::
RENUNGAN
Al-Ustadz Abulfaruq Ayip Syafruddin hafizhahullah
Bencana yang terus menerpa, kini hendaknya menjadi cermin untuk introspeksi diri.
Sejauh manakah manusia mau tunduk kepada Allah, memurnikan peribadahan, merujuk pada syariat, dan mengikis setiap maksiat.
Ketika kebebasan berzina dibiarkan, pornografi dikembangpesatkan, beragam kemungkaran lepas tiada kendali, maka bencana pun akan tiba atas kehendak Allah.
Sudah saatnya manusia kembali ke jalan-Nya yang lurus. Mempelajari, memahami, dan mengamalkan syariat-Nya. Mudah-mudahan dengan itu semua, Allah mencurahkan kebaikan.
Kalaupun Allah menimpakan musibah, kita berharap musibah itu membawa berkah.
Wallahu a’lam.
📚 Asy Syariah no VI/69/1432 (Musibah membawa berkah) | @hikmahsalafiyyah
RENUNGAN
Al-Ustadz Abulfaruq Ayip Syafruddin hafizhahullah
Bencana yang terus menerpa, kini hendaknya menjadi cermin untuk introspeksi diri.
Sejauh manakah manusia mau tunduk kepada Allah, memurnikan peribadahan, merujuk pada syariat, dan mengikis setiap maksiat.
Ketika kebebasan berzina dibiarkan, pornografi dikembangpesatkan, beragam kemungkaran lepas tiada kendali, maka bencana pun akan tiba atas kehendak Allah.
Sudah saatnya manusia kembali ke jalan-Nya yang lurus. Mempelajari, memahami, dan mengamalkan syariat-Nya. Mudah-mudahan dengan itu semua, Allah mencurahkan kebaikan.
Kalaupun Allah menimpakan musibah, kita berharap musibah itu membawa berkah.
Wallahu a’lam.
📚 Asy Syariah no VI/69/1432 (Musibah membawa berkah) | @hikmahsalafiyyah
.:
Ⓜ NASEHAT UNTUK UMMAHAT YANG MASIH MENJADIKAN STATUS WHATSAPP (WA) SEBAGAI TEMPAT CURHAT MASALAH-MASALAH RUMAH TANGGA
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Luqman Ba'abduh -hafizhahullah-
🗓 Sesi TJ Dauroh "URGENSI PERAN ORANG TUA DALAM TARBIYAH ANAK" | Ahad, 20 AlMuharram 1440 H / 30 September 2018 di Masjid Zaenab Ahmad - Ma'had Tamaamul Minnah - Bengle - Karawang
➰(0,9 MB) - Durasi [00:03:20]
(*) Juga sikap kita menghadapi orangtua yang tidak suka jika di rumahnya tidak ada televisi: kasian anak-anak katanya..!
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ NASEHAT UNTUK UMMAHAT YANG MASIH MENJADIKAN STATUS WHATSAPP (WA) SEBAGAI TEMPAT CURHAT MASALAH-MASALAH RUMAH TANGGA
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Luqman Ba'abduh -hafizhahullah-
🗓 Sesi TJ Dauroh "URGENSI PERAN ORANG TUA DALAM TARBIYAH ANAK" | Ahad, 20 AlMuharram 1440 H / 30 September 2018 di Masjid Zaenab Ahmad - Ma'had Tamaamul Minnah - Bengle - Karawang
➰(0,9 MB) - Durasi [00:03:20]
(*) Juga sikap kita menghadapi orangtua yang tidak suka jika di rumahnya tidak ada televisi: kasian anak-anak katanya..!
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Forwarded from TIM PEDULI BENCANA
🚑 DONASI PEDULI LOMBOK DAN SULTENG
🌏 Belum usai dari duka Lombok, tiba-tiba kita dikejutkan dengan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Bencana tersebut menimpa saudara-saudara kita di beberapa daerah; Palu Kota, Donggala, Sigi, Mamuju, dan sekitarnya.
💦 Hanya kepada Allah Ta'ala, kita memohon pertolongan dan perlindungan.
✊ Maka dengan ini, Panitia Gabungan Peduli Lombok dan Sulawesi Tengah menghimbau kaum Muslimin untuk:
1⃣ Memberikan bantuan dan dukungan kepada kaum muslimin di seluruh daerah terdampak bencana, baik secara moril maupun materiil.
2⃣ Menghimbau pengumpulan donasi dilakukan secara meluas agar lebih optimal.
3⃣ Pengumpulan donasi dilakukan dengan cara melanjutkan donasi Program Pemulihan Lombok yang telah diumumkan sebelumnya.
4⃣ Sehingga, donasi yang sebelumnya hanya untuk Pemulihan Lombok, maka per-21 Muharram 1440 H/1 Oktober 2018, dijadikan untuk DONASI PEDULI LOMBOK DAN SULAWESI TENGAH.
