منتدى نشر الفـــــــوائد
7.63K subscribers
4.28K photos
254 videos
279 files
5.59K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
Forwarded from SALAFY BANDUNG
📺 🔤🔤🔤🔤❗️

Simak Sekarang
TAUSIYAH TELECONFERENCE

Dengan tema:
"MENYONGSONG TURUNNYA PERTOLONGAN ALLAH TA'ALA"

🎙 Al-Ustadz Abu Jundi hafizhahullah
(Mudir Ma'had Qaulan Sadida Ciamis)

Link Streaming:
https://t.me/SalafyBandung

◾️◾️◾️◾️◾️
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from SALAFY BANDUNG
MENYONGSONG TURUNNYA PERTOLONGAN ALLAH TA'ALA

Disampaikan oleh Al-Ustadz Abu Jundi hafizhahulllah dalam Tausiyah Teleconference Selasa, 28 Rajab 1446 H/28 Januari 2025 M

Kita sangat menginginkan bahwa pertolongan Allah yang sangat kita dambakan baik berupa keistiqomah dalam agama, kemudahan dalam urusan dunia dan akherat juga pertolongan untuk dakwah yang kita cintai yakni dakwah Rosululloh dakwah tauhid dan Sunnah.

Kita berdoa dan mendambakan agar Allah segera menurunkan pertolongan kepada kita terlebih ketika kita melihat kesulitan yang kita hadapi, beratnya ujian, lemahnya apa yang ada pada diri-diri kita sementara orang-orang yang menyelisihi dan memusuhi dakwah ini demikian banyak bahkan mereka memiliki jumlah dan kekuatan yang sangat jauh dengan apa yang kita miliki secara dzohir.

Terkadang hal ini, terkhusus ketika turunnya keimanan dalam diri kita memunculkan perasaan apakah kita mampu menghadapi ujian yang begitu berat?

Ketahuilah, bahwa pertolongan kepada diri kita dan dakwah ini bukanlah datang dari manusia. Kemenangan dakwah ini datangnya dari Allah, seandainya Allah tidak menolong kaum muslimin maka kita tidak akan mampu berdiri untuk mengahadapi musuh. Jika bukan karena pertolongan Allah kita sudah tidak di atas manhajul Haq ini.

Kita harus yakini pertolongan itu dari Allah agar hati kita benar-benar bergantung kepada Allah. Adapun sebab dzohir yang kita lakukan adalah sebagaimana Allah perintahkan kita untuk mengambil sebab tersebut. Adapun hati kita, ketawakalan kita bergantung hanya kepada Allah Ta'ala.

Penjelasan Al-Imam Asy-Syaikh Robi bin Hadi AlMadkholy hafizhahulllah ketika beliau ditanya terkait kondisi kaum Muslimin dan agama Islam secara umum yang sedang mengalami kelemahan di akhir zaman ini dan sebaliknya kondisi orang-orang kafir mereka berada diatas kekokohan serta mendominasi kaum muslimin demikian juga kondisi Ahlul Bid'ah juga mendominasi Ahlussunnah.

Bagaimana jalan keluar dari kelemahan-kelemahan tersebut untuk mendapatkan pertolongan (Al intishor) Allah sebagaimana yang telah didapatkan oleh para Nabi dan shohabatnya?

1.Syaikh Robi' hafizhahulllah menerangkan dengan penjelasan bahwa Allah mengutus Rosululloh agar Allah memenangkannya atas segala agama selain Islam walaupun kaum musyrikin membencinya. Setelah diutus, Rosulullah kemudian berdakwah mengajak manusia agar hanya beribadah kepada Allah kepada tauhid ikhlas hanya bagi Allah, mengajak untuk meninggalkan berbagai bentuk kesyirikan.

Maka memyambutlah/ menerima seruan nabi sebagian kalangan Quraisy dan selain Quraisy yakni dari kaum Muhajirin dan Anshar.

Rosulullah pada Marhalah tahapan awal dakwahnya Beliau mendapatkan kesulitan-kesulitan, kondisi yang genting dan mendapatkan perkara-perkara yang mengerikan serta gangguan dari orang-orang yang memusuhinya yang gunung pun tidak akan mampu untuk menanggung beban dari gangguan tersebut. Ini menunjukkan betapa besarnya ujian dan kesulitan yang dihadapi di awal dakwah beliau. Rosulullah tetap bersabar dan terus bersabar menghadapi ujian dan gangguan tersebut.

Ketika dada Beliau merasa sempit dari berbagai ujian dan gangguan musuh Beliau maka Allah menenangkannya dan perintahkan Beliau untuk bersabar.

