Forwarded from II Ukhuwah Salafiyyah 🇲🇾 II
🚇PERTOLONGAN ALLAH UNTUK KAUM MUSLIMIN DI BUMI PALESTINA AKAN TIBA DENGAN MEREALISASIKAN TAUHIDULLAH YANG MURNI & JIHAD YANG SYAR’I (DEMI MENEGAKKAN KALIMAT ALLAH)
❱ Al-Imam Rabi' bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah (Mantan Ketua Jurusan As-Sunnah pada Fakultas Hadits, Universitas Islam Madinah)
[ Tanya ]
Anda menjawab bahwa jihad terbagi menjadi dua, jihad thalab (yang bersifat menyerang –ofensif) dan anda telah menerangkannya dengan keterangan yang cukup, walhamdulillah. Tinggal bagian yang kedua, seandainya anda berkenan untuk menjawabnya –jazakumullah khairan.
[ Jawab ]
■ Adapun jihad daf’i (bersifat mempertahankan diri –defensif) yang telah dibicarakan ulama dan ditetapkan oleh mereka bahwa itu hukumnya fardhu ‘ain.
🚇Apa itu artinya?
※ Yaitu musuh-musuh Islam menjajah salah satu negeri muslimin,
✓ maka wajib atas penduduk negeri itu bangkit membendung musuh ini dan mengusirnya dari negeri mereka.
✓ Dan hendaknya mereka terus melawan selama jumlah mereka tidak kurang dari setengah jumlah musuh yang memerangi dan menjajah.
※ Bila jumlah mereka kurang dari jumlah ini, maka menjadi kewajiban negara tetangganya untuk ikut serta dalam jihad, dan itu menjadi fardhu ain atas mereka juga seluruh masyarakat Islam untuk bekerja sama dengan mereka semampunya.
[▴] Akan tetapi mereka harus mempersiapkan segala sesuatunya. Mereka harus melakukan persiapan untuk mengusir musuh.
✘ Bukan seperti keadaan Palestina sekarang. Penduduk Palestina belum menggelar persiapannya.
✘ Bahkan masyarakat Arab Islam yang bertetangga dengannya juga belum melakukan persiapan untuk mengusir musuh-musuh Allah baik dari kalangan Yahudi dan yang lainnya.
※ Yakni di saat Yahudi menjajah Palestina muncullah syiar-syiar jahiliah, nasionalisme, sosialisme, dan seterusnya,
▸ yang semestinya mereka bertaubat kepada Allah dari hal itu,
▸ dan kembali kepada-Nya agar berhak mendapatkan janji Allah berupa pertolongan-Nya atas musuh-musuh Allah.
※ Tapi justru mereka menyambut ideologi-ideologi ini, nasionalisme, sosialisme, ba’ts dan seterusnya.
[▴] Maka golongan-golongan seperti ini tidak akan mendapat kemenangan, dan jihad mereka tidak Islami. Oleh karena itu, jihad di Palestina sampai sekarang bukanlah jihad yang Islami, tetapi atas nama nasionalisme dan kebangsaan.
✓ Jika kaum muslimin kembali kepada jalan Allah dan bertaubat kepada-Nya
▸ lalu mereka mentarbiyah diri-diri mereka, anak-anak mereka dan pasukan mereka di atas tauhidullah yang murni
▸ serta terdidik di atas jihad demi menegakkan kalimat Allah supaya tinggi,
≡ ketika itulah insya Allah mereka dapat mengusir musuh itu.
✘ Dan realita Palestina sekarang, (mereka) memerangi musuh yang cukup berbahaya ini, yang bersenjatakan teknologi tercanggih dan mutakhir dengan didukung negara-negara Eropa dan Amerika. Sementara Palestina tidak ada yang mendukung mereka, satu negarapun.
✘ Maka pandangan saya bahwa termasuk dari sikap terburu-buru dan tidak cerdas bila engkau perangi musuh tersebut dengan bebatuan (intifadhah, ed.). Termasuk kebodohan yang ditolak Islam dan ditolak orang yang berakal (di mana) musuhmu bersenjatakan senjata yang paling ampuh dan canggih, pesawat tempur, tank, rudal, nuklir, dan seterusnya, sementara engkau tidak punya kecuali batu, dan engkau lawan dengannya.
✓ Saya berpandangan, sekarang bila musuh menyerang rumah-rumah penduduk yang aman, serta keluarga mereka, maka wajib bagi mereka membela diri.
◈ Sampai-sampai saya ditanya oleh orang Palestina: “Bila mereka (musuh) menyerang kami, apa yang kami lakukan?” Saya jawab: “Perangi mereka jika mereka menyerangmu dan keluargamu. Lawan dengan segala yang engkau bisa, baik dengan batu atau tongkat, sampaipun dengan kuku-kuku dan gigi-gigimu.”
❱ Al-Imam Rabi' bin Hadi Al-Madkhali hafizhahullah (Mantan Ketua Jurusan As-Sunnah pada Fakultas Hadits, Universitas Islam Madinah)
[ Tanya ]
Anda menjawab bahwa jihad terbagi menjadi dua, jihad thalab (yang bersifat menyerang –ofensif) dan anda telah menerangkannya dengan keterangan yang cukup, walhamdulillah. Tinggal bagian yang kedua, seandainya anda berkenan untuk menjawabnya –jazakumullah khairan.
[ Jawab ]
■ Adapun jihad daf’i (bersifat mempertahankan diri –defensif) yang telah dibicarakan ulama dan ditetapkan oleh mereka bahwa itu hukumnya fardhu ‘ain.
🚇Apa itu artinya?
※ Yaitu musuh-musuh Islam menjajah salah satu negeri muslimin,
✓ maka wajib atas penduduk negeri itu bangkit membendung musuh ini dan mengusirnya dari negeri mereka.
✓ Dan hendaknya mereka terus melawan selama jumlah mereka tidak kurang dari setengah jumlah musuh yang memerangi dan menjajah.
※ Bila jumlah mereka kurang dari jumlah ini, maka menjadi kewajiban negara tetangganya untuk ikut serta dalam jihad, dan itu menjadi fardhu ain atas mereka juga seluruh masyarakat Islam untuk bekerja sama dengan mereka semampunya.