✅ Semoga kaum Muslimin terdampak bencana sabar dalam menghadapi musibah ini dan tetap istiqamah.
✍ Donasi Peduli Lombok dan Sulawesi Tengah bisa disalurkan melalui:
1⃣ Mandiri : 161 000 467 6446
2⃣ BNI Syariah : 071 507 6795
3⃣ BCA 024 056 9701
📝 Semua Rekening a/n Taufik Ali Syammach
☎ Konfirmasi Transfer ke:
1⃣ Taufik Syammach 081 834 7676
2⃣ Abu Rafi Azwar 082 336 433 684
📬 Hormat Kami, Panitia Gabungan Peduli Lombok dan Sulteng (Yayasan Darul Hadits Lombok dan Yayasan Miratsul Anbiya Palu beserta Komunitas Ahlus-Sunnah wal Jamaah Indonesia)
✍ Mengetahui asatidzah pembimbing,
▪ Ustadz Ihsan
▪ Ustadz Abdurrahman Mubarak
▪ Ustadz Abu Hafsh Umar
▪ Ustadz Abu Ibrahim
▪ Ustadz Aslam
▪ Ustadz Abu Umar Ibrahim
▪ Ustadz Muhammad Sarbini
▪ Ustadz Abdurrahman Lombok
▪ Ustadz Usamah Mahri
▪ Ustadz Muhammad as-Sewed
▪ Ustadz Qomar Suaidi
▪ Ustadz Luqman Ba'abduh
▪ Ustadz Afifudin
▪ Dan asatidzah lainnya.
🌏 Ikuti update informasi dan programnya melalui:
✅ Channel Telegram:
https://t.me/programpedulilombokdansulteng
✅ Official Website:
http://pedulibencana.com
✅ Twitter:
@lombok_peduli
@PeduliSulteng
✅ Email:
pedulibencana2018@gmail.com
✅ Contact Person:
▪ +62 878-6426-2106 (Wil. Lombok)
▪ +62 813-5043-8570 (Wil. Palu)
▪ +62 852-5973-8752 (Umum)
#pedulilombok
#pedulisulteng
🌏 Belum usai dari duka Lombok, tiba-tiba kita dikejutkan dengan gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah. Bencana tersebut menimpa saudara-saudara kita di beberapa daerah; Palu Kota, Donggala, Sigi, Mamuju, dan sekitarnya.
💦 Hanya kepada Allah Ta'ala, kita memohon pertolongan dan perlindungan.
✊ Maka dengan ini, Panitia Gabungan Peduli Lombok dan Sulawesi Tengah menghimbau kaum Muslimin untuk:
1⃣ Memberikan bantuan dan dukungan kepada kaum muslimin di seluruh daerah terdampak bencana, baik secara moril maupun materiil.
2⃣ Menghimbau pengumpulan donasi dilakukan secara meluas agar lebih optimal.
3⃣ Pengumpulan donasi dilakukan dengan cara melanjutkan donasi Program Pemulihan Lombok yang telah diumumkan sebelumnya.
4⃣ Sehingga, donasi yang sebelumnya hanya untuk Pemulihan Lombok, maka per-21 Muharram 1440 H/1 Oktober 2018, dijadikan untuk DONASI PEDULI LOMBOK DAN SULAWESI TENGAH.
✅ Semoga kaum Muslimin terdampak bencana sabar dalam menghadapi musibah ini dan tetap istiqamah.
✍ Donasi Peduli Lombok dan Sulawesi Tengah bisa disalurkan melalui:
1⃣ Mandiri : 161 000 467 6446
2⃣ BNI Syariah : 071 507 6795
3⃣ BCA 024 056 9701
📝 Semua Rekening a/n Taufik Ali Syammach
☎ Konfirmasi Transfer ke:
1⃣ Taufik Syammach 081 834 7676
2⃣ Abu Rafi Azwar 082 336 433 684
📬 Hormat Kami, Panitia Gabungan Peduli Lombok dan Sulteng (Yayasan Darul Hadits Lombok dan Yayasan Miratsul Anbiya Palu beserta Komunitas Ahlus-Sunnah wal Jamaah Indonesia)
✍ Mengetahui asatidzah pembimbing,
▪ Ustadz Ihsan
▪ Ustadz Abdurrahman Mubarak
▪ Ustadz Abu Hafsh Umar
▪ Ustadz Abu Ibrahim
▪ Ustadz Aslam
▪ Ustadz Abu Umar Ibrahim
▪ Ustadz Muhammad Sarbini
▪ Ustadz Abdurrahman Lombok
▪ Ustadz Usamah Mahri
▪ Ustadz Muhammad as-Sewed
▪ Ustadz Qomar Suaidi
▪ Ustadz Luqman Ba'abduh
▪ Ustadz Afifudin
▪ Dan asatidzah lainnya.
