::
🚇 MEMPERBANYAK IBADAH PUASA (SHAUM) DI BULAN SYA'BAN
Disunnahkan untuk melakukan shoum (puasa) di bulan Sya’ban. Seseorang yang ingin melakukan ibadah shoum di bulan Sya’ban bisa hanya berpuasa sehari atau beberapa hari. Boleh juga berpuasa mayoritas hari di bulan itu, atau bahkan seluruh hari.
Hal itu pernah dilakukan oleh Nabi kita Muhammad Shollallahu 'alaihi wasallam.
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لَا يُفْطِرُ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لَا يَصُومُ فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلَّا رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ
"Dari Aisyah radhiyallahu anha beliau berkata: Rasulullah shollallahu alaihi wasallam melakukan shoum hingga kami berkata: beliau tidak berbuka. Dan beliau berbuka hingga kami mengatakan: beliau tidak shoum. Tidaklah aku melihat Rasulullah shollallahu alaihi wasallam (selalu) menyempurnakan puasa sebulan seluruhnya kecuali Ramadhan. Tidaklah aku melihat beliau paling banyak melakukan shoum (selain Ramadhan) dibandingkan di bulan Sya’ban" (H.R alBukhari no 1833 dan Muslim 1956).
عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ كَانَ يَصُومُهُ إِلَّا قَلِيلًا بَلْ كَانَ يَصُومُهُ كُلَّهُ
"Dari Aisyah radhiyallahu anha beliau berkata: Aku tidak pernah melihat Nabi Shollallahu alaihi wasallam lebih banyak berpuasa dibandingkan di bulan Sya’ban. Beliau (pernah) berpuasa seluruhnya kecuali hanya sedikit. Bahkan beliau (pernah) berpuasa seluruhnya" (H.R atTirmidzi, anNasaai, dishahihkan oleh Ibnu Hibban dan Syaikh al-Albany)
Bulan Sya’ban adalah bulan diangkatnya amalan tahunan menuju Allah Azza Wa Jalla.
عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَمْ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنْ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ قَالَ ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
"Dari Usamah bin Zaid beliau berkata: Wahai Rasulullah aku tidak pernah melihat anda banyak berpuasa (sunnah) di suatu bulan kecuali pada bulan Sya’ban. Nabi bersabda: Itu adalah bulan yang manusia banyak lalai. Ia berada di antara Rajab dan Ramadhan. Itu adalah bulan yang amalan-amalan diangkat menuju Tuhan semesta alam. Maka aku suka pada saat amalanku diangkat dalam keadaan berpuasa" (H.R anNasaai dihasankan Syaikh al-Albany).
Namun, bagi seseorang yang tidak memulai puasa Sunnah Sya’ban sebelum tengah bulan (tanggal 15 Sya’ban), makruh baginya untuk memulai berpuasa setelah lewat tanggal 15 Sya’ban, sesuai hadits:
إِذَا انْتَصَفَ شَعْبَانُ فَلَا تَصُومُوا
"Jika telah masuk pertengahan Sya’ban, janganlah (mulai) berpuasa (sunnah)" (H.R Abu Dawud, atTirmidzi, Ibnu Majah, dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah dan al-Albany)
••••
(dikutip dari buku "Ramadhan Bertabur Berkah", Abu Utsman Kharisman) | WA al I'tishom
🚇 MEMPERBANYAK IBADAH PUASA (SHAUM) DI BULAN SYA'BAN
Disunnahkan untuk melakukan shoum (puasa) di bulan Sya’ban. Seseorang yang ingin melakukan ibadah shoum di bulan Sya’ban bisa hanya berpuasa sehari atau beberapa hari. Boleh juga berpuasa mayoritas hari di bulan itu, atau bahkan seluruh hari.
Hal itu pernah dilakukan oleh Nabi kita Muhammad Shollallahu 'alaihi wasallam.
عَنْ عَائِشَةَ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهَا قَالَتْ كَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَصُومُ حَتَّى نَقُولَ لَا يُفْطِرُ وَيُفْطِرُ حَتَّى نَقُولَ لَا يَصُومُ فَمَا رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اسْتَكْمَلَ صِيَامَ شَهْرٍ إِلَّا رَمَضَانَ وَمَا رَأَيْتُهُ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ
"Dari Aisyah radhiyallahu anha beliau berkata: Rasulullah shollallahu alaihi wasallam melakukan shoum hingga kami berkata: beliau tidak berbuka. Dan beliau berbuka hingga kami mengatakan: beliau tidak shoum. Tidaklah aku melihat Rasulullah shollallahu alaihi wasallam (selalu) menyempurnakan puasa sebulan seluruhnya kecuali Ramadhan. Tidaklah aku melihat beliau paling banyak melakukan shoum (selain Ramadhan) dibandingkan di bulan Sya’ban" (H.R alBukhari no 1833 dan Muslim 1956).
