.:
Ⓜ FITNAH AKHIR ZAMAN : MEMETIK PELAJARAN DARI MUSIBAH GEMPA DAN TSUNAMI LOMBOK DAN PALU SULTENG
🎙 Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed -hafizhahullah-
📆 Tausiyah Rabu, 23 AlMuharram 1440 H / 03 Oktober 2018 M di Masjid Abu Bakr Ash Shiddiq, Ma'had Dhiyaus Sunnah Cirebon
➰ (3,5 MB) - Durasi [00:14:30]
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ FITNAH AKHIR ZAMAN : MEMETIK PELAJARAN DARI MUSIBAH GEMPA DAN TSUNAMI LOMBOK DAN PALU SULTENG
🎙 Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed -hafizhahullah-
📆 Tausiyah Rabu, 23 AlMuharram 1440 H / 03 Oktober 2018 M di Masjid Abu Bakr Ash Shiddiq, Ma'had Dhiyaus Sunnah Cirebon
➰ (3,5 MB) - Durasi [00:14:30]
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 BACAAN MUROTTAL AL-QUR'AN SURAT AL-BAQARAH AYAT 267-274
Oleh: Ahmed Ibn Ali al-Ajamy
➰Durasi 00:03:31 (3,4 MB)
Allah Ta'ala berfirman (artinya):
270. Apa saja yang kamu nafkahkan atau apa saja yang kamu nazarkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. Orang-orang yang berbuat zalim tidak ada seorang penolongpun baginya.
271. Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
••••
➥ #murottal #alajamy #ajamy #quran #surat_albaqarah #ayat_infaq
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 BACAAN MUROTTAL AL-QUR'AN SURAT AL-BAQARAH AYAT 267-274
Oleh: Ahmed Ibn Ali al-Ajamy
➰Durasi 00:03:31 (3,4 MB)
Allah Ta'ala berfirman (artinya):
270. Apa saja yang kamu nafkahkan atau apa saja yang kamu nazarkan, maka sesungguhnya Allah mengetahuinya. Orang-orang yang berbuat zalim tidak ada seorang penolongpun baginya.
271. Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu menyembunyikannya dan kamu berikan kepada orang-orang fakir, maka menyembunyikan itu lebih baik bagimu. Dan Allah akan menghapuskan dari kamu sebagian kesalahan-kesalahanmu; dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan.
••••
➥ #murottal #alajamy #ajamy #quran #surat_albaqarah #ayat_infaq
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
::
💊 OBAT BAGI PENDERITA HOMOSEKS, LESBIAN, GAY DAN BISEKSUAL
1⃣ Bertobat kepada Allah dengan taubatan nashuha
Jalan keluar bagi orang yang melakukan perbuatan dosa ini adalah bertobat kepada Allah dengan sebenar-benarnya—meninggalkannya, menyesalinya, dan berazam untuk tidak mengulanginya. Allah Ta’aala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأَنْهَارُ
“Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan taubatan nashuha (tobat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.” (at-Tahrim: 8)
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللهِ إِنَّ اللهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
“Katakanlah, ‘Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya, Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya, Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (az-Zumar: 53)
2⃣ Bersungguh-sungguh dalam memerangi hawa nafsu dan bersabar atasnya
Dia harus bersungguh-sungguh untuk memerangi hawa nafsu dan bisikan kejelekan dari jiwanya serta bersabar atasnya.
وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا
“Orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.” (al-‘Ankabut: 69)
3⃣ Menjauhi teman dan lingkungan yang buruk
Menjauhi teman dan lingkungan yang buruk adalah bentuk tindakan preventif bagi seseorang agar tidak terjatuh ke perbuatan maksiat, dan sekaligus obat yang sangat bermanfaat. Betapa banyak orang yang bertobat dari perbuatan maksiat kembali melakukan perbuatan dosa dan maksiat karena masih berteman dengan orang yang buruk dan berada di lingkungan yang buruk pula.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengingatkan kita dari bahaya teman duduk yang jelek:
“Sesunggunhnya perumpamaan teman duduk yang shalih dan teman duduk yang jelek, seperti seorang pembawa (tukang minyak wangi) dan pembuat pandai besi, maka orang yang membawa minyak wangi maka kemungkinan minyak wangi itu mengenaimu, atau engkau membelinya atau engkau mendapati bau yang harumnya. Dan pandai besi kemungkinan apinya akan membakar bajumu atau engkau mendapati bau yang tidak enak.“ (HR. Bukhari dan Muslim)
Berkata Al Haafidz Ibnu Hajar rahimahullah: “Pada hadits ini terdapat larangan dari bergaul kepada orang yang berdampak (jelek –ed) bagi agama dan dunia dan anjuran untuk bergaul kepada orang yang bermanfaat bagi agama dan dunia.” (Fathul Bari : 4/324)
4⃣ Memenuhi hati dengan cinta kepada Allah
Memenuhi hati dengan kecintaan kepada Allah akan membuat seseorang malu untuk melakukan perbuatan maksiat, apalagi perbuatan maksiat yang begitu menjijikkan seperti homoseks atau LGBT. Banyak hal yang dapat menumbuhkan rasa cinta kepada Allah, di antaranya membaca dan menadaburi al-Qur`an, beribadah kepada Allah dengan ibadah-ibadah fardhu dan sunnah, selalu berzikir kepada Allah, menyaksikan berbagai kebaikan dan kenikmatan yang diberikan oleh Allah, dan mengerjakan shalat malam.
5⃣ Menikah
Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata, “Wahai manusia, bertakwalah kalian kepada Allah. Ketahuilah bahwa menikah mengandung kebaikan yang sangat banyak, di antaranya kesucian suami istri dan terjaganya mereka dari perbuatan maksiat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu menikah, hendaklah dia menikah, karena dengan menikah, dia dapat lebih menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan.’ (Al-Hadits).” (al-Khuthab al-Minbariyyah fil Munasibat al-‘Ashriyyah hlm. 242 )
Demikian penjelasan tentang bahaya homoseks, lesbian, gay, bisexual dan penyebab serta obatnya. Semoga Allah menjauhkan dan menjaga diri kita dari hinanya perbuatan itu semua.
✍ Al-Ustadz Abdullah Al-Jakarty hafizhahulloh | @ForumBerbagiFaidah
💊 OBAT BAGI PENDERITA HOMOSEKS, LESBIAN, GAY DAN BISEKSUAL
1⃣ Bertobat kepada Allah dengan taubatan nashuha
Jalan keluar bagi orang yang melakukan perbuatan dosa ini adalah bertobat kepada Allah dengan sebenar-benarnya—meninggalkannya, menyesalinya, dan berazam untuk tidak mengulanginya. Allah Ta’aala berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الأَنْهَارُ
“Wahai orang-orang yang beriman, bertobatlah kepada Allah dengan taubatan nashuha (tobat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke surga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.” (at-Tahrim: 8)
قُلْ يَا عِبَادِيَ الَّذِينَ أَسْرَفُوا عَلَى أَنْفُسِهِمْ لا تَقْنَطُوا مِنْ رَحْمَةِ اللهِ إِنَّ اللهَ يَغْفِرُ الذُّنُوبَ جَمِيعًا إِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيمُ
“Katakanlah, ‘Hai hamba-hamba-Ku yang melampaui batas terhadap diri sendiri, janganlah kamu berputus asa dari rahmat Allah. Sesungguhnya, Allah mengampuni dosa-dosa semuanya. Sesungguhnya, Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.” (az-Zumar: 53)
2⃣ Bersungguh-sungguh dalam memerangi hawa nafsu dan bersabar atasnya
Dia harus bersungguh-sungguh untuk memerangi hawa nafsu dan bisikan kejelekan dari jiwanya serta bersabar atasnya.
وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا
“Orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami.” (al-‘Ankabut: 69)
3⃣ Menjauhi teman dan lingkungan yang buruk
Menjauhi teman dan lingkungan yang buruk adalah bentuk tindakan preventif bagi seseorang agar tidak terjatuh ke perbuatan maksiat, dan sekaligus obat yang sangat bermanfaat. Betapa banyak orang yang bertobat dari perbuatan maksiat kembali melakukan perbuatan dosa dan maksiat karena masih berteman dengan orang yang buruk dan berada di lingkungan yang buruk pula.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam mengingatkan kita dari bahaya teman duduk yang jelek:
“Sesunggunhnya perumpamaan teman duduk yang shalih dan teman duduk yang jelek, seperti seorang pembawa (tukang minyak wangi) dan pembuat pandai besi, maka orang yang membawa minyak wangi maka kemungkinan minyak wangi itu mengenaimu, atau engkau membelinya atau engkau mendapati bau yang harumnya. Dan pandai besi kemungkinan apinya akan membakar bajumu atau engkau mendapati bau yang tidak enak.“ (HR. Bukhari dan Muslim)
Berkata Al Haafidz Ibnu Hajar rahimahullah: “Pada hadits ini terdapat larangan dari bergaul kepada orang yang berdampak (jelek –ed) bagi agama dan dunia dan anjuran untuk bergaul kepada orang yang bermanfaat bagi agama dan dunia.” (Fathul Bari : 4/324)
4⃣ Memenuhi hati dengan cinta kepada Allah
Memenuhi hati dengan kecintaan kepada Allah akan membuat seseorang malu untuk melakukan perbuatan maksiat, apalagi perbuatan maksiat yang begitu menjijikkan seperti homoseks atau LGBT. Banyak hal yang dapat menumbuhkan rasa cinta kepada Allah, di antaranya membaca dan menadaburi al-Qur`an, beribadah kepada Allah dengan ibadah-ibadah fardhu dan sunnah, selalu berzikir kepada Allah, menyaksikan berbagai kebaikan dan kenikmatan yang diberikan oleh Allah, dan mengerjakan shalat malam.
5⃣ Menikah
Asy-Syaikh Shalih al-Fauzan hafizhahullah berkata, “Wahai manusia, bertakwalah kalian kepada Allah. Ketahuilah bahwa menikah mengandung kebaikan yang sangat banyak, di antaranya kesucian suami istri dan terjaganya mereka dari perbuatan maksiat. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, ‘Wahai para pemuda, barangsiapa di antara kalian yang mampu menikah, hendaklah dia menikah, karena dengan menikah, dia dapat lebih menundukkan pandangan dan menjaga kemaluan.’ (Al-Hadits).” (al-Khuthab al-Minbariyyah fil Munasibat al-‘Ashriyyah hlm. 242 )
Demikian penjelasan tentang bahaya homoseks, lesbian, gay, bisexual dan penyebab serta obatnya. Semoga Allah menjauhkan dan menjaga diri kita dari hinanya perbuatan itu semua.
✍ Al-Ustadz Abdullah Al-Jakarty hafizhahulloh | @ForumBerbagiFaidah
.:
Ⓜ KENAPA PENYAKIT KAUM LUTH (LGBT) DI ZAMAN INI ADA PADAHAL KAUM PEMBAWANYA SUDAH BINASA?
🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed -hafizhahullah-
📆 Kajian "LGBT dalam Tinjauan Syariat" | Tanggal 16-18 Jumadal Ula 1439 H/ 2-4 Februari 2018 M di Masjid Al-Aqobah 1 PT.Pusri Palembang
➰ (800 KB) - Durasi [00:02:18]
(*) Juga penjelasan dimana letak kaum Luth dulu tinggal dan apa saja tindakan rehabilitasi untuk korban LGBT.
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ KENAPA PENYAKIT KAUM LUTH (LGBT) DI ZAMAN INI ADA PADAHAL KAUM PEMBAWANYA SUDAH BINASA?
🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed -hafizhahullah-
📆 Kajian "LGBT dalam Tinjauan Syariat" | Tanggal 16-18 Jumadal Ula 1439 H/ 2-4 Februari 2018 M di Masjid Al-Aqobah 1 PT.Pusri Palembang
➰ (800 KB) - Durasi [00:02:18]
(*) Juga penjelasan dimana letak kaum Luth dulu tinggal dan apa saja tindakan rehabilitasi untuk korban LGBT.
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 HATI-HATI MEMBUAT ILUSTRASI PERKARA GHAIB
(Drama, Majalah, Poster, Buku dll)
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin –rahimahullah-
Pertanyaan:
Apakah boleh membuat tamtsil (permisalan) hari kiamat, penegakan hukum Allah Ta’ala diantara para hamba, hadirnya para malaikat di pengadilan (hari Kiamat), pemutus perkara, dan saksi?
