منتدى نشر الفـــــــوائد
7.6K subscribers
4.29K photos
256 videos
279 files
5.6K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
InsyaAlloh Muhadhoroh hari Ahad, 6 Rabi'ul Awwal 144H (2 Oktober 2022 M).

Hadirilah Kajian Islam, insya Allah pada:

🔸 Ahad, 6 Rabiul Awwal 1444 H (2-10- 2022 M)
🔸Pukul 10.00 WIB s.d. selesai

🖊️ Pembicara:
▪️Ust. Muhammad Umar As-Sewed حفظه الله تعالى
▪️Ust. Luqman bin Muhammad Ba'abduh حفظه الله تعالى

📝 Tempat:
Masjid Al-Anshar,
Wonosalam, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta
📚 AGENDA MUHADHARAH BERSAMA ASATIDZAH

Jumat, 4 Rabiul Awwal 1444 H/30 September 2022

🏠 Di Ma'had Riyadhul Jannah Wonogiri

1⃣ Sesi 1: 16.00 - selesai

🎙 Ustadz Alfian hafizhahullah

2⃣ Sesi 2: Bakda Maghrib - Isya

🎙 Ustadz Musa hafizhahullah

3⃣ Sesi 3: 20.00 - Selesai

🎙 Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah

Yassarallahul umur

https://t.me/radiominhajulatsar
Sekarang Live Sesi 3..

https://t.me/rijalradio?livestream

Sesi 3 : pukul 20.00 WIB - Selesai

🎙 Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah

●●●●●●●

Radio Manhajul Anbiya 2

Simak Sekarang!!

LIVE Kajian Tematik dengan Tema Mewaspadai Sikap Berteman dan Berpisah Bukan Karena Allah bersama Ust Luqman Baabduh di Mahad Riyadhul Jannah Wonogiri

Versi Web di
http://radiominhajulatsar.com
atau
Download Aplikasi di
https://minhajulatsar.com/radio
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Radio Manhajul Anbiya 2

Simak Sekarang!!

LIVE Kajian Tematik dengan Tema Mewaspadai Sikap Berteman dan Berpisah Bukan Karena Allah bersama Ust Luqman Baabduh di Mahad Riyadhul Jannah Wonogiri

Versi Web di
http://radiominhajulatsar.com
atau
Download Aplikasi di
https://minhajulatsar.com/radio
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📹 #video 7 MB

🏅 AL-INSHAF:
NIKMAT IJTIMA ASATIDZAH dan TINGGALKAN KHILAF

الإنصاف
في نعمة اجتماع الأساتذة وترك الخلاف

🎙️ Fadhilatusy Syaikh DR. Arafat bin Hasan al-Muhammadi hafizhahullah

🗓️ 29 Muharram 1444 H (27 Agustus 2022 M)

🌅 Daurah Salafiyyah Imam Al-Muzani 1 tahun 1444 H/2022 M

🥕https://t.me/daurahimamalmuzani/803
Ikhlas dan Sabar dalam Beragama
Al Ustadz Abu Abdillah Luqman Ba'abduh - RadioMinhajulAtsar.com
#Audiokajian

📚 Ikhlas dan Sabar dalam Belajar, Beramal dan Berdakwah

🎙 Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahullah

Jumat, 4 Rabiul Awwal 1444 H/30 September 2022

🏠 Masjid al-Fatah
Dusun Sedan, Sariharjo, Ngaglik, Sleman, Jogjakarta

https://t.me/radiominhajulatsar/5230

🌺 Semoga bermanfaat. Amin
InsyaAlloh sesaat lagi...
Live streaming Muhadhoroh

https://t.me/ManhajulAnbiya?livestream

🔸Pukul 10.00 WIB  s.d. selesai

🖊️  Pembicara:
▪️Ust. Muhammad Umar As-Sewed حفظه الله تعالى
▪️Ust. Luqman bin Muhammad Ba'abduh حفظه الله تعالى

