HADIRILAH KAJIAN RUTIN SETIAP AHAD AL IRSYAD (SINGAPARNA) DAN AL IHSAN (SINDANG KASIH - CIAMIS)
Pembahasan
Tematik
(Pembahasan di Al Irsyad - Singaparna).
Tematik (pembahasan di Al Ihsan - Sindang Kasih)
🎙️ *Pemateri :*
Ustadz Abu Abdillah Ridha حفظه اللــــــــه
( Mudarris Ma'had Qaulan Sadida Banjarsari - Ciamis)
📋 *HARI & TANGGAL :*
Ahad, 16 Syawal 1447H./ 5 April 2026 M.
🕰️ *WAKTU :*
Pukul 10.30 WIB - Selesai &
Pukul 16.30 WIB - Selesai
🕌 *TEMPAT :*
Mesjid Al Irsyad (Singaparna) &
Mesjid Al Ihsan (Sindang Kasih)
📱*NARA HUBUNG :*
+6285294591168 (Abu Dzikri - Singaparna) & +6282320095210 (Abu Abdillah - Sindang Kasih Ciamis)
*Kajian terbuka untuk umum, muslimin dan muslimah (tempat terpisah) dan in syaa Allah akan disiarkan secara langsung melalui channel* Telegram Ahlussunah Tasikmalaya : https://t.me/ahlussunnahtasikmalaya
Wahai saudaraku, mari kita bersemangat untuk hadir di majelis ilmu, karena :
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam Bersabda :
من سلك طريقا يلتمس فيه علما، سهل الله له به طريقا الى الجنة
"Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu niscaya Allah ‘azza wa jalla akan mudahkan jalan baginya menuju surga.”_ (HR. Muslim)
Baarakallohu fiikum
DENGAN MENGHARAP RIDHO ALLAH SEMATA, HADIRILAH KAJIAN RUTIN SETIAP AHAD AL IRSYAD (SINGAPARNA) DAN AL IHSAN (SINDANG KASIH - CIAMIS)
Pembahasan
Tematik
(Pembahasan di Al Irsyad - Singaparna).
Tematik (pembahasan di Al Ihsan - Sindang Kasih)
🎙️ *Pemateri :*
Ustadz Abu Abdillah Ridha حفظه اللــــــــه
( Mudarris Ma'had Qaulan Sadida Banjarsari - Ciamis)
📋 *HARI & TANGGAL :*
Ahad, 16 Syawal 1447H./ 5 April 2026 M.
🕰️ *WAKTU :*
Pukul 10.30 WIB - Selesai &
Pukul 16.30 WIB - Selesai
🕌 *TEMPAT :*
Mesjid Al Irsyad (Singaparna) &
Mesjid Al Ihsan (Sindang Kasih)
📱*NARA HUBUNG :*
+6285294591168 (Abu Dzikri - Singaparna) & +6282320095210 (Abu Abdillah - Sindang Kasih Ciamis)
*Kajian terbuka untuk umum, muslimin dan muslimah (tempat terpisah) dan in syaa Allah akan disiarkan secara langsung melalui channel* Telegram Ahlussunah Tasikmalaya : https://t.me/ahlussunnahtasikmalaya
Wahai saudaraku, mari kita bersemangat untuk hadir di majelis ilmu, karena :
Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wasallam Bersabda :
من سلك طريقا يلتمس فيه علما، سهل الله له به طريقا الى الجنة
"Barangsiapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu niscaya Allah ‘azza wa jalla akan mudahkan jalan baginya menuju surga.”_ (HR. Muslim)
Baarakallohu fiikum
Telegram
Ahlussunnah Tasikmalaya
Media untuk informasi Dakwah Ahlus Sunnah di Tasikmalaya, Singaparna dan sekitarnya dan menghubungkan ummat Islam dengan 'Ulama Kibar.
Pembina
Al ustadz abu jundi hafizhahullah
Pembina
Al ustadz abu jundi hafizhahullah
PENJELASAN SEPUTAR KAJIAN YANG DIBATALKAN
Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi
PENJELASAN SEPUTAR KAJIAN YANG DIBATALKAN
19 Syawal 1447 H / 8 April 2026
🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi Hafizhahullah
Semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua.
-----------------------------------
📲 Chanel Resmi ⬇️:
https://t.me/ahlussunnah_timika
19 Syawal 1447 H / 8 April 2026
🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi Hafizhahullah
Semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua.
