.:
💽📇🌍
-----------
🚇 APAKAH APLIKASI RII ASY-SYARI'AH MEMILIKI CIRI SIRRIYYAH / HIZBIYYAH KARENA KHUSUS UNTUK SALAFIYYUN?
🔬 Disampaikan Oleh: Al-Ustadz Usamah Mahri -hafidzahullah-
📅 Dauroh "Penjelasan Tentang pokok-pokok Agama" | Ahad, 29 Muharram 1438 H/ 30 Oktober 2016 di Masjid Khadamut Taqwa, Tanjung Priok ~ Jakarta Utara
✅ Durasi 04:00 (1,5 MB)
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah
🏀 www.alfawaaid.net
💽📇🌍
-----------
🚇 APAKAH APLIKASI RII ASY-SYARI'AH MEMILIKI CIRI SIRRIYYAH / HIZBIYYAH KARENA KHUSUS UNTUK SALAFIYYUN?
🔬 Disampaikan Oleh: Al-Ustadz Usamah Mahri -hafidzahullah-
📅 Dauroh "Penjelasan Tentang pokok-pokok Agama" | Ahad, 29 Muharram 1438 H/ 30 Oktober 2016 di Masjid Khadamut Taqwa, Tanjung Priok ~ Jakarta Utara
✅ Durasi 04:00 (1,5 MB)
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah
🏀 www.alfawaaid.net
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
.:
📇🌍☕
-----------
🔬 Disampaikan Oleh:
_Al-Ustadz Muhammad Afifuddin hafizhahullah_
📅 Dauroh "Merajut Ukhuwah Dalam Bingkai Nubuwah" | Ahad, 29 Muharram 1438 H ~ 30 Oktober 2016 di Masjid Al-Markaz Al-Islamy Pangkalan Bun - Kalimantan Tengah.
🅾 Durasi 14:30 (3,6 MB)
)*Juga penjelasan tentang Hukum Menabung
ـــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN channel kami di: bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net
📇🌍☕
-----------
🚇 APAKAH BOLEH KITA IKUT PROGRAM ASURANSI ?
🔬 Disampaikan Oleh:
_Al-Ustadz Muhammad Afifuddin hafizhahullah_
📅 Dauroh "Merajut Ukhuwah Dalam Bingkai Nubuwah" | Ahad, 29 Muharram 1438 H ~ 30 Oktober 2016 di Masjid Al-Markaz Al-Islamy Pangkalan Bun - Kalimantan Tengah.
🅾 Durasi 14:30 (3,6 MB)
)*Juga penjelasan tentang Hukum Menabung
ـــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN channel kami di: bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Forwarded from MP3 Faidah Kajian
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
:.
Demonstrasi, unjuk rasa, dan semacamnya seolah telah menjadi elemen penting dalam denyut nadi demokrasi. Ia diagungkan sebagai gerakan moral untuk mengontrol kekuasaan yang dianggap melenceng dari “konstitusi”. Ketika aksi “turun ke jalan” mereka diberangus, maka istilah yang mengemuka adalah demokrasi telah dikhianati.
Namun Islam memandang lain terhadap perilaku ini. Telah ada riwayat dari ulama salaf, yang menggambarkan penentangan Islam terhadap demonstrasi dengan berbagai dampak buruknya. Bahkan Islam memandang demonstrasi sebagai bagian dari pemberontakan lisan. Bahasan berikut memang sangat ringkas karena berupa fatwa, namun insya Allah memberi manfaat.
Fadhilatusy Syaikh Dr. Shalih as-Sadlan ditanya, “Wahai syaikh, menurut pemahaman saya, Anda tidak mengkhususkan pemberontakan itu hanya dengan pedang tetapi juga termasuk pemberontakan yang dilakukan dengan lisan?”
Beliau menjawab, “Ini pertanyaan penting karena sebagian dari saudara-saudara kita telah melakukannya dengan niat baik dalam keadaan meyakini bahwa pemberontakan itu hanya dengan pedang.
Padahal pada hakikatnya, pemberontakan itu tidak hanya dengan pedang dan kekuatan saja, atau penentangan dengan cara-cara yang sudah diketahui secara umum. Tetapi pemberontakan yang dilakukan dengan lisan justru lebih dahsyat dari pemberontakan bersenjata karena pemberontakan dengan pedang dan kekerasan justru dilahirkan dari pemberontakan dengan lisan.