🌏 Ikuti update informasi dan programnya melalui:
✅ Channel Telegram:
https://t.me/programpedulilombokdansulteng
✅ Official Website:
http://pedulibencana.com
✅ Twitter:
@lombok_peduli
@PeduliSulteng
✅ Email:
pedulibencana2018@gmail.com
✅ Contact Person:
▪ +62 878-6426-2106 (Wil. Lombok)
▪ +62 813-5043-8570 (Wil. Palu)
▪ +62 852-5973-8752 (Umum)
#pedulilombok
#pedulisulteng
.:
Ⓜ BAGAIMANA HUKUM MENYIMPAN UANG DI BANK?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Kajian Kitab Ushulus Sunnah ke-11 Tema : Al Qur'an Kalamullah Bukan Makhluq | Jum'at, 18 AlMuharram 1440 / 28 September 2018 di Masjid Umar Ibnul Khotthob [ Jl.Truntum No 1, Krapyak - Pekalongan ]
➰(1,4 MB) - Durasi [00:02:33]
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ BAGAIMANA HUKUM MENYIMPAN UANG DI BANK?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Kajian Kitab Ushulus Sunnah ke-11 Tema : Al Qur'an Kalamullah Bukan Makhluq | Jum'at, 18 AlMuharram 1440 / 28 September 2018 di Masjid Umar Ibnul Khotthob [ Jl.Truntum No 1, Krapyak - Pekalongan ]
➰(1,4 MB) - Durasi [00:02:33]
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
.:
Ⓜ BAGAIMANA CARA MENASEHATI ANAK YANG SUKA BERPOSE DAN MEMPOSTING FOTONYA DI SOSMED/ EKSIS DI MEDIA SOSIAL?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Luqman Ba'abduh -hafizhahullah-
🗓 Sesi TJ Dauroh "URGENSI PERAN ORANG TUA DALAM TARBIYAH ANAK" | Ahad, 20 AlMuharram 1440 H / 30 September 2018 di Masjid Zaenab Ahmad - Ma'had Tamaamul Minnah - Bengle - Karawang
➰(1,2 MB) - Durasi [00:04:03]
#selfie
#share_di_grup
#facebook
#instagram
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ BAGAIMANA CARA MENASEHATI ANAK YANG SUKA BERPOSE DAN MEMPOSTING FOTONYA DI SOSMED/ EKSIS DI MEDIA SOSIAL?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Luqman Ba'abduh -hafizhahullah-
🗓 Sesi TJ Dauroh "URGENSI PERAN ORANG TUA DALAM TARBIYAH ANAK" | Ahad, 20 AlMuharram 1440 H / 30 September 2018 di Masjid Zaenab Ahmad - Ma'had Tamaamul Minnah - Bengle - Karawang
➰(1,2 MB) - Durasi [00:04:03]
#selfie
#share_di_grup
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 PERBEDAAN QADHA’ DAN QADAR
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah
PERTANYAAN:
Apa beda antara qadha’ dan qadar disertai penjabaran dalam jawaban?
JAWABAN:
Qadha’ dan qadar jika disebut bersamaan akan ada perbedaan antara keduanya.
Jika disebut terpisah maka keduanya adalah satu(maknanya). Apabila seseorang berkata,” Qadha dari Allah dan qadar-Nya.”
Boleh pula untuk kamu berucap,”Saya beriman dengan qadha’ Allah.” Atau kamu berkata,”Saya beriman dengan qadar Allah.”
Ditemui kata-kata dalam bahasa Arab yang apabila terkumpul (dalam satu kalimat) maka terpisah(berbeda maknanya). Dan jika terpisah(disebut bersendirian) maka terkumpul(makna keduanya dalam satu kata tersebut).
Sebagai contoh dua kata “fakir dan miskin”. Apabila kamu mengucapkan kata “miskin” saja(dalam satu kalimat) niscaya masuk di dalamnya makna “fakir”. Dan jika kamu katakan “fakir” saja maka telah masuk di dalamnya makna “miskin”. Dan seumpama kamu gabungkan keduanya “fakir dan miskin” (dalam satu kalimat) maka antara keduanya ada perbedaan. “Fakir” itu lebih besar tingkat kebutuhannya daripada “miskin”.
Sedemikian itu juga apabila kamu menyebut “qadha dan qadar” maka:
▪️Qadar Allah adalah apa yang Allah tetapkan dari azal (sejak awal).
👉Yaitu bahwa Allah mengetahui segala sesuatu(yang akan terjadi). Dia telah memerintah al-Qalam untuk menulis apa yang ada sampai hari Kiamat. Maka ketentuan takdir ini disebut qadar.
