Forwarded from Kajian Salafy Palopo
بسم الله الرحمن الرحيم
📖 KAJIAN TELEKONFERENSI SALAFY PALOPO
In syaa Allah dengan tema:
📑 MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH
🎙 Pemateri:
Al-Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله تعالى
🗓 Hari/Tanggal:
Jum'at, 13 Dzulqa'dah 1447 H
(1 Mei 2026 M)
⌚ Waktu Kajian:
Pukul 06.30 Pagi WITA - Sampai Selesai
🔊 Live Streaming di
Radio Durus Ilmiyah Palopo
di Aplikasi Radio Manhajul Anbiya
Versi Web di.
http://manhajulanbiya.com/
Download Aplikasi:
http://manhajulanbiya.com/radio
Dan di Channel Telegram Kajian Salafy Palopo
https://t.me/kajiansalafypalopo
➖➖➖
📲 Join • Save • Share ll
https://t.me/kajiansalafypalopo
Media Dakwah Salafy Palopo
🔄
SIMAK & IKUTI
📖 KAJIAN TELEKONFERENSI SALAFY PALOPO
In syaa Allah dengan tema:
📑 MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH
🎙 Pemateri:
Al-Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله تعالى
🗓 Hari/Tanggal:
Jum'at, 13 Dzulqa'dah 1447 H
(1 Mei 2026 M)
⌚ Waktu Kajian:
Pukul 06.30 Pagi WITA - Sampai Selesai
🔊 Live Streaming di
Radio Durus Ilmiyah Palopo
di Aplikasi Radio Manhajul Anbiya
Versi Web di.
http://manhajulanbiya.com/
Download Aplikasi:
http://manhajulanbiya.com/radio
Dan di Channel Telegram Kajian Salafy Palopo
https://t.me/kajiansalafypalopo
➖➖➖
📲 Join • Save • Share ll
https://t.me/kajiansalafypalopo
Media Dakwah Salafy Palopo
🔄
✅ HIDUP MULIA DENGAN KEJUJURAN
قَالَ الْعَلَّامَةُ الشَّيْخُ رَبِيعُ بْنُ هَادِي الْمَدْخَلِيُّ حَفِظَهُ اللَّهُ:
"يَجِبُ عَلَى الْمُسْلِمِ أَنْ يَكُونَ عَزِيزًا عَفِيفًا وَرِعًا صَدُوقًا، يَتَحَرَّى الصِّدْقَ، وَيَكُونَ مِنَ الصَّادِقِينَ الشُّرَفَاءِ، وَلْيَحْذَرْ مِنْ أَهْلِ الْكَذِبِ التَّافِهِينَ الرُّوَيْبِضَاتِ، فَإِنَّهُ فِي زَمَانٍ فَشَا فِيهِ الْكَذِبُ وَإِشَاعَةُ الْأَكَاذِيبِ."
[تَقْدِيمُ الشَّيْخِ لِمَوْقِعِ السَّلَفِيَّةِ]
Al-‘Allamah Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata:
“Wajib bagi seorang muslim untuk menjadi pribadi yang mulia, menjaga kehormatan diri, bersikap wara’, dan jujur. Ia harus selalu berusaha menegakkan kejujuran serta termasuk dalam golongan orang-orang yang jujur lagi terhormat.
Hendaklah ia waspada terhadap para pendusta, orang-orang rendah, dan kaum ruwaibidhah.
Sebab, ia hidup di zaman ketika kedustaan telah tersebar luas dan berbagai berita dusta banyak disebarkan.”
🌏 Channel FBF:
t.me/ForumBerbagiFaidah
قَالَ الْعَلَّامَةُ الشَّيْخُ رَبِيعُ بْنُ هَادِي الْمَدْخَلِيُّ حَفِظَهُ اللَّهُ:
"يَجِبُ عَلَى الْمُسْلِمِ أَنْ يَكُونَ عَزِيزًا عَفِيفًا وَرِعًا صَدُوقًا، يَتَحَرَّى الصِّدْقَ، وَيَكُونَ مِنَ الصَّادِقِينَ الشُّرَفَاءِ، وَلْيَحْذَرْ مِنْ أَهْلِ الْكَذِبِ التَّافِهِينَ الرُّوَيْبِضَاتِ، فَإِنَّهُ فِي زَمَانٍ فَشَا فِيهِ الْكَذِبُ وَإِشَاعَةُ الْأَكَاذِيبِ."
[تَقْدِيمُ الشَّيْخِ لِمَوْقِعِ السَّلَفِيَّةِ]
Al-‘Allamah Asy-Syaikh Rabi’ bin Hadi al-Madkhali hafizhahullah berkata:
“Wajib bagi seorang muslim untuk menjadi pribadi yang mulia, menjaga kehormatan diri, bersikap wara’, dan jujur. Ia harus selalu berusaha menegakkan kejujuran serta termasuk dalam golongan orang-orang yang jujur lagi terhormat.
Hendaklah ia waspada terhadap para pendusta, orang-orang rendah, dan kaum ruwaibidhah.
Sebab, ia hidup di zaman ketika kedustaan telah tersebar luas dan berbagai berita dusta banyak disebarkan.”
🌏 Channel FBF:
t.me/ForumBerbagiFaidah
Forwarded from Kajian Salafy Palopo
Radio Durus Ilmiyah Palopo
Simak Sekarang!!
MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH | Al-Ustadz Abu Fuad Saiful hafizhahullah | Rumbel Al-Istiqamah Palopo - Sulawesi Selatan
Versi Web di
http://manhajulanbiya.com
atau
Download Aplikasi di
http://manhajulanbiya.com/radio
Telegram
https://t.me/kajiansalafypalopo
Simak Sekarang!!
MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH | Al-Ustadz Abu Fuad Saiful hafizhahullah | Rumbel Al-Istiqamah Palopo - Sulawesi Selatan
Versi Web di
http://manhajulanbiya.com
atau
Download Aplikasi di
http://manhajulanbiya.com/radio
Telegram
https://t.me/kajiansalafypalopo
Google Play
Radio Manhajul Anbiya - Apps on Google Play
Streaming Radio
Forwarded from Kajian Salafy Palopo
💽 Audio Muhadharah Telekonferensi
📑 MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH
🎙 Pemateri:
Al-Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله تعالى
➖➖➖
📲 Join • Save • Share ll
https://t.me/kajiansalafypalopo/7986
Media Dakwah Salafy Palopo
🔄
📑 MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH
🎙 Pemateri:
Al-Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله تعالى
➖➖➖
📲 Join • Save • Share ll
https://t.me/kajiansalafypalopo/7986
Media Dakwah Salafy Palopo
🔄
Forwarded from Ahlussunnah Cilacap
📣 JANGAN LEWATKAN !
HARI INI, Ba'da MAGHRIB
📜DAURAH ILMIAH IMAM ASY-SYAFI'I CILACAP
Insya Allah...
🎙Bersama :
Al-Ustadz Abu Jundi hafizhahullah
📚 Seorang Pendusta, Ilmunya Tidak Boleh Diambil
🕌 Masjid Ma’had Daarul Hikmah, Jl. Wungu, Gumilir Cilacap
🏵️ Untuk UMUM (Muslim Muslimah)
📡 InsyaAllah LIVE di:
Radio SABILUL ANBIYA' di apk Radio Manhajul Anbiya':
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.manhajul.anbiya
Atau siaran telegram:
https://t.me/ahlussunnah_cilacap
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
HARI INI, Ba'da MAGHRIB
📜DAURAH ILMIAH IMAM ASY-SYAFI'I CILACAP
Insya Allah...
🎙Bersama :
Al-Ustadz Abu Jundi hafizhahullah
📚 Seorang Pendusta, Ilmunya Tidak Boleh Diambil
🕌 Masjid Ma’had Daarul Hikmah, Jl. Wungu, Gumilir Cilacap
🏵️ Untuk UMUM (Muslim Muslimah)
📡 InsyaAllah LIVE di:
Radio SABILUL ANBIYA' di apk Radio Manhajul Anbiya':
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.manhajul.anbiya
Atau siaran telegram:
https://t.me/ahlussunnah_cilacap
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Forwarded from SALAFY BARLINGMASCAKEB
📲 SIMAK SEKARANG! (LIVE)
📜DAURAH ILMIAH IMAM ASY-SYAFI'I CILACAP
🎙Al-Ustadz Abu Jundi hafizhahullah
📚 Seorang Pendusta, Ilmunya Tidak Boleh Diambil (Sesi 1)
🕌 Masjid Ma’had Daarul Hikmah, Jl. Wungu, Gumilir Cilacap
📡 LIVE di:
Radio SABILUL ANBIYA' di apk Radio Manhajul Anbiya':
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.manhajul.anbiya
Atau siaran telegram:
https://t.me/ahlussunnah_cilacap
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
📜DAURAH ILMIAH IMAM ASY-SYAFI'I CILACAP
🎙Al-Ustadz Abu Jundi hafizhahullah
📚 Seorang Pendusta, Ilmunya Tidak Boleh Diambil (Sesi 1)
🕌 Masjid Ma’had Daarul Hikmah, Jl. Wungu, Gumilir Cilacap
📡 LIVE di:
Radio SABILUL ANBIYA' di apk Radio Manhajul Anbiya':
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.manhajul.anbiya
Atau siaran telegram:
https://t.me/ahlussunnah_cilacap
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Forwarded from Kajian Salafy Palopo
بسم الله الرحمن الرحيم
📖 KAJIAN TELEKONFERENSI SALAFY PALOPO
In syaa Allah dengan tema:
📑 MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH (Bagian 2)
🎙 Pemateri:
Al-Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله تعالى
🗓 Hari/Tanggal:
Ahad, 15 Dzulqa'dah 1447 H
(3 Mei 2026 M)
⌚ Waktu Kajian:
Pukul 06.30 Pagi WITA - Sampai Selesai
🏠 Tempat Kajian:
Rumbel Al-Istiqomah Palopo
🔊 Live Streaming di
Radio Durus Ilmiyah Palopo
di Aplikasi Radio Manhajul Anbiya
Versi Web di.
http://manhajulanbiya.com/
Download Aplikasi:
http://manhajulanbiya.com/radio
Dan di Channel Telegram Kajian Salafy Palopo
https://t.me/kajiansalafypalopo
➖➖➖
📲 Join • Save • Share ll
https://t.me/kajiansalafypalopo
Media Dakwah Salafy Palopo
🔄
JANGAN LEWATKAN!
📖 KAJIAN TELEKONFERENSI SALAFY PALOPO
In syaa Allah dengan tema:
📑 MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH (Bagian 2)
🎙 Pemateri:
Al-Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله تعالى
🗓 Hari/Tanggal:
Ahad, 15 Dzulqa'dah 1447 H
(3 Mei 2026 M)
⌚ Waktu Kajian:
Pukul 06.30 Pagi WITA - Sampai Selesai
🏠 Tempat Kajian:
Rumbel Al-Istiqomah Palopo
🔊 Live Streaming di
Radio Durus Ilmiyah Palopo
di Aplikasi Radio Manhajul Anbiya
Versi Web di.
http://manhajulanbiya.com/
Download Aplikasi:
http://manhajulanbiya.com/radio
Dan di Channel Telegram Kajian Salafy Palopo
https://t.me/kajiansalafypalopo
➖➖➖
📲 Join • Save • Share ll
https://t.me/kajiansalafypalopo
Media Dakwah Salafy Palopo
🔄
Forwarded from Kajian Salafy Palopo
Radio Durus Ilmiyah Palopo
Simak Sekarang!!
MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH (Bagian 2) | Al-Ustadz Abu Fuad Saiful hafizhahullah | Rumbel Al-Istiqomah Palopo - Sulawesi Selatan
Versi Web di
http://manhajulanbiya.com
atau
Download Aplikasi di
http://manhajulanbiya.com/radio
Telegram
https://t.me/kajiansalafypalopo
Simak Sekarang!!
MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH (Bagian 2) | Al-Ustadz Abu Fuad Saiful hafizhahullah | Rumbel Al-Istiqomah Palopo - Sulawesi Selatan
Versi Web di
http://manhajulanbiya.com
atau
Download Aplikasi di
http://manhajulanbiya.com/radio
Telegram
https://t.me/kajiansalafypalopo
Google Play
Radio Manhajul Anbiya - Apps on Google Play
Streaming Radio
Forwarded from Kajian Salafy Palopo
💽 Audio Muhadharah Full Version
📑 (FULL) MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH (BAGIAN 2)
🎙 Pemateri:
Al-Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله تعالى
➖➖➖
📲 Join • Save • Share ll
https://t.me/kajiansalafypalopo
Media Dakwah Salafy Palopo
🔄
📑 (FULL) MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH (BAGIAN 2)
🎙 Pemateri:
Al-Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله تعالى
Alhamdulillah..
Kami telah mendapatkan backup rekaman dari seorang ikhwah -jazakumullahu khayran- dan telah disisipkan mengisi bagian awal rekaman yang tidak terekam (walau ada sedikit perbedaan kualitas rekaman).
Tafadhdhal disimak kembali rekaman muhadharah bagian 2 ini dengan utuh dari awal hingga akhir. Semoga bermanfaat..
📎 https://t.me/kajiansalafypalopo/8007
Barakallahu fiikum
➖➖➖
📲 Join • Save • Share ll
https://t.me/kajiansalafypalopo
Media Dakwah Salafy Palopo
🔄
Forwarded from Manhajul Anbiya
🔊 HADIRI KAJIAN IKHWAH HARI INI !
📚 Salah Satu Prinsip Ahlussunnah: Merendahkan Ahlul Bid'ah dan Tidak Memuliakan Mereka
🎙Ustadz Abu Said Hamzah hafizhahullah
📆 Senin, 16 Dzulqo'dah 1447 / 4 Mei 2026
⏰ Ba'da Maghrib
📍Masjid Al-Ikhlas ( Kav. Ma'had 1 Minhajul Atsar)
📣 Live Streaming
Radio Manhajul Anbiya
https://manhajulanbiya.com/
https://t.me/ManhajulAnbiya?livestream
📚 Salah Satu Prinsip Ahlussunnah: Merendahkan Ahlul Bid'ah dan Tidak Memuliakan Mereka
🎙Ustadz Abu Said Hamzah hafizhahullah
📆 Senin, 16 Dzulqo'dah 1447 / 4 Mei 2026
⏰ Ba'da Maghrib
📍Masjid Al-Ikhlas ( Kav. Ma'had 1 Minhajul Atsar)
📣 Live Streaming
Radio Manhajul Anbiya
https://manhajulanbiya.com/
https://t.me/ManhajulAnbiya?livestream
Forwarded from Manhajul Anbiya
260504 Salah Satu Prinsip Ahlussunnah Merendahkan Ahlul Bid'ah dan…
Ustadz Abu Said Hamzah
📀 [AUDIO KAJIAN]
📚 Salah Satu Prinsip Ahlussunnah: Merendahkan Ahlul Bid'ah dan Tidak Memuliakan Mereka
🎙 Ustadz Abu Said Hamzah hafizhahullah
📆 Senin, 16 Dzulqo'dah 1447 / 4 Mei 2026
📍 Masjid Al-Ikhlas (Komplek Ma'had 1 Minhajul Atsar)
🔗 https://t.me/ManhajulAnbiya/10873
📚 Salah Satu Prinsip Ahlussunnah: Merendahkan Ahlul Bid'ah dan Tidak Memuliakan Mereka
🎙 Ustadz Abu Said Hamzah hafizhahullah
📆 Senin, 16 Dzulqo'dah 1447 / 4 Mei 2026
📍 Masjid Al-Ikhlas (Komplek Ma'had 1 Minhajul Atsar)
🔗 https://t.me/ManhajulAnbiya/10873
🔊 HADIRI KAJIAN IKHWAH HARI INI !