Jawaban:
Apabila mereka menghendaki untuk memisalkan malaikat, al-hisab (perhitungan), al-mizaan (timbangan) yang ghaib maka hal ini tanpa diragukan adalah haram. Sebab mereka tidak mengetahui bagaimana sifatnya (yang hakiki). Sebab hal-hal tersebut lebih besar dari yang digambarkan.
Yaitu, misalnya, andaikan mereka ingin mencontohkan api yang memiliki jilatan api sangat besar, mendatangkan timbangan besar, dan yang semisalnya maka ini haram. Karena hal tersebut tidak diketahui bagaimana (sifat hakiki)nya. Sementara tamtsil maknanya adalah takyif (menyifati bagaimana hakikat sesuatu).
Dan cukup bagi bani Adam untuk mengambil apa yang Allah menjadikannya (sebagai gambaran). Yaitu Al-Quran Al-Karim. Lalu dijabarkan ayat-ayat di dalamnya disebut tentang surga, neraka, hari perhitungan dengan penjelasan yang lengkap dan mencukupi.
Fataawa ‘alath Thariq fi Masail Mutanawwi’ah, hal. 50.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 HATI-HATI MEMBUAT ILUSTRASI PERKARA GHAIB
(Drama, Majalah, Poster, Buku dll)
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin –rahimahullah-
Pertanyaan:
Apakah boleh membuat tamtsil (permisalan) hari kiamat, penegakan hukum Allah Ta’ala diantara para hamba, hadirnya para malaikat di pengadilan (hari Kiamat), pemutus perkara, dan saksi?
Jawaban:
Apabila mereka menghendaki untuk memisalkan malaikat, al-hisab (perhitungan), al-mizaan (timbangan) yang ghaib maka hal ini tanpa diragukan adalah haram. Sebab mereka tidak mengetahui bagaimana sifatnya (yang hakiki). Sebab hal-hal tersebut lebih besar dari yang digambarkan.
Yaitu, misalnya, andaikan mereka ingin mencontohkan api yang memiliki jilatan api sangat besar, mendatangkan timbangan besar, dan yang semisalnya maka ini haram. Karena hal tersebut tidak diketahui bagaimana (sifat hakiki)nya. Sementara tamtsil maknanya adalah takyif (menyifati bagaimana hakikat sesuatu).
Dan cukup bagi bani Adam untuk mengambil apa yang Allah menjadikannya (sebagai gambaran). Yaitu Al-Quran Al-Karim. Lalu dijabarkan ayat-ayat di dalamnya disebut tentang surga, neraka, hari perhitungan dengan penjelasan yang lengkap dan mencukupi.
Fataawa ‘alath Thariq fi Masail Mutanawwi’ah, hal. 50.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
.:
Ⓜ BAGAIMANA KONDISI ORANG (SEDANG SAKARATUL MAUT) YANG DITALQIN JIKA HANYA SAMPAI KALIMAT "LA ILAAHA.." KEMUDIAN MATI?
🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed -hafizhahullah-
📆 Kajian "LGBT dalam Tinjauan Syariat" | Tanggal 16-18 Jumadal Ula 1439 H/ 2-4 Februari 2018 M di Masjid Al-Aqobah 1 PT.Pusri Palembang
➰ (1,1 MB) - Durasi [00:03:37]
(*) Juga penjelasan tentang talqin dengan kata: "Allah, Allah, ..dst"
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ BAGAIMANA KONDISI ORANG (SEDANG SAKARATUL MAUT) YANG DITALQIN JIKA HANYA SAMPAI KALIMAT "LA ILAAHA.." KEMUDIAN MATI?
🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed -hafizhahullah-
📆 Kajian "LGBT dalam Tinjauan Syariat" | Tanggal 16-18 Jumadal Ula 1439 H/ 2-4 Februari 2018 M di Masjid Al-Aqobah 1 PT.Pusri Palembang
➰ (1,1 MB) - Durasi [00:03:37]
(*) Juga penjelasan tentang talqin dengan kata: "Allah, Allah, ..dst"
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 BACAAN MUROTTAL AL-QUR'AN SURAT AL-QIYAMAH
Oleh: Yasser ad-Dossari
➰Durasi 00:03:18 (1,2 MB)
••••
➥ #murottal #ad_dossari #addossary #quran #surat_alqiyamah #alqiyamah
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 BACAAN MUROTTAL AL-QUR'AN SURAT AL-QIYAMAH
Oleh: Yasser ad-Dossari
➰Durasi 00:03:18 (1,2 MB)
••••
➥ #murottal #ad_dossari #addossary #quran #surat_alqiyamah #alqiyamah
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
::
🚇 Kapan dan Kenapa Musibah dan Adzab Merata?
