Forwarded from AN-NAJIYAH BATAM
📶
🇱 🇮 🇻 🇪
S T R E A M I N G
Rangkaian Kajian
Islam Ilmiyah 2 Hari
Kota Batam 1445 H
SESI 4⃣
▪️Ba'da Dzuhur - Selesai
▪️Ahad 2 Rabi'ul Awwal 1445
▪️Kajian umum Ikhwan/Akhwat
√ Orang yang bahagia/selamat adalah yang mengambil pelajaran dari (musibah/fitnah yang menimpa) orang lain [Bagian 2]
🎙 Al-Ustadz Luqman Ba'abduh حفظه الله
®adio Manhajul Anbiya
®adio Annajiyah Batam
🌐www.salafybatam.com
🗞https://t.me/annajiyahbatam
🇱 🇮 🇻 🇪
S T R E A M I N G
Rangkaian Kajian
Islam Ilmiyah 2 Hari
Kota Batam 1445 H
SESI 4⃣
▪️Ba'da Dzuhur - Selesai
▪️Ahad 2 Rabi'ul Awwal 1445
▪️Kajian umum Ikhwan/Akhwat
√ Orang yang bahagia/selamat adalah yang mengambil pelajaran dari (musibah/fitnah yang menimpa) orang lain [Bagian 2]
🎙 Al-Ustadz Luqman Ba'abduh حفظه الله
®adio Manhajul Anbiya
®adio Annajiyah Batam
🌐www.salafybatam.com
🗞https://t.me/annajiyahbatam
Telegram
AN-NAJIYAH BATAM
✍🏼 Pembina dan Penasehat :
1. Al-Ustadz Luqman Ba'abduh
2. Al-Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc
3. Al-Ustadz Abu Said Hamzah
4. Al-Ustadz Muhammad Noer
5. Al-Ustadz Abu Fida'
6. Al-Ustadz Abu Sa'ad Said
Hafizhahumullahu Jami'an
1. Al-Ustadz Luqman Ba'abduh
2. Al-Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc
3. Al-Ustadz Abu Said Hamzah
4. Al-Ustadz Muhammad Noer
5. Al-Ustadz Abu Fida'
6. Al-Ustadz Abu Sa'ad Said
Hafizhahumullahu Jami'an
Forwarded from Ahlussunnah Ternate
ANTARA NOL POTHOL (NUL PHUTUL) DAN SHIFR 'ALASY SYIMAAL DAN UPAYA UNTUK MENJATUHKAN KEDUDUKAN SEORANG ULAMA
الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحات. أشهد ألا إله إلا الله وأشهد أن محمدا عبده و رسوله
أما بعد ..
Berat sesungguhnya tangan ini menuliskan pelurusan (bantahan) terhadap tulisan Al akh- abu Ahmad Mush'ab. Namun mengingat apa yang beliau sampaikan dalam 2 tulisannya sudah melampaui batas dan lupa dengan kadar dirinya sebagai bagian dari para penuntut ilmu pemula yang masih jauh dari kedudukan seorang alim ulama yang tidak selayaknya ikut angkat bicara dalam api fitnah ini.
Juga dalam rangka mengamalkan sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam :
انصُر أخاكَ ظالمًا أو مَظلومًا
"Tolonglah saudaramu dalam keadaan dia menzhalimi atau terzhalimi".
Perlu diketahui bahwa apa yang dilakukan oleh al-akh abu Ahmad Mush'ab adalah bagian dari kezhaliman karena sadar atau tidak sadar beliau dengan dua tulisannya tersebut telah melakukan celaan kepada salah seorang ulama yang telah diberikan tazkiyah untuk diambil ilmu darinya.
Dimana beliau Syaikh Arofat bin Hasan Al-Muhammady hafizhahullah telah dipuji dan direkomendasi oleh Syaikh Al-'Allamah Robi' bin Hadi al-Madkholi hafizhahullah dan Syaikh Al-'Allamah Ubaid bin Sulaiman al-Jabiry rahimahullah serta direkomendasi oleh Syaikh Abdullah bin shalfiq Azh-Zhafiry hafizhahullah sebagai salah seorang masyayikh ahlussunah terbaik yang beliau ketahui kesungguhannya dan keistiqomahannya dalam menyebarkan dan membela dakwah sunnah dengan cara yang terbaik dan hikmah dan sampai saat ini rekomendasi tersebut belumlah diralat bahkan semakin banyak pujian dan rekomendasi kepada beliau hafizhahullah dari para ulama lainnya.
Hanya dengan alasan beliau Syaikh Arofat hafizhahullah menyampaikan dalam dauroh Al-Imam Al-Muzany 2 penilaian beliau terhadap asaatidzah jumhur dengan sebuah istilah SHIFR 'ALASY SYIMAAL tanpa berupaya untuk memahami lebih lanjut apa maksud dan sebab beliau mengatakan ucapan tersebut kepada asaatidzah.
Baiklah tanpa memperpanjang kalimat pelurusan (bantahan) kepada al-akh abu Ahmad Mush'ab kami akan menyampaikan beberapa poin penting untuk sama-sama kita cermati sehingga dengannya kita benar-benar mengetahui apa makna shifr 'alasy syimaal yang dianggap sebagai celaan kepada asaatidzah hafizhahumullah.
1. Sebelumnya, terkait istilah nol pothol atau nul phuthul mana yang dianggap benar dalam penulisan dan pengucapannya maka itu tidak perlu dipermasalahkan karena termasuk hal sepele. Disebutkan dalam kaedah yang maklum di sisi para ulama:
لا مُشاحَّةَ في الاصْطِلاحِ
"Tidak ada perdebatan dalam istilah".
Maksudnya dalam penyebutan istilah di sisi para ulama tidak ada perdebatan membatasi hanya diperbolehkan dengan penyebutan tertentu saja, tidak yang lainnya.
Disisi lain dialek dan kebiasaan pada suatu tempat boleh jadi menjadi sebab adanya perbedaan dalam pengucapannya.