Maka kita sampaikan kepada mereka saudara-saudara kita yang terbawa oleh emosi yang kami berprasangka baik kepada mereka bahwa mereka berniat baik—insya Allah Subhanahu wa ta’la—agar mereka menenangkan dirinya.
Dan kami katakan kepada mereka, tenang dan sabarlah, karena kekerasan dan kebencian kalian akan membawa dampak yang jelek pada hati. Kemudian hati tersebut akan melahirkan emosi yang tidak kenal kecuali kekerasan dan pemberontakan. Di samping itu juga akan membuka pintu bagi orang-orang yang memiliki kepentingan untuk mengeluarkan pernyataan yang sesuai dengan hawa nafsunya, haq ataupun batil.
Tidak diragukan lagi bahwa memberontak dengan lisan, menggunakan pena dan tulisan, melalui penyebaran kaset-kaset, tabligh akbar, maupun ceramah-ceramah umum dengan membakar emosi massa, serta tidak dengan cara yang syar’i, maka saya meyakini bahwa ini adalah dasar (pemicu) meletusnya pemberontakan bersenjata.
Saya memperingatkan dari perbuatan seperti ini dengan sekeras-kerasnya peringatan, dan saya katakan kepada mereka,
“Kalian harus melihat dan mempertimbangkan apa hasilnya? Dan hendaklah melihat kepada pengalaman orang yang telah melakukan sebelumnya dalam masalah ini!” Hendaklah mereka melihat fitnah-fitnah yang dialami oleh sebagian masyarakat Islam, apakah sebabnya? Apakah tindakan awalnya sehingga mereka sampai kepada keadaan seperti ini.
Jika telah mengetahui yang demikian, maka akan kita ketahui bahwa memberontak dengan ucapan lisan dan menggunakan media massa untuk membangkitkan kebencian, membakar emosi, dan menyulut kekerasan akan melahirkan fitnah dalam hati.” (lihat ‘Ulama Su’udiyyah Yu-akkiduna ‘alal Jama’ah wa Wujubus Sam’i wath Tha’ah li Wulatil Amri, hlm. 5—6)
_Ditulis oleh al-Ustadz Muhammad Umar as-Sewed_
📋asysyariah.com/fatwa-ringkas-demonstrasi/
🚇FATWA RINGKAS DEMONSTRASI
Demonstrasi, unjuk rasa, dan semacamnya seolah telah menjadi elemen penting dalam denyut nadi demokrasi. Ia diagungkan sebagai gerakan moral untuk mengontrol kekuasaan yang dianggap melenceng dari “konstitusi”. Ketika aksi “turun ke jalan” mereka diberangus, maka istilah yang mengemuka adalah demokrasi telah dikhianati.
Namun Islam memandang lain terhadap perilaku ini. Telah ada riwayat dari ulama salaf, yang menggambarkan penentangan Islam terhadap demonstrasi dengan berbagai dampak buruknya. Bahkan Islam memandang demonstrasi sebagai bagian dari pemberontakan lisan. Bahasan berikut memang sangat ringkas karena berupa fatwa, namun insya Allah memberi manfaat.
Fadhilatusy Syaikh Dr. Shalih as-Sadlan ditanya, “Wahai syaikh, menurut pemahaman saya, Anda tidak mengkhususkan pemberontakan itu hanya dengan pedang tetapi juga termasuk pemberontakan yang dilakukan dengan lisan?”
Beliau menjawab, “Ini pertanyaan penting karena sebagian dari saudara-saudara kita telah melakukannya dengan niat baik dalam keadaan meyakini bahwa pemberontakan itu hanya dengan pedang.
Padahal pada hakikatnya, pemberontakan itu tidak hanya dengan pedang dan kekuatan saja, atau penentangan dengan cara-cara yang sudah diketahui secara umum. Tetapi pemberontakan yang dilakukan dengan lisan justru lebih dahsyat dari pemberontakan bersenjata karena pemberontakan dengan pedang dan kekerasan justru dilahirkan dari pemberontakan dengan lisan.
Maka kita sampaikan kepada mereka saudara-saudara kita yang terbawa oleh emosi yang kami berprasangka baik kepada mereka bahwa mereka berniat baik—insya Allah Subhanahu wa ta’la—agar mereka menenangkan dirinya.