Surat Al-Ahqaf Ayat 35:

فَٱصْبِرْ كَمَا صَبَرَ أُو۟لُوا۟ ٱلْعَزْمِ مِنَ ٱلرُّسُلِ وَلَا تَسْتَعْجِل لَّهُمْ ۚ

"Maka bersabarlah kamu seperti Ulul Azmi/orang-orang yang mempunyai keteguhan hati dari rasul-rasul telah bersabar dan janganlah kamu meminta disegerakan (azab) bagi mereka."

Rosululloh melaksanakan perintah Rabbnya dengan mengahadapi berbagai fitnah dan gangguan dengan kesabaran dan ketabahan Beliau hingga Allah mengizinkan Beliau untuk hijrah dari Mekkah menuju Madinah.

Ibroh:

- Marhalah Rosululloh di Mekkah selama 13 tahun banyak menghadapi ujian berat namun Beliau menghadapai dengan kesabaran dan ketabahan tanpa berputus asa terus melaksanakan perintah Allah.

- Diantara perkara penting pertama adalah Sabar dan tabah dalam menghadapi berbagai macam ujian yang Allah timpakan kepada kita yang harus kita hadapi dalam dakwah ini.
Forwarded from SALAFY BANDUNG
2. Setelah Rosulullah dan para sahabat hijrah ke Madinah, kaum Muslimin mendapatkan kekuatannya berupa iman kepada Allah yakni kekuatan iman, taqwa, ittiba kepada Rosulullah secara jujur bukan sekedar dzohir/ucapan saja namun juga bathin, jujur dalam ittiba baik ucapan maupun amalan, ikhlas dan tidak menginginkan tujuan selain Allah.

Dengan kondisi demikian maka Allah izinkan untuk berjihad melawan musuh Islam dan kaum Muslimin, yakni ketika Rosulullah dan para sahabatnya telah memiliki keadaan dan sifat yang layak mendapatkan pertolongan Allah.

Dikarenakan umat Islam pada waktu itu beriman kepada Allah dan Rosulullah serta Al-Qur'an serta mereka Istiqomah diatas keimanan tersebut, mencintai dan membenci diatas perkara syariat Allah.

Ketika kaum muslimin benar-benar Istiqomah menjalankan Al-Qur'an dan Sunnah, mengadakan loyalitas dan Baro diatas Al-Qur'an dan Sunnah maka ketika itulah mereka berhak mendapatkan pertolongan Allah.

Lihatkan kepada diri-diri kita apakah sudah ada hal tersebut? Keimanan yang benar kepada Allah dan Rasulnya, Keistiqomahan kita, menerapkan cinta dan benci karena Allah bukan karena urusan lain.

Jika mendapati kita masih terdapat kelemahan dan malas dalam ittiba serta belum ada kejujuran beriman dalam mengikuti Rosulullah dan masih besar faktor athifiyyah/condong memperturutkan hatinya dalam keadaan menyelisihi dalil, berat dalam mengikuti dalil baik terkait tauhid, ibadah, akhlak maupu muamalah dengan manusia serta masih kita tutupi dengan kedustaan.. apa layak mendapatkan pertolongan Allah Ta'ala?

Sejauh mana kesungguhan kejujuran kita, dalam diri kita, di rumah kita dan keluarga kita masih didapati ketidak jujuran dalam menjalankan ittiba kepada yang disunnahkan Rosulullah. Kemudian merasa kenapa pertolongan Allah tidak turun kepada kita..!
Jangan tanya kenapa kesulitan tidak kunjung selesai akan tetapi lihatlah diri kita!

Ketika kondisi (Kaum Muslimin di Medinah) demikian Allah mensyariatkan berjihad. Datanglah peperangan Badar, Uhud, Hunain dan lainnya. Turunnya pertolongan Allah dalam perang Badr (yakni peperangan pertama setelah hijrah) maka benar-benar pertolongan besar itu turun dalam keadaan personil lebih sedikit dibanding kaum musyrikin yakni 300-an pasukan Kaum Muslimin menghadapi 1000 pasukan musyrikin kuffar yakni 1 berbanding 3. Demikian pula dengan perbekalan dan perlengkapan persenjataan kaum muslimin sangat sedikit dan sederhana dibanding musuh dari kalangan kaum kuffar Quraisy.