2. Jika memang ada dalam kaedah bahasa Jawa yang menyebutkan makna nol pothol yang jelas dan maknanya adalah sebagai celaan secara mutlak, maka hendaknya beliau menyebutkan sumbernya secara jelas agar menjadi faedah untuk bersama.
Karena kami memahami makna nol pothol sebagaimana kami memahami makna shifr 'alasy syimaal, yaitu bermakna tidak memiliki bobot nilai dalam hujjah tersebut sehingga tidak layak dijadikan sebagai hujjah.
Boleh jadi dibawakan maknanya kepada kondisi seseorang yang menyangka dirinya memiliki hujjah padahal tidak demikian kenyataannya, apalagi jika memang orang tersebut sama sekali tidak memiliki hujjah maka lebih layak dikatakan sebagai nol pothol/shifr 'alasy syimaal.
3. Perlu diketahui bahwa kalimat shifr 'alasy syimaal tidak selalu dipahami sebagai kalimat celaan akan tetapi kalimat yang diantara maksudnya adalah kebiasaan mereka bangsa Arab untuk menilai sesuatu baik pendapat atau ucapan ataupun kondisi yang tidak dibangun di atas bukti dan dalil, agar orang-orang tidak tertipu dengannya, dan juga agar yang bersangkutan yang dinilai dengan kalimat tersebut segera sadar dan memperbaiki keadaannya.
الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحات. أشهد ألا إله إلا الله وأشهد أن محمدا عبده و رسوله
أما بعد ..
Berat sesungguhnya tangan ini menuliskan pelurusan (bantahan) terhadap tulisan Al akh- abu Ahmad Mush'ab. Namun mengingat apa yang beliau sampaikan dalam 2 tulisannya sudah melampaui batas dan lupa dengan kadar dirinya sebagai bagian dari para penuntut ilmu pemula yang masih jauh dari kedudukan seorang alim ulama yang tidak selayaknya ikut angkat bicara dalam api fitnah ini.
Juga dalam rangka mengamalkan sabda Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam :
انصُر أخاكَ ظالمًا أو مَظلومًا
"Tolonglah saudaramu dalam keadaan dia menzhalimi atau terzhalimi".
Perlu diketahui bahwa apa yang dilakukan oleh al-akh abu Ahmad Mush'ab adalah bagian dari kezhaliman karena sadar atau tidak sadar beliau dengan dua tulisannya tersebut telah melakukan celaan kepada salah seorang ulama yang telah diberikan tazkiyah untuk diambil ilmu darinya.
Dimana beliau Syaikh Arofat bin Hasan Al-Muhammady hafizhahullah telah dipuji dan direkomendasi oleh Syaikh Al-'Allamah Robi' bin Hadi al-Madkholi hafizhahullah dan Syaikh Al-'Allamah Ubaid bin Sulaiman al-Jabiry rahimahullah serta direkomendasi oleh Syaikh Abdullah bin shalfiq Azh-Zhafiry hafizhahullah sebagai salah seorang masyayikh ahlussunah terbaik yang beliau ketahui kesungguhannya dan keistiqomahannya dalam menyebarkan dan membela dakwah sunnah dengan cara yang terbaik dan hikmah dan sampai saat ini rekomendasi tersebut belumlah diralat bahkan semakin banyak pujian dan rekomendasi kepada beliau hafizhahullah dari para ulama lainnya.
Hanya dengan alasan beliau Syaikh Arofat hafizhahullah menyampaikan dalam dauroh Al-Imam Al-Muzany 2 penilaian beliau terhadap asaatidzah jumhur dengan sebuah istilah SHIFR 'ALASY SYIMAAL tanpa berupaya untuk memahami lebih lanjut apa maksud dan sebab beliau mengatakan ucapan tersebut kepada asaatidzah.
Baiklah tanpa memperpanjang kalimat pelurusan (bantahan) kepada al-akh abu Ahmad Mush'ab kami akan menyampaikan beberapa poin penting untuk sama-sama kita cermati sehingga dengannya kita benar-benar mengetahui apa makna shifr 'alasy syimaal yang dianggap sebagai celaan kepada asaatidzah hafizhahumullah.
1. Sebelumnya, terkait istilah nol pothol atau nul phuthul mana yang dianggap benar dalam penulisan dan pengucapannya maka itu tidak perlu dipermasalahkan karena termasuk hal sepele. Disebutkan dalam kaedah yang maklum di sisi para ulama:
لا مُشاحَّةَ في الاصْطِلاحِ
"Tidak ada perdebatan dalam istilah".
Maksudnya dalam penyebutan istilah di sisi para ulama tidak ada perdebatan membatasi hanya diperbolehkan dengan penyebutan tertentu saja, tidak yang lainnya.
Disisi lain dialek dan kebiasaan pada suatu tempat boleh jadi menjadi sebab adanya perbedaan dalam pengucapannya.
2. Jika memang ada dalam kaedah bahasa Jawa yang menyebutkan makna nol pothol yang jelas dan maknanya adalah sebagai celaan secara mutlak, maka hendaknya beliau menyebutkan sumbernya secara jelas agar menjadi faedah untuk bersama.
Karena kami memahami makna nol pothol sebagaimana kami memahami makna shifr 'alasy syimaal, yaitu bermakna tidak memiliki bobot nilai dalam hujjah tersebut sehingga tidak layak dijadikan sebagai hujjah.
Boleh jadi dibawakan maknanya kepada kondisi seseorang yang menyangka dirinya memiliki hujjah padahal tidak demikian kenyataannya, apalagi jika memang orang tersebut sama sekali tidak memiliki hujjah maka lebih layak dikatakan sebagai nol pothol/shifr 'alasy syimaal.
3. Perlu diketahui bahwa kalimat shifr 'alasy syimaal tidak selalu dipahami sebagai kalimat celaan akan tetapi kalimat yang diantara maksudnya adalah kebiasaan mereka bangsa Arab untuk menilai sesuatu baik pendapat atau ucapan ataupun kondisi yang tidak dibangun di atas bukti dan dalil, agar orang-orang tidak tertipu dengannya, dan juga agar yang bersangkutan yang dinilai dengan kalimat tersebut segera sadar dan memperbaiki keadaannya.
