منتدى نشر الفـــــــوائد
7.57K subscribers
4.3K photos
257 videos
279 files
5.61K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
Balasan suatu kebaikan..
::
🚇 KEDENGKIAN, SEDIKIT ORANG YANG SELAMAT DARINYA

✍🏻 Asy-Syaikh Dr. Muhammad Ghalib hafizhahullah berkata:

‏من أمراض القلوب التي يبتلى بها كثير من الخاصة والعامة مرض الحسد، فلا ترى بعضهم يحب ذكر أخيه بشيء صالح إلا وينهال عليه بمعول التنقص والهدم.

"Diantara penyakit-penyakit hati yang banyak menimpa orang-orang pilihan dan orang-orang awam adalah penyakit hasad.

Jadi engkau tidak melihat sebagian mereka merasa senang saudaranya disebut dengan kebaikan kecuali dia menyerangnya dengan cangkul yang merusak dan menghancurkan."

🌍 https://twitter.com/m_g_alomari/status/814423765257977856


MENYIKAPI KEUTAMAAN YANG ALLAH BERIKAN KEPADA SAUDARAMU

✍🏻 Asy-Syaikh Dr. Muhammad Ghalib hafizhahullah berkata:

‏إذا رأيت أخاك قد فتح الله له القلوب؛ وجعل الله له أثرا في الناس، فلا تقابل ذلك بالتنقص منه والتزهيد من عمله، بل كن عونا له بالدعاء وناصحا له.

"Jika engkau melihat saudaramu telah Allah bukakan hati hamba-hamba-Nya untuk menerimanya dan Allah memberikan kepadanya pengaruh yang baik di tengah-tengah manusia, maka jangan engkau hadapi hal itu dengan mencelanya dan merendahkan usahanya.

Bahkan hendaknya engkau menjadi penolong baginya dengan doa dan menjadi orang yang suka menasehatinya demi kebaikannya."

🌍 https://twitter.com/m_g_alomari/status/814423476324941825

Sumber: @forumsalafy

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Mencintai Diatas Kebatilan..
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Beratnya Keikhlasan..
::
🚇 LAWAN HAWA NAFSUMU..!

Seseorang semestinya melakukan hal yang bertentangan dengan hawa nafsunya dalam hal yang hawa nafsunya jelas salah.

Ia tidak boleh memberinya toleransi dalam hal meninggalkan yang wajib, atau yang mendekatkannya untuk meninggalkan yang wajib.

Demikian pula dalam hal melakukan maksiat, atau mendekatkan kepada maksiat, demikian pula dalam menerjang perkara yang syubhat.

Setelah itu, hendaklah dia melatih jiwanya untuk selalu kokoh di atas kebenaran dan tunduk kepadanya.

Hendaknya ia juga menekankan hal tersebut.

Dengan demikian, sikap selalu tunduk kepada kebenaran dan menyelisihi hawa nafsu akan menjadi kebiasaannya.

(Ditulis oleh Ustadz Qomar Suaidi, Lc. hafizhahullah)

Sumber:
https://www.google.co.id/amp/s/asysyariah.com/lawan-hawa-nafsumu-kenali-sumber-keyakinanmu/%3famp

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Beratnya Keikhlasan..
::
🚇 BAROMETER MENGIKUTI KEBENARAN BUKANLAH HAWA NAFSU


Umar bin Abdul Aziz -rahimahullah- berkata :

لا تكن ممن يتبع الحق إذا وافق هواه و يخالفه إذا خالف هواه فإذا أنت لا تثاب على ما اتبعته من الحق و تعاقب على ما خالفته ".

📚 :مجموع الفتاوى شيخ الإسلام ابن تيمية رحمه الله(480/10).

"Janganlah menjadi seperti orang yang hanya mengikuti kebenaran jika mencocoki hawa nafsunya saja dan menyelisihinya jika tidak mencocoki hawa nafsunya.

