:.
🚇 HUKUM WALIMAH SAFAR SERTA WALIMAH SEBELUM DAN SESUDAH HAJI
_Asy-Syaikh Abu Abdil Mu'iz Muhammad Ali Firkus hafizhahullah_
Pertanyaan:
Sudah menjadi kebiasaan, jika seorang ingin pergi haji ia mengadakan acara makan-makan yang mengundang kerabat, teman, serta tetangga.
Ia juga mengadakan acara yang sama ketika pulang dari haji. Acara ini oleh masyarakat kami biasa disebut ‘asyaa-ul hajj.
Kami mohon penjelasan dari anda tentang hukum mengadakan acara ini?
J a w a b a n :
الحمدُ لله ربِّ العالمين، والصلاة والسلام على من أرسله اللهُ رحمةً للعالمين، وعلى آله وصحبه وإخوانه إلى يوم الدين، أمّا بعد:
Acara makan-makan ketika datangnya orang yang safar disebut An Naqi’ah. Istilah An Naqi’ah dari kata dasar An Naq’u yang artinya debu. Karena orang yang safar biasanya terkena debu diperjalanan. Terdapat hadits shahih dari Nabi Shallalahu’alaihi Wasallam:
أَنَّهُ لَمَّا قَدِمَ المَدِينَةَ نَحَرَ جَزُورًا أَوْ بَقَرَةً
_“Ketika Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam datang ke Madinah, beliau menyembelih unta atau sapi betina” (HR. Bukhari no.2923 bab Ath Tha’am Indal Qudum)_
Hadits ini juga menunjukkan bahwa mengundang orang untuk mendatangi An Naqi’ah itu disyariatkan (Lihat Aunul Ma’bud, 10/211).
Imam Al Bukhari membuat judul Bab “Bab jamuan ketika ada musafir yang datang, Ibnu Umar Radhiallahu’anhuma biasa menjamu makan orang yang datang kepadanya” (Fathul Baari, 6/194). Maksudnya, orang-orang yang mendatangi Ibnu Umar untuk memberi salam dan menyambut kedatangannya. Ibnu Bathal menjelaskan hadits di atas:
“Hadits ini dalil disyariatkannya seorang imam atau pemimpin memberi jamuan makan bagi kaumnya ketika datang dari safar. Hukumnya mustahab menurut para salaf. Acara ini disebut An Naqi’ah.
Dinukil riwayat dari Muhallab bahwa Ibnu Umar Radhiallahu’anhuma jika beliau datang dari safar, ia menjamu makan orang yang mendatanginya lalu makan bersama mereka. Walaupun beliau memiliki hutang puasa Ramadhan karena baru saja safar, beliau tidak mulai membayar hutang puasa tersebut hingga jamuan makan selesai”.
Demikianlah hukumnya. Lalu, madzhab jumhur sahabat dan tabi’in berpendapat wajibnya memenuhi undangan untuk semua jenis jamuan makan. Al Qadhi ‘Iyadh dan An Nawawi menyebutkan ada 8 jamuan yang wajib didatangi, salah satunya An Naqi’ah (Lihat Syarah Muslim, 9/171;Tuhfatul Maudud, 127; Nailul Authar, 6/238).
Namun memang para ulama berbeda pendapat mengenai siapa yang membuat hidangannya, apakah si musafir ataukah orang yang menyambut dia?
Namun berdasarkan nash hadits di atas dan berdasarkan atsar, nampaknya pendapat yang rajih adalah pendapat pertama.
أمَّا إعدادُ الطعام قبل السفر فلا يُعلم دخوله تحت تَعداد الولائم المشروعة؛ لأنها وليمة ارتبطت بالحجّ وأضيفت إليه، و«كُلُّ مَا أُضِيفَ إِلَى حُكْمٍ شَرْعِيٍّ يَحْتَاجُ إِلَى دَلِيلٍ يُصَحِّحُهُ».
