منتدى نشر الفـــــــوائد
7.58K subscribers
4.3K photos
256 videos
279 files
5.61K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
::
📬 DIANTARA TANDA KEBAHAGIAAN

من علامة السعادة أنك تحرص على الحق و تبحث عنه و تفرح إذا نُبهت على خطئك و رحم اللّٰه امرأً أهدى إليّ عيوبي.

مرحبا يا طالب العلم-٢٦٢
الشيخ العلامة ربيع بن هادي المدخلي - حفظه اللّٰه -

"Diantara tanda kebahagiaan adalah ketika engkau berusaha untuk berada di atas Al-Haq (kebenaran), berusaha mencarinya dan engkau merasa senang apabila diingatkan akan kesalahanmu. Maka semoga Allah - تعالى- merahmati orang yang menunjuki aib-aibku kepadaku".

(Marhaban Yaa Thalibal ‘Ilmi, hal 262) [Asy-Syaikh Al-‘Allamah Robi’ bin Hadi Al-Madkhaly - حفظه اللّٰه - ]
@salafylampungcom


PENYAKIT CINTA KETENARAN

Ibrahim bin Adham rahimahullah berkata,

مَا صَدَقَ اللهَ عَبْدٌ أَحَبَّ الشُّهْرَةَ

“Tidaklah jujur kepada Allah, seorang hamba yang mencintai ketenaran.”

Al-Hafizh adz-Dzahabi berkata:
“Saya katakan,

عَلاَمَةُ المُخْلِصِ الَّذِي قَدْ يُحِبُّ شُهْرَةً، وَلاَ يَشْعُرُ بِهَا أَنَّهُ إِذَا عُوتِبَ فِي ذَلِكَ لاَ يَحْرَدُ (أَيْ: لاَ يَغْضَبُ) وَلاَ يُبَرِّئُ نَفْسَهُ

"Tanda seseorang yang ikhlas, (saat ia terjatuh) mencintai ketenaran yang tanpa disadarinya, jika ia ditegur lantaran hal itu (maka) ia tak akan marah dan tidak menganggap dirinya terbebas dari kekurangan tersebut. Ia justru menyadari (atas kekurangannya) dan berkata,

رَحِمَ اللهُ مَنْ أَهْدَى إِلَيَّ عُيُوبِي

“Semoga Allah merahmati orang yang menunjukkan aib-aibku kepadaku.”

وَلاَ يَكُنْ مُعْجَبًا بِنَفْسِهِ؛ لاَ يَشْعُرُ بِعُيُوبِهَا، بَلْ لاَ يَشْعُرُ أَنَّهُ لاَ يَشْعُرُ، فَإِنَّ هَذَا دَاءٌ مُزْمِنٌ

"Janganlah dia menjadi orang yang merasa ujub (bangga), tidak menyadari aib-aibnya, bahkan tidak sadar bahwa dirinya tidak menyadari aib-aibnya. Ini adalah penyakit yang kronis."

(Siyar A'lam an-Nubala karya adz-Dzahabi, 7/393) @forumsalafy

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 KEUTAMAAN MENJAGA LISAN


Memang lisan tidak bertulang. Apabila keliru menggerakkannya akan mencampakkan kita dalam murka Allah subhanahu wa ta'ala yang berakhir dengan neraka-Nya. Lisan akan memberikan ta’bir (mengungkapkan) tentang baik-buruk pemiliknya. Inilah ucapan beberapa ulama tentang bahaya lisan:

1⃣. Anas bin Malik radhiyallahu 'anhu: “Segala sesuatu akan bermanfaat dengan kadar lebihnya, kecuali perkataan. Sesungguhnya berlebihnya perkataan akan membahayakan.”

2⃣. Abu ad-Darda’ radhiyallahu 'anhu: “Tidak ada kebaikan dalam hidup ini kecuali salah satu dari dua orang: orang yang diam namun berpikir atau orang yang berbicara dengan ilmu.”

3⃣. Al-Fudhail rahimahullah: “Dua perkara yang akan bisa mengeraskan hati seseorang adalah banyak berbicara dan banyak makan.”

4⃣. Sufyan ats-Tsauri rahimahullah: “Awal ibadah adalah diam, kemudian menuntut ilmu, kemudian mengamalkannya, kemudian menghafalnya lantas menyebarkannya.”

5⃣. Al-Ahnaf bin Qais rahimahullah: “Diam akan menjaga seseorang dari kesalahan lafadz (ucapan), memelihara dari penyelewangan dalam pembicaraan, dan menyelamatkan dari pembicaraan yang tidak berguna, serta memberikan kewibawaan terhadap dirinya.”

