منتدى نشر الفـــــــوائد
7.63K subscribers
4.28K photos
254 videos
279 files
5.59K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
Kejadian pernikahan Ustadz Abul Harits dengan wanita tersebut berlangsung pada tanggal 20 Oktober 2022 Masehi. Adapun kami, baru mengetahuinya pada tahun 2026 ini. Kami sama sekali tidak mengetahui hal tersebut sebelumnya.

Namun sepanjang rentang waktu tersebut, Ustadz Luqman terus melakukan ta’lif kepada Ustadz Abul Harits. Beliau menasihatinya dengan cara yang penuh hikmah, bukan sekali dan bukan dua kali.

Bahkan dalam rangka menyempurnakan ta’lif beliau kepada Ustadz Abul Harits, Ustadz Luqman mempersilakan beliau untuk tinggal di lingkungan pendidikan Ma’had Minhajul Atsar Jember.

Tidak hanya itu, Ustadz Luqman juga memposisikan beliau sebagai seorang mudarris yang mengajar para thullab, serta membuka peluang selebar-lebarnya bagi beliau.

Bahkan Ustadz Luqman memberikan kesempatan kepada Ustadz Abul Harits untuk menyampaikan muhadharah, baik di wilayah Jember maupun di luar Jember, bahkan sampai pada tingkat nasional.

Lebih dari itu, Ustadz Luqman juga mempersilakan Ustadz Abul Harits untuk menjadi penerjemah Daurah Al-Muzani yang kedua dan ketiga.

Dan seluruh perkara ini tidak diketahui oleh kami. Kami benar-benar tidak mengetahui apa pun. Semua dilakukan secara tertutup dan ilmiah.


---

Namun puncaknya, pada tanggal 7 Februari 2024 Masehi, Ustadz Abul Harits dengan sadar — tanpa ada paksaan dari siapa pun — mendatangi seorang Hizby Ikhwany.

Meskipun demikian, Ustadz Luqman tetap berusaha bersabar dan terus menasihati beliau.

Kejadian ini penting untuk diingat: tanggalnya, bulannya dan tahunnya.


Karena semua ini berkaitan erat dengan kronologi hingga munculnya realita yang terjadi pada hari ini.


---

Ayyuhal Ikhwah,

Pada tahun ketika Ustadz Abul Harits mendatangi seorang Hizby Ikhwany tersebut, tidak satu pun dari kami mengetahuinya.

Namun Ustadz Luqman terus berusaha melakukan taghaful.

Apa itu taghaful?

Yaitu bersikap seolah-olah tidak mengetahui, memaafkan, dan berusaha menutupi kesalahan demi maslahat yang lebih besar.

Itulah yang dilakukan oleh Ustadz Luqman.

Hingga akhirnya pada bulan Februari 2025 Masehi — tepat satu tahun setelah kejadian tanggal 7 Februari 2024 tadi — Ustadz Luqman kembali mengajak Ustadz Abul Harits untuk bertemu dan menasihatinya secara tertutup.

Na‘am.

Bukan sekali dan bukan dua kali pertemuan.

Namun,

«وَالْعِيَاذُ بِاللَّهِ، وَاللَّهُ الْمُسْتَعَانُ، قَدَرُ اللَّهِ وَمَا شَاءَ فَعَلَ»

Tidak tampak sedikit pun rujuk ataupun taubat dari Ustadz Abul Harits.

Tatkala dipandang bahwa tidak ada sedikit pun pernyataan rujuk dari beliau, sementara mafsadat dan mudarat terus menyebar, maka apa boleh buat, Al-Ustadz Luqman akhirnya terpaksa mengangkat kasus tersebut di hadapan para Masyaikh, di sela-sela Daurah Imam Al-Muzani pada bulan Juli 2025 Masehi.

Na‘am.

Barulah pada saat itu Ustadz Luqman menyampaikan perkara tersebut kepada para Masyaikh.

Sebelum itu, kami sama sekali tidak mengetahui.

Saya pribadi, Abu Fuad, sebelum itu tidak mengetahui berbagai upaya dan langkah yang ditempuh oleh Al-Ustadz Luqman.

Karena itu, ketika ada yang mengatakan bahwa:

Ustadz Luqman melakukan ta'yir, membongkar aib atau mengumbar aib.Maka itu adalah dusta. Itu dusta. Dan tidak benar sama sekali.


🔄ARAHAN DAN TAHDZIR ASY-SYAIKH ZAKARIYA TERHADAP ABUL HARITS

Maka disampaikanlah kasus demi kasus yang dilakukan oleh Ustadz Abul Harits kepada para Masyaikh.