عَنْ عَائِشَةَ أَنَّهَا قَالَتْ مَا رَأَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي شَهْرٍ أَكْثَرَ صِيَامًا مِنْهُ فِي شَعْبَانَ كَانَ يَصُومُهُ إِلَّا قَلِيلًا بَلْ كَانَ يَصُومُهُ كُلَّهُ
"Dari Aisyah radhiyallahu anha beliau berkata: Aku tidak pernah melihat Nabi Shollallahu alaihi wasallam lebih banyak berpuasa dibandingkan di bulan Sya’ban. Beliau (pernah) berpuasa seluruhnya kecuali hanya sedikit. Bahkan beliau (pernah) berpuasa seluruhnya" (H.R atTirmidzi, anNasaai, dishahihkan oleh Ibnu Hibban dan Syaikh al-Albany)
Bulan Sya’ban adalah bulan diangkatnya amalan tahunan menuju Allah Azza Wa Jalla.
عَنْ أُسَامَةَ بْنِ زَيْدٍ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ لَمْ أَرَكَ تَصُومُ شَهْرًا مِنْ الشُّهُورِ مَا تَصُومُ مِنْ شَعْبَانَ قَالَ ذَلِكَ شَهْرٌ يَغْفُلُ النَّاسُ عَنْهُ بَيْنَ رَجَبٍ وَرَمَضَانَ وَهُوَ شَهْرٌ تُرْفَعُ فِيهِ الْأَعْمَالُ إِلَى رَبِّ الْعَالَمِينَ فَأُحِبُّ أَنْ يُرْفَعَ عَمَلِي وَأَنَا صَائِمٌ
"Dari Usamah bin Zaid beliau berkata: Wahai Rasulullah aku tidak pernah melihat anda banyak berpuasa (sunnah) di suatu bulan kecuali pada bulan Sya’ban. Nabi bersabda: Itu adalah bulan yang manusia banyak lalai. Ia berada di antara Rajab dan Ramadhan. Itu adalah bulan yang amalan-amalan diangkat menuju Tuhan semesta alam. Maka aku suka pada saat amalanku diangkat dalam keadaan berpuasa" (H.R anNasaai dihasankan Syaikh al-Albany).
Namun, bagi seseorang yang tidak memulai puasa Sunnah Sya’ban sebelum tengah bulan (tanggal 15 Sya’ban), makruh baginya untuk memulai berpuasa setelah lewat tanggal 15 Sya’ban, sesuai hadits:
إِذَا انْتَصَفَ شَعْبَانُ فَلَا تَصُومُوا
"Jika telah masuk pertengahan Sya’ban, janganlah (mulai) berpuasa (sunnah)" (H.R Abu Dawud, atTirmidzi, Ibnu Majah, dishahihkan oleh Ibnu Khuzaimah dan al-Albany)
••••
(dikutip dari buku "Ramadhan Bertabur Berkah", Abu Utsman Kharisman) | WA al I'tishom
.:
Ⓜ HUKUM SHOLAT 100 RAKA'AT (SHALAT ALFIYAH / SHALAT ALBARO`AH) DI PERTENGAHAN BULAN SYA'BAN (NISFU SYA'BAN)
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Dauroh "Beribadah di Bulan SYA'BAN, Antara Sunnah dan Bid'ah" | Kamis, 17 Sya'ban 1439 H/03 Mei 2018 di Masjid As-Sunnah Ma'had Ibnul Qayyim, Rawajaya, Cilacap, Jawa Tengah
➰(1MB) - Durasi [00:03:44]
(*) Membaca surat Al-Ikhlas 10 kali di setiap raka'atnya
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ HUKUM SHOLAT 100 RAKA'AT (SHALAT ALFIYAH / SHALAT ALBARO`AH) DI PERTENGAHAN BULAN SYA'BAN (NISFU SYA'BAN)
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Dauroh "Beribadah di Bulan SYA'BAN, Antara Sunnah dan Bid'ah" | Kamis, 17 Sya'ban 1439 H/03 Mei 2018 di Masjid As-Sunnah Ma'had Ibnul Qayyim, Rawajaya, Cilacap, Jawa Tengah
➰(1MB) - Durasi [00:03:44]
(*) Membaca surat Al-Ikhlas 10 kali di setiap raka'atnya
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Forwarded from منتدى نشر الفـــــــوائد
::
🚇 NASEHAT UNTUK AHLUSSUNNAH DALAM MENGHADAPI TAHUN POLITIK DI INDONESIA
✍🏻 Al Ustadz Muhammad bin 'Umar As Sewed -hafizhahullah ta'ala
Masa-masa kampanye sekarang ini, mungkin sampai pemilu nanti, kita melihat situasi politik yang semakin memanas. Besar kemungkinan semua kalangan akan larut dalam situasi ini. Bahkan Ahlus Sunnah yang tidak terlibat pun bisa jadi akan ikut terkait. Maju kena mundur pun kena.
