منتدى نشر الفـــــــوائد
7.58K subscribers
4.3K photos
256 videos
279 files
5.61K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
Manusia Tidak Tercipta Untuk Dunia..
::
📬 NASIHAT SEPUTAR STATUS WA (WHATSAPP)

Berangkat dari rasa prihatin, saya menulis sebuah nasihat kepada semua pihak, tanpa bermaksud kepada pihak tertentu, terkait dengan penggunaan status WA (WhatsApp).

Keluhan, pengaduan, atau sekadar berita telah tersampaikan dari berbagai daerah, tentang berbagai kasus atau masalah yang sering terjadi disebabkan status-status WA.

Perangkat pasif yang mestinya diaktifkan untuk menambah kebaikan dan ketaatan, saat itu menjadi alat untuk meluapkan keinginan jiwa terhadap pihak lain. Akibatnya, terjadilah berbagai masalah yang semestinya tidak terjadi.

Tidakkah sudah datang saatnya, kita menyadari akibat buruk status WA tersebut bagi diri pribadi kita, keluarga kita, lingkungan kita, masyarakat luas, bahkan bagi ketaatan kita kepada Allah serta dakwah agama kita?

Tidakkah kita bertakwa kepada Allah dalam hal tulisan kita?

Tidakkah kita memperkirakan sejauh mana jangkauan tulisan kita?

Selanjutnya, di setiap tempat yang dijangkaunya, tulisan tersebut akan menanam benih.

◽️ Bisa jadi, akan tumbuh darinya suatu problem, entah sedikit atau banyak.
◽️ Bisa jadi juga, tidak tumbuh problem apa pun.

Namun, terlepas dari apa pun akibatnya, benih itu telah kita semai dan kita akan mempertanggungjawabkan apa yang kita semai.

Kenyataannya, redaksi status WA sering dibuat ambigu (bermakna lebih dari satu). Sasarannya pun dibuat anonim (tanpa nama, tidak beridentitas). Akibatnya, status itu membuat banyak pihak bertanya-tanya,

“Apa yang dimaksud?”
“Siapa yang dimaksud?”

Berikutnya, banyak pihak menjadi resah, muncul pula berbagai sangkaan terhadap sekian banyak pihak, dan suasana menjadi panas.

Status WA tersebut ibarat sebuah bola api yang meletus, percikannya menyambar ke mana-mana, tak tentu arah.

Saudaraku, sadarilah, kata-kata ambigu adalah penyebab berbagai kerusakan yang terjadi di dunia ini. Ingatlah nasihat Ibnul Qayyim dalam kitab Nuniyah nya,

فعليك بالتفصيل والتمييز فالإ ... طلاق والإجمال دون بيان

قد أفسدا هذا الوجود وخبطا الـ ... ـأذهان والآراء كل زمان

“Mestinya engkau memperinci dan memilah.. Sebab, kata yang umum dan global tanpa penjelasan..

Telah merusak alam, pikiran, dan merusak ide-ide pada setiap masa.”
AKIBAT BURUK STATUS WA

Di antara akibat buruk status WA yang tidak baik tersebut adalah:

1. Menimbulkan dugaan-dugaan.
Padahal Allah dan Rasul-Nya telah memperingatkan kita dari dugaan-dugaan.

2. Menimbulkan rasa resah dan sedih.
Padahal Nabi menganjurkan kita agar memasukkan rasa bahagia dalam kalbu seorang muslim.

3. Menyebarkan fahisyah, dalam arti ucapan yang tidak baik.
Padahal orang yang merasa senang tersebarnya fahisyah mendapat ancaman azab yang pedih.

4. Menimbulkan permusuhan.
Padahal kita diperintahkan mendamaikan yang berselisih atau bermusuhan.

5. Menebar teror.
Padahal kita tidak dihalalkan menakut-nakuti seorang muslim.

6. Melemahkan dan merusak ukhuwah islamiah.
Padahal kita diperintahkan untuk bersaudara dan mempererat ukhuwah islamiah.

7. Membuka rahasia diri dan keluarga.
Padahal kita dianjurkan untuk menutupi sesuatu yang bersifat rahasia.

8. Menjadikannya sebagai ajang berkeluh kesah di hadapan manusia.
Padahal semestinya kita mengadukan kegalauan kita kepada Allah.