-----------------------------------
📲 Chanel Resmi ⬇️:
https://t.me/ahlussunnah_timika
Forwarded from Ahlussunnah Cilacap
BERJUANG BERSAMA DALAM KEJUJURAN.pdf
338.9 KB
Materi ustadz abu Utsman Kharisman hafdzahullah
Forwarded from Ahlussunnah Cilacap
📡🔴 SIMAK SEKARANG
MUHADARAH ILMIAH KOTA CILACAP SESI 1
🎙Bersama :
Al-Ustadz Abu Utsman Kharisman hafizhahullah
📚 Berjuang Bersama Dalam Kejujuran
📡 Simak di siaran telegram:
https://t.me/ahlussunnah_cilacap
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
MUHADARAH ILMIAH KOTA CILACAP SESI 1
🎙Bersama :
Al-Ustadz Abu Utsman Kharisman hafizhahullah
📚 Berjuang Bersama Dalam Kejujuran
📡 Simak di siaran telegram:
https://t.me/ahlussunnah_cilacap
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
Ahlussunnah Cilacap
Kembali kepada Al-Quran dan As-sunnah dengan pemahaman Salaful Ummah
Pembimbing:
1. Al-Ustadz Ahmad ibnu Hajar hafidzahullah
2. Al-Ustadz Abu Hammad Irbadh hafidzahullah
3. Al-Ustadz Abu Abdillah Amin hafidzahullah
Pembimbing:
1. Al-Ustadz Ahmad ibnu Hajar hafidzahullah
2. Al-Ustadz Abu Hammad Irbadh hafidzahullah
3. Al-Ustadz Abu Abdillah Amin hafidzahullah
Forwarded from Ahlussunnah Cilacap
📡🔴 SIMAK SEKARANG
MUHADARAH ILMIAH KOTA CILACAP SESI 2
🎙Bersama :
Al-Ustadz Abu Sa'id Hamzah hafizhahullah
📚 Berlindung dari Ilmu yang tidak bermanfaat
📡 Simak di siaran telegram:
https://t.me/ahlussunnah_cilacap
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
MUHADARAH ILMIAH KOTA CILACAP SESI 2
🎙Bersama :
Al-Ustadz Abu Sa'id Hamzah hafizhahullah
📚 Berlindung dari Ilmu yang tidak bermanfaat
📡 Simak di siaran telegram:
https://t.me/ahlussunnah_cilacap
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Telegram
Ahlussunnah Cilacap
Kembali kepada Al-Quran dan As-sunnah dengan pemahaman Salaful Ummah
Pembimbing:
1. Al-Ustadz Ahmad ibnu Hajar hafidzahullah
2. Al-Ustadz Abu Hammad Irbadh hafidzahullah
3. Al-Ustadz Abu Abdillah Amin hafidzahullah
Pembimbing:
1. Al-Ustadz Ahmad ibnu Hajar hafidzahullah
2. Al-Ustadz Abu Hammad Irbadh hafidzahullah
3. Al-Ustadz Abu Abdillah Amin hafidzahullah
Forwarded from AHLUSSUNNAH SAMARINDA
IKUTILAH
Kajian Islam Ilmiah
Ahlussunnah Kota Samarinda
tema :
TAHZIR SALAF DARI MUSHOНАВАН
AHLUL BID'AH DAN HIZBIYAH
( Al-Ustadz Abu Abdillah Syukri Hafidzahullah )
Hari Ahad,25 Syawal 1447 H/ 12 April 2026 M
sesi 1 (ba'da magrib)
sesi 2 (ba'da isya)
tempat :
Kediaman Abu Rizki
(jln Anggur bengkel Black Skin Motor)
live streaming :
https://ManhajulAnbiya.com
https://t.me/AhlussunnahSamarinda
informasi 082155441655
Nabi ﷺ bersabda : "Barang siapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu , Maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju jannah" (HR.Muslim)
Baarokallohufiikum
Kajian Islam Ilmiah
Ahlussunnah Kota Samarinda
tema :
TAHZIR SALAF DARI MUSHOНАВАН
AHLUL BID'AH DAN HIZBIYAH
( Al-Ustadz Abu Abdillah Syukri Hafidzahullah )
Hari Ahad,25 Syawal 1447 H/ 12 April 2026 M
sesi 1 (ba'da magrib)
sesi 2 (ba'da isya)
tempat :
Kediaman Abu Rizki
(jln Anggur bengkel Black Skin Motor)
live streaming :
https://ManhajulAnbiya.com
https://t.me/AhlussunnahSamarinda
informasi 082155441655
Nabi ﷺ bersabda : "Barang siapa menempuh jalan untuk menuntut ilmu , Maka Allah akan mudahkan baginya jalan menuju jannah" (HR.Muslim)
Baarokallohufiikum
Forwarded from AHLUSSUNNAH SAMARINDA
Audio Kajian Islam Ilmiah
Ahlussunnah Kota Samarinda
tema :
TAHZIR SALAF DARI MUSHOНАВАН
