::
🔲 Berkata Asy-Syaikh Ibnu 'Utsaimin rahimahullah:
Sebagian manusia, apabila anda berkata: "ini (tahun baru) menyerupai perbuatan orang-orang kafir"
Maka dia berkata: "aku tidak bermaksud untuk menyerupai (mereka)!"
Maka kita katakan: "penyerupaan adalah yang di dapatkan, sama saja anda bermaksud atau tidak bermaksud, selama penyerupaan adalah yang di dapatkan, tidak ada bedanya antara anda berniat tasyabuh atau tidak meniatkannya."
• [At-Ta'liiq 'alaa Al-Iqtidho' 308]
📒 @faedahislamiyahslogohimo
🔲 Berkata Asy-Syaikh Ibnu 'Utsaimin rahimahullah:
Sebagian manusia, apabila anda berkata: "ini (tahun baru) menyerupai perbuatan orang-orang kafir"
Maka dia berkata: "aku tidak bermaksud untuk menyerupai (mereka)!"
Maka kita katakan: "penyerupaan adalah yang di dapatkan, sama saja anda bermaksud atau tidak bermaksud, selama penyerupaan adalah yang di dapatkan, tidak ada bedanya antara anda berniat tasyabuh atau tidak meniatkannya."
• [At-Ta'liiq 'alaa Al-Iqtidho' 308]
📒 @faedahislamiyahslogohimo
::
🚇 SIKAP MUSLIM YANG HAKIKI TERHADAP TAHUN BARU
📜 Fatwa Lajnah Daimah nomor 21040
"Seorang muslim yang beriman dengan Allah dan hari akhir TIDAK BOLEH menampakkan perhatian dan simpati terhadap tahun milenium tersebut atau perayaan lain yang berhubungan dengan agama orang -orang Nasrani (Kristen) atau orang-orang kafir lainnya serta TAHUN BARU MILENIUM yang disebutkan atau mengaitkan beberapa hal dengan tahun tersebut, seperti:
◻️ melangsungkan akad nikah,
◻️ memulai awal perdagangan atau
◻️ menganggapnya sebagai Hari Raya
karena hal tersebut berarti setuju dengan apa yang mereka kerjakan (kemusyrikan dan kekafiran), mencari muka kepada mereka, menolong dan mengajak orang lain ikut merayakan hari raya mereka, tempat salib diusung, kebatilan diagungkan, dan apa yang telah diharamkan Allah dan Rasul-Nya dilanggar.
Allah Azza wa Jalla telah berfirman:
وَلاَ تَعَاوَنُوا عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
"Dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah itu sangat pedih siksa-Nya". (Q.S Al-Maidah: 2)
Ada hadits shahih* dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bahwasanya ia bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
"Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka."
📜 Ketua: Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu asy Syaikh hafizhahullah
لا يجوز لمسلم يؤمن بالله واليوم الآخر أن يظهر الحرص والاهتمام بتاريخ الألفية المذكورة أو غيرها من المناسبات المتعلقة بدين النصارى أو غيرهـم من الكفار، ومن ذلك التاريخ بالألفية المذكورة، أو تعليق بعض الأمور بها؛ كعقد الزواج، أو بدء أعمال التجارة، أو اعتبارها عيدا؛ لأن في ذلك نوع رضا بما هم عليه، ومداهنة لهم، وإعانة ودعاية للاحتفال بأعيادهم، التي تُرفـع فيها الصلبان، ويُعظم فيها الباطل، وينتهك فيها ما حرمه الله ورسوله،
والله - عـز وجـل - يقـول: وَلاَ تَعَاوَنُوا عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ ، وثبت عن النبي - صلى الله عليه وسلم - أنه قال: من تشبه بقوم فهو منهم
• Al-Ukhuwwah | @ukhwh
______
(*) Hadits diriwayatkan Abu Dawud, Al-Libas, 3512. Al-Albany berkata dalam Shahih Abu Dawud, Hasan Shahih no. 3401
🚇 SIKAP MUSLIM YANG HAKIKI TERHADAP TAHUN BARU
📜 Fatwa Lajnah Daimah nomor 21040
"Seorang muslim yang beriman dengan Allah dan hari akhir TIDAK BOLEH menampakkan perhatian dan simpati terhadap tahun milenium tersebut atau perayaan lain yang berhubungan dengan agama orang -orang Nasrani (Kristen) atau orang-orang kafir lainnya serta TAHUN BARU MILENIUM yang disebutkan atau mengaitkan beberapa hal dengan tahun tersebut, seperti:
◻️ melangsungkan akad nikah,
◻️ memulai awal perdagangan atau
◻️ menganggapnya sebagai Hari Raya
karena hal tersebut berarti setuju dengan apa yang mereka kerjakan (kemusyrikan dan kekafiran), mencari muka kepada mereka, menolong dan mengajak orang lain ikut merayakan hari raya mereka, tempat salib diusung, kebatilan diagungkan, dan apa yang telah diharamkan Allah dan Rasul-Nya dilanggar.
Allah Azza wa Jalla telah berfirman:
وَلاَ تَعَاوَنُوا عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ
"Dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah itu sangat pedih siksa-Nya". (Q.S Al-Maidah: 2)
Ada hadits shahih* dari Nabi Shallallahu Alaihi wa Sallam bahwasanya ia bersabda,
مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
"Barangsiapa menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka."
📜 Ketua: Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah Alu asy Syaikh hafizhahullah
لا يجوز لمسلم يؤمن بالله واليوم الآخر أن يظهر الحرص والاهتمام بتاريخ الألفية المذكورة أو غيرها من المناسبات المتعلقة بدين النصارى أو غيرهـم من الكفار، ومن ذلك التاريخ بالألفية المذكورة، أو تعليق بعض الأمور بها؛ كعقد الزواج، أو بدء أعمال التجارة، أو اعتبارها عيدا؛ لأن في ذلك نوع رضا بما هم عليه، ومداهنة لهم، وإعانة ودعاية للاحتفال بأعيادهم، التي تُرفـع فيها الصلبان، ويُعظم فيها الباطل، وينتهك فيها ما حرمه الله ورسوله،
والله - عـز وجـل - يقـول: وَلاَ تَعَاوَنُوا عَلَى الإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ وَاتَّقُوا اللَّهَ إِنَّ اللَّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ ، وثبت عن النبي - صلى الله عليه وسلم - أنه قال: من تشبه بقوم فهو منهم
• Al-Ukhuwwah | @ukhwh
______
(*) Hadits diriwayatkan Abu Dawud, Al-Libas, 3512. Al-Albany berkata dalam Shahih Abu Dawud, Hasan Shahih no. 3401