Dan pada saat itu, kami melihat bahwa Asy-Syaikh Zakariya hafizhahullah benar-benar dalam kondisi siap untuk mendengarkan dan membahas permasalahan tersebut.

Adapun kepada Syaikh Abdul Ghani hafizhahullah, kasus tersebut juga kami sampaikan. Akan tetapi, ketika itu kami melihat beliau pada waktu-waktu tertentu harus mengonsumsi obat.

Na‘am. Kasihan beliau.

Di samping beliau harus menjalani terapi dan meminum obat pada waktu-waktu tertentu, beliau juga tampak kelelahan setelah menyampaikan materi dauroh.

Karena itulah, akhirnya secara rinci — afwan, bukan kami, tetapi Al-Ustadz Luqman — menyampaikan secara detail kepada Asy-Syaikh Zakariya tentang berbagai perkara yang dilakukan oleh Ustadz Abul Harits.


---
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Apa jawaban Asy-Syaikh Zakariya saat itu?

Dengarkan baik-baik, Ayyuhal Ikhwah.

Nasihat d
an arahan Asy-Syaikh Zakariya yang beliau sampaikan pada bulan Al-Muharram 1447 H, yang bertepatan dengan bulan Juli 2025 Masehi - yaitu sekitar satu bulan yang lalu - kepada Ustadz Luqman, adalah sebagai berikut:

احْذَرُوا هٰذَا الرَّجُلَ

"Hati-hatilah kalian dengan orang ini!"

فَإِنَّهُ خَطِيرٌ

"Karena sesungguhnya dia berbahaya." (yaitu Abul Harits).

فَأَبْعِدُوهُ عَنَ الْمَنَاصِبِ الْمُهِمَّةِ

"Jauhkanlah dia dari posisi-posisi penting.""

سَوَاءً فِي التَّدْرِيسِ فِي الْمَعْهَدِ أَوْ فِي إِلْقَاءِ الْمُحَاضَرَاتِ

"Baik dalam hal pengajaran di ma'had maupun dalam penyampaian muhadharah-muhadharah.""


🔄 KLARIFIKASI TENTANG TA‘DIL ASY-SYAIKH ZAKARIYA


Kemudia
n, Ayyuhal Ikhwah, catat baik-baik poin ini.

Pada bulan Syawal 1447 Hijriyah, yang bertepatan dengan bulan April 2026 Masehi - yaitu baru sekitar satu bulan yang lalu - Asy-Syaikh Zakariya kembali menghubungi Ustadz Luqman.

Apa yang disampaikan oleh Asy-Syaikh Zakariya kepada Ustadz Luqman?

Asy-Syaikh Zakariya menyampaikan bahwa beliau telah dihubungi oleh Ustadz Abul Harits. Dalam komunikasi tersebut, Ustadz Abul Harits meminta kesediaan Asy-Syaikh Zakariya untuk meluangkan waktu mengisi muhadharah teleconference.

Maka pada waktu itu Asy-Syaikh Zakariya bertanya kepada Ustadz Abul Harits:

> “Apakah rencana muhadharah ini diketahui oleh Ustadz Luqman?”

Kemudian Asy-Syaikh Zakariya kembali bertanya:

> "Apakah rencana antum ini mengadakan muhadharahيعلمه لقمان؟ (diketahui oleh Ustadz Luqman?)"


Lalu apa jawaban Ustadz Abul Harits, sebagaimana yang dinukilkan oleh Asy-Syaikh Zakariya kepada Ustadz Luqman?

Disebutkan bahwa Ustadz Abul Harits menjawab dengan agak terbata-bata:

> “Ya Syaikh,

«الْقَائِمُونَ لِهٰذِهِ الْمُحَاضَرَةِ»

(para panitia muhadharah ini) adalah mereka-mereka yang selama ini ikut dalam Daurah Imam Al-Muzani yang diselenggarakan di Ma’had Minhajul Atsar Jember.”


Maka Asy-Syaikh Zakariya menangkap ada sesuatu dari jawaban tersebut.

Kemudian Asy-Syaikh Zakariya menyampaikan pesan kepada Ustadz Luqman.

Dengarkan baik-baik ucapan Asy-Syaikh Zakariyah ini.

Na'am. Ini terjadi pada bulan Syawal, baru sekitar tiga atau empat minggu yang lalu.

Asy-Syaikh Zakariya menyampaikan kepada Ustadz Luqman (dan Alhamdulillah rekamannya masih ada) :

«إِذًا، حَذِّرُوا مِنْهُ، حَتَّىٰ لَا يَغْتَرَّ بِهِ النَّاسُ، حَتَّىٰ لَا يَغْتَرَّ بِهِ بَعْضُ النَّاسِ

“Kalau begitu, peringatkanlah Salafiyyin dari orang ini, Hadziru minhu! agar manusia tidak tertipu olehnya, agar sebagian manusia tidak tertipu olehnya!"

Yakni Syaikh Zakariya menegaskan,

« يَعْنِي: لُقْمَانُ يُخْرِجُ كَلِمَةً أَنَّهُ لَا يُمَثِّلُنَا، وَلَا ارْتِبَاطَ لَهُ بِنَا، مَا رَضِيَ أَنْ يَكُونَ مَعَهُمْ»

"Ustadz Luqman hendaklah mengeluarkan kalimat secara terbuka bahwasanya apa yang dilakukan oleh Ustadz Abul Harits ini tidak mewakili kami dan tidak ada kaitan dia dengan kami, ia tidak ridha untuk bersama mereka!."


« مَا هُوَ وَكِيلٌ لَنَا، وَلَا ارْتِبَاطَ لَهُ بِنَا، مَا رَضِيَ أَنْ يَكُونَ مَعَهُمْ.

"Bukanlah wakil kami, dan tidak ada kaitannya dengan kami, dan (hendaklah Luqman) menyatakan bahwa dia tidak ridha dengan apa yang dilakukan oleh Ustadz Abul Harits!"

Dan ini ucapan Syaikh Zakariya baik secara tertulis maupun dalam bentuk suara ada bersama kami.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
---

Mungkin ada yang bertanya:

> “Kalau begitu, bagaimana dengan tazkiyah Asy-Syaikh Zakariya kepada Ustadz Abul Harits pada bulan yang sama, yakni beberapa hari setelah tahdzir tersebut?”



Nah, ucapan yang disampaikan oleh Ustadz Abul Harits lalu diposting dan disebarluaskan pada tanggal 25 Syawal 1447 Hijriyah, yang bertepatan dengan tanggal 14 April 2026 Masehi, di dalamnya terdapat ucapan Asy-Syaikh Zakariya kepada Ustadz Abul Harits:

«إِنَّهُ لَيْسَ بِصَحِيحٍ»

“Sesungguhnya hal itu tidak benar.”

Sebelumnya, Ustadz Abul Harits mengatakan:

«قَدْ تَوَاصَلْتُ الْيَوْمَ مَعَ فَضِيلَةِ شَيْخِنَا زَكَرِيَّا بْنِ شُعَيْبٍ الْعَدَنِيِّ حَفِظَهُ اللَّهُ، وَسَأَلْتُهُ عَمَّا نُشِرَ عَنْهُ، وَهُوَ طَلَبُهُ بِإِيقَافِ دُرُوسِي وَدَعْوَتِي، وَأَنَّهُ قَدْ حَذَّرَ مِنِّي»

“Aku telah melakukan komunikasi hari ini dengan Fadhilatusy-Syaikh Zakariya bin Syu‘aib Al-‘Adani hafizhahullah. Aku bertanya kepada beliau tentang apa yang dinisbatkan kepada beliau, yaitu bahwa beliau meminta agar dihentikan taklim-taklimku dan dakwahku, serta bahwa beliau telah mentahdzirku.”

Kemudian Ustadz Abul Harits menukilkan jawaban Asy-Syaikh Zakariya:

«فَأَجَابَ حَفِظَهُ اللَّهُ: إِنَّهُ لَيْسَ بِصَحِيحٍ»

“Maka beliau hafizhahullah menjawab: ‘Sesungguhnya hal tersebut tidak benar.’”

Lalu beliau menukil lagi ucapan Asy-Syaikh Zakariya:

«وَلَا يَصْدُرُ مِنِّي أَيُّ تَحْذِيرٍ»

“Dan tidak ada sedikit pun tahdzir yang keluar dari saya.”

Perhatikan baik-baik kalimat ini:

«لَا يَصْدُرُ مِنِّي أَيُّ تَحْذِيرٍ»

“Tidak ada sedikit pun tahdzir yang keluar dari saya.”


🔄PENJELASAN SIKAP SALAFIYYIN TERHADAP ABUL HARITS

Setelah tersebarnya surat yang diklaim sebagai ta‘dil Asy-Syaikh Zakariya kepada Ustadz Abul Harits, maka kami pun melakukan komunikasi dengan Asy-Syaikh Zakariya pada tanggal yang sama di malam harinya, yaitu tanggal 25 Syawal 1447 Hijriyah, yang bertepatan dengan tanggal 14 April 2026 Masehi.

Na‘am.

Kami menyampaikan kepada beliau:

«يَا شَيْخَنَا، السَّلَفِيُّونَ فِي إِنْدُونِيسِيَا يَحْتَاجُونَ إِلَى بَيَانِنَا وَبَيَانِكُمْ وَأَمْثَالِكُمْ مِنَ الْمَشَايِخِ فِيمَا يُعَانُونَ مِنْ أَبِي الْحَارِثِ وَأَفَاعِيلِهِ»

“Wahai Syaikh kami, Salafiyyin di Indonesia membutuhkan penjelasan dari kami dan dari antum serta dari para Masyaikh semisal antum, terkait apa yang mereka alami dari Abul Harits dan berbagai tindakannya.”

Kemudian kami melanjutkan:

«لِأَنَّ أَبَا الْحَارِثِ اسْتَمَرَّ فِي الدِّفَاعِ عَنْ شَخْصٍ حِزْبِيٍّ إِخْوَانِيٍّ، وَنَشَرُوا بَيْنَ السَّلَفِيِّينَ التَّشْكِيكَ فِي حِزْبِيَّتِهِ»

“Karena sesungguhnya Abul Harits terus-menerus membela seorang Hizby Ikhwany, dan pihak-pihak yang bersamanya terus menyebarkan keragu-raguan di tengah Salafiyyin terhadap kehizbiyyahan orang tersebut.”

Yakni, mereka menimbulkan keraguan di tengah Salafiyyin tentang Hizbiyyah orang yang dimaksud tadi.

Kemudian kami menyampaikan:

«لَوْلَا خَشْيَةُ الْإِطَالَةِ لَأَرْسَلْنَا إِلَيْكُمُ الْوَثَائِقَ وَالْبَرَاهِينَ»

“Kalau bukan karena khawatir terlalu panjang, niscaya kami akan kirimkan kepada antum berbagai dokumen dan bukti-bukti kami.”

Lalu kami sampaikan pula:

«وَإِلَى الْيَوْمِ أَبَى أَبُو الْحَارِثِ ـ رَغْمَ أَنَّهُ طُلِبَ مِنْهُ غَيْرَ مَرَّةٍ ـ أَنْ يَتَبَرَّأَ مِنْ كَلَامِ زَوْجَتِهِ الْمَنْشُورِ فِي اتِّهَامِ لُقْمَانَ أَنَّهُ حِزْبِيٌّ يَلْبَسُ لِبَاسَ سَلَفِيٍّ، أَوْ قَائِدٌ حِزْبِيٌّ، أَوْ سَفِيرُ الْفِتْنَةِ»

“Dan hingga hari ini, Abul Harits — meskipun telah berkali-kali diminta — tetap enggan untuk berlepas diri dan mengklarifikasi ucapan istrinya yang tersebar luas, yang menuduh Luqman sebagai:

‘Seorang Hizby yang mengenakan pakaian Salafy’, atau ‘Komandan Hizby’, atau ‘Duta Fitnah!’.”


Kemudian kami sampaikan:

«وَغَيْرُ ذٰلِكَ مِنَ الشَّتَائِمِ وَالْأَحْكَامِ»

“Dan berbagai celaan serta vonis-vonis lainnya.”

--
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
«أَمَّا نَحْنُ، فَبَعْدَ الْجَلَسَاتِ الْكَثِيرَةِ مَعَهُ، وَالْمُنَاصَحَاتِ الْمُتَكَرِّرَةِ لَهُ فِي مُدَّةٍ طَوِيلَةٍ، سَوَاءٌ خِلَالَ دَوْرَةِ الْإِمَامِ الْمُزَنِيِّ، أَوْ قَبْلَهَا، أَوْ بَعْدَهَا، فَعَلَى اقْتِنَاعِنَا بِالتَّحْذِيرِ مِنَ الرَّجُلِ، كَمَا أَمَرْتُمُونَا بِذٰلِكَ»

“Adapun kami wahai Syaikh, setelah majelis demi majelis dan nasihat demi nasihat yang terus berulang kepada beliau dalam waktu yang panjang — baik di sela-sela Daurah Imam Al-Muzani, sebelum itu maupun setelahnya — maka kami sampai pada keyakinan untuk mentahdzir orang ini, yakni Abul Harits, sebagaimana antum telah memerintahkan kami untuk melakukannya.”

Kemudian kami sampaikan:

«وَنَعْتَقِدُ أَنَّ كَلَامَكُمُ الْأَخِيرَ هٰذَا مُوَافِقٌ لِمَا أَرْشَدْتُمُونَا بِهِ عِنْدَ مُحَادَثَتِنَا مَعَكُمْ فِي إِنْدُونِيسِيَا بِشَأْنِ أَبِي الْحَارِثِ»

“Dan kami meyakini bahwa arahan terakhir antum ini sesuai dengan bimbingan dan arahan yang pernah antum sampaikan kepada kami ketika diskusi di Indonesia tentang Abul Harits.”