Kami mengkhawatirkan beberapa fitnah perpecahan, pertikaian atau kekacauan yang bisa saja terjadi -- la samahallah (mudah-mudahan tidak terjadi)-- di tengah-tengah kaum muslimin, di Negri yang kita cintai ini.
Maka pesan kami kepada segenap ikhwah, kerabat, handai taulan untuk:
1- Istiqamah di atas Sunnah dan berhati-hati dari segala fitnah.
Tetap di atas hikmah, jangan terbawa isu-isu yang mengadu domba antar kaum muslimin. Dan jangan mudah terbawa emosi dengan bermacam-macam provokasi.
2- Jangan berjalan sendiri, karena bersama kita ada Para Ulama, sebagai orang tua yang membimbing kita dan ada Asatidzah yang menyambungkan kita dengan mereka. -- Wal hamdulillah --
Allah -ta'ala- berfirman:
وَإِذَا جَآءَهُمْ أَمْرٌ مِّنَ ٱلْأَمْنِ أَوِ ٱلْخَوْفِ أَذَاعُوا۟ بِهِۦ ۖ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى ٱلرَّسُولِ وَإِلَىٰٓ أُو۟لِى ٱلْأَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ ٱلَّذِينَ يَسْتَنۢبِطُونَهُۥ مِنْهُمْ ۗ وَلَوْلَا فَضْلُ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ لَٱتَّبَعْتُمُ ٱلشَّيْطَٰنَ إِلَّا قَلِيلًا
"Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu)." (An-Nisa' 4:83)
Ulil Amri dalam ayat ini adalah Para Ulama dan Para Umara. Karena yang memegang urusan kita adalah mereka: para ulama yang memegang urusan agama kita dan para penguasa yang memegang urusan dunia kita.
3- Tetap menyibukkan diri dengan belajar dan menyebarkan Ilmu.
⛔️ Jangan terlalaikan dengan situasi dan kondisi. Hingga sibuk menyebarkan berita-berita politik yang belum jelas kebenarannya. Bahkan seringkali merupakan hoax dan kedustaan.
4- Tetap mengingat manhaj Ahlus Sunnah dalam menyikapi penguasa yang muslim. Siapapun penguasanya.
5- Tetaplah bertakwa kepada Allah dalam keadaan apapun.
6- Banyak-banyaklah berdoa untuk kebaikan negara ini. Semoga Allah menjadikan negara ini negara yang makmur, aman dan tentram.
Semoga Allah bukakan barakah untuk negri ini dari langit dan dari bumi.
Semoga Allah pilihkan untuk negri ini penguasa yang mementingkan Islam dan kaum muslimin. Yang adil dan bijak serta mementingkan kebaikan rakyatnya.
Aamiin.
•••
https://www.salafycirebon.com/nasihat-untuk-ahlus-sunnah-dalam-menghadapi-tahun-politik-di-indonesia.htm
@salafycirebon
🚇 NASEHAT UNTUK AHLUSSUNNAH DALAM MENGHADAPI TAHUN POLITIK DI INDONESIA
✍🏻 Al Ustadz Muhammad bin 'Umar As Sewed -hafizhahullah ta'ala
Masa-masa kampanye sekarang ini, mungkin sampai pemilu nanti, kita melihat situasi politik yang semakin memanas. Besar kemungkinan semua kalangan akan larut dalam situasi ini. Bahkan Ahlus Sunnah yang tidak terlibat pun bisa jadi akan ikut terkait. Maju kena mundur pun kena.
Kami mengkhawatirkan beberapa fitnah perpecahan, pertikaian atau kekacauan yang bisa saja terjadi -- la samahallah (mudah-mudahan tidak terjadi)-- di tengah-tengah kaum muslimin, di Negri yang kita cintai ini.
Maka pesan kami kepada segenap ikhwah, kerabat, handai taulan untuk:
1- Istiqamah di atas Sunnah dan berhati-hati dari segala fitnah.
Tetap di atas hikmah, jangan terbawa isu-isu yang mengadu domba antar kaum muslimin. Dan jangan mudah terbawa emosi dengan bermacam-macam provokasi.
2- Jangan berjalan sendiri, karena bersama kita ada Para Ulama, sebagai orang tua yang membimbing kita dan ada Asatidzah yang menyambungkan kita dengan mereka. -- Wal hamdulillah --
Allah -ta'ala- berfirman:
وَإِذَا جَآءَهُمْ أَمْرٌ مِّنَ ٱلْأَمْنِ أَوِ ٱلْخَوْفِ أَذَاعُوا۟ بِهِۦ ۖ وَلَوْ رَدُّوهُ إِلَى ٱلرَّسُولِ وَإِلَىٰٓ أُو۟لِى ٱلْأَمْرِ مِنْهُمْ لَعَلِمَهُ ٱلَّذِينَ يَسْتَنۢبِطُونَهُۥ مِنْهُمْ ۗ وَلَوْلَا فَضْلُ ٱللَّهِ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَتُهُۥ لَٱتَّبَعْتُمُ ٱلشَّيْطَٰنَ إِلَّا قَلِيلًا
"Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kamu, tentulah kamu mengikut syaitan, kecuali sebahagian kecil saja (di antaramu)." (An-Nisa' 4:83)
Ulil Amri dalam ayat ini adalah Para Ulama dan Para Umara. Karena yang memegang urusan kita adalah mereka: para ulama yang memegang urusan agama kita dan para penguasa yang memegang urusan dunia kita.
