منتدى نشر الفـــــــوائد
7.54K subscribers
4.31K photos
260 videos
279 files
5.63K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
Forwarded from SALAFY BANDUNG
🌳 Seri Rumah Belajar:
Bangun Datar Sederhana

🍂 03:45 (4,3 MB)
.:
MAKNA HADITS "DUNIA ITU ADALAH PENJARANYA ORANG MUKMIN DAN SURGANYA ORANG KAFIR"

📊 17:39 (4,1 MB) | Al-Ustadz Muhammad As-Sewed -hafidzahullah-

| Dauroh "Cinta & Benci Dalam Islam" | Tausiyah Rendahnya Kehidupan Dunia || Sabtu-Ahad, 30 Rajab – 1 Sya’ban 1437 H/ 7-8 Mei 2016 M di Masjid Zaadul Ma’aad Ponpes Ibnul Qoyyim, Balikpapan – Kaltim


▪️ الدُّنْيَا سِجْنُ الْمُؤْمِنِ وَجَنَّةُ الْكَافِرِ

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda, “Dunia adalah penjara bagi orang mukmin dan surga bagi orang kafir.” (HR. Muslim no. 2392)

▪️كُنْ فِي الدُّنْيَا كَأَنَّكَ غَرِيبٌ أَوْ عَابِرُ سَبِيلٍ.  وَكَانَ ابْنُ عُمَرَ، يَقُولُ: إِذَا أَمْسَيْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ الصَّبَاحَ، وَإِذَا أَصْبَحْتَ فَلاَ تَنْتَظِرِ المَسَاءَ، وَخُذْ مِنْ صِحَّتِكَ لِمَرَضِكَ، وَمِنْ حَيَاتِكَ لِمَوْتِكَ

Rasulullah Shallallahu ‘alahi wasallam bersabda: “Jadilah engkau (hidup) di dunia ini seakan-akan seperti orang asing atau orang yang safar (orang yang melakukan perjalanan).”

Ibnu Umar berkata, “Apabila engkau berada di waktu sore maka jangan tunggu waktu pagi dan apabila engkau berada di waktu pagi maka jangan menunggu waktu sore, manfaatkanlah masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu dan masa hidupmu sebelum datang kematianmu.” (HR. al-Bukhari no. 6416)

•••
📶 https://t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🌍www.alfawaaid.net
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from SALAFY BANDUNG
🌳 Seri Rumah Belajar:
*Do'a Ketika Turun Hujan*

🍂 02:14 (8.6 MB)
🌍🚠🌳
═══════════
A ᴜ ᴅ ɪ ᴏ R ᴇ ᴋ ᴀ ᴍ ᴀ ɴ
═══════════
🚇 BACAAN MUROTTAL AL-QUR'AN


🅾 Juz 29 Oleh: Ahmad Saud & Muhammad Thoha Al-Junaid | 40 kbps
▪️Bagian 1 Surat [ Al-Mulk, Al-Qalam, Al-Haqqah, Al-Ma'arij, Nuh, Al-Jin ]
Durasi 47:14 ( 13,55 MB )
▪️ Bagian 2 Surat [ Al-Muzammil, Al-Mudatsir, Al-Qiyamah, Al-Insan ] & Adzan anak-anak
Durasi 33:54 ( 9,74 MB )

🅾 Juz 30 Oleh: Ahmad Sa'ud | Durasi 1:05:22 ( 11,26 MB )

ــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇

💾 t.me/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net
:.
🚇TAWAKAL DIIRINGI DENGAN USAHA


Tawakal yang tidak diiringi dengan usaha termasuk cermin kekurangan dan buruknya agama seseorang. Sebagaimana kita ketahui, tawakal tidak bisa lepas dari iman dan Islam seperti penjelasan di atas.


▪️Ibnu Taimiyah rahimahullah mengatakan,

“Meninggalkan sebab-sebab (usaha dalam bertawakal) termasuk corengan terhadap syariat-Nya, sedangkan menyandarkan diri kepada sebab-sebab itu termasuk kesyirikan kepada Allah subhanahu wa ta’ala.”


