Forwarded from RII
📲⭐📲⭐📲
بسم الله الرحمن الرحيم
*Aplikasi RII versi IOS*
_Alhamdulillah...._ *kabar gembira bagi pengguna iphone*📱, setelah sekian lama hadir di playstore, dengan ijin dan kemudahan dari Allah _subhanahu wa ta'ala_ , mulai hari ini aplikasi *Radio Islam Indonesia (RII)* telah tersedia dan bisa diunduh di *AppStore*
~~~~~~~~
📻 Radio Islam Indonesia (RII) versi *IOS* adalah pengembangan dari RII ver. 2 versi android dan berjalan mulai IOS versi 9.3 ke atas.
💐 Fitur dan menu RII versi IOS kami rencanakan sama dengan versi android, hanya saja ketika info ini kami release blm semua fitur muncul/berfungsi. InsyaAllah akan kami sempurnakan secara bertahap ⏳....
~~~~~~~
📲 Ayo Install Aplikasi RII, sekarang sdh tersedia di *AppStore* cari dengan kata kunci *radio islam indonesia* atau download pd link berikut:
🔗https://itunes.apple.com/us/app/radio-islam-indonesia-rii/id1348179452?mt=8
✍🏼Jangan lupa beri komentar positif dan rating ⭐⭐⭐⭐⭐ serta share ke rekan, saudara, kerabat, dll.
〰〰〰〰〰
📝 Masukan dan kritik, serta informasi bug bisa dikirim ke email: oasemedia.dev@gmail.com
atau melalui WA: 0817610558 📲 https://api.whatsapp.com/send?phone=62817610558
💠💳💠💳💠
👍🏼Bagi Antum yang ingin berta'awun untuk pengembangan 📱 aplikasi RII kami membuka kesempatan untuk donasi melalui rek:
🏧 Bank Mandiri
*No rek: 1360015582411*
an. *Radio Islam Indonesia*
_Jazaakumullaahu khairan wa baarakallaahu fiikum._
✅Mengetahui & menyetujui:
al-Ustadz Qomar Su'aidi
(Pembina Apk RII)
🌎 www.radioislam.or.id
⭐📲⭐📲⭐
بسم الله الرحمن الرحيم
*Aplikasi RII versi IOS*
_Alhamdulillah...._ *kabar gembira bagi pengguna iphone*📱, setelah sekian lama hadir di playstore, dengan ijin dan kemudahan dari Allah _subhanahu wa ta'ala_ , mulai hari ini aplikasi *Radio Islam Indonesia (RII)* telah tersedia dan bisa diunduh di *AppStore*
~~~~~~~~
📻 Radio Islam Indonesia (RII) versi *IOS* adalah pengembangan dari RII ver. 2 versi android dan berjalan mulai IOS versi 9.3 ke atas.
💐 Fitur dan menu RII versi IOS kami rencanakan sama dengan versi android, hanya saja ketika info ini kami release blm semua fitur muncul/berfungsi. InsyaAllah akan kami sempurnakan secara bertahap ⏳....
~~~~~~~
📲 Ayo Install Aplikasi RII, sekarang sdh tersedia di *AppStore* cari dengan kata kunci *radio islam indonesia* atau download pd link berikut:
🔗https://itunes.apple.com/us/app/radio-islam-indonesia-rii/id1348179452?mt=8
✍🏼Jangan lupa beri komentar positif dan rating ⭐⭐⭐⭐⭐ serta share ke rekan, saudara, kerabat, dll.
〰〰〰〰〰
📝 Masukan dan kritik, serta informasi bug bisa dikirim ke email: oasemedia.dev@gmail.com
atau melalui WA: 0817610558 📲 https://api.whatsapp.com/send?phone=62817610558
💠💳💠💳💠
👍🏼Bagi Antum yang ingin berta'awun untuk pengembangan 📱 aplikasi RII kami membuka kesempatan untuk donasi melalui rek:
🏧 Bank Mandiri
*No rek: 1360015582411*
an. *Radio Islam Indonesia*
_Jazaakumullaahu khairan wa baarakallaahu fiikum._
✅Mengetahui & menyetujui:
al-Ustadz Qomar Su'aidi
(Pembina Apk RII)
🌎 www.radioislam.or.id
⭐📲⭐📲⭐
::
🚇 JANGAN GARA-GARA NILA SETITIK RUSAK SUSU SEBELANGA
[Kaidah dalam Pergaulan dan Muamalah BUKAN dalam Hal Manhajiyah]
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah berkata:
"Apabila engkau melihat suatu kesalahan pada saudaramu maka bandingkan kesalahan tersebut dengan kebenaran dan kebaikan-kebaikannya! Dan hukumilah ia dengan adil!