3- Tetap menyibukkan diri dengan belajar dan menyebarkan Ilmu.
⛔️ Jangan terlalaikan dengan situasi dan kondisi. Hingga sibuk menyebarkan berita-berita politik yang belum jelas kebenarannya. Bahkan seringkali merupakan hoax dan kedustaan.
4- Tetap mengingat manhaj Ahlus Sunnah dalam menyikapi penguasa yang muslim. Siapapun penguasanya.
5- Tetaplah bertakwa kepada Allah dalam keadaan apapun.
6- Banyak-banyaklah berdoa untuk kebaikan negara ini. Semoga Allah menjadikan negara ini negara yang makmur, aman dan tentram.
Semoga Allah bukakan barakah untuk negri ini dari langit dan dari bumi.
Semoga Allah pilihkan untuk negri ini penguasa yang mementingkan Islam dan kaum muslimin. Yang adil dan bijak serta mementingkan kebaikan rakyatnya.
Aamiin.
•••
https://www.salafycirebon.com/nasihat-untuk-ahlus-sunnah-dalam-menghadapi-tahun-politik-di-indonesia.htm
@salafycirebon
::
🚇 KAPAN SAATNYA MENGAJAK ANAK KECIL SHALAT BERJAMA'AH?
🎙Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin –rahimahullah-
Pertanyaan:
“Berapa usia yang tepat untuk membawa anak kecil menuju masjid?”
Jawaban:
“Yaitu apa yang disabdakan Nabi shalallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam:
مُرُوا أوْلادَكُمْ بِالصَّلاةِ وَهُمْ أبْنَاءُ سَبْعِ سِنينَ ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا ، وَهُمْ أبْنَاءُ عَشْرٍ
Perintahkan kepada anak-anak kalian untuk shalat dan usia mereka adalah tujuh tahun. Dan pukullah mereka atasnya(meninggalkan shalat) ketika usia mereka sepuluh tahun.” [Hadits Ibnu ‘Umar, riwayat Abu Daud.]
📖 Fataawa Nuurun ‘alad Darb, Al-‘Utsaimin, hal. 212.
🚇 MENGARAHKAN ANAK YANG BANYAK BERGERAK KETIKA SHALAT
🎙Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah
Pertanyaan:
“Apabila seorang anak berpaling di dalam shaf, seandainya ia melakukan gerakan yang mungkin berlebihan apa nasihat Anda?”
Jawaban:
“Mereka (orang dewasa yang shalat) memberi isyarat kepadanya sehingga ia tenang. Dengan isyarat (saja). Selama masih dalam keadaan shalat (maka menenangkannya) dengan isyarat.”
❓Penanya:
“Jika demikian wahai Syaikh, termasuk bagi yang menyeru untuk membawa anak kecil ke masjid yaitu setelah mengajarkan mereka adab-adab(di masjid dan shalat).”
🎙Asy-Syaikh :
“Mereka diberi arahan sehingga terbiasa beramal kebaikan. Ya(demikian).”
📖 Fataawa Nuurun ‘alad Darb, Ibnu Baaz, kaset no. 301.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 KAPAN SAATNYA MENGAJAK ANAK KECIL SHALAT BERJAMA'AH?
🎙Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin –rahimahullah-
Pertanyaan:
“Berapa usia yang tepat untuk membawa anak kecil menuju masjid?”
Jawaban:
“Yaitu apa yang disabdakan Nabi shalallahu ‘alaihi wa ‘ala aalihi wasallam:
مُرُوا أوْلادَكُمْ بِالصَّلاةِ وَهُمْ أبْنَاءُ سَبْعِ سِنينَ ، وَاضْرِبُوهُمْ عَلَيْهَا ، وَهُمْ أبْنَاءُ عَشْرٍ
Perintahkan kepada anak-anak kalian untuk shalat dan usia mereka adalah tujuh tahun. Dan pukullah mereka atasnya(meninggalkan shalat) ketika usia mereka sepuluh tahun.” [Hadits Ibnu ‘Umar, riwayat Abu Daud.]
📖 Fataawa Nuurun ‘alad Darb, Al-‘Utsaimin, hal. 212.
🚇 MENGARAHKAN ANAK YANG BANYAK BERGERAK KETIKA SHALAT
🎙Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baaz rahimahullah
Pertanyaan:
“Apabila seorang anak berpaling di dalam shaf, seandainya ia melakukan gerakan yang mungkin berlebihan apa nasihat Anda?”