▪️Sedangkan Qadha adalah tanfidz(terlaksananya) apa yang telah ditentukan ini.
Sehingga qadar adalah apa yang telah tertulis sejak awal dahulu. Adapun qadha yaitu terlaksananya apa yang tertulis. Dan saat ini -misalnya- Allah telah menetapkan qadar kepada laki-laki ini yaitu akan memiliki seorang anak. Lalu jika anak telah tersebut telah lahir maka kita katakan,”Ini qadha’.”
Fataawa ‘alath Thariq fi Masaail Mutanawwi’ah, hal. 62 – 63.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 PERBEDAAN QADHA’ DAN QADAR
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah
PERTANYAAN:
Apa beda antara qadha’ dan qadar disertai penjabaran dalam jawaban?
JAWABAN:
Qadha’ dan qadar jika disebut bersamaan akan ada perbedaan antara keduanya.
Jika disebut terpisah maka keduanya adalah satu(maknanya). Apabila seseorang berkata,” Qadha dari Allah dan qadar-Nya.”
Boleh pula untuk kamu berucap,”Saya beriman dengan qadha’ Allah.” Atau kamu berkata,”Saya beriman dengan qadar Allah.”
Ditemui kata-kata dalam bahasa Arab yang apabila terkumpul (dalam satu kalimat) maka terpisah(berbeda maknanya). Dan jika terpisah(disebut bersendirian) maka terkumpul(makna keduanya dalam satu kata tersebut).
Sebagai contoh dua kata “fakir dan miskin”. Apabila kamu mengucapkan kata “miskin” saja(dalam satu kalimat) niscaya masuk di dalamnya makna “fakir”. Dan jika kamu katakan “fakir” saja maka telah masuk di dalamnya makna “miskin”. Dan seumpama kamu gabungkan keduanya “fakir dan miskin” (dalam satu kalimat) maka antara keduanya ada perbedaan. “Fakir” itu lebih besar tingkat kebutuhannya daripada “miskin”.
Sedemikian itu juga apabila kamu menyebut “qadha dan qadar” maka:
▪️Qadar Allah adalah apa yang Allah tetapkan dari azal (sejak awal).
👉Yaitu bahwa Allah mengetahui segala sesuatu(yang akan terjadi). Dia telah memerintah al-Qalam untuk menulis apa yang ada sampai hari Kiamat. Maka ketentuan takdir ini disebut qadar.
▪️Sedangkan Qadha adalah tanfidz(terlaksananya) apa yang telah ditentukan ini.
Sehingga qadar adalah apa yang telah tertulis sejak awal dahulu. Adapun qadha yaitu terlaksananya apa yang tertulis. Dan saat ini -misalnya- Allah telah menetapkan qadar kepada laki-laki ini yaitu akan memiliki seorang anak. Lalu jika anak telah tersebut telah lahir maka kita katakan,”Ini qadha’.”
Fataawa ‘alath Thariq fi Masaail Mutanawwi’ah, hal. 62 – 63.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 BACAAN MUROTTAL AL-QUR'AN SURAT YUSUF
Oleh: Wadee' Hammadi al-Yamani | Durasi 38:47 ( 8,92 MB)
••••
➥ #murottal #wadee #wadi_hammadi #quran #surat_yusuf #yusuf
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 BACAAN MUROTTAL AL-QUR'AN SURAT YUSUF
Oleh: Wadee' Hammadi al-Yamani | Durasi 38:47 ( 8,92 MB)
••••
➥ #murottal #wadee #wadi_hammadi #quran #surat_yusuf #yusuf
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 @ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
.:
Ⓜ BAGAIMANA CARA AGAR ORANGTUA BISA MENUMBUHKAN SEMANGAT ANAK-ANAKNYA UNTUK MENGHAFAL AL-QUR'AN?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Kajian Kitab Ushulus Sunnah ke-11 Tema : Al Qur'an Kalamullah Bukan Makhluq | Jum'at, 18 AlMuharram 1440 / 28 September 2018 di Masjid Umar Ibnul Khotthob [ Jl.Truntum No 1, Krapyak - Pekalongan ]
➰(1,8 MB) - Durasi [00:04:25]
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Ⓜ BAGAIMANA CARA AGAR ORANGTUA BISA MENUMBUHKAN SEMANGAT ANAK-ANAKNYA UNTUK MENGHAFAL AL-QUR'AN?
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Muhammad Rijal,Lc. -hafizhahullah-
🗓 Kajian Kitab Ushulus Sunnah ke-11 Tema : Al Qur'an Kalamullah Bukan Makhluq | Jum'at, 18 AlMuharram 1440 / 28 September 2018 di Masjid Umar Ibnul Khotthob [ Jl.Truntum No 1, Krapyak - Pekalongan ]
➰(1,8 MB) - Durasi [00:04:25]
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com