Forwarded from Ahlussunnah Ternate
4. Oleh karena itu Syaikh Albany rahimahullah dalam salah satu audio beliau ketika menyebutkan istilah shifr 'alasy syimaal beliau mengatakan كما يقال , sebagaimana dikatakan, dan dalam kesempatan lain beliau mengatakan كما يقولون ، sebagaimana yang mereka katakan.
Artinya istilah tersebut telah diketahui, disebutkan dan dikenal sebelumnya dalam ucapan bangsa Arab dan bukan sebagai kalimat yang baru dimunculkan beberapa waktu belakangan.
5. Adapun terkait makna dari shifr 'alasy syimaal itu sendiri apakah benar bermakna nol pothol yang dianggap maknanya adalah tidak memiliki hujjah sama sekali (secara mutlak) sebagaimana dikatakan oleh akh abu Ahmad Mush'ab?
Kita simak ucapan Syaikh Albany di atas,
لا قيمة له لهذا القول لأنه ليس كل قول له حظ في النظر
_"yakni tidak memiliki nilai/bobot (karena tidak dilandasi hujjah) ucapan ini, karena tidak setiap ucapan itu memiliki bagian untuk diperhatikan atau dianggap (sebagai hujjah)._
Syaikh Arofat hafizhahullah ketika menyebutkan istilah shifr 'alasy syimaal setelah panjang lebar menjelaskan tentang keadaan asaatidzah hafizhahumullah di dalam fitnah kali ini, beliau mengatakan,
لا أدلة ولا براهين ولا يحسن الكلام
"Bahwa asaatidzah tidak memiliki dalil dan bukti (yang dapat dibenarkan untuk dijadikan sebagai hujjah), serta tidak mampu menjelaskan dengan baik (di hadapan Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah).
Demikian pula disebutkan dalam sebagian sumber bahwa diantara makna shifr 'alasy syimaal adalah
لا يساوي شيئا، قليل النغع
"Tidak ada apa-apanya, sedikit manfaatnya."
Sehingga dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa makna shifr 'alasy syimal bermakna:
◾tidak memiliki bobot untuk dijadikan sebagai hujjah sehingga tidak layak dijadikan hujjah, dan sedikit manfaatnya.
◾Atau anggapan seseorang bahwa dirinya memiliki hujjah padahal pada kenyataannya tidak memiliki hujjah sama sekali.
Wallahu'alam
6. Adapun terkait dengan nasehat Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah maka kami persilahkan Al-akh abu Ahmad Mush'ab untuk mendengar/membaca dan mengkaji kembali sehingga dapat memahami dengan baik dan benar bahwa secara mendalam dan detail dalam nasehat Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah akan kita dapati justru nampak memberatkan (dianggap merugikan dan tidak menguntungkan) posisi Asaatidzah hafizhahumullah.
Meskipun beliau hafizhahullah tidak memberikan penilaian shifr 'alasy syimaal kepada asaatidzah namun bukan berarti nasehat rersebut sebatas nasehat biasa tanpa ada kritikan dan penegasan padanya.
Sehingga sebagian ustadz ketika awal keluarnya shauthiyyah Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah merasa berat untuk menyebarkannya karena itu dianggap sebagai senjata (bagi mereka yang disebut pro Jember) untuk menghantam balik asaatidzah.
Cukuplah komentar beliau hafizhahullah atas data-data dan catatan yang dituliskan oleh asaatidzah sebagai kritikan terhadap ustadz Luqman dan yang bersamanya bahwa semua itu tidak dibenarkan dengannya untuk dijadikan sebab perselisihan dan perpecahan, bahkan pada kritikan tersebut justru sebaliknya jika dicermati secara mendalam maka justru di dalamnya terdapat kritikan untuk asaatidzah hafizhahumullah.
Belum lagi jika ditambah dengan penegasan yang disampaikan oleh Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah pada Jalsah Madinah yang dihadiri juga oleh Syaikh Arofat hafizhahullah bahwa permasalahannya dibangun di atas kepentingan pribadi (huzhuzhun nafsi)!
Sehingga apa yang dikatakan oleh Al akh- abu Ahmad Mush'ab bahwa maksud ucapan Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah adalah bukanlah asaatidzah tidak memiliki hujjah sama sekali, tapi sebagian hujjahnya lemah/tidak tepat adalah merupakan bentuk talbis pengaburan terhadap isi nasehat Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah.
Artinya istilah tersebut telah diketahui, disebutkan dan dikenal sebelumnya dalam ucapan bangsa Arab dan bukan sebagai kalimat yang baru dimunculkan beberapa waktu belakangan.
5. Adapun terkait makna dari shifr 'alasy syimaal itu sendiri apakah benar bermakna nol pothol yang dianggap maknanya adalah tidak memiliki hujjah sama sekali (secara mutlak) sebagaimana dikatakan oleh akh abu Ahmad Mush'ab?
Kita simak ucapan Syaikh Albany di atas,
لا قيمة له لهذا القول لأنه ليس كل قول له حظ في النظر
_"yakni tidak memiliki nilai/bobot (karena tidak dilandasi hujjah) ucapan ini, karena tidak setiap ucapan itu memiliki bagian untuk diperhatikan atau dianggap (sebagai hujjah)._
Syaikh Arofat hafizhahullah ketika menyebutkan istilah shifr 'alasy syimaal setelah panjang lebar menjelaskan tentang keadaan asaatidzah hafizhahumullah di dalam fitnah kali ini, beliau mengatakan,
لا أدلة ولا براهين ولا يحسن الكلام
"Bahwa asaatidzah tidak memiliki dalil dan bukti (yang dapat dibenarkan untuk dijadikan sebagai hujjah), serta tidak mampu menjelaskan dengan baik (di hadapan Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah).
Demikian pula disebutkan dalam sebagian sumber bahwa diantara makna shifr 'alasy syimaal adalah
لا يساوي شيئا، قليل النغع
"Tidak ada apa-apanya, sedikit manfaatnya."
Sehingga dari sini kita bisa menyimpulkan bahwa makna shifr 'alasy syimal bermakna:
◾tidak memiliki bobot untuk dijadikan sebagai hujjah sehingga tidak layak dijadikan hujjah, dan sedikit manfaatnya.