6⃣. Abu Hatim rahimahullah: “Lisan orang yang berakal berada di belakang hatinya. Bila dia ingin berbicara, dia mengembalikan ke hatinya terlebih dulu. Jika terdapat (maslahat) baginya maka dia akan berbicara. Bila tidak ada (maslahat) dia tidak (berbicara). Adapun orang yang jahil (bodoh), hatinya berada di ujung lisannya sehingga apa saja yang menyentuh lisannya membuat dia akan (cepat) berbicara. Seseorang tidak (dianggap) mengetahui agamanya hingga dia mengetahui lisannya.”

7⃣. Yahya bin ‘Uqbah rahimahullah: “Aku mendengar Ibnu Mas’ud Radhiyallaahu 'anhu berkata, ‘Demi Allah yang tidak ada sesembahan yang benar selain-Nya, tidak ada sesuatu yang lebih pantas untuk lama dipenjarakan daripada lisan".

8⃣. Mu’arrif al-‘Ijli rahimahullah: “Ada satu hal yang aku terus mencarinya semenjak sepuluh tahun dan aku tidak berhenti untuk mencarinya.” Seseorang bertanya kepadanya: “Apakah itu, wahai Abu al-Mu’tamir?” Mu’arrif menjawab, “Diam dari segala hal yang tidak berfaedah bagiku.”

(Lihat Raudhatul ‘Uqala wa Nuzhatul Fudhala karya Abu Hatim Muhammad bin Hibban al-Busti, hlm. 37-42)

📨 Dinukil dari Majalah AsySyariah Edisi 003, judul "Lidah Tak Bertulang", ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman bin Rawiyah an-Nawawi -hafizhahullah-.

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 MENJAGA AGAR TIDAK MENYAKITI ORANG LAIN ADALAH TERMASUK KEISLAMAN YANG PALING UTAMA

عَنْ أَبِي مُوسَى قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْإِسْلَامِ أَفْضَلُ قَالَ مَنْ سَلِمَ الْمُسْلِمُونَ مِنْ لِسَانِهِ وَيَدِهِ

"Dari Abu Musa –semoga Allah meridhainya- beliau berkata: Saya berkata: Wahai Rasulullah, Islam manakah yang paling utama? Beliau bersabda: (yaitu) orang yang kaum muslimin lain selamat dari (kejahatan) lisan dan tangannya." (H.R al-Bukhari dan Muslim, lafadz sesuai riwayat Muslim)


Penjelasan:

Seorang muslim yang terbaik adalah yang menjaga dirinya agar muslim lain tidak terganggu atau tersakiti oleh ucapan atau perbuatannya.

Ucapan yang menyakitkan seperti ghibah, celaan, cercaan, umpatan, ejekan, hardikan, berteriak menimbulkan kebisingan, dan semisalnya.

Sedangkan perbuatan seperti memukul, membunuh, melempari rumahnya dengan batu dan segala macam sikap yang mengganggu atau menyakitkan.

Disebutkan dalam hadits tersebut bahwa pihak yang harus dijaga agar jangan sampai tersakiti adalah kaum muslimin. Bagaimana dengan orang kafir? Apakah seorang muslim harus menjaga dirinya agar tidak menyakitinya juga?

Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullah menjelaskan bahwa terhadap orang kafir harbi yang memerangi kaum muslimin, itu tidak berlaku.

Namun, terhadap kafir lain yang tidak masuk kategori memerangi kaum muslimin, mereka juga harus dilindungi tidak boleh mengganggu atau menyakiti mereka.

(Disarikan dari penjelasan Syaikh Ibn Utsaimin dalam Ta’liq ala Shahih Muslim dengan beberapa penyesuaian) Al-Ustadz Abu Utsman Kharisman hafizhahullah | WA al I'tishom

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 KREDIT BARANG BELUM LUNAS, MAU DIJUAL LAGI : APA HUKUMNYA?

Dijawab oleh Al Ustadz Abu 'Utsman Kharisman hafizhahullah

Pertanyaan :

Kalau saya membeli barang dengan cara mengangsur (tidak tunai), kemudian saya menjualnya pada saat belum lunas angsuran saya. Apakah boleh?


Jawab :

Membeli barang secara mengangsur, kemudian menjualnya secara tunai disebut sebagai ba'i-ut tawarruq. Para Ulama berbeda pendapat dlm hal ini. Syaikh Bin Baz berpendapat boleh, selama ia menjualnya ke pihak ketiga. Kalau ia menjualnya ke pihak pertama (yg ia beli barangnya dengan mengangsur), ini masuk kategori ba'i-ul 'iinah yg haram.

Namun yang perlu dicermati adalah: hendaknya kita berhati-hati dalam melihat transaksi jual beli kredit. Seharusnya jual beli kredit yang boleh adalah jual beli yang pembayarannya dengan sistem mengangsur tanpa ada denda jika terlambat bayar, dan saat belum lunas, barang sudah menjadi milik pembeli. Dalam kondisi ini, si pembeli sudah boleh menjual ke pihak lain.

