منتدى نشر الفـــــــوائد
7.55K subscribers
4.31K photos
259 videos
279 files
5.62K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
Kaum muslimin…

Belum lagi, apa yang mereka lakukan dalam perayaan tahu baru?

Bukankan berbagai kemungkaran yang sangat bertolak belakan dengan ajaran agama. Kalau anda dari jenis orang yang phobi dengan ajaran agama, saya katakan, bukankah dalam acara itu banyak terjadi hal-hal yang bertentangan dengan kesusilaan, abad, sopan santun, kehormatan jiwa dan berbagai kemuliaan-kemualiaan yang lain.

Hampir semua atau semua yang terjadi adalah kerendahan dan kehinaan martabat manusia apalagi martabat muslim.

Tentu kita semua, saya dan anda dan mereka, sebenarnya menyadari akan hal itu, lalu kapan kita akan meninggalkannya, mengapa masih saja memeriahkan acara tersebut, tidakkah kita kembali saja kepada kehormatan kita dan kemulian kita serta tentunya ajaran agama kita.

Bersihkan dari bercak-bercak perayaan tahun baru, joget, pentas musik yang identik dengan kerendahan moral, minuman-minuman keras dan obat-obat terlarang, pembauran antara lawan jenis yang merusak moral, sampai pada pesta hura-hura dengan pakaian minim, pamer aurat, pacaran dan perzinaan, apakah kita menginkari terjadinya hal itu?

Berbagai sumber berita menyebutkan bahwa penjualan alat kontrasepsi baik kondom atau yang lain meningkat tajam dari tahun ke tahun menjelang perayaan malam tahun baru.

Miris, kenyataan yang memperihatinkan, inikah moral bangsa kita, dimana susila dan dimana ajaran agama?

Bila anda seorang muslim atau muslimah tidakkan takut dengan ancaman Allah Subhanahu wa ta’ala , Nabi ﷺ bersabda:

إذا ظهر الزنا و الربافي قرية فقد أحلوا بأنفسهم عذاب الله

”Tidaklah nampak pada sebuah daerah zina dan riba melainkan mereka telah menghalalkan adzab Allah untuk diri mereka” [Hasan, HR Abu Ya’la, al Hakim dan dihasankan oleh Asy Syaikh al Albani]

Juga, …

لم تظهر الفاحشة في قوم قط حتى يعلنوا بها إلا فشا فيهم الأوجاع التيلم تكن في أسلافهم

“Tidaklah tampak pada suatu kaumpun perbuatan keji (zina, homoseks) sehingga mereka menampakkannya melainkan akan menyebar ditengah-tengah mereka penyakit-penyakit yang tidak pernah ada pada umat sebelumnya” [Shahih, HR al Baihaqi, disahihkan oleh Asy Syaikh al Albani]

Saudaraku muslim… Saudariku muslimah… Masihkan anda akan menodai diri anda….

أَلَمْ يَأْنِ لِلَّذِينَ آمَنُوا أَنْ تَخْشَعَ قُلُوبُهُمْ لِذِكْرِ اللَّهِ وَمَا نزلَ مِنَ الْحَقِّ وَلا يَكُونُوا كَالَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ مِنْ قَبْلُ فَطَالَ عَلَيْهِمُ الأمَدُ فَقَسَتْ قُلُوبُهُمْ وَكَثِيرٌ مِنْهُمْ فَاسِقُونَ

"Belumkah datang waktunya bagi orang-orang yang beriman, untuk tunduk hati mereka mengingat Allah Subhanahuwata’ala dan kepada kebenaran yang telah turun (kepada mereka), dan janganlah mereka seperti orang-orang yang sebelumnya telah diturunkan Al Kitab kepadanya (Yahudi dan Nashrani), kemudian berlalulah masa yang panjang atas mereka lalu hati mereka menjadi keras. Dan kebanyakan di antara mereka adalah orang-orang yang fasik".[QS :al Hadid:16]

Ingat, liang lahat menunggu kita semua…

Wassalamu 'alaikum…

••••
Sumber:
http://forumsalafy.net/sebuah-renungan-perayaan-tahun-baru/
Forwarded from Audioku
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
::

🚇 TEROMPET ADALAH SYI'AR YAHUDI, LONCENG ADALAH SYI'AR NASRANI


عَنْ أَبِي عُمَيْرٍ ابْنِ أَنَسٍ عَنْ عُمُوْمَةٍ لَهُ مِنَ اْلأَنْصَارِ قَالَ: اهْتَمَّالنَّبِيُّ لِلصَّلاَةِ كَيْفَ يَجْمَعُ النَّاسَ لَهَا فَقِيْلَ لَهُ: انْصِبْ رَايَةً عِنْدَحُضُوْرِ الصَّلاَةِ فَإِذَا رَأَوْهَا أَذَّنَ بَعْضُهُمْ بَعْضًا. فَلَمْ يُعْجِبْهُ ذَلِكَ.قَالَ: فَذُكِرَ لَهُ الْقُنْعُ، يَعْنِي الشَّبُّوْرَ ) وَفِي رِوَايَةٍ: شَبُّوُرُ الْيَهُوْدِ(فَلَمْ يُعْجِبْهُ ذَلِكَ، وَقَالَ: هُوَ مِنْ أَمْرِ الْيَهُوْدِ. قَالَ: فَذُكِرَ لَهُ.النَّاقُوْسُ. فَقَالَ: هُوَ مِنْ أَمْرِ النَّصَارَى. فَانْصَرَفَ عَبْدُ اللهِ بْن ُزَيْد ٍ بْنِ  عَبْد ِ رَبِّهِ،  وَهُوَ مُهْتَمٌ لِهَمِّ رَسُوْلِ اللهِ فَأُرِيَ اْلأَذَانَ فِي مَنَامِهِ

Dari Abu ‘Umair bin Anas dari paman-pamannya dari kalangan Anshar berkata bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallammemikirkan tentang shalat, yaitu bagaimana cara mengumpulkan manusia untuk shalat. Dikatakan kepada beliau, “Kibarkan bendera saat tiba waktu shalat. Jika kaum muslimin melihatnya, maka sebagian menyeru (memberi tahu) kepada yang lain.”Namun beliau tidak menyukai hal itu.