[▴] Akan tetapi mereka harus mempersiapkan segala sesuatunya. Mereka harus melakukan persiapan untuk mengusir musuh.
✘ Bukan seperti keadaan Palestina sekarang. Penduduk Palestina belum menggelar persiapannya.
✘ Bahkan masyarakat Arab Islam yang bertetangga dengannya juga belum melakukan persiapan untuk mengusir musuh-musuh Allah baik dari kalangan Yahudi dan yang lainnya.
※ Yakni di saat Yahudi menjajah Palestina muncullah syiar-syiar jahiliah, nasionalisme, sosialisme, dan seterusnya,
▸ yang semestinya mereka bertaubat kepada Allah dari hal itu,
▸ dan kembali kepada-Nya agar berhak mendapatkan janji Allah berupa pertolongan-Nya atas musuh-musuh Allah.
※ Tapi justru mereka menyambut ideologi-ideologi ini, nasionalisme, sosialisme, ba’ts dan seterusnya.
[▴] Maka golongan-golongan seperti ini tidak akan mendapat kemenangan, dan jihad mereka tidak Islami. Oleh karena itu, jihad di Palestina sampai sekarang bukanlah jihad yang Islami, tetapi atas nama nasionalisme dan kebangsaan.
✓ Jika kaum muslimin kembali kepada jalan Allah dan bertaubat kepada-Nya
▸ lalu mereka mentarbiyah diri-diri mereka, anak-anak mereka dan pasukan mereka di atas tauhidullah yang murni
▸ serta terdidik di atas jihad demi menegakkan kalimat Allah supaya tinggi,
≡ ketika itulah insya Allah mereka dapat mengusir musuh itu.
✘ Dan realita Palestina sekarang, (mereka) memerangi musuh yang cukup berbahaya ini, yang bersenjatakan teknologi tercanggih dan mutakhir dengan didukung negara-negara Eropa dan Amerika. Sementara Palestina tidak ada yang mendukung mereka, satu negarapun.
✘ Maka pandangan saya bahwa termasuk dari sikap terburu-buru dan tidak cerdas bila engkau perangi musuh tersebut dengan bebatuan (intifadhah, ed.). Termasuk kebodohan yang ditolak Islam dan ditolak orang yang berakal (di mana) musuhmu bersenjatakan senjata yang paling ampuh dan canggih, pesawat tempur, tank, rudal, nuklir, dan seterusnya, sementara engkau tidak punya kecuali batu, dan engkau lawan dengannya.
✓ Saya berpandangan, sekarang bila musuh menyerang rumah-rumah penduduk yang aman, serta keluarga mereka, maka wajib bagi mereka membela diri.
◈ Sampai-sampai saya ditanya oleh orang Palestina: “Bila mereka (musuh) menyerang kami, apa yang kami lakukan?” Saya jawab: “Perangi mereka jika mereka menyerangmu dan keluargamu. Lawan dengan segala yang engkau bisa, baik dengan batu atau tongkat, sampaipun dengan kuku-kuku dan gigi-gigimu.”
Forwarded from II Ukhuwah Salafiyyah 🇲🇾 II
(02)
[▴] Maka saya katakan rakyat Palestina ini,
✘ kalian jangan mencoba menyulut musuh ini sementara kalian dalam keadaan selemah-selemahnya. Dan pada derajat kelemahan terendah, janganlah kalian memanasi mereka.
✓ Mulailah dengan taklim, didiklah dengan manhaj Islam yang benar, niscaya Allah akan jadikan untuk kalian jalan keluar dan solusi.
◈ Allah berfirman: “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar.” [Ath-Thalaq: 2]
✓ Maka wajib bagi kalian untuk mengikhlaskan niat dan wajib mentarbiyah diri dan anak kalian di atas tauhidullah sehingga kalian mendapatkan hak kemenangan dari Allah.
✓ Lalu siapkan persenjataan ketika kalian angkat bendera jihad, niscaya Allah akan menolong kalian.
[▴] Inilah yang mungkin aku katakan seputar jihad ini.
※ Dan aku memohon kepada Allah tabaraka wa ta’ala
✓ agar memberikan taufiq-Nya kepada kaum muslimin untuk bertaubat kepada Allah dan kembali kepada-Nya, agar Allah angkat kehinaan ini dari mereka.
✓ Kejayaan, pertolongan dan lenyapnya kehinaan, itu semuanya tergadai dengan kembalinya mereka kepada jalan Allah secara benar, (jalan) yang dibawa oleh Nabi Muhammad.
≡ Bila ini terwujud, insya Allah kaum muslimin akan diberi mahkota kemenangan pada pertempuran manapun yang mereka lakukan melawan musuh Allah:
“Dan sekiranya orang-orang kafir itu memerangi kamu pastilah mereka berbalik melarikan diri ke belakang (kalah) kemudian mereka tiada memperoleh pelindung dan tidak (pula) menolong. Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.” [Al-Fath: 22-23]
✓ Ini adalah sunnatullah, tidak akan meleset selamanya, sunatullah al-kauniyyah (ketetapan Allah pada alam ini). Maka bila kita lakukan sunnah syar’iyyah (ketetapan Allah pada syariat-Nya) yang kita diminta melakukannya, niscaya akan datang sunnatullah al-kauniyyah yaitu janji Allah untuk menang terhadap musuh dan mendapatkan kemenangan di atas musuh.
※ Maka bila kalian sungguh-sungguh dalam memerangi Yahudi dan selain mereka, hendaknya memakai senjata ini, senjata aqidah. Setelah itu baru senjata fisik.
✘ Adapun sekarang, senjata iman lemah –tidak saya katakan tidak ada– lemah sekali, jauh dari tingkatan yang dimaukan. Sementara senjata fisik tidak ada. Kalau begitu, belum waktunya jihad…
✘ Adapun persatuan Arab yang berlandaskan nasionalisme Arab, kebangsaan jahiliah, (maka Nabi bersabda:) “Bukan dari golongan kami orang yang mengajak kepada ashabiah (fanatik kesukuan) atau berperang karena ashabiah”, atau berperang di bawah bendera ‘immiyyah (kesesatan).
▸ Bendera ‘immiyyah yang tergabung padanya Nasrani, Yahudi bila dia punya toleransi, masuk pula padanya komunis, masuk padanya sekuler. Ini bila kita angkat bendera kearaban.
