منتدى نشر الفـــــــوائد
7.54K subscribers
4.31K photos
259 videos
279 files
5.62K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
🔸 #كلمة_توجيهية
🎙 لسماحة الوالد #الإمام_ربيع_بن_هادي_عمير_المدخلي
-حفظه الله-
@rabee_almadkhli

الثلاثاء ١٤٣٩/١١/٤ه‍ - (٢٠١٨/٧/١٦م)

ضمن فعاليات #دورة_الشريعة_العلمية_السادسة_عشرة_بإندونيسيا_١٤٣٩ھ / ٢٠١٨م

للاستماع، والتحميل:

📥http://bit.ly/2uwCTmZ

ــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
جدول الدورة:
http://bit.ly/2NYgdnD
.:
Ⓜ️ SHOHIHKAH NASYID: THOLA'AL BADRU 'ALAINA..?

Asy-Syaikh Shalih bin Fauzan al-Fauzan hafizhahullah,

Tanya : “Benarkah penduduk Madinah telah menyambut Rasulullah ﷺ dengan Nasyid “Thala’al Badru ‘alaina … “? Karena ada orang yang berdalil dengan kisah tersebut untuk membenarkan keberadaan nasyid-nasyid.”



📨 Jawab :

ماثبتت هذه القصة وفيها مايدل على انه لا اصل لها

“Kisah itu TIDAK SAH (tidak benar_ed). Padanya justru ada bukti bahwa kisah itu tidak ada asal usulnya..

Didalamnya disebutkan,

طلع البدر علينا من ثنيات الوداع

“Telah terbit purnama pada kami, dari arah Tsaniyyatul Wada’..”

Posisi “Tsaniyyatul Wada’” tidaklah berada di jalur Makkah. Karena Rasulullah ﷺ datang ke Madinah dari arah selatan, bukan dari arah utara sehingga melewati Tsaniyyatul Wada’ .

👉🏻 Posisi "Tsaniyyatul Wada’ " adalah di utara Madinah. Jadi ini tidak sesuai.


السؤال
هل صحيح ان اهل المدينة قد استقبلوا رسول الله صلى الله عليه وسلم بنشيد طلع البدر علينا حيث يوجد من يستدل بذلك على هذه الاناشيد

الجواب
ماثبتت هذه القصة وفيها مايدل على انه لا اصل لها لانه يقول طلع البدر علينا من ثنيات الوداع
ثنيات الوداع ماهي على طريق مكة لان رسول الله صلى الله عليه وسلم جاء الى المدينة من طريق الجنوب ما جاء من طريق الشمال حتى يمر على ثنيات الواداع
ثنيات الواداع شمال المدينة فلا ينطبق هذا

___________
🔎Asy-Syaikh al-Albani rahimahullah juga membahas hadits kisah tersebut dalam "as-Silsilah adh-Dha’ifah" no. 598. Beliau mengatakan, “Sanadnya Dha’if (LEMAH).”