Jika demikian maka kamu tidak akan diberi pahala atas kebenaran yang kamu ikuti dan mendapatdi hukuman atas apa yang kamu selisihi tersebut."

📚 Majmu'ul Fatawa Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah -rahimahullah- (10/480) @salafy_cirebon |

https://t.me/ForumBerbagiFaidah/8337

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
::
🚇 SABARLAH JIWA, HIDUP DI DUNIA INI HANYA SEBENTAR!

Berkata al-'Allamah as-Syaikh Muhammad bin Shalih al-Utsaimin rahimahullah :

( وما هي إلا ساعة ثم تنقضي هذه المكاره اصبر عليها ،اصبر على كبح نفسك عن شهواتها ، اصبر على الواجبات التي أمرك الله بها ، اصبر على البلايا التي تصيبك من نفسك ، أو من الله عز وجل ، أو من الناس ، اصبر حتى تنال دار الراحة ،نسأل الله أن يكتب لنا ولكم هذه الدار
الصبر والثبات )

📙 شرح الكافية الشافية 4/46

"Tidaklah kehidupan ini melainkan beberapa saat saja, kemudian akan lenyaplah hal-hal yang tidak disukai, maka dari itu bersabarlah dalam menghadapinya."

Bersabarlah atas terkekangnya jiwamu dari berbagai syahwat yang ada.

Bersabarlah terhadap berbagai kewajiban yang telah diperintahkan oleh ALLAH kepadamu.

Bersabarlah terhadap berbagai musibah yang menimpamu, apakah musibah itu karena perbuatan dirimu sendiri, atau musibah itu datangnya dari ALLAH, atau dari manusia yang lain.

Bersabarlah sampai engkau mendapatkan negeri yang penuh dengan ketenangan (surga).

Kami memohon kepada ALLAH agar menganugerahkan kesabaran dan keteguhan kepada kita dalam kehidupan ini."

📜 Sumber :
Syarh al-Kafiyah as-Syafiyah 4/46
@KajianIslamTemanggung

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Hal yang paling sulit adalah Keikhlasan
Revisi Poster: Cara Menyikapi Keburukan Orang Lain..
::
🚇 MENYIKAPI NIKMAT DUNIA SEBAGAI UJIAN

(ditulis oleh: Al-Ustadz Abu Muhammad Abdulmu’thi, Lc hafizhahullah)


Adalah suatu anggapan yang keliru bila cobaan hanya terbatas pada yang tidak mengenakkan saja.

Sebut misalnya kefakiran dan penyakit. Pandangan yang sempit tentang cobaan tersebut merupakan akibat dari ketidaktahuan seorang tentang kehidupan dunia.

Padahal Allah Ta'ala di banyak ayat Al-Qur’an telah menegaskan, demikian pula Rasulullah ﷺ di sekian haditsnya, bahwa nikmat dan kesenangan duniawi merupakan ujian bagi hamba sebagaimana kesengsaraan hidup juga dijadikan cobaan. Allah Ta'ala berfirman:

وَنَبْلُوكُمْ بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ وَإِلَيْنَا تُرْجَعُونَ

“Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan (yang sebenar-benarnya) dan hanya kepada Kamilah kamu dikembalikan.” (Al-Anbiya’: 35)


◻️ Ibnu Abbas Radhiyallahu 'anhuma berkata menafsirkan ayat ini:

“(Kami uji kalian) dengan kesusahan dan kesenangan, dengan sehat dan sakit, dengan kekayaan dan kefakiran, serta dengan yang halal dan yang haram. Semuanya adalah ujian.”

◻️Ibnu Yazid rahimahullah mengatakan:

“Kami uji kalian dengan sesuatu yang disenangi dan yang dibenci oleh kalian, agar Kami melihat bagaimana kesabaran dan syukur kalian.”

◻️ Al-Kalbi rahimahullah berkata:

“(Maksud Kami uji) dengan kejelekan adalah yang berupa kefakiran dan musibah. Sedangkan diuji dengan kebaikan adalah yang berupa harta dan anak.”