Sungguh betapa banyak orang pada titik ini berlaku aniaya dengan kelaliman yang besar dalam hukum mereka(terhadap saudaranya).
Jika mereka menyaksikan suatu kesalahan pada sahabat mereka niscaya mereka menghukuminya dengan dampak kesalahan itu dan menjadikannya umum(menghapus) kebaikan-kebaikan yang banyak selain dari kesalahan tersebut.
❗Dan hal ini adalah :
▪️suatu yang kurang dalam akal,
▪️kezaliman dalam menghakimi,
▪️dan termasuk sifat wanita(cepat melupakan kebaikan suami, pent.).
Seandainya engkau berbuat baik kepadanya(isteri) sepanjang waktu lalu ia melihat suatu kejelekan pada dirimu maka niscaya ia akan berucap, "Aku tidak melihat suatu kebaikan pun padanya".
Adh-Dhiyaa'ul Laami': 1/ 93.
📓؛ قـال العلامة محمد ابن عثيمين رحمہ الله.
إذا رأيت من أخيك خطيئة فاقرنها بصوابه وحسناته وأحكم عليه بالعدل
وإن كثيراً من الناس في هذه النقطة بالذات يجورون جوراً كبيراً في حكمهم
إذا رأوا من صاحبهم سيئة واحدة حكموا عليه بمقتضاها وعموا عن الحسنات الكثيرة سواها
وهذا نقص في العقل وجور في الحكم وهو من صفات المرأة
لو أحسنت إليها الدهر كله ثم رأت منك سوءاً قالت ما رأيت خيراً قط
📚 الضياء اللامع من الخطب الجوامع
❪٩٣/١)
_____________
#Kaidah ini digunakan firanda da'i halabiy turotsiy -yang sesat dan menyesatkan- dalam perkara kesalahan akidah/ manhajiyah untuk membela dzakir naik yang mengatakan bahwa ada hal-hal yang Allah tidak mampu melakukannya. Ia mengatakan dzakir naik banyak kebaikannya. Jangan satu kesalahan menghapus banyak kebaikan. #kalimat semakna ini. Lalu menimpali dengan menyalahkan orang yang mengecam perkataan dzakir naik di atas sebagai "manhaj perempuan".
Na'udzubillah. Kita memohon perlindungan kepada Allah dari kesesatan.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 JANGAN GARA-GARA NILA SETITIK RUSAK SUSU SEBELANGA
[Kaidah dalam Pergaulan dan Muamalah BUKAN dalam Hal Manhajiyah]
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah berkata:
"Apabila engkau melihat suatu kesalahan pada saudaramu maka bandingkan kesalahan tersebut dengan kebenaran dan kebaikan-kebaikannya! Dan hukumilah ia dengan adil!
Sungguh betapa banyak orang pada titik ini berlaku aniaya dengan kelaliman yang besar dalam hukum mereka(terhadap saudaranya).
Jika mereka menyaksikan suatu kesalahan pada sahabat mereka niscaya mereka menghukuminya dengan dampak kesalahan itu dan menjadikannya umum(menghapus) kebaikan-kebaikan yang banyak selain dari kesalahan tersebut.
❗Dan hal ini adalah :
▪️suatu yang kurang dalam akal,
▪️kezaliman dalam menghakimi,
▪️dan termasuk sifat wanita(cepat melupakan kebaikan suami, pent.).
Seandainya engkau berbuat baik kepadanya(isteri) sepanjang waktu lalu ia melihat suatu kejelekan pada dirimu maka niscaya ia akan berucap, "Aku tidak melihat suatu kebaikan pun padanya".
Adh-Dhiyaa'ul Laami': 1/ 93.
📓؛ قـال العلامة محمد ابن عثيمين رحمہ الله.