▪️Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,

“Termasuk sebesar-besar kejahatan dalam agama adalah meninggalkan sebab (usaha) dan menyangka bahwa yang demikian itu termasuk meniadakan tawakal.” (Syarah al-Qaulul Mufid, hlm. 62)


▪️Ibnul Qayyim rahimahullah mengatakan,

“Barang siapa yang meninggalkan sebab/usaha (dalam tawakal) maka tawakalnya belum lurus. Namun termasuk dari kesempurnaan tawakal adalah tidak condong kepada sebab-sebab itu, memutuskan keterkaitan hati dari sebab-sebab itu.”

Kemudian setelah itu beliau mengatakan, “Tidak akan tegak dan bernilai dalam menjalani usaha itu melainkan harus di atas tawakal.” (Madarijus Salikin, 2/120)


Dalil yang menunjukkan bahwa tawakal itu harus dibarengi dengan usaha adalah apa yang diriwayatkan oleh al-Imam Ahmad, at-Tirmidzi, dan Ibnu Majah dari sahabat ‘Umar ibnul Khaththab radhiallahu ‘anhu:

لَوْ أَنَّكُمْ تَتَوَكَّلُوْنَ عَلَى اللهِ حَقَّ تَوَكُّلِهِ لَرَزَقَكُمْ كَمَا يَرْزُقُ الطَّيْرَ تَغْدُو خِمَاصاً وَتَرُوْحُ بِطَاناً

“Bila kalian bertawakal kepada Allah dengan sebenar-benar tawakal niscaya Allah akan memberikan rezeki kepada kalian sebagaimana dia memberikan rezeki kepada burung; pergi di pagi hari dalam keadaan perut kosong dan pulang dalam keadaan kenyang.”(Disahihkan oleh asy-Syaikh al-Albani rahimahullah dalam Shahihul Jami no. 5254)


•••
Selengkapnya baca di asysyariah.com/kuserahkan-diriku-kepadamu-ya-allah/ Ditulis oleh al-Ustadz Abu Usamah Abdurrahman bin Rawiyah hafidzahullah
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📛 DI BAWAH NAUNGAN MERAH

🔴 Hidup di bawah naungan merah ternyata jauh dari yang apa yang dipropagandakan oleh kader komunis. Bukannya jalan bertabur bunga, apalagi surga bagi kaum miskin dan proletar.

🚫Tengoklah Rusia era Stalin hingga Brezhnev, Jerman Timur di bawah Honecker, atau Polandia di bawah Jaruzelski. Sekira tahun 1929 Stalin menjadi kepala negara. Ia memperlakukan saingannya atau siapapun yang melawannya dengan kejam. Kebanyakan dihukum mati dengan cap musuh negara atau dijebloskan ke dalam kamp-kamp penjara. Stalin pula yang memasang Tirai Besi antara negara-negara blok Timur dan negara-negara blok Barat. Apa yang dituai? Krisis ekonomi yang berlanjut hingga era Brezhnev.

Pascajanji manis Revolusi Komunis, senyatanya kaum buruh tidak menikmati apa yang mereka perjuangkan. Yang terjadi justru antrian panjang pembagian ransum, kelangkaan sembako, hingga pembatasan pembelian bahan bakar. Alih-alih “sama rasa sama rata”, negara komunis dalam praktiknya hanya menguntungkan sebagian orang yang duduk dalam lingkaran dalam diktator komunisme.

Lalu bagaimana kondisi kaum proletar dan masyarakat bawah di negara-negara pusat dan kiblat komunisme dunia semacam China dan Rusia, pada hari ini? Sejahterakah mereka? Ataukah masih terpuruk dalam kemiskinan dan kesengsaraan? Benarkah Kuba berhasil menggratiskan biaya pendidikan dan kesehatan bagi warganya?
Klik tautan ini untuk jawabannya: http://antikomunisme.com/di-bawah-naungan-merah/

Ayo kunjungi situs www.antikomunisme.com
(Pembina: al-Ustadz Abul Faruq Ayip Syafruddin dan Pimred: al-Ustadz Abu Nashim Mukhtar)

Sebarkan seluas-luasnya tautan dan isi website www.antikomunisme.com sebagai bentuk nyata upaya kita melindungi kaum muslimin Indonesia dari kebangkitan komunisme di Nusantara.