Dalam ayat lain, Allah Ta'ala juga berfirman:

فَأَمَّا ٱلْإِنسَٰنُ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ رَبُّهُۥ فَأَكْرَمَهُۥ وَنَعَّمَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَكْرَمَنِ وَأَمَّآ إِذَا مَا ٱبْتَلَىٰهُ فَقَدَرَ عَلَيْهِ رِزْقَهُۥ فَيَقُولُ رَبِّىٓ أَهَٰنَنِ كَلَّا ۖ 

“Adapun manusia apabila Rabbnya mengujinya lalu dia dimuliakan-Nya dan diberi-Nya kesenangan, maka dia akan berkata: ‘Rabbku telah memuliakanku.’ Adapun bila Rabbnya mengujinya lalu membatasi rezekinya maka dia berkata: ‘Rabbku menghinakanku.’ Sekali-kali tidak (demikian).” (Al-Fajr: 15-17)

Perhatikanlah ayat-ayat ini, bagaimana Allah Ta'ala menguji hamba-Nya dengan memberikan kemuliaan, nikmat, dan keluasan rezeki, sebagaimana pula Allah Ta'ala mengujinya dengan menyempitkan rezeki.

Dalam ayat ini Allah Ta'ala mengingkari orang yang menyangka bahwa diluaskannya rezeki seorang hamba merupakan bukti pemuliaan Allah Ta'ala kepadanya dan bahwa disempitkannya rezeki adalah bentuk dihinakannya hamba.

Allah Ta'ala mengingkari dengan mengatakan كَلَّا (Sekali-kali tidak), yakni bahwa perkara yang sebenarnya tidak seperti yang diucapkan oleh (sebagian) orang. Bahkan Aku (Allah Ta'ala) terkadang menguji dengan nikmat-Ku, sebagaimana terkadang Aku memberi nikmat dengan cobaan-Ku.

Selengkapnya: https://asysyariah.com/menyikapi-nikmat-dunia-sebagai-ujian/

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
::
🚇 JANGAN TERTIPU DENGAN KEHIDUPAN DUNIA!

Berkata Syaikh Ibnu Utsaimin rahimahullaah :

احذر يا أخي لا تغرنك الحياة الدنيا ولا يغرنك بالله الغرور
•أنت إن وسع الله عليك الرزق وشكرته فهو خير لك. وإن ضيق عليك الرزق فصبرت فهو خير لك.
•أما أن تجعل الدنيا أكبر همك ومبلغ علمك فهو خسارة في الدنيا والآخرة.

✒️ شرح رياض الصالحين/ ج6/ ص688.


"Wahai saudaraku waspadalah engkau jangan sampai kehidupan dunia itu memperdayakanmu dan sekali-kali janganlah syaitan yang pandai menipu membuatmu terpedaya dari mengingat Allah.

◻️Jika Allah memberimu keluasan dalam rezeki lalu engkau bersyukur atasnya, maka hal itu lebih baik bagimu.

◻️Namun seandainya Allah mempersempit rezekimu lalu engkau bersabar, maka itu lebih baik bagimu.

Adapun ketika engkau menjadikan dunia sebagai cita-cita terbesarmu dan puncak pengetahuanmu, maka yang demikian itu adalah kerugian di dunia dan di akhirat."

✒️ Sumber : Syarah Riyadhus Sholihin 6/688 | @KajianIslamTemanggung

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Jangan Merasa Aman dari Sikap Riya'
::
🚇 PERJALANAN HIDUP DI DUNIA INl


اَرَضِيْتُمْ بِالْحَيٰوةِ الدُّنْيَا مِنَ الْاٰخِرَةِ ۚ فَمَا مَتَاعُ الْحَيٰوةِ الدُّنْيَا فِى الْاٰخِرَةِ اِلَّا قَلِيْلٌ