إذا رأيت من أخيك خطيئة فاقرنها بصوابه وحسناته وأحكم عليه بالعدل
وإن كثيراً من الناس في هذه النقطة بالذات يجورون جوراً كبيراً في حكمهم
إذا رأوا من صاحبهم سيئة واحدة حكموا عليه بمقتضاها وعموا عن الحسنات الكثيرة سواها
وهذا نقص في العقل وجور في الحكم وهو من صفات المرأة
لو أحسنت إليها الدهر كله ثم رأت منك سوءاً قالت ما رأيت خيراً قط
📚 الضياء اللامع من الخطب الجوامع
❪٩٣/١)
_____________
#Kaidah ini digunakan firanda da'i halabiy turotsiy -yang sesat dan menyesatkan- dalam perkara kesalahan akidah/ manhajiyah untuk membela dzakir naik yang mengatakan bahwa ada hal-hal yang Allah tidak mampu melakukannya. Ia mengatakan dzakir naik banyak kebaikannya. Jangan satu kesalahan menghapus banyak kebaikan. #kalimat semakna ini. Lalu menimpali dengan menyalahkan orang yang mengecam perkataan dzakir naik di atas sebagai "manhaj perempuan".
Na'udzubillah. Kita memohon perlindungan kepada Allah dari kesesatan.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Forwarded from RII
📻🎙 Radio ANTITERORISME (online 24 Jam)
Radikalisme dan terorisme muncul karena kebodohan terhadap ajaran Islam yang benar.
Terorisme merupakan sebuah ancaman global yg dirasakan oleh kaum muslimin sebelum yg lainnya, sebab terorisme telah mencemarkan nama baik dan keindahan Islam. Terorisme juga merusak keharmonisan hubungan kaum muslimin dgn negaranya. Terorisme menciptakan saling mencurigai antar elemen muslim. Bahkan isu perang terorisme telah ditunggangi oleh banyak pihak, terkhusus kaum kuffar, utk berbagai kepentingan mereka dan utk menghancurkan umat Islam.
Sebagai salahsatu bentuk upaya pencerahan dan penjelasan kepada kaum muslimin Alhamdulillah kini hadir radio AntiTerorisme di aplikasi Radio Islam Indonesia (RII) sebagai salahsatu kanal khusus yang menyajikan kajian-kajian Islam ilmiah bertemakan antiterorisme dan antiradikalisme sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
~~~~~~
Berikut ini
Link download aplikasi RII:
📲 Playstore: https://play.google.com/store/apps/details?id=dev.oasemedia.radioislamindonesia&hl=in
📲 Appstore: https://itunes.apple.com/us/app/radio-islam-indonesia-rii/id1348179452?mt=8
🌐 Official website:
Radio Islam Indonesia
www.radioislam.or.id
~~~~~~~~~
🚀Yuk.. share ke saudara, rekan dan kerabat agar selamat dan terhindar dari pemahaman sesat terorisme ⛔.
Radikalisme dan terorisme muncul karena kebodohan terhadap ajaran Islam yang benar.
Terorisme merupakan sebuah ancaman global yg dirasakan oleh kaum muslimin sebelum yg lainnya, sebab terorisme telah mencemarkan nama baik dan keindahan Islam. Terorisme juga merusak keharmonisan hubungan kaum muslimin dgn negaranya. Terorisme menciptakan saling mencurigai antar elemen muslim. Bahkan isu perang terorisme telah ditunggangi oleh banyak pihak, terkhusus kaum kuffar, utk berbagai kepentingan mereka dan utk menghancurkan umat Islam.
Sebagai salahsatu bentuk upaya pencerahan dan penjelasan kepada kaum muslimin Alhamdulillah kini hadir radio AntiTerorisme di aplikasi Radio Islam Indonesia (RII) sebagai salahsatu kanal khusus yang menyajikan kajian-kajian Islam ilmiah bertemakan antiterorisme dan antiradikalisme sesuai dengan Al-Qur’an dan As-Sunnah.
~~~~~~
Berikut ini
Link download aplikasi RII:
📲 Playstore: https://play.google.com/store/apps/details?id=dev.oasemedia.radioislamindonesia&hl=in
📲 Appstore: https://itunes.apple.com/us/app/radio-islam-indonesia-rii/id1348179452?mt=8
🌐 Official website:
Radio Islam Indonesia
www.radioislam.or.id
~~~~~~~~~
🚀Yuk.. share ke saudara, rekan dan kerabat agar selamat dan terhindar dari pemahaman sesat terorisme ⛔.
Google Play
Radio Islam Indonesia - Aplikasi di Google Play
Menebar dakwah Islam rahmatan lil alamin, RII hadir bagi kaum muslimin Nusantara
::
🚇 MENIKAH LAGI TANPA SEPENGETAHUAN ISTRI?
Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baaz –rahimahullah-
Pertanyaan:
Apakah boleh bagi seorang laki-laki untuk menikahi dua wanita tanpa diketahui salah satu dari keduanya disertai menggambarkan kepada yang kedua bahwa ia belum menikah?