Yakni pada waktu itu Asy-Syaikh Zakariya mengarahkan kami:

«بِعَدَمِ إِسْنَادِ أَيِّ مَنْصِبٍ أَوْ مُهِمَّةٍ لَهُ فِي الْجَانِبِ التَّعْلِيمِيِّ أَوْ إِلْقَاءِ الدُّرُوسِ، صِيَانَةً لِلْمَنْهَجِ، وَدَرْءًا لِمَا قَدْ يَتَرَتَّبُ عَلَىٰ ذٰلِكَ مِنَ الْمَفَاسِدِ»

“Agar tidak lagi memberikan posisi ataupun tugas penting kepadanya dalam bidang pendidikan maupun penyampaian muhadharah, demi menjaga manhaj dan untuk mencegah berbagai mafsadat yang dapat timbul setelahnya.”

Kemudian kami sampaikan pula:

«وَقَدْ فَعَلْنَا مَا قَدْ وَجَّهْتُمُونَا بِهِ فِي مَعْهَدِنَا، بِدُونِ أَنْ يَعْلَمَ الْكَثِيرُ أَنَّ ذٰلِكَ تَمَّ بِتَوْجِيهٍ مِنْكُمْ»

“Dan arahan antum wahai Syaikh telah kami laksanakan di ma’had kami. Kami menghentikan beliau dari mengajar sebagaimana arahan antum, dan itu pun tanpa diketahui banyak Ikhwah bahwa langkah tersebut dilakukan atas arahan antum.”

Kemudian kami lanjutkan:

«وَلَمَّا عَلِمْنَا أَنَّ شَرَّهُ وَضَرَرَهُ قَدْ فَشَا وَانْتَشَرَ فِي كَثِيرٍ مِنَ الْمَنَاطِقِ وَالْمَعَاهِدِ فِي إِنْدُونِيسِيَا، فَبَعْدَ النَّصَائِحِ الْمُتَكَرِّرَةِ لَهُ، وَلَمْ نَجِدْ اسْتِجَابَةً، أَدْنَى اسْتِجَابَةٍ، وَأَصَرَّ عَلَىٰ مَا هُوَ عَلَيْهِ، قُمْنَا بِبَيَانِ حَالِهِ لَهُمْ وَالتَّحْذِيرِ مِنْهُ»

“Maka ketika kami melihat bahwa keburukan dan mudharatnya telah menyebar di berbagai daerah dan berbagai ma’had di Indonesia, setelah nasihat demi nasihat yang berulang kami sampaikan kepadanya namun tidak mendapatkan respon sedikit pun, bahkan beliau tetap bersikeras di atas sikapnya, maka kami pun terpaksa menjelaskan keadaan dirinya kepada Salafiyyin dan memperingatkan mereka darinya.”

Kemudian kami mengatakan:

«وَالْحَمْدُ لِلَّهِ وَبِفَضْلِهِ وَحْدَهُ، فَطِنُوا لِحَالِهِ وَسَلِمُوا مِنْ شَرِّهِ»

“Walhamdulillah, dengan karunia Allah semata, banyak Salafiyyin yang akhirnya tersadar tentang keadaan dirinya dan selamat dari keburukannya.”

Na‘am.


---

Ayyuhal Ikhwah,

Setelah kami kirimkan surat dengan redaksi yang tadi telah ana bacakan, maka Asy-Syaikh Zakariya membalasnya dengan simbol jempol ke atas, yang menunjukkan bahwa beliau menyetujui langkah dan sikap yang kami tempuh.



🔄PENUTUP DAN PENGANTAR MENUJU SESI KEDUA

Mungkin ada yang bertanya:

> “Lantas bagaimana dengan tazkiyah Syaikh Arafat kepada Ustadz Abul Harits yang disampaikan oleh Ustadz Abu Salim Rahmat Iqbal Pekanbaru?”



Untuk menjawab pertanyaan kedua ini membutuhkan waktu yang tidak sedikit, sementara muhadharah kita pada pagi hari ini telah berlangsung lebih dari satu jam.

Maka, untuk menjawab poin kedua tersebut — yaitu bagaimana dengan tazkiyah Asy-Syaikh Arafat kepada Ustadz Abul Harits yang disampaikan oleh Ustadz Abu Salim Iqbal Pekanbaru — InsyaAllah akan kami jelaskan kronologinya pada sesi atau bagian muhadharah yang kedua.

Adapun waktu dan alamat teleconference, InsyaAllah akan diumumkan setelah ini. Semoga Allah Subhanahu wa Ta‘ala memberikan kemudahan.


---
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Namun, sekiranya penjelasan pada sesi pertama ini sampai kepada Ustadz Abul Harits lalu beliau sadar — dan itulah harapan kita — kemudian beliau rujuk dan bertaubat, maka InsyaAllah sesi kedua tidak akan terjadi.

Akan tetapi, apabila sampai waktunya tidak ada rujuk dari beliau, maka InsyaAllah kita akan melanjutkan pada sesi kedua untuk menjawab bagaimana hakikat tazkiyah atau ta‘dil dari Syaikh Arafat kepada Ustadz Abul Harits, sebagaimana yang disampaikan oleh Ustadz Abu Salim Iqbal Pekanbaru.

Na‘am.


---

Dan sebelum kita akhiri,

Ayyuhal Ikhwah rahimani wa rahimakumullah,

maka dari sesi pertama ini telah jelas bagi kita semua bahwa langkah kami dalam menjelaskan bahaya Abul Harits pada masa sekarang ini benar-benar berdasarkan bimbingan dan arahan para Masyaikh.

Karena itu, tidak benar dan tidak tepat apabila dikatakan bahwa:

> “Orang-orang yang bersama Ustadz Luqman, seperti Abu Fuad dan yang lainnya, bergerak tanpa bimbingan dan tanpa arahan dari para Masyaikh.”



Itu dusta!


---

Adapun untuk hari ini, InsyaAllah kita cukupkan sampai di sini terlebih dahulu.

Semoga apa yang disampaikan bermanfaat bagi kita semua.

Kami memohon maaf atas segala keterbatasan dan kekurangan.

«وَصَلَّى اللَّهُ وَسَلَّمَ عَلَىٰ نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ»

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ


Rekaman Audio:
https://t.me/kajiansalafypalopo/7986

Catatan:

Transkrip ini tidak disajikan secara harfiah (verbatim), namun telah melalui penyuntingan ringan berupa penghapusan pengulangan kata dan penataan kalimat tanpa mengubah makna yang disampaikan dalam muhadharah, dengan tujuan menjaga kejelasan dan kenyamanan pembaca.

Transkrip ini telah dibaca dan disetujui oleh Ustadz Abu Fuad hafizhahullah

🌏 Channel FBF:
t.me/ForumBerbagiFaidah
📑 ( BAGIAN 1 ) MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH

🎙 Pemateri:
Al-Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله تعالى

🗓 Jum'at, 13 Dzulqa'dah 1447 H
(1 Mei 2026 M)

1. MUQADDIMAH DAN LATAR BELAKANG MUHADHARAH
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/14213

2. KEWAJIBAN MENJELASKAN KEBENARAN DAN MENUNAIKAN NASIHAT
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/14214

3. AWAL MUNCULNYA SYUBHAT TENTANG “ADA BIMBINGAN MASYAYIKH ?”
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/14215

4. PENEGASAN BAHWA LANGKAH INI BERADA DI BAWAH ARAHAN PARA MASYAYIKH
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/14216

5. UPAYA NASIHAT DAN TA’LIF AL-USTADZ LUQMAN KEPADA ABUL HARITS
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/14217

6. PERTEMUAN ABUL HARITS DENGAN HIZBY IKHWANY DAN DAMPAKNYA TERHADAP DAKWAH
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/14218

7. ARAHAN DAN TAHDZIR ASY-SYAIKH ZAKARIYA TERHADAP ABUL HARITS
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/14218

8. KLARIFIKASI TENTANG TA‘DIL ASY-SYAIKH ZAKARIYA
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/14219

9. PENJELASAN SIKAP SALAFIYYIN TERHADAP ABUL HARITS
https://t.me/ForumBerbagiFaidah/14223

10. PENUTUP DAN PENGANTAR MENUJU SESI KEDUA

https://t.me/ForumBerbagiFaidah/14224


🌏 Channel FBF:
t.me/ForumBerbagiFaidah
Forwarded from SALAFY BANDUNG
بسم الله الرحمن الرحيم

📣 HADIRILAH !!

🌠 KAJIAN ISLAM ILMIAH BANDUNG RAYA
InsyaAllah

🎙 Pemateri
Al-Ustadz Abu Jundi hafizhahullah
(Pengasuh Ma'had Qoulan Sadida Banjarsari-Ciamis)

📚 Tema Kajian
"BAHAYA PENDUSTA BERPENAMPILAN DA'I"
(Bagian Ke-2 dari Kajian: "Seorang Pendusta, Ilmunya Tidak Boleh Diambil")


📅 Kamis
19 Dzulqa'dah 1447 H /
7 Mei 2026 M

🕰️ Ba'da Maghrib - selesai

🕌 Tempat
Rumbel Banin (Untuk Ikhwah)
Rumbel Banat (Untuk Akhwat)

📱 Info Kajian
http://wa.me/628388889088

Terbuka untuk umum ( Muslim dan Muslimah)

📌 Tanbih
1. Ikhlaskan niat karena Allah 'Azza wa Jalla
2. Menjaga adab ketika sedang bermajelis
3. Jangan lupa membawa Buku Catatan

"Hadiri kajiannya, catat faedahnya, amalkan ilmunya!"