Kadangkala ada sebutan jual beli kredit tapi pada hakikatnya sewa pinjam. Saat angsuran belum lunas, barang belum menjadi milik pembeli. Bahkan kalau telat bayar, barang disita oleh debt collector. Selain transaksinya juga riba, orang yang mengangsur tsb belum memiliki barang itu sehingga tidak boleh menjualnya ke pihak lain hingga sudah lunas semua.

Wallaahu A'lam
@alistifadah
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 BOLEHKAH KREDIT TANPA DENDA?

Dijawab oleh Ustadz Zuhair Syarif hafizhahullah


P e r t a n y a a n :

Bismillah, semoga Rahmat, Taufiq, dan barokah Allah selalu tercurah untuk ustadz dan kita semua.

Ana ingin bertanya, apakah cara jual rumahku syurgaku diperbolehkan secara syar'i? Dengan metode jual seperti ini. Tanpa sita, denda, dan bunga. Setelah bayar DP baru akad, nah setelah akad bayar 5 bulan baru ke notaris, tapi sertifikatnya ditahan (sebagai jaminan) dan diberikan setelah lunas.

Lalu bagaimana jika sudah terlanjur terjerumus karena baru tau sertifikatnya ditahan oleh pihak penjual? Apakah harus langsung berhenti atau boleh dilanjutkan?


J a w a b a n :

Ini namanya sistem kredit tanpa denda. Ada dua pendapat di kalangan ulama.

◻️Ada yang membolehkan seperti As Syaikh Bin Baz rahimahullah dan yang lainnya.

◻️Ada pula yang mengharamkannya seperti As Syaikh Al Albani rahimahullah. Alasan beliau karena ada dua harga, artinya: jika dibayar kontan harga rumah (contoh) 100jt. Namun jika kredit atau dicicil harga 150jt berarti terjerumus pada riba. Rasulullah ﷺ bersabda:

مَنْ بَاعَ بَيْعَتَيْنِ فَلَهُ أَوْكَسُهُمَا أَوْ الرِّبَا

"Barang siapa yang menjual dengan dua harga, maka baginya harga yang paling rendah dan jika tetap ( menjual dengan harga tinggi ) dia terjerumus pada riba".

Jika Antum lebih condong ke fatwa As-Syaikh Ibnu Baz, maka silahkan lanjutkan. Adapun sertifikat masih ditahan, karena memang belum lunas. Saat lunas nanti akan diserahkan.

Perlu diketahui: Sebelum bertransaksi seharusnya mengetahui sistem dari awal agar tidak ada penyesalan dibelakangnya.
Baarakallahu fiikum.

🌍 Sumber : WhatsApp Salafy Bengkulu @qowwamussunnah

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 BENTUK PERTOLONGAN ALLAH

◾️◾️◾️◾️◾️

قال الإمام الألباني - رحمه الله - : { إِن تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ } ؛ ونصر الله إنما يكون : أولا بالعلم، ثانيا بالعمل.

[ الهدى والنور ٧٩٩ ]



Imam Al-Bani rahimahullah berkata :

{ إِن تَنصُرُوا اللَّهَ يَنصُرْكُمْ }

"Jika kalian menolong agama Allah maka niscaya Allah akan menolong kalian." Pertolongan Allah itu bisa berupa : (1). Ilmu (2). Amal

📚 Al Huda wa An-nuur 799

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 PINJAMAN BERBUNGA YANG TERKESAN SEBAGAI JUAL BELI

P e r t a n y a a n :

Apakah hukum membeli mobil secara tunai dengan tujuan menjual kembali secara kredit dengan tambahan harga?


Jawaban Syaikh Muhammad bin Sholih al-Utsaimin rahimahullah:

Jika seseorang membelinya secara tunai, tidaklah membelinya kecuali untuk fulan yang datang meminta agar ia menjualnya secara kredit, ini haram.

Contohnya, saya datang kepada anda dan berkata: Saya ingin mobil tertentu di showroom tertentu. Saya saat ini tidak punya uang. Kemudian anda berkata: “Saya akan membelikannya untuk anda secara tunai. Saya akan bayar ke showroom itu. Kemudian saya akan menjualnya kepada anda dengan tambahan harga”. Ini haram.

Karena itu adalah siasat yang jelas (menuju pinjaman berbunga, pent). Daripada anda mengatakan: “Ambillah sesuai harganya secara tunai, dalam bentuk transaksi salaf dan peminjaman. Belilah dengannya (ke toko itu), namun bayarlah (kepada saya nanti) lebih banyak”, anda justru membelinya dengan pembelian yang sebenarnya tidak dimaksudkan. Kalau anda tidak datang kepada saya, saya tidak akan membeli barang itu. Bahkan memikirkannya pun tidak.

INI TIDAK BOLEH.