Dan kami katakan kepada mereka, tenang dan sabarlah, karena kekerasan dan kebencian kalian akan membawa dampak yang jelek pada hati. Kemudian hati tersebut akan melahirkan emosi yang tidak kenal kecuali kekerasan dan pemberontakan. Di samping itu juga akan membuka pintu bagi orang-orang yang memiliki kepentingan untuk mengeluarkan pernyataan yang sesuai dengan hawa nafsunya, haq ataupun batil.
Tidak diragukan lagi bahwa memberontak dengan lisan, menggunakan pena dan tulisan, melalui penyebaran kaset-kaset, tabligh akbar, maupun ceramah-ceramah umum dengan membakar emosi massa, serta tidak dengan cara yang syar’i, maka saya meyakini bahwa ini adalah dasar (pemicu) meletusnya pemberontakan bersenjata.
Saya memperingatkan dari perbuatan seperti ini dengan sekeras-kerasnya peringatan, dan saya katakan kepada mereka,
“Kalian harus melihat dan mempertimbangkan apa hasilnya? Dan hendaklah melihat kepada pengalaman orang yang telah melakukan sebelumnya dalam masalah ini!” Hendaklah mereka melihat fitnah-fitnah yang dialami oleh sebagian masyarakat Islam, apakah sebabnya? Apakah tindakan awalnya sehingga mereka sampai kepada keadaan seperti ini.
Jika telah mengetahui yang demikian, maka akan kita ketahui bahwa memberontak dengan ucapan lisan dan menggunakan media massa untuk membangkitkan kebencian, membakar emosi, dan menyulut kekerasan akan melahirkan fitnah dalam hati.” (lihat ‘Ulama Su’udiyyah Yu-akkiduna ‘alal Jama’ah wa Wujubus Sam’i wath Tha’ah li Wulatil Amri, hlm. 5—6)
_Ditulis oleh al-Ustadz Muhammad Umar as-Sewed_
📋asysyariah.com/fatwa-ringkas-demonstrasi/
.:
📇🌍☕
-----------
🔬 Disampaikan Oleh:
_Al-Ustadz Muhammad Afifuddin hafizhahullah_
🅾 Durasi 13:52 (3,21 MB)
•••
)* Ketika Rodja ditahdzir, terus apa dong solusinya?
ـــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN channel kami di: bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net
📇🌍☕
-----------
🚇 ALASAN MENGAPA DILARANG MENDENGARKAN RADIO RODJA DAN MENONTON TV RODJA PADAHAL USTADZ DAN ULAMANYA JUGA SAMA-SAMA "SALAFY" ?
🔬 Disampaikan Oleh:
_Al-Ustadz Muhammad Afifuddin hafizhahullah_
🅾 Durasi 13:52 (3,21 MB)
•••
)* Ketika Rodja ditahdzir, terus apa dong solusinya?
ـــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN channel kami di: bit.ly/ForumBerbagiFaidah [FBF]
🏀 www.alfawaaid.net
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
.:
🌍📇📮
-----------
🔬Disampaikan oleh:
▪️Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafidzahullah
▪️Al-Ustadz Usamah Mahri hafidzahullah
▪️Al-Ustadz Muhammad Afifuddin hafizhahullah
•••••
🅾 Durasi 16:14 (3,8 MB)
)*Juga penjelasan tentang mengingkari kemungkaran dengan melakukan kemungkaran yang lain
ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN Channel Telegram:
::: http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
🏀 www.alfawaaid.net
🔄 أُنشرُوهـــَا فَالـدّالُّ علَى الخَيرِ كَفَاعِلِــه
🌍📇📮
-----------
🚇 DEMONSTRASI (UNJUK RASA-AKSI DAMAI) : BAGAIMANA SIKAP AHLUSSUNNAH TERHADAP ORANG KAFIR YANG MENGHINA/MENISTAKAN AL-QUR`AN?
🔬Disampaikan oleh:
▪️Al-Ustadz Luqman Ba'abduh hafidzahullah
▪️Al-Ustadz Usamah Mahri hafidzahullah
▪️Al-Ustadz Muhammad Afifuddin hafizhahullah
•••••
🅾 Durasi 16:14 (3,8 MB)
)*Juga penjelasan tentang mengingkari kemungkaran dengan melakukan kemungkaran yang lain
ـــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 مجموعـــــة توزيع الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للإشتراك : افتح الرابط واضغط على إشتراك👇
💾 JOIN Channel Telegram:
::: http://bit.ly/ForumBerbagiFaidah
🏀 www.alfawaaid.net
🔄 أُنشرُوهـــَا فَالـدّالُّ علَى الخَيرِ كَفَاعِلِــه
Telegram
منتدى نشر الفـــــــوائد
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
:.
