Forwarded from Ahlussunnah Timika
بســــــــــــــــــــــم الله الر حمن الر حيم
📣 HADIRILAH..!
KAJIAN ISLAM ILMIAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH TIMIKA - PAPUA TENGAH
💺Pembicara:
🎙Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi حفظه اللــــــــه
📚 Dengan tema: MENGAMBIL IBRAH DARI PERISTIWA SHAHABAT KA'AB BIN MALIK radhiyallahu 'anhu
🗓️ Insyaallah pada hari Ahad malam Senin, 4 Jumadal Ula 1444 H/ 27 November 2022
🏘️ Di: Masjid Ma'had Minhajul Atsar Timika
📜 Untuk Ikhwan & Akhwat
⚠️Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
📫 Penyelenggara:
🔰 Diselenggarakan oleh: Ma'had Minhajul Atsar Timika
📡 Disiarkan di:
📱 Channel Telegram Radio Islam Timika: https://t.me/radio_islam_timika?livestream
📻 Radio Islam Timika via Radio Syariah
📱Info:
+62 853-3517-5813
+62 823-5102-9933
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
📣 HADIRILAH..!
KAJIAN ISLAM ILMIAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH TIMIKA - PAPUA TENGAH
💺Pembicara:
🎙Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi حفظه اللــــــــه
📚 Dengan tema: MENGAMBIL IBRAH DARI PERISTIWA SHAHABAT KA'AB BIN MALIK radhiyallahu 'anhu
🗓️ Insyaallah pada hari Ahad malam Senin, 4 Jumadal Ula 1444 H/ 27 November 2022
🏘️ Di: Masjid Ma'had Minhajul Atsar Timika
📜 Untuk Ikhwan & Akhwat
⚠️Tetap Patuhi Protokol Kesehatan
📫 Penyelenggara:
🔰 Diselenggarakan oleh: Ma'had Minhajul Atsar Timika
📡 Disiarkan di:
📱 Channel Telegram Radio Islam Timika: https://t.me/radio_islam_timika?livestream
📻 Radio Islam Timika via Radio Syariah
📱Info:
+62 853-3517-5813
+62 823-5102-9933
▫️▫️▫️▫️▫️▫️▫️
منتدى نشر الفـــــــوائد
🌺 Silsilah Bimbingan Syaikh Ubaid al-Jabiri Dalam Menuntut Ilmu (bag. 1) Al-Imam al-Bukhari rahimahullah berkata: باب العلم قبل القول و العمل “Bab: berilmu sebelum berkata dan beramal.” Al-'Allamah Ubaid al-Jabiri rahimahullah berkata: 🍃 Di antara…
🌺 Silsilah Bimbingan Syaikh Ubaid al-Jabiri dalam menuntut ilmu (bag. 2)
Kedua: Imam al-Bukhari rahimahullah mengisyaratkan kepada hadits-hadits yang tidak masuk ke dalam syarat-syarat hadits beliau.
Di antaranya adalah hadits Abu Darda radhiyallahu 'anhu yang diriwayatkan Imam Ahmad dan Abu Dawud dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda:
مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ، وَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا لِطَالِبِ الْعِلْمِ، وَإِنَّ الْعَالِمَ لَيَسْتَغْفِرُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ، وَمَنْ فِي الْأَرْضِ، وَالْحِيتَانُ فِي جَوْفِ الْمَاءِ
"Barangsiapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan menunjukkan baginya jalan dari jalan-jalan menuju surga. Sesungguhnya para malaikat akan meletakkan sayapnya, karena ridha kepada penuntut ilmu. Sesungguhnya seorang yang berilmu, penduduk langit dan bumi akan memintakan ampun untuknya, sampai ikan-ikan di dasar lautan."
Hingga beliau menyebutkan hadits:
وَإِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ، وَإِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا، وَلَا دِرْهَمًا وَرَّثُوا الْعِلْمَ، فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ
"Sesungguhnya para ulama adalah pewaris para Nabi dan para Nabi tidak mewariskan dinar maupun dirham, hanyalah mereka mewariskan ilmu. Maka barang siapa yang mengambil ilmu, sungguh ia telah mengambil bagian yang sangat besar."
Maka para pengikut para Nabi 'alaihimus shalatu was salam, mereka telah memperoleh ilmu para Nabi.
📚 Taujihat Fii Thalabil Ilmi
📡 Sumber https://t.me/ForumBerbagiFaidah/11187
📩 koreksi dan nasihat ke s4r4ndari4n4@gmail.com
Kedua: Imam al-Bukhari rahimahullah mengisyaratkan kepada hadits-hadits yang tidak masuk ke dalam syarat-syarat hadits beliau.
Di antaranya adalah hadits Abu Darda radhiyallahu 'anhu yang diriwayatkan Imam Ahmad dan Abu Dawud dari Nabi shallallahu 'alaihi wa sallam, beliau bersabda:
مَنْ سَلَكَ طَرِيقًا يَطْلُبُ فِيهِ عِلْمًا سَلَكَ اللَّهُ بِهِ طَرِيقًا مِنْ طُرُقِ الْجَنَّةِ، وَإِنَّ الْمَلَائِكَةَ لَتَضَعُ أَجْنِحَتَهَا رِضًا لِطَالِبِ الْعِلْمِ، وَإِنَّ الْعَالِمَ لَيَسْتَغْفِرُ لَهُ مَنْ فِي السَّمَوَاتِ، وَمَنْ فِي الْأَرْضِ، وَالْحِيتَانُ فِي جَوْفِ الْمَاءِ
"Barangsiapa yang menempuh jalan untuk menuntut ilmu, maka Allah akan menunjukkan baginya jalan dari jalan-jalan menuju surga. Sesungguhnya para malaikat akan meletakkan sayapnya, karena ridha kepada penuntut ilmu. Sesungguhnya seorang yang berilmu, penduduk langit dan bumi akan memintakan ampun untuknya, sampai ikan-ikan di dasar lautan."
Hingga beliau menyebutkan hadits:
وَإِنَّ الْعُلَمَاءَ وَرَثَةُ الْأَنْبِيَاءِ، وَإِنَّ الْأَنْبِيَاءَ لَمْ يُوَرِّثُوا دِينَارًا، وَلَا دِرْهَمًا وَرَّثُوا الْعِلْمَ، فَمَنْ أَخَذَهُ أَخَذَ بِحَظٍّ وَافِرٍ
"Sesungguhnya para ulama adalah pewaris para Nabi dan para Nabi tidak mewariskan dinar maupun dirham, hanyalah mereka mewariskan ilmu. Maka barang siapa yang mengambil ilmu, sungguh ia telah mengambil bagian yang sangat besar."
Maka para pengikut para Nabi 'alaihimus shalatu was salam, mereka telah memperoleh ilmu para Nabi.
📚 Taujihat Fii Thalabil Ilmi
📡 Sumber https://t.me/ForumBerbagiFaidah/11187
📩 koreksi dan nasihat ke s4r4ndari4n4@gmail.com
Forwarded from Ta'lim Ummahat Bandung
🎙Jadwal Streaming Ta'lim Ummahat Bandung Raya hari ini
Ahad Jam 16.00 - 17.00 WIB
Pemateri : Ust. Abu Ahmad Kediri
Kitab : Tanbihat 'ala Ahkamin Takhtashshu bil Mu'minat ( Asy Syaikh Shalih bin Fauzan al Fauzan hafizhahullah )
Bisa diakses melalui channel telegram
https://t.me/taklimummahatbandung
.
📝 Para Aaba dihasung untuk membantu mengkondisikan anak-anak agar ummahat bisa fokus untuk ta'lim dan mengambil faidah ilmu.
Baarokallahu fiik
Ahad Jam 16.00 - 17.00 WIB
Pemateri : Ust. Abu Ahmad Kediri
Kitab : Tanbihat 'ala Ahkamin Takhtashshu bil Mu'minat ( Asy Syaikh Shalih bin Fauzan al Fauzan hafizhahullah )
Bisa diakses melalui channel telegram
https://t.me/taklimummahatbandung
.
📝 Para Aaba dihasung untuk membantu mengkondisikan anak-anak agar ummahat bisa fokus untuk ta'lim dan mengambil faidah ilmu.
Baarokallahu fiik
Ahlussunnah Timika
بســــــــــــــــــــــم الله الر حمن الر حيم 📣 HADIRILAH..! KAJIAN ISLAM ILMIAH AHLUSSUNNAH WAL JAMAAH TIMIKA - PAPUA TENGAH 💺Pembicara: 🎙Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi حفظه اللــــــــه 📚 Dengan tema: MENGAMBIL IBRAH DARI PERISTIWA SHAHABAT…
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
📱 Sekarang...
📡 LIVE KAJIAN ISLAM ILMIAH MA'HAD MINHAJUL ATSAR TIMIKA
📚 MENGAMBIL IBRAH DARI PERISTIWA SHAHABAT KA'AB BIN MALIK radhiyallahu anhu
💺Bersama: Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi حفظه اللــــــــه
👂🏻Simak di:
📻 Channel Radio Islam Timika: https://t.me/radio_islam_timika?livestream
📻 Radio Islam Timika via Radio Syariah
📡 LIVE KAJIAN ISLAM ILMIAH MA'HAD MINHAJUL ATSAR TIMIKA
📚 MENGAMBIL IBRAH DARI PERISTIWA SHAHABAT KA'AB BIN MALIK radhiyallahu anhu
💺Bersama: Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi حفظه اللــــــــه
👂🏻Simak di:
📻 Channel Radio Islam Timika: https://t.me/radio_islam_timika?livestream
📻 Radio Islam Timika via Radio Syariah
بِسْــــــــــــــمِ اللهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْـــــم
HADIRILAH!
KAJIAN ILMIAH AL FAUZAN
InsyaAllah...
🎙️ Bersama:
Ustadz Abu Said Hamzah hafidzahullah (Pengasuh Program Tahfidz Ma'had Minhajul Atsar Jember)
📖 Dengan Tema:
Mendulang Faidah Dari Hadits An Nu'man bin Basyir radhiyallahu anhuma
🗓️ Hari Ahad, 4 Jumadal Ula 1444 H /27 November 2022 M
⌛ Ba'da Maghrib (18:10 WIB) hingga menjelang Isya'
Semoga Allah memberikan taufik kepada kita untuk hadir di majelis taklim dan mencatat faidah yang didapat
📱Bagi yang berhalangan hadir, kajian juga akan disiarkan melalui radio Al Fauzan:
http://radio.itishom.org:8226/index.html
⚠️ Tak lupa mengingatkan agar para jemaah tetap memperhatikan protokol kesehatan. Semoga Allah memberikan perlindungan kepada kita semua.
Baarakallahu fiikum
HADIRILAH!
KAJIAN ILMIAH AL FAUZAN
InsyaAllah...
🎙️ Bersama:
Ustadz Abu Said Hamzah hafidzahullah (Pengasuh Program Tahfidz Ma'had Minhajul Atsar Jember)
📖 Dengan Tema:
Mendulang Faidah Dari Hadits An Nu'man bin Basyir radhiyallahu anhuma
🗓️ Hari Ahad, 4 Jumadal Ula 1444 H /27 November 2022 M
⌛ Ba'da Maghrib (18:10 WIB) hingga menjelang Isya'
Semoga Allah memberikan taufik kepada kita untuk hadir di majelis taklim dan mencatat faidah yang didapat
📱Bagi yang berhalangan hadir, kajian juga akan disiarkan melalui radio Al Fauzan:
http://radio.itishom.org:8226/index.html
⚠️ Tak lupa mengingatkan agar para jemaah tetap memperhatikan protokol kesehatan. Semoga Allah memberikan perlindungan kepada kita semua.
Baarakallahu fiikum
Forwarded from Radio Minhajul Atsar -RMA-
📌➖➖ MALAM INI insyaallah➖➖📌
Ma'had Riyadhul Jannah Wonogiri, Jawa Tengah merupakan salah satu ma'had ahlus sunnah yang ada di Indonesia. Alhamdulillah saat ini sebagian mudarris dan santrinya tengah berkunjung di Ma'had Minhajul Atsar Jember. Pada malam ini -insyaallah- Tim Studio RMA akan mengulik profil Ma'had Riyadhul Jannah.
Yuk simak keseruannya hanya di..
⏩ AL-BIRRI ⏪
(Malam Bincang Ringan Interaktif)
☝️ InsyaAllah dengan tema obrolan;
📝 Menelisik Kehidupan Santri Ma'had Riyadhul Jannah Wonogiri, Jawa Tengah
▪️ Narasumber:
🎙 Al-Ustadz Amru Magelang
🎙 Al-Akh Thalhah Jambi
🎙 Al-Akh Anjasyah Aceh hafizhahumullah
✅ Moderator:
🎙 Al-Akh Muammar Purwandi hafizhahullah
⏰ 19.45 - 20.45 WIB
📝 Bagi yang ingin menyapa pendengar atau memberikan masukan, bisa melalui:
http://wa.me/6282335632237
💻 Mari bergabung dengan kami di:
https://t.me/radiominhajulatsar
====®====
▶️ Simak langsung melalui website di:
http://RadioMinhajulAtsar.com/
Atau download aplikasi di:
https://minhajulatsar.com/radio
Ma'had Riyadhul Jannah Wonogiri, Jawa Tengah merupakan salah satu ma'had ahlus sunnah yang ada di Indonesia. Alhamdulillah saat ini sebagian mudarris dan santrinya tengah berkunjung di Ma'had Minhajul Atsar Jember. Pada malam ini -insyaallah- Tim Studio RMA akan mengulik profil Ma'had Riyadhul Jannah.
Yuk simak keseruannya hanya di..
⏩ AL-BIRRI ⏪
(Malam Bincang Ringan Interaktif)
☝️ InsyaAllah dengan tema obrolan;
📝 Menelisik Kehidupan Santri Ma'had Riyadhul Jannah Wonogiri, Jawa Tengah
▪️ Narasumber:
🎙 Al-Ustadz Amru Magelang
🎙 Al-Akh Thalhah Jambi
🎙 Al-Akh Anjasyah Aceh hafizhahumullah
✅ Moderator:
🎙 Al-Akh Muammar Purwandi hafizhahullah
⏰ 19.45 - 20.45 WIB
📝 Bagi yang ingin menyapa pendengar atau memberikan masukan, bisa melalui:
http://wa.me/6282335632237
💻 Mari bergabung dengan kami di:
https://t.me/radiominhajulatsar
====®====
▶️ Simak langsung melalui website di:
http://RadioMinhajulAtsar.com/
Atau download aplikasi di:
https://minhajulatsar.com/radio
Forwarded from SALAFY BESUKI
AUDIO KAJIAN AL FAUZAN
Pemateri:
Al Ustadz Abu Said Hamzah hafizhahullah
Tema:
Mendulang Faidah Dari Hadits An Nu'man bin Basyir radhiyallahu anhuma:
إِنَّ الحَلَالَ بَيِّنٌ وَإِنَّ الحَرَامَ بَيِّنٌ
🗓️ Ba'da sholat Maghrib, Ahad malam Senin, 4 Jumadal Ula 1444 H / 27 November 2022 M
📥 Ukuran file: 10 MB
Pemateri:
Al Ustadz Abu Said Hamzah hafizhahullah
Tema:
Mendulang Faidah Dari Hadits An Nu'man bin Basyir radhiyallahu anhuma:
إِنَّ الحَلَالَ بَيِّنٌ وَإِنَّ الحَرَامَ بَيِّنٌ
🗓️ Ba'da sholat Maghrib, Ahad malam Senin, 4 Jumadal Ula 1444 H / 27 November 2022 M
📥 Ukuran file: 10 MB
Audio
Ust. Hamzah - Mendulang Faidah dari Hadits An Nu'man bin Basyir radhiyallahu anhu
Forwarded from Ahlussunnah Timika
📼 AUDIO KAJIAN Ahlussunnah Wal Jamaah Kota Timika -Papua
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Ahad, 27 November 2022/ 4 Jumadal Ula 1444 H
📔 MENGAMBIL IBRAH DARI PERISTIWA SAHABAT KA'AB BIN MALIK
🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi Hafizhahullah
🏘 Bertempat di:
Masjid Ma'had Minhajul Atsar Kota Timika-papua
Semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua.
-----------------------------------
📲 Chanel Resmi ⬇️:
https://t.me/radio_islam_timika
➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖➖
Ahad, 27 November 2022/ 4 Jumadal Ula 1444 H
📔 MENGAMBIL IBRAH DARI PERISTIWA SAHABAT KA'AB BIN MALIK
🎙 Disampaikan Oleh:
Al-Ustadz Abu Muhammad Musa bin Hadi Hafizhahullah
🏘 Bertempat di:
Masjid Ma'had Minhajul Atsar Kota Timika-papua
Semoga bermanfaat dan menjadi kebaikan untuk kita semua.
-----------------------------------
📲 Chanel Resmi ⬇️:
https://t.me/radio_islam_timika
💐📝PELAJARAN BERHARGA DALAM KISAH TAUBAT KAAB BIN MALIK (Bag ke-1)
📋 Pendahuluan
Kisah tobat Kaab bin Malik radhiyallahu 'anhu atas kesalahan beliau tidak ikut dalam perang Tabuk memberikan banyak pelajaran berharga bagi kaum muslimin.
Bagi yang membaca dengan seksama, bercampur aduk perasaan yang timbul: keharuan, perasaan iba, dan juga turut berbahagia di akhirnya. Teladan mulia dari bimbingan Nabi dan para Sahabatnya.
Tulisan ini adalah serial penyampaian hadits dan kutipan sebagian pelajaran berharga tersebut. Semoga kita mendapatkan manfaatnya.
Pada bagian pertama ini akan disebutkan haditsnya secara lengkap berdasarkan lafadz riwayat Muslim dalam Kitabut Taubah. Haditsnya panjang, terabadikan dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim. Pada tulisan ini tidak dikutip lafadz haditsnya dalam bahasa Arab, hanya disebutkan terjemahannya. Agar lebih mudah dipahami, disertakan pula sub-sub judul tambahan dalam terjemahan tersebut.
Kemudian insyaallah pada bagian-bagian selanjutnya akan disebutkan sebagian pelajaran berharga yang bisa dipetik.
📖 Terjemah Hadits Riwayat Muslim
Kaab bin Malik radhiyallahu 'anhu mengisahkan:
"Aku tidak pernah tertinggal dari peperangan lain sebelumnya kecuali pada perang Tabuk. Aku memang juga tidak ikut dalam perang Badr, namun tidak ada yang dicela kalau tidak ikut saat itu. Karena tujuan semula Rasulullah ﷺ dan kaum muslimin keluar ke Badr hanyalah (menghadang) kafilah dagang Quraisy. Namun ternyata Allah pertemukan mereka dengan musuh mereka (dalam pertempuran dahsyat) tanpa perjanjian sebelumnya.
Aku turut menyaksikan bersama Rasulullah ﷺ malam (perjanjian) Aqobah ketika kami berjanji setia di atas Islam. Aku tidak suka jika keikutsertaanku di dalamnya ditukar dengan peristiwa (perang) Badr, meskipun perang Badr lebih banyak disebut (dikenang) oleh orang-orang.
✅ Kondisi yang Menyulitkan untuk Berjihad: Cuaca Panas dan Jarak Tempuh yang Jauh
Kisahku saat tertinggal dari Rasulullah ﷺ dalam perang Tabuk adalah: Aku tidak pernah merasa lebih kuat dan berkelapangan dibandingkan saat aku tertinggal dalam perang tersebut.
Demi Allah, aku tidak pernah mengumpulkan dua kendaraan. Justru untuk perang itu aku sudah persiapkan dua kendaraan. Rasulullah ﷺ (merencanakan) keberangkatan untuk berperang dalam cuaca yang sangat panas dengan tujuan safar yang jauh untuk menghadapi pasukan musuh (yang diperkirakan) berjumlah banyak.
Beliau memperjelas rencana itu kepada kaum Muslimin agar mereka mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan untuk pertempuran mereka tersebut. Beliau juga mengabarkan arah yang akan dituju. Kaum Muslimin ketika itu yang bersama Rasulullah ﷺ sangat banyak (sampai-sampai) tidak ada catatan khusus tentang daftar orang-orang yang ikut dalam perang itu. Ka’ab berkata: Hanya sedikit orang yang ingin tidak ikut (absen) dan ia menyangka bahwa ketidakhadirannya itu tidak diketahui, selama tidak diturunkan wahyu dari Allah Azza Wa Jalla.
Dan Rasulullah ﷺ akan berjihad dalam pertempuran itu ketika sedang tumbuh buah-buahan dan sedang rindang-rindangnya tanaman. Akupun cenderung menyukai hal itu.
✅ Akibat Menunda-Nunda Pekerjaan Baik
Rasulullah ﷺ dan kaum Muslimin yang bersama beliau pun mempersiapkan dengan baik perlengkapannya. Pada pagi harinya aku sempat berniat untuk mempersiapkan diri bersama mereka, namun aku kembali tidak melakukan persiapan apapun. Aku berkata dalam diriku: Aku mampu untuk berbuat demikian kapan saja aku mau. Hal itu terus berlangsung aku menunda-nundanya hingga manusia sudah benar-benar siap.
Saat pagi hari Rasulullah ﷺ sudah siap berangkat dan kaum Muslimin bersama beliau, aku belum mempersiapkan perlengkapanku sama sekali. Kemudian aku pun pergi dan kembali tidak melakukan persiapan sama sekali. Terus-menerus aku menunda-nundanya hingga mereka telah berangkat.
📋 Pendahuluan
Kisah tobat Kaab bin Malik radhiyallahu 'anhu atas kesalahan beliau tidak ikut dalam perang Tabuk memberikan banyak pelajaran berharga bagi kaum muslimin.
Bagi yang membaca dengan seksama, bercampur aduk perasaan yang timbul: keharuan, perasaan iba, dan juga turut berbahagia di akhirnya. Teladan mulia dari bimbingan Nabi dan para Sahabatnya.
Tulisan ini adalah serial penyampaian hadits dan kutipan sebagian pelajaran berharga tersebut. Semoga kita mendapatkan manfaatnya.
Pada bagian pertama ini akan disebutkan haditsnya secara lengkap berdasarkan lafadz riwayat Muslim dalam Kitabut Taubah. Haditsnya panjang, terabadikan dalam Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim. Pada tulisan ini tidak dikutip lafadz haditsnya dalam bahasa Arab, hanya disebutkan terjemahannya. Agar lebih mudah dipahami, disertakan pula sub-sub judul tambahan dalam terjemahan tersebut.
Kemudian insyaallah pada bagian-bagian selanjutnya akan disebutkan sebagian pelajaran berharga yang bisa dipetik.
📖 Terjemah Hadits Riwayat Muslim
Kaab bin Malik radhiyallahu 'anhu mengisahkan:
"Aku tidak pernah tertinggal dari peperangan lain sebelumnya kecuali pada perang Tabuk. Aku memang juga tidak ikut dalam perang Badr, namun tidak ada yang dicela kalau tidak ikut saat itu. Karena tujuan semula Rasulullah ﷺ dan kaum muslimin keluar ke Badr hanyalah (menghadang) kafilah dagang Quraisy. Namun ternyata Allah pertemukan mereka dengan musuh mereka (dalam pertempuran dahsyat) tanpa perjanjian sebelumnya.
Aku turut menyaksikan bersama Rasulullah ﷺ malam (perjanjian) Aqobah ketika kami berjanji setia di atas Islam. Aku tidak suka jika keikutsertaanku di dalamnya ditukar dengan peristiwa (perang) Badr, meskipun perang Badr lebih banyak disebut (dikenang) oleh orang-orang.
✅ Kondisi yang Menyulitkan untuk Berjihad: Cuaca Panas dan Jarak Tempuh yang Jauh
Kisahku saat tertinggal dari Rasulullah ﷺ dalam perang Tabuk adalah: Aku tidak pernah merasa lebih kuat dan berkelapangan dibandingkan saat aku tertinggal dalam perang tersebut.
Demi Allah, aku tidak pernah mengumpulkan dua kendaraan. Justru untuk perang itu aku sudah persiapkan dua kendaraan. Rasulullah ﷺ (merencanakan) keberangkatan untuk berperang dalam cuaca yang sangat panas dengan tujuan safar yang jauh untuk menghadapi pasukan musuh (yang diperkirakan) berjumlah banyak.
Beliau memperjelas rencana itu kepada kaum Muslimin agar mereka mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan untuk pertempuran mereka tersebut. Beliau juga mengabarkan arah yang akan dituju. Kaum Muslimin ketika itu yang bersama Rasulullah ﷺ sangat banyak (sampai-sampai) tidak ada catatan khusus tentang daftar orang-orang yang ikut dalam perang itu. Ka’ab berkata: Hanya sedikit orang yang ingin tidak ikut (absen) dan ia menyangka bahwa ketidakhadirannya itu tidak diketahui, selama tidak diturunkan wahyu dari Allah Azza Wa Jalla.
Dan Rasulullah ﷺ akan berjihad dalam pertempuran itu ketika sedang tumbuh buah-buahan dan sedang rindang-rindangnya tanaman. Akupun cenderung menyukai hal itu.
✅ Akibat Menunda-Nunda Pekerjaan Baik
Rasulullah ﷺ dan kaum Muslimin yang bersama beliau pun mempersiapkan dengan baik perlengkapannya. Pada pagi harinya aku sempat berniat untuk mempersiapkan diri bersama mereka, namun aku kembali tidak melakukan persiapan apapun. Aku berkata dalam diriku: Aku mampu untuk berbuat demikian kapan saja aku mau. Hal itu terus berlangsung aku menunda-nundanya hingga manusia sudah benar-benar siap.
Saat pagi hari Rasulullah ﷺ sudah siap berangkat dan kaum Muslimin bersama beliau, aku belum mempersiapkan perlengkapanku sama sekali. Kemudian aku pun pergi dan kembali tidak melakukan persiapan sama sekali. Terus-menerus aku menunda-nundanya hingga mereka telah berangkat.