◾Atau anggapan seseorang bahwa dirinya memiliki hujjah padahal pada kenyataannya tidak memiliki hujjah sama sekali.
Wallahu'alam
6. Adapun terkait dengan nasehat Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah maka kami persilahkan Al-akh abu Ahmad Mush'ab untuk mendengar/membaca dan mengkaji kembali sehingga dapat memahami dengan baik dan benar bahwa secara mendalam dan detail dalam nasehat Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah akan kita dapati justru nampak memberatkan (dianggap merugikan dan tidak menguntungkan) posisi Asaatidzah hafizhahumullah.
Meskipun beliau hafizhahullah tidak memberikan penilaian shifr 'alasy syimaal kepada asaatidzah namun bukan berarti nasehat rersebut sebatas nasehat biasa tanpa ada kritikan dan penegasan padanya.
Sehingga sebagian ustadz ketika awal keluarnya shauthiyyah Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah merasa berat untuk menyebarkannya karena itu dianggap sebagai senjata (bagi mereka yang disebut pro Jember) untuk menghantam balik asaatidzah.
Cukuplah komentar beliau hafizhahullah atas data-data dan catatan yang dituliskan oleh asaatidzah sebagai kritikan terhadap ustadz Luqman dan yang bersamanya bahwa semua itu tidak dibenarkan dengannya untuk dijadikan sebab perselisihan dan perpecahan, bahkan pada kritikan tersebut justru sebaliknya jika dicermati secara mendalam maka justru di dalamnya terdapat kritikan untuk asaatidzah hafizhahumullah.
Belum lagi jika ditambah dengan penegasan yang disampaikan oleh Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah pada Jalsah Madinah yang dihadiri juga oleh Syaikh Arofat hafizhahullah bahwa permasalahannya dibangun di atas kepentingan pribadi (huzhuzhun nafsi)!
Sehingga apa yang dikatakan oleh Al akh- abu Ahmad Mush'ab bahwa maksud ucapan Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah adalah bukanlah asaatidzah tidak memiliki hujjah sama sekali, tapi sebagian hujjahnya lemah/tidak tepat adalah merupakan bentuk talbis pengaburan terhadap isi nasehat Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah.
Forwarded from Ahlussunnah Ternate
Bahkan kandungan dari nasehat Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah adalah bahwa data-data yang dituliskan oleh asaatidzah dalam mengkritik ustadz Luqman atau memvonis ustadz Luqman (adanya penyimpangan, atau kesalahan dalam manhaj dan perkara prinsip) dan dalam membuat perpecahan di tubuh salafiyyin tidaklah memiliki kekuatan hujjah dan tidak teranggap sebagai hujjah di sisi Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah.
Karena itu beliau hafizhahullah mengatakan bahwa perkaranya tidaklah sampai membawa (menjadi sebab) perselisihan, perpecahan, dan tidak boleh sama sekali menjadi sebab terjadinya musykilah diantara ikhwah dan penuntut ilmu!
Ditambah lagi penilaian Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah bahwa dalam tulisan asaatidzah tersebut terdapat banyak pengulangan yang dipahami darinya membesar-besarkan dan menjadikan seram masalah (tadhkhim wa tahwil), bahkan beliau mendapati bukti adanya ucapan qiila wa qoola dan adanya hasutan (ta'lib). wallahul musta'an...!
7. Apa yang ditegaskan oleh al-akh abu Ahmad Mush'ab bahwa apa yang disematkan oleh Syaikh Arofat hafizhahullah kepada asaatidzah dengan kalimat shifr 'alasy syimaal adalah sebagai celaan yang jelek dan melanggar nasehat Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah maka tidak benar sama sekali dari beberapa sisi :
(1) Apakah ada diantara ulama yang dengan tegas mengingkari dan mengatakan bahwa penilaian Syaikh Arofat hafizhahullah tersebut sebagai celaan buruk kepada asaatidzah?
Ataukah itu semata penilaian al-akh abu Ahmad Mush'ab semata ?
Hendaknya penilaian itu dikembalikan kepada ahlinya dalam hal ini para ulama bukan kesimpulan pribadi.
Siapa anda dan siapa Syaikh Arofat hafizhahullah ❓
(2) Pada penegasan tersebut juga berarti terkandung padanya tuduhan bahwa Syaikh Arofat hafizhahullah tidak memahami nasehat Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah baik dalam shauthiyyah atau nasehat dalam Jalsah Madinah.
(3) Sekaligus pula pada penegasan tersebut terkandung celaan terhadap Syaikh Arofat hafizhahullah sebagai seorang yang tidak memahami hakekat fitnah ini sejak awal hingga akhirnya, tergesa-gesa dalam menilai dan menyimpulkan dengan sebuah ucapan (yakni shifr 'alasy syimaal)..
Sementara al-akh abu Ahmad Mush'ab dalam hal ini secara tidak langsung juga telah menganggap dirinya lebih paham dari Syaikh Arofat hafizhahullah dengan nasehat Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah dan lebih paham dengan hakekat Fitnah yang terjadi.
Wallahul musta'an.
8. Adapun apa yang disebutkan oleh al-akh abu Ahmad Mush'ab terkait ucapan Syaikh Albany rahimahullah menyebutkan istilah shifr 'alasy syimaal itu hanya satu kali dan itupun hanya kepada kaum sufi (saja) maka kami katakan ini tidak benar dan menyelisihi kenyataan yang ada.
Kami mendapati Syaikh Albany rahimahullah menggunakan istilah shifr 'alasy syimaal pada beberapa keadaan dan kondisi yang berbeda :
a). Kepada kaum shufi yang dimana beliau mengatakan akan tetapi dalam masalah tauhid, dia/mereka shifr 'alasy syimaal -sebagaimana dikatakan- .
b). Beliau juga mengomentari tentang fatwa yang dibangun di atas pandangan/pendapat yang jika dihadapkan kepada Al-Qur'an dan Sunnah maka hasilnya adalah shifr 'alasy syimaal, tidak memiliki bobot nilai (tidak teranggap sebagai hujjah).
c). Beliau juga mengomentari ucapan manusia ketika mereka membicarakan atau menarik kesimpulan tentang masalah peperangan dahulu antara Saddam Hussein dan George Bush dengan tanpa menimbang atau memperhatikan dampaknya maka dikatakan shifr 'alasy syimaal juga oleh beliau rahimahullah.