_Dari salah seorang ‘Ulama kota suci Madinah, Asy-Syaikh ‘Abdul Muhsin bin Badr al-‘Abbad hafizhahullah_
(Mantan Rektor Universitas Islam Madinah Saudi Arabia, dan Guru Besar di Masjid Nabawi)
❓ السؤال :
أن رئيس مدينة جاكرتا يستهزئ بالقرآن وعلماء المسلمين، وهو نصراني وفي الرابع من نوفمبر سوف تقام مظاهرة لطلب محاكمته، فهل يجوز لنا الخروج؟ علما بأنه كافر لا بيعة له، والمظاهرة يراعى فيها الأدب وعدم إفساد المرافق العامة.
📜 الجواب :
المظاهرات والمشاركة فيها غير صحيح! ولكنهم يعملون ما يمكنهم من غير المظاهرات، يكسبون ويذهبون، يذهب أناس لمراجعة المسؤول الأكبر الذي فوقه.
..( كلمة غير واضحة ).. المظاهرات الذي - فوضى! أصلا هي ما جاءت للمسلمين إلا من الكفار!
~~~~~~~~~~~
Pertanyaan :
“Gubernur Jakarta telah melecehkan Al-Quran dan ulama Muslimin, dia seorang yang beragama Nasrani. Pada tanggal Empat November akan diadakan Demontrasi untuk menuntut diadilinya gubernur ini.
Apakah boleh kami mengikuti demonstrasi tersebut?
Perlu diketahui bahwa dia seorang kafir, tidak ada baiat baginya. Sedangkan pada demonstrasi ini akan diperhatikan adab-adab (yang baik) dan tidak akan merusak fasilitas umum.”
Jawaban :
“Demonstrasi dan ikut serta padanya tidak dibenarkan.
Akan tetapi hendaknya mereka mengupayakan sesuatu yang memungkinkan dilakukan tanpa berdemonstrasi.
Mereka berusaha dan mencoba mendatangi (pemimpin yang lebih tinggi, pen), artinya ada sebagian orang pergi untuk melaporkan kepada pemimpin yang lebih tinggi, yang di atasnya.
.. (ada kata yang tidak jelas) .. Demonstrasi - kegaduhan, pada dasarnya demonstrasi itu tidak datang (masuk) kepada Muslimin melainkan dari orang-orang kafir.
⌛Durasi 01:01 (0,97 MB)
📥🔊 Sumber audio https://drive.google.com/file/d/0Bx7DPlyk_AgSOTVidTNxWFc0SEU/view?usp=docslist_api
~~~~~~~~~~~~~~
📮 Tanya Jawab di Majelis Asy-Syaikh ‘Abdul Muhsin al-‘Abbad hafizhahullah, Madinah, 30 Muharram 1438 M / 31 Oktober 2016 M
[ diterjemahkan oleh : Ust Qomar Su’adi, Lc ]
•••••
Sumber: @ManhajulAnbiya
🚇NASEHAT UNTUK MUSLIMIN INDONESIA TERKAIT RENCANA DEMONSTRASI 4 NOVEMBER 2016
_Dari salah seorang ‘Ulama kota suci Madinah, Asy-Syaikh ‘Abdul Muhsin bin Badr al-‘Abbad hafizhahullah_
(Mantan Rektor Universitas Islam Madinah Saudi Arabia, dan Guru Besar di Masjid Nabawi)
❓ السؤال :
أن رئيس مدينة جاكرتا يستهزئ بالقرآن وعلماء المسلمين، وهو نصراني وفي الرابع من نوفمبر سوف تقام مظاهرة لطلب محاكمته، فهل يجوز لنا الخروج؟ علما بأنه كافر لا بيعة له، والمظاهرة يراعى فيها الأدب وعدم إفساد المرافق العامة.
📜 الجواب :
المظاهرات والمشاركة فيها غير صحيح! ولكنهم يعملون ما يمكنهم من غير المظاهرات، يكسبون ويذهبون، يذهب أناس لمراجعة المسؤول الأكبر الذي فوقه.
..( كلمة غير واضحة ).. المظاهرات الذي - فوضى! أصلا هي ما جاءت للمسلمين إلا من الكفار!