9. Mengungkap sesuatu yang tak pantas diungkap di muka umum.
Padahal perbuatan tersebut adalah tabu dan bertentangan dengan akhlak yang mulia.

10. Memamerkan sesuatu yang tidak dibenarkan untuk dipamerkan.
Padahal kita dilarang membanggakan diri dengan sesuatu yang kita miliki. Di sisi lain, pamer menimbulkan kedengkian pihak lain.

11. Terkadang menimbulkan kemungkaran yang lebih besar daripada kemungkaran yang hendak diingkari.
Padahal mengingkari kemungkaran tidak boleh mengakibatkan kemungkaran yang lebih besar.

Saudaraku, saat kita tidak mampu menulis kalimat yang baik, diam tentu lebih baik, apabila kita benar-benar beriman kepada Allah Yang Maha Melihat segala yang kita tulis dan beriman kepada hari akhir, hari saat kita akan mempertanggungjawabkan segala yang kita tulis dan akan mendapatkan balasan atas tulisan kita.

Sibuk dengan memperbaiki diri dan ibadah akan lebih bermanfaat.

Semoga Allah senantiasa membimbing dan menyayangi kita semua.

✍🏻 Ditulis oleh Qomar ZA

📆 Temanggung, 21/01/2020 M
@forumsalafy

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Mengukur Kebenaran Bukan Dari Banyaknya Pengikut..
::
📬 WAHAI AHLUSSUNNAH, BERKASIH SAYANGLAH KALIAN DAN JANGAN BERSELISIH, KARENA KALIAN ITU SEDIKIT!

Al-Hasan Al-Bashri rahimahullah berkata :

يا أهل السنة ترفقوا رحمكم الله فإنكم من أقل الناس.

"Wahai Ahlussunnah -semoga Allah merahmati kalian- bersikap lembutlah dengan sesama kalian, karena sesungguhnya kalian adalah golongan yang paling sedikit".

📚 Al-Lalika-i (1/57/19)

Ayyub As-Sikhtiyani rahimahullah berkata :

إني أُخبر بموت الرجل من أهل السنة وكأني أفقد بعض أعضائي

"Sungguh aku diberitahu tentang kematian seseorang dari Ahlussunnah. Seakan-akan diriku telah kehilangan sebagian anggota tubuhku."

📚 Hilyatul Auliya (3/9)


Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah berkata :

استوصوا بأهل السنة خيرا فإنهم غرباء.

"Saling berwasiatlah kalian kepada Ahlussunnah dengan kebaikan!Karena sesungguhnya mereka adalah orang-orang asing."

📚 Al-Lalika-i (1/64/49)


Sufyan Ats-Tsauri rahimahullah berkata :

إذا بلغك عن رجل بالمشرق صاحب سنة وآخر بالمغرب فابعث إليهما بالسلام وادع لهما ما أقل أهل السنة والجماعة.

"Apabila sampai berita kepadamu adanya seorang Ahlussunnah dari timur dan yang lain dari barat, maka sampaikanlah salam dan doakanlah kebaikan untuk keduanya! Alangkah sedikitnya Ahlussunnah wal Jama'ah itu!"

📚 Al-Lalika-i (1/64/50)
@salafy_cirebon


MENGGAPAI DERAJAT AL-GHUROBA

Berkata Al-Imam Al-Ajurry رحمه الله:

من أحب أن يبلغ مراتب الغرباء فليصبر على جفاء أبويه وزوجته وإخوته وقرابته .“

"Barangsiapa yang suka untuk bisa mencapai derajat Al-Ghuroba, maka hendaknya ia bersabar atas sikap antipati dari kedua orang tuanya, istrinya, para saudaranya, serta sanak keluarganya."

📖 Al-Ghuroba Hal. 38


______________
📝 Catatan:

Al-Ghuroba(orang-orang asing) merupakan derajat yang Rasulullah ﷺ persaksikan akan mendapatkan keberuntungan dan kebahagiaan karena keistiqomahannya dalam melakukan perbaikan di saat kebanyakan manusia melakukan kerusakan.

✏️ Thuwailib Tamaam Al-Minnah
Muroja'ah : Al-Ustadz Abu Muhammad Musa حفظه اللّٰه @buletinalfaidah
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 APAKAH MAKNA AS SAWAADUL A'ZHAM ADALAH KELOMPOK MAYORITAS YANG PALING BANYAK PENGIKUTNYA?