▸ Orang yang mengangkat bendera ini apakah menjadi syahid?! Sekali-kali tidak! Orang yang berperang agar kalimat Allah menjadi tinggi itulah yang di jalan Allah.
※ Demi Allah, Yahudi dan Nasrani benar-benar bertepuk tangan terhadap identitas kearaban karena mereka paham benar bahwa tidak akan mengalahkan mereka
✓ kecuali Islam yang Muhammad [ﷺ] datang membawanya.
✓ Islam yang dengannya terbukalah daerah-daerah di dunia ini.
✓ Islam yang dengannya pemelukya menang di atas segala bangsa dan agama….”
📚[Kaset Aqwal ‘Ulama Fil Jihad Al-Mu’ashir]
Url: http://www.alfawaaid.net/2017/12/pertolongan-allah-untuk-kaum-muslimin.html
📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net
// Sumber:
Majalah Asy-Syariah Online - Edisi 032
➥ #Nasehat #pertolongan_Allah #kaum_muslimin #palestina #tauhidullah_yang_murni #jihad_yang_syar_i #intifadhah
[▴] Maka saya katakan rakyat Palestina ini,
✘ kalian jangan mencoba menyulut musuh ini sementara kalian dalam keadaan selemah-selemahnya. Dan pada derajat kelemahan terendah, janganlah kalian memanasi mereka.
✓ Mulailah dengan taklim, didiklah dengan manhaj Islam yang benar, niscaya Allah akan jadikan untuk kalian jalan keluar dan solusi.
◈ Allah berfirman: “Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan ke luar.” [Ath-Thalaq: 2]
✓ Maka wajib bagi kalian untuk mengikhlaskan niat dan wajib mentarbiyah diri dan anak kalian di atas tauhidullah sehingga kalian mendapatkan hak kemenangan dari Allah.
✓ Lalu siapkan persenjataan ketika kalian angkat bendera jihad, niscaya Allah akan menolong kalian.
[▴] Inilah yang mungkin aku katakan seputar jihad ini.
※ Dan aku memohon kepada Allah tabaraka wa ta’ala
✓ agar memberikan taufiq-Nya kepada kaum muslimin untuk bertaubat kepada Allah dan kembali kepada-Nya, agar Allah angkat kehinaan ini dari mereka.
✓ Kejayaan, pertolongan dan lenyapnya kehinaan, itu semuanya tergadai dengan kembalinya mereka kepada jalan Allah secara benar, (jalan) yang dibawa oleh Nabi Muhammad.
≡ Bila ini terwujud, insya Allah kaum muslimin akan diberi mahkota kemenangan pada pertempuran manapun yang mereka lakukan melawan musuh Allah:
“Dan sekiranya orang-orang kafir itu memerangi kamu pastilah mereka berbalik melarikan diri ke belakang (kalah) kemudian mereka tiada memperoleh pelindung dan tidak (pula) menolong. Sebagai suatu sunnatullah yang telah berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi sunnatullah itu.” [Al-Fath: 22-23]
✓ Ini adalah sunnatullah, tidak akan meleset selamanya, sunatullah al-kauniyyah (ketetapan Allah pada alam ini). Maka bila kita lakukan sunnah syar’iyyah (ketetapan Allah pada syariat-Nya) yang kita diminta melakukannya, niscaya akan datang sunnatullah al-kauniyyah yaitu janji Allah untuk menang terhadap musuh dan mendapatkan kemenangan di atas musuh.
※ Maka bila kalian sungguh-sungguh dalam memerangi Yahudi dan selain mereka, hendaknya memakai senjata ini, senjata aqidah. Setelah itu baru senjata fisik.
✘ Adapun sekarang, senjata iman lemah –tidak saya katakan tidak ada– lemah sekali, jauh dari tingkatan yang dimaukan. Sementara senjata fisik tidak ada. Kalau begitu, belum waktunya jihad…
✘ Adapun persatuan Arab yang berlandaskan nasionalisme Arab, kebangsaan jahiliah, (maka Nabi bersabda:) “Bukan dari golongan kami orang yang mengajak kepada ashabiah (fanatik kesukuan) atau berperang karena ashabiah”, atau berperang di bawah bendera ‘immiyyah (kesesatan).
▸ Bendera ‘immiyyah yang tergabung padanya Nasrani, Yahudi bila dia punya toleransi, masuk pula padanya komunis, masuk padanya sekuler. Ini bila kita angkat bendera kearaban.
▸ Orang yang mengangkat bendera ini apakah menjadi syahid?! Sekali-kali tidak! Orang yang berperang agar kalimat Allah menjadi tinggi itulah yang di jalan Allah.
※ Demi Allah, Yahudi dan Nasrani benar-benar bertepuk tangan terhadap identitas kearaban karena mereka paham benar bahwa tidak akan mengalahkan mereka
✓ kecuali Islam yang Muhammad [ﷺ] datang membawanya.
✓ Islam yang dengannya terbukalah daerah-daerah di dunia ini.
✓ Islam yang dengannya pemelukya menang di atas segala bangsa dan agama….”
📚[Kaset Aqwal ‘Ulama Fil Jihad Al-Mu’ashir]
Url: http://www.alfawaaid.net/2017/12/pertolongan-allah-untuk-kaum-muslimin.html
📮••••|Edisi| @ukhuwahsalaf / www.alfawaaid.net
// Sumber:
Majalah Asy-Syariah Online - Edisi 032
➥ #Nasehat #pertolongan_Allah #kaum_muslimin #palestina #tauhidullah_yang_murni #jihad_yang_syar_i #intifadhah
::
🚇 JANGAN TERGESA-GESA MENGHUKUMI SESUATU!