Jawaban:
“Mereka (orang dewasa yang shalat) memberi isyarat kepadanya sehingga ia tenang. Dengan isyarat (saja). Selama masih dalam keadaan shalat (maka menenangkannya) dengan isyarat.”
❓Penanya:
“Jika demikian wahai Syaikh, termasuk bagi yang menyeru untuk membawa anak kecil ke masjid yaitu setelah mengajarkan mereka adab-adab(di masjid dan shalat).”
🎙Asy-Syaikh :
“Mereka diberi arahan sehingga terbiasa beramal kebaikan. Ya(demikian).”
📖 Fataawa Nuurun ‘alad Darb, Ibnu Baaz, kaset no. 301.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Forwarded from منتدى نشر الفـــــــوائد
::
🚇 DIANTARA CONTOH REDAKSI DO'A UNTUK KEBAIKAN PEMERINTAH MUSLIM
◾️اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِنَا، اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِنَا، اللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ الْإِسْلَامِ وَالمُسْلِمِينَ
"Ya Allah perbaikilah kondisi pemerintah kami, Ya Allah perbaikilah kondisi pemerintah kami. Ya Allah beri taufiq mereka kepada apa yang padanya terdapat kebaikan Islam dan muslimin."
◾️اللَّهُمَّ أَعِنْهُمْ عَلَى القِيَامِ بِمُهَامِهِمْ كَمَا أَمَرْتَهُمْ يَا رَبَّ العَالَمِينَ،
"Ya Allah tolonglah mereka untuk melaksanakan tugas-tugas mereka sebagaimana yang Engkau perintahkan wahai Rabbul Alamin."
◾️اللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوءِ وَالمُفْسِدِينَ،
وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ والنَّاصِحِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
"Ya Allah jauhkanlah dari mereka teman-teman yang jelek dan para perusak. Dekatkanlah kepada orang-orang baik dan pemberi nasehat, wahai Rabbul Alamin."
◾️اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِ الْمُسْلِمِينَ فِي كُلِّ مَكَانٍ
"Ya Allah perbaikilah kondisi pemerintah kaum muslimin di semua tempat."
◾️اللَّهُمَّ احْفَظْ عَلَيْنَا أَمْنَنَا وَاسْتِقْرَارَنَا فِي دِيَارِنَا، اللَّهُمَّ لَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا بِذُنُوبِنَا مَنْ لَا يَخَافُكَ وَلَا يَرْحَمُنَا
"Ya Allah jagalah keamanan dan ketenangan kami di negeri kami. Ya Allah janganlah Engaku jadikan berkuasa kepada kami orang-orang yang tidak takut kepada-Mu dan tidak menyayangi kami, gara-gara dosa-dosa kami."
◾️اللَّهُمَّ قِنَا مِنْ شَرِّ الْفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ
"Ya Allah lindungilah kami dari kejelekan berbagai fitnah, yang tampak maupun yang tidak tampak."
📤Sumber:
Channel Telegram @ManhajulAnbiya
____
Tambahan Keterangan (dari kami):
◾️Do'a diatas adalah semata-mata contoh. Adapun doa sifatnya umum. Artinya lafalnya boleh dengan kalimat apapun.
◾️Sehingga jangan sampai disangka ini adalah kalimat yang paling afdhal untuk dijadikan doa ketika mendoakan pemerintah.
◾️Kecuali jika ingin mencontoh dari Al-Qur'an dan hadits, bisa sama persis atau ditambahi/ dikurangi selama tidak merusak makna kalimatnya.
Baarokallaahu fiikum
@ForumBerbagiFaidah
🚇 DIANTARA CONTOH REDAKSI DO'A UNTUK KEBAIKAN PEMERINTAH MUSLIM
◾️اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِنَا، اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِنَا، اللَّهُمَّ وَفِّقْهُمْ لِمَا فِيهِ صَلَاحُهُمْ وَصَلَاحُ الْإِسْلَامِ وَالمُسْلِمِينَ
"Ya Allah perbaikilah kondisi pemerintah kami, Ya Allah perbaikilah kondisi pemerintah kami. Ya Allah beri taufiq mereka kepada apa yang padanya terdapat kebaikan Islam dan muslimin."
◾️اللَّهُمَّ أَعِنْهُمْ عَلَى القِيَامِ بِمُهَامِهِمْ كَمَا أَمَرْتَهُمْ يَا رَبَّ العَالَمِينَ،
"Ya Allah tolonglah mereka untuk melaksanakan tugas-tugas mereka sebagaimana yang Engkau perintahkan wahai Rabbul Alamin."