Asy Syaikh Shalih Al Fauzan hafizhahullah menerangkan ucapan Al Imam Al Barbahari rahimahullah dalam kitabnya Syarhus Sunnah tentang As Sawaadul A'zham.

السواد هم أهل الحق و أهله المتمسكون به، و ليس معنى السواد الأعظم مجرد الكثرة بل معنى السواد الأعظم من كان على الحق و لو كانوا قليلين فهم السواد الأعظم حتى و لو كان رجلا واحدا فمن كان على الحق فهو السواد الأعظم لا ننظر للكثرة و إنما ننظر لما هو عليه فقد تكون الكثرة على ضلال.

"As Sawaad mereka adalah ahlul haq, dan ahlul haq adalah orang-orang yang berpegang teguh dengan al haq.

Makna As Sawaadul A'zham bukanlah sekedar jumlah yang banyak akan tetapi makna As Sawaadul A'zham adalah orang yang berpijak di atas al haq walaupun jumlahnya sedikit maka mereka As Sawaadul A'zham bahkan walaupun hanya satu orang.

Barangsiapa di atas al haq maka dialah As Sawaadul A'zham.

Jangan kita melihat kepada jumlah yang banyak akan tetapi kita melihat kepada apa yang menjadi pijakannya, bisa jadi jumlah yang banyak itu berada di atas kesesatan.
"

Sumber : Kitab Ithafu AlQoori Bi At Ta'liqi 'Ala Syarhi As Sunnah Lil Barbahari, hal 75 | @manhajulhaqcom
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 KAJIAN HADITS SEPUTAR BEKERJA MENCARI REZEKI yang HALAL

Bekerja mencari rezeki yang halal adalah suatu amalan yang mulia. Banyak hadits – hadits shahih yang berkaitan dengan hal ini. Tidak sedikit pula hadits – hadits yang lemah dan palsu. Kajian berikut ini mengupas sedikit contoh hadits-hadits shohih dan juga yang lemah dan palsu seputar mencari rezeki yang halal.



A. BEBERAPA HADITS SHOHIH

🗒️ Hadits Pertama:

إِنَّكَ لَنْ تُنْفِقَ نَفَقَةً تَبْتَغِي بِهَا وَجْهَ اللَّهِ إِلَّا أُجِرْتَ عَلَيْهَا حَتَّى مَا تَجْعَلُ فِي فَمِ امْرَأَتِكَ

“Sesungguhnya tidaklah engkau memberikan nafkah, dengan mengharap Wajah Allah (ikhlas), kecuali engkau akan diberi pahala karenanya. Sekalipun nafkah itu (hanya berupa) sesuap (makanan) yang kau suapkan pada istrimu (H.R al-Bukhari dari Sahabat Sa’ad bin Abi Waqqosh)

🗒️ Hadits Kedua:

إِنَّ رُوْحَ الْقُدُسِ نَفَثَ فِي رَوْعِي أَنَّ نَفْسًا لَنْ تَمُوْتَ حَتَّى تَسْتَكْمِلَ أَجَلُهَا وَ تَسْتَوْعِبَ رِزْقُهَا فَاتَّقُوا اللهَ وَ أَجْمِلُوْا فِي الطَّلَبِ وَ لاَ يَحْمِلَنَّ أَحَدُكُمُ اسْتِبْطَاءُ الرِّزْقِ أَنْ يَطْلُبَهُ بِمَعْصِيَةِ اللهِ فَإِنَّ اللهَ تَعَالىَ لاَ يُنَالُ مَا عِنْدَهُ إِلاَّ بِطَاعَتِهِ

Sesungguhnya Jibril telah meniupkan ke dalam hatiku bahwa satu jiwa tidak akan mati sampai ajalnya sempurna, dan rezekinya telah terpenuhi, maka bertakwalah kepada Allah dan baiklah dalam mencari (rezeki), dan janganlah salah seorang kalian bila diperlambat rezekinya, maka dia mencarinya dengan cara berbuat maksiat. Karena sesungguhnya tidak diperoleh apa yang ada di sisi-Nya kecuali dengan cara ta’at kepada-Nya.”. (H.R alBazzar dan at-Thobroony dishahihkan Al-Albani dalam Shahih al-Jami’ As-Shaghir:2085)