👉🏽Adapun mengenai jamuan makan sebelum berangkat haji, aku tidak mengetahui bahwa ini adalah jamuan yang disyariatkan. Karena hal ini dikait-kaitkan dengan haji dan kaidah mengatakan “segala sesuatu yang dikaitkan dengan sebuah hukum syar’i, butuh dalil untuk membenarkannya“.
والعلمُ عند الله تعالى، وآخر دعوانا أنِ الحمد لله ربِّ العالمين، وصلى الله على نبيّنا محمّد وعلى آله وصحبه وإخوانه إلى يوم الدين، وسلّم تسليمًا.
الجزائر في 26 من ذي الحجة 1427ﻫ
الموافق ﻟ: 15 يناير 2007م
••••
🌍 http://www.sahab.net/forums/?showtopic=96930
📁http://bit.ly/Al-Ukhuwwah
🚇 HUKUM WALIMAH SAFAR SERTA WALIMAH SEBELUM DAN SESUDAH HAJI
_Asy-Syaikh Abu Abdil Mu'iz Muhammad Ali Firkus hafizhahullah_
Pertanyaan:
Sudah menjadi kebiasaan, jika seorang ingin pergi haji ia mengadakan acara makan-makan yang mengundang kerabat, teman, serta tetangga.
Ia juga mengadakan acara yang sama ketika pulang dari haji. Acara ini oleh masyarakat kami biasa disebut ‘asyaa-ul hajj.
Kami mohon penjelasan dari anda tentang hukum mengadakan acara ini?
J a w a b a n :
الحمدُ لله ربِّ العالمين، والصلاة والسلام على من أرسله اللهُ رحمةً للعالمين، وعلى آله وصحبه وإخوانه إلى يوم الدين، أمّا بعد:
Acara makan-makan ketika datangnya orang yang safar disebut An Naqi’ah. Istilah An Naqi’ah dari kata dasar An Naq’u yang artinya debu. Karena orang yang safar biasanya terkena debu diperjalanan. Terdapat hadits shahih dari Nabi Shallalahu’alaihi Wasallam:
أَنَّهُ لَمَّا قَدِمَ المَدِينَةَ نَحَرَ جَزُورًا أَوْ بَقَرَةً
_“Ketika Nabi Shallallahu’alaihi Wasallam datang ke Madinah, beliau menyembelih unta atau sapi betina” (HR. Bukhari no.2923 bab Ath Tha’am Indal Qudum)_
Hadits ini juga menunjukkan bahwa mengundang orang untuk mendatangi An Naqi’ah itu disyariatkan (Lihat Aunul Ma’bud, 10/211).
Imam Al Bukhari membuat judul Bab “Bab jamuan ketika ada musafir yang datang, Ibnu Umar Radhiallahu’anhuma biasa menjamu makan orang yang datang kepadanya” (Fathul Baari, 6/194). Maksudnya, orang-orang yang mendatangi Ibnu Umar untuk memberi salam dan menyambut kedatangannya. Ibnu Bathal menjelaskan hadits di atas:
“Hadits ini dalil disyariatkannya seorang imam atau pemimpin memberi jamuan makan bagi kaumnya ketika datang dari safar. Hukumnya mustahab menurut para salaf. Acara ini disebut An Naqi’ah.
Dinukil riwayat dari Muhallab bahwa Ibnu Umar Radhiallahu’anhuma jika beliau datang dari safar, ia menjamu makan orang yang mendatanginya lalu makan bersama mereka. Walaupun beliau memiliki hutang puasa Ramadhan karena baru saja safar, beliau tidak mulai membayar hutang puasa tersebut hingga jamuan makan selesai”.
Demikianlah hukumnya. Lalu, madzhab jumhur sahabat dan tabi’in berpendapat wajibnya memenuhi undangan untuk semua jenis jamuan makan. Al Qadhi ‘Iyadh dan An Nawawi menyebutkan ada 8 jamuan yang wajib didatangi, salah satunya An Naqi’ah (Lihat Syarah Muslim, 9/171;Tuhfatul Maudud, 127; Nailul Authar, 6/238).