Lihatlah bagaimana Allah memberikan pertolongan bahkan menurunkan malaikat untuk membantu pasukan Muslimin serta membuat hati kaum kuffar menjadi berguncang dengan rasa takut dalam jiwa-jiwa mereka sebagaimana dalam surat Al-Qomar 45-46:

سَيُهْزَمُ ٱلْجَمْعُ وَيُوَلُّونَ ٱلدُّبُرَ بَلِ ٱلسَّاعَةُ مَوْعِدُهُمْ وَٱلسَّاعَةُ أَدْهَىٰ وَأَمَرُّ

"Golongan (Musyrikin kuffar) itu pasti akan dikalahkan dan mereka akan mundur ke belakang. Sebenarnya hari kiamat itulah hari yang dijanjikan kepada mereka dan kiamat itu lebih dahsyat dan lebih pahit."

Allah wujudkan janjinya kepada Rosululloh dan para sahabat. Jumlah yang sedikit, kurangnya perbekalan hal itu bukan menjadi perhalang turunnya pertolongan Allah sebagaimana dalam perang Badr. Apa yang menjadi sebabnya kemenangan tersebut? Tidak lain karena dalam kondisi tersebut tidak terjadi penyelisihan-penyelisihan terhadap syariat Allah Ta'ala yang akan menjadi sebab tertahannya pertolongan Allah kepada mereka.

Untuk menyongsong pertolongan Allah tersebut janganlah sekali-kali kita melihat dan bergantung kepada jumlah kita yang sedikit dan fasilitas yang kita miliki yang sederhana!

Muncul kemudian pemikiran bagaimana akan mendapat pertolongan di dalam dakwah ?!

Kemudian berpikir yakni harus segera menambah jumlah tanpa memperhatikan kwalitasnya, berpikir dan mendorong kita untuk kemudian menerima bantuan dari orang-orang yang menyelisihi Sunnah yakni dari hizbiyyin, atau dengan cara menghubungi dan meloby para pembenci dakwah ini, dan bermujamalah/bermanis muka dengan merubah perinsip dakwah
?!
Forwarded from SALAFY BANDUNG
melunakkan prinsip dan melampaui batasan diluar syariah, tidak lagi melakukan amar ma'ruf nahi munkar dan diam dari kemungkaran yang ada di hadapan kita karena berharap pasukan dan pendukung kita banyak!

Justeru hal diatas ini adalah penyelisihan-penyelisihan yang menjadi sebab yang menghalangi turunnya pertolongan Allah.

Pada perang Badr berbekal dengan kesungguhan dan mencurahkan apa yang dimilikinya dengan keikhlasan dan kesabaran akhirnya Allah turunkan pertolongan itu.

Jangan sekali-kali kita bergantung kepada hal yang sifatnya materi fisik, jumlah yang banyak, fasilitas yang bagus (mewah) tanpa memperhatikan bagaimana kwalitas keimanan, ilmu dan kwalitas amalan sholeh orang-orang yang di sekitar kita bahkan kita biarkan dalam kemaksiatan serta penyelisihan syariat karena lemahnya semangat amar ma'ruf nahi munkar atau takut kalau mereka dinasehati akan membenci kita.

Jika mendapati orang yang kita nasehati dengan baik dan sikap hikmah (namun tetap memusuhi/membenci) maka kita katakan.. silahkan dengan sikap kalian! namun Dakwah ini akan tetap ditegakkan dan jika seandainya mereka tidak mau, malah membenci dan menjauh maka silahkan itu pilihan kalian! sesungguhnya kebencian kalian terhadap dakwah ini justeru akan menjauhkan kalian dari hidayah ini dan terusir dari dakwah ini.

Dakwah akan tetap ditegakkan dengan hikmah, ilmu dan sabar. Seandainya mereka menjauh silahkan dengan pilihan kalian! Allah akan pilihkan orang lain yang lebih baik keadaannya dari kita untuk memenangkan dakwah ini, ingatlah sabda Nabi:

لا تَزالُ طائِفَةٌ مِن أُمَّتي ظاهِرِينَ علَى الحَقِّ، لا يَضُرُّهُمْ مَن خَذَلَهُمْ، حتَّى يَأْتِيَ أمْرُ اللهِ وفي رواية: وهُمْ كَذلكَ.
الراوي : ثوبان مولى رسول الله صلى الله عليه وسلم | المحدث : مسلم | المصدر : صحيح مسلم
الصفحة أو الرقم: 1920 | خلاصة حكم المحدث : [صحيح

Sampai kiamat akan tetap ada kelompok yang dimenangkan dan ditolong Allah.

Kemenangan dan pertolongan Allah hanya bisa diraih dengan keimanan, ketaqwaan, amalan sholeh kejujuran dalam mempelajari ilmu ini. Bagaimana mau ditolong oleh Allah jika dalam diri kita masih ada rasa malas untuk belajar tentang agama ini. Bagaimana akan turun pertolongan ketika setelah mengetahui ilmu namun tidak mau mengamalkannya.