Adapun jika mobil itu milik seseorang di showroom-nya, atau ia sudah membelinya. Kemudian saya berkata: Wahai Fulan, saya ingin membeli mobil anda, yang seharga 50 juta secara tunai, tapi saya ingin membelinya seharga 60 juta dengan pelunasan setahun kemudian. INI BOLEH. TIDAK MENGAPA. Berdasarkan firman Allah Ta’ala:

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ إِلَى أَجَلٍ مُسَمّىً فَاكْتُبُوهُ [البقرة:282]

"Wahai orang yang beriman, jika kalian bertransaksi utang piutang hingga batas waktu tertentu, tulislah..." (Q.S al-Baqoroh ayat 282)

Segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Semoga shalawat dan salam senantiasa tercurah kepada Nabi kita Muhammad, keluarga, dan para Sahabatnya seluruhnya.

(Liqaa’ al-Baab al-Maftuuh (101/19))

Naskah Asli dalam Bahasa Arab:

السؤال
ما حكم شراء السيارة نقداً لغرض بيعها بالتقسيط مع زيادة في السعر؟
الجواب
إذا كان الإنسان الذي اشتراها نقداً لم يشترها إلا لفلان الذي جاء يطلب منه التقسيط فهذا حرام, يعني مثالاً: أتيت إليك أنا وقلت: أريد السيارة الفلانية في المعرض الفلاني, وأنا ما معي فلوس, فقلت أنت: أنا أشتريها نقداً وأعطي المعرض, وأبيعها لك بالتقسيط بزيادة, هذا حرام؛ لأنها حيلة واضحة بدلاً من أن أقول: خذ قيمتها نقداً سلفاً وقرضاً واشتر بها ولكن توفيني أكثر ذهبت أشتريها اشتراءً غير مقصود, أنا لولا أنك أتيت إلي ما اشتريتها ولا فكرت في ذلك, فهذا لا يجوز.
أما إذا لو كانت السيارة عند شخص في معرضه أو كان اشتراها مثلاً، وقلت: يا فلان! أريد أن أشتري منك السيارة, وهي تساوي (50) نقداً, فقلت: أريد أشتريها منك بـ(60) إلى سنة مؤجلاً, هذا يجوز ما فيه شيء لقوله تعالى: { يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا تَدَايَنْتُمْ بِدَيْنٍ إِلَى أَجَلٍ مُسَمّىً فَاكْتُبُوهُ } [البقرة:282].
الحمد لله رب العالمين، وصلى الله وسلم على نبينا محمد وآله وأصحابه أجمعين

(لقاء الباب المفتوح 101\19)

✒️ Penerjemah: al-Ustadz Abu Utsman Kharisman hafizhahullah | WA al I'tishom

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 KEDUSTAAN DAN KEJUJURAN YANG TERBESAR

Ibnu Taimiyah rahimahullohu ta'ala mengatakan :

❝ Berdusta adalah asal dari kejelekan, dan yang paling besar kejelekannya adalah berdusta atas nama Allah Azza wa Jalla,

Adapun kejujuran adalah asal dari kebaikan , dan kejujuran yang paling mulia adalah kejujuran kepada Allah tabaroka wa ta'ala.


📚Al Jawabu As Shohih (1/128)
————————————————

‏قال ابن تيمية رحمه الله تعالى :

فالكذب أصل للشر :
وأعظمه الكذب على الله عز وجل،
.
والصدق أصل للخير :
وأعظمه الصدق على الله تبارك وتعالى.
.
📚الجواب الصحيح (1/128)

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Bercanda Berlebihan akan Mengeraskan Hati
::
📬 TANYA JAWAB SEPUTAR TALAK DAN PERCERAIAN

Dijawab oleh Al Ustadz Muhammad As Sarbini hafizhahullah

◾️◾️◾️◾️◾️

MENIKAH DENGAN WALI HAKIM

Dahulu saya menikah dengan wali yang bukan ayah saya. Waktu itu, ayah saya sedang bekerja di tempat yang jauh, tidak ada yang tahu di mana tempat kerjanya, dan tidak bisa dihubungi. Saya menikah dengan wali hakim. Apakah pernikahan saya sah tanpa wali ayah?

Jawab:

Sah, insya Allah.


SYARAT JATUH TALAK

Apakah hukum talak dan nikah bisa jatuh tanpa persetujuan istri? Misal, suami mengatakan cerai, sedangkan istri mengatakan tidak; atau suami bilang talak, tetapi tidak terdengar oleh istri. Apakah hukum talak bisa jatuh?

Jawab:

Talak tetap jatuh meskipun istri tidak setuju.


JUMLAH TALAK DALAM SEKALI UCAP

Suami menceraikan istrinya dengan talak satu kemudian rujuk. Beberapa tahun berikutnya, ia menceraikannya lagi dengan ucapan, "Jatuhlah talakmu, talak dua." Setelah itu, ditanyakan dia tentang ucapannya, dan ia jawab, "Niat saya dua dengan yang dulu." Berapakah talak yang berlaku dalam ucapannya ini?

Jawab:

Itu talak dua.