Asy-Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkholi -hafizhahullah- berkata,
"Wahai ikhwah, janganlah terburu-buru dalam menetapkan hukum-hukum(suatu permasalahan) sebab _qadhi_ ada tiga macam, sebagaimana sabda Nabi shalallahu 'alaihi wasallam:
( *ﺍﻟﻘﻀﺎﺓ ﺛﻼﺛﺔ ﻗﺎﺿﻴﺎﻥ ﻓﻲ ﺍﻟﻨﺎﺭ ﻭﻭﺍﺣﺪ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ ، ﺭﺟﻞ ﻋﻠﻢ ﺍﻟﺤﻖ ﻓﻘﻀﻰ ﺑﻪ ﻓﻬﻮ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ ، ﻭﺭﺟﻞ ﻗﻀﻰ ﻟﻠﻨﺎﺱ ﻋﻠﻰ ﺟﻬﻞ ﻓﻬﻮ ﻓﻲ ﺍﻟﻨﺎﺭ ، ﻭﺭﺟﻞ ﻋﺮﻑ ﺍﻟﺤﻖ ﻓﺠﺎﺭ ﻓﻲ ﺍﻟﺤﻜﻢ ﻓﻬﻮ ﻓﻲ ﺍﻟﻨﺎﺭ* ) ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻷﺭﺑﻌﺔ ﻭﺍﻟﺤﺎﻛﻢ
Qadhi (hakim pemutus perkara) ada tiga -dua di neraka dan satu di surga- :
1⃣ Seorang yang mengetahui kebenaran lalu memutus perkara dengannya maka ia di surga.
2⃣ Seorang yang menentukan perkara di atas kejahilan maka ia di neraka.
3⃣ Seorang yang mengetahui kebenaran namun berbuat lalim (menyelisihi kebenaran) dalam menghakimi maka ia di neraka.
✍ Petikan dari:
http://bit.ly/2jX6WyO
📜 " ﻧﺼﻴﺤﺔ ﻭﺩﻳﺔ ﻟﻤﻦ ﻳﺤﺘﺮﻡ ﺍﻟﺴﻠﻔﻴﺔ "
"Nasihat Penuh Kasih bagi Seorang yang Menghormati Dakwah Salafiyah"
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafidzahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
🚇 JANGAN TERGESA-GESA MENGHUKUMI SESUATU!
Asy-Syaikh Rabi' bin Hadi al-Madkholi -hafizhahullah- berkata,
"Wahai ikhwah, janganlah terburu-buru dalam menetapkan hukum-hukum(suatu permasalahan) sebab _qadhi_ ada tiga macam, sebagaimana sabda Nabi shalallahu 'alaihi wasallam:
( *ﺍﻟﻘﻀﺎﺓ ﺛﻼﺛﺔ ﻗﺎﺿﻴﺎﻥ ﻓﻲ ﺍﻟﻨﺎﺭ ﻭﻭﺍﺣﺪ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ ، ﺭﺟﻞ ﻋﻠﻢ ﺍﻟﺤﻖ ﻓﻘﻀﻰ ﺑﻪ ﻓﻬﻮ ﻓﻲ ﺍﻟﺠﻨﺔ ، ﻭﺭﺟﻞ ﻗﻀﻰ ﻟﻠﻨﺎﺱ ﻋﻠﻰ ﺟﻬﻞ ﻓﻬﻮ ﻓﻲ ﺍﻟﻨﺎﺭ ، ﻭﺭﺟﻞ ﻋﺮﻑ ﺍﻟﺤﻖ ﻓﺠﺎﺭ ﻓﻲ ﺍﻟﺤﻜﻢ ﻓﻬﻮ ﻓﻲ ﺍﻟﻨﺎﺭ* ) ﺭﻭﺍﻩ ﺍﻷﺭﺑﻌﺔ ﻭﺍﻟﺤﺎﻛﻢ
Qadhi (hakim pemutus perkara) ada tiga -dua di neraka dan satu di surga- :
1⃣ Seorang yang mengetahui kebenaran lalu memutus perkara dengannya maka ia di surga.
2⃣ Seorang yang menentukan perkara di atas kejahilan maka ia di neraka.
3⃣ Seorang yang mengetahui kebenaran namun berbuat lalim (menyelisihi kebenaran) dalam menghakimi maka ia di neraka.
✍ Petikan dari:
http://bit.ly/2jX6WyO
📜 " ﻧﺼﻴﺤﺔ ﻭﺩﻳﺔ ﻟﻤﻦ ﻳﺤﺘﺮﻡ ﺍﻟﺴﻠﻔﻴﺔ "
"Nasihat Penuh Kasih bagi Seorang yang Menghormati Dakwah Salafiyah"
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafidzahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
::
🚇 HUKUM UCAPAN “SELAMAT NATAL"
(Penjelasan Para ‘Ulama Sunnah, dan Bantahan terhadap Para Tokoh Islam Nusantara dan Liberal di negeri ini yang telah berani mempermainkan Islam dan membuat kaum muslimin prihatin)
------------------
📨 Pertanyaan :
“Apa hukum Islam terhadap ucapan selamat kepada orang-orang Kristen dalam hari-hari besar/perayaan keagamaan mereka? Karena saya punya paman tetangganya adalah seorang Kristen. Paman saya menyampaikan ucapan selamat perayaan dan hari-hari besar kepadanya, dan dia (si Kristen tersebut) juga mengucapkan selamat kepada paman saya pada hari-hari besar, perayaan, dan setiap momen. Apakah ini boleh, yaitu seorang Muslim mengucapkan selamat kepada orang Kristen, dan orang Kristen mengucapkan selamat kepada orang Muslim dalam kesempatan hari besar dan perayaan keagamaan?”
🌀 Jawab :
“TIDAK BOLEH mengucapkan selamat kepada orang-orang Kristen dalam hari-hari besar/perayaan-perayaan mereka.
Karena pada ucapan selamat itu, terdapat :
◾️Bekerja sama dalam dosa. Kita (kaum muslimin) dilarang darinya, Allah Ta’ala berfirman,
{وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ}
“Janganlah kalian saling bekerja sama di atas dosa dan permusuhan.” (al-Ma’idah : 2)
◾️ Ada kecintaan kepada mereka, dan menginginkan mereka cinta terhadap kita,
◾️Menunjukkan sikap ridha kepada mereka dan syi’ar-syi’ar agama mereka.
🚫 INI SEMUA TIDAK BOLEH.