🗒️ Hadits Ketiga:

لَأَنْ يَحْتَطِبَ أَحَدُكُمْ حُزْمَةً عَلَى ظَهْرِهِ خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ أَحَدًا فَيُعْطِيَهُ أَوْ يَمْنَعَهُ

Kalau seandainya salah seorang dari kalian memanggul kayu bakar di punggungnya itu lebih baik baginya dibandingkan meminta-minta kepada manusia, baik diberi ataupun tidak (H.R al-Bukhari)

🗒️ Hadits Keempat:

Aisyah radhiyallahu anha berkata:

كَانَ أَصْحَابُ رَسُولِ اللَّهِ ﷺ عُمَّالَ أَنْفُسِهِمْ...

Para Sahabat Rasulullah ﷺ adalah para pekerja untuk diri mereka sendiri…. (H.R al-Bukhari)

Maksudnya adalah para Sahabat Nabi itu bekerja dengan tangan mereka sendiri seperti berdagang dan bertani (Umdatul Qori syarh Shahih al-Bukhari (17/290))

🗒️ Hadits Kelima:

عَنْ أَبِي هُرَيْرَةَ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺَ أَيُّهَا النَّاسُ إِنَّ اللَّهَ طَيِّبٌ لَا يَقْبَلُ إِلَّا طَيِّبًا وَإِنَّ اللَّهَ أَمَرَ الْمُؤْمِنِينَ بِمَا أَمَرَ بِهِ الْمُرْسَلِينَ فَقَالَ { يَا أَيُّهَا الرُّسُلُ كُلُوا مِنَ الطَّيِّبَاتِ وَاعْمَلُوا صَالِحًا إِنِّي بِمَا تَعْمَلُونَ عَلِيمٌ } وَقَالَ { يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُلُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا رَزَقْنَاكُمْ } ثُمَّ ذَكَرَ الرَّجُلَ يُطِيلُ السَّفَرَ أَشْعَثَ أَغْبَرَ يَمُدُّ يَدَيْهِ إِلَى السَّمَاءِ يَا رَبِّ يَا رَبِّ وَمَطْعَمُهُ حَرَامٌ وَمَشْرَبُهُ حَرَامٌ وَمَلْبَسُهُ حَرَامٌ وَغُذِيَ بِالْحَرَامِ فَأَنَّى يُسْتَجَابُ لِذَلِكَ

“ Dari Abu Hurairah beliau berkata : Rasulullah ﷺ bersabda : Wahai sekalian manusia, sesungguhnya Allah adalah Yang Maha Baik dan tidak menerima kecuali yang baik. Sesungguhnya Allah memerintahkan kepada kaum mukminin sebagaimana diperintahkan kepada Para Rasul :

‘Wahai para Rasul makanlah yang baik-baik dan beramal sholihlah sesungguhnya Aku Maha Mengetahui apa yang kalian lakukan”(Q.S al-Mu’minuun:51).

Dan Dia berfirman : ‘Wahai orang-orang yang beriman makanlah yang baik-baik dari yang kami berikan rezeki kepada kalian”(Q.S AlBaqoroh :172). ‘

Kemudian Rasul menyebutkan kisah seorang laki-laki yang melakukan perjalanan panjang dalam safar, rambutnya kusut, mukanya berdebu, menengadahkan kedua tangan ke langit dan berdoa : wahai Rabbku, Wahai Rabbku, tapi makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya haram, dan diberi gizi dari yang haram, maka bagaimana bisa dikabulkan doanya? (H.R Muslim)
🗒️ Hadits Keenam:

أَنّ النَّبِيَّ ﷺ سُئِلَ أَيُّ الْكَسْبِ أَطْيَبُ ؟ قَالَ : عَمَلُ الرَّجُلِ بِيَدِهِ ، وَكُلُّ بَيْعٍ مَبْرُورٍ

Nabi ﷺ ditanya: Pekerjaan apakah yang terbaik? Beliau bersabda: Penghasilan yang didapat seseorang dengan jerih payah tangannya dan setiap jual beli yang jujur (tidak ada penipuan dan pengkhianatan, pent)
(H.R al-Bazzar dan al-Hakim dari Raafi’ bin Khodiij, dinyatakan shahih li ghoirihi oleh Syaikh al-Albaniy)