TALAK LEWAT SMS

Saya sudah ditinggal pergi suami selama 1,5 tahun sebelum dia menalak saya lewat SMS. Apakah hukumnya dan jatuh talak berapa ?

Jawab:

Apabila dipastikan itu adalah SMS dari suami Anda, talak telah jatuh dan dihitung satu talak. Mengingat masa iddah telah berakhir karena masa iddah hanya tiga kali haid, kalian berdua sudah bukan suami-isteri.

Apabila kami rujuk kembali, bagaimana caranya? Kami sudah 1,5 tahun berpisah dan belum mengurus proses perceraian di pengadilan agama.

Jawab:

Caranya menikah kembali secara resmi dengan akad yang baru.


TALAK SAAT EMOSI

Saya anak dari orang tua yang telah bercerai. Bapak saya menjatuhkan talak tiga kepada ibu saya. Saya tidak tahu apakah niatnya benar ingin bercerai atau tidak. Akan tetapi, ketika sudah tidak emosi, bapak saya berkata kepada ibu saya bahwa dia masih istrinya. Bagaimana hukum talak ini ?

Jawab:

Jika dia sadar saat mengucapkannya dan tahu maknanya, sulit ditakwil bahwa maksudnya bukan talak. Artinya, talak jatuh dengan ucapan itu.

Adapun mengenai status talak itu, apakah talak satu atau tiga, ada perbedaan pendapat. Yang rajih, tetap dianggap talak satu. Lantas dia berniat rujuk dengan menganggapnya tetap sebagai istri.

Berbeda halnya jika sebelumnya sudah ditalak dua kali, berarti yang sekarang adalah benar talak tiga dan telah habis kesempatan untuk rujuk.


STATUS PERCERAIAN

Saya wanita yang berusia 46 tahun dan sudah menikah selama 15 tahun. Saya sudah merasa tidak cocok dengan suami sejak tahun ke-2 pernikahan, tetapi saya bertahan untuk memperbaiki diri dan demi masa depan anak meski perselisihan terus terjadi. Sampai satu tahun terakhir, saya sudah tidak "berhubungan" dengan suami, dan suami memahaminya. Namun, suami belum mengucapkan talak sampai menunggu waktu yang tepat. Apakah kami sudah bisa dikatakan bercerai ?

Jawab:

Talak belum jatuh hingga suami menjatuhkan talak dengan ucapan atau tulisan.

🖨 Sumber:
Majalah Asy Syariah Edisi 119 Vol. X/1438 H/2017 @konsultasi_asysyariah

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Banyak Tertawa dan Bercanda
::
📬 KEJUJURAN DALAM AQIDAH

Asy-Syaikh Sa'di rahimahullah berkata:

❝ Kejujuran dalam aqidah adalah hendaknya aqidah seorang hamba adalah aqidah yang benar (yakni) aqidah salafiyyah, menerima apa yang ada dari kitab dan Sunnah Rasulullah ﷺ dan para sahabat. ❞

📚 Taisir Al-Lathiif Al-Manaan, 360

قال السعدي :
فالصدق في العقائد: أن تكون عقيدة العبد صادقة سلفية، متلقاة عن كتاب الله وسنة رسوله وما كان عليه الصحابة.

تيسير اللطيف المنان ٣٦٠

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Canda Dalam Perbincangan
::
📬 HUKUM BERMAIN BURUNG DARA (MERPATI)

١٥- [عن أبي هريرة:] أن رسولَ اللهِ ﷺ رأى رجلًا يَتْبَعُ حَمامَةً، فقال: شيطانٌ يَتْبَعُ شيطانةً.
الألباني (١٤٢٠ هـ)، صحيح أبي داود ٤٩٤٠ • حسن صحيح

"Dari Abu Hurairah radliyallahu 'anhu bahwasanya Rasulullah ﷺ melihat seseorang mengikuti burung dara. Maka beliau ﷺ bersabda: "Setan mengikuti setan yang lain."

[Shahih Sunan Abu Dawud no 4940. Demikian pula disebutkan oleh al-Albani dalam Shahih Ibnu Majah no 3049 dari 'Utsman bin 'Affan radliyallahu 'anhu]

Berkata asy-Syaukani rahimahullah di dalam Nailul Authar 8/173 mengomentari hadits di atas:

"Di dalam hadits tersebut terdapat dalil akan dibencinya bermain-main dengan burung dara. Dan bahwa hal itu termasuk perkara sia-sia yang tidak diijinkan melakukannya.

Sejumlah ulama telah berpendapat akan dibencinya perkara tersebut. Dan tidaklah jauh kiranya bila diasumsikan dari hadits itu tentang keharamannya (bermain/andokan burung dara). Karena penamaan pelakunya sebagai setan menunjukkan akan hal tersebut (keharamannya).

Dan penamaan burung dara sebagai setan, boleh jadi karena dia adalah sebab seseorang mengikutinya, atau karena burung tersebut juga melakukan perbuatan setan, yang mana manusia menyukai untuk mengejarnya dan bermain-main dengannya karena bagusnya bentuknya dan indahnya suaranya." Selesai perkataan beliau.