📝 Tempat:
Masjid Al-Anshar,
Wonosalam, Ngaglik, Sleman, Yogyakarta
🌿 InsyaAllah ba'da dzhuhur Muhadhoroh akan dilanjutkan..
Forwarded from Ahlussunnah Ciamis
بسم الله الرحمن الرحيم

Dengan Mengharap Ridho Allah Subhanahu Wa Ta'ala

Hadirilah Kajian Ilmiyyah Islamiyyah

🗓️ Senin, 7 Robiul Awwal 1444 H/ 3 Oktober 2022 M

Sesi 1️⃣
Pukul : 16.30 - 17.10 WIB
🎙️ Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi hafizhahullah

Sesi 2️⃣
Waktu : 17.10 - Maghrib WIB
🎙️ Al Ustadz Abu 'Amr Alfian hafizhahullah

Sesi 3️⃣
Waktu : Ba'da Maghrib - Selesai
🎙️ Al Ustadz Abu Abdillah Luqman Ba 'Abduh hafizhahullah

🕌 Alamat :
Dusun Sukahurip RT 04 RW 01 Desa Sukasari Kecamatan Banjarsari Ciamis Jawa Barat

Ikhwan : Masjid Ma'had Qoulan Sadida

Akhwat : Madrasah Putri PP
✋🏻Catatan :

Ikhwan dan Akhwat yang hadir diharapkan masih menjaga prokes saat mengikuti kajian di Masjid Qoulan Sadida.

- Pakai masker
- Bagi yang sakit (batuk dan pilek) dan suhu diatas 37.5 derajat tidak diperkenankan hadir.

📶 LIVE di Channel Telegram Taklim Online Ma'had Qoulan Sadida

📡 Klik Link berikut untuk menyimak :
https://t.me/+zGToHOsTkYdkYWM9
بارك الله فيكم



●●●●●●
Bergabung di channel :
🖥️ Ahlussunnah Ciamis

📡 Link :
https://t.me/Ahlussunnah_Ciamis
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Radio Manhajul Anbiya 2

Simak Sekarang!!

LIVE Kajian Dengan Tema Wasiat Muadz bin Jabal bersama Ust Alfian di Ma'had Qaulan Sadida Ciamis

Versi Web di
http://radiominhajulatsar.com
atau
Download Aplikasi di
https://minhajulatsar.com/radio
Radio Manhajul Anbiya 2

Simak Sekarang!!

LIVE Tausiyah bersama Ust Luqman Ba'abduh di Ma'had Qaulan Sadida Ciamis

Versi Web di
http://radiominhajulatsar.com
atau
Download Aplikasi di
https://minhajulatsar.com/radio
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Live stream finished (4 hours)
📬 PERDAMAIAN ITU (JELAS) LEBIH BAIK

Berdamai atau bercerai? Kala pertanyaan semacam ini diajukan kepada pasangan suami-istri yang sedang berseteru, bisa jadi perceraian lebih mereka pilih.

Sedangkan Allah Rab Yang Menciptakan kedua belah pihak, telah memilihkan solusi yang lebih baik. Cobalah kita simak Firman-Nya berikut!

وَإِنِ امْرَأَةٌ خَافَتْ مِن بَعْلِهَا نُشُوزًا أَوْ إِعْرَاضًا فَلَا جُنَاحَ عَلَيْهِمَا أَن يُصْلِحَا بَيْنَهُمَا صُلْحًا ۚ وَالصُّلْحُ خَيْرٌ ۗ وَأُحْضِرَتِ الْأَنفُسُ الشُّحَّ ۚ وَإِن تُحْسِنُوا وَتَتَّقُوا فَإِنَّ اللَّهَ كَانَ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرًا} [النساء : 128]

"Dan jika seorang wanita khawatir akan _nusyuz_ atau sikap tidak acuh dari suaminya, maka tidak mengapa bagi keduanya mengadakan perdamaian dengan sebenar-benarnya, dan perdamaian itu lebih baik (bagi mereka) walaupun manusia itu menurut tabiatnya kikir (enggan mengalah). Dan jika kalian bergaul dengan isteri kalian secara baik dan menjaga diri kalian (dari _nusyuz_ dan sikap tak acuh), maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kalian kerjakan."
(QS An Nisa': 128)

Al Baghowi rahimahullah menyebut makna nusyuz yang menjadi pemicu keretakan rumah tangga di atas sebagai perasaan benci (بغضا).