Jawaban:
“Permasalahan ini ada rinciannya:
- Boleh untuk ia menikahi yang kedua dan ketiga tanpa diketahui istri yang terdahulu. Tidak mengapa yang demikian itu. Jika si lelaki –misalkan- safar ke negeri lain dan menikah di sana. Dan ia mendatangi istrinya sewaktu safar ke sana. Tidak mengapa yang demikian itu.
- Adapun keduanya di satu negeri yang sama maka mesti untuk memberitahu sehingga ia bisa membagi antara keduanya dan ia bisa berbuat adil antara keduanya.
Dan tidak boleh ia menggambarkan bahwa ia belum beristri. Bahkan ia memberitahu dan mengabarkan kepadanya bahwa ia telah beristri. Sebab yang demikian ini termasuk penipuan. Suatu kemestian untuk ia memberitahu istri yang kedua bahwa ia telah beristri jika keduanya berada di satu negeri. Dia katakan “Ya(saya telah beristri)”. Dan ia membagi hari untuk keduanya seluruhnya, berbuat adil antara keduanya, dan memberi hak keduanya. Dan ia tidak boleh berbuat menipu dan makar.
Adapun jika di negeri yang berbeda –misal ia safar untuk belajar- ia safar sepenuhnya di suatu negeri maka boleh baginya menikah di negeri tersebut untuk menjaga ‘iffah(kehormatan) dirinya. Walaupun ia tidak bermusyawarah dengan istrinya. Andaipun ia tidak memberitahukannya. Hal itu tidak bermudharat untuknya. Selama ia masih dalam hitungan yang diperbolehkan yaitu empat istri.....dia memiliki peluang. Jika ia tidak punya kecuali satu istri ia mengambil yang kedua. Jika ia tidak memiliki kecuali dua istri ia ambil yang ketiga. Dia memiliki tiga istri ia ambil yang keempat. Tidak mengapa. Tidak melebihi dari empat.
Dan maksudnya disini bahwa jika ia membutuhkan yang demikian itu dan menghendaki untuk menikah lagi maka tidak ada persyaratan untuk ia memberitahu istrinya apabila ia berada di negeri yang berbeda. Namun tetap menjaga niatan yang wajib, adil dalam menafkahi, dan hal lainnya yang wajib atas suami dari sisi keadilan(kepada istri-istrinya).
📨 Petikan dari fatwa Syaikh rahimahullah: ! https://www.binbaz.org.sa/noor/3673
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 MENIKAH LAGI TANPA SEPENGETAHUAN ISTRI?
Asy-Syaikh Abdul Aziz bin Baaz –rahimahullah-
Pertanyaan:
Apakah boleh bagi seorang laki-laki untuk menikahi dua wanita tanpa diketahui salah satu dari keduanya disertai menggambarkan kepada yang kedua bahwa ia belum menikah?
Jawaban:
“Permasalahan ini ada rinciannya:
- Boleh untuk ia menikahi yang kedua dan ketiga tanpa diketahui istri yang terdahulu. Tidak mengapa yang demikian itu. Jika si lelaki –misalkan- safar ke negeri lain dan menikah di sana. Dan ia mendatangi istrinya sewaktu safar ke sana. Tidak mengapa yang demikian itu.
- Adapun keduanya di satu negeri yang sama maka mesti untuk memberitahu sehingga ia bisa membagi antara keduanya dan ia bisa berbuat adil antara keduanya.
Dan tidak boleh ia menggambarkan bahwa ia belum beristri. Bahkan ia memberitahu dan mengabarkan kepadanya bahwa ia telah beristri. Sebab yang demikian ini termasuk penipuan. Suatu kemestian untuk ia memberitahu istri yang kedua bahwa ia telah beristri jika keduanya berada di satu negeri. Dia katakan “Ya(saya telah beristri)”. Dan ia membagi hari untuk keduanya seluruhnya, berbuat adil antara keduanya, dan memberi hak keduanya. Dan ia tidak boleh berbuat menipu dan makar.