Karena itu beliau hafizhahullah mengatakan bahwa perkaranya tidaklah sampai membawa (menjadi sebab) perselisihan, perpecahan, dan tidak boleh sama sekali menjadi sebab terjadinya musykilah diantara ikhwah dan penuntut ilmu!
Ditambah lagi penilaian Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah bahwa dalam tulisan asaatidzah tersebut terdapat banyak pengulangan yang dipahami darinya membesar-besarkan dan menjadikan seram masalah (tadhkhim wa tahwil), bahkan beliau mendapati bukti adanya ucapan qiila wa qoola dan adanya hasutan (ta'lib). wallahul musta'an...!
7. Apa yang ditegaskan oleh al-akh abu Ahmad Mush'ab bahwa apa yang disematkan oleh Syaikh Arofat hafizhahullah kepada asaatidzah dengan kalimat shifr 'alasy syimaal adalah sebagai celaan yang jelek dan melanggar nasehat Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah maka tidak benar sama sekali dari beberapa sisi :
(1) Apakah ada diantara ulama yang dengan tegas mengingkari dan mengatakan bahwa penilaian Syaikh Arofat hafizhahullah tersebut sebagai celaan buruk kepada asaatidzah?
Ataukah itu semata penilaian al-akh abu Ahmad Mush'ab semata ?
Hendaknya penilaian itu dikembalikan kepada ahlinya dalam hal ini para ulama bukan kesimpulan pribadi.
Siapa anda dan siapa Syaikh Arofat hafizhahullah ❓
(2) Pada penegasan tersebut juga berarti terkandung padanya tuduhan bahwa Syaikh Arofat hafizhahullah tidak memahami nasehat Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah baik dalam shauthiyyah atau nasehat dalam Jalsah Madinah.
(3) Sekaligus pula pada penegasan tersebut terkandung celaan terhadap Syaikh Arofat hafizhahullah sebagai seorang yang tidak memahami hakekat fitnah ini sejak awal hingga akhirnya, tergesa-gesa dalam menilai dan menyimpulkan dengan sebuah ucapan (yakni shifr 'alasy syimaal)..
Sementara al-akh abu Ahmad Mush'ab dalam hal ini secara tidak langsung juga telah menganggap dirinya lebih paham dari Syaikh Arofat hafizhahullah dengan nasehat Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah dan lebih paham dengan hakekat Fitnah yang terjadi.
Wallahul musta'an.
8. Adapun apa yang disebutkan oleh al-akh abu Ahmad Mush'ab terkait ucapan Syaikh Albany rahimahullah menyebutkan istilah shifr 'alasy syimaal itu hanya satu kali dan itupun hanya kepada kaum sufi (saja) maka kami katakan ini tidak benar dan menyelisihi kenyataan yang ada.
Kami mendapati Syaikh Albany rahimahullah menggunakan istilah shifr 'alasy syimaal pada beberapa keadaan dan kondisi yang berbeda :
a). Kepada kaum shufi yang dimana beliau mengatakan akan tetapi dalam masalah tauhid, dia/mereka shifr 'alasy syimaal -sebagaimana dikatakan- .
b). Beliau juga mengomentari tentang fatwa yang dibangun di atas pandangan/pendapat yang jika dihadapkan kepada Al-Qur'an dan Sunnah maka hasilnya adalah shifr 'alasy syimaal, tidak memiliki bobot nilai (tidak teranggap sebagai hujjah).
c). Beliau juga mengomentari ucapan manusia ketika mereka membicarakan atau menarik kesimpulan tentang masalah peperangan dahulu antara Saddam Hussein dan George Bush dengan tanpa menimbang atau memperhatikan dampaknya maka dikatakan shifr 'alasy syimaal juga oleh beliau rahimahullah.
Forwarded from Ahlussunnah Ternate
9. dari 3 keadaan di atas kita dapat menarik kesimpulan bahwa apa yang dikatakan dan ditegaskan oleh al-akh abu ahmad mush'ab penggunaan istilah shifr 'alasy syimaal hanya sekali saja kepada kaum shufi tidaklah benar dan menyelisihi kenyataan yang ada. Sekiranya beliau mau bertawadhu maka akan lebih berhati-hati sebelum menetapkan dan menegaskan ucapannya tersebut.
10. Ditambah lagi kami mendapati Syaikh Robi' hafizhahullah juga menggunakan istilah ini ketika membantah Fauzy alBahrainy sebagai salah seorang tokoh Haddadiyyah yang memecah belah persatuan yang dinilai Syaikh Robi' hafizhahullah telah menghukumi Masyayikh Nejd mulai dari syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah dan seterusnya sebagai orang-orang Murji`ah, dengan perkataan beliau hafizhahullah :
"dan kalian adalah:
أصفار عن اليسار ألى جانب واحد من هؤلاء الأخيار ومن على منهجهم.."
"kalian adalah para nol yang terletak di sebelah kiri angka 1 -yakni semakna dengan istilah shifr 'alasy syimaal- jika dibandingkan orang-orang terbaik tersebut dan yang berada di atas manhaj mereka (yakni para ulama Nejd di atas tersebut)."
Lihat kitab/risalah beliau hafizhahullah:
كشف أكاذيب وتحريفات وخيانات فوزي البحريني
Kasyfu akaadzibi wa tahriifaati wa khiaanaati Fauzy albahrainy.
Sekaligus juga itu sebagai sanggahan terhadap Ustadz Zuhair Syarif Bengkulu yang mempertanyakan apakah ada dalam kitab para ulama yang menyebutkan istilah shifr 'alasy syimaal❓
Sehingga dengan adanya beberapa ulama kibar yang menggunakan istilah shifr 'alasy syimaal yang telah kita sebutkan di atas penjelasannya apakah kita masih akan menyimpulkan bahwa ucapan Syaikh Arofat hafizhahullah shifr 'alasy syimaal kepada asaatidzah sebagai celaan yang sebagai konsekwensinya kita mengatakan bahwa beliau dan ulama kibar lainnya adalah sebagai orang-orang jelek lisannya dan suka mencela❓
Silahkan akh abu Ahmad Mush'ab yang menjawabnya .... !!