Namun memang para ulama berbeda pendapat mengenai siapa yang membuat hidangannya, apakah si musafir ataukah orang yang menyambut dia?
Namun berdasarkan nash hadits di atas dan berdasarkan atsar, nampaknya pendapat yang rajih adalah pendapat pertama.
أمَّا إعدادُ الطعام قبل السفر فلا يُعلم دخوله تحت تَعداد الولائم المشروعة؛ لأنها وليمة ارتبطت بالحجّ وأضيفت إليه، و«كُلُّ مَا أُضِيفَ إِلَى حُكْمٍ شَرْعِيٍّ يَحْتَاجُ إِلَى دَلِيلٍ يُصَحِّحُهُ».
👉🏽Adapun mengenai jamuan makan sebelum berangkat haji, aku tidak mengetahui bahwa ini adalah jamuan yang disyariatkan. Karena hal ini dikait-kaitkan dengan haji dan kaidah mengatakan “segala sesuatu yang dikaitkan dengan sebuah hukum syar’i, butuh dalil untuk membenarkannya“.
والعلمُ عند الله تعالى، وآخر دعوانا أنِ الحمد لله ربِّ العالمين، وصلى الله على نبيّنا محمّد وعلى آله وصحبه وإخوانه إلى يوم الدين، وسلّم تسليمًا.
الجزائر في 26 من ذي الحجة 1427ﻫ
الموافق ﻟ: 15 يناير 2007م
••••
🌍 http://www.sahab.net/forums/?showtopic=96930
📁http://bit.ly/Al-Ukhuwwah
Forwarded from SALAFY BANDUNG
ℹ Kajian Islam Ilmiah di Bandung
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحات
Dengan mengharap ridho dan taufiq Alloh subhanahu wata'ala, hadir dan ikuti:
KAJIAN ISLAM ILMIAH BANDUNG
📗 Materi:
"MENGENAL LEBIH DEKAT DAKWAH SALAFIYAH"
🎙 Pemateri:
Al-Ustadz Muhammad bin Umar As Sewed حفظه الله تعالى
⏳ Waktu:
19 Rajab 1438 H/
16 Apr 17
09:00 s/d 13:00 WIB
🕌 Tempat:
Masjid Jami' Al-Husaeni Banjaran
Jl. Raya Banjaran
Kecamatan Banjaran
Kabupaten Bandung
(Depan Pabrik Kertas Papyrus)
📲 Informasi:
0856-2908-112
0856-2411-5115
0852-9496-5919
in syaa Alloh
📡 LIVE Streaming
Radio Salafy Bandung
Website: http://www.salafybandung.com/2017/04/kajian-islam-ilmiah-di-masjid-jami-al.html
Telegram: https://t.me/salafybandung
TERBUKA UNTUK UMUM PRIA
Ajak Serta Keluarga, Sahabat dan Tetangga untuk merasakan manisnya Ilmu Syar'i
Semoga Bermanfaat
بارك الله فيكم
بسم الله الرحمن الرحيم
الحمد لله الذي بنعمته تتم الصالحات
Dengan mengharap ridho dan taufiq Alloh subhanahu wata'ala, hadir dan ikuti:
KAJIAN ISLAM ILMIAH BANDUNG
📗 Materi:
"MENGENAL LEBIH DEKAT DAKWAH SALAFIYAH"
🎙 Pemateri:
Al-Ustadz Muhammad bin Umar As Sewed حفظه الله تعالى
⏳ Waktu:
19 Rajab 1438 H/
16 Apr 17
09:00 s/d 13:00 WIB
🕌 Tempat:
Masjid Jami' Al-Husaeni Banjaran
Jl. Raya Banjaran
Kecamatan Banjaran
Kabupaten Bandung
(Depan Pabrik Kertas Papyrus)
📲 Informasi:
0856-2908-112
0856-2411-5115
0852-9496-5919
in syaa Alloh
📡 LIVE Streaming
Radio Salafy Bandung
Website: http://www.salafybandung.com/2017/04/kajian-islam-ilmiah-di-masjid-jami-al.html