Namun yang wajib adalah :
MENAMPAKKAN PERMUSUHAN DAN MENUNJUKKAN KEBENCIAN TERHADAP MEREKA. Karena mereka :
➖Menentang dan menyimpang dari agama Allah ‘'Azza wa Jalla,
➖Menyekutukan Allah dengan selain-Nya,
➖Meyakini Allah memiliki isteri dan anak,
Allah Ta’ala berfirman,
{لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ أُولَئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الْإِيمَانَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِنْهُ}
“Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu adalah bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, ataupun keluarga mereka. Meraka Itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan-Nya yang datang daripada-Nya.” (al-Mujaadilah : 22)
Allah Ta’ala berfirman,
{قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ إِذْ قَالُوا لِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَآءُ مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَاءُ أَبَدًا حَتَّى تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَحْدَهُ}
“Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: "Sesungguhnya kami berlepas diri dari kalian dari apa yang kalian sembah selain Allah. Kami ingkari (kekafiran) kalian, dan telah nyata antara kami dan kalian permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya, sampai kalian beriman kepada Allah saja.” (al-Mumtahanah : 4)
وبالله التوفيق. وصلى الله على نبينا محمد، وآله وصحبه وسلم.
Al-Lajnah ad-Da’imah li al-Buhuts al-‘Ilmiyyah wa al-Iftaa’ | Fatwa no. 11168 | Ketua : ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz
••••
🌠📝📡 Majmu’ah Manhajul Anbiya
📟 @ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
🚇 HUKUM UCAPAN “SELAMAT NATAL"
(Penjelasan Para ‘Ulama Sunnah, dan Bantahan terhadap Para Tokoh Islam Nusantara dan Liberal di negeri ini yang telah berani mempermainkan Islam dan membuat kaum muslimin prihatin)
------------------
📨 Pertanyaan :
“Apa hukum Islam terhadap ucapan selamat kepada orang-orang Kristen dalam hari-hari besar/perayaan keagamaan mereka? Karena saya punya paman tetangganya adalah seorang Kristen. Paman saya menyampaikan ucapan selamat perayaan dan hari-hari besar kepadanya, dan dia (si Kristen tersebut) juga mengucapkan selamat kepada paman saya pada hari-hari besar, perayaan, dan setiap momen. Apakah ini boleh, yaitu seorang Muslim mengucapkan selamat kepada orang Kristen, dan orang Kristen mengucapkan selamat kepada orang Muslim dalam kesempatan hari besar dan perayaan keagamaan?”
🌀 Jawab :
“TIDAK BOLEH mengucapkan selamat kepada orang-orang Kristen dalam hari-hari besar/perayaan-perayaan mereka.
Karena pada ucapan selamat itu, terdapat :
◾️Bekerja sama dalam dosa. Kita (kaum muslimin) dilarang darinya, Allah Ta’ala berfirman,
{وَلَا تَعَاوَنُوا عَلَى الْإِثْمِ وَالْعُدْوَانِ}
“Janganlah kalian saling bekerja sama di atas dosa dan permusuhan.” (al-Ma’idah : 2)
◾️ Ada kecintaan kepada mereka, dan menginginkan mereka cinta terhadap kita,
◾️Menunjukkan sikap ridha kepada mereka dan syi’ar-syi’ar agama mereka.
🚫 INI SEMUA TIDAK BOLEH.
Namun yang wajib adalah :
MENAMPAKKAN PERMUSUHAN DAN MENUNJUKKAN KEBENCIAN TERHADAP MEREKA. Karena mereka :
➖Menentang dan menyimpang dari agama Allah ‘'Azza wa Jalla,
➖Menyekutukan Allah dengan selain-Nya,
➖Meyakini Allah memiliki isteri dan anak,
Allah Ta’ala berfirman,
{لَا تَجِدُ قَوْمًا يُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَالْيَوْمِ الْآخِرِ يُوَادُّونَ مَنْ حَادَّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ وَلَوْ كَانُوا آبَاءَهُمْ أَوْ أَبْنَاءَهُمْ أَوْ إِخْوَانَهُمْ أَوْ عَشِيرَتَهُمْ أُولَئِكَ كَتَبَ فِي قُلُوبِهِمُ الْإِيمَانَ وَأَيَّدَهُمْ بِرُوحٍ مِنْهُ}
“Kamu tak akan mendapati kaum yang beriman pada Allah dan hari akhirat, saling berkasih-sayang dengan orang-orang yang menentang Allah dan Rasul-Nya, sekalipun orang-orang itu adalah bapak-bapak, anak-anak, saudara-saudara, ataupun keluarga mereka. Meraka Itulah orang-orang yang Allah telah menanamkan keimanan dalam hati mereka dan menguatkan mereka dengan pertolongan-Nya yang datang daripada-Nya.” (al-Mujaadilah : 22)
Allah Ta’ala berfirman,
{قَدْ كَانَتْ لَكُمْ أُسْوَةٌ حَسَنَةٌ فِي إِبْرَاهِيمَ وَالَّذِينَ مَعَهُ إِذْ قَالُوا لِقَوْمِهِمْ إِنَّا بُرَآءُ مِنْكُمْ وَمِمَّا تَعْبُدُونَ مِنْ دُونِ اللَّهِ كَفَرْنَا بِكُمْ وَبَدَا بَيْنَنَا وَبَيْنَكُمُ الْعَدَاوَةُ وَالْبَغْضَاءُ أَبَدًا حَتَّى تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ وَحْدَهُ}
“Sesungguhnya telah ada suri tauladan yang baik bagimu pada Ibrahim dan orang-orang yang bersama dengan dia; ketika mereka berkata kepada kaum mereka: "Sesungguhnya kami berlepas diri dari kalian dari apa yang kalian sembah selain Allah. Kami ingkari (kekafiran) kalian, dan telah nyata antara kami dan kalian permusuhan dan kebencian buat selama-lamanya, sampai kalian beriman kepada Allah saja.” (al-Mumtahanah : 4)
وبالله التوفيق. وصلى الله على نبينا محمد، وآله وصحبه وسلم.
Al-Lajnah ad-Da’imah li al-Buhuts al-‘Ilmiyyah wa al-Iftaa’ | Fatwa no. 11168 | Ketua : ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz
••••
🌠📝📡 Majmu’ah Manhajul Anbiya
📟 @ManhajulAnbiya
~~~~~~~~~~~~~~~
::
🚇Hukum Makmum Membaca Al-Fatihah sedang Imam Membaca Surat
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin –rahimahullah-
Pertanyaan:
Apabila imam membaca Al-Fatihah dan telah selesai dari membacanya, termasuk kebiasaan bahwa ia berhenti sesaat, lalu apakah makmum membaca Al-Fatihah walaupun imam LANGSUNG membaca surat berikutnya(setelah Al-Fatihah, pent.)?