11. Dan yang terpenting sebelum kami menutup jawaban atas tulisan pertama akh abu Ahmad Mush'ab, ada satu pertanyaan penting semoga menjadi perhatian bagi kita semua .. apakah seluruh asaatidzah dalam hal ini khususnya asaatidzah jumhur hafizhahumullah telah berupaya maksimal untuk menjalankan seluruh nasehat Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah diantaranya adalah untuk segera memadamkan api fitnah dan menjalin kembali ta'awun dan ukhuwah seperti sedia kala...❓
Demikian kiranya apa yang dapat kami sampaikan sebagai pelurusan (bantahan) dari tulisan beliau yang pertama.
وفق الله الجميع لما يحبه الله و يرضاه
Abu Ikrimah Muhammad al-Jawy
21 Shafar 1445 H
https://t.me/AhlussunnahTernate
10. Ditambah lagi kami mendapati Syaikh Robi' hafizhahullah juga menggunakan istilah ini ketika membantah Fauzy alBahrainy sebagai salah seorang tokoh Haddadiyyah yang memecah belah persatuan yang dinilai Syaikh Robi' hafizhahullah telah menghukumi Masyayikh Nejd mulai dari syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab rahimahullah dan seterusnya sebagai orang-orang Murji`ah, dengan perkataan beliau hafizhahullah :
"dan kalian adalah:
أصفار عن اليسار ألى جانب واحد من هؤلاء الأخيار ومن على منهجهم.."
"kalian adalah para nol yang terletak di sebelah kiri angka 1 -yakni semakna dengan istilah shifr 'alasy syimaal- jika dibandingkan orang-orang terbaik tersebut dan yang berada di atas manhaj mereka (yakni para ulama Nejd di atas tersebut)."
Lihat kitab/risalah beliau hafizhahullah:
كشف أكاذيب وتحريفات وخيانات فوزي البحريني
Kasyfu akaadzibi wa tahriifaati wa khiaanaati Fauzy albahrainy.
Sekaligus juga itu sebagai sanggahan terhadap Ustadz Zuhair Syarif Bengkulu yang mempertanyakan apakah ada dalam kitab para ulama yang menyebutkan istilah shifr 'alasy syimaal❓
Sehingga dengan adanya beberapa ulama kibar yang menggunakan istilah shifr 'alasy syimaal yang telah kita sebutkan di atas penjelasannya apakah kita masih akan menyimpulkan bahwa ucapan Syaikh Arofat hafizhahullah shifr 'alasy syimaal kepada asaatidzah sebagai celaan yang sebagai konsekwensinya kita mengatakan bahwa beliau dan ulama kibar lainnya adalah sebagai orang-orang jelek lisannya dan suka mencela❓
Silahkan akh abu Ahmad Mush'ab yang menjawabnya .... !!
11. Dan yang terpenting sebelum kami menutup jawaban atas tulisan pertama akh abu Ahmad Mush'ab, ada satu pertanyaan penting semoga menjadi perhatian bagi kita semua .. apakah seluruh asaatidzah dalam hal ini khususnya asaatidzah jumhur hafizhahumullah telah berupaya maksimal untuk menjalankan seluruh nasehat Syaikh Abdullah al-Bukhari hafizhahullah diantaranya adalah untuk segera memadamkan api fitnah dan menjalin kembali ta'awun dan ukhuwah seperti sedia kala...❓
Demikian kiranya apa yang dapat kami sampaikan sebagai pelurusan (bantahan) dari tulisan beliau yang pertama.
وفق الله الجميع لما يحبه الله و يرضاه
Abu Ikrimah Muhammad al-Jawy
21 Shafar 1445 H
https://t.me/AhlussunnahTernate
Forwarded from Madrasah Ahlis Sunnah Makassar
📼 AUDIO REKAMAN KAJIAN ISLAM SALAFY MAKASSAR
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Ahad
[ 17 September 2023 | 1 Rabi'ul Awwal 1445 H ]
Tema:
📔 Berukhuwah dan Berta'awun di atas Al Haq
🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Abu Fuad hafizhahullah
🏘 Bertempat di:
Masjid al-Mubarak
Samping SMA Ilham, jl. Borong Indah III, Toddopuli, Makassar
Semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua.
-----------------------------------
📲 Unduh Audionya ⬇️:
https://t.me/Madrasah_Ahlis_Sunnah_Makassar/3884
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Ahad
[ 17 September 2023 | 1 Rabi'ul Awwal 1445 H ]
Tema:
📔 Berukhuwah dan Berta'awun di atas Al Haq
🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Abu Fuad hafizhahullah
🏘 Bertempat di:
Masjid al-Mubarak
Samping SMA Ilham, jl. Borong Indah III, Toddopuli, Makassar
Semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua.
-----------------------------------
📲 Unduh Audionya ⬇️:
https://t.me/Madrasah_Ahlis_Sunnah_Makassar/3884
Forwarded from Ahlussunnah Papua
💡 AUDIO SINGKAT
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
✍️ PRINSIP PENTING DIKALA FITNAH
🛡️ PEGANGILAH BIMBINGAN ULAMA
🎙 Disampaikan oleh : Al-Ustadz Abul Harits Muhammad bin Muslih,Lc حفظه الله
⏳ Durasi (00:51)
Potongan Audio : Keutamaan Ulama dan Bahaya Mencela Mereka https://t.me/AnNajiyah_Kendari/2549
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
📲 Turut Sebarkan : https://t.me/Ahlussunnah_Papua
🤝 Gabung dan Sebarkan
🌱 Tebarkan Dakwah Salaf Dari Ujung Timur Indonesia (Papua)
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
✍️ PRINSIP PENTING DIKALA FITNAH
🛡️ PEGANGILAH BIMBINGAN ULAMA
🎙 Disampaikan oleh : Al-Ustadz Abul Harits Muhammad bin Muslih,Lc حفظه الله
⏳ Durasi (00:51)
Potongan Audio : Keutamaan Ulama dan Bahaya Mencela Mereka https://t.me/AnNajiyah_Kendari/2549
°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°°
📲 Turut Sebarkan : https://t.me/Ahlussunnah_Papua
🤝 Gabung dan Sebarkan
🌱 Tebarkan Dakwah Salaf Dari Ujung Timur Indonesia (Papua)
Telegram
Ahlussunnah Papua
📱Menyajikan Khazanah Ilmu Islam & Info Dakwah Salaf dalam bentuk Artikel, Poster, Audio dan Video
Pembimbing :
1. Al Ustadz Abu Muhammad Musa hafizhahullah
2. Al Ustadz Ibrohim Waliulu hafizhahullah
3. Al Ustadz Muhammad Baroja hafizhahullah
Pembimbing :
1. Al Ustadz Abu Muhammad Musa hafizhahullah
2. Al Ustadz Ibrohim Waliulu hafizhahullah
3. Al Ustadz Muhammad Baroja hafizhahullah
Forwarded from S A L A F Y M A J E N A N G
🍂 ~~~ ﷽ ~~~ 🍃
🔅Dengan Hanya Mengharapkan Ridho Allah Subhanahu wa Ta'ala Semata
▶️ INSYAA ALLOH
📜 SIMAK dan IKUTI...!
KAJIAN ONLINE ISLAM KOTA PONTIANAK
📌 Dengan Tema :
Mewaspadai ahlul ahwa' berbaju salafiyyah
Bersama :
🎙️Al-Ustadz Abu jundi Hafizhahulloh
🗓 Selasa , 4 Rabi'ul awwal 1445H / 19 September 2023
⏰ Ba'da magrib – selesai
🏠 Tempat :
Rumah belajar Imam An-nawawi pontianak
📻 Insyaallah kajian akan disiarkan LIVE di :
📲 Channel Telegram
https://t.me/rumbel_imam_annawawi
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Penyelenggara : Rumah belajar Imam An-nawawi pontianak
🔅Dengan Hanya Mengharapkan Ridho Allah Subhanahu wa Ta'ala Semata
▶️ INSYAA ALLOH
📜 SIMAK dan IKUTI...!
KAJIAN ONLINE ISLAM KOTA PONTIANAK
📌 Dengan Tema :
Mewaspadai ahlul ahwa' berbaju salafiyyah
Bersama :
🎙️Al-Ustadz Abu jundi Hafizhahulloh
🗓 Selasa , 4 Rabi'ul awwal 1445H / 19 September 2023
⏰ Ba'da magrib – selesai
🏠 Tempat :
Rumah belajar Imam An-nawawi pontianak
📻 Insyaallah kajian akan disiarkan LIVE di :
📲 Channel Telegram
https://t.me/rumbel_imam_annawawi
➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Penyelenggara : Rumah belajar Imam An-nawawi pontianak
Forwarded from SALAFY MAKASSAR
📶📲 Taklim Rutin Salafy Makassar
✅ Tema:
Tematik
🎙️ Ustadz Abu Fuad hafizhahullah
📆 Selasa, 3 Rabi'ul Awwal 1445 H (19/09/2023 M)
🕕 Waktu: Bakda Maghrib - Isya
📻 LIVE di RADIO SALAFY MAKASSAR
http://manhajulanbiya.com/
📡 Atau di Link Channel:
https://t.me/Madrasah_Ahlis_Sunnah_Makassar
📡 Atau di Link Channel:
https://t.me/salafiyyinmakassar
biidznillah
✅ Tema:
Tematik
🎙️ Ustadz Abu Fuad hafizhahullah
📆 Selasa, 3 Rabi'ul Awwal 1445 H (19/09/2023 M)
🕕 Waktu: Bakda Maghrib - Isya
📻 LIVE di RADIO SALAFY MAKASSAR
http://manhajulanbiya.com/
📡 Atau di Link Channel:
https://t.me/Madrasah_Ahlis_Sunnah_Makassar
📡 Atau di Link Channel:
https://t.me/salafiyyinmakassar
biidznillah
Forwarded from Madrasah Ahlis Sunnah Makassar
🔊🔊🔊 Simak Sekarang!!
Di Radio Salafy Makassar
🎙 LIVE Kajian Rutin Salafy Makassar
Pembahasan:
Tematik
Bersama al Ustadz Abu Fuad _hafizhahullah_ di Masjid al Mubarak, Toddopuli, Makassar, Sulawesi Selatan.
📶 Versi Web di
http://manhajulanbiya.com
atau
Download Aplikasi di
http://manhajulanbiya.com/radio
🌐 Link Telegram:
https://t.me/Madrasah_Ahlis_Sunnah_Makassar
🌐 Link Telegram: https://t.me/salafiyyinmakassar
Di Radio Salafy Makassar
🎙 LIVE Kajian Rutin Salafy Makassar
Pembahasan:
Tematik
Bersama al Ustadz Abu Fuad _hafizhahullah_ di Masjid al Mubarak, Toddopuli, Makassar, Sulawesi Selatan.
📶 Versi Web di
http://manhajulanbiya.com
atau
Download Aplikasi di
http://manhajulanbiya.com/radio
🌐 Link Telegram:
https://t.me/Madrasah_Ahlis_Sunnah_Makassar
🌐 Link Telegram: https://t.me/salafiyyinmakassar
Google Play
Radio Manhajul Anbiya - Apps on Google Play
Streaming Radio
Live sekarang!