AHLUL BID'AH DAN HIZBIYAH
( Al-Ustadz Abu Abdillah Syukri Hafidzahullah )
Hari Ahad,24 Syawal 1447 H/ 12 April 2026 M
sesi 1 (ba'da magrib)
sesi 2 (ba'da isya)
tempat :
Langgar Nurul Huda, Jl. M. Said Gg. Karet (Blok F), Samarinda
Baarakallahufiikum
https://t.me/AhlussunnahSamarinda/4305?single
Ahlussunnah Kota Samarinda
tema :
TAHZIR SALAF DARI MUSHOНАВАН
AHLUL BID'AH DAN HIZBIYAH
( Al-Ustadz Abu Abdillah Syukri Hafidzahullah )
Hari Ahad,24 Syawal 1447 H/ 12 April 2026 M
sesi 1 (ba'da magrib)
sesi 2 (ba'da isya)
tempat :
Langgar Nurul Huda, Jl. M. Said Gg. Karet (Blok F), Samarinda
Baarakallahufiikum
https://t.me/AhlussunnahSamarinda/4305?single
Forwarded from Ahlussunnah Cilacap
🔹🔹🔹🔹🔹
AUDIO MUHADARAH ILMIAH KOTA CILACAP SESI 1
🎙Bersama :
Al-Ustadz Abu Utsman Kharisman hafizhahullah
📚 Berjuang Bersama Dalam Kejujuran
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
AUDIO MUHADARAH ILMIAH KOTA CILACAP SESI 1
🎙Bersama :
Al-Ustadz Abu Utsman Kharisman hafizhahullah
📚 Berjuang Bersama Dalam Kejujuran
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Forwarded from Ahlussunnah Cilacap
🔹🔹🔹🔹🔹
AUDIO MUHADARAH ILMIAH KOTA CILACAP SESI 2
🎙Bersama :
Al-Ustadz Abu Sa'id Hamzah hafizhahullah
📚 Berlindung dari Ilmu yang tidak bermanfaat
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
AUDIO MUHADARAH ILMIAH KOTA CILACAP SESI 2
🎙Bersama :
Al-Ustadz Abu Sa'id Hamzah hafizhahullah
📚 Berlindung dari Ilmu yang tidak bermanfaat
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Forwarded from SALAFY BANDUNG
FIGUR ISTRI SHALIHAH KETIKA DI RUMAH | Pemateri : Al-Ustadz Abu Jundi hafizhahullah | KAJIAN RUTIN IKHWAH WAL UMMAHAT BANDUNG RAYA SETIAP AHAD SIANG (Pekan Ke-1 dan Ke-3)
📑Live Telekonferensi:
t.me/SalafyBandung
Barakallahu Fiikum
◽️◾️◽️◾️◽️◽️◾️◽️◾️◽️
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from Jejak Syiah
📲 VIDEO JEJAK SYIAH EPISODE 3
Telah rilis video terbaru yang berjudul:
“Jejak Persamaan Syiah dan Yahudi Terhadap Kitab Allah”
Mengungkap salah satu pola yang telah dibongkar dalam Al-Qur’an:
menerima sebagian ayat Allah, dan menolak sebagian lainnya.
Sebuah kajian singkat berbasis dalil dan penelusuran literatur.
Mohon kontribusinya untuk:
▶️ Menonton hingga selesai
👍 Memberikan like, komentar, dan subscribe
🔁 Membagikan kepada yang membutuhkan
Semoga menjadi sebab tersebarnya kebenaran dan penjagaan bagi kaum muslimin.
Jazaakumullaahu khairan.
📺 YouTube:
https://youtube.com/shorts/u31yKTOWcZA?si=kRO_0PiIdSezJCVw
🎥 TikTok:
https://vt.tiktok.com/ZSHTxx7P3/
🔎 JEJAK SYIAH
Menelusuri jejak, mengungkap fakta
Telah rilis video terbaru yang berjudul:
“Jejak Persamaan Syiah dan Yahudi Terhadap Kitab Allah”
Mengungkap salah satu pola yang telah dibongkar dalam Al-Qur’an:
menerima sebagian ayat Allah, dan menolak sebagian lainnya.
Sebuah kajian singkat berbasis dalil dan penelusuran literatur.
Mohon kontribusinya untuk:
▶️ Menonton hingga selesai
👍 Memberikan like, komentar, dan subscribe
🔁 Membagikan kepada yang membutuhkan
Semoga menjadi sebab tersebarnya kebenaran dan penjagaan bagi kaum muslimin.
Jazaakumullaahu khairan.
📺 YouTube:
https://youtube.com/shorts/u31yKTOWcZA?si=kRO_0PiIdSezJCVw
🎥 TikTok:
https://vt.tiktok.com/ZSHTxx7P3/
🔎 JEJAK SYIAH
Menelusuri jejak, mengungkap fakta
YouTube
Jejak Persamaan Syiah dan Yahudi Pada Kitab Allah #jejaksyiah #dakwah #sejarahislam #edukasiislam
📌 INDONESIADalam Al-Qur’an, Allah Ta’ala mengungkap satu pola pen...