🗒️ Hadits Ketujuh:

عَنْ أَبِى هُرَيْرَةَ رَضِىَ اللَّهُ عَنْهُ قَالَ : بَيْنَمَا نَحْنُ جُلُوسٌ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ -ﷺ- إِذْ طَلَعَ عَلَيْنَا شَابٌّ مِنَ الثَّنِيَّةِ فَلَمَّا رَأَيْنَاهُ بِأَبْصَارِنَا قُلْنَا : لَوْ أَنَّ هَذَا الشَّابَ جَعَلَ شَبَابَهُ وَنَشَاطَهُ وَقُوَّتَهُ فِى سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ فَسَمِعَ مَقَالَتَنَا رَسُولُ اللَّهِ -ﷺ- قَالَ :« وَمَا سَبِيلُ اللَّهِ إِلاَّ مَنْ قُتِلَ؟ مَنْ سَعَى عَلَى وَالِدَيْهِ فَفِى سَبِيلِ اللَّهِ وَمَنْ سَعَى عَلَى عِيَالِهِ فَفِى سَبِيلِ اللَّهِ وَمَنْ سَعَى عَلَى نَفْسِهِ لِيُعِفَّهَا فَفِى سَبِيلِ اللَّهِ وَمَنْ سَعَى عَلَى التَّكَاثُرِ فَهُوَ فِى سَبِيلِ الشَّيْطَانِ ».

Dari Abu Hurairah –semoga Allah meridhainya- ia berkata: Ketika kami duduk bersama Rasulullah ﷺ, tiba-tiba muncul seorang pemuda dari Tsaniyyah. Ketika kami melihat dia, kami berkata: Duhai seandainya pemuda ini memanfaatkan masa muda, semangat, dan kekuatannya di jalan Allah! Rasulullah ﷺ mendengar ucapan kami. Beliau bersabda: << Apakah perjuangan di jalan Allah hanya untuk yang terbunuh (berperang) saja? Barangsiapa yang berusaha (mencari nafkah) untuk kedua orangtuanya, ia berada di jalan Allah. Barangsiapa yang berusaha (mencari nafkah) untuk keluarganya, ia berada di jalan Allah. Barangsiapa yang berusaha (mencari nafkah) untuk dirinya (dalam rangka menjaga kehormatannya, tidak meminta-minta, pent), ia berada di jalan Allah. Barangsiapa yang berusaha (bekerja) untuk memperbanyak harta (semata), ia berada di jalan syaithan (H.R al-Baihaqiy dalam as-Sunan al-Kubro, atThobaroniy, dan Abu Nuaim, dinyatakan sanadnya jayyid oleh Syaikh al-Albaniy dalam Silsilah al-Ahaadits as-Shahihah no 2232)


🗒️ Hadits Kedelapan:

مَنْ دَخَلَ السُّوْقَ فَقَالَ :} لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ لَهُ الْمُلْكُ وَ لَهُ الْحَمْدُ يُحْيِيْ وَ يُمِيْتُ وَ هُوَ حَيٌّ لاَ يَمُوْتُ بِيَدِهِ الْخَيْرُ وَ هُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيْرٌ {كَتَبَ اللهُ لَهُ أَلْفَ أَلْفِ حَسَنَةٍ وَ مَحَا عَنْهُ أَلْفَ أَلْفِ سَيِّئَةٍ وَ رَفَعَ لَهُ أَلْفَ أَلْفِ دَرَجَةٍ (رواه الترمذي والبزار و الطيالسي)

“ Barangsiapa yang masuk suatu pasar, kemudian mengucapkan LAA ILAAHA ILLALLAAH WAHDAHU LAA SYARIIKA LAH. LAHUL MULKU WA LAHUL HAMDU YUHYII WA YUMIITU WA HUWA HAYYUN LAA YAMUUT BI YADIHIL KHOYRU WA HUWA ‘ALAA KULLI SYAI-IN QODIIR (Tidak ada sesembahan yang haq kecuali Allah satu-satunya, tidak ada sekutu bagi-Nya. Milik-Nyalah kekuasaan dan pujian. Dia-lah Yang Menghidupkan dan Mematikan, Dialah Yang Maha Hidup tidak mati), akan Allah catatkan bagi dia 1 juta kebaikan dan dihapus 1 juta keburukan dan diangkat 1 juta derajat “ (H.R at-Tirmidzi, al-Bazzaar, dihasankan Syaikh al-Albaniy)
Tetap Menasehati Walau Banyak Kekurangan dan Terus Memperbaiki Diri..
B. BEBERAPA HADITS YANG LEMAH DAN PALSU