📌 Dengan Tema :
MEWASPADAI AHLUL AHWA' BERBAJU SALAFIYYAH
Bersama :
🎙️Al-Ustadz Abu Jundi حفظه الله تعالى
https://t.me/rumbel_imam_annawawi?livestream
📌 Dengan Tema :
MEWASPADAI AHLUL AHWA' BERBAJU SALAFIYYAH
Bersama :
🎙️Al-Ustadz Abu Jundi حفظه الله تعالى
https://t.me/rumbel_imam_annawawi?livestream
Telegram
Salafy Pontianak
🏡 Rumah Belajar Salafiyah Imam An-Nawawi Pontianak
Pembina :
1. Al-Ustadz Abu Said Hamzah
2. Al-Ustadz Abu Jundi
3. Al-Ustadz Abu Utsman Kharisman
4. Al-Ustadz Abu Mujahid Syahroni
🌐 Admin :
1. Ustadz Abu Ahnaf Abdullah
2. Abu Ihsan
Pembina :
1. Al-Ustadz Abu Said Hamzah
2. Al-Ustadz Abu Jundi
3. Al-Ustadz Abu Utsman Kharisman
4. Al-Ustadz Abu Mujahid Syahroni
🌐 Admin :
1. Ustadz Abu Ahnaf Abdullah
2. Abu Ihsan
Silsilah Bayan tentang Website Jendi (jendelainfo.com) Bag.01
Al Akh Abu Hudzaifah Jambi hafizhahullah
💽 [ AUDIO KAJIAN ]
SILSILAH BAYAN TENTANG WEBSITE JENDI (JENDELAINFO.COM) BAG.1
🎙disampaikan oleh: Al-Akh Abu Hudzaifah Jambi hafizhahullah
🔅 Hari: Senin
🗓 Tgl: 01 Rajab 1444 H/23 Januari 2023 M
🕌 Di Studio Radio Minhajul Atsar, Ma'had Minhajul Atsar Jember
Kualitas 32 kbps
Ukuran 12.0 MB
Durasi 00:51:40
📥https://bit.ly/3HBqHar
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~
SILSILAH BAYAN TENTANG WEBSITE JENDI (JENDELAINFO.COM) BAG.1
🎙disampaikan oleh: Al-Akh Abu Hudzaifah Jambi hafizhahullah
🔅 Hari: Senin
🗓 Tgl: 01 Rajab 1444 H/23 Januari 2023 M
🕌 Di Studio Radio Minhajul Atsar, Ma'had Minhajul Atsar Jember
Kualitas 32 kbps
Ukuran 12.0 MB
Durasi 00:51:40
📥https://bit.ly/3HBqHar
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
~
Forwarded from Ahlussunnah Timika
TULISAN USTADZ AFIFUDDIN PASCA JALSAH JEMBER 15-16 AGUSTUS 2020 YANG MENGANDUNG HASUTAN DAN KEDUSTAAN TERHADAP USTADZ LUQMAN BA'ABDUH
tutup jendi yknu ust luqman jalsah jember 16 agustus 2020
Ust Luqman Baabduh
REALITA UCAPAN USTADZ LUQMAN BA'ABDUH PADA JALSAH JEMBER 15-16 AGUSTUS 2020
KUALITAS "DUTA-DUTA ULAMA" DAN KEDUSTAAN USTADZ AFIFUDDIN TERHADAP…
Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi
CUPLIKAN KAJIAN
AHAD, 17 Safar 1445 H / 3 September 2023
📔 TEMA : KUALITAS "DUTA-DUTA ULAMA" DAN KEDUSTAAN USTADZ AFIFUDDIN TERHADAP USTADZ LUQMAN BA'ABDUH
🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi Hafizhahullah
Semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua.
-----------------------------------
📲 Chanel Resmi ⬇️:
https://t.me/ahlussunnah_timika
AHAD, 17 Safar 1445 H / 3 September 2023
📔 TEMA : KUALITAS "DUTA-DUTA ULAMA" DAN KEDUSTAAN USTADZ AFIFUDDIN TERHADAP USTADZ LUQMAN BA'ABDUH
🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi Hafizhahullah
Semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua.
-----------------------------------
📲 Chanel Resmi ⬇️:
https://t.me/ahlussunnah_timika
Forwarded from SALAFY BANDUNG
RUJUK BUKANLAH KERENDAHAN
Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah berkata,
فلا تظن أنك إذا رجعت عن قولك لبيان الصواب أن ذلك يضع منزلتك عند الناس
بل هذا يرفع منزلتك ويعرف الناس أنك لا تتبع إلا الحق
أما الذي يعاند ويبقى على ما هو عليه ويرد الحق، فهذا متكبر والعياذ بالله
"Janganlah engkau beranggapan bahwa jika engkau rujuk dari pendapatmu yang salah untuk kemudian menjelaskan kebenaran akan menjadikan derajatmu rendah dihadapan manusia.
Bahkan sikap rujuk tersebut akan mengangkat derajatmu dan manusia akan mengetahui bahwa engkau tidaklah mengikuti kecuali kebenaran.
Adapun orang yang menentang dan bersikukuh di atas keadaannya yang salah lalu menolak kebenaran maka orang ini adalah orang yang sombong, wal'iyadzu billah."
📚 [Syarh Riyadhus Shalihin 1/644]
@nasehatilmiah
Informasi:
wa.me/628388889088
t.me/SalafyBandung
www.SalafyBandung.com
Asy Syaikh Muhammad bin Shalih al Utsaimin rahimahullah berkata,
فلا تظن أنك إذا رجعت عن قولك لبيان الصواب أن ذلك يضع منزلتك عند الناس
بل هذا يرفع منزلتك ويعرف الناس أنك لا تتبع إلا الحق
أما الذي يعاند ويبقى على ما هو عليه ويرد الحق، فهذا متكبر والعياذ بالله
"Janganlah engkau beranggapan bahwa jika engkau rujuk dari pendapatmu yang salah untuk kemudian menjelaskan kebenaran akan menjadikan derajatmu rendah dihadapan manusia.
Bahkan sikap rujuk tersebut akan mengangkat derajatmu dan manusia akan mengetahui bahwa engkau tidaklah mengikuti kecuali kebenaran.
Adapun orang yang menentang dan bersikukuh di atas keadaannya yang salah lalu menolak kebenaran maka orang ini adalah orang yang sombong, wal'iyadzu billah."
📚 [Syarh Riyadhus Shalihin 1/644]
@nasehatilmiah
Informasi:
wa.me/628388889088
t.me/SalafyBandung
www.SalafyBandung.com