"Apakah kalian lebih menyenangi kehidupan di dunia daripada kehidupan di akhirat? Padahal kenikmatan hidup di dunia ini (dibandingkan dengan kehidupan) di akhirat tidak lain hanyalah sedikit."
(QS. At-Taubah: 38)



lmam Abdurrahman As Sa'di rahimahullah mengatakan dalam Tafsirnya,

('Apakah kalian lebih menyenangi kehidupan di dunia daripada kehidupan di akhirat?') Maknanya bahwa, tidaklah keadaan kalian kecuali seperti keadaan orang yang lebih senang kepada dunia dan mengusahakannya serta tidak peduli kepada akhirat. Maka seakan-akan ia tidak beriman kepada akhirat.

('Padahal kenikmatan hidup di dunia ini'), yang membuat kalian condong kepadanya, dan kalian lebih mengutamakannya dari pada akhirat, ('Jika dibandingkan dengan kehidupan di akhirat tidak lain hanyalah sedikit'.) Bukankah Allah telah memberikan kepada kalian akal yang dengannya kalian bisa menimbang urusan-urusan, dan (dengannya kalian bisa mengetahui) yang mana yang lebih berhak untuk diutamakan?

Bukankah dunia itu -dari awalnya sampai akhirnya- tidak ada nilainya dibandingkan dengan akhirat? Berapa panjang umur manusia? Pendek sekali umurnya di dunia. Lalu mengapa ia menjadikan dunia sebagai cita-cita hidupnya yang paling tinggi, yang tidak ada cita-cita lain selain itu?

Lalu ia menjadikan usahanya, kerja kerasnya, pikirannya dan keinginannya tidak lebih dari kehidupan dunia yang pendek yang penuh dengan kotoran, yang penuh dengan bahaya?

Dengan pandangan yang mana kalian memandang untuk mengutamakan dunia dari pada negeri akhirat yang menghimpun segala kenikmatan, di dalamnya ada apa saja yang diinginkan oleh jiwat dan dinikmati oleh mata, kalian kekal di dalamnya?

Demi Allah, tidak akan mengutamakan dunia dari pada akhirat siapa saja yang di dalam hatinya ada keimanan, tidak pula siapa yang sehat pikirannya, tidak pula siapa yang dianggap memiliki akal.“

📚 Taisirul Karimir Rahman Fii Tafsiril Kalaamil Mannaan - lmam Abdurrahmah As Sa'di rahimahullah | @forumIlmiyahkaranganyar

الفقير إلى مغفرة ربه أبو يحيى

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Bersabarlah sebentar..
::
🚇 HAKEKAT DUNIA ADALAH RENDAH DAN HINA

✍🏼 Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah berkata:

وأما الدنيا فأمرها حقير، وكبيرها صغير، وغاية أمرها يعود إلى الرياسة والمال، وغاية ذي الرياسة أن يكون كفرعون الذي أغرقه الله في اليمّ انتقامًا منه، وغاية ذي المال أن يكون كقارون الذي خسف الله به الأرض فهو يتجلجل فيها إلى يوم القيامة لَمَّا آذى نبي الله موسى.


"Adapun dunia ini maka urusannya hina, yang dianggap besar darinya sebenarnya adalah kecil, puncak urusannya bermuara kepada kepemimpinan dan harta:

◻️Puncak orang yang memiliki kekuasaan dia akan menjadi seperti Fir'aun yang ditenggelamkan oleh Allah di laut sebagai hukuman dari-Nya,

◻️Sedangkan puncak orang yang memiliki harta dia akan menjadi seperti Qarun yang Allah benamkan ke dalam perut bumi sehingga dia di dalamnya terus menerus bergerak ke bawah hingga hari kiamat ketika dia menyakiti nabi utusan Allah, Musa."

📚 Ar-Risalah al-Qibrushiyyah, hlm. 23 | @forumsalafy

••••
📶 https://bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Merasa Cukup Dengan Rezeki Yang Sudah Kita Dapatkan..