Bagaimana akan turun pertolongan jika ada pada diri kita ketidakjujuran dalam mengamalkan sunnah serta belum mewujudkan keikhlasan dalam amalan dan dakwah. Masih mewujudkan cinta dan benci bukan karena agama tapi hanya karena hudzudzunnafsi dan kepentingan atau ketersinggungan pribadi. Membenci bukan karena syar'i. Kalau keadaan kita masih seperti itu bagaimana akan turun dan diraih pertolongan Allah Ta'ala.

Semoga Allah berikan Taufik agar kita benar-benar mengamalkan Al-Qur'an dan hadits serta mengamalkan nasehat Ulama dalam kehidupan sehari-hari agar turun pertolongan Allah.

Link audio:
https://t.me/SalafyBandung/16058
Forwarded from Manhajul Anbiya
Jangan Lewatkan Siaran Langsung❗️

📜 SILSILAH BAYAN TENTANG WEBSITE JENDI YANG TERZALIMI (BAGIAN 2)


📕Di Antara Metode Ustadz Abdus Shamad Bawazier dalam Menghasut dan Menyulut Api Perpecahan
------------------------------------
Insyaallah

🗓 Rabu, 29 Rajab 1446 H/29 Januari 2025 M

🕰 20.00 WIB - selesai

▫️Narasumber
🎙Akh Abu Hudzaifah Jambi hafizhahullah
(Mantan Admin Website jendelainfo.com dan asysyariah.com)

▪️Moderator
🎙Ustadz Abu Abdillah Fauzi Latuconsina hafizhahullah

🏠 Studio Radio Minhajul Atsar Jember

•••••••••••••••••••••
📲 Versi Aplikasi, unduh di:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.manhajul.anbiya

💻 Versi WEB:
Silakan klik: https://manhajulanbiya.com/

📱atau siaran channel:
https://t.me/ManhajulAnbiya
Forwarded from Manhajul Anbiya
🔥 JANGAN LEWATKAN ‼️

MALAM INI Insyaallah...

📜 SILSILAH BAYAN TENTANG WEBSITE JENDI YANG TERZALIMI (BAGIAN 2)


⏱️ 20.00 WIB - selesai

•••••••••••••••••••••
📲 Versi Aplikasi, unduh di:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.manhajul.anbiya
💻 Versi WEB:
Silakan klik: https://manhajulanbiya.com/
📱atau siaran channel:
https://t.me/ManhajulAnbiya
Forwarded from Manhajul Anbiya
🔉🔉🔉 Simak Sekarang ‼️

📜 SILSILAH BAYAN TENTANG WEBSITE JENDI YANG TERZALIMI (BAGIAN 2)


📚 Di Antara Metode Ustadz Abdus Shamad Bawazier dalam Menghasut dan Menyulut Api Perpecahan


🎙Akh Abu Hudzaifah Jambi hafizhahullah
(Mantan Admin Website jendelainfo.com dan asysyariah.com)

🏠 Studio Radio Minhajul Atsar Jember

https://t.me/ManhajulAnbiya?livestream

•••••••••••••••••••••
📲 Versi Aplikasi, unduh di:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.manhajul.anbiya
💻 Versi WEB:
Silakan klik: https://manhajulanbiya.com/
📱atau siaran channel:
https://t.me/ManhajulAnbiya
Forwarded from Salafy Wawondula
بـــــــــسم اللّــــــه الرّحمن الرّحيم

📡 _LIVE SEKARANG_

1️⃣ https://t.me/salafywawondula
2️⃣ Radio Durus Ilmiah Palopo
Bisa di download melalui
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.manhajul.anbiya

Khutbah Jum'at
Tema: Bekal di dunia untuk menuju akhirat

🎙 Bersama Al-Ustadz Abu Fuad Saiful حفظه الله

Tempat:
🕌 Masjid Al-Kautsar
Jl. Flamboyan No.2, Asuli

Untuk lokasi klik tautan berikut
📍 https://maps.app.goo.gl/NLdBojM1AH5potTR7

📜 RANGKAIAN DAURAH WAWONDULA

_*بارك الله فيكم*_
Forwarded from Manhajul Anbiya
🌖 Kumpulan Poster Faedah Seputar Bulan Sya'ban


1. BERSUNGGUH-SUNGGUH DALAM MENGHITUNG dan MENCERMATI hari-hari bulan SYA'BAN

https://t.me/ManhajulAnbiya/6799

2. BULAN SYA'BAN
https://t.me/ManhajulAnbiya/6800

3. ... SYA'BAN ADALAH BULANKU ... BENARKAH?
https://t.me/ManhajulAnbiya/6810

4. 6 Pembahasan Penting Terkait Bulan Sya'ban
(Poin Pertama)
https://t.me/ManhajulAnbiya/8719