◾️اللَّهُمَّ أَبْعِدْ عَنْهُمْ بِطَانَةَ السُّوءِ وَالمُفْسِدِينَ،
وَقَرِّبْ إِلَيْهِمْ أَهْلَ الْخَيْرِ والنَّاصِحِينَ يَا رَبَّ الْعَالَمِينَ
"Ya Allah jauhkanlah dari mereka teman-teman yang jelek dan para perusak. Dekatkanlah kepada orang-orang baik dan pemberi nasehat, wahai Rabbul Alamin."
◾️اللَّهُمَّ أَصْلِحْ وُلَاةَ أُمُورِ الْمُسْلِمِينَ فِي كُلِّ مَكَانٍ
"Ya Allah perbaikilah kondisi pemerintah kaum muslimin di semua tempat."
◾️اللَّهُمَّ احْفَظْ عَلَيْنَا أَمْنَنَا وَاسْتِقْرَارَنَا فِي دِيَارِنَا، اللَّهُمَّ لَا تُسَلِّطْ عَلَيْنَا بِذُنُوبِنَا مَنْ لَا يَخَافُكَ وَلَا يَرْحَمُنَا
"Ya Allah jagalah keamanan dan ketenangan kami di negeri kami. Ya Allah janganlah Engaku jadikan berkuasa kepada kami orang-orang yang tidak takut kepada-Mu dan tidak menyayangi kami, gara-gara dosa-dosa kami."
◾️اللَّهُمَّ قِنَا مِنْ شَرِّ الْفِتَنِ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَنَ
"Ya Allah lindungilah kami dari kejelekan berbagai fitnah, yang tampak maupun yang tidak tampak."
📤Sumber:
Channel Telegram @ManhajulAnbiya
____
Tambahan Keterangan (dari kami):
◾️Do'a diatas adalah semata-mata contoh. Adapun doa sifatnya umum. Artinya lafalnya boleh dengan kalimat apapun.
◾️Sehingga jangan sampai disangka ini adalah kalimat yang paling afdhal untuk dijadikan doa ketika mendoakan pemerintah.
◾️Kecuali jika ingin mencontoh dari Al-Qur'an dan hadits, bisa sama persis atau ditambahi/ dikurangi selama tidak merusak makna kalimatnya.
Baarokallaahu fiikum
@ForumBerbagiFaidah
.:
Ⓜ AWAM BARU NGAJI / KENAL SUNNAH SUDAH DISIKAPI: NASEHAT UNTUK IKHWAH YANG TERLALU BERSEMANGAT DALAM MENGINGKARI KEMUNGKARAN SEHINGGA JADI "BUMERANG" UNTUK DAKWAH DI MASYARAKAT
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri -hafizhahullah-
🗓 TJ Taushiyah malam : "Sejarah Kelam Ikhwanul Muslimin" | Ahad 15 Sya'ban 1437 H / 22 Mei 2016 di Masjid Aisyah binti Abi Bakr Asshidiq, Ma'had AlManshuroh Brobot Purbalingga, Jateng
➰ (2,2 MB) - Durasi [00:08:58]
#hikmah #mafsadah #nasehat #maslahat #rifq #lemah_lembut #orang_lari #awamunnas
•••
📶 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ AWAM BARU NGAJI / KENAL SUNNAH SUDAH DISIKAPI: NASEHAT UNTUK IKHWAH YANG TERLALU BERSEMANGAT DALAM MENGINGKARI KEMUNGKARAN SEHINGGA JADI "BUMERANG" UNTUK DAKWAH DI MASYARAKAT
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri -hafizhahullah-
🗓 TJ Taushiyah malam : "Sejarah Kelam Ikhwanul Muslimin" | Ahad 15 Sya'ban 1437 H / 22 Mei 2016 di Masjid Aisyah binti Abi Bakr Asshidiq, Ma'had AlManshuroh Brobot Purbalingga, Jateng
➰ (2,2 MB) - Durasi [00:08:58]
#hikmah #mafsadah #nasehat #maslahat #rifq #lemah_lembut #orang_lari #awamunnas
•••
📶 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
::
🚇 BAROKAH TUNDUK BERSERAH DIRI DALAM MENGAMALKAN SYARIAT
🎙Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'diy rahimahullah berkata:
"Maka lazim atas para hamba untuk bersyukur kepada Allah atas apa yang Dia syariatkan kepada mereka dari syariat-syariat-Nya yang lahiriah dan batiniah, yang dihasilkan dengannya dua tujuan yang mulia bagi mereka berupa:
◾️Membersihkan dari dosa-dosa dan amalan-amalan jelek,
◾️Dan kesempurnaan nikmat-Nya berupa pahala, ganjaran, kebaikan dan ketinggian derajat.
Berapa banyak Allah menyebut ayat-ayat yang dijelaskan di dalamnya apa yang terkandung pada syariat dan perintah-perintah-Nya berupa:
✔️Kebaikan, barokah, dan ganjaran yang segera dan tertunda,
✔️serta apa yang terkandung di dalamnya dari perlindungan atas bala bencana, kejelekan, dan hal-hal yang tidak disukai di saat ini atau masa mendatang.
