منتدى نشر الفـــــــوائد
7.61K subscribers
4.29K photos
256 videos
279 files
5.6K links
📝 Menggali Faidah Ilmu dan Menyebarkannya

Pembimbing :
- Al Ustadz Ruwaifi' bin Sulaimi, Lc حفظه الله
- Al Ustadz Abu Utsman Kharisman حفظه الله

Kritik dan Saran:
📧 ForumBerbagiFaidah@gmail.com
Download Telegram
Ka’ab berkata: "Kami bertiga ditangguhkan dari urusan mereka itu. Mereka diterima (ucapannya) ketika bersumpah kepada Beliau. Beliau pun membaiat mereka dan memohonkan ampunan (Allah) untuk mereka. Dan Rasulullah ﷺ menangguhkan urusan kami hingga Allah memberikan keputusan demikian". Allah Azza Wa Jalla berfirman:

وَعَلَى الثَّلاَثَةِ الَّذِينَ خُلِّفُوا...

"Dan kepada tiga orang yang ditangguhkan..." [Q.S atTaubah ayat 118]

Allah menyebutkan takholluf (tertinggal atau ditangguhkan), bukanlah karena kami tertinggal dari perang, namun itu adalah penundaan dan penangguhan urusan kami terhadap orang-orang (munafik) yang sudah bersumpah dan meminta maaf kepada Nabi ﷺ dan Beliau menerimanya.

(Abu Utsman Kharisman)

<< Insyaallah bersambung ....>>

💡💡📝📝💡💡
WA al I'tishom
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 منتدى نشر الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للاشتراك : افتح الرابط واضغط على اشتراك👇

💾  JOIN
bit.ly/ForumBerbagiFaidah

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
💐📝 PELAJARAN BERHARGA DALAM KISAH TAUBAT KAAB BIN MALIK (Bag 2-selesai)

Beberapa pelajaran berharga yang bisa diambil dari hadits tobatnya Ka'ab bin Malik radhiyallahu 'anhu tersebut (dirangkum dari penjelasan para Ulama) di antaranya adalah:

Pertama: Bolehnya menceritakan keadaan diri sendiri di masa lalu yang kurang dalam menerapkan perintah agama, diiringi dengan penyebutan sebab dan akibatnya, agar menjadi pelajaran bagi orang lain.

Kedua: Keutamaan Sahabat Nabi Ka'ab bin Malik radhiyallahu anhu. Beliau adalah salah seorang yang ikut dalam Baiatul Aqobah, tidak pernah absen dalam pertempuran bersama Nabi kecuali pada perang Badr dan perang Tabuk. Penerimaan tobatnya diabadikan dalam al-Quran oleh Allah Ta’ala dalam surah atTaubah.

Ketiga: Keutamaan Sahabat Nabi Hilal bin Umayyah dan Murooroh bin Robi’ah al-‘Aamiriy. Keduanya ikut dalam perang Badr. Penerimaan tobatnya diabadikan dalam alQuran oleh Allah Ta’ala dalam surah at-Taubah.

Keempat: Keburukan sikap menunda-nunda. Membuat seseorang bisa terhalangi untuk mendapatkan kebaikan. Bahkan bisa membuatnya terjatuh dalam dosa.

Kelima: Jika pemimpin Muslim memerintahkan kaum Muslimin untuk keluar berjihad secara umum, wajib diikuti oleh setiap laki-laki dewasa yang mampu dan tidak memiliki udzur.

Keenam: Disyariatkannya menjauhi orang-orang yang melakukan dosa besar maupun kebid’ahan. Tidak terbatas hanya dalam batasan 3 hari. Hal itu jika dipandang adanya maslahat bagi diri orang yang menjauhinya ataupun pihak yang dijauhi.

Ketujuh: Disunnahkannya shalat sunnah dua rakaat di masjid saat baru tiba dari safar. Sebagaimana yang dilakukan Nabi ﷺ sepulang dari perang Tabuk, beliau singgah di Masjid untuk shalat sunnah dua rakaat terlebih dahulu kemudian duduk menunggu orang-orang datang.

Kedelapan: Kejujuran akan menghasilkan akibat akhir yang baik, meskipun mungkin pahit di awalnya. Sebaliknya, kedustaan akan mengantarkan pada akibat akhir yang buruk, meskipun seakan-akan manis di awal. Tiga Sahabat Nabi ﷺ tersebut bersikap jujur, sehingga mereka mendapat kemurkaan dari Nabi ﷺ dan tidak diajak bicara oleh kaum muslimin dalam waktu 50 malam. Itu terasa pahit di awal. Namun, hasil akhirnya adalah kebaikan yang terus berlangsung, diabadikan dalam al-Quran. Sebaliknya, orang-orang munafik itu berdusta sehingga tidak mendapat hukuman di awal. Namun mereka mendapatkan celaan yang diabadikan dalam al-Quran.

Kesembilan : Menetapkan hukum di dunia berdasarkan yang nampak secara zhahir. Sebagaimana Nabi ﷺ menerima pernyataan secara zhahir dari orang-orang munafik itu, tanpa harus menduga hal yang tersimpan dalam hatinya.

Kesepuluh: Nabi ﷺ tidak mengetahui hal yang ghaib. Beliau tidak bisa membaca isi hati manusia, kecuali yang diberitahukan oleh Allah Taala.

Kesebelas: Nabi ﷺ adalah manusia yang paling sempurna secara kemampuan fisik maupun akhlaknya. Penglihatan beliau sangat tajam. Saat berada di Tabuk, dari kejauhan Beliau melihat sosok yang masih belum terlihat dalam pandangan kebanyakan orang, tapi beliau sudah bisa menebak bahwa itu Abu Khoytsamah.

Keduabelas : Ketundukan para Sahabat dalam menjalankan perintah Nabi ﷺ. Para Sahabat bersegera menjalankan perintah Nabi ﷺ untuk tidak berbicara kepada 3 Sahabat yang tidak ikut dalam perang Tabuk itu, meskipun mereka adalah orang-orang dekatnya. Seperti Abu Qotadah yang sangat dekat dengan Ka'ab bin Malik, tidak mau berbicara sepatah katapun dengannya, kecuali setelah didesak dengan menyebut Nama Allah 3 kali. Itupun sekedar menyatakan: "Allah dan Rasul-Nya yang paling tahu". Tidak lebih dari itu.

Ketigabelas : Memusnahkan media yang bisa menyeret seseorang terjatuh dalam dosa. Ajakan dari raja Ghossan kafir saat Kaab dijauhi Nabi dan para Sahabat lain adalah suatu ujian. Suratnya kemudian dibakar agar tidak ada celah lagi dalam mengikuti tawaran itu.

Keempatbelas : Bagian dari bentuk tobat adalah penyesalan yang sebenar-benarnya. Hilal bin Umayyah dan Murooroh bin Robi’ah al-‘Aamiriy demikian larut dalam kesedihan dan penyesalan sebagai bentuk kesungguhan tobatnya. Terus menangis di rumahnya.
Kelimabelas: Pernyataan seorang suami pada istrinya: “Pulanglah ke rumah orangtuamu” tidaklah selalu bermakna talak. Tergantung apa yang diniatkan suami kepada istrinya saat mengucapkan hal itu. Kaab bin Malik menyuruh istrinya untuk tinggal sementara bersama orangtuanya sampai Allah menetapkan keputusannya. Hal itu tidaklah bermakna talak.

Keenambelas: Dianjurkannya bersedekah sebagai bentuk tobat. Sebagaimana Kaab bin Malik menyedekahkan hartanya sebagai bentuk tobat yang disetujui oleh Nabi ﷺ. Namun Nabi ﷺ mengarahkan agar jangan semua hartanya disedekahkan. Kemudian Kaab menahan hartanya yang diterima dalam perang Khaibar, tidak termasuk yang disedekahkan.

Ketujuhbelas: Meyakini bahwa tidak ada jalan lain untuk menghindar dari kemurkaan Allah kecuali dengan inabah (kembali) kepada Allah Ta’ala.

Kedelapanbelas: Disukainya menyampaikan kabar gembira kepada seorang Muslim. Para Sahabat Nabi ﷺ berlomba-lomba menyampaikan kabar gembira diterimanya tobat ketiga Sahabat itu selepas Nabi ﷺ mengumumkannya selepas shalat Subuh setelah malam ke-50.

Kesembilanbelas: Bolehnya berdiri untuk menghampiri seseorang yang baru datang kemudian menjabat tangannya, sebagaimana yang dilakukan Sahabat Nabi Tholhah bin Ubaidillah terhadap Kaab bin Malik.

Keduapuluh: Tobat yang dilakukan seseorang adalah taufik dari Allah Ta’ala.

Keduapuluh satu: Jika Allah menerima tobat seseorang, itu suatu anugerah yang tidak bisa dibandingkan dengan apapun. Nabi ﷺ menyebut bahwa hari saat Allah menerima tobat Kaab bin Malik sebagai hari terbaik baginya sejak ia dilahirkan.

(Abu Utsman Kharisman)

💡💡📝📝💡💡
WA al I'tishom
ــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــــ
🔍 منتدى نشر الفـــــــوائد
قناتنا في برنامـــج [تيليجــــــرام]
للاشتراك : افتح الرابط واضغط على اشتراك👇

💾 JOIN bit.ly/ForumBerbagiFaidah

◽️◽️◽️◽️◽️◽️
Forwarded from Kajian Ilmu Islam
InsyaAllah nanti malam (Selasa malam Rabu) berlanjut pelajaran Bahasa Arab dari buku "Panduan Mudah Memahami Bahasa Arab" (Dasar-dasar Ilmu Nahwu dan Tashrif) sekitar jam 19.40 WIB - 20.40 WIB pembahasan Bab 21: Tashrif Ruba'iy Mujarrod dan Mazid
📝 JADWAL KAJIAN UTAMA (ON AIR)
Radio Minhajul Atsar (RMA) 2

- Media Dakwah & Ruang Belajar-

🗓 Rabu, 06 Jumadal Ula 1444 H/ 30 November 2022 M

🎁 Jangan lewatkan, simak dan catat faedahnya.
Forwarded from Ahlussunnah Timika
بســــــــــــــــــــــم الله الر حمن الر حيم

📣 HADIRILAH..!
KAJIAN ISLAM ILMIAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH TIMIKA - PAPUA TENGAH

💺Pembicara:
🎙Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi حفظه اللــــــــه

📚 Dengan tema: MENGAMBIL IBRAH DARI PERISTIWA SHAHABAT KA'AB BIN MALIK radhiyallahu 'anhu Sesi 2

🗓️ Insyaallah pada hari Rabu malam Kamis, 6 Jumadal Ula 1444 H/ 30 November 2022

Puk
ul:
- 18:10 WIT
- 17:10 WITA
- 16:10 WIB

🏘️ Di: Masjid Ma'had Minhajul Atsar Timika

📜 Unt
uk Ikhwan & Akhwat

⚠️Tetap Patuhi Protokol Kesehatan

📫 Penyelenggara:
🔰 Diselenggarakan oleh: Ma'had Minhajul Atsar Timika

📡 Disiarkan di:

📱 Channel Telegram Radio Islam Timika: https://t.me/radio_islam_timika?livestream

📻 Radio Islam Timika via Radio Syariah

📱Info
: +62 853-3517-5813 / +62 823-5102-9933

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Live stream finished (34 minutes)
Aplikasi Minhajul Atsar versi terbaru 1.1.4 sudah bisa didownload:

https://play.google.com/store/apps/details?id=com.minhajul.atsar
📶 INFO TA'LIM BA'DA SHALAT MAGHRIB
biidznillah

📚 Tema: TEMATIK

🎙️Bersama Al Ustadz Arif Madiun حفظه الله (Pengasuh Mahad Minhajul Atsar J
ember)

Rabu, 7 Jumadil Awal 1444H/
30 November 2022 M

Tempat Kajian :
🕌 Masjid Daarussalaf Trenggalek

Bagi yang mengikuti kajian di masjid tetap menjalankan prokes
- Memakai masker
- tidak sedang sakit

InsyaaAllah live streaming di Chanel telegram:
https://t.me/ahlussunnahtrenggalek

https://chat.whatsapp.com/HiMsA4wm7Q8BN6bOGu7mz9

بارك الله فيكم
InsyaAlloh sesaat lagi..
KAJIAN TIMIKA - PAPUA TENGAH
 
🎙Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi حفظه اللــــــــه

📚 Dengan tema: MENGAMBIL IBRAH DARI PERISTIWA SHAHABAT KA'AB BIN MALIK radhiyallahu 'anhu Sesi 2

🗓️ Rabu malam Kamis, 6 Jumadal Ula 1444 H/ 30 November 2022 Pukul 16.10 WIB

🏘️ Di: Masjid Ma'had Minhajul Atsar Timika

📡 Disiarkan di Channel: https://t.me/radio_islam_timika?livestream
📻 Radio Islam Timika via Radio Syariah

▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
Live stream finished (53 minutes)
Live stream finished (19 seconds)
📶 Sesaat lagi InsyaAlloh..
TA'LIM BA'DA SHALAT MAGHR
IB
biidznillah

📚 Tema: TEMATIK

🎙️Bersama Al Ustadz Arif Madiun حفظه الله (Pengasuh Mahad Minhajul Atsar J
ember)

Rabu, 7 Jumadil Awal 1444H/
30 November 2022 M

Tempat Kajian :
🕌 Masjid Daarussalaf Trenggalek

InsyaaAllah live streaming di Chanel telegram:
https://t.me/ahlussunnahtrenggalek?livestream

بارك الله فيكم