Telegram: https://t.me/salafybandung
TERBUKA UNTUK UMUM PRIA
Ajak Serta Keluarga, Sahabat dan Tetangga untuk merasakan manisnya Ilmu Syar'i
Semoga Bermanfaat
بارك الله فيكم
Forwarded from SALAFY BANDUNG
📡 LIVE Masjid Al-Husaeni Banjaran Kab. Bandung
📔 Materi:
"MENGENAL LEBIH DEKAT DAKWAH SALAFIYAH"
🎙Pemateri:
Al-Ustadz Muhammad As-Sewed حفظه الله تعالى
Website: http://www.salafybandung.com/
In syaa Alloh dapat disimak melalui:
📲Aplikasi Radio Radio Syari'ah
http://bit.ly/RadioSyariah
Channel Radio Islam Bandung 2
||| »»»
📔 Materi:
"MENGENAL LEBIH DEKAT DAKWAH SALAFIYAH"
🎙Pemateri:
Al-Ustadz Muhammad As-Sewed حفظه الله تعالى
Website: http://www.salafybandung.com/
In syaa Alloh dapat disimak melalui:
📲Aplikasi Radio Radio Syari'ah
http://bit.ly/RadioSyariah
Channel Radio Islam Bandung 2
||| »»»
:.
_🔉Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah_
Pertanyaan:
Seorang musafir yang datang lalu mendapati orang lain sedang shalat Isya' dengan qashar. Apakah dia bergabung bersamanya dengan niat shalat Maghrib dan melakukan sebanyak tiga rakaat? Dan apakah begitu pula shalat Zhuhur yang bermakmum dengan orang yang shalat Ashar? Semoga Allah Ta'ala berbuat baik kepada Anda.
Jawaban:
1⃣ Saya ingin menjelaskan pertama kali kepadamu tentang pendapat yang rajih (kuat):
👉Jika engkau datang dalam kondisi belum shalat Maghrib lalu engkau dapati mereka sedang shalat Isya, maka bergabunglah bersama mereka dengan niat shalat Maghrib karena setiap orang dibalas sesuai niatnya.
Kemudian jika engkau bergabung sejak awal rakaat, maka nantinya engkau akan menyelesaikan shalatmu sebelum imam berdiri pada rakaat yang keempat.
Berpisahlah darinya dan bacalah tasyahhud dan salam. Kemudian bergabunglah bersamanya pada sisa shalatmu. Inilah yang saya kuatkan dari pendapat yang ada.
2⃣ Pendapat yang kedua: Engkau bergabung bersamanya dengan niat shalat Isya, lalu jika engkau sudah selesai mengerjakannya, maka engkaupun shalat Maghrib. Hanya saja disini engkau terluput dari tertib karena mendapati jama'ah.
3⃣ Pendapat yang ketiga: Jangan engkau bergabung shalat baik dengan niat shalat Maghrib maupun Isya akan tetapi shalatlah Maghrib saja, kemudian bergabunglah bersama mereka pada sisa shalat Isya.
Namun pendapat pertama adalah pendapat yang paling rajih.
Sesungguhnya saya hanya menyebutkan beberapa pendapat dan saya tidak suka menyebutkan beberapa pendapat ketika disana ada pendapat yang rajih supaya kalian tidak mendengar fatwa yang berbeda dari perkara yang kami rajihkan.