📺📻 Simak secara live di Channel Telegram
💻Link Channel Telegram
https://t.me/SalafyBandung
📡 Live juga di
Radio Manhajul Anbiya - Radio Salafy Bandung
Web :
http://manhajulanbiya.com
Aplikasi
http://manhajulanbiya.com/radio

📱Website
www.SalafyBandung.com



Keterangan
Link audio Kajian Bagian-1 bisa download di:
https://t.me/ahlussunnah_cilacap/3961

▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from SALAFY BANDUNG
(REVISI) Qaddarallah karena pemateri masih di perjalanan maka Kajian diundur. InsyaAllah dimulai pada malam ini sekitar pukul 19.30 WIB.

بسم الله الرحمن الرحيم

📣 HADIRILAH !!

🌠 KAJIAN ISLAM ILMIAH BANDUNG RAYA
InsyaAllah

🎙 Pemateri
Al-Ustadz Abu Jundi hafizhahullah
(Pengasuh Ma'had Qoulan Sadida Banjarsari-Ciamis)

📚 Tema Kajian
"BAHAYA PENDUSTA BERPENAMPILAN DA'I"
(Bagian Ke-2 dari Kajian: "Seorang Pendusta, Ilmunya Tidak Boleh Diambil")

📺📻 Simak secara live di Channel Telegram
💻Link Channel Telegram
https://t.me/SalafyBandung
📡 Live juga di
Radio Manhajul Anbiya - Radio Salafy Bandung
Web : http://manhajulanbiya.com
Aplikasi http://manhajulanbiya.com/radio

📱Website
www.SalafyBandung.com



Keterangan
Link audio Kajian Bagian-1 bisa download di:
https://t.me/ahlussunnah_cilacap/3961

▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from SALAFY BANDUNG
📺Live Siaran Langsung!

LIVE! BAHAYA PENDUSTA BERPENAMPILAN DA'I (Bagian Ke-2 dari Kajian: Seorang Pendusta, Ilmunya Tidak Boleh Diambil) | Al-Ustadz Abu Jundi hafizhahullah | Rumbel Shabran Jamila Bandung

📲 Channel Telegram :
https://t.me/SalafyBandung

📡 Live juga di :
Radio Manhajul Anbiya - Radio Salafy Bandung :
Web :
http://manhajulanbiya.com
Aplikasi :
http://manhajulanbiya.com/radio


Barakallahu Fiikum

◽️◾️◽️◾️◽️◽️◾️◽️◾️◽️
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from Manhajul Anbiya
🔊 SIMAK SEKARANG !

Sesi 3
📚 Salah Satu Prinsip Ahlussunnah: Merendahkan Ahlul Bid'ah dan Tidak Memuliakan Mereka

🎙Ustadz Abu Said Hamzah hafizhahullah
📆 Jum'at, 20 Dzulqo'dah 1447 / 8 Mei 2026

📣 Live Streaming
Radio Manhajul Anbiya
https://manhajulanbiya.com/
https://t.me/ManhajulAnbiya?livestream
Forwarded from SALAFY BANDUNG
BAHAYA PENDUSTA BERPENAMPILAN DA'I (Bagian 2)
Al-Ustadz Abu Jundi hafizhahullah
📣 Audio Rekaman
🌠 KAJIAN ISLAM ILMIAH BANDUNG RAYA

🎙Al-Ustadz Abu Jundi hafizhahullah

📚 Tema Kajian
"BAHAYA PENDUSTA BERPENAMPILAN DA'I"
(Bagian Ke-2 dari Kajian: "Seorang Pendusta, Ilmunya Tidak Boleh Diambil")

📅 Kamis, 19 Dzulqa'dah 1447 H / 7 Mei 2026 M

💻 Channel Telegram
https://t.me/SalafyBandung
📱Website
www.SalafyBandung.com

Keterangan
Link audio Kajian Bagian-1 bisa download di:
https://t.me/ahlussunnah_cilacap/3961

▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️▪️
بسم اللّه الرّحمن الرّحيم

📌 JANGAN LEWATKAN ‼️

Hari ini Insya Allah...