Kemudian Abu ‘Umair berkata, “Lantas disebutkan kepada beliau tentang al-Qun’u yaitu terompet (dalam satu riwayat: terompet Yahudi) dan beliau tetap tidak menyukainya dan bersabda,

هُوَ مِنْ أَمْرِ الْيَهُوْد

‘Terompet itu dari Yahudi’.”

Abu ‘Umair berkata, “Disebutkan kepada beliau tentang lonceng. Maka beliau bersabda,

هُوَ مِنْ أَمْرِ النَّصَارَى

‘Lonceng itu dari Nasrani’.”

Pulanglah Abdullah bin Zaid bin Abdi Rabbihi, dan dia adalah orang yang perhatian terhadap apa yang dipikirkan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam maka dia diperlihatkan adzan dalam tidurnya.”

(Ini adalah hadits sahih yang kami riwayatkan dalam kitab kami Shahih Sunan Abu Dawud no. 511 dan kami sebutkan di dalam kitab itu para imam yang menyatakan sahih).


••••

📨 Sumber: http://asysyariah.com/hadits-tentang-menyelisihi-kuffar/ | Judul asli "Hadits Tentang Menyelisihi Kuffar"
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
.:
NAMA HIJRAH: BILA MEMILIKI NAMA PEMBERIAN ORANGTUA TAPI SEPERTI NAMA ORANG NASRANI, APA HARUS DIGANTI?

🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin -hafizhahullah-

🗓 Sesi TJ Dauroh "Kala Orangtua Mengabaikan Anak" | Ahad, 2 Robi'ul Akhir 1440H/ 9 Desember 2018M di Masjid Umar Ibnul Khottob, Pekalongan, Jateng

(480 KB) - Durasi [00:01:27]

•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from Audioku
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
::
🚇 SENANG-SUSAH ADALAH UJIAN

🎙 Ibnu Rajab al-Hanbaliy -rahimahullah- berkata:

"Dan Allah 'azza wa kalla berfirman:

{وَنَبْلُوكُم بِالشَّرِّ وَالْخَيْرِ فِتْنَةً ۖ }

"Dan Kami akan menguji kamu dengan keburukan dan kebaikan sebagai cobaan". [Q.S. Al-Anbiyaa': 35].

Sehingga Allah jadikan setiap yang menerpa insan dari kejelekan atau kebaikan sebagai cobaan. Yaitu musibah yang ia diuji dengannya.

◾️Maka, jika ia mendapat kebaikan, yang diuji adalah syukurnya.
◾️Dan apabila ia terkena suatu keburukan maka yang diuji adalah sabarnya."

📖 Ikhtiyaarul Auwla, Ibnu Rajab, hal. 154 - 155.

📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah

••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Forwarded from Audioku
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
::
🚇 LANDASAN CINTA DAN BERBUAT BAIK KEPADA ORANG MISKIN ADALAH KARENA ALLAH

🎙 Ibnu Rajab al-Hanbaliy -rahimahullah- berkata:

"Bahwasannya cinta kepada orang-orang miskin landasannya yaitu cinta karena Allah Ta'ala

Sebab orang-orang miskin tidak ada pada mereka suatu perkara dunia yang mengharuskan untuk mencintai mereka karenanya.

Sehingga tidaklah mereka dicintai KECUALI karena Allah 'azza wa jalla.
Dan cinta karena Allah adalah termasuk jalinan iman yang paling kokoh."

Ikhtiyaarul Auwla, Ibnu Rajab, hal. 110.

_________________

Dan beliau juga berkata:

"Dan ketahuilah bahwa mencintai orang-orang miskin memiliki faidah yang banyak, diantaranya:

◾️Ia melazimkan ikhlas beramal karena Allah. 

Sebab berbuat ihsan (kebaikan) kepada mereka muncul karena cinta kepada mereka. Tidak dilakukan kecuali karena Allah 'azza wa jalla. Karena mencari manfaat dari mereka dalam hal dunia secara umum tidak diharapkan.

◾️Adapun seseorang yang berbuat baik kepada mereka agar mendapat pujian dengannya maka ia tidak berbuat baik kepada mereka karena cinta mereka. Bahkan disebabkan cinta kepada orang-orang yang memiliki (bagian) dunia dan mencari pujian mereka untuk dirinya dengan (menampakkan) cinta kepada orang-orang miskin."

Ikhtiyaarul Auwla, Ibnu Rajab, hal. 122.

📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah

••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Forwarded from Audioku
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
::
🚇 TADABBUR DALAM TILAWAH AL-QUR`AN

🎙Ibnu Rajab al-Hanbaliy -rahimahullah- berkata:

"Dan termasuk perkara yang paling agung untuk mencapai mahabbatullah (kecintaaan Allah) dari amalan-amalan nafilah yaitu : membaca Al-Qur'an, terkhusus jika diiringi tadabbur."

📚 Ikhtiyarul Auwla, Ibnu Rajab, hal. 165.

📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah

••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com