Adapun jika di negeri yang berbeda –misal ia safar untuk belajar- ia safar sepenuhnya di suatu negeri maka boleh baginya menikah di negeri tersebut untuk menjaga ‘iffah(kehormatan) dirinya. Walaupun ia tidak bermusyawarah dengan istrinya. Andaipun ia tidak memberitahukannya. Hal itu tidak bermudharat untuknya. Selama ia masih dalam hitungan yang diperbolehkan yaitu empat istri.....dia memiliki peluang. Jika ia tidak punya kecuali satu istri ia mengambil yang kedua. Jika ia tidak memiliki kecuali dua istri ia ambil yang ketiga. Dia memiliki tiga istri ia ambil yang keempat. Tidak mengapa. Tidak melebihi dari empat.
Dan maksudnya disini bahwa jika ia membutuhkan yang demikian itu dan menghendaki untuk menikah lagi maka tidak ada persyaratan untuk ia memberitahu istrinya apabila ia berada di negeri yang berbeda. Namun tetap menjaga niatan yang wajib, adil dalam menafkahi, dan hal lainnya yang wajib atas suami dari sisi keadilan(kepada istri-istrinya).
📨 Petikan dari fatwa Syaikh rahimahullah: ! https://www.binbaz.org.sa/noor/3673
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 MENGAPA TERORIS TIDAK PERNAH HABIS?
(Taushiyah Tebar Media ke-2 : Majalah Asy-Syariah Edisi Khusus Anti Terorisme)
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahulloh
📆 Masjid Ma'had As-Salafy Jember | Selasa, 12 Jumadal Akhirah 1439 H ~ 27 Februari 2018
Durasi (39:46) = 9,3 MB
Link: http://bit.ly/2CMZexB
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 MENGAPA TERORIS TIDAK PERNAH HABIS?
(Taushiyah Tebar Media ke-2 : Majalah Asy-Syariah Edisi Khusus Anti Terorisme)
🎙Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafizhahulloh
📆 Masjid Ma'had As-Salafy Jember | Selasa, 12 Jumadal Akhirah 1439 H ~ 27 Februari 2018
Durasi (39:46) = 9,3 MB
Link: http://bit.ly/2CMZexB
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 DEBAT DAN HILANGNYA BAROKAH ILMU
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata:
“Dan tidak seorang pun --secara umumnya—diberi kemampuan debat kecuali diharamkan darinya barokah ilmu. Sebab kebanyakan yang suka debat menghendaki untuk menolong pendapatnya semata. Dengan sebab itu diharamkan dari barokah ilmu.
Adapun seorang yang menginginkan kebenaran maka sungguh al-haq itu hal yang mudah lagi dekat, tidak butuh banyak perdebatan. Sebab kebenaran itu terang-benderang.
Oleh karenanya kamu temui ahlul bida’, yang mereka membantah untuk membela kebid’ahan-kebid’ahan mereka, ilmu mereka tidak barokah tidak ada kebaikan di dalamnya.
Dan kamu dapati mereka menyanggah dan mendebat yang berakhir tanpa menghasilkan sesuatu. Mereka tidak sampai kepada kebenaran. Sebab mereka tidak menghendaki kecuali untuk menolong apa yang mereka berada di atasnya.
Sehingga setiap orang yang berdebat untuk membela pendapatnya maka keumumannya ia tidak mendapat taufiq(untuk meraih kebenaran). Dan tidak akan menemui barokah ilmu.
💡Adapun seorang yang berdebat untuk sampai kepada ilmu dan menetapkan yang benar serta membatalkan yang bathil maka yang demikian ini adalah hal yang diperintahkan berdasar firman Allah Ta’ala:
ادْعُ إِلِى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ﴿١٢٥﴾
"Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik." Q.S. An-Nahl: 125.
Tafsir Surat Al-Baqarah: 2/ 444 – 445.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 DEBAT DAN HILANGNYA BAROKAH ILMU
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin rahimahullah berkata:
“Dan tidak seorang pun --secara umumnya—diberi kemampuan debat kecuali diharamkan darinya barokah ilmu. Sebab kebanyakan yang suka debat menghendaki untuk menolong pendapatnya semata. Dengan sebab itu diharamkan dari barokah ilmu.
Adapun seorang yang menginginkan kebenaran maka sungguh al-haq itu hal yang mudah lagi dekat, tidak butuh banyak perdebatan. Sebab kebenaran itu terang-benderang.
Oleh karenanya kamu temui ahlul bida’, yang mereka membantah untuk membela kebid’ahan-kebid’ahan mereka, ilmu mereka tidak barokah tidak ada kebaikan di dalamnya.
Dan kamu dapati mereka menyanggah dan mendebat yang berakhir tanpa menghasilkan sesuatu. Mereka tidak sampai kepada kebenaran. Sebab mereka tidak menghendaki kecuali untuk menolong apa yang mereka berada di atasnya.