•••••
Lihat : http://www.sahab.net/forums/index.php?showtopic=157156
@ManhajulAnbiya
http://www.manhajul-anbiya.net

~~~~~~~~~~~~~~~~~
.:
KOMANDO HIZBIYYAH : CIRI-CIRI, PRINSIP DAN BATASANNYA

🎙 Al-Ustadz Muhammad Afifuddin as Sidawy -hafizhahullah-

| Kajian Intensif Ramadhan, Sesi TJ Kajian "Sudah Cerahkah Masa Depanmu?" | Rabu, 13 JUNI 2018 M ~ 28 RAMADHAN 1439 H di Masjid Assalam Mujur, Kroya, Cilacap

📊 (5,1 MB) - Durasi [21:04]



_________
(*) Diantaranya tentang:
▪️Ganti profil WA Radio Anti-terorisme, adakah yang mewajibkannya?
▪️Kondisi Syaikh Usamah Al-Amry, Syaikh Kholid Adh-Dhofiri, Syaikh Ghalib, dll
▪️Tuduhan Khowarij (Jihad yang paling besar melawan Sho'afiqoh dan Kaburiyyun)
▪️Penon-aktifan Da'i yang bermasalah
▪️Tabayyun kasus Ciamis dan Muntilan


•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
.:
🔇 MEMUJI ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA DENGAN MENGGUNAKAN NYANYIAN DAN MELAGUKAN AYAT-AYAT AL-QURAN


🔺 Pertanyaan :
Apa hukum menggunakan nyanyian untuk memuji Allah Subhanahu wa Ta'ala, dan melagukan ayat-ayat al-Quran agar menarik hati orang-orang non muslim untuk masuk Islam serta memperingati kaum muslimin agar tidak terjatuh dalam kemaksiatan?


Jawab:

"Perbuatan ini tidak diperbolehkan karena alasan berikut :

1) Bahwasanya nyanyian hukumnya haram, karena itu termasuk dari lahwul hadits (perkataan yang sia-sia) yang terdapat dalam firman Allah Subhanahu wa Ta'ala : {Dan di antara manusia ada orang yang membeli (mempergunakan) lahwul hadits (perkataan yang sia-sia/tidak berguna) untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa dasar ilmu...} [Surat Luqman : 6], dan Allah mengancam orang yang melakukannya dengan siksa yang pedih.

2) Bahwasanya masjid harus dibersihkan dari perbuatan maksiat, dan nyanyian adalah maksiat, sementara masjid dibangun untuk berdzikir kepada Allah 'Azza wa Jalla.

3) Dan perkara yang lebih berat lagi keharamannya dari permasalahan tersebut adalah melantunkan al-Quranul Karim dengan senandung-senandung lagu, karena perbuatan tersebut adalah bentuk penghinaan terhadap al-Quranul Karim, dengan menjadikannya sebagai bagian dari lagu-lagu yang dimaksudkan untuk hiburan.

4) Adapun mendakwahi orang-orang non muslim agar masuk agama Islam dan mendakwahi para pelaku maksiat dari kalangan kaum muslimin agar bertaubat maka hal tersebut adalah perkara yang wajib, akan tetapi harus dilakukan dengan cara-cara yang sesuai syariat, bukan dengan cara-cara yang bid'ah dan haram."

Wa billahit taufiq, wa shallallahu 'ala nabiyina Muhammad wa aalihi wa shahbihi wa sallam."

📜 [Pertanyaan kedua dari fatwa no. 15038]
📃 Komite Tetap untuk riset ilmiyyah dan fatwa


ــــــــــــــــــــــــــــــ
الثناء على الله سبحانه بالغناء وتلحين الآيات

السؤال :
حكم استخدام الغناء في الثناء على الله سبحانه وتعالى، وتلحين الآيات القرآنية لاستمالة غير المسلمين للدخول في الإسلام، وتحذير المسلمين من الوقوع في المعاصي؟

الجواب :
هذا العمل لا يجوز لما يلي :

1 - أن الغناء حرام؛ لأنه من لهو الحديث الذي قال الله فيه: وَمِنَ النَّاسِ مَنْ يَشْتَرِي لَهْوَ الْحَدِيثِ لِيُضِلَّ عَنْ سَبِيلِ اللَّهِ بِغَيْرِ عِلْمٍ وتوعد من فعله بالعذاب الأليم.

2 - أن المسجد ينزه عن فعل المعاصي، والغناء معصية، والمسجد بني لذكر الله عز وجل.

3 - وأشد من ذلك في التحريم: تلحين القرآن الكريم بألحان الغناء؛ لأن في هذا امتهان للقرآن الكريم، وجعله من جملة الأغاني التي يقصد منها الطرب.

4 - أما دعوة غير المسلمين إلى الإسلام ودعوة العصاة من المسلمين للتوبة فهي أمر واجب، لكن يكون ذلك بالطرق المشروعة، لا بالطرق المبتدعة والمحرمة.

وبالله التوفيق، وصلى الله على نبينا محمد وآله وصحبه وسلم.

📜 السؤال الثاني من الفتوى رقم ( 15038 )
📃 اللجنة الدائمة للبحوث العلمية والإفتاء

@hikmahsalafiyyah