5. 6 Pembahasan Penting Terkait Bulan Sya'ban
(Poin Kedua)

https://t.me/ManhajulAnbiya/8720

6. 6 Pembahasan Penting Terkait Bulan Sya'ban
(Poin Ketiga)
https://t.me/ManhajulAnbiya/8721

7. 6 Pembahasan Penting Terkait Bulan Sya'ban
(Poin Keempat)
https://t.me/ManhajulAnbiya/8722

8. 6 Pembahasan Penting Terkait Bulan Sya'ban
(Poin Kelima)
https://t.me/ManhajulAnbiya/8723

9. 6 Pembahasan Penting Terkait Bulan Sya'ban
(Poin Keenam)
https://t.me/ManhajulAnbiya/8724

10. Sya'ban Bulan Yang Manusia Lalai Darinya (Bag.1)
https://t.me/ManhajulAnbiya/8726

11. Sya'ban Bulan Yang Manusia Lalai Darinya (Bag.2)
https://t.me/ManhajulAnbiya/8728

12. Bolehkah Berpuasa Pada Bulan Sya'ban Sebulan Penuh? Bag.1
https://t.me/ManhajulAnbiya/8738

13. Bolehkah Berpuasa Pada Bulan Sya'ban Sebulan Penuh? Bag.2
https://t.me/ManhajulAnbiya/8739

14. Adakah Shalat Khusus Pada Malam Nisfu Sya'ban?
https://t.me/ManhajulAnbiya/8744

15. Bulan Sya'ban
https://t.me/ManhajulAnbiya/8748

16. Bersungguh-sungguh Dalam Menghitung dan Mencermati Hari-hari Bulan Sya'ban
https://t.me/ManhajulAnbiya/8749

17. Siapakah yang Allah ampuni pada Nishfu Sya'ban (Bag.1)
https://t.me/ManhajulAnbiya/8756

18. Siapakah yang Allah ampuni pada Nishfu Sya'ban (Bag.2)
https://t.me/ManhajulAnbiya/8761

19. Siapakah yang Allah ampuni pada Nishfu Sya'ban (Bag.3)
https://t.me/ManhajulAnbiya/8762

20. Malam Nishfu Sya'ban
https://t.me/ManhajulAnbiya/8772

● • ● • ● • ● • ● • ● • ● • ● • ● • ● • ●

Semoga bermanfaat...
Forwarded from SALAFY BANDUNG
📣📝 HADIRILAH KAJIAN RUTIN IKHWAH WAL UMMAHAT BANDUNG RAYA

🔎 📚 SETIAP SABTU SORE
Pukul 16.00 WIB s.d. selesai

📬 Materi:

"TARBIYATUL AULAD DALAM BINGKAI AL-QUR'AN DAN SUNNAH"

Diambil dari Kitab:

تربية الأولاد في ضوء الكتاب والسنة
تأليف : عبد السلام بن عبد الله السليمان رحمه الله

Link download pdf kitab:
https://t.me/SalafyBandung/15538

🎙🎙Pembicara:
Al-Ustadz Abu Abdillah Muhammad Ridho hafizhahullah

🏠 TEMPAT :

Tempat Ikhwah/Aba:
RUMBEL SHABRAN JAMILA (BANIN)
Komplek Tamansari Manglayang Regency blok I2 no.1 RT 04/RW 28, Cinunuk, Cileunyi, Kab. Bandung.
🌏📍 Google Maps:
https://maps.app.goo.gl/HJ1dbDYZq7YvCU1m9

◾️Tempat Akhwat/Ummahat:
RUMBEL SHABRAN JAMILA (BANAT)
Komplek Tamansari Manglayang Regency blok I1 no.35 RT 04/RW 28 Cinunuk, Cileunyi, Kab. Bandung
🌏📍Google Maps:
https://maps.app.goo.gl/9eStChwLF26CDWj57


💬 Keterangan:
- Kajian untuk Pria dan Wanita
- Diharap membawa buku catatan

📺 In syaa Allah Live di:
Radio SalafyBandung
di Aplikasi Radio Manhajul Anbiya
Versi Web di:
http://manhajulanbiya.com/
Download Aplikasi:
http://manhajulanbiya.com/radio
Dan di Channel Telegram:
https://t.me/SalafyBandung


🖥🖌 Ikutilah update info selanjutnya di:
Channel:
t.me/SalafyBandung
Website: www.SalafyBandung
📞 Informasi:
wa.me/6283.8888.9088

🗂 Jazaakumullahu Khairan Katsiiran atas partisipasi Anda.

▪️▪️▪️▪️▪️▪️
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
Forwarded from Salafiy Langkat
📀 AUDIO FAWAAID

📝 MENGAPA KELOMPOK HADDADIYAH LEBIH JAHAT DARI KHAWARIJ" ?

🎙 Disampaikan oleh: Al-Ustadz Ruwaifi bin Sulaimi Lc, hafizhahullah

Sumber Audio
SESI TERJEMAH AUDIO TELEKONFERENSI MUHADHARAH "KARAKTERISTIK KELOMPOK HADDADIYAH"
Fadhilatusy Syaikh Ahmad bin Sulaiman Badukhn hafizhahullah

📆 Kamis, 17 Jumadal Akhirah 1446 H/19 Desember 2024 M

🕌 di Masjid Ali bin Abi Thalib Ma'had Minhajul Atsar Jember

•••-◇◆🌸📗🌸◆◇-•••

📡 Salafiy Langkat
Gabung - Ikuti - Share Kanal Telegram:
📲
https://t.me/salafiylangkat

💧💧💧💧💧
Forwarded from SALAFY BANDUNG
📺 🔤 🔤 🔤 🔤 ❗️

🔺
▪️Belajar Rutin Sabtu Sore
▪️Tarbiyatul Aulad Dalam Bingkai Al Qur'an dan Sunnah (pdf:
https://t.me/SalafyBandung/15721 )
▪️Al-Ustadz Abu Abdillah Ridho hafizhahullah


Tautan streaming:
https://t.me/SalafyBandung
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
📡 AL-BIRRI (Malam Bincang Ringan Interaktif)

⚡️ E K S K L U S I F

🔖 dengan tema:
"Menyongsong Ujian Kelulusan Santri: Perjuangan dan Inspirasi"

🎙 Narasumber:
Akh Muhammad Hafizh Perawang hafizhahullah
Akh Abu Miqdad Sidoarjo hafizhahullah

🎙 Pembawa Acara:
Ustadz Muammar hafizhahullah

📆 Ahad, 3 Sya'ban 1446/ 2 Februari 2024
Pukul 20.00 WIB – Selesai

••••••••••••••••••

Insyaallah juga akan diputar audio informasi seputar sistem kedisiplinan perizinan santri Ma'had Minhajul Atsar.

Disampaikan oleh Ustadz Ahmad Alfian hafizhahullah.


● • ● • ● • ● • ● • ● • ● • ● • ● • ● • ●

🛖 Di Studio Radio Minhajul Atsar
Media Dakwah dan Ruang Belajar

📞 Bagi yang ingin menyapa pendengar atau memberikan masukan, bisa melalui:
WhatsApp 089 888 59 888

...........................................
🖥 Simak melalui website:
https://radiominhajulatsar.com/
🌐 Download aplikasi di:
https://minhajulatsar.com/radio
📲 Live streaming Telegram di:
https://t.me/radiominhajulatsar
⚡️ JANGAN LEWATKAN !!

MALAM INI Insyaallah...

"Menyongsong Ujian Kelulusan Santri: Perjuangan dan Inspirasi"


⏱️ 20.00 WIB - selesai

📞 Bagi yang ingin menyapa pendengar atau memberikan masukan, bisa melalui:
WhatsApp 089 888 59 888
...........................................
🖥 Simak melalui website:
https://radiominhajulatsar.com/
🌐 Download aplikasi di:
https://minhajulatsar.com/radio
📲 Live streaming Telegram di:
https://t.me/radiominhajulatsar
🔊🔊🔊 SIMAK SEKARANG !

📶 AL-BIRRI (Malam Bincang Ringan Interaktif)

📚 Dengan tema:
"Menyongsong Ujian Kelulusan Santri: Perjuangan dan Inspirasi"

🎙 Pembawa Acara:
Ustadz Muammar hafizhahullah

🎙 Narasumber:
Akh Muhammad Hafizh Perawang hafizhahullah
Akh Abu Miqdad Sidoarjo hafizhahullah

📱 Bagi yang ingin menyapa pendengar atau memberikan masukan, bisa melalui:
08988859888

https://t.me/radiominhajulatsar?livestream
...........................................
🖥 Simak melalui website:
https://radiominhajulatsar.com/
🌐 Download aplikasi di:
https://minhajulatsar.com/radio
📲 Live streaming Telegram di:
https://t.me/radiominhajulatsar
Forwarded from Manhajul Anbiya
Jangan Lewatkan Siaran Langsung❗️