Sementara merujuk kaedah masyhur dalam bidang tafsir dan ulumul Qur'an di sisi mayoritas ulama, sebagaimana dipaparkan Al Hafidz Ibnu Katsir rahimahullah (dalam tafsir ayat lainnya),

ﻓاﻟﻌﺒﺮﺓ ﺑﻌﻤﻮﻡ اﻟﻠﻔﻆ ﻋﻨﺪ ﺟﻤﻬﻮﺭ ﻣﻦ اﻟﻌﻠﻤﺎء ﻓﻲ اﻷﺻﻮﻝ ﻭاﻟﻔﺮﻭﻉ

"Sehingga pelajaran yang diambil mencakup keumuman redaksi kalimatnya, menurut mayoritas ulama, dalam bidang prinsipil maupun cabang-cabangnya."
(Tafsir Al Quran Al Adzim 3/19)

Jadi kitapun patut berkesimpulan pula bahwa perdamaian itu adalah kesudahan yang lebih baik dalam seluruh perselisihan. Tidak terbatas pada perselisihan pasangan rumah tangga semata, namun luas mencakup berbagai macam pertikaian, sengketa, permusuhan bahkan peperangan.

▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
Artikel yang semoga bermanfaat pula:

https://itishom.org/blog/artikel/hadits/keutamaan-dan-bentuk-perdamaian/

https://itishom.org/blog/artikel/nasihat/merajut-ukhuwwah-karena-allah/

https://itishom.org/blog/artikel/manhaj/semua-perlu-rela-hati-terhadap-ketetapan-hukum/

▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️

Al'Allamah Muhammad bin Ahmad Al Qurthubi ketika menyebutkan sekian masalah ilmiah yang terkandung dari ayat di atas beliau rahimahullah menjelaskan pada poin ke-5;

قوله تعالى : والصلح خير لفظ عام مطلق يقتضي أن الصلح الحقيقي الذي تسكن إليه النفوس ويزول به الخلاف خير على الإطلاق . ويدخل في هذا المعنى جميع ما يقع عليه الصلح بين الرجل وامرأته في مال أو وطء أو غير ذلك . خير أي خير من الفرقة ؛ فإن التمادي على الخلاف والشحناء والمباغضة هي قواعد الشر ، وقال عليه السلام في البغضة : إنها الحالقة يعني حالقة الدين لا حالقة الشعر .

"Firman Allah Ta'ala:
والصلح خير

'Perdamaian lebih baik."

Merupakan kalimat umum sekaligus bersifat mutlak (tanpa batasan). Berkonsekwensi bahwa perdamaian yang hakiki, yang dapat menyebabkan jiwa tentram, sekaligus melenyapkan perselisihan, jelas lebih baik secara mutlak. Masuk dalam ruang lingkup makna ini semua (perselisihan) yang terjadi upaya perdamaian antar suami dan istrinya, tentang urusan harta, hubungan intim, maupun yang lainnya. Lebih baik, maksudnya lebih baik dibandingkan perceraian. Karena tetap bersikukuh dalam perselisihan, permusuhan dan saling membenci merupakan kaedah yang buruk. Sedangkan Nabi Shallallahu alaihi wasallam telah bersabda tentang sikap membenci (sesama muslim-pen);

إنها الحالقة

'Sesungguhnya hal itu berlaku sebagai pemotong.'

Yaitu memotong agama, bukan sekadar memotong rambut."
(Al Jami' li Ahkam Al Quran 5/406)