📨 Dikutip dari: https://bit.ly/3mSHFV9
Thuwailibul 'Ilmisy Syar'i (TwIS) @salafysitubondo | Muraja'ah (korektor): al-Ustadz Kharisman hafizhahullah

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 HUKUM SHALAT DUA RAKAAT SETELAH ADZAN PERTAMA HARI JUMAT

Syaikh Ibnu Baaz rahimahullah

P e r t a n y a a n :

Saya memperhatikan di tengah shalat jumat di Dua tanah Suci yang mulia, berdirinya sebagian orang yang shalat untuk menunaikan dua rakaat setelah muadzin selesai mengumandangkan adzan pertama. Aku berharap yang mulia menjelaskan yang benar dalam perbuatan ini?

J a w a b a n :

Aku tidak mengetahui dalil syariat yang menunjukkan sunnahnya dua rakaat tersebut. Karena adzan pertama itu adalah perkara yang diadakan oleh Utsman bin Affan radhiyallahu anhu pada masa kekhilafahannya. Tatkala manusia mulai banyak jumlahnya di Madinah. Beliau menginginkan hal itu untuk mengingatkan mereka kalau hari ini adalah hari jum'at. Setelah itu para sahabat mengikuti hal itu.

Diantara mereka adalah Ali radhiyallahu anhu sehingga hal itu menjadi suatu sunnah, berdasarkan sabda Nabi ﷺ :

عَلَيْكُمْ بِسُنَّتِي وَسُنَّةِ الْخُلَفَاءِ الرَّاشِدِينَ الْمَهْدِيِّينَ فَتَمَسَّكُوابِهَا وَعَضُّوا عَلَيْهَا بِالنَّوَاجِذِ 

"Wajib atas kalian mengikuti sunnahku dan sunnah Khalifah yang lurus lagi di atas petunjuk. Pegang kuat hal itu dan gigitlah dengan gigi geraham." (HR. Ahmad)

Dan sebagian ulama berpendapat disyariatkannya dua rakaat setelah adzan ini berdasarkan keumuman sabda Nabi ﷺ :

بَيْنَ كُلِّ أَذَانَيْنِ صَلاَةٌ ، بَيْنَ كُلِّ أَذَانَيْنِ صَلاَةٌ ، ثُمَّ قَالَ فِي الثَّالِثَةِ : لِمَنْ شَاءَ

"Diantara setiap dua adzan itu ada shalat sunnah, diantara setiap dua adzan itu ada shalat sunnah. Dan yg ketiganya beliau mengatakan : "Bagi siapa yg menghendaki." (HR. Bukhari)

Dan yg nampak benar menurutku, bahwasanya adzan tersebut tidak masuk dalam keumuman hadits. Karena yang dimaksud oleh Nabi ﷺ dengan dua adzan adalah adzan dan iqamat dalam selain shalat jum'at. Adapun pada hari jum'at, maka yang disyariatkan bagi jamaah adalah mempersiapkan diri mendengarkan khutbah setelah adzan.

Hanya Allah lah tempat meminta taufiq.

📝 Majmu' Fatawa 12/390

حكم صلاة ركعتين بعد الأذان الأول

🔻س: ألاحظ أثناء صلاة الجمعة في الحرمين الشريفين قيام بعض المصلين لأداء ركعتين بعد فراغ المؤذن من النداء للأذان الأول، أرجو من سماحة الوالد بيان الحق في هذا الفعل؟.

🔸ج: لا أعلم في الأدلة الشرعية ما يدل على استحباب هاتين الركعتين؛ لأن الأذان المذكور إنما أحدثه عثمان بن عفان رضي الله عنه في خلافته لما كثر الناس في المدينة، أراد بذلك تنبيههم على أن اليوم يوم الجمعة، وتبعه الصحابة في ذلك
، ومنهم علي رضي الله عنه واستقر بذلك كونه سنة؛ لقول النبي ﷺ: ((عليكم بسنتي وسنة الخلفاء الراشدين المهديين فتمسكوا بها وعضوا عليها بالنواجذ)) روا الإمام أحمد، وقد ذهب بعض أهل العلم إلى شرعية الركعتين بعد هذا الأذان. لعموم قول النبي ﷺ: ((بين كل أذانين صلاة بين كل أذانين صلاة ثم قال في الثالثة لمن شاء)) أخرجه البخاري،
والأظهر عندي أن الأذان المذكور لا يدخل في ذلك؛ لأن مراد النبي صلى الله عليه وسلم بالأذانين: الأذان والإقامة فيما عدا يوم الجمعة، أما يوم الجمعة فإن المشروع للجماعة أن يستعدوا لسماع الخطبة بعد الأذان. والله ولي التوفيق

📕📓.(مجموع12/390) للشيخ ابن باز رحمه الله.

https://t.me/benpaz1| Grup Whatsapp Ma'had Ar-Ridhwan Poso @ahlussunnahposo
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 PENJAGA DAN PELINDUNG ISLAM

🎙Asy-Syaikh Ahmad bin Yahya an-Najmiy -rahimahullah- berkata:

"Dan sungguh penjagaan Islam adalah dengan melindunginya :

[✺] Dari setiap penyusup (yang merongrong Islam dari dalam)

[✺] ️Dan menjelaskan hukum-hukum Islam yang benar; dengan mempelajari, mengamalkan, mengajarkan, menyebarkan di muhadharah-muhadharah, kajian-kajian, majelis-majelis pelajaran, tulisan-tulisan.