Seluruh hal ini☝🏻 adalah sebesar-besar pertolongan dari-Nya kepada para hamba-Nya untuk mereka senantiasa berpegang dengan syariat-Nya dan ketundukan yang total kepadanya dengan merasa tenteram, gembira, dan senang (kepada syariat Allah).
👉🏻Dan setiap kali ma'rifah (pengetahuan) seorang hamba itu (terhadap syariat) dan imannya lebih sempurna, niscaya akan tampak baginya barokah dan kebaikan dari syariat ini, yang memberi konsekuensi padanya yaitu mengetahui bahwa syariat tersebut adalah:
▪karunia paling sempurna dan nikmat paling utama yang Allah beri kepada para hamba-Nya
▪serta hal yang paling mulia untuk berlomba-lomba di dalamnya bagi orang yang berlomba (salam kebaikan) dan perkara yang paling dicemburui bagi orang-orang yang cemburu."
📖 Ar-Riyaadhun Nadhirah, as-Sa'diy, hal. 104.
________________
#mengamalkan syariat dengan penuh ketaatan dan tanpa rasa berat
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 BAROKAH TUNDUK BERSERAH DIRI DALAM MENGAMALKAN SYARIAT
🎙Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa'diy rahimahullah berkata:
"Maka lazim atas para hamba untuk bersyukur kepada Allah atas apa yang Dia syariatkan kepada mereka dari syariat-syariat-Nya yang lahiriah dan batiniah, yang dihasilkan dengannya dua tujuan yang mulia bagi mereka berupa:
◾️Membersihkan dari dosa-dosa dan amalan-amalan jelek,
◾️Dan kesempurnaan nikmat-Nya berupa pahala, ganjaran, kebaikan dan ketinggian derajat.
Berapa banyak Allah menyebut ayat-ayat yang dijelaskan di dalamnya apa yang terkandung pada syariat dan perintah-perintah-Nya berupa:
✔️Kebaikan, barokah, dan ganjaran yang segera dan tertunda,
✔️serta apa yang terkandung di dalamnya dari perlindungan atas bala bencana, kejelekan, dan hal-hal yang tidak disukai di saat ini atau masa mendatang.
Seluruh hal ini☝🏻 adalah sebesar-besar pertolongan dari-Nya kepada para hamba-Nya untuk mereka senantiasa berpegang dengan syariat-Nya dan ketundukan yang total kepadanya dengan merasa tenteram, gembira, dan senang (kepada syariat Allah).
👉🏻Dan setiap kali ma'rifah (pengetahuan) seorang hamba itu (terhadap syariat) dan imannya lebih sempurna, niscaya akan tampak baginya barokah dan kebaikan dari syariat ini, yang memberi konsekuensi padanya yaitu mengetahui bahwa syariat tersebut adalah:
▪karunia paling sempurna dan nikmat paling utama yang Allah beri kepada para hamba-Nya
▪serta hal yang paling mulia untuk berlomba-lomba di dalamnya bagi orang yang berlomba (salam kebaikan) dan perkara yang paling dicemburui bagi orang-orang yang cemburu."
📖 Ar-Riyaadhun Nadhirah, as-Sa'diy, hal. 104.
________________
#mengamalkan syariat dengan penuh ketaatan dan tanpa rasa berat
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
.:
Ⓜ BAGAIMANA CARA MENASEHATI DENGAN HIKMAH KEPADA ORANGTUA YANG SENANG BERHUTANG DI BANK KARENA ALASAN "DARURAT"?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri -hafizhahullah-
🗓 TJ Taushiyah malam : "Sejarah Kelam Ikhwanul Muslimin" | Ahad 15 Sya'ban 1437 H / 22 Mei 2016 di Masjid Aisyah binti Abi Bakr Asshidiq, Ma'had AlManshuroh Brobot Purbalingga, Jateng
➰ (685 KB) - Durasi [00:02:12]
•••
📶 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ BAGAIMANA CARA MENASEHATI DENGAN HIKMAH KEPADA ORANGTUA YANG SENANG BERHUTANG DI BANK KARENA ALASAN "DARURAT"?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Usamah Mahri -hafizhahullah-
🗓 TJ Taushiyah malam : "Sejarah Kelam Ikhwanul Muslimin" | Ahad 15 Sya'ban 1437 H / 22 Mei 2016 di Masjid Aisyah binti Abi Bakr Asshidiq, Ma'had AlManshuroh Brobot Purbalingga, Jateng
➰ (685 KB) - Durasi [00:02:12]
•••
📶 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
::
🚇 HUKUM MELAKSANAKAN SHALAT WAJIB, SUNNAH, DAN RAWATIB DENGAN TAYAMMUM
🎙Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah
PERTANYAAN :
"Dalam hal tayammum, apakah boleh dengannya untuk seseorang melaksanakan shalat-shalat sunnah, rawatib, fardhu dan mencukupkan dengannya sampai terjadi hadats? Ataukah tidak boleh? "
JAWABAN :
"Ya, boleh dalam satu dari dua pendapat ulama yang paling menonjol, untuk ia shalat dengan tayammum (ketika tidak mendapati air atau tidak bisa menggunakan air) sebagaimana ia shalat dengan wudhu'.