🚫 Hadits Pertama:

مَنْ أَكَلَ اْلحَلاَلَ أَرْبَعِيْنَ يَوْمًا نَوَّرَ اللهُ قَلْبَهُ وَأَجْرَى يَنَابِيْعَ الْحِكْمَةِ مِنْ قَلْبِهِ عَلَى لِسَانِهِ

“ Barangsiapa yang makan makanan halal selama 40 hari, Allah akan menyinari hatinya dengan mengalirkan mata air hikmah dari hati ke lidahnya” (H.R Abu Nuaim dalam Hilyatul Awliyaa’)

Hadits ini disebutkan dalam ‘Ihyaa’ Uluumuddin. Al-Hafidz al-‘Iraqy (guru al-Haafidz Ibnu Hajar al-‘Asqolaany) menyatakan bahwa: diriwayatkan oleh Abu Nu’aim dalam ‘al-hilyah ‘ dan diriwayatkan pula oleh Ibnu ‘Adi, dan beliau mengatakan : hadits munkar. Ash-Shaghaany menyatakan hadits ini palsu.

🚫 Hadits Kedua:

مَنْ لمَ ْيُبَالِ مِنْ أَيْنَ اكْتَسَبَ الْمَالَ لمَ يُبَالِ اللهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ أَيْنَ أَدْخَلَهُ النَّارَ

‘Barangsiapa yang tidak peduli dari jalan mana dia mendapatkan harta, maka Allah tidak peduli dari jalan mana ia dimasukkan ke dalam neraka” (H.R ad-Dailamiy)
Hadits ini disebutkan dalam Ihyaa Ulumuddin. Al-Hafidz al-Iraqy menyatakan bahwa : diriwayatkan oleh Ad-Dailamy dari Ibnu Umar, Ibnul ‘Aroby menyatakan bahwa ini adalah hadits bathil dan tidak shohih.


🚫 Hadits Ketiga:

الْعِبَادَةُ عَشْرَةُ أَجْزَاءٍ ، فَتِسْعَةٌ مِنْهَا فِي طَلَبِ الْحَلاَلِ

“ Ibadah itu ada sepuluh bagian. Yang sembilan di antaranya ada di dalam mencari rezeki yang halal” (H.R ad-Dailamiy)

Hadits ini disebutkan dalam Ihyaa’ Uluumuddin. Al-Hafidz al-Iraqy menyatakan bahwa : diriwayatkan oleh Ad-Dailamy , dan hadits ini munkar.


🚫 Hadits Keempat:

مِنَ الذُّنُوْبِ ذُنُوْبٌ لاَ يُكَفِّرُهَا إِلاَّ الْهَمُّ فيِ طَلَبِ اْلمَعِيْشَةِ

“ Di antara dosa ada dosa yang tidak ada penebusannya kecuali dengan kesusahan dalam (bekerja) mencari penghidupan “ (H.R atThobaroniy)

Hadits ini disebutkan dalam Ihyaa’ Uluumuddin. Al-Hafidz al-Iraqy menyatakan : “dikeluarkan oleh at-Thabraany di dalam ‘al-Awsath’, Abu Nu’aim di dalam ‘al-hilyah’, al-Khothiib dalam at-Talkhish, dari hadits Abu Hurairah dengan sanad yang lemah”(Takhrij Hadiitsil Ihyaa’).

Al-Haitsamy juga menukil perkataan Adz-Dzahaby bahwa di dalam perawinya ada Muhammad bin Sallam al-Mishri yang meriwayatkan khabar-khabar palsu dari Muhammad bin Bukair dan hadits ini adalah salah satu yang dia palsukan tersebut.

Demikianlah hadits – hadits tentang berusaha mencari rezeki yang halal, dan hal-hal yang berkaitan dengannya. Kami sebutkan sebagian hadits yang shahih, dan sebagian hadits yang lemah atau palsu berdasarkan penjelasan para Ulama’ ahli hadits.