Jawaban:
Seorang imam jika ia telah membaca Al-Fatihah maka ia diam sesaat. Namun diantara ulama ada yang berpendapat bahwa imam diam sampai makmum menyempurnakan Al-Fatihah.
Ada pula yang berpendapat: diam beberapa saat lalu melanjutkan bacaan. Dan pendapat kedua ini yang shahih. Yaitu: imam tidak diam dalam waktu lama namun hanya sesaat saja.
Dan apabila makmum telah masuk membaca Al-Fatihah maka ia melanjutkan dan menyempurnakannya walaupun imam sedang membaca (surat setelah Al-Fatihah, pent.) karena Nabi –shalallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ
“Tidak ada shalat bagi yang belum membaca pembuka Al-Kitab (yaitu Al-Fatihah).”
Dan beliau, pada suatu hari, berpaling setelah selesai dari shalat fajar lalu bersabda kepada para Shahabatnya:
“Sepertinya kalian membaca (surat selain al-Fatihah) di belakang imam kalian?”
Mereka para Shahabat menjawab,”Benar.”
Beliau pun bersabda:
”Jangan kalian kerjakan kecuali Ummul Qur’an(Al-Fatihah) sebab tidak ada (tidak sah) shalat bagi yang belum membacanya.”
Liqaa’atul Baabil Maftuuh, 1/ 473 – 474.
📨 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafidzahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
🚇Hukum Makmum Membaca Al-Fatihah sedang Imam Membaca Surat
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin –rahimahullah-
Pertanyaan:
Apabila imam membaca Al-Fatihah dan telah selesai dari membacanya, termasuk kebiasaan bahwa ia berhenti sesaat, lalu apakah makmum membaca Al-Fatihah walaupun imam LANGSUNG membaca surat berikutnya(setelah Al-Fatihah, pent.)?
Jawaban:
Seorang imam jika ia telah membaca Al-Fatihah maka ia diam sesaat. Namun diantara ulama ada yang berpendapat bahwa imam diam sampai makmum menyempurnakan Al-Fatihah.
Ada pula yang berpendapat: diam beberapa saat lalu melanjutkan bacaan. Dan pendapat kedua ini yang shahih. Yaitu: imam tidak diam dalam waktu lama namun hanya sesaat saja.
Dan apabila makmum telah masuk membaca Al-Fatihah maka ia melanjutkan dan menyempurnakannya walaupun imam sedang membaca (surat setelah Al-Fatihah, pent.) karena Nabi –shalallahu ‘alaihi wasallam- bersabda:
لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ
“Tidak ada shalat bagi yang belum membaca pembuka Al-Kitab (yaitu Al-Fatihah).”
Dan beliau, pada suatu hari, berpaling setelah selesai dari shalat fajar lalu bersabda kepada para Shahabatnya:
“Sepertinya kalian membaca (surat selain al-Fatihah) di belakang imam kalian?”
Mereka para Shahabat menjawab,”Benar.”
Beliau pun bersabda:
”Jangan kalian kerjakan kecuali Ummul Qur’an(Al-Fatihah) sebab tidak ada (tidak sah) shalat bagi yang belum membacanya.”
Liqaa’atul Baabil Maftuuh, 1/ 473 – 474.
📨 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafidzahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::. (REVISI)
Berkata Asy Syaikh Al 'Allamah Ahmad Bin Yahya An-Najmiy رحمه الله :
"Dan dari perkara yang harus diperhatikan, adalah kebanyakan manusia menamakan bencana- bencana (yang terjadi) dari gempa bumi yang menghancurkan, angin topan yang membinasakan, banjir bandang dan selain dari itu, mereka menamainya kejadian-kejadian ini dengan BENCANA ALAM..
Ini termasuk kesyirikan, dan terkadang bisa menjadi syirik besar ketika mereka menyandarkan bencana ini kepada proses alamiyah dan melupakan Sang Pencipta alam dan yang mengaturnya."
⛔️ تنبيه عن خطأ عقدي خطير
📌 مقولة:
🚫 كــــوارث طبيعــــية 🚫
قــال الشــيخ العــلامة/
أحمد بـن يحيى النجمي رحمه الله:
و من الملاحظ أن كثيراً من الناس يسمون الكوارث من زلازل مدمرة، و أعاصير مهلكة، و فيضانات ، و غير ذلك، يسمون هذه الأمور (كوراث طبيعية)،
👈وهذا يعتبر شركاً، و قد يكون من الشرك الأكبر حينما ينسبون هذه الكوارث الى الطبيعة، ويَنسون خالق هذا الكون، و المتصرف فيه.
📝 "الشرح الموجز الممهد لتوحيد الخالق الممجد" (ص: ٢٩٩).
✒[Abu Sai'dah Ayyub]
📨 Sumber:
http://bit.ly/2yF6hqa
🚇 KESALAHAN YANG BERBAHAYA DALAM PERMASALAHAN AQIDAH : UCAPAN "BENCANA ALAM KETIKA TERJADI BENCANA"
Berkata Asy Syaikh Al 'Allamah Ahmad Bin Yahya An-Najmiy رحمه الله :
"Dan dari perkara yang harus diperhatikan, adalah kebanyakan manusia menamakan bencana- bencana (yang terjadi) dari gempa bumi yang menghancurkan, angin topan yang membinasakan, banjir bandang dan selain dari itu, mereka menamainya kejadian-kejadian ini dengan BENCANA ALAM..
Ini termasuk kesyirikan, dan terkadang bisa menjadi syirik besar ketika mereka menyandarkan bencana ini kepada proses alamiyah dan melupakan Sang Pencipta alam dan yang mengaturnya."
⛔️ تنبيه عن خطأ عقدي خطير
📌 مقولة:
🚫 كــــوارث طبيعــــية 🚫
قــال الشــيخ العــلامة/
أحمد بـن يحيى النجمي رحمه الله:
و من الملاحظ أن كثيراً من الناس يسمون الكوارث من زلازل مدمرة، و أعاصير مهلكة، و فيضانات ، و غير ذلك، يسمون هذه الأمور (كوراث طبيعية)،
👈وهذا يعتبر شركاً، و قد يكون من الشرك الأكبر حينما ينسبون هذه الكوارث الى الطبيعة، ويَنسون خالق هذا الكون، و المتصرف فيه.
📝 "الشرح الموجز الممهد لتوحيد الخالق الممجد" (ص: ٢٩٩).
✒[Abu Sai'dah Ayyub]
📨 Sumber:
http://bit.ly/2yF6hqa
Blogspot
KESALAHAN YANG BERBAHAYA DALAM PERMASALAHAN AQIDAH
🚫 KESALAHAN YANG BERBAHAYA DALAM PERMASALAHAN AQIDAH 📢❌UCAPAN "BENCANA ALAM ITU HANYA TABEAT (KEJADIAN ALAM BIASA)" ——————— ✧ ※❉※ ✧ ————...
::
🚇Hukum Membaca Al-Fatihah dan Dzikir-dzikir Shalat di Dalam Hati
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin –rahimahullah-
Pertanyaan:
Sebagian orang ketika shalat membaca Al-Fatihah dan dzikir-dzikir di dalam hati dan tidak membaca (mengucapkan)nya dengan lisan, apakah amalan ini telah tertunaikan (sah) untuk mereka?
Jawaban:
Tidak tepat untuk dikatakan “si fulan membaca” kecuali dengan mengucapkannya.
Adapun jika ia melewatinya dengan hatinya maka ini belum membaca. Dan hal itu belum terlaksana untuknya dalam shalat karena sejatinya ia telah meninggalkan dari membaca Al-Fatihah, tasbih, dan takbir.
NAMUN para ulama berbeda pendapat: Apakah disyaratkan untuk ia memperdengarkan bacaannya kepada dirinya sendiri, dalam makna gerakan-gerakan lisan dan bibirnya harus ada suara yang ia dengar, atau tidak dipersyaratkan?
Pendapat yang shahih bahwa tidak disyaratkan untuk memperdengarkan kepada dirinya. Akan tetapi disyaratkan untuk ia mengucapkan (menggerakkan lisan dan bibir, pent.)
Liqaa’atul Baabil Maftuuh, 1/ 587.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafidzahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
🚇Hukum Membaca Al-Fatihah dan Dzikir-dzikir Shalat di Dalam Hati
Asy-Syaikh Muhammad bin Shalih al-‘Utsaimin –rahimahullah-
Pertanyaan:
Sebagian orang ketika shalat membaca Al-Fatihah dan dzikir-dzikir di dalam hati dan tidak membaca (mengucapkan)nya dengan lisan, apakah amalan ini telah tertunaikan (sah) untuk mereka?
Jawaban:
Tidak tepat untuk dikatakan “si fulan membaca” kecuali dengan mengucapkannya.
Adapun jika ia melewatinya dengan hatinya maka ini belum membaca. Dan hal itu belum terlaksana untuknya dalam shalat karena sejatinya ia telah meninggalkan dari membaca Al-Fatihah, tasbih, dan takbir.
NAMUN para ulama berbeda pendapat: Apakah disyaratkan untuk ia memperdengarkan bacaannya kepada dirinya sendiri, dalam makna gerakan-gerakan lisan dan bibirnya harus ada suara yang ia dengar, atau tidak dipersyaratkan?
Pendapat yang shahih bahwa tidak disyaratkan untuk memperdengarkan kepada dirinya. Akan tetapi disyaratkan untuk ia mengucapkan (menggerakkan lisan dan bibir, pent.)
Liqaa’atul Baabil Maftuuh, 1/ 587.
📑 Alih Bahasa:
Al-Ustadz Abu Yahya al-Maidany hafidzahullah
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 (ARSIP) APA YANG HARUS KITA LAKUKAN TERKAIT TRAGEDI PALESTINA? : BENARKAH SAUDI TIDAK MAU PEDULI DENGAN MUSLIMIN PALESTINA?
🎙Bersama :
Al-Ustadz Luqman Ba'abduh حفظه الله
📆 Audio Kajian 16-25 Muharram 1430 H ~ 13-22 Juni 2009 M | Tasjilat as-Salafy Jember
📊 Durasi 15:27 [3,7 MB]
(*) Juga Fatwa Ulama menyikapi tragedi Palestina: apakah dengan kita berdakwah disana, menyumbang dana/harta ataukah berjihad bertempur bersama mereka?
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
🚇 (ARSIP) APA YANG HARUS KITA LAKUKAN TERKAIT TRAGEDI PALESTINA? : BENARKAH SAUDI TIDAK MAU PEDULI DENGAN MUSLIMIN PALESTINA?
🎙Bersama :
Al-Ustadz Luqman Ba'abduh حفظه الله
📆 Audio Kajian 16-25 Muharram 1430 H ~ 13-22 Juni 2009 M | Tasjilat as-Salafy Jember
📊 Durasi 15:27 [3,7 MB]
(*) Juga Fatwa Ulama menyikapi tragedi Palestina: apakah dengan kita berdakwah disana, menyumbang dana/harta ataukah berjihad bertempur bersama mereka?
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
🚇 MENGENAL LEBIH DEKAT NEGERI TAUHID
Tak kenal maka tak sayang, peribahasa tersebut sangatlah benar jika kita kaitkan dengan kerajaan Arab Saudi, betapa banyak manusia yang tidak mengetahui keutamaan negeri di mana Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam tersebut di utus, baik dari kalangan kafir maupun dari kalangan kaum muslimin secara khusus.
Stigma negatif dan pemberitaan miring tentang kerajaan Arab Saudi yang di lontarkan pihak-pihak yang tidak suka terhadap kerajaan Arab Saudi sedikit banyaknya sudah berhasil mempengaruhi cara pandang manusia terkhusus kaum muslimin terhadap negeri tauhid tersebut.
Perlu di ketahui tidaklah membenci Arab Saudi kecuali salah satu dari empat kelompok,
● Pertama kaum liberalis yang sangat membenci Islam
● Kedua kaum khawarij (Teroris) yang mengkafirkan kerajaan Arab Saudi
● Rafidhah (Syi'ah) yang membenci as-Sunnah dan
● Orang yang bodoh terhadap ilmu syar'i.
☝🏻 Membela kebenaran dan membantu pihak-pihak yang di berada di atas kebenaran adalah merupakan salah satu dari kewajiban yang Allah wajibkan kepada hamba-Nya. Sehingga pembahasan yang mengulas sisi-sisi kebaikan negeri tauhid ini dipandang perlu sebagai bentuk pembelaan terhadap kebenaran.
Karena itu, sebagai upaya membela kebenaran kami mencoba hadir kehadapan pembaca, menyajikan sisi lain dan keutamaan kerajaan Arab Saudi, melalui website http://serambiharamain.com. Semoga -sedikit- yang kami upayakan ini tercatat sebagai amal shalih di sisi Allah subhanahu wa ta'ala
Silahkan untuk membaca beberapa artikel yang kami sajikan, di link-link berikut:
🌏 http://serambiharamain.com/napak-tilas-sejarah-berdirinya-kerajaan-arab-saudi/
🌏 http://serambiharamain.com/negeri-tauhid-anti-teroris/
🌏 http://serambiharamain.com/sekelumit-gambaran-sumbangsih-arab-saudi-untuk-dunia/
🌏 http://serambiharamain.com/mengapa-arab-saudi-mengeksekusi-47-orang-narapidana-terorisme/
🌏 http://serambiharamain.com/arab-saudi-di-hujat-karena-hukum-mati-1-syiah-iran-di-sanjung-walau-gantung-ribuan-sunni/
🌏 http://serambiharamain.com/pelan-pelan-wahai-iran-shafawiyah-inilah-negeri-al-haramain-saudi/
🌏 http://serambiharamain.com/klaim-bahwa-isis-adalah-islam-sangat-bertentangan-dengan-realita/
🌏 http://serambiharamain.com/10-fakta-yang-membuat-bahagia-bila-anda-hidup-di-arab-saudi/
🌏 http://serambiharamain.com/ketika-teroris-teriak-teroris/
••••
Untuk artikel-artikel lainnya kami persilahkan untuk mengunjungi website :
🌏 http://serambiharamain.com
📢 JOIN CHANNEL https://t.me/serambiharamain
🚇 MENGENAL LEBIH DEKAT NEGERI TAUHID
Tak kenal maka tak sayang, peribahasa tersebut sangatlah benar jika kita kaitkan dengan kerajaan Arab Saudi, betapa banyak manusia yang tidak mengetahui keutamaan negeri di mana Rasulullah shalallahu 'alaihi wa sallam tersebut di utus, baik dari kalangan kafir maupun dari kalangan kaum muslimin secara khusus.
Stigma negatif dan pemberitaan miring tentang kerajaan Arab Saudi yang di lontarkan pihak-pihak yang tidak suka terhadap kerajaan Arab Saudi sedikit banyaknya sudah berhasil mempengaruhi cara pandang manusia terkhusus kaum muslimin terhadap negeri tauhid tersebut.
Perlu di ketahui tidaklah membenci Arab Saudi kecuali salah satu dari empat kelompok,
● Pertama kaum liberalis yang sangat membenci Islam
● Kedua kaum khawarij (Teroris) yang mengkafirkan kerajaan Arab Saudi
● Rafidhah (Syi'ah) yang membenci as-Sunnah dan
● Orang yang bodoh terhadap ilmu syar'i.
☝🏻 Membela kebenaran dan membantu pihak-pihak yang di berada di atas kebenaran adalah merupakan salah satu dari kewajiban yang Allah wajibkan kepada hamba-Nya. Sehingga pembahasan yang mengulas sisi-sisi kebaikan negeri tauhid ini dipandang perlu sebagai bentuk pembelaan terhadap kebenaran.
Karena itu, sebagai upaya membela kebenaran kami mencoba hadir kehadapan pembaca, menyajikan sisi lain dan keutamaan kerajaan Arab Saudi, melalui website http://serambiharamain.com. Semoga -sedikit- yang kami upayakan ini tercatat sebagai amal shalih di sisi Allah subhanahu wa ta'ala
Silahkan untuk membaca beberapa artikel yang kami sajikan, di link-link berikut:
🌏 http://serambiharamain.com/napak-tilas-sejarah-berdirinya-kerajaan-arab-saudi/
🌏 http://serambiharamain.com/negeri-tauhid-anti-teroris/
🌏 http://serambiharamain.com/sekelumit-gambaran-sumbangsih-arab-saudi-untuk-dunia/
🌏 http://serambiharamain.com/mengapa-arab-saudi-mengeksekusi-47-orang-narapidana-terorisme/
🌏 http://serambiharamain.com/arab-saudi-di-hujat-karena-hukum-mati-1-syiah-iran-di-sanjung-walau-gantung-ribuan-sunni/
🌏 http://serambiharamain.com/pelan-pelan-wahai-iran-shafawiyah-inilah-negeri-al-haramain-saudi/
🌏 http://serambiharamain.com/klaim-bahwa-isis-adalah-islam-sangat-bertentangan-dengan-realita/
🌏 http://serambiharamain.com/10-fakta-yang-membuat-bahagia-bila-anda-hidup-di-arab-saudi/
🌏 http://serambiharamain.com/ketika-teroris-teriak-teroris/
••••
Untuk artikel-artikel lainnya kami persilahkan untuk mengunjungi website :
🌏 http://serambiharamain.com
📢 JOIN CHANNEL https://t.me/serambiharamain
::
🚇 APAKAH BENAR SAUDI ARABIA ENGGAN MEMERANGI YAHUDI ISRAEL KARENA ARAB SAUDI ADALAH SEKUTU & ANTEK AMERIKA?
🎙Bersama :
Al-Ustadz Qomar Su'aidy حفظه الله
📆 Audio Kajian "Peran Arab Saudi dalam Memerangi Terorisme" | Ahad, 22 Jumadal Ula 1438 H ~ 19 Februari 2017 di Masjid Agung Darussalam Purbalingga
📊 Durasi 02:44 [791 KB]
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
🚇 APAKAH BENAR SAUDI ARABIA ENGGAN MEMERANGI YAHUDI ISRAEL KARENA ARAB SAUDI ADALAH SEKUTU & ANTEK AMERIKA?
🎙Bersama :
Al-Ustadz Qomar Su'aidy حفظه الله
📆 Audio Kajian "Peran Arab Saudi dalam Memerangi Terorisme" | Ahad, 22 Jumadal Ula 1438 H ~ 19 Februari 2017 di Masjid Agung Darussalam Purbalingga
📊 Durasi 02:44 [791 KB]
••••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com