~~~~~~~~~~~
Pertanyaan :
“Gubernur Jakarta telah melecehkan Al-Quran dan ulama Muslimin, dia seorang yang beragama Nasrani. Pada tanggal Empat November akan diadakan Demontrasi untuk menuntut diadilinya gubernur ini.
Apakah boleh kami mengikuti demonstrasi tersebut?
Perlu diketahui bahwa dia seorang kafir, tidak ada baiat baginya. Sedangkan pada demonstrasi ini akan diperhatikan adab-adab (yang baik) dan tidak akan merusak fasilitas umum.”
Jawaban :
“Demonstrasi dan ikut serta padanya tidak dibenarkan.
Akan tetapi hendaknya mereka mengupayakan sesuatu yang memungkinkan dilakukan tanpa berdemonstrasi.
Mereka berusaha dan mencoba mendatangi (pemimpin yang lebih tinggi, pen), artinya ada sebagian orang pergi untuk melaporkan kepada pemimpin yang lebih tinggi, yang di atasnya.
.. (ada kata yang tidak jelas) .. Demonstrasi - kegaduhan, pada dasarnya demonstrasi itu tidak datang (masuk) kepada Muslimin melainkan dari orang-orang kafir.
⌛Durasi 01:01 (0,97 MB)
📥🔊 Sumber audio https://drive.google.com/file/d/0Bx7DPlyk_AgSOTVidTNxWFc0SEU/view?usp=docslist_api
~~~~~~~~~~~~~~
📮 Tanya Jawab di Majelis Asy-Syaikh ‘Abdul Muhsin al-‘Abbad hafizhahullah, Madinah, 30 Muharram 1438 M / 31 Oktober 2016 M
[ diterjemahkan oleh : Ust Qomar Su’adi, Lc ]
•••••
Sumber: @ManhajulAnbiya
:.
🚇 DEMONSTRASI BUKAN JIHAD, JANGAN TERTIPU!
Perhatikanlah, semoga Allah memberimu taufik dan setiap perkara butuh kepada taufik.
Pertanyaan: Apakah para penolong Imam Ahmad tidak mampu untuk menolong Beliau dengan melakukan berbagai demonstrasi?!
Berapa jumlah pelayat yang mengiringi jenazah al-Imam Ahmad?
▪Al-Hafizh Abu Zur'ah menyebutkan bahwa jumlah mereka mencapai Dua setengah juta (2,5 juta) manusia.
▪Al-Hafizh 'Abdul Wahhab al-Warraq berkata: "Tidak pernah sampai kepada kami baik di masa jahiliyah ataupun di masa Islam, kumpulan manusia yang mengiringi sebuah jenazah yang lebih besar dari pada kumpulan manusia yang berkumpul mengiringi jenazah Imam Ahmad."
▪Ibnu Hatim berkata: "Saya mendengar bahwa di hari meninggalnya Ahmad bin Hanbal ada dua puluh ribu orang dari kalangan Yahudi, Nashrani, dan Majusi yang telah masuk Islam."
["Al-Bidayah wan Nihayah" karya Ibnu Katsir (10/342)]
Dan pertanyaannya: Di mana mereka ini pada hari di mana Imam Ahmad disiksa, dipenjara, dan dilarang mengajar karena sebab akidah shahihah yang senantiasa beliau seru kepadanya?
Di mana mereka dari: penyatuan akidah dan penetapan ketinggian Allah di atas makhluk-Nya? !
Di mana mereka dari: Jutaan manusia yang menghapus bid'ah khalqil Qur'an (keyakinan yang mengatakan bahwa al-Qur'an itu makhluk) dan melengserkan al-Watsiq? !
Di mana mereka dari: demonstrasi membela Imam al-Mubajjal Ahmad bin Hanbal? !
➰➰➰
👉🏽Mereka TIDAK melakukannya karena sungguh Beliau telah mengajari mereka Manhaj para Nabi. Pada hari di mana para fuqaha berkumpul di sisi Beliau (untuk merencakan pemberontakan), beliau mengatakan:
عليكم بالإنكار في قلوبكم ولا تخلعوا يداً من طاعة ولا تسفكوا دماءكم ودماء المسلمين معكم وانظروا في عاقبة أمركم واصبروا حتى يستريح بر ويستراح من فاجر .