[✺] Dan membersihkannya dari aneka macam bid'ah dan yang lainnya(dari kebatilan).

Dan Allah 'Azza wa Jalla benar-benar telah mempersiapkan kebaikan yang banyak melalui tangan-tangan Salafiyyin di sini dan di sana (dimanapun mereka), walhamdulillah, yang menjadikan hina dan rendah tipu daya ahlul bid'ah dan orang-orang yang berhubungan dengan mereka."

📖 Ad-Duraarun Najmiyyah, An-Najmiy, hal. 143 - 144 | Alih Bahasa: Al-Ustadz Abu Yahya Al-Maidany rahimahullah

#semangat, sabar, dan tegar menyebarkan kebenaran.

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 PEMAHAMAN YANG BENAR TENTANG AYAT TERAKHIR DALAM SURAH AL-KAFIRUN

Menurut Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah, salah seorang ulama terkemuka di Kerajaan Saudi Arabia, ayat terakhir Surah al-Kafirun bukan sebagaimana dipahami sebagian orang sesat dan bodoh yang menyebutkan ayat tersebut bukan pengingkaran terhadap keyakinan musyrikin.

Ayat itu tidak menunjukkan sikap saling meridhai antara kita dan orang-orang kafir, ridha dengan keyakinan kaum musyrikin. Tidak pula menunjukkan sikap persamaan antara kita dan kaum kafir.

Ayat itu justru memberi penegasan sikap bara'ah (benci dan memusuhi) terhadap agama (keyakinan) kaum musyrikin.

Sikap tegas, tidak mencari muka di hadapan mereka. Tidak memuji agama (keyakinan) kaum musyrikin. Tidak pula saling menolong dalam urusan keyakinan. Ini terkait urusan agama. Urusan keyakinan.

Adapun urusan keduniaan, dalam urusan yang mubah, seperti jual beli, tentu boleh.

لَّا یَنۡهَىٰكُمُ ٱللَّهُ عَنِ ٱلَّذِینَ لَمۡ یُقَـٰتِلُوكُمۡ فِی ٱلدِّینِ وَلَمۡ یُخۡرِجُوكُم مِّن دِیَـٰرِكُمۡ أَن تَبَرُّوهُمۡ وَتُقۡسِطُوۤا۟ إِلَیۡهِمۡۚ إِنَّ ٱللَّهَ یُحِبُّ ٱلۡمُقۡسِطِینَ

"Allah tiada melarang kamu untuk berbuat baik dan berlaku adil terhadap orang-orang yang tiada memerangimu karena agama dan tidak (pula) mengusir kamu dari negerimu. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil." (al-Mumtahanah: 8) (Tafsir Juz 'Amma, hlm. 654-655)

Dengan alasan agar hubungan baik (ishlah: toleransi beragama) terjalin antara pemeluk Islam dan pemeluk agama paganis, kaum musyrikin Quraisy menawarkan kesepakatan untuk saling menghormati dalam peribadahan. Namun, semua itu ditepis. Sebab, seorang muslim tidak boleh membenarkan keyakinan yang menyekutukan Allah Subhanahu wa Ta'ala. Kesyirikan harus tetap diperangi.

Adapun berbuat baik dalam perkara-perkara kemanusiaan dan dibolehkan syariat, seorang muslim boleh menunaikannya. Misalnya, seorang muslim mengantar tetangganya non-Islam yang sakit untuk berobat ke rumah sakit.

📗Sumber: Majalah @AsySyariah edisi 123 ISLAM AGAMA TOLERAN

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 HUKUM BERWUDHU SETELAH MANDI JANABAH

Seorang yang telah selesai dari mandi janabah tidak wajib baginya berwudhu, baik ia melakukan mandi janabah dengan cara yang sederhana atau cara yang sempurna.