📜 SILSILAH BAYAN TENTANG WEBSITE JENDI YANG TERZALIMI (BAGIAN 3)


📕Di Antara Metode Ustadz Abdus Shamad Bawazier dalam Menghasut dan Menyulut Api Perpecahan
------------------------------------
Insyaallah

🗓 Sabtu, 9 Sya'ban 1446/8 Februari 2025

🕰 20.00 WIB - selesai

▫️ Narasumber
🎙Akh Abu Hudzaifah Jambi hafizhahullah
(Mantan Admin Website jendelainfo.com dan asysyariah.com)

▪️ Moderator
🎙Ustadz Abu Abdillah Fauzi Latuconsina hafizhahullah

🏠 Studio Radio Minhajul Atsar Jember

•••••••••••••••••••••
📲 Versi Aplikasi, unduh di:
https://play.google.com/store/apps/details?id=com.manhajul.anbiya

💻 Versi WEB:
Silakan klik: https://manhajulanbiya.com/

📱atau siaran channel:
https://t.me/ManhajulAnbiya
🔥 TAMPAK SOPAN, TETAPI SAAT FITNAH MENJADI YANG TERDEPAN

1️⃣😎

Adab memiliki peran penting dalam perjalanan hidup seorang insan. Terlebih penuntut ilmu, kesehariannya mendengarkan hadis-hadis tentang akhlak Nabi serta etika para salaf, menjadikannya lebih berhak untuk menerapkan adab yang mulia dalam kehidupannya.

🏝 Namun, adab yang bermanfaat bukanlah sekadar tampilan luar yang dibuat-buat, melainkan sesuatu yang tulus lahir dari hati. Mungkin saja seseorang menampakkan etika yang baik, namun di dalam hatinya tersimpan niat dan pemikiran yang buruk. Inilah yang perlu diwaspadai.

💌 Dalam muhadharah di Markiz Aisyah berjudul ▫️Adab Terlebih Dahulu Sebelum Menuntut Ilmu▫️, Asy-Syaikh Zakariya bin Syu’aib Al-Adeni 🇧🇼 mengingatkan kita akan bahaya adab yang dibuat-buat. Beliau berkata,

“Hati-hatilah dari adab yang dibuat-buat. Engkau melihat seseorang (tampak begitu sopan), tidak pernah mengangkat kepala, menampilkan sifat zuhud dan sikap-sikap baik lainnya. Namun, ketika terjadi fitnah, dia menjadi orang yang terdepan dalam mengobarkannya.”


✍️ Sebagai contoh nyata, beliau mengisahkan seorang ahli ibadah yang saleh dan masyhur di zamannya; Al-Hasan bin Shalih bin Hayy al-Hamadani. Ia sangat gemar beribadah dan bisa menghidupkan malam bersama saudara dan ibunya. Mereka membagi waktu malam menjadi tiga bagian, masing-masing mengisi sepertiga malam dengan ibadah dan membaca Al-Qur’an.

Ketika ibunya wafat, ia dan saudaranya membagi malam hanya untuk berdua, masing-masing beribadah setengah malam. Lalu, ketika saudaranya pun meninggal dunia, ia pun menghidupkan malam sepenuhnya dalam ibadah.

🍀 Ibadah dan sopan santunnya memang begitu mengesankan. Hingga salah satu muridnya, Ahmad bin Yunus, berkata, “Aku berguru kepada Al-Hasan bin Hayy selama dua puluh tahun. Selama itu, aku tidak pernah melihatnya mengangkat kepala atau membicarakan urusan dunia.”

💥 Namun, ada sesuatu yang mengejutkan…

Pada suatu hari Jumat, Sufyan Ats-Tsauri masuk ke masjid dari arah kiblat. Tiba-tiba, ia melihat Al-Hasan bin Shalih sedang shalat. Tanpa berpikir panjang, Sufyan segera berpaling, mengambil sandalnya, lalu berpindah ke tiang masjid lainnya.

Mengapa Sufyan melakukan hal tersebut? Apa yang membuatnya menghindari seorang ahli ibadah seperti Al-Hasan bin Shalih?

Ternyata, meskipun ia dikenal sebagai ahli ibadah, Al-Hasan bin Shalih memiliki pemikiran yang menyimpang. Ia berpendapat bahwa memberontak kepada penguasa dengan pedang diperbolehkan. Bahkan, ia juga beranggapan bahwa seseorang boleh meninggalkan shalat Jumat jika pemimpinnya dianggap zalim.

Tak heran jika Imam Adz-Dzahabi berkata tentangnya, “Dia berhak menjadi salah satu imam besar dalam Islam, kalau saja tidak terjatuh dalam kebidahan.”

✍️ Kisah ini mengajarkan kepada kita bahwa adab dan ibadah yang tampak dari luar bukanlah penentu kemuliaan seseorang. Ada hal yang lebih urgen dari sekadar tampilan lahiriah, yakni kesesuaian dengan sunnah dan akidah yang lurus.

Karena itu, marilah kita terus memperbaiki adab, memperdalam ilmu, serta menjaga kemurnian aqidah kita agar tetap berada di atas jalan yang lurus.

Sumber: Siyar A'lamin Nubala

📖 Faedah muhadharah berjudul 'Adab Terlebih Dahulu Sebelum Menuntut Ilmu' bersama Fadhilatusy Syaikh Zakariya bin Syuaib 🇧🇼 di Markiz Aisyah.



#adabakhlak #ulama #kisah

🔵 https://t.me/rihlahthalabulilmi
Please open Telegram to view this post
VIEW IN TELEGRAM
[02] SILSILAH BAYAN TENTANG WEBSITE JENDI YANG TERZALIMI - Di Antara…
Akh Abu Hudzaifah Jambi
🔉 AUDIO REKAMAN
🔖 SILSILAH BAYAN TENTANG WEBSITE JENDI YANG TERZALIMI

▪️Narasumber
🎙Akh Abu Hudzaifah Jambi hafizhahullah
(Mantan Admin Website jendelainfo.com dan asysyariah.com)
▪️Pembawa Acara
🎙Ustadz Abu Abdillah Fauzi Latuconsina hafizhahullah
•••••••••••••••••••••
🏠 Studio Radio Minhajul Atsar Jember
•••••••••••••••••••••
1️⃣ Bagian 1 | Sejenak Bersama Ustadz Abdus Shamad Bawazier
🗓 30 Jumadal Akhirah 1444 H/23 Januari 2023 M
📥 Link Download Audio:
Kualitas 32 kbps : https://t.me/ManhajulAnbiya/6607
Kualitas 128 kbps : http://bit.ly/42Ey0ZB

2️⃣ Bagian 2 | Di Antara Metode Ustadz Abdus Shamad Bawazier dalam Menghasut dan Menyulut Api Perpecahan
🗓 29 Rajab 1446 H/29 Januari 2025 M
📥 Link Download Audio:
Kualitas 32 kbps : https://t.me/ManhajulAnbiya/9831
Kualitas 128 kbps : https://bit.ly/4aGcc1X

#Bayan_Jendi 02
•••••••••••••••••••••
🌠📝📡 Majmu'ah Manhajul Anbiya
📟▶️ Join Telegram https://telegram.me/ManhajulAnbiya
💻 Situs Resmi https://www.manhajul-anbiya.net
Forwarded from Ahlussunnah Timika
✊🏼 💎 INILAH PRINSIP KAMI DALAM BERDAKWAH DAN BERAGAMA

(Lebih Baik Makan Tanah Dari Pada Harus Menjual Manhaj Ini)


🎙️ قال الإمام مقبل بن هادي الوادعي رحمه الله:

‏" فالدعوة عندنا ، أعز من أنفسنا ، و من أهلنا ، و أموالنا و مستعدون أن نأكل و لو التراب و لا نخون ديننا و بلدنا ، و لا نتلون ، التلون ليس من شيمة أهل السنة . " (الباعث على شرح الحوادث ص ٥٧)


✒️ Berkata lmam Muqbil bin Hadi Al Wadi'i rahimahullah:

Di sisi kami dakwah ini lebih berharga dari diri-diri kita¹ dan keluarga serta harta kita. Dan kami siap walaupun harus memakan tanah, kami tidak akan mengkhianati agama dan negeri kita. Kami juga tidak akan bertalawwun/berubah-ubah (dalam memegang prinsip agama,pen), karena sesungguhnya talawwun bukanlah ciri ahlus sunnah.

📚 (Al Ba'its 'Alaa Syarhil Hawadits hal 57)



••-----◇▪️🍃📒🍃▪️◇-----••
📻 📡 Ahlussunnah Timika
Gabung - Ikuti - Share
📟 ▶️ Kanal Telegram: https://t.me/ahlussunnah_timika

¹. Demikian manhaj yang dibawa oleh para salaf, seluruh kepentingan pribadi dan urusan dunia berada di bawah telapak kaki ketika harus berhadapan dengan dakwah yang mulia ini. Duhai sekiranya prinsip ini benar-benar dipahami oleh asatidzah jumhur sehingga kepentingan pribadi mereka tidak mengorbankan kemuliaan dakwah yang berharga ini !!