☝🏽 "Wajib bagi kalian mengingkari (kejahatan penguasa) di dalam hati-hati kalian, Namun kalian jangan mencabut tangan dari ketaatan (memberontak kepada penguasa), Jangan kalian tumpahkan darah-darah kalian dan darah-darah kaum muslimin bersama kalian, Pertimbangkanlah akibat kesudahan perkara kalian, dan bersabarlah hingga orang yang baik itu beristirahat (dengan kematiannya dari kesibukan dunia dan penderitaannya), dan berisitirahatlah manusia dari kejahatan orang yang fajir (dengan kematiannya).
Beliau juga berkata:
Ini (memberontak kepada penguasa) tidaklah benar, Ini menyelisihi atsar.
["al-Adab asy-Syar'iyyah" karya Ibnu Muflih (1/195) dan "as-Sunnah" karya al-Khallal (133)]
•••
📋Sumber: Channel Telegram Syaikh Fawwaz al Madkhali hafizhahullah
📝 Alih bahasa : Syabab Forum Salafy | http://forumsalafy.net/?p=13647
🚇 DEMONSTRASI BUKAN JIHAD, JANGAN TERTIPU!
( Faedah Penting Dari Kisah Al Imam Ahmad Bin Hanbal Rahimahullah )
Perhatikanlah, semoga Allah memberimu taufik dan setiap perkara butuh kepada taufik.
Pertanyaan: Apakah para penolong Imam Ahmad tidak mampu untuk menolong Beliau dengan melakukan berbagai demonstrasi?!
Berapa jumlah pelayat yang mengiringi jenazah al-Imam Ahmad?
▪Al-Hafizh Abu Zur'ah menyebutkan bahwa jumlah mereka mencapai Dua setengah juta (2,5 juta) manusia.
▪Al-Hafizh 'Abdul Wahhab al-Warraq berkata: "Tidak pernah sampai kepada kami baik di masa jahiliyah ataupun di masa Islam, kumpulan manusia yang mengiringi sebuah jenazah yang lebih besar dari pada kumpulan manusia yang berkumpul mengiringi jenazah Imam Ahmad."
▪Ibnu Hatim berkata: "Saya mendengar bahwa di hari meninggalnya Ahmad bin Hanbal ada dua puluh ribu orang dari kalangan Yahudi, Nashrani, dan Majusi yang telah masuk Islam."
["Al-Bidayah wan Nihayah" karya Ibnu Katsir (10/342)]
Dan pertanyaannya: Di mana mereka ini pada hari di mana Imam Ahmad disiksa, dipenjara, dan dilarang mengajar karena sebab akidah shahihah yang senantiasa beliau seru kepadanya?
Di mana mereka dari: penyatuan akidah dan penetapan ketinggian Allah di atas makhluk-Nya? !
Di mana mereka dari: Jutaan manusia yang menghapus bid'ah khalqil Qur'an (keyakinan yang mengatakan bahwa al-Qur'an itu makhluk) dan melengserkan al-Watsiq? !
Di mana mereka dari: demonstrasi membela Imam al-Mubajjal Ahmad bin Hanbal? !
➰➰➰
👉🏽Mereka TIDAK melakukannya karena sungguh Beliau telah mengajari mereka Manhaj para Nabi. Pada hari di mana para fuqaha berkumpul di sisi Beliau (untuk merencakan pemberontakan), beliau mengatakan:
عليكم بالإنكار في قلوبكم ولا تخلعوا يداً من طاعة ولا تسفكوا دماءكم ودماء المسلمين معكم وانظروا في عاقبة أمركم واصبروا حتى يستريح بر ويستراح من فاجر .
☝🏽 "Wajib bagi kalian mengingkari (kejahatan penguasa) di dalam hati-hati kalian, Namun kalian jangan mencabut tangan dari ketaatan (memberontak kepada penguasa), Jangan kalian tumpahkan darah-darah kalian dan darah-darah kaum muslimin bersama kalian, Pertimbangkanlah akibat kesudahan perkara kalian, dan bersabarlah hingga orang yang baik itu beristirahat (dengan kematiannya dari kesibukan dunia dan penderitaannya), dan berisitirahatlah manusia dari kejahatan orang yang fajir (dengan kematiannya).
Beliau juga berkata:
Ini (memberontak kepada penguasa) tidaklah benar, Ini menyelisihi atsar.
["al-Adab asy-Syar'iyyah" karya Ibnu Muflih (1/195) dan "as-Sunnah" karya al-Khallal (133)]
•••
📋Sumber: Channel Telegram Syaikh Fawwaz al Madkhali hafizhahullah
📝 Alih bahasa : Syabab Forum Salafy | http://forumsalafy.net/?p=13647