Semoga bermanfaat.

Abu Utsman Kharisman hafizhahullah | WA al I'tishom

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 AKU MASIH INGIN KEMBALI

Oleh: Muhammad Ahmad Khadim (Asal Malang) - 3A Takhasus

✺✺✺


Indah rasa pelupuk mata saat memandang alam mempesona
Terpampang tanda-tanda kebesaran Rabb kita, Rabb alam semesta
Indahnya kilauan hamburan bintang yang menghiasi malam gelap gulita
Berikut rembulan yang tak kalah memancarkan cahaya  

Di pelataran rumah inap kita menikmati suasana
Dengan secangkir teh tarik dan kue matcha
Ketika mentari pagi mulai menampakkan jati dirinya
Kisah selanjutnya ‘kan kita lalui bersama  

Duhai indahnya sunrise nun jauh di sana
Kusaksikan cahaya matahari merekah ceria
Bersama sahabat-sahabat setia
Kunikmati deruan suara sepoi angin yang menenangkan jiwa  

Kala sapuan angin lembut mulai laju menerpa
Pertanda waktu siang telah tiba saatnya
Ku mencoba bersangga di balik pohon kokoh perkasa
Tuk melepas keletihan serta dahaga  
Bersama sahabat kunikmati buah semangka
Itulah diantara nikmat rabb alam semesta
Sungguh beragam tanda kebesaran Rabb kita
Semua tunduk patuh di bawah aturan-Nya  

Sobat, tidakkah kita menjadikannya bahan renungan bersama
Pohon kokoh perkasa memuat inspirasi nyata
Darinya ku bisa mengambil pelajaran nan berharga
Akar pohon yang menancap kuat di bawah marcapada
Bagai pondasi iman yang kokoh terpercaya
Batang kelapa nan tegar menghadapi angin menerpa
Ibarat hamba tabah bertatap muka dengan ujian melanda  

Buah semangka yang sangat nikmat dan manis rasanya
Seperti manisnya hasil kesabaran sepanjang masa
Semoga Allah ta’ala memberi kesabaran atas kita semua
Aku sangat rindu tuk kembali ke ma’had tercinta
Bersama sama kembali mengkaji ilmu agama  

Terus berjuang berusaha menggapai asa Jannah dan ridha-Nya adalah harapan kita
Berusaha ikhlas serta mengharap pertolongan-Nya
Agar ilmu  berbuah amalan nyata
Apalah arti kehidupan dunia  

Senang dan sedih selalu bergiliran menghampiri kita
Ujian demi ujian selalu datang menyapa
Pertemuan dan perpisahan yang selalu kita rasa
Tak ada di dunia yang menyenangkan selamanya
Kesenangan abadi hanyalah berada di surga-Nya  

Duhai indahnya persaudaraan yang terjalin karena-Nya semata
Saling menasehati dan memaklumi kekurangan bersama
Tidak ada diantara mereka yang saling menjatuhkan kehormatannya
Itulah persahabatan yang benar-benar setia  

Sungguh berat memang tuk memperjuangkannya
Melainkan bagi mereka yang Allah mudahkan tuk mewujudkannya
Semoga Allah ta’ala mengampuni dosa-dosa kita semua
Dan mengumpulkan kiita kembali di jannah-Nya
Aku sangat rindu untuk kembali ke ma’had tercinta
 

✺✺✺

Sumber: https://mahad-assalafy.com/aku-masih-ingin-kembali/
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
NB:

Foto-foto di atas merupakan tempat kami belajar; belajar ilmu agama dan belajar arti kerjasama.

Gedung dan lapangan mengajarkan kami kesabaran untuk duduk menimba ilmu agama.

Kebun dan ladang mengajari kami untuk berusaha dan berjuang, mengajari kami tentang arti sebuah proses dalam menanam.

Hingga akhirnya Allah yang menentukan hasilnya; entah jadi buah semangka, lombok, tomat, kolam lele, dll.

Dan alhamdulillah, Allah berikan sebagian keberhasilan itu, laa haula wa laa quwwata illa billah.

Semoga Allah juga memberikan keberhasilan hakiki di akherat nanti.


Sumber: https://mahad-assalafy.com/aku-masih-ingin-kembali/