Maka (boleh) ia shalat dengannya pada shalat fardhu dan nafilah. Dan (boleh) ia bertayammum sebelum masuk waktu.
Ini adalah mazhab Abu Hanifah dan Ahmad -dalam salah satu riwayat darinya-.
Dan tidak membatalkan tayammum tersebut kecuali:
◾️Apa-apa yang membatalkan wudhu',
◾️Dan ketika mampu menggunakan air."
📖 Jaami'ul Masaail, Ibnu Taimiyyah, 4/ 328.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 HUKUM MELAKSANAKAN SHALAT WAJIB, SUNNAH, DAN RAWATIB DENGAN TAYAMMUM
🎙Syaikhul Islam Ibnu Taimiyyah rahimahullah
PERTANYAAN :
"Dalam hal tayammum, apakah boleh dengannya untuk seseorang melaksanakan shalat-shalat sunnah, rawatib, fardhu dan mencukupkan dengannya sampai terjadi hadats? Ataukah tidak boleh? "
JAWABAN :
"Ya, boleh dalam satu dari dua pendapat ulama yang paling menonjol, untuk ia shalat dengan tayammum (ketika tidak mendapati air atau tidak bisa menggunakan air) sebagaimana ia shalat dengan wudhu'.
Maka (boleh) ia shalat dengannya pada shalat fardhu dan nafilah. Dan (boleh) ia bertayammum sebelum masuk waktu.
Ini adalah mazhab Abu Hanifah dan Ahmad -dalam salah satu riwayat darinya-.
Dan tidak membatalkan tayammum tersebut kecuali:
◾️Apa-apa yang membatalkan wudhu',
◾️Dan ketika mampu menggunakan air."
📖 Jaami'ul Masaail, Ibnu Taimiyyah, 4/ 328.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Forwarded from منتدى نشر الفـــــــوائد
.:
Ⓜ NISHFU SYA'BAN: HUKUM MENGKHUSUSKAN AMALAN SHOLAT MALAM NISFU SYA'BAN, PUASA KHUSUS PERTENGAHAN BULAN SYA'BAN
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Dauroh "Beribadah di Bulan SYA'BAN, Antara Sunnah dan Bid'ah" | Kamis, 17 Sya'ban 1439 H/03 Mei 2018 di Masjid As-Sunnah Ma'had Ibnul Qayyim, Rawajaya, Cilacap, Jawa Tengah
➰(554 KB) - Durasi [00:01:32]
#hadits_palsu #hadits_lemah
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ NISHFU SYA'BAN: HUKUM MENGKHUSUSKAN AMALAN SHOLAT MALAM NISFU SYA'BAN, PUASA KHUSUS PERTENGAHAN BULAN SYA'BAN
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Dauroh "Beribadah di Bulan SYA'BAN, Antara Sunnah dan Bid'ah" | Kamis, 17 Sya'ban 1439 H/03 Mei 2018 di Masjid As-Sunnah Ma'had Ibnul Qayyim, Rawajaya, Cilacap, Jawa Tengah
➰(554 KB) - Durasi [00:01:32]
#hadits_palsu #hadits_lemah
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Forwarded from منتدى نشر الفـــــــوائد
.:
Ⓜ HUKUM SHOLAT 100 RAKA'AT (SHALAT ALFIYAH / SHALAT ALBARO`AH) DI PERTENGAHAN BULAN SYA'BAN (NISFU SYA'BAN)
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Dauroh "Beribadah di Bulan SYA'BAN, Antara Sunnah dan Bid'ah" | Kamis, 17 Sya'ban 1439 H/03 Mei 2018 di Masjid As-Sunnah Ma'had Ibnul Qayyim, Rawajaya, Cilacap, Jawa Tengah
➰(1MB) - Durasi [00:03:44]
(*) Membaca surat Al-Ikhlas 10 kali di setiap raka'atnya
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ HUKUM SHOLAT 100 RAKA'AT (SHALAT ALFIYAH / SHALAT ALBARO`AH) DI PERTENGAHAN BULAN SYA'BAN (NISFU SYA'BAN)
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Dauroh "Beribadah di Bulan SYA'BAN, Antara Sunnah dan Bid'ah" | Kamis, 17 Sya'ban 1439 H/03 Mei 2018 di Masjid As-Sunnah Ma'had Ibnul Qayyim, Rawajaya, Cilacap, Jawa Tengah
➰(1MB) - Durasi [00:03:44]
(*) Membaca surat Al-Ikhlas 10 kali di setiap raka'atnya
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com