Dengan mengharap ridha Allah Subhanahu wa Ta'ala semata

Waktu:
Ba'da Ashar - Selesai

🛜 Live streaming:

1. Radio Manhajul Anbiya
https://manhajulanbiya.com/
download disini
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.manhajul.anbiya
2. LIVE Telegram :
https://t.me/mahadminhajusshalihin?livestream=0ce4f78b32ad4428ba
3. LIVE Telegram :
https://t.me/salafy_malang?livestream=53c14e9b7feeb851a0

🌺 Semoga bermanfaat. Aamiin.

Baarakallahufiikum
REKAMAN KHOTBAH JUMAT

📝 Tema:
Jangan Membela Para Pengkhianat dan Pendusta

🎙 Disampaikan oleh:
Al Ustadz Abu Utsman Kharisman hafidzahullah

🕌 Di Masjid Al Fauzan, Kompleks Ma'had Al I'tishom bis Sunnah Kraksaan-Probolinggo

🗓 20 Dzulqo'dah 1447 H/ 8 Mei 2026

📥 Unduhan:
https://bit.ly/KJJanganbelapengkhianat
Ukuran file: 3.8 MB (32 kb/s)
Durasi 15:22 menit

🔗 Tautan:
https://t.me/ahlussunnahprobolinggo/4686

#audio #khotbahjumat

•••❁○┈○❁•••
Media Publikasi:
Salafy Probolinggo
t.me/ahlussunnahprobolinggo
4 ORANG YANG TIDAK BOLEH DIAMBIL ILMUNYA
Al Ustadz Abu Utsman Kharisman Hafidzahullah
💽 REKAMAN KAJIAN ILMIAH

📘 Tema:
4 ORANG YANG TIDAK BOLEH DIAMBIL ILMUNYA

🎙️ Pemateri:
Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله
(Pengasuh Ma'had Al-Itishom Probolinggo, Jawa Timur)

🗓 Hari: Sabtu,
21 Zulkaidah 1447 H
9 Mei 2026 M

Waktu:
Ba'da Ashar - Selesai

🏡 Tempat:
Ma'had Minhajus Shalihin,
Jl. Aji Mustofa IV No.63,
Dsn. Klerek, Kel. Torongrejo, Kec. Junrejo, Kota Batu, Jawa Timur

📥 Unduhan file:
https://t.me/mahadminhajusshalihin/2014
Ukuran 9,26 MB (24 kbps)
Durasi 50.29 menit

#audiokajian

🌺 Semoga bermanfaat. Aamiin.

Baarakallahufiikum
Forwarded from Ahlussunnah Timika
جديد

📃بشرى سارة
📝تسر قناة أهل السنة تيميكا أن تعلن عن بث كلمة توجيهية لفضيلة الشيخ زكريا بن شعيب العدني للسلفيين في إندونيسيا حول الالتفاف بالشيخ لقمان باعبده حفظهما الله

📆والتي ستكون إن شاء الله في ليلة الأربعاء
٢٤ ذو القعدة ١٤٤٧هـ الموافق ١٢ مايو ٢٠٢٦ م
🕣٢٠:٣٠ بتوقيت إندونيسيا الشرقية🇮🇩
🕞١٤:٣٠ بتوقيت مكة🇸🇦
🕌بمصلى الإمام المزني الشافعي بمدينة تيميكا
🔄المترجم: الأستاذ موسى بن هادي حفظه الله

📻 Channel Ahlussunnah Timika :
https://t.me/ahlussunnah_timika

📻 Radio Islam Timika via Radio Minhajul Anbiya
http://manhajulanbiya.com/radio
Forwarded from Ahlussunnah Timika
بســــــــــــــــــــــم الله الرحمن الرحيم

📣 IKUTI DAN HADIRILAH..!
TELEKONFERENSI MUHADHARAH ILMIAH

📚 Dengan Tema : Bimbingan dari Syaikh yang mulia Zakariya bin Syuaib Al Adeni untuk salafiyin di lndonesia agar bersama dalam barisan dakwah Syaikh Luqman Ba'abduh hafidzahumallah.

💺Penerjemah:
🎙Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi hafizhahullah
(Pembina Ma'had Minhajul Atsar Timika)

📆 Selasa, 24 Dzulqo'dah 1447 H/ 12 Mei 2026 M

🕰️ Pukul 20:30 WIT - Selesai

🏠 Musholla IMAM AL MUZANI,
jln . Budi Utomo Lintas SP 1
(https://maps.app.goo.gl/k5EwSKewaqUcAodG9)

📡 Disiarkan di :
📱 Channel Telegram Ahlussunnah Timika
https://t.me/ahlussunnah_timika

📻 Radio Manhajul Anbiya
http://manhajulanbiya.com/

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️