Sehingga setiap orang yang berdebat untuk membela pendapatnya maka keumumannya ia tidak mendapat taufiq(untuk meraih kebenaran). Dan tidak akan menemui barokah ilmu.
💡Adapun seorang yang berdebat untuk sampai kepada ilmu dan menetapkan yang benar serta membatalkan yang bathil maka yang demikian ini adalah hal yang diperintahkan berdasar firman Allah Ta’ala:
ادْعُ إِلِى سَبِيلِ رَبِّكَ بِالْحِكْمَةِ وَالْمَوْعِظَةِ الْحَسَنَةِ وَجَادِلْهُم بِالَّتِي هِيَ أَحْسَنُ ﴿١٢٥﴾
"Serulah (manusia) kepada jalan Rabbmu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik." Q.S. An-Nahl: 125.
Tafsir Surat Al-Baqarah: 2/ 444 – 445.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 DUA AKIBAT JELEK MEMBICARAKAN ULAMA
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin –rahimahullah- berkata:
“Membincangkan kehormatan ulama adalah kejelekan sebab terkandung di dalamnya dua mafsadah yang besar.
⬜️ Mafsadah Pertama : Ghibah.
Sesungguhnya para ulama sebagaimana manusia lainnya adalah pribadi-pribadi yang memiliki kehormatan. Apabila seseorang terjatuh dalam memperbincangkan kehormatan mereka maka ia telah menggunjing mereka. Padahal Allah telah berfirman di dalam Al-Qur’anul Karim:
وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضاً أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتاً فَكَرِهْتُمُوهُ ﴿١٢﴾
Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Q.S. Al-Hujuraat : 12.
⬜️ Perkara Kedua –dan ini lebih dahsyat- : Zuhud (meninggalkan) terhadap syariat yang ada pada mereka.
Sehingga dengannya akan hilang syariat --yang Allah karuniai kepada mereka ulama ini untuk menjaganya— disebabkan keraguan mereka (yang membincangkan kehormatan ulama) ini. Karena hal yang dimaklumi bahwa seorang ulama apabila berkurang kadarnya dalam pandangan manusia maka mereka tidak akan menerima setiap apa yang ia ucapkan. Maka akan hilang dengannya bagian yang besar dari syariat(yang ada pada mereka).”
Washoya wa Taujihaat li Thullaabil ‘Ilm, al-‘Utsaimin, hal. 70, Tahdzir Sufahaa’il Ahlaam minath tho’n fil Aimmatil A’laam, ha; 22 – 23.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
🚇 DUA AKIBAT JELEK MEMBICARAKAN ULAMA
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin –rahimahullah- berkata:
“Membincangkan kehormatan ulama adalah kejelekan sebab terkandung di dalamnya dua mafsadah yang besar.
⬜️ Mafsadah Pertama : Ghibah.
Sesungguhnya para ulama sebagaimana manusia lainnya adalah pribadi-pribadi yang memiliki kehormatan. Apabila seseorang terjatuh dalam memperbincangkan kehormatan mereka maka ia telah menggunjing mereka. Padahal Allah telah berfirman di dalam Al-Qur’anul Karim:
وَلَا يَغْتَب بَّعْضُكُم بَعْضاً أَيُحِبُّ أَحَدُكُمْ أَن يَأْكُلَ لَحْمَ أَخِيهِ مَيْتاً فَكَرِهْتُمُوهُ ﴿١٢﴾
Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Q.S. Al-Hujuraat : 12.
⬜️ Perkara Kedua –dan ini lebih dahsyat- : Zuhud (meninggalkan) terhadap syariat yang ada pada mereka.
Sehingga dengannya akan hilang syariat --yang Allah karuniai kepada mereka ulama ini untuk menjaganya— disebabkan keraguan mereka (yang membincangkan kehormatan ulama) ini. Karena hal yang dimaklumi bahwa seorang ulama apabila berkurang kadarnya dalam pandangan manusia maka mereka tidak akan menerima setiap apa yang ia ucapkan. Maka akan hilang dengannya bagian yang besar dari syariat(yang ada pada mereka).”
Washoya wa Taujihaat li Thullaabil ‘Ilm, al-‘Utsaimin, hal. 70, Tahdzir Sufahaa’il Ahlaam minath tho’n fil Aimmatil A’laam, ha; 22 – 23.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafizhahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍 www.alfawaaid.net | www.ilmusyari.com
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com