📀Liqa' al-Bab al-Maftuh 132
ــــــــــــــــــــ
كيف يصلي المغرب من أتى والناس يصلون العشاء؟
السؤال: شخص مسافر قَدِمَ ووجد شخصاً يصلي العشاء قصراً، هل يدخل معه بنية صلاة المغرب ويأتي بركعة ثالثة؟ وكذلك صلاة الظهر خلف من يصلي العصر؟ أحسن الله إليك.الجواب: أنا أريد أن أبيِّن لك أولاً القول الراجح: إذا أتيت وأنت لم تصلِّ المغرب ووجدتهم يصلون العشاء فادخل معهم بنية المغرب، ولكل امرئ ما نوى، ثم إن كنت دخلت من أول ركعة فستتم صلاتُك قبل أن يقوم الإمام إلى الرابعة، انفصل عنه واقرأ التشهد وسلم، ثم ادخل معه فيما بقي من صلاتك، هذا أرجح ما يكون من الأقوال.القول الثاني: أن تدخل معه بنية العشاء، وإذا انتهيت تصلي المغرب، وهنا فات عليك الترتيب من أجل إدراك الجماعة.القول الثالث: لا تدخل لا بنية المغرب ولا بنية العشاء، وصلِّ المغرب وحدك ثم ادخل معهم فيما بقي من صلاة العشاء.لكن القول الأول هو أرجح الأقوال، وإنما ذكرتُ الأقوال -وأنا لا أحب أن أذكر الأقوال إذا كان هناك قول راجح- لئلا تسمعوا فتوى بخلاف ما رجحناه.
@ukhwh
🚇 BAGAIMANA CARA SHALAT MAGHRIB BAGI ORANG YANG DATANG KE MASJID KETIKA ORANG-ORANG SEDANG SHALAT ISYA?
_🔉Syaikh Muhammad bin Shalih al-'Utsaimin rahimahullah_
Pertanyaan:
Seorang musafir yang datang lalu mendapati orang lain sedang shalat Isya' dengan qashar. Apakah dia bergabung bersamanya dengan niat shalat Maghrib dan melakukan sebanyak tiga rakaat? Dan apakah begitu pula shalat Zhuhur yang bermakmum dengan orang yang shalat Ashar? Semoga Allah Ta'ala berbuat baik kepada Anda.
Jawaban:
1⃣ Saya ingin menjelaskan pertama kali kepadamu tentang pendapat yang rajih (kuat):
👉Jika engkau datang dalam kondisi belum shalat Maghrib lalu engkau dapati mereka sedang shalat Isya, maka bergabunglah bersama mereka dengan niat shalat Maghrib karena setiap orang dibalas sesuai niatnya.
Kemudian jika engkau bergabung sejak awal rakaat, maka nantinya engkau akan menyelesaikan shalatmu sebelum imam berdiri pada rakaat yang keempat.
Berpisahlah darinya dan bacalah tasyahhud dan salam. Kemudian bergabunglah bersamanya pada sisa shalatmu. Inilah yang saya kuatkan dari pendapat yang ada.
2⃣ Pendapat yang kedua: Engkau bergabung bersamanya dengan niat shalat Isya, lalu jika engkau sudah selesai mengerjakannya, maka engkaupun shalat Maghrib. Hanya saja disini engkau terluput dari tertib karena mendapati jama'ah.
3⃣ Pendapat yang ketiga: Jangan engkau bergabung shalat baik dengan niat shalat Maghrib maupun Isya akan tetapi shalatlah Maghrib saja, kemudian bergabunglah bersama mereka pada sisa shalat Isya.
Namun pendapat pertama adalah pendapat yang paling rajih.
Sesungguhnya saya hanya menyebutkan beberapa pendapat dan saya tidak suka menyebutkan beberapa pendapat ketika disana ada pendapat yang rajih supaya kalian tidak mendengar fatwa yang berbeda dari perkara yang kami rajihkan.
📀Liqa' al-Bab al-Maftuh 132
ــــــــــــــــــــ
كيف يصلي المغرب من أتى والناس يصلون العشاء؟
السؤال: شخص مسافر قَدِمَ ووجد شخصاً يصلي العشاء قصراً، هل يدخل معه بنية صلاة المغرب ويأتي بركعة ثالثة؟ وكذلك صلاة الظهر خلف من يصلي العصر؟ أحسن الله إليك.الجواب: أنا أريد أن أبيِّن لك أولاً القول الراجح: إذا أتيت وأنت لم تصلِّ المغرب ووجدتهم يصلون العشاء فادخل معهم بنية المغرب، ولكل امرئ ما نوى، ثم إن كنت دخلت من أول ركعة فستتم صلاتُك قبل أن يقوم الإمام إلى الرابعة، انفصل عنه واقرأ التشهد وسلم، ثم ادخل معه فيما بقي من صلاتك، هذا أرجح ما يكون من الأقوال.القول الثاني: أن تدخل معه بنية العشاء، وإذا انتهيت تصلي المغرب، وهنا فات عليك الترتيب من أجل إدراك الجماعة.القول الثالث: لا تدخل لا بنية المغرب ولا بنية العشاء، وصلِّ المغرب وحدك ثم ادخل معهم فيما بقي من صلاة العشاء.لكن القول الأول هو أرجح الأقوال، وإنما ذكرتُ الأقوال -وأنا لا أحب أن أذكر الأقوال إذا كان هناك قول راجح- لئلا تسمعوا فتوى بخلاف ما رجحناه.
@ukhwh
.:
Ⓜ HIKMAH KETIKA SEORANG MUSLIM DITIMPA MUSIBAH/UJIAN SAKIT DAN PENYAKIT
🎙Al-Ustadz Abu Nashim Mukhtar حَفِظَهُ اللهُ
📨 (5,2 MB) - Durasi [22:08]
| Sesi 3 Kajian "SIKAP SEORANG MUSLIM DALAM MENGHADAPI BERBAGAI MUSIBAH" | Jum’at (Ba'da Shubuh) 17 Rajab 1438/ 14 April 2017 di Masjid al Arqam Pamekasan, Madura
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
Ⓜ HIKMAH KETIKA SEORANG MUSLIM DITIMPA MUSIBAH/UJIAN SAKIT DAN PENYAKIT
🎙Al-Ustadz Abu Nashim Mukhtar حَفِظَهُ اللهُ
📨 (5,2 MB) - Durasi [22:08]
| Sesi 3 Kajian "SIKAP SEORANG MUSLIM DALAM MENGHADAPI BERBAGAI MUSIBAH" | Jum’at (Ba'da Shubuh) 17 Rajab 1438/ 14 April 2017 di Masjid al Arqam Pamekasan, Madura
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
.
🚇 BACAAN MUROTTAL AL-QUR'AN JUZ 30 (JUZ 'AMMA)
🎙 Oleh: Ahmad Sa'ud | Durasi 1:05:22 (11,26 MB)
•••
💾 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net
🚇 BACAAN MUROTTAL AL-QUR'AN JUZ 30 (JUZ 'AMMA)
🎙 Oleh: Ahmad Sa'ud | Durasi 1:05:22 (11,26 MB)
•••
💾 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
::
Beliau حفظه الله berkata,
“Betapa aku sangat ingin para ikhwan yang aktif menyimak faedah-faedah dalam grup-grup dan channel-channel, mereka juga semangat bergabung dalam pelajaran-pelajaran dan halaqah-halaqah di Masjid..
👉Karena itu adalah ilmu yang bermanfaat dan lebih kekal untuk setiap insan.
Faedah-faedah yang disampaikan dalam grup-grup barangkali hanya tersimpan oleh insan selama sehari atau seminggu saja.
Kemudian!? Tak tersimpan lagi.
Nasihat untuk setiap ikhwan dari saudara yang mencintainya, makmurkanlah Masjid-masjid dengan ilmu sebagaimana kalian memakmurkan grup-grup dengan menjadi anggotanya.
Sebagaimana kami senang melihat tulisan-tulisanmu yang bermanfaat di grup-grup, kami pun akan senang melihat kehadiranmu di Masjid-masjid.
Masjid-masjid mengeluh kehilangan para ikhwan di halaqah-halaqah ilmu.
Semoga Allah memberi taufiknya kepada kita semua untuk istiqamah menaatinya..