Dan Apa Jalan Keluar darinya?
وَاتَّقُواْ فِتْنَةً لاَّ تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُواْ مِنكُمْ خَآصَّةً وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ ﴿٢٥﴾
Dan bertakwalah (lindungilah) dirimu daripada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya. Q.S. Al-Anfaal: 25.
Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’diy -rahimahullah- berkata dalam tafsirnya:
“Bahkan siksaan tersebut akan menimpa orang-orang yang berbuat zhalim dan selain mereka. Dan hal itu terjadi ketika tampak kezaliman lalu tidak ada pengingkaran. Maka sungguh siksaan bencana akan berlaku umum bagi pelaku kezaliman dan yang selainnya.
Dan bentuk takwa (perlindungan) dari siksaan ini dengan:
▪ nahi mungkar (mencegah kemungkaran),
▪menghalangi para pembuat kejelekan dan kerusakan,
▪dan semaksimal mungkin tidak mengokohkan mereka untuk berbuat maksiat dan kezaliman.
Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya bagi orang-orang yang membuka diri dari perkara-perkara yang dimurkai-Nya dan berseberang dari keridhaan-Nya.
Taisirul Karimir Rahman, As-Sa’diy, hal. 351.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 Kapan dan Kenapa Musibah dan Adzab Merata?
Dan Apa Jalan Keluar darinya?
وَاتَّقُواْ فِتْنَةً لاَّ تُصِيبَنَّ الَّذِينَ ظَلَمُواْ مِنكُمْ خَآصَّةً وَاعْلَمُواْ أَنَّ اللّهَ شَدِيدُ الْعِقَابِ ﴿٢٥﴾
Dan bertakwalah (lindungilah) dirimu daripada siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja di antara kamu. Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya. Q.S. Al-Anfaal: 25.
Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’diy -rahimahullah- berkata dalam tafsirnya:
“Bahkan siksaan tersebut akan menimpa orang-orang yang berbuat zhalim dan selain mereka. Dan hal itu terjadi ketika tampak kezaliman lalu tidak ada pengingkaran. Maka sungguh siksaan bencana akan berlaku umum bagi pelaku kezaliman dan yang selainnya.
Dan bentuk takwa (perlindungan) dari siksaan ini dengan:
▪ nahi mungkar (mencegah kemungkaran),
▪menghalangi para pembuat kejelekan dan kerusakan,
▪dan semaksimal mungkin tidak mengokohkan mereka untuk berbuat maksiat dan kezaliman.
Dan ketahuilah bahwa Allah amat keras siksaan-Nya bagi orang-orang yang membuka diri dari perkara-perkara yang dimurkai-Nya dan berseberang dari keridhaan-Nya.
Taisirul Karimir Rahman, As-Sa’diy, hal. 351.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
.:
Ⓜ JIKA MUSIBAH ITU ADALAH ADZAB ALLAH, KENAPA ORANG BAIK (SHOLIH) JUGA KENA IMBASNYA DAN IKUT MENINGGAL?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin -hafizhahullah-
🗓 Kajian "Pelajaran dan Hikmah Dibalik Musibah" | 20 AlMuharram 1440 H / 30 September 2018 di Masjid Baiturrahman, Kompleks PERUM PKT Bontang
➰(1,9MB) - Durasi [00:07:20]
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ JIKA MUSIBAH ITU ADALAH ADZAB ALLAH, KENAPA ORANG BAIK (SHOLIH) JUGA KENA IMBASNYA DAN IKUT MENINGGAL?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Afifuddin -hafizhahullah-
🗓 Kajian "Pelajaran dan Hikmah Dibalik Musibah" | 20 AlMuharram 1440 H / 30 September 2018 di Masjid Baiturrahman, Kompleks PERUM PKT Bontang
➰(1,9MB) - Durasi [00:07:20]
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 JANGAN PERNAH MERASA AMAN!