Karena ia telah suci dari hadats besar, maupun dari hadats kecil. Berdalil dengan hadits ‘Aisyah radhiyallahu ‘anha:

كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺَ لاَ يَتَوَضَّأُ بَعْدَ الْغُسْلِ

“Dahulu Rasulullah ﷺ tidak berwudhu setelah selesai mandi (janabah).” (HR. At-Tirmidzi no. 107. Dishahihkan oleh Asy-Syaikh Al-Albani rahimahullah dalam Al-Misykah no. 445)

Berkata Ibnu Abdil Barr rahimahullah: “Ulama sepakat, seseorang yang telah selesai melakukan mandi janabah, tidak perlu mengulangi wudhu.”
(Lihat Al-Istidzkar, 1/303)

Hal ini jika tidak batal wudhunya sewaktu ia mandi. Jika batal, maka wajib mengulangi wudhunya. Wallahu a’lam.

Sumber : Buletin Islam AL ILMU Edisi: 14/IV/VIII/1431

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
::
📬 KISAH TAUBATNYA AL-FUDHAIL BIN IYADH

Ada dua peristiwa yang terjadi dalam satu malam, yang benar-benar memberikan kesan mendalam di hati al-Fudhail bin Iyadh, peristiwa yang menjadi awal hijrahnya beliau dari masa lalu yang buruk.

▫️ Al-Fadhl bin Musa mengisahkan,

كَانَ الفُضَيْلُ بنُ عِيَاضٍ شَاطِراً يَقْطَعُ الطَّرِيْقَ بَيْنَ أَبِيْوَرْدَ وَسَرْخَسَ، وَكَانَ سَبَبُ تَوْبَتِهِ أَنَّهُ عَشِقَ جَارِيَةً، فَبَيْنَا هُوَ يَرْتَقِي الجُدْرَانَ إِلَيْهَا، إِذْ سَمِعَ تَالِياً يَتْلُو: {أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِيْنَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوْبُهُم ... } [الحَدِيْدُ: ١٦] . فَلَمَّا سَمِعَهَا، قَالَ: بَلَى يَا رَبِّ، قَدْ آنَ. فَرَجَعَ، فَآوَاهُ اللَّيْلُ إِلَى خَرِبَةٍ، فَإِذَا فِيْهَا سَابِلَةٌ، فَقَالَ بَعْضُهُم: نَرحَلُ. وَقَالَ بَعْضُهُم: حَتَّى نُصْبِحَ (١) ، فَإِنَّ فُضَيْلاً عَلَى الطَّرِيْقِ يَقْطَعُ عَلَيْنَا. قَالَ: فَفَكَّرْتُ، وَقُلْتُ: أَنَا أَسْعَى بِاللَّيْلِ فِي المَعَاصِي، وَقَوْمٌ مِنَ المُسْلِمِيْنَ هَا هُنَا يَخَافُونِي، وَمَا أَرَى اللهَ سَاقَنِي إِلَيْهِم إِلاَّ لأَرْتَدِعَ، اللَّهُمَّ إِنِّيْ قَدْ تُبْتُ إِلَيْكَ، وَجَعَلْتُ تَوْبَتِي مُجَاوَرَةَ البَيْتِ الحَرَامِ.

"Al-Fudhail bin Iyadh tadinya seorang perampok yang biasa menghadang orang yang lewat di daerah antara Abiverdi dan Sarakhs. Awal mula taubatnya beliau ialah ketika al-Fudhail jatuh cinta dengan seorang gadis. [Di suatu malam], beliau memanjat tembok untuk menemui wanita tersebut, dan di saat itu al-Fudhail mendengar seseorang membaca ayat,

أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَن تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نَزَلَ مِنَ الْحَقِّ وَلَا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِن قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الْأَمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ ۖ وَكَثِيرٌ مِّنْهُمْ فَاسِقُونَ

"Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman untuk tunduk hati mereka mengingat Allah dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka). Janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan al-Kitab kepadanya, kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik." [QS. Al-Hadid: 16]

Begitu mendengar ayat ini, beliau bergumam,

"Sungguh, telah tiba waktunya wahai Rabbku.”

Al-Fudhail pun pergi, lalu dia beristirahat di sebuah bangunan yang telah rusak. Tiba-tiba datang sekelompok rombongan yang sedang lewat. Sebagian anggota rombongan itu berkata, 'Kita jalan terus..' Sementara yang lain berkata, 'Kita istirahat dulu sampai pagi, karena si Fudhail berada di arah jalan kita ini, dia bisa menghadang dan merampok kita.'

Mendengar perbincangan mereka ini, Fudhail merenung, 'Aku sedang melakukan kemaksiatan di malam hari, sementara kaum muslimin di sini juga ketakutan karena aku.

Menurutku, tidaklah Allah menggiringku kepada mereka ini melainkan agar aku berhenti (dari kemaksiatan). Ya Allah, sungguh aku telah bertaubat kepada-Mu dan aku jadikan taubatku dengan tinggal di Baitul Haram [Makkah]'.” (Siyar A’lam an-Nubala', VIII/423)

-- Jalur Masjid Agung @ Kota Raja -- Hari Ahadi [Mutiara Hikmah Salafus Shalih || Taubat] @nasehatetam
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]

◽️◽️◽️◽️◽️◽️