✍ Asy-Syaikh menulis nasihat ini di grup:
مجموعة الجوال السلفي بعدن
📆 Malam Jumat, 17 Rajab 1438 H
Faedah dinukil dan diterjemahkan dari grup:
مجموعة دروس ومحاضرات مشايخ عدن
•••
Diterjemahkan oleh: Syabab Daarussalaf Sukoharjo
@salafysolo
╚═══════🔎📚
🚇 Faidah nan Indah dari Asy-Syaikh al-Fadhil Abu Ammar Abbas Jaunah hafidzahullah
Beliau حفظه الله berkata,
“Betapa aku sangat ingin para ikhwan yang aktif menyimak faedah-faedah dalam grup-grup dan channel-channel, mereka juga semangat bergabung dalam pelajaran-pelajaran dan halaqah-halaqah di Masjid..
👉Karena itu adalah ilmu yang bermanfaat dan lebih kekal untuk setiap insan.
Faedah-faedah yang disampaikan dalam grup-grup barangkali hanya tersimpan oleh insan selama sehari atau seminggu saja.
Kemudian!? Tak tersimpan lagi.
Nasihat untuk setiap ikhwan dari saudara yang mencintainya, makmurkanlah Masjid-masjid dengan ilmu sebagaimana kalian memakmurkan grup-grup dengan menjadi anggotanya.
Sebagaimana kami senang melihat tulisan-tulisanmu yang bermanfaat di grup-grup, kami pun akan senang melihat kehadiranmu di Masjid-masjid.
Masjid-masjid mengeluh kehilangan para ikhwan di halaqah-halaqah ilmu.
Semoga Allah memberi taufiknya kepada kita semua untuk istiqamah menaatinya..
✍ Asy-Syaikh menulis nasihat ini di grup:
مجموعة الجوال السلفي بعدن
📆 Malam Jumat, 17 Rajab 1438 H
Faedah dinukil dan diterjemahkan dari grup:
مجموعة دروس ومحاضرات مشايخ عدن
•••
Diterjemahkan oleh: Syabab Daarussalaf Sukoharjo
@salafysolo
╚═══════🔎📚
.:
Ⓜ"MENGENAL LEBIH DEKAT DAKWAH SALAFIYAH"
🎙Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed حَفِظَهُ اللهُ
| Dauroh Ahad, tanggal 19 Rajab 1438 H/16 April 2017 di Masjid Jami' Al-Husaeni Banjaran, Bandung
📨 Sesi 1 (9,2 MB) - Durasi [1:17:46]
📨 Sesi 2 (6,9 MB) - Durasi [57:37]
📨 Sesi TJ (4,0 MB) - Durasi [32:15]
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
Ⓜ"MENGENAL LEBIH DEKAT DAKWAH SALAFIYAH"
🎙Al-Ustadz Muhammad Umar As-Sewed حَفِظَهُ اللهُ
| Dauroh Ahad, tanggal 19 Rajab 1438 H/16 April 2017 di Masjid Jami' Al-Husaeni Banjaran, Bandung
📨 Sesi 1 (9,2 MB) - Durasi [1:17:46]
📨 Sesi 2 (6,9 MB) - Durasi [57:37]
📨 Sesi TJ (4,0 MB) - Durasi [32:15]
•••
📶 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Forwarded from An-Najiyah Bali
Mengenal Lebih Dekat Dakwah Salafiyah Sesi 1_1438 H Rajab 19_32..
Al-Ustadz Muhammad bin Umar As Sewed
Forwarded from An-Najiyah Bali
Mengenal Lebih Dekat Dakwah Salafiyah Sesi 2_1438 H Rajab 19_32..
Al-Ustadz Muhammad bin Umar As Sewed
Forwarded from An-Najiyah Bali
Mengenal Lebih Dekat Dakwah Salafiyah Sesi Tanya Jawab_1438 H Rajab..
Al-Ustadz Muhammad bin Umar As Sewed