[Sikap yang Tepat dalam Mengantisipasi dan Menghadapi Musibah dan Ujian]
Allah Ta’ala berfirman:
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُواْ وَاتَّقَواْ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ وَلَـكِن كَذَّبُواْ فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُواْ يَكْسِبُونَ ﴿٩٦﴾ أَفَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَن يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا بَيَاتاً وَهُمْ نَآئِمُونَ ﴿٩٧﴾ أَوَ أَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَن يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَ ﴿٩٨﴾ أَفَأَمِنُواْ مَكْرَ اللّهِ فَلاَ يَأْمَنُ مَكْرَ اللّهِ إِلاَّ الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ ﴿٩٩﴾
096. Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
097. Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur?
098. Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain?
099. Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi. Q.S. Al-A’raaf: 96 – 100.
Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’diy –rahimahullah—berkata :
“Ayat yang mulia ini terkandung padanya _at-takhwif_ (peringatan menakut-nakuti) yang amat sangat atas seorang hamba agar tidak sepantasnya untuk merasa aman dengan apa yang ia miliki berupa iman.
☝🏻Bahkan sepatutnya:
◾️ Ia senantiasa merasa takut dan bergetar akan tertimpa suatu bala yang akan menghapus iman yang ada padanya.
◾️ Dan hendaknya ia selalu berdoa dengan menghaturkan:
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hatiku di atas agamamu.
◾️ Dan semestinya ia beramal dan berusaha untuk mengambil segala sebab yang menyelamatkannya dari kejelekan ketika terjadi berbagai ujian.
Karena sungguh seorang hamba, bagaimanapun derajat keadaan yang ia capai(dalam keimanan), ia tidak diatas kepastian dari selamat (atas musibah dan melewati ujian, pent.).”
Taisirul Kariimir Rahman, As-Sa’di, hal. 326.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 JANGAN PERNAH MERASA AMAN!
[Sikap yang Tepat dalam Mengantisipasi dan Menghadapi Musibah dan Ujian]
Allah Ta’ala berfirman:
وَلَوْ أَنَّ أَهْلَ الْقُرَى آمَنُواْ وَاتَّقَواْ لَفَتَحْنَا عَلَيْهِم بَرَكَاتٍ مِّنَ السَّمَاءِ وَالأَرْضِ وَلَـكِن كَذَّبُواْ فَأَخَذْنَاهُم بِمَا كَانُواْ يَكْسِبُونَ ﴿٩٦﴾ أَفَأَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَن يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا بَيَاتاً وَهُمْ نَآئِمُونَ ﴿٩٧﴾ أَوَ أَمِنَ أَهْلُ الْقُرَى أَن يَأْتِيَهُمْ بَأْسُنَا ضُحًى وَهُمْ يَلْعَبُونَ ﴿٩٨﴾ أَفَأَمِنُواْ مَكْرَ اللّهِ فَلاَ يَأْمَنُ مَكْرَ اللّهِ إِلاَّ الْقَوْمُ الْخَاسِرُونَ ﴿٩٩﴾
096. Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya.
097. Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur?
098. Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalahan naik ketika mereka sedang bermain?
099. Maka apakah mereka merasa aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga)? Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah kecuali orang-orang yang merugi. Q.S. Al-A’raaf: 96 – 100.
Asy-Syaikh Abdurrahman bin Nashir as-Sa’diy –rahimahullah—berkata :
“Ayat yang mulia ini terkandung padanya _at-takhwif_ (peringatan menakut-nakuti) yang amat sangat atas seorang hamba agar tidak sepantasnya untuk merasa aman dengan apa yang ia miliki berupa iman.
☝🏻Bahkan sepatutnya:
◾️ Ia senantiasa merasa takut dan bergetar akan tertimpa suatu bala yang akan menghapus iman yang ada padanya.
◾️ Dan hendaknya ia selalu berdoa dengan menghaturkan:
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ، ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
Wahai Dzat yang membolak-balikkan hati, teguhkan hatiku di atas agamamu.
◾️ Dan semestinya ia beramal dan berusaha untuk mengambil segala sebab yang menyelamatkannya dari kejelekan ketika terjadi berbagai ujian.
Karena sungguh seorang hamba, bagaimanapun derajat keadaan yang ia capai(dalam keimanan), ia tidak diatas kepastian dari selamat (atas musibah dan melewati ujian, pent.).”
Taisirul Kariimir Rahman, As-Sa’di, hal. 326.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com