*Sesi 2*
📚 *Salah Satu Prinsip Ahlussunnah: Merendahkan Ahlul Bid'ah dan Tidak Memuliakan Mereka*
🎙️Ustadz Abu Said Hamzah _hafizhahullah_
_InsyaAllah_
📆 Selasa, 17 Dzulqo'dah 1447 / 5 Mei 2026
⏰ Ba'da Maghrib
📍Masjid Al-Ikhlas ( Kav. Ma'had 1 Minhajul Atsar)
📣 Live Streaming
Radio Manhajul Anbiya
https://manhajulanbiya.com/
https://t.me/ManhajulAnbiya?livestream
*Sesi 2*
📚 *Salah Satu Prinsip Ahlussunnah: Merendahkan Ahlul Bid'ah dan Tidak Memuliakan Mereka*
🎙️Ustadz Abu Said Hamzah _hafizhahullah_
_InsyaAllah_
📆 Selasa, 17 Dzulqo'dah 1447 / 5 Mei 2026
⏰ Ba'da Maghrib
📍Masjid Al-Ikhlas ( Kav. Ma'had 1 Minhajul Atsar)
📣 Live Streaming
Radio Manhajul Anbiya
https://manhajulanbiya.com/
https://t.me/ManhajulAnbiya?livestream
Forwarded from Manhajul Anbiya
260505 Salah Satu Prinsip Ahlussunnah Merendahkan Ahlul Bid'ah dan…
Ustadz Abu Said Hamzah
📀 [AUDIO KAJIAN]
📚 Sesi 2 - Salah Satu Prinsip Ahlussunnah: Merendahkan Ahlul Bid'ah dan Tidak Memuliakan Mereka
🎙 Ustadz Abu Said Hamzah hafizhahullah
📆 Selasa, 17 Dzulqo'dah 1447 / 5 Mei 2026
📍 Masjid Al-Ikhlas (Komplek Ma'had 1 Minhajul Atsar)
📥 Bitrate 32 kbps » 15,1 Mb klik disini
🔗 https://t.me/ManhajulAnbiya/10880
📚 Sesi 2 - Salah Satu Prinsip Ahlussunnah: Merendahkan Ahlul Bid'ah dan Tidak Memuliakan Mereka
🎙 Ustadz Abu Said Hamzah hafizhahullah
📆 Selasa, 17 Dzulqo'dah 1447 / 5 Mei 2026
📍 Masjid Al-Ikhlas (Komplek Ma'had 1 Minhajul Atsar)
📥 Bitrate 32 kbps » 15,1 Mb klik disini
🔗 https://t.me/ManhajulAnbiya/10880
Forwarded from Kajian Salafy Palopo
بسم الله الرحمن الرحيم
📖 KAJIAN TELEKONFERENSI SALAFY PALOPO
In syaa Allah dengan tema:
📑 MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH (Bagian 3)
🎙 Pemateri:
Al-Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله تعالى
🗓 Hari/Tanggal:
Jum'at, 20 Dzulqa'dah 1447 H
(8 Mei 2026 M)
⌚ Waktu Kajian:
Pukul 06.30 Pagi WITA - Sampai Selesai
🏠 Tempat Kajian:
Rumbel Al-Istiqomah Palopo
🔊 Live Streaming di
Radio Durus Ilmiyah Palopo
di Aplikasi Radio Manhajul Anbiya
Versi Web di.
http://manhajulanbiya.com/
Download Aplikasi:
http://manhajulanbiya.com/radio
Dan di Channel Telegram Kajian Salafy Palopo
https://t.me/kajiansalafypalopo
➖➖➖
📲 Join • Save • Share ll
https://t.me/kajiansalafypalopo
Media Dakwah Salafy Palopo
🔄
SIMAK & IKUTI!
📖 KAJIAN TELEKONFERENSI SALAFY PALOPO
In syaa Allah dengan tema:
📑 MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH (Bagian 3)
🎙 Pemateri:
Al-Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله تعالى
🗓 Hari/Tanggal:
Jum'at, 20 Dzulqa'dah 1447 H
(8 Mei 2026 M)
⌚ Waktu Kajian:
Pukul 06.30 Pagi WITA - Sampai Selesai
🏠 Tempat Kajian:
Rumbel Al-Istiqomah Palopo
🔊 Live Streaming di
Radio Durus Ilmiyah Palopo
di Aplikasi Radio Manhajul Anbiya
Versi Web di.
http://manhajulanbiya.com/
Download Aplikasi:
http://manhajulanbiya.com/radio
Dan di Channel Telegram Kajian Salafy Palopo
https://t.me/kajiansalafypalopo
➖➖➖
📲 Join • Save • Share ll
https://t.me/kajiansalafypalopo
Media Dakwah Salafy Palopo
🔄
📖 TRANSKRIP KAJIAN TELEKONFERENSI SALAFY PALOPO
📑 ( BAGIAN 1 ) MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH
🎙 Pemateri:
Al-Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله تعالى
🗓 Jum'at, 13 Dzulqa'dah 1447 H
(1 Mei 2026 M)
Rekaman Audio:
https://t.me/kajiansalafypalopo/7986
Catatan:
Transkrip ini tidak disajikan secara harfiah (verbatim), namun telah melalui penyuntingan ringan berupa penghapusan pengulangan kata dan penataan kalimat tanpa mengubah makna yang disampaikan dalam muhadharah, dengan tujuan menjaga kejelasan dan kenyamanan pembaca.
Transkrip ini telah dibaca dan disetujui oleh Ustadz Abu Fuad hafizhahullah
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.
قَالَ اللَّهُ تَعَالَىٰ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ:
﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ﴾
﴿يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا﴾
﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا﴾
أَمَّا بَعْدُ:
فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَعَلَىٰ آلِهِ وَسَلَّمَ، وَشَرَّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ، وَكُلَّ ضَلَالَةٍ فِي النَّارِ.
🔄 MUQADDIMAH DAN LATAR BELAKANG MUHADHARAH
Ma’asyiral muslimin, ma’asyiral Ikhwah rahimani wa rahimakumullah.
Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta‘ala. Hari ini kita berada pada hari jum’at, tanggal 13 Dzulqa’dah 1447 Hijriyah yang berkenaan dengan tanggal 1 Mei 2026 Masehi.
Pada kesempatan muhadharah pagi hari ini, kita akan bersama-sama mengikuti silsilah bayan penjelasan tentang kondisi dakwah Salafiyyah pada beberapa hari terakhir ini. Muhadharah ini diberi judul:
“Menyingkap Syubhat Menjaga Manhaj: Sikap Ilmiah di Tengah Gelombang Fitnah.”
Ayyuhal Ikhwah rahimani wa rahimakumullah.
Pada kesempatan muhadharah ini, kita akan menjawab beberapa syubhat yang dimunculkan, terkhusus setelah keluarnya tiga serial bantahan kami terhadap Ustadz Abu Al-Harits.
Seri pertama berjudul:
“Menyingkap Syubhat Kerasukan Jin di Balik Vonis Berat terhadap Ustadz Luqman,”
yang diposting pada tanggal 21 April 2026 Masehi.
https://t.me/Salafy_Sulawesi/8217
Kemudian seri kedua berjudul:
“Kontradiksi Abul Harits yang Tidak Bisa Lagi Ditutupi, Saatnya Jujur atau Terbuka Kebatilannya,”
yang kami posting pada tanggal 23 April 2026 Masehi.
https://t.me/Salafy_Sulawesi/8231
Kemudian seri ketiga yang berjudul:
“Masalah Ini Belum Selesai: Antara Tuduhan yang Tidak Ditarik dan Kontradiksi yang Tidak Dijelaskan,”
yang kami posting pada tanggal 26 April 2026 Masehi.
https://t.me/Salafy_Sulawesi/8246
---
Maka, bagi yang telah membaca ketiga serial bantahan ini, InsyaAllah dia akan sangat terbantu dan lebih mudah memahami apa yang akan kami sampaikan pada kesempatan muhadharah pagi hari ini.
Dan sebelum kita masuk kepada poin-poin syubhat yang disebarkan setelah tiga serial bantahan tersebut, perlu kami sampaikan bahwa muhadharah yang kami selenggarakan hari ini bukan didorong oleh emosi, bukan karena kepentingan pribadi, dan bukan pula karena dendam pribadi kami terhadap Ustadz Abul Harits.
Sama sekali tidak.
📑 ( BAGIAN 1 ) MENYINGKAP SYUBHAT MENJAGA MANHAJ: SIKAP ILMIAH DI TENGAH GELOMBANG FITNAH
🎙 Pemateri:
Al-Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله تعالى
🗓 Jum'at, 13 Dzulqa'dah 1447 H
(1 Mei 2026 M)
Rekaman Audio:
https://t.me/kajiansalafypalopo/7986
Catatan:
Transkrip ini tidak disajikan secara harfiah (verbatim), namun telah melalui penyuntingan ringan berupa penghapusan pengulangan kata dan penataan kalimat tanpa mengubah makna yang disampaikan dalam muhadharah, dengan tujuan menjaga kejelasan dan kenyamanan pembaca.
Transkrip ini telah dibaca dan disetujui oleh Ustadz Abu Fuad hafizhahullah
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ
السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ
إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ، نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِينُهُ وَنَسْتَغْفِرُهُ، وَنَعُوذُ بِاللَّهِ مِنْ شُرُورِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللَّهُ فَلَا مُضِلَّ لَهُ، وَمَنْ يُضْلِلْ فَلَا هَادِيَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنْ لَا إِلٰهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُولُهُ.
اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ، وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ، وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّينِ.
قَالَ اللَّهُ تَعَالَىٰ فِي كِتَابِهِ الْكَرِيمِ:
﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلَا تَمُوتُنَّ إِلَّا وَأَنْتُمْ مُسْلِمُونَ﴾
﴿يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوا رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ مِنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالًا كَثِيرًا وَنِسَاءً ۚ وَاتَّقُوا اللَّهَ الَّذِي تَسَاءَلُونَ بِهِ وَالْأَرْحَامَ ۚ إِنَّ اللَّهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيبًا﴾
﴿يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَقُولُوا قَوْلًا سَدِيدًا يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوبَكُمْ ۗ وَمَنْ يُطِعِ اللَّهَ وَرَسُولَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيمًا﴾
أَمَّا بَعْدُ:
فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللَّهِ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَعَلَىٰ آلِهِ وَسَلَّمَ، وَشَرَّ الْأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا، فَإِنَّ كُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ، وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلَالَةٌ، وَكُلَّ ضَلَالَةٍ فِي النَّارِ.
Ma’asyiral muslimin, ma’asyiral Ikhwah rahimani wa rahimakumullah.
Alhamdulillah, kita bersyukur kepada Allah Subhanahu wa Ta‘ala. Hari ini kita berada pada hari jum’at, tanggal 13 Dzulqa’dah 1447 Hijriyah yang berkenaan dengan tanggal 1 Mei 2026 Masehi.
Pada kesempatan muhadharah pagi hari ini, kita akan bersama-sama mengikuti silsilah bayan penjelasan tentang kondisi dakwah Salafiyyah pada beberapa hari terakhir ini. Muhadharah ini diberi judul:
“Menyingkap Syubhat Menjaga Manhaj: Sikap Ilmiah di Tengah Gelombang Fitnah.”
Ayyuhal Ikhwah rahimani wa rahimakumullah.
Pada kesempatan muhadharah ini, kita akan menjawab beberapa syubhat yang dimunculkan, terkhusus setelah keluarnya tiga serial bantahan kami terhadap Ustadz Abu Al-Harits.
Seri pertama berjudul:
“Menyingkap Syubhat Kerasukan Jin di Balik Vonis Berat terhadap Ustadz Luqman,”
yang diposting pada tanggal 21 April 2026 Masehi.
https://t.me/Salafy_Sulawesi/8217
Kemudian seri kedua berjudul:
“Kontradiksi Abul Harits yang Tidak Bisa Lagi Ditutupi, Saatnya Jujur atau Terbuka Kebatilannya,”
yang kami posting pada tanggal 23 April 2026 Masehi.
https://t.me/Salafy_Sulawesi/8231
Kemudian seri ketiga yang berjudul:
“Masalah Ini Belum Selesai: Antara Tuduhan yang Tidak Ditarik dan Kontradiksi yang Tidak Dijelaskan,”
yang kami posting pada tanggal 26 April 2026 Masehi.
https://t.me/Salafy_Sulawesi/8246
---
Maka, bagi yang telah membaca ketiga serial bantahan ini, InsyaAllah dia akan sangat terbantu dan lebih mudah memahami apa yang akan kami sampaikan pada kesempatan muhadharah pagi hari ini.
Dan sebelum kita masuk kepada poin-poin syubhat yang disebarkan setelah tiga serial bantahan tersebut, perlu kami sampaikan bahwa muhadharah yang kami selenggarakan hari ini bukan didorong oleh emosi, bukan karena kepentingan pribadi, dan bukan pula karena dendam pribadi kami terhadap Ustadz Abul Harits.
Sama sekali tidak.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Akan tetapi, muhadharah ini kami selenggarakan tidak lain sebagai bentuk penunaian terhadap perintah Allah Subhanahu wa Ta‘ala:
﴿وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ﴾
“Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.”
(Q.S. adz-Dzariyat: 55)
---
Ayyuhal Ikhwah rahimani wa rahimakumullah.
Karena peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman, maka ketika syubhat mulai muncul dan kebenaran mulai samar, tidak boleh lagi bagi kita untuk diam. Justru pada saat itulah kewajiban untuk menjelaskan menjadi semakin besar.
Muhadharah ini juga kami selenggarakan sebagai bentuk pengamalan terhadap sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
«وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ»
“Apabila seseorang meminta nasihat kepadamu, maka berilah nasihat kepadanya.”
(HR. Muslim, no. 55)
🔄 KEWAJIBAN MENJELASKAN KEBENARAN DAN MENUNAIKAN NASIHAT
Ayyuhal Ikhwah,
Ketika Salafiyyin membutuhkan nasihat dan penjelasan, tidak sedikit di grup-grup WhatsApp yang bertanya:
> “Ada apa dengan bantahan ini?”
Dan tidak sedikit pula yang menjapri kami melalui nomor pribadi kami, baik nomor yang dikenal maupun nomor yang tidak dikenal, seraya bertanya:
> “Ada apa ini, Ustadz? Mengapa muncul serial bantahan seperti ini? Apa yang sebenarnya terjadi?”
Maka, dalam rangka menunaikan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
«وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ»
“Apabila seseorang meminta nasihat kepadamu, maka berilah nasihat kepadanya.”
(HR. Muslim, no. 55)
Maka kami memandang bahwa tidak boleh lagi menyimpan atau menyembunyikan penjelasan ketika kondisi memang membutuhkannya.
Karena para ulama telah mengatakan:
«لَا يَجُوزُ كِتْمَانُ الْعِلْمِ عِنْدَ الْحَاجَةِ»
“Tidak boleh menyembunyikan ilmu ketika ilmu tersebut dibutuhkan.”
Tidak boleh lagi menahan nasihat dan menyembunyikan penjelasan pada saat nasihat itu sangat diperlukan.
---
Bahkan Nabi kita Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
«الدِّينُ النَّصِيحَةُ، الدِّينُ النَّصِيحَةُ، الدِّينُ النَّصِيحَةُ»
“Agama itu adalah nasihat, agama itu adalah nasihat, agama itu adalah nasihat.”
قُلْنَا:
«لِمَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟»
“Kami bertanya: ‘Untuk siapa nasihat itu wahai Rasulullah?’”
قَالَ:
«لِلَّهِ، وَلِكِتَابِهِ، وَلِرَسُولِهِ، وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ»
“Untuk Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimin, dan keumuman kaum muslimin.”
(HR. Muslim, no. 55)
Ayyuhal Ikhwah,
Perhatikan hadits ini. Ternyata Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan bahwa agama ini adalah nasihat. Maka bagaimana mungkin kita diam ketika agama ini membutuhkan penjelasan? Bagaimana mungkin kita menahan keterangan, sementara umat dan Salafiyyin membutuhkan penjelasan tersebut?
Dan termasuk di antara bentuk nasihat kepada kaum muslimin adalah menjelaskan kepada mereka kebenaran dengan penuh amanah dan kejujuran, serta memperingatkan mereka dari berbagai kesalahan yang dapat mengancam dan membahayakan agama mereka.
Muhadharah ini juga tidak lain merupakan bentuk penunaian terhadap sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
«انْصُرْ أَخَاكَ ظَالِمًا أَوْ مَظْلُومًا»
“Tolonglah saudaramu, baik dalam keadaan dia menzhalimi maupun dizhalimi.”
(HR. al-Bukhari, no. 2444)
Maka para sahabat bertanya:
«يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَنْصُرُهُ إِذَا كَانَ مَظْلُومًا، أَفَرَأَيْتَ إِذَا كَانَ ظَالِمًا، كَيْفَ أَنْصُرُهُ؟»
“Wahai Rasulullah, tentu aku akan menolongnya apabila dia dizhalimi. Namun bagaimana pendapatmu apabila dia dalam posisi menzhalimi, bagaimana aku menolongnya?”
Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:
«تَمْنَعُهُ مِنَ الظُّلْمِ، فَإِنَّ ذٰلِكَ نَصْرُهُ»
“Engkau mencegahnya dari perbuatan zhalim, karena itulah bentuk pertolongan kepadanya.”
(HR. al-Bukhari, no. 2444)
---
Ayyuhal Ikhwah rahimani wa rahimakumullah.
Maka kita menolong orang yang dizhalimi, dalam hal ini Ustadzuna Al-Ustadz Luqman hafizhahullah, yang terus-menerus mendapatkan kezhaliman demi kezhaliman.
﴿وَذَكِّرْ فَإِنَّ الذِّكْرَىٰ تَنْفَعُ الْمُؤْمِنِينَ﴾
“Maka berilah peringatan, karena sesungguhnya peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman.”
(Q.S. adz-Dzariyat: 55)
---
Ayyuhal Ikhwah rahimani wa rahimakumullah.
Karena peringatan itu bermanfaat bagi orang-orang yang beriman, maka ketika syubhat mulai muncul dan kebenaran mulai samar, tidak boleh lagi bagi kita untuk diam. Justru pada saat itulah kewajiban untuk menjelaskan menjadi semakin besar.
Muhadharah ini juga kami selenggarakan sebagai bentuk pengamalan terhadap sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
«وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ»
“Apabila seseorang meminta nasihat kepadamu, maka berilah nasihat kepadanya.”
(HR. Muslim, no. 55)
Ayyuhal Ikhwah,
Ketika Salafiyyin membutuhkan nasihat dan penjelasan, tidak sedikit di grup-grup WhatsApp yang bertanya:
> “Ada apa dengan bantahan ini?”
Dan tidak sedikit pula yang menjapri kami melalui nomor pribadi kami, baik nomor yang dikenal maupun nomor yang tidak dikenal, seraya bertanya:
> “Ada apa ini, Ustadz? Mengapa muncul serial bantahan seperti ini? Apa yang sebenarnya terjadi?”
Maka, dalam rangka menunaikan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
«وَإِذَا اسْتَنْصَحَكَ فَانْصَحْ لَهُ»
“Apabila seseorang meminta nasihat kepadamu, maka berilah nasihat kepadanya.”
(HR. Muslim, no. 55)
Maka kami memandang bahwa tidak boleh lagi menyimpan atau menyembunyikan penjelasan ketika kondisi memang membutuhkannya.
Karena para ulama telah mengatakan:
«لَا يَجُوزُ كِتْمَانُ الْعِلْمِ عِنْدَ الْحَاجَةِ»
“Tidak boleh menyembunyikan ilmu ketika ilmu tersebut dibutuhkan.”
Tidak boleh lagi menahan nasihat dan menyembunyikan penjelasan pada saat nasihat itu sangat diperlukan.
---
Bahkan Nabi kita Shallallahu ‘alaihi wa sallam juga bersabda:
«الدِّينُ النَّصِيحَةُ، الدِّينُ النَّصِيحَةُ، الدِّينُ النَّصِيحَةُ»
“Agama itu adalah nasihat, agama itu adalah nasihat, agama itu adalah nasihat.”
قُلْنَا:
«لِمَنْ يَا رَسُولَ اللَّهِ؟»
“Kami bertanya: ‘Untuk siapa nasihat itu wahai Rasulullah?’”
قَالَ:
«لِلَّهِ، وَلِكِتَابِهِ، وَلِرَسُولِهِ، وَلِأَئِمَّةِ الْمُسْلِمِينَ وَعَامَّتِهِمْ»
“Untuk Allah, Kitab-Nya, Rasul-Nya, para pemimpin kaum muslimin, dan keumuman kaum muslimin.”
(HR. Muslim, no. 55)
Ayyuhal Ikhwah,
Perhatikan hadits ini. Ternyata Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengatakan bahwa agama ini adalah nasihat. Maka bagaimana mungkin kita diam ketika agama ini membutuhkan penjelasan? Bagaimana mungkin kita menahan keterangan, sementara umat dan Salafiyyin membutuhkan penjelasan tersebut?
Dan termasuk di antara bentuk nasihat kepada kaum muslimin adalah menjelaskan kepada mereka kebenaran dengan penuh amanah dan kejujuran, serta memperingatkan mereka dari berbagai kesalahan yang dapat mengancam dan membahayakan agama mereka.
Muhadharah ini juga tidak lain merupakan bentuk penunaian terhadap sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
«انْصُرْ أَخَاكَ ظَالِمًا أَوْ مَظْلُومًا»
“Tolonglah saudaramu, baik dalam keadaan dia menzhalimi maupun dizhalimi.”
(HR. al-Bukhari, no. 2444)
Maka para sahabat bertanya:
«يَا رَسُولَ اللَّهِ، أَنْصُرُهُ إِذَا كَانَ مَظْلُومًا، أَفَرَأَيْتَ إِذَا كَانَ ظَالِمًا، كَيْفَ أَنْصُرُهُ؟»
“Wahai Rasulullah, tentu aku akan menolongnya apabila dia dizhalimi. Namun bagaimana pendapatmu apabila dia dalam posisi menzhalimi, bagaimana aku menolongnya?”
Maka Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjawab:
«تَمْنَعُهُ مِنَ الظُّلْمِ، فَإِنَّ ذٰلِكَ نَصْرُهُ»
“Engkau mencegahnya dari perbuatan zhalim, karena itulah bentuk pertolongan kepadanya.”
(HR. al-Bukhari, no. 2444)
---
Ayyuhal Ikhwah rahimani wa rahimakumullah.
Maka kita menolong orang yang dizhalimi, dalam hal ini Ustadzuna Al-Ustadz Luqman hafizhahullah, yang terus-menerus mendapatkan kezhaliman demi kezhaliman.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Kita menolong beliau berdasarkan sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam:
«انْصُرْ أَخَاكَ ظَالِمًا أَوْ مَظْلُومًا»
“Tolonglah saudaramu, baik dalam keadaan dia menzhalimi maupun dizhalimi.”
(HR. al-Bukhari, no. 2444)
Maka kita menolong beliau dengan membela kebenaran dan menjelaskan realita yang sesungguhnya.
Bersamaan dengan itu, kita juga menolong pihak yang menzhalimi, dalam hal ini Ustadz Abul Harits, akhana Al-Ustadz Abul Harits. Dan muhadharah ini tidak lain bertujuan agar — semoga — dapat menghentikan kezhaliman beliau, mencegahnya, atau paling tidak meminimalisir kezhaliman tersebut. Semoga beliau diberikan kesadaran oleh Allah Subhanahu wa Ta‘ala.
---
Maka, ayyuhal Ikhwah, muhadharah ini bukanlah ajang untuk menjatuhkan pihak tertentu dan bukan pula untuk membuka aib pihak-pihak tertentu.
Akan tetapi, muhadharah ini merupakan salah satu bentuk realisasi dari sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa:
«الدِّينُ النَّصِيحَةُ»
“Agama itu adalah nasihat.”
(HR. Muslim, no. 55)
Muhadharah ini adalah nasihat, dan nasihat merupakan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta‘ala.
🔄 AWAL MUNCULNYA SYUBHAT DAN PENEGASAN BAHWA LANGKAH INI BERADA DI BAWAH ARAHAN PARA MASYAYIKH
Ayyuhal Ikhwah rahimani wa rahimakumullah.
Maka InsyaAllah kita akan menjawab syubhat pertama yang disebarkan setelah tiga serial bantahan kami terhadap Ustadz Abul Harits.
Pada tanggal 21 April 2026 Masehi, di malam harinya, setelah terposting serial pertama yang berjudul:
“Menyingkap Syubhat Kerasukan Jin di Balik Vonis Berat terhadap Ustadz Luqman,”
https://t.me/Salafy_Sulawesi/8217
masuklah sebuah japrian ke nomor saya.
Orang tersebut langsung memahami bahwa tulisan pertama itu merupakan bantahan kepada Ustadz Abul Harits. Maka dia pun langsung bertanya:
> “Wahai Ustadz, bantahan yang antum sebarkan ini, apakah sudah ada bimbingannya dari para Masyayikh?”
Inilah pertanyaannya.
Awalnya dia bertanya:
«السَّلَامُ عَلَيْكُمْ، كَيْفَ حَالُكُمْ أُسْتَاذُ؟
“Assalamu‘alaikum, bagaimana kabar antum, Ustadz? Apakah benar ini nomor Ustadz Abu Fuad Gorontalo?”
Saya tidak menjawabnya karena nomor tersebut tidak memiliki nama.
Bukan berarti kami tidak ingin menyambut dengan baik. Akan tetapi, berdasarkan pengalaman sekitar empat tahun yang lalu, ketika saya menyambut beberapa japrian dari nomor-nomor yang tidak dikenal, ternyata ujungnya adalah caci maki dan hinaan.
Maka mohon maaf — sekali lagi mohon maaf, bahkan beribu-ribu maaf — kepada saudara-saudara kami apabila ada pertanyaan atau bahkan salam yang belum sempat kami jawab.
«انْصُرْ أَخَاكَ ظَالِمًا أَوْ مَظْلُومًا»
“Tolonglah saudaramu, baik dalam keadaan dia menzhalimi maupun dizhalimi.”
(HR. al-Bukhari, no. 2444)
Maka kita menolong beliau dengan membela kebenaran dan menjelaskan realita yang sesungguhnya.
Bersamaan dengan itu, kita juga menolong pihak yang menzhalimi, dalam hal ini Ustadz Abul Harits, akhana Al-Ustadz Abul Harits. Dan muhadharah ini tidak lain bertujuan agar — semoga — dapat menghentikan kezhaliman beliau, mencegahnya, atau paling tidak meminimalisir kezhaliman tersebut. Semoga beliau diberikan kesadaran oleh Allah Subhanahu wa Ta‘ala.
---
Maka, ayyuhal Ikhwah, muhadharah ini bukanlah ajang untuk menjatuhkan pihak tertentu dan bukan pula untuk membuka aib pihak-pihak tertentu.
Akan tetapi, muhadharah ini merupakan salah satu bentuk realisasi dari sabda Nabi Shallallahu ‘alaihi wa sallam bahwa:
«الدِّينُ النَّصِيحَةُ»
“Agama itu adalah nasihat.”
(HR. Muslim, no. 55)
Muhadharah ini adalah nasihat, dan nasihat merupakan ibadah kepada Allah Subhanahu wa Ta‘ala.
Ayyuhal Ikhwah rahimani wa rahimakumullah.
Maka InsyaAllah kita akan menjawab syubhat pertama yang disebarkan setelah tiga serial bantahan kami terhadap Ustadz Abul Harits.
Pada tanggal 21 April 2026 Masehi, di malam harinya, setelah terposting serial pertama yang berjudul:
“Menyingkap Syubhat Kerasukan Jin di Balik Vonis Berat terhadap Ustadz Luqman,”
https://t.me/Salafy_Sulawesi/8217
masuklah sebuah japrian ke nomor saya.
Orang tersebut langsung memahami bahwa tulisan pertama itu merupakan bantahan kepada Ustadz Abul Harits. Maka dia pun langsung bertanya:
> “Wahai Ustadz, bantahan yang antum sebarkan ini, apakah sudah ada bimbingannya dari para Masyayikh?”
Inilah pertanyaannya.
Awalnya dia bertanya:
«السَّلَامُ عَلَيْكُمْ، كَيْفَ حَالُكُمْ أُسْتَاذُ؟
“Assalamu‘alaikum, bagaimana kabar antum, Ustadz? Apakah benar ini nomor Ustadz Abu Fuad Gorontalo?”
Saya tidak menjawabnya karena nomor tersebut tidak memiliki nama.
Bukan berarti kami tidak ingin menyambut dengan baik. Akan tetapi, berdasarkan pengalaman sekitar empat tahun yang lalu, ketika saya menyambut beberapa japrian dari nomor-nomor yang tidak dikenal, ternyata ujungnya adalah caci maki dan hinaan.
Maka mohon maaf — sekali lagi mohon maaf, bahkan beribu-ribu maaf — kepada saudara-saudara kami apabila ada pertanyaan atau bahkan salam yang belum sempat kami jawab.
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM