Another Side of Thai
19.2K subscribers
126K photos
27.7K videos
419 files
41.3K links
Behold, A Roleplayer Base for Genuine Connections: Another Side of Thai. 📟

On-watch Caretaker: @

Inquiries and suggestion: @AsotsBot. (Not intended for menfess submissions).

Rulebook: @AsotRules
Rants: @Asotrashit
PP: @PPASOT
Download Telegram
@eWongrave hY cabat ntik, kok jdi seyyamm
salfok kamyuh ntikk banget @eN4ni😘
I love you so much, beautiful. You're my everything. I love you. @eN4ni
❤1
Sfm. Sender salfok bgt yies ama @pichetqpong vibesnya cantik, imut, seger, kayak wangi fresh citrus + bedak bayi 🤏🏻
@estchupa hi.. i miss you.. 😞
@eN4ni ily ntik
❤1🥰1
GONNAA LOVEE U SOO, SAYANGKU CINTAKU KASIHKUU PUJAAN HATIKUU @epantek
❤1🔥1🥰1
@Konggie i say i loveee u sm.
🦄1
@Pondnvt thank you for being a friend and a family, especially a brother for me 🫶❤️
❤4🏆1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
🥟. That’s a wrap, Alteries! Semua menfess sudah dikirim. Kalau punya kalian belum masuk, silakan cek kembali rules dan ketentuannya. Untuk kendala atau pertanyaan, bisa hubungi @rangcak.

Jangan lupa subscribe @AnotherSideThai untuk update ASOT dan kunjungi @PPASOT untuk promosi maupun ucapan. ♡

Your dumpling is signing off. See you next shift! 🥟✉️
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
. Halo Alteries! Friendly reminder, karena sekarang ASOT sudah memakai sistem baru dan di beberapa sesi comment section akan dicopot maka untuk kalian yang tetap ingin berinteraksi di sesi yang memakai comment section silakan bergabung ke group diskusi dulu. Dengan mematuhi syarat sebagai berikut:

1. Akun harus memiliki foto profile, nama yang jelas, dan bio MINIMAL 3 kata.
2. HANYA MENERIMA AKUN ROLEPLAYER.BUKAN akun cyber, BA, personal (private/privy/rants/pers), dan RPRL.
3. Tidak menggunakan banned muse.
4. Tidak mengunggah konten atau foto yang bersifat real life pada akun.

Rules lebih jelasnya bisa dicek di link berikut https://t.me/AsotRules/167. Jika masih bingung ataupun ditolak, bisa tanya ke @Asotsbot.
❤1
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
Another Side of Thai
[]. ​Selamat malam, Alteries. Kami dari pihak Another Side of Thai ingin mengajak kalian untuk peduli dengan saudara kita di NTT yang sedang mengalami masa sulit karena gempa bumi yang terjadi. ​Saudara-saudara kita di sana membutuhkan solidaritas dan perhatian…
[] Empati tidak punya batas dan diam bukan pilihan ketika ada yang masih ditindas. Pada saat ini selain berempati pada negara lain yang sedang mengalami kesulitan namun pada saudara kita di NTT, Kalimantan, Papua, Sulawesi, dan Aceh yang sedang mengalami kesulitan.

NTT: https://t.me/AnotherSideThai/406280
Kalimantan : https://t.me/AnotherSideThai/407988?single
Palestina, Sudan, Kongo, Haiti, dan negara lainnya: https://t.me/AnotherSideThai/360569

Kita wajib untuk tetap menyebarkan suara, melakukan boikot, dan juga jika bisa membantu berdonasi untuk teman-teman kita terutama di NTT, Kalimantan, Papua, Sulawesi, dan Aceh. Sekecil apapun suara kalian, suara kalian berarti.
Forwarded from SUARA KITA.
HELP FORWARD‼️ UNTUK RIMBA YANG TAK MAMPU BERSUARA.

Di saat manusia masih sibuk menghitung kerugian dari kobaran yang melahap tanah Kalimantan, ada kehidupan lain yang perlahan kehilangan rumahnya tanpa pernah sempat meminta pertolongan. Kalimantan adalah rumah bagi sekitar 57.350 orangutan Kalimantan. Namun dalam kurun waktu kurang dari lima puluh tahun, populasinya telah menyusut hingga sekitar 80 persen. Kini, ketika 1.487 titik panas tercatat di seluruh wilayah Kalimantan, kepungan api kembali merayap mendekati habitat mereka.

Yang terbakar bukan semata pepohonan. Yang terbakar adalah tempat mereka berlindung, sumber pangan yang menopang hidup, dan ekosistem yang membutuhkan waktu puluhan tahun untuk kembali pulih. Asap yang mengepul pun tidak serta-merta berakhir ketika api dipadamkan. Masa asap selama dua hingga tiga bulan dapat berujung pada kelangkaan sumber makanan selama enam hingga tujuh bulan. Bahkan, untuk menggantikan satu pohon yang terbakar, dibutuhkan setidaknya 15 tahun dengan perawatan yang memadai.

Dan di tengah semua itu, orangutan tidak memiliki pilihan untuk berpaling. Mereka hanya memiliki rimba, dan rimba itu sedang terbakar. Sejauh laporan terbaru, belum ditemukan orangutan yang mati akibat karhutla. Semoga angka itu tetap demikian. Namun, bukan berarti ancamannya telah usai. Ketika asap memaksa mereka keluar dari habitatnya untuk mencari udara dan makanan, batas antara rimba dan permukiman manusia pun perlahan runtuh. Orangutan bukan sekadar satwa endemik. Mereka adalah bagian dari ingatan ekologis negeri ini. Jika rumah mereka terus kita biarkan lenyap, kelak yang tersisa bukan lagi rimba yang dapat mereka huni, melainkan nama yang hanya kita kenal dari buku, dokumentasi, dan arsip sejarah. Karena itu, bagi siapa pun yang berkenan, mari turut membantu upaya penyelamatan orangutan dan pemulihan habitat mereka.


Borneo Orangutan Survival Foundation

https://www.orangutan.or.id/fightfires
https://www.orangutan.or.id/donate

they also have a shop
https://www.orangutan.or.id/shop

Pawerful Voices (instagram.com/pawerfulvoices)
https://kitabisa.com/campaign/pawerfulbersamakalimantan

Centre for Orangutan Protection
https://kitabisa.com/campaign/orangindo4orangutan

Kalaweit Foundation
https://kitabisa.com/campaign/bantukalaweit

Yayasan Inisiasi Alam Rehabilitasi Indonesia (YIARI)
https://yiari.or.id/donasi/

Tidak semua dari kita dapat turun langsung ke rimba. Tidak semua dari kita mampu memberikan banyak. Namun kita masih dapat memilih untuk tidak berpaling. Berdonasi jika mampu. Meneruskan informasi ini jika belum mampu. Sebab kepedulian pun perlu menemukan jalannya agar sampai kepada mereka yang sedang berjuang di lapangan. Sumber: CNN Indonesia, "Nasib Orangutan di Tengah Kepungan Karhutla Kalimantan", 22 Agustus 2026. Baca selengkapnya di CNN Indonesia. #PrayForKalimantan #PrayForIndonesia.
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM
This media is